He’s My Lovely Brother and You’re My Lovely Boy CHAP 2

Author: Annisa Sooyoung-Yesung

Genre: Romance “maybe”

Cast: Super Junior, SNSD

Other Cast: Minho Shinee, Nicole KARA

Mian ya, kalau kemaren ga dikasih Chap nya.. lupa.. hehe..
silakan menikmati dan  JANGAN LUPA KOMEN!!!

” Kau dan Sooyoung cocok. Kenapa tidak pacaran beneran?” goda Taeyeon pada Yesung. Entah apa jawaban Yesung, yang jelas, saat mendengar ucapan Taeyeon yang samar itu Sooyoung langsung deg-degan.

###

Saat Istirahat, Sooyoung, Sunny dan Hyoyeon ngumpul bersama Leeteuk dkk seperti biasanya. Tapi sekarang lebih ramai. Sekarang Taeyeon dan yang lain juga ikut. Termasuk Yesung. Keakraban antara Sooyoung dan Yesung rasanya tipis sekali. Mereka terlihat canggung dan enggan saling berbicara. Ya, apalagi kalau bukan soal yang tadi pagi dikantin.

Nggak enak. Itulah yang sudah pasti akan terlintas dibenak Sooyoung. Nggak enak dalam arti risih. Ya, risih karena ia merasa digosipkan dengan orang yang sebenarnya hanya berteman saja dengannya. Meskipun dalam hati ada juga keinginan untuk menjadi yang special dimata Yesung. Tapi rasanya itu tak mungkin. Yesung hanya menganggap dirinya sebagai adik. Dan mungkin saja dia sudah punya gadis lain yang lebih dari dirinya.

Tak seperti kelihatannya yang biasa-biasa saja, justru Yesung sangat gugup. Gara-gara ucapan Taeyeon yang terkesan menjodohkan itu Yesung jadi bingung mau bicara apa pada Sooyoung. Ia berpikir, rasa sayangnya pada Sooyoung hanya sebatas rasa sayang terhadap adik. Tapi dalam hatinya, rasa sayangnya itu bukan hanya sebatas rasa sayang terhadap adik. Tapi lebih. Ya, ada rasa ingin memiliki. Tapi semuanya sulit untuk diungkapkan.

Rasa canggung ini ternyata dirasakan oleh Leeteuk. Ia melihat Sooyoung jadi pendiam dan enggan bicara. Begitu juga Yesung. Ia hanya bercanda dengan Yoona dan Yuri. Padahal beberapa hari ini Sooyoung dan Yesung terlihat dekat. Apa mereka sedang bertengkar? Atau, ucapan Taeyeon tadi pagi membuat mereka canggung dan enggan bicara satu sama lain? Entahlah. Itu semua hanya mereka yang tahu.

Taeyeon bahkan merasa tidak enak sudah membuat keduanya canggung. Yup! Taeyeon juga sudah pasti merasakan kecanggungan antara Yesung dan juga Sooyoung. Tapi sayangnya ia sendiri pun canggung untuk membahas soal tadi pagi. Takut Sooyoung pergi lagi kekelas dan membuat semua yang ada dimeja bingung. Jadi, ia memilih untuk diam sampai ada waktu untuk bicara pada Sooyoung.

” Sooyoung, sepertinya kau dan Yesung oppa bertengkar ya?” bisik Sunny. Sooyoung menggeleng. ” Lantas? Kenapa dia dan kau tidak saling sapa? Bukankah tadi pagi kau dan dia masih bicara?” tanya Sunny.

” Tidak papa. Aku dan Yesung oppa tidak bertengkar kok.” jawab Sooyoung meyakinkan. Ia tak menjelaskan kenapa ia dan Yesung diam saja tak bicara sedikitpun. Karena ia sendiri juga tidak tahu kenapa. Tiba-tiba suasana mereka jadi canggung.

