{FFnc} Bleak November (Chapter 5)


Author      : Choi Putri Shawol Sonelf Kpoplovers

Rating       : PG16-NC17

Genre         : Romance, Horror, Thriller, Tragedy, Mystery, terserah reader !

Type : Series

Cast : SNSD, Super Junior, SHINee, F(x) *gg smua muncul… palink nympil2 dkit*

Disclaimer : Semua Punya Tuhan !!

NB     : Udah masuk ke sini, brarti wajib BACA wajib KOMENT !!

Berhubung FF ini On Writing, jdi di harapkan dg sangat komen, kritik, dan sarannya untuk membantu proses pmbuatan nie FF biar ttep lancar,,

Akhirnya selese juga nie chapter 5 ^^

Ada yang nungguin FF inikah ?? Mian lama updatenya ^^V aku lagi gg mood ngetik akhir-akhir ini😛 ini aja aku ngetiknya nyicil selama berminggu-minggu -___-  kalo inget ngetik, kalo gg inget yaa gg ngetik.  oh yaa… mian kalo chap ini gg memuaskan..


Previous Chapter :

Gadis itu tersenyum menatap Key yang memalingkan wajahnya.

Ia memegang wajah Key lalu mengarahkan wajah Key agar menatap wajahnya.

“Apa yang mau kau lakukan bitch ??!!” Tanya Key saat wajah gadis itu mendekat ke wajahnya.

“Tadi melihat tubuh pacarmu kau tidak tergoda. Bagaimana kalau kau melihat tubuhku ??”

Chapter 5 :

“Apa yang mau kau lakukan bitch ?!?!” teriak Key.

“Aku hanya ingin kita sedikit bersenang-senang.” Jawab wanita itu.

Wanita itu memajukan wajahnya. Tangannya mengambil sebuah pisau kecil di dalam kantong celananya.

Perlahan, gadis itu mencium bibir Key lembut. Tangannya mulai beraksi mengiris-iris lengan Key yang masih terikat tali.

Key menggeleng – gelengkan kepalanya agar wanita itu menghentikan ciumannya.

Key meringis saat mata pisau itu menyentuh kulitnya.

Gadis itu mulai menghisap bibir bawah Key, lalu bibir atas Key. Key menggeleng-gelengkan kepalanya agar gadis itu berhenti menciumnya.

Ckreekkkk….

Pintu ruangan tersebut terbuka. Nampaklah seorang gadis berhoodie Pink Panther. Gadis yang sama yang telah membunuh Yoona dan Amber.

Gadis dihadapan Key menghentikan aksinya. Ia menyimpan kembali pisau ditangannya ke dalam kantong celananya kemudian membenarkan bajunya yang sedikit berantakan. Setelah itu ia turun dari pangkuan Key dan menghampiri Gadis berhoodie Pink Panther itu.

“Kau sudah selesai bermain saeng ??” Tanya gadis itu pada gadis berhoodie itu yang ia panggil ‘saeng’.

“Ne Onnie !” gadis itu mengangguk senang, menjawab pertanyaan Onnienya.

“Mainan baru ??” gadis berhoodie itu menunjuk Key yang berada dibelakang Onnienya.

“Tidak Sulli-yaa, dia bukan mainan baru untukmu.” Kata gadis itu pada saengnya yang bernama Sulli.

“Tapi dia adalah mainan Onnie….” Bisik gadis itu pada Sulli.

Key hanya bisa tersenyum miris melihat 2 gadis Psikopat dihadapannya. Ia sudah pasrah jika sebentar lagi ia harus menemui ajalnya seperti Krystal.

“Nah, sekarang ayo kita cari mainan baru untukmu !” ajak gadis itu.

Sulli tersenyum senang mendengar ajakan onnienya.

“Siapa lagi yang akan kau bunuh hah ?!?!” Tanya Key sinis.

Gadis itu menoleh ke arah Key.

“umm…” ia Nampak berpikir untuk menjawab pertanyaan Key.

“Mungkin sudah saatnya Jinki menemui ajalnya !” jawab gadis itu setelah beberapa detik berpikir.

