[Twoshot] I Kill My Baby 2/2

Author : ChoiPutriShawolSonElfKPopLovers

Rating : BO (Bimbingan Orangtua) *plakk*

Genre : Tentukan sendiri saja !

Main Cast : Kwon Yoora, Cho Kyuhyun.

Other Cast : cari sendiri aja !

Disclaimer : semua cast milik Tuhan. Cerita ini sedikit terinspirasi dari Film hantu Aborsi yang kmrn d bawa tmenku ke sekolah.

KOMEN YAA ABIS BACA !!! AWAS KALO GG KOMENT !!! TAK LEMPAR KE MERAPI LOH *plakk* PKOKNYA KALO UDH MASUK KE FF INI WAJIB KOMENT !!!!

Previous Part :

Yoora’s POV

“Sekarang tidurlah !” kata Kyu oppa.

“Tidak mau ! Aku takut suara itu akan terdengar lagi !” tolakku.

“Tidak ! Aku akan menjagamu disini ! Suara itu tidak akan terdengar lagi ! Tidurlah ! 5 Menit saja ! Aku mohon ! Lihatlah ! Ada lingkaran hitam disekitar matamu !” Pintanya.

Aku memejamkan mataku.

Benar ! Suara itu tidak terdengar lagi.

Kyu oppa mengelus-elus kepalaku dan akupun tertidur.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Part 2 :

Yoora’s POV

Aku membuka mataku.

Seperti ada seseuatu yang merangkak diatas tubuhku.

“Sudah bangun ??” Tanya Kyuhyun oppa.

Aku bangkit dari tidurku tanpa menjawab pertanyaannya.

Aku turun ranjangku dan berjalan menuju kamar mandi dengan tertatih-tatih.

Aigo… Perutku sakiit sekali ! Keluhku dalam hati.

Kyu oppa yang sepertinya melihat aku kesulitan berjalan langsung memapahku ke kamar mandi.

Aku menutup pintu kamar mandinya dan duduk di kloset.

“Euh… Sakit sekali !” rintihku sambil memegangi perutku.

Aku menunduk dan melihat cairan berwarna merah mengalir di kakiku.

“Ah ! Pantas saja ! Ternyata aku menstruasi !” ucapku.

Aku mengambil pembalut di lemari kecil yang di pasang di dinding kamar mandi dan mengenakkannya.

Aku keluar dari kamar mandi dan mendapati Kyu oppa sedang duduk memegang handphonenya di tepi ranjangku.

“Kenapa semalam tidak pulang oppa ??” tanyaku lalu duduk disampingnya.

“Aku tidak tega meninggalkanmu sendiri !” jawabnya. Aku menyenderkan kepalaku di bahunya.

“Kan ada Minhye dan Minhyun !” kataku.

“Ani ! Mereka tidak pulang semalam ! Saat kau tidur, Minhye mengirim sms ke handphone Minhyun. Ia bilang mereka tidak akan pulang kemarin dan akan menginap di dorm 2Ne1. Minhyun bilang siy mereka mau merayakan suksesnya album 2Ne1 yang baru.”  Jelas Kyuhyun oppa.

“Ouww….” Aku hanya ber-oh ria menanggapi penjelasannya.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

@SMA Daegu Youngshin

Aku tidak memperhatikan Mr. Park didepan kelas sedang menerangkan pelajaran.

Perutku sakit.

Ini sudah seminggu aku menstruasi dan belum selesai juga.

Darah yang keluar juga banyak, sehingga tembus ke rok atau celana yang aku gunakan.

Euh… pasti gara-gara darah yang keluar banyak ini anemiaku kumat.

Teman-teman bilang wajahku pucat akhir-akhir ini.

Untung aku minum obat penambah darah selama menstruasi. Jadi, badanku tidak terlalu lemas.

Mr.Park menjatuhkan spidolnya.