” Hei, Sunny, Sooyoung! Bisik-bisik sendiri! Lebih baik kalian bergabung disini! Yesung oppa mau menunjukkan sesuatu!! Kau juga Hyoyeon!” panggil Yoona. Sunny tersenyum. Lalu menghampiri Yesung, Yoona dan Yuri. Begitu pula dengan Hyoyeon.

” Kesempatanmu untuk baikan dengan Yesung oppa!” bisik Hyoyeon sambil menepuk pundak Sooyoung lembut. Sooyoung tersenyum maksa.

” Sepertinya Yesung kakak yang baik ya. Aku saja tak bisa membuat kedua adikku girang begitu.” puji Siwon pada yang lain. Sooyoung langsung blushing. ” Kau tidak menghampirinya Sooyoung?” tanya Siwon.

” Mmh, ini aku mau menghampirinya.” jawab Sooyoung sambil beranjak menghampiri Yesung. Yesung tersenyum saat Sooyoung mendekat. Sooyoung balas tersenyum. Ternyata Yesung sedang memberitahu video terbaru dari sejarah-sejarah korea dan lainnya.

Nggak salah jika Siwon memujinya seperti itu. Yesung memang seorang kakak yang baik. Dia bukan hanya membantu dalam setiap pelajaran. Tapi juga membantu setiap apa yang menurutnya bermanfaat dan menarik. Yeah, meski orang-orang yang tidak dekat dengannya menganggap dia aneh.

” Waaah,, jadi korea itu sejarahnya seperti ini…” ujar Hyoyeon kagum. Diikuti dengan anggukan Sunny dan Yoona. Sooyoung tersenyum kecil.

” Wuaahh,, tentaranya tampan!” seru Yuri saat melihat tentara yang masih muda dan badannya berotot. Yoona dan Sunny langsung menoyornya dari dua arah. ” Aww! Sakit tahu!” protes Yuri. Lagi-lagi Sooyoung hanya tersenyum kecil.

Manis. Senyum yang manis. Ucap Yesung dalam hati. Ia selalu memperhatikan apa yang Sooyoung lakukan. Termasuk saat Sooyoung tersenyum. Dan menurutnya, senyum Sooyoung sangat manis. Sepertinya Yesung memang menyukai Sooyoung.

TENG!! TENG!!

Bel masuk berbunyi. Yoona, Sunny, Yuri, Hyoyeon dan Sooyoung cepat-cepat pergi ke kelas. Tapi sebelum Sooyoung pergi, Yesung menahan tangan Sooyoung. Sooyoung berbalik dan menatap Yesung.

” Mwo?” tanya Sooyoung bingung.

” Pulang nanti, aku akan mengajakmu pergi kebukit. Kau mau?” tawar Yesung. Sooyoung tersenyum.

” Ne, oppa. Sepulang sekolah ya…” Sooyoung menyanggupi tawaran Yesung. Lalu melepas genggaman tangan Yesung dan pergi. Yesung menatap kepergian Sooyoung dengan senyum tipis menghiasi bibirnya.

” Aku titip adikku. Jaga dia. Aku tahu kau menyukainya.” kata Leeteuk yang entah sejak kapan sudah ada dibelakang Yesung. Yesung hanya tersenyum menanggapinya. Lalu pergi kekelas menyusul Siwon yang sudah lebih dulu ke kelas.

###

Pulang sekolah memang hal yang paling menyenangkan bagi siswa SMA manapun. Apalagi jika sepulang sekolah ini ada acara dengan pacar atau dengan teman yang lain. Terutama untuk Sooyoung. Dia sangat senang Yesung mengajaknya ke bukit itu. Ya, meskipun sering, tapi ini pertama kalinya Yesung yang mengajaknya pergi ketempat itu.

” Sudah siap? Ayo kita pergi.” kata Yesung. Sooyoung yang sudah duduk diboncengan mengangguk. Lalu mereka pergi.