“Apa maksudmu dengan sudah saatnya ??” Tanya Key lagi, masih dengan nada sinis.

“Tidak ada maksud apapun !” jawab gadis itu santai.

“Ah ! Apa kau ingin aku membunuh Jonghyun lebih dulu ?? Atau Sungmin ?? Atau Yuri dan Minho sekalian ??” Tanya gadis itu menyambung jawaban singkatnya tadi.

“KAU BENAR BENAR GILA !!!” Teriak Key kesal.

Sulli yang mendengar teriakan Key langsung memeluk lengan onnienya.

“Hey ! Kau tidak perlu berteriak seperti itu ! Adikku takut mendengar teriakanmu bodoh !!” gertak gadis itu.

“Oh, jadi monster kecil itu punya rasa takut juga.” Ucap Key meremehkan Sulli.

“Jangan meremehkan adikku. Kau belum tahun bukan rasanya di cincang – cincang ?? Adikku bisa saja membuatmu merasakan nikmatnya di cincang – cincang.” Kata gadis itu membuat Key sedikit bergidig ngeri. Ia berusaha menyembunyikan rasa takutnya dengan tetap memasang wajah angkuhnya.

“Sulli – yaa, kau boleh ambil mainan Onnie. Sana, bermainlah dengan mainan barumu.” Ucap gadis itu pada Sulli membuat Key membelalakkan matanya.

Matilah ia sekarang.

@@@

Jessica, Yuri, Minho, Donghae, Sungmin, & Jinki masih tetap berada di ruang tamu menunggu kedatangan Krystal & Key. Sementara Jonghyun, ia pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil.

“Aish… kenapa disaat seperti ini harus kebelet pipis !!” gerutu Jonghyun.

Tap Tap Tap Tap…

Suara langkah kaki orang tersebut, membuat Jonghyun menghentikan langkahnya.

“Ya Tuhan, ku mohon, jangan ada hantu sekarang ! Huwa T.T aku belum mau mati kayak yang lainnya…” gumam Jonghyun.

Tap Tap Tap Tap…

Langkah kaki tersebut terdengar semakin mendekat.

Kaki Jonghyun gemetar saat langkah kaki tersebut berhenti di belakangnya.

Keringat dingin mulai mengucur dari pelipis Jonghyun.

“Aku harus lari atau melihat orang dibelakangku yaa ?? Aigo… aku takuuutt….” Pikir Jonghyun.

“Lari sajalah ! Setidaknya, kalau ia manusia pasti akan memanggilku kembali.” Putus Jonghyun.

Jonghyun mulai mengambil ancang-ancang untuk berlari.

Satu….

Dua…..

Ti…

Praakkkkk……

Belum selesai hitungan ketiga, sebuah palu besar yang digunakan untuk memecah batu menghantam kepala Jonghyun. Kepala Jonghyun pecah & isinya berserakkan di lantai.

Gadis berkulit putih pucat dibelakangnya menyeringai lalu menghilang begitu saja.

Beberapa saat setelah Gadis berkulit putih pucat tersebut menghilang, Sulli muncul dan menyeret mayat Jonghyun.

@@@

Di ruang Tengah Villa Minho

“Ck… Apa salah kita sih sehingga ada orang yang tega-teganya membunuh teman-teman kita ??” Tanya Minho frustasi.

“Aku curiga Seohyun adalah dalang di balik semua ini !” curiga Sungmin.

“Tidak mungkin Seohyun ! Dia itu gadis yang baik ! Aku sudah lama mengenalnya !” bantah Minho.

“Lalu dimana ia sekarang ?? Ini sangat mencurigakan ! Disaat-saat seperti ini tiba-tiba ia menghilang !” ucap Jessica yang juga curiga terhadap Seohyun.

“Dia tidak menghilang ! Dia hanya bekerja sampai pukul 6 sore saja, setelah itu ia kembali ke rumahnya !” jelas Minho.

Tidak ada sautan lagi dari teman-temannya.