Mataku terus menatap kearah spidol Mr. Park. Bahkan saat Mr. Park telah mengambil spidolnya pun mataku tetap mengarah kesana.

Tiba-tiba saja ada bayi merangkak dan duduk ditempat spidol  Mr. Park jatuh tadi.

Aku tertegun dan langsung bangkit dari dudukku. Semua murid dikelas menatapku heran.

“Ada apa Yoora ??” tanya Mr. Park.

“Emmm… Mr. Saya,,,, Saya tidak enak badan Mr. Bisakah saya izin pulang sekarang ??” tanyaku.

“Ne. Sepertinya kau memang tidak enak badan. Wajahmu pucat sekali !” Ucap Mr. Park mengizinkan.

Aku membereskan semua barang-barangku dan segera pergi dari kelas.

Saat melewati bayi itu, kudengar bayi itu tertawa.

Aku tetap berjalan dan menolehkan kepalaku ke belakang.

Aigoo… bayi itu mengikutiku.

Aku mempercepat jalanku.

Bayi itu merangkak cepat sekali.

Ia terus mengikutiku dan itu membuatku takut.

“Ah !” rintihku.

Aku merasakan ada sesuatu yang mengalir dari vaginaku.

“Darah.” Gumamku.

Aku menoleh kebelakang.

Bayi itu tidak merangkak lagi.

Namun ia berjalan ke arahku.

Matanya merah ditambah darah yang melumuri tubuhnya.

Aku takut.

Aku berlari meninggalkan bayi itu.

Darahku masih saja mengalir dan mengotori lantai sekolah.

Bayi itu masih tetap berjalan, namun jalannya cepat seperti orang berlari.

Sebentar lagi sampai didepan gerbang sekolah.

Tiba-tiba perutku sakit luar biasa, kepalaku pusing, dan pandanganku mengabur.

Tepat di depan pos satpam aku ambruk dan semuanya jadi gelap.

POV End

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

@ Hospital

PLAKKK !!

Yuri menampar pipi Kyuhyun dengan keras.

Tangannya terasa panas setelah menampar Kyuhyun.

“KAU !!!” teriaknya sambil menunjuk wajah Kyuhyun.

“AKU MEMPERCAYAKAN ADIKKU PADAMU !! TAPI APA ??? KAU MALAH MENGHANCURKANNYA ! MENGHANCURKAN MASA DEPANNYA !!” jerit Yuri sambil menunjuk-nunjuk Kyuhyun. Sementara Kyuhyun hanya diam sambil menatap lantai. Ia tau, kalau ini semua adalah kesalahannya. Ia benar-benar menyesal malam itu tidak bisa menahan nafsunya.

Leeteuk menahan tubuh Yuri yang tiba-tiba saja ambruk karena terlalu shock.

“Aku kecewa padamu Kyu !” kata Leeteuk lirih sambil membawa Yuri ke kursi pengunjung.

Semua member  Super Junior dan SNSD termasuk Minhye dan Minhyun ada di ruang rawat Yoora.

Begitu mendengar berita Yoora pingsan dan mengalami pendarahan besar di sekolah, mereka langsung bergegas ke rumah sakit tempat Yoora dilarikan.

Dokter mengatakan pada mereka, kalau kondisi Yoora benar-benar buruk.

Ia mengalami pendarahan besar akibat melakukan aborsi.

Jelas saja Yuri yang notabenenya kakak sepupu Yoora sekaligus orang yang dipercaya kedua orang tua Yoora untuk menjaga Yoora, shock.

Ia tidak percaya adiknya pernah melakukan hal berbahaya seperti itu.

Leeteuk pun sama shocknya dengan Yuri.

Yoora aborsi ??? Berarti sebelumnya ia hamil ?? Lalu siapa yang menghamili Yoora ?? Kyuhyun kah ?? begitu banyak pertanyaan yang melintas di kepala Leeteuk.

