[Twoshot] I Kill My Baby 1/2

(wkwkwk… gambarny aneh :P)

 

Author : ChoiPutriShawolSonElfKPopLovers

Rating : BO (Bimbingan Orangtua) *plakk*

Genre : Tentukan sendiri saja !

Main Cast : Kwon Yoora, Cho Kyuhyun.

Other Cast : cari sendiri aja !

Disclaimer : semua cast milik Tuhan. Cerita ini sedikit terinspirasi dari Film hantu Aborsi yang kmrn d bawa tmenku ke sekolah.

NB : anggap aja gmbr cewek d atas itu Yoora. Okeh😉

KOMEN YAA ABIS BACA !!! AWAS KALO GG KOMENT !!! TAK LEMPAR KE MERAPI LOH *plakk* PKOKNYA KALO UDH MASUK KE FF INI WAJIB KOMENT !!!!

 

Yoora’s POV

 

Aku terbangun dari tidurku. Kulihat seseorang yang aku cintai masih terlelap disampingku.

Huft….. apa yang telah aku lakukan semalam ??

Aku memandang tubuhku dan tubuhnya yang polos tidak terbalut sehelai kain pun, hanya ditutupi selembar selimut tebal.

Astaga…. Kenapa penyesalan selalu datang belakangan ???

Air mataku terjatuh ketika mengingat apa yang aku dan dia lakukan semalam.

Ia terbangun dari tidurnya. Kurasa ia mendengar suara isakkanku.

 

“Yoora-ah, ada apa ??” Tanyanya cemas.

“A..a..aku takut Kyu.” Jawabku.

Kyuhyun menarikku kedalam pelukannya.

Ia membelai rambut panjangku.

 

Benar-benar sangat disesalkan.

Kenapa aku dan dia tidak bisa menahan nafsu kami semalam ??

Astaga…. Seharusnya kami tidak melakukan “sesuatu” yang seharusnya tidak kami lakukan.

Apalagi  semalam kami melakukannya tanpa menggunakan alat kontrasepsi.

Huhu… jadi teringat pelajaran biologi.

Sel sperma masuk ke dalam rahim dan membuahi sel ovum lalu menghasilkan zigot yang nantinya berkembang menjadi janin.

Janin ?!? Huwa…. T.T

Aku tidak mau hamil !!!! Aku belum siap !

 

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku.

Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatapku heran.

“Kau kenapa ??” tanyanya.

“Aku tidak siap oppa. Aku tidak siap jika nanti akhirnya aku hamil. Bagaimana nanti dengan sekolahku ?? Bagaimana dengan karirku ?? Karirmu ? Orangtuaku ?? Orang tuamu ?? Apa yang harus kita katakan pada mereka kalau aku hamil nanti ??” tanyaku bertubi-tubi. Ia hanya diam, tidak menjawab satupun pertanyaanku.

 

Jujur, Aku takut sekali kalau sampai hal ini benar-benar terjadi.

Bayangkan, aku seorang gadis berusia 15 tahun, baru saja menduduki bangku SMA, dan baru debut bersama 2 orang temanku dalam sebuah Girlband dibawah naungan YG Entertainment, Hamil diluar nikah ???? Dan orang yang menghamiliku adalah seorang pria yang usianya 7 tahun lebih tua dariku dan dia adalah seorang member dari Boyband terkenal ??

 

“Sudahlah. Aku rasa kalau baru melakukan sekali kau tidak akan hamil.” Katanya.

Aku harap itu benar.

 

Ia turun dari ranjang dan mengambil semua pakaiannya lalu masuk ke dalam kamar mandi.

Aku pun ikut turun dan mengenakan semua pakaianku.

Aku merapikan tempat tidur yang kami gunakan untuk melakukan “sesuatu” yang tidak seharusnya kami lakukan.

Ada bercak darah di seprai tempat tidur itu.

Huhu… itu darah perawanku T.T

 

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Kyuhyun menghentikan mobilnya didepan gedung dormku.

“Jangan terlalu dipikirkan. Sebaiknya kita berdoa agar apa yang kita takutkan tidak terjadi.” Pesannya.

“Ne.” aku menganggukkan kepalaku lalu keluar dari mobilnya dan masuk kedalam gedung.