Sesampainya dibukit itu, Sooyoung langsung tiduran dirumput hijau itu. Matanya menatap langit-langit dan bibirnya menyunggingkan sebuah senyum. Senyum bahagia. Yesung pun duduk disampingnya.

” Hmmm, tumben oppa mengajakku kesini?” tanya Sooyoung sedikit meledek.

” Tak apa. Hanya ingin mengajakmu saja. Tak boleh?” tanya Yesung balik.

” Boleh sih. Aku bilang kan tumben.” jawab Sooyoung tenang. Yesung tersenyum. ” Oppa, tempat ini sangat indah. Semoga saja tempat ini tidak hilang.” kata Sooyoung polos.

” Hilang? Perkataanmu seperti anak kecil.” ledek Yesung sambil mengacak-acak rambut Sooyoung.

” Ah, oppa! Rambutku rusak nanti! Aku sudah menyisirnya dengan rapi!” protes Sooyoung sambil merapikan rambutnya. Yesung tertawa kecil mendengarnya. ” Kenapa oppa malah tertawa?!” omel Sooyoung.

” Kau ini lucu sekali.” kata Yesung tanpa bermaksud meledek. Sooyoung tersenyum saja dibilang seperti itu. Yesung malah mengeluarkan HPnya dan memfoto Sooyoung yang sedang tersenyum seperti itu. Sooyoung yang sadar kalau difoto oleh Yesung langsung protes.

” Oppa! Hentikan mempaparazzi seperti itu! Hapus fotoku!” protes Sooyoung sambil berlari mengejar Yesung yang sudah lari lebih dulu.

” Aku sudah bilang, kau ini lucu. Jadi tak ada salahnya jika aku memfotomu.” kata Yesung beralasan. Sooyoung tidak terima hingga akhirnya dia mendapatkan HP Yesung. Ia segera mencari fotonya yang tadi. Tapi…

” Kenapa banyak fotoku disini?!” ujar Sooyoung saat melihat banyak foto dirinya di HP Yesung. Sooyoung menatap Yesung.

” Mwo? Kenapa menatapku? Ada yang salah?” tanya Yesung gelagapan.

” Kenapa banyak fotoku di HPmu oppa?” tanya Sooyoung mennyelidik. Yesung nyengir. ” Jawab oppa!” desak Sooyoung.

” Karena kau adalah objek yang sangat bagus untuk difoto, jadi aku foto saja dirimu.” kata Yesung tenang. Sooyoung langsung blushing. Ia tak menyangka Yesung banyak mengambil fotonya. Apa itu tandanya Yesung suka padanya? Nggak mungkin. Yesung oppa hanya menyayangiku sebagai adik!

” Aku tak akan kuat menghapus semuanya.” keluh Sooyoung.

” Ya, kalau begitu jangan kau hapus. Biarkan aku menyimpannya.” kata Yesung.

” Baiklah. Aku akan biarkan oppa menyimpannya.” Sooyoung mengizinkan. Ia kembali melihat-lihat foto yang ada di HP Yesung. Lalu berhenti disatu foto yang nama fotonya adalah Nicole-Yesung 4eva. Disitu terlihat Yesung sedang memeluk mesra seorang gadis. Melihat itu, hati Sooyoung terasa perih sekali. Gadis itu sangat cantik. Beda jauh dengan dirinya.

Melihat wajah Sooyoung yang tiba-tiba murung, Yesung jadi heran. ” Kau kenapa, Sooyoung? Apa yang kau lihat?” tanya Yesung. Sooyoung cepat-cepat mengeluarkan foto itu dan memberikan HPnya ke Yesung.

” Aku ingin pulang.” kata Sooyoung sambil beranjak. Yesung mengikuti dan langsung mengantar Sooyoung pulang.

###

Malamnya, saat Leeteuk dan Sooyoung sedang santai di ruang tamu, tiba-tiba Sooyoung teringat sesuatu. Ia menatap Leeteuk dengan tatapan ragu. Ia malu jika harus mengutarakan ini pada oppanya.