Leeteuk pun meminta penjelasan pada Kyuhyun dan Kyuhyun mengaku kalau memang dia yang menghamili Yoora, tapi ia tidak pernah meminta atau memaksa Yoora untuk melakukan aborsi. Yoora lah yang memaksa untuk melakukan aborsi.

Leeteuk tidak percaya dongsaeng kesayangannya melakukan sesuatu yang sudah di luar batas terhadap anak di bawah umur.

Setelah pengakuan Kyuhyun itu lah Yuri menamparnya.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Yoora’s POV

Aku mencoba membuka mataku yang terasa berat.

Perlahan-lahan mataku terbuka.

Pandanganku masih sedikit kabur.

Aku mengerjap-ngerjapkan metaku beberapa kali sampai semuanya tampak jelas.

“Yoora… kau sudah sadar ??” Tanya seseorang di sampingku yang aku ketahui dari suaranya adalah Yuri onnie.

Aku menganggukkan kepalaku pelan.

Aku memutar kepalaku melihat siapa saja yang ada diruangan ini.

Ternyata hanya ada Yuri onnie dan aku.

Kemana Kyuhyun oppa ??? tanyaku dalam hati.

“Yoora-ah, onnie harus menebus obat dulu ! Kau tunggu di sini yaa ! Jangan kemana-mana dan Jangan banyak gerak ! Lukamu belum sembuh dank au terus mengalami pendarahan dari tadi ! Kalau ada apa apa, segera panggil dokter atau suster dengan alat ini !” kata Yuri onnie sambil menunjukkan alat seperti remote kecil padaku. (Ituloh, alat yg dipencet kalo keadaan darurat di rumah sakit itu apa namanya yaa ?? aku lupa ^^V *plakk*)

Aku hanya menganggukkan kepalaku lagi dan Yuri onnie pun pergi meninggalkanku.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Kreet……

Pintu terbuka.

Yuri onnie kah itu ?? tanyaku dalam hati.

Tapi tidak ada yang masuk.

Tiba-tiba terdengar bunyi bayi tertawa.

Aku takut.

Tawanya keras sekali.

Aku seperti mendengar ratusan bayi tertawa di ruangan ini.

Aku menutup telingaku dengan kedua tanganku.

“ARRGGGHHH !!!” teriakku. Kupingku sakit sekali mendengarnya. Aku ingin keluar dari ruangan ini.

Aku bangkit dari ranjang.

Alangkah terkejutnya aku melihat banyak bayi dan gumpalan darah seperti janin yang aku gugurkan tergeletak di lantai.

Aku takut dan langsung melepas selang infus di tanganku sehingga menyebabkan tanganku mengeluarkan sedikit darah.

Aku turun dari ranjang dan berlari melewati bayi-bayi dan janin-janin itu.

Sambil berlari meninggalakan ruang rawatku, aku memegang perutku yang mulai sakit.

Ah! Sh*t ! Aku pendarahan lagi !

Darah mengalir terus dari vaginaku mengotori lantai rumah sakit.

Aku menggigit bibir bawahku menahan sakit.

Air mata mulai mengalir dari pelupuk mataku.

Aku ingin cepat-cepat keluar dari rumah sakit ini.

Aku terus berlari sampai akhirnya aku menemukan tangga darurat.

Aku memilih tangga darurat karena aku takut harus menunggu di dalam lift sendiri.

Ah! Perutku semakin sakit.

Darah terus mengalir sehingga membuat lantai tangga licin.

Lantai tangga yang licin ini menyebabkan aku tergelincir dan jatuh menabrak tembok.

Aku ingin bangkit tapi aku sudah tidak sanggup lagi untuk bangkit.

Sambil terisak-isak aku menyebut nama Kyuhyun oppa berharap ia menemukanku disini dan segera membawaku pergi dari sini.

“Oek…. Oooeeekkkkk…. Oeeekkk….” Tangisan bayi itu terdengar lagi.