 

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Aku memasuki dorm dan langsung disambut oleh pertanyaan-pertanyaan dari  kedua temanku.

“Yoora-ah, kau dari mana saja ???” Tanya Minhye  leaderku.

“Kenapa semalam tidak pulang onnie ???” kali ini magnaeku Minhyun yang bertanya.

“Eungh… jawabnya nanti saja yaa… Aku capek nih, mau istirahat dulu !” kataku meninggalkan mereka berdua yang penuh tanda tanya.

 

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Aduh… kok aku belum datang bulan juga yaa ??

Udah telat 3 bulan😥

Apa jangan-jangan….. ???

Tidak !! Tidak !! Itu tidak boleh terjadi !!!

Aku mencari Handphone ditasku.

Sh*t !!

Aku lupa handphoneku masih di charge di dorm.

Aish….

 

Aku melihat Minhyun yang sedang asyik bertelepon dengan seseorang yang sepertinya adalah Onew SHINee namjachingu barunya.

Tanpa babibu lagi, ku rampas handphone itu dari tangannya.

“Aku pinjam yaa.” Kataku lalu cepat-cepat pergi dari hadapannya sebelum ia ngomel-ngomel gak jelas.

“YA !!! ONNIE  TIDAK SOPAN !!” jeritnya kesal.

 

Aku mematikan sambungan teleponnya tanpa menghiraukan Onew oppa yang sejak tadi berkoar-koar *??* memanggil-manggil nama Minhyun.

 

Aku menekan beberapa digit angka yang sudah kuhapal diluar kepala, kemudian menekan tombol  dial.

 

Tuuut… tuut… tut.. Tit.

Ah ! Akhirnya diangkat juga.

“Hallo ?? Hyun-ah ada apa ??” Tanya orang disebrang telepon.

“Oppa, ini aku, Yoora. Bukan Minhyun !” kataku.

“Yoora ?? Kenapa menelpon menggunakan ponsel  Minhyun ??” tanyanya.

“Itu tidak penting oppa ! Yang penting sekarang, kau jemput aku dan antar aku pergi ke dokter…… kandungan.” Jawabku dengan sedikit ragu saat mengatakan ‘Dokter Kandungan’.

“Mwo ???” kagetnya.

“Sudah. Jangan banyak Tanya lagi ! Cepat kemari !!” perintahku lalu mematikan sambungan telepon agar ia tidak bertanya lagi.

 

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

15 menit setelah menelpon, ia tiba dilokasi pemotretanku.

Tanpa izin terlebih dahulu pada Manager oppa maupun Minhye dan Minhyun, aku pergi bersamanya ke dokter kandungan.

 

Sekarang kami sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit didaerah terpencil agar tidak ada yang mengenali identitas kami.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Kami keluar dari ruang periksa dengan wajah kecewa.

 

Akhirnya, apa yang aku takutkan benar-benar terjadi !

Aku hamil. Dan usia kandunganku sekarang hampir menginjak usia 3 bulan.

Ya Tuhan…..

Apa yang harus kami lakukan sekarang ????

 

Pikiranku kacau.

 

Sebuah ide gila terlintas di benakku.

“Aborsi.” Gumamku.

“Mwo ??? Kau gila ?? Itu berbahaya Yoora-ah !” Jerit Kyu kaget.

“Lalu apa yang harus kulakukan ???” tanyaku lemah. Air mataku mengalir.

“Kita pikirkan cara lain !” katanya sambil mengusap air mataku.

“TIDAK ADA CARA LAIN LAGI !!” Jeritku frustasi.

“Ada ! Pasti ada !” ngototnya.

“Apa ??? Membiarkan janin ini tetap berkembang sampai perutku benar-benar membuncit lalu orang tuaku tau dan mereka akan menyuruhku melakukan aborsi juga ??? Itu sama saja !! Lebih baik aku aborsi sekarang dari pada nanti ! Setidaknya kalau aku melakukannya sekarang, aku masih bisa menyelamatkan masa depanku, karir kita, dan nama baik keluarga kita.”

“Yoora-ah,,, Aku mohon jangan lakukan itu ! Bagaimanapun juga janin itu anak kita, darah daging kita !” mohonnya.