” Ada yang ingin kau bicarakan?” tanya Leeteuk yang ternyata tahu apa yang dipikirkan oleh adiknya.

” Mmh, enggak oppa. Nggak ada.” jawab Sooyoung lirih.

” Bicarakan saja. Siapa tahu aku bisa membantu.” kata Leeteuk sambil menatap Sooyoung.

” Aku ingin tanya. Apa Yesung oppa pernah punya pacar yang bernama Nicole?” tanya Sooyoung ragu-ragu. Leeteuk langsung kaget saat Sooyoung menanyakan hal itu.

” Darimana kau tahu?” tanya Leeteuk balik.

” Yesung oppa masih menyimpan fotonya.” jawab Sooyoung tambah lirih. Hatinya seperti teriris-iris. Sakit sekali.

” Ya, mereka putus karena Nicole meninggalkan Yesung sendiri tanpa kabar.” kata Leeteuk. Mendengar itu, Sooyoung ingin menangis.

” Apa Yesung oppa masih menyukainya?”

” Entahlah. Kau patah hati?”

” Mungkin. Dadaku terasa sesak.”

” Aku sudah duga kau menyukainya. Aku yakin, Yesung juga menyukaimu.”

Sooyoung menggeleng. ” Dia hanya menyayangi aku sebagai adiknya.”

” Jadi kau merasa cintamu bertepuk sebelah tangan?” Sooyoung mengangguk. Tanpa sadar, ia memeluk kedua lututnya dan menyembunyikan wajahnya diantara kedua lututnya. Ia mulai menangis.

Melihat bahu adiknya bergetar, Leeteuk langsung memeluknya dengan sayang. Ia bisa mengerti dengan apa yang dirasakan adiknya. Sakit. Itu sudah pasti. Kasihan adiknya. Ia tahu baru kali ini adiknya itu merasakan cinta. Pasti sulit untuk menerima rasa sakit hatinya.

” Aku tahu aku memang nggak pantes buat Yesung oppa. Oppa pasti tahu kan gadis bernama Nicole itu lebih cantik dari aku.” curhat Sooyoung sedih.

” Kata siapa? Kau bahkan lebih cantik dari perempuan manapun.” puji Leeteuk tulus.

” Oppa bilang begitu hanya karena aku adik oppa, kan?! Coba kalau oppa bukan kakakku. Pasti oppa lebih memilih Nicole dibanding aku! Semua cowok sama saja!” omel Sooyoung. Leeteuk tersenyum.

” Hei, tak semua cowok seperti itu, Sooyoung.” kata Leeteuk.

” Entahlah. Mungkin aku akan berusaha melupakan perasaanku pada Yesung oppa.”

” Kau yakin? Pelan-pelan saja. Semua ada tahapnya, Sooyoung.”

” Aku yakin.”

” Tapi jika Yesung ternyata juga menyukaimu?”

” Nggak mungkin Yesung oppa suka padaku. Dia saja masih menyimpan fotonya bersama Nicole. Sudahlah oppa. Hanya buang-buang waktu membicarakan impian muluk.”

” Kau itu tidak sadar ya? Fotomu dan foto Nicole saja lebih banyak fotomu yang dia simpan. Mana mungkin dia tidak menyukaimu.”

” Dia hanya bilang aku adik yang lucu. Makanya dia memfotoku.”

” Terserah kau sajalah.”

###

Esoknya, seperti biasa, Yesung menjemput Sooyoung dirumahnya. Bersikap biasa saja seolah tak terjadi apa-apa. Itulah Sooyoung. Meski hatinya merasakan sakit luar biasa, tapi ia bisa menyembunyikannya.

Meski begitu, Yesung tahu apa yang sudah dilihat oleh Sooyoung kemarin. Ia merasa menyesal belum menghapus fotonya dan Nicole. Padahal itu sudah lama sekali. Sudah 3 tahun yang lalu. Ia yakin, pasti Sooyoung berpikir macam-macam.