“Aish… Jjong lama sekali !” gerutu Jinki.

“Sebaiknya kita cari Jjong ! Perasaanku benar-benar tidak enak ! Aku takut Jjong akan menjadi korban selanjutnya !” khawatir Yuri.

“Lalu Krystal & Key ?? Aku takut saat mereka kembali nanti tidak ada seorang pun yang mereka temui !” cemas Jessica.

“Ya sudah ! Kau, Donghae dan Sungmin di sini saja ! Biar aku, Yuri, dan Minho yang mencari jjong !” Kata Jinki dan diiyakan oleh Jessica, Sungmin & Donghae.

@@@

Sulli menyeret mayat Jjong ke dalam ruangan dimana onnienya bersama Key berada.

Onnienya yang sedang asik bermain dengan pisau dan tubuh Key menoleh.

“Siapa yang kau bawa Saeng ??” Tanya gadis yang sedang memainkan pisaunya di dada bidang Key.

“Molla. Onnie kita yang memberikannya padaku !” jawab Sulli.

Gadis itu menghentikan tangannya yang tadinya menggambar hati di dada Key, ia melempar pisau di tangannya ke arah Sulli.

“Bermainlah.” Ujarnya.

Sulli menangkap pisau dari onnienya.

Key yang masih setengah sadar melihat ke arah mayat yang dibawa Sulli. Dia tahu benar siapa mayat itu. Jonghyun.

Gadis itu meletakkan 2 batang kayu panjang di hadapan Key. Ia membentuk Kayu itu menjadi tanda tambah. Beberapa alat-alat tukang *??* ia keluarkan dari lemari ‘mainannya’.

Key yang sudah lemas tak berdaya hanya pasrah dengan apa yang akan di lakukan gadis psikopat di hadapannya itu.

“Ya Tuhan…. Ampunilah segala dosaku…. Aku pasrah jika memang sekarang aku harus pergi meninggalkan dunia ini…” doa Key dalam hati.

Gadis itu tersenyum senang melihat wajah pasrah Key.

Dia menhampiri Key lalu melepas tali yang mengikat Key. Sangat percuma bagi Key untuk lari mengingat kondisi tubuhnya yang benar – benar mengenaskan. Sayatan di sana sini. Bahkan Kupingnya di potong.

Gadis itu memposisikan tubuh Key di atas kayu berbentuk tanda tambah tersebut, kemudian mengikat tubuh Key lagi dengan tali.

“Pernah mendengar manusia kawat ??” Tanya gadis itu pada Key. Key tidak menjawab pertanyaan gadis itu. Ia terlalu sibuk berdoa pada Tuhan agar dosanya di ampuni sebelum gadis itu benar-benar mencabut nyawanya.

“Ah ! Aku akan membuatmu menjadi manusia paku! Bagaimana ??” gadis itu kembali bertanya pada Key.

Tanpa menunggu jawaban Key, ia mulai memposisikan 1 paku ukuran paling besar di tulang kering Key. Palu yang biasa di gunakan oleh tukang kayu sudah ia angkat dan siap ia pukulkan pada kepala paku tersebut. *author benar2 khabisan kata2*

1 Paku sudah tertancap.

Key hanya bisa mengerang kesakitan. Ia sudah tidak punya tenaga untuk melawan.

Gadis itu terus menghias kaki Key dengan paku-paku ukuran besar.

Tok tok tok….

Bunyi palu yang menghantam paku menggema di ruangan yang di gunakan Sulli & Onnienya untuk mengeksekusi  teman-teman Yuri.

Setelah puas menghias kedua kaki Key dengan paku, gadis itu mulai memasang Paku tersebut di atas perut Key. Gadis itu mengangkat palu tinggi – tinggi lalu, dengan sekali hantam, paku menancap. Darah bermuncratan dari perut Key. Bahkan dari mulut Key pun juga ikut keluar.

Gadis itu memaku  seluruh tubuh Key. Tidak ada respon apapun dari Key.

Tentu saja tidak ada. Key sudah mati.