Aku melihat keatas dan mataku menangkap sosok bayi itu tengah merangkak kearahku sambil terus menangis.

Aku takut.

Aku ingin berlari lagi menuju lantai dasar tapi aku tidak bisa.

Bayi itu semakin mendekat.

Mendekat dan mendekat terus sampai akhirnya ia naik ke atas tubuhku lalu meletakkan kepalanya didadaku.

Setelah itu tangisnya berhenti dan ia mulai menghisap jempolnya.

Tubuhku bergetar hebat.

Darah tetap mengalir dari vaginaku.

Sepertinya kali ini aku hanya bisa pasrah menghadapi setan bayi terkutuk ini.

End POV

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Kyuhyun duduk dengan gelisah diruang tunggu gedung KBS.

Perasaannya tidak enak.

Ia merasa Yoora sedang dalam bahaya.

Setelah berpikir sejenak, ia memutuskan untuk kembali kerumah sakit melihat keadaan Yoora.

Ia tidak peduli jika nanti ia harus ditampar dan diusir oleh Yuri.

Yang penting sekarang adalah Yoora.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

@Hospital

Kyuhyun berhenti didepan ruang rawat Yoora.

Ia melihat ada darah didepan ruang rawat Yoora.

Perasaannya semakin tidak enak. Benar saja. Saat ia melihat kedalam ruangan. Yoora maupun Yuri tidak ada.

Ia keluar dari ruangan dan mengikuti jejak darah yang ia yakini adalah darah Yoora.

Ia mengikuti terus jejak darah itu sampai didepan pintu tangga darurat.

Ia masuk kedalam dan mendengar suara isakan yang menyebut-nyebut namanya.

Itu pasti Yoora.

“YOORA !!!” jerit Kyuhyun shock melihat keadaan Yoora yang terkulai lemas dilantai dengan kaki berlumur darah. Wajah Yoora begitu pucat.

Kyuhyun langsung turun dan menggendong Yoora.

“Oppa… bawa aku pergi dari sini !” pinta Yoora lemah.

“Yoora-ah, lihat kondisimu sekarang ! Sebaiknya kita kembali keruang rawatmu !” kata Kyuhyun.

“ANDWE !! AKU TIDAK MAU KEMBALI KESANA !!! BAWA AKU PERGI ATAU AKU AKAN PERGI SENDIRI !!” jerit Yoora sambil berusaha turun dari gendongan Kyuhyun.

Kyuhyun tau benar bagaiman sifat yeojachingunya ini.

Yoora itu keras dan tidak pernah main-main dengan kata-katanya. Kalau ia bilang pergi, maka ia akan benar-benar pergi.

Akhirnya Kyuhyun pasrah dan mengikuti kemauan kekasihnya itu.

Ia menggendong Yoora sampai mobilnya.

Ia memasukkan Yoora kedalam mobilnya dan membawa Yoora pergi dari rumah sakit.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Kondisi Yoora semakin buruk. Darah terus mengalir dikaki Yoora.

Wajahnya pun semakin pucat dan tubuhnya semakin melemas.

Kyuhyun khawatir dan berniat mencari rumah sakit terdekat.

Ia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Saat mobilnya berada dijalan yang sepi, ada truk dari arah yang berlawanan berjalan dengan ugal-ugalan. Sepertinya pengemudi truk itu sedang mabuk.

Kyuhyun menginjak remnya. Tapi ternyata remnya blong.

Ia panik. Ia melihat kearah Yoora. Mata Yoora perlahan menutup.

“YOORA !!! ANDWE !!! JANGAN TINGGALKAN AKU !! YOORA !!!” teriak Kyu melihat Yoora menutup matanya.

Truk sudah berada tepat didepan mobilnya.

Dan…..

BRUUKK !! DUAAARRR !!!