“Oppa, kau mau aku mati ??” tanyaku.

Ia menggelengkan kepalanya.

“Kalau begitu, biarkan aku melakukan ini ! Kau tau, orang tuaku sangat keras ! Mereka akan melakukan apapun demi menjaga nama baik keluarga !  Mereka bahkan bisa saja membunuh kalau aku melakukan kesalahan fatal seperti ini !” kataku.

“Yoora-ah…..” desahnya.

Kami terdiam sebentar.

“Aku akan bertanggung jawab !” katanya mantap.

“Apa yang mau kau pertanggung jawabkan hah ?!? Semuanya pasti percuma oppa ! Appaku tidak mungkin mau menikahkan kita ! Ia pasti akan memilih memaksaku untuk menggugurkan kandungan ini daripada menikahkan kita !”

“Ya sudah ! Terserahmu sajalah !” katanya pasrah.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Setelah menanyakan pada beberapa orang tempat aborsi terdekat, akhirnya kami tiba disebuah klinik aborsi.

 

Kami memasuki klinik tersebut.

 

“Aborsi juga ??” Tanya seorang wanita paruh baya yang sepertinya pemilik klinik ini.

“Ne.” jawabku.

“Yoora-ah, kau yakin ???” bisik kyuhyun oppa.

Aku menganggukkan kepalaku.

 

Wanita paruh baya itu menuntun kami kesebuah ruangan yang sepertinya merupakan tempat untuk melakukan aborsi.

 

Wanita itu menyuruhku naik ke atas ranjang.

Aku naik keatas ke atas ranjang sesuai perintahnya.

Kyuhyun berdiri disebelah kanan ranjang sambil menggenggam erat tanganku.

Aku tau ia takut.

Aku juga takut sama sepertinya.

Bahkan aku jauh lebih takut darinya.

 

“Yoora-ah, kita pulang saja yaa ! Aku takut terjadi sesuatu yang buruk setelah ini !” bujuknya.

“Tidak oppa ! Tidak akan terjadi apa-apa setelah ini !” kataku meski aku juga ragu dengan kata-kataku sendiri.

Akankah semuanya tetap baik-baik saja setelah ini ??

 

Wanita paruh baya itu datang dengan berbagai peralatan aborsi di tangannya.

Ia duduk di depan kakiku, lalu meletakkan alat-alat ditangannya disebelahnya.

Ia memposisikan kakiku seperti orang yang akan melahirkan.

Aku menatap Kyu oppa.

Ia memberikan tatapan memohon agar aku membatalkan ini semua.

Aku menggelengkan kepalaku.

 

“Kalau kau takut melihat darah, kau bisa tunggu diluar !” kata wanita itu pada Kyuhyun oppa.

“Tidak usah ! Aku disini saja menemaninya !” tolak Kyu oppa.

 

Wanita itu memulai pekerjaan.

Aku merasakan ada sesuatu yang dimasukkan ke dalam vaginaku dan itu sakiiit sekali.

“ARGHHHHHH” jeritku kesakitan. Air mataku mengalir. Berkali-kali aku menjerit.

Sakiiiit sekali.

Rasanya rahimku seperti di obrak-abrik oleh wanita itu.

Aku tidak kuat.

Ya Tuhan….

Ini sakit sekali !

Aku meremas tangan Kyu oppa.

Kulihat ia juga berlinang air mata.

“ARRRGGGGHHHH…………” jeritku lagi saat wanita itu menarik sesuatu dari dalam rahimku.

Sakiiit……….

Air mataku mengalir deras.

Baru kali ini aku merasakan sakit sedahsyat ini.

“Oppa sakiiiit….” Rintihku lemah.

“Ne.. ne.. aku tau itu sakit ! Bertahanlah.. hiks….” Kata Kyu oppa. Ia menangis. Apakah ia merasakan juga sakit yang aku rasakan ???

Setelah itu pandanganku menggelap dan aku tidak sadarkan diri.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Aku membuka mataku.

Sakit yang tadi benar-benar masih terasa saat aku menggerakkan kakiku.

“Jagi, kau sudah sadar ??” Tanya Kyu oppa yang masih tetap disampingku.