Gadis itu tampak belum puas memaku bagian badan Key. Ia memaku wajah, bibir, hidung, juga ke dua mata Key. Terakhir ia memaku dahi Key, sehingga membuat kepala Key sedikit retak dan mulai mengeluarkan banyak darah. Gadis itu berhenti memaku Key. Ia mengganti palunya dengan palu yang ukurannya lebih besar.

Selain mengganti palu, gadis itu juga mengambil linggis.

Cup.

“Ciuman perpisahan dariku. Salam untuk pacar & teman-temanmu Key-ah !” ucap gadis itu setelah mencium kilat bibir Key.

Gadis itu membuka mulut Key lebar-lebar dengan kedua tangannya. Setelah itu, ia memasukkan linggis ke dalam mulut Key. Ia mendorong terus linggis itu kuat-kuat hingga benar-benar masuk ke tenggorokkan Key dan menembus leher belakang Key. Masih tak puas bermain dengan linggis, gadis itu mengangkat palu barunya tinggi – tinggi. Ia menghantamkan palunya ke kepala Key berkali – kali hingga kepala Key tak ada bentuknya. Kepala Key sudah hancur. Sekarang ia beralih ke dada Key.

“hmm… dadanya keras ! pasti tulangnya keras juga !” ucap gadis itu.

Ia mulai meremukkan tulang-tulang dada Key. Setelah remuk, ia mengambil pisau di dekatnya lalu merobek dada Key. Ia mengambil  jantung, hati, dan paru-paru Key.

“Ahahaha… akhirnya aku bisa melihat Jantung, hati, dan paru-paru manusia secara Live !” senang gadis itu.

“Sulli yaa ! Kau mau ??” Tanya gadis itu menwarkan Jantung & Hati Key pada Sulli.

Sulli yang sedang menguliti mayat Jonghyun mengangguk.

Gadis itu melempar Jantung & Hati di tangannya ke Sulli dan di tangkap oleh Sulli.

Sulli mengalihkan perhatiannya dari mayat Jonghyun ke Jantung & Hati milik Key.

Ia meninggalkan mayat Jonghyun yang telah ia kuliti lalu beranjak ke lemari kecil di sudut ruangan tersebut. Diambilnya sebuah blender kemudian ia memasukkan Jantung & Hati Key ke dalam blender tersebut.

Gadis yang baru saja membunuh Key, menghampiri Sulli yang sedang memblender jantung & hati Key.

“Kenapa kau tidak mau bermain dengan Key saeng ??” Tanya gadis itu pada Sulli yang sedang menuang Jus  JanTi *jantung hati* ke dalam gelas.

“Aku lebih suka bermain dengannya !” ucap Sulli sambil menunjuk mayat Jonghyun yang kondisinya tak kalah mengenaskan dari kondisi Key.

Glek Glek Glek…

Sulli meneguk Jus Janti yang ia buat sampai habis tak bersisa.

Gadis di sampingnya memandang jijik ke arah gelas yang Sulli pegang.

Terlihat sangat jelas di wajahnya kalau ia sedang menahan mual.

@@@

Yuri, Minho, & Jinki

“Kenapa kita mencarinya di lantai 2 ??” Tanya Jinki heran karena Minho mengajaknya mencari Jonghyun di lantai 2.

“WC di lantai 1 kerannya mati semua ! Jadi, kemungkinan Jjong akan pergi ke salah satu WC di lantai 2 !” jelas Minho.

“Mati ?? Perasaan, saat baru tiba di sini, keran di lantai 1 baik-baik saja !” heran Yuri.

“Ne. Saat kita baru tiba, keran memang masih menyala ! Tapi, saat Ahjumma & Ahjussi pergi, tiba-tiba saja keran di lantai 1 tidak ada yang hidup kecuali keran di dapur !” jelas Minho lagi.

“Aneh…” gumam Yuri.