Truk itu menabrak mobil Kyu sehingga menyebabkan mobil Kyu yang dengan kecepatan tinggi itu oleng lalu menabrak pohon besar disisi jalan dan meledak.

Bersamaan dengan itu, pandangan Kyuhyun menggelap.

Akhirnya ia menutup mata untuk selamanya dan menyusul Yoora bersama anak mereka yang telah lebih dulu ke alam sana.

*END*

Epilog

Yuri kembali keruang rawat Yoora.

Alangkah terkejutnya ia melihat ceceran darah didepan ruang rawat Yoora.

Ia menjatuhkan obat ditangannya dan masuk kedalam.

Namun matanya tak menemukan sosok Yoora.

Ia panik lalu memanggil petugas keamanan.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Seluruh member SNSD, Super Junior, serta Minhyun dan Minhye datang setelah mendengar kabar bahwa Yoora menghilang.

Mereka membantu Yuri mencari Yoora. Kebetulan Kyuhyun juga menghilang saat Super Junior akan tampil di KBS. Leeteuk piker mungkin Kyuhyun ke rumah sakit untuk menemui Yoora.

Jadi sekalian saja ia kemari untuk membantu mencari Yoora.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Yuri dan yang lainnya kembali ke dorm SNSD saat pagi tiba.

Mereka sudah putus asa karena tidak juga menemukan Kyuhyun dan Yoora.

Member SNSD masuk kekamar mereka masing-masing kecuali Jessica dan Yuri.

Yuri pergi kedapur untuk membuat coklat panas, sementara Jessica tetap diruang tengah dorm bersama member Super Junior serta Minhyun dan Minhye.

Jessica mengambil remote tv dan menyalakan Tv-nya.

Kebetulan sekali yang muncul adalah tayangan infotainment.

“Kemarin malam telah terjadi sebuah kecelakaan besar di Jln. XXX. Kecelakaan tersebut telahmenyebabkan 2 orang tewas. 2 orang yang tewas tersebut telah diketahui adalah 2 orang selebritis Korea yaitu, Super Junior’s Kyuhyun dan M2Y’s Yoora.”

PRAAANG !!!

Yuri yang baru datang dari dapur menjatuhkan gelas ditangannya.

Ia benar-benar terkejut dengan berita yang ia dengar dari TV.

Kyuhyun dan Yoora meninggal ???

Jessica, Minhyun, Minhye, dan member  Super Junior mulai menitikkan air mata setelah mendengar berita duka itu.

Satu persatu member SNSD yang tadinya berada di dalam kamar keluar karena mendengar suara sesuatu yang pecah ditambah tangisan teman-temannya.

Semantara Yuri masih membatu ditempatnya tidak percaya dengan berita yang ia dengar.

_END_

Aahhh… akhirnya selesai  juga😀 lengkap lgi isi epilog lngsung😀

Jdi gg prlu repot2 bkin epilog lge de😀

Gimana ?? gaje yaa ?? jelek yaa ??

Hehe… maklum aja yaa,,, aku kan penulis amatiran😛

O ya, ini sbenarny mw q bkin oneshot,,, tpi krna kpnjgn *24 lmbr Ms Word boo* q jdiin twoshot de,,,

INGET KOMENT YAAA !!! JELEK-JELEK GINI JUGA HARUS DIKOMENT BIAR KEDEPANNYA BISA JADI FF YG BAGUS DAN LEBIH BERMUTU !! KALO UDH BACA TAPI GG KOMENT, Q KIRIMIN ANAK BAYINYA KYU AMA YOORA LOH *ngancem* #PLAKK

38 responses

  1. Bagus eonn/thor/ajhumma aja ya? Hahaha
    eonni aja deh..
    Eonni yon ank bru ni.. Ffny bgs,panjang jd enak bcnya, tapi endingnya kurang tragis eonn.. Tpi gwanchana lah..
    Utk ff slanjutnya eonni Hwaiting!!!!
    Yon tunggu ya

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s