Aku menganggukkan kepalaku.

 

“Jahitannya belum kering ! Jadi jangan terlalu banyak bergerak !” kata Wanita itu.

Aku hanya menganggukkan kepalaku.

 

Kyu oppa membantuku turun dari ranjang dan memapahku.

Pandanganku tertuju pada gumpalan darah yang berada di dalam sebuah baskom di samping ranjang.

Air mataku mengalir lagi melihat gumpalan darah tersebut.

 

Kenapa aku merasa menyesal dan bersalah telah menggugurkan janinku ??

Arrghh… penyesalan selalu datang belakangan !!!

 

Aku menatap sedih ke arah  gumpalan darah itu.

Mianhae…. Aku terpaksa melakukan ini😥 batinku.

 

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Kyuhyun oppa memapahku sampai ke dalam dorm.

 

Ternyata Minhye dan Minhyun belum pulang.

 

Kyu oppa mendudukkanku disofa.

“Oppa, tolong ambilkan kotak P3K di atas kulkas.” Pinta ku.

 

Kyu oppa memberikan kotak P3K padaku.

Aku memperban pergelangan kakiku.

Kyu oppa terlihat bingung dengan apa yang aku lakukan.

“Untuk apa kau memperban kakimu ??” Tanya Kyuhyun oppa heran.

“Agar ada alasan kalau ada orang yang bertanya mengapa aku berjalan tertatih-tatih ! Aku akan katakan aku jatuh dan kakiku terluka.” Jawabku.

 

Kami diam sesaat setelah aku selesai memperban kakiku.

Entah mengapa pikiranku tertuju pada gumpalan darah tadi.

Aku memeluk Kyu oppa dan menangis di dalam pelukannya.

Dia menepuk-nepuk punggungku dan membelai lembut rambutku.

 

“Oppa… hiks… a..a…aku…jahat….hiks… aku membunuhnya ! Aku membunuh anak kita ! hiks…” isakku.

Kudengar Kyu oppa juga terisak.

“Ne ! Aku juga jahat ! hiks…. Aku membiarkanmu membunuh anak kita ! hiks….” Isaknya.

Aku terus menangis sampai akhirnya aku tertidur dipelukannya karena terlalu lama menangis.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Aku terbangun dari tidurku.

Tadi aku merasa ada tangan kecil yang mengelus tanganku.

Kulihat Kyu oppa tertidur disampingku.

 

Dia tidur disini ???

Apa sudah ijin pada Minhye dan Minhyun ?? tanyaku dalam hati.

 

Kualihkan pandanganku dari wajah Kyu oppa ke arah jam di dinding kamarku.

Jam 11.25.

 

Tenggorokanku terasa kering.

Aku bangun dan pergi ke dapur.

 

Semua lampu sudah dimatikan.

Aku malas menghidupkannya.

 

Aku mengambil gelas dan sebotol air mineral di dalam kelas.

Aku menuangkan air tersebut sampai gelasku penuh terisi air.

Saat aku sedang meneguk minumanku, aku merasakan ada sesuatu dibelakangku.

Aku menoleh kebelakang. Aku seperti melihat sesuatu yang bergerak merangkak sangat cepat.

Aku sempat tertegun sebentar.

“Ah! Mungkin hanya halusinasiku saja !” gumamku menghibur diri dari rasa takut yang sempat menghampiriku.

Aku membalik badanku dan menuangkan air lagi kedalam gelasku.

Saat aku akan meminum airku, aku merasa ada sesuatu dibelakangku.

Aku mencoba untuk tidak menghiraukannya, namun kurasa sesuatu itu semakin mendekat.

Dengan sedikit rasa takut, aku menoleh kebelakang.

Gelas yang kupegang  terlepas dari genggamanku.

PRANGGGG….

“AAAAAAA…..” jeritku ketakutan saat melihat anak bayi berlumur darah merangkak kearahku.

Aku menutup wajahku dengan kedua tanganku. Kakiku gemetar dan air mataku mengalir.

 

Tek…

Seseorang menyalakan lampunya.

Aku masih tetap menutup mataku.

 

“Yoora-ah ada apa ??” Tanya seseorang yang aku tahu itu adalah Kyuhyun oppa.