Semua yang terjadi pada kami sepertinya telah di rencakan ! Apa mungkin benar Seohyun yang ada di balik semua ini ?? Dia… Mungkin saja ini semua perbuatannya ! Ia pulang tanpa sepengetahuan kami. Jadi bisa saja ia kembali kesini diam-diam lalu membunuh kami satu persatu ! Tapi apa motifnya melakukan semua pembunuhan ini ?? Aku rasa, kami tak pernah melakukan apapun yang menyakiti hatinya.” Yuri sibuk menduga-duga keanehan yang terjadi padanya & teman-temannya selama beberapa jam ini, sampai-sampai ia tak mendengarkan apa yang  Jinki katakan.

“Yuri-yaa ! Yuri ! Ya !! Jangan Bengong Yuri-yaa !!!” setelah sebuah jitakan mendarat di kepala Yuri, barulah Yuri sadar dari kesibukannya menduga-duga semua keanehan yang sedang menimpanya & teman-temannya.

“Aish… sakit bodoh !” ringis Yuri sambil mengusap-usap kepalanya.

“Ya !! Salahmu ! Siapa suruh kau melamun saat aku sedang berbicara !!” ucap Jinki.

“Memang apa yang kau bicarakan hah ??! Eh ? Mana Minho ??” Tanya Yuri yang baru sadar kalau Minho tidak ada bersama mereka.

“Minho sedang mencari Jjong ke kamar yang di dekat balkon !!” jawab Jinki.

“Kau cari Jjong di kamar yang itu !” ucap Jinki sambil menunjuk pintu kamar yang berada tepat di belakang Yuri. Yuri mengangguk.

“Aku akan mencari Jjong di kamar yang itu !” ucapnya lagi sambil menunjuk kamar yang ada di belakangnya.

“Ingat ! Cari di WC-nya ! Kalau tidak ada, baru kau periksa semuanya !” kata Jinki mengingatkan Yuri.

“Ne. Ck.. Bawel sekali kau ini !!” gerutu Yuri lalu ia masuk ke kamar yang ada di belakangnya.

Jinki pun juga masuk ke kamar yang ada di belakangnya tanpa membalas gerutuan Yuri.

Setelah mereka benar-benar masuk, muncullah Sulli beserta onnienya-gadis yang membunuh Key & Krystal- dari dalam ruang music.

Sulli masuk ke dalam kamar  yang dimasuki Yuri, sementara gadis satunya masuk ke dalam kamar yang di masukin Minho.

@@@

Jinki

Jinki masuk ke dalam WC yang ada di kamar itu.

“Jjong-ah… dimana kau ??” panggil Jinki berharap Jjong menjawab panggilannya.

Perlahan, Jinki membuka pintu WC. Namun ia tak menemukan Jjong di dalamnya.

Jinki menutup kembali pintu WC tersebut.

Ia membalik badannya dan….

~TBC~

Gimana ?? Puas ??

Udah pas kan panjangnya ?? Aku capek kalo ngetik panjang-panjang lagi😛

Oh yaa,, udah sadis kah ??

Hehe… Mian yaa kalo kurang sadis ^^V

Maklum, baru pertama kali bikin yang genre begini😛

Hayo… siapa yang bener tebakannya tentang gadis kecil itu ??

Yap,, sudah terungkap siapa gadis kecil itu… Dia Sulli.

Banyak yang bener kemaren tebakannya ^^

Reader pada pinter-pinter yaa…. *gw-nya yg gg bisa bikin cerita yg gg ktebak -___-“*

Oh yaa… chapter2 slanjutnya bakal mulai terungkap apa alasan cewek2 psikopat itu ngebunuh Yuri DKK.

Kekeke… akhirnya bentar lagi tamat juga nie FF ^^

Koment yaa ^^ *Hug Reader*

Oh ya… Kalo masih mau baca chapter 6 & mw pwnya, Langsung tulis Email kalian disini !!

Atau, kalo mw minta lewat FB, ntar pas chapter 6 udh publish PM ke FB-ku, tulis ID koment kalian di chap ini juga !! —> Saya lagi anti Silent Readers.. Jadi, Don’t Be Silent Readers ^^

61 responses

  1. Ping-balik: My Fanfictions Since June 2010 – May 2011 | Full of ChoRa

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s