Suasana canggung sangat terasa sepanjang perjalanan menuju sekolah. Biasanya, Yesung dan Sooyoung selalu bercanda-canda sepanjang perjalanan menuju sekolah, sekarang diam. Seperti membisu. Mereka sama-sama bingung mau bicara apa. Padahal banyak hal yang bisa mereka bicarakan.

Tapi biarlah. Biar suara deru motor saja yang memecah keheningan diantara mereka. Biar suara kendaraan-kendaraan lain sajalah yang memecah kesunyian diantara mereka.

Sesampainya disekolah, kelas XII heboh kedatangan murid baru. Yesung tidak peduli. Dia asala masuk saja dan duduk ditempatnya. Ia bahkan tidak memperhatikan kalau para sahabatnya memperhatikannya dengan air muka yang sulit diartikan.

” Hei Yesung! Kau tidak lihat anak baru itu?” tanya Siwon. Yesung tak mengerti. Apa pentingnya melihat anak baru yang tak dikenalnya?

” Buat apa? Nanti juga lihat. Memang perempuan?” tanya Yesung cuek.

” Yakin? Aku prihatin padamu. Lihatlah dulu.” kata Heechul.

” Ah, untuk apa?! Aku tak peduli.”

Sementara itu, kelas Sooyoungpun juga ramai murid baru. Laki-laki katanya. Banyak yang bilang anak baru itu tampan. Tapi Sooyoung sama sekali tak peduli. Ia tak tertarik pada anak baru itu. Hatinya sedang tak ingin dimasuki oleh orang lain dulu.

” Ah, tampan sekali lho, anak barunya!!” seru Sunny melting. Sooyoung hanya tersenyum tak menanggapi.

” Iya. Aduuh, aku tak menyangka ada cowok setampan itu masuk kelas kita.” puji Hyoyeon seperti tak ingat kalau dia memiliki Heechul. Begitu juga Sunny. Sepertinya ia tak ingat kalau ia telah memiliki Sungmin.

” Kalian berdua ini! Memang Heechul oppa sama Sungmin oppa mau ditaruh mana kalau kalian memuji-muji anak baru itu?” sindir Sooyoung kesal. Sunny dan Hyoyeon langsung cemberut.

” Hei, katanya kelas ini kedatangan murid baru yang tampan ya?” tanya Yoona dan Yuri bersamaan.

” Kalian berdua ini sama saja dengan Sunny dan Hyoyeon. Memang Kibum sama Eunhyuk mau kalian taruh mana kalau kalian memuji-muji anak baru itu?!” sindir Sooyoung lagi. Yoona dan Yuri langsung cemberut.

” Kau nggak normal ya, Sooyoung? Masa kau tidak tertarik pada murid baru itu?” tanya Yoona.

” Aku tak tertarik. Bagiku yang seperti itu tidak penting.” jawab Sooyoung cuek.

Tak lama, teriakan riuh terdengar memasuki kelas mereka. Seseorang masuk dengan gaya coolnya dan membuat Yoona, Yuri, Sunny dan Hyoyeon bengong. Sooyoung menggoyangkan tangannya didepan wajah keempat temannya. Dan mereka sama sekali tak berkutik.

” Huh! Wanita-wanita bodoh ini benar-benar sangat bodoh!” keluh Sooyoung kesal. Ia kembali ke tempat duduknya.

” Hai!” sapa seseorang. Sooyoung mendongak. Sesosok namja tinggi dan putih ada didekatnya. Sooyoung mengerutkan kening.

” Ada apa?” tanya Sooyoung polos.

” Kau sudah lupa padaku ya, wortel?” sindir namja itu. Sooyoung tersenyum sumringah.

Wuih, siapa ya, namjanya??
TBC yaa…

40 responses

  1. Setelah baca part 1 qw penasran bnget bwt cari kelanjutannya n begonya qw cari dtag an soo eonnie yg jmhnya udah puluhan n ternyata dtagan itu