Aku memeluknya.

“Ada apa Yoora-ah ?? Jebal, jangan membuatku khawatir !” Tanya Kyuhyun oppa cemas.

“Tadi ada bayi disana ! Menyeramkan sekali ! Bayi itu tubuhnya penuh darah !” kataku sambil menunjuk tempat dimana bayi tadi berada.

“Mungkin hanya halusinasimu saja ! Ku rasa kau hanya kelelahan dan jadi berhalusinasi.” kata Kyuhyun oppa menenangkanku.

Aku menganggukkan kepalaku.

Mungkin benar kata Kyu oppa, aku terlalu lelah dan jadi berhalusinasi.

 

Kyu oppa membawaku lagi ke kamar dan kami tidur kembali.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Aku terbangun dari tidurku.

Baru saja aku mendengar  suara tangisan bayi.

Suara itu kini telah menghilang.

Aku memejamkan lagi mataku mencoba untuk tidur lagi karena ini baru jam 3 pagi.

Tiba-tiba suara tangisan bayi itu terdengar lagi.

Bahkan suara itu terdengar jelas seperti bayi itu menangis tepat disamping telingaku.

Bulu kudukku mulai meremang. Aku memeluk Kyu oppa yang tertidur disebelahku.

Suara itu terdengar semakin keras dan membuat telingaku sakit.

Aku membuka mataku dan suara itu tiba-tiba menghilang.

Aku membalik badanku dan tidak menemukan apapun dibelakangku.

Aku menutup lagi mataku dan suara itu terdengar kembali.

Aku membuka lagi mataku dan suara itu menghilang.

 

Aneh ! Ini aneh sekali !! Pikirku.

 

Mungkinkah suara itu adalah suara…..

Tangisan anakku ?? Anak yang telah aku bunuh ???

 

Ani !! Ani !!

Aku menggelengkan kepalaku dari pikiran bodoh yang terlintas dikepalaku.

 

Tapi,,,

Di film-film yang aku tonton,,,,

Seseorang yang melakukan aborsi akan terus diganggu oleh hantu bayinya yang telah ia gugurkan.

 

Aish… Yoora bodoh !!

Itu hanya film ! Rutukku dalam hati.

Aku ingin menutup mataku lagi.

Tapi, aku takut suara itu terdengar lagi.

Jadi, aku memutuskan untuk tidak melanjutkan tidurku.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Kyuhyun oppa membuka matanya.

Ah ! Ia sudah terbangun.

 

“Bagaimana keadaanmu ??” tanyanya sambil menatapku.

Aku menggelengkan kepalaku.

“Aku tidak bisa tidur semalam !” jawabku.

“Wae ??” tanyanya.

“Setiap kali aku memejamkan mataku, Akan terdengar suara tangisan bayi yang sangat keras. Seolah-olah bayi itu berada tepat disebelahku. Jadi aku putuskan untuk tidak tidur.” Jelasku.

Dia tidak bertanya lagi. Ia hanya membelai lembut rambutku.

 

“Sekarang tidurlah !” kata Kyu oppa.

“Tidak mau ! Aku takut suara itu akan terdengar lagi !” tolakku.

“Tidak ! Aku akan menjagamu disini ! Suara itu tidak akan terdengar lagi ! Tidurlah ! 5 Menit saja ! Aku mohon ! Lihatlah ! Ada lingkaran hitam disekitar matamu !” Pintanya.

Aku memejamkan mataku.

Benar ! Suara itu tidak terdengar lagi.

Kyu oppa mengelus-elus kepalaku dan akupun tertidur.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

*ToBeContinued*

 

Jelek yaa ?? Maklum saja yaa reader2 skalian, saya ini msih amatiran -___-

Jdi gni de hasilny😛

 

Koment yaaa😀

Part 2ny msih q protect… (tdk trima req pw *plaak* )

Nnti klo ud wktny pzti q buka😀

Aq mw liat respon part 1-ny dulu😀

Kekeke….

35 responses

  1. gambaran orang tua yg tak bertanggung jwb atas perbuatannya
    bgmn seandainya seorang yg membunuh anaknya sendiri tdk dilahirkan kedunia dan diperlakukan dengan hal yang sama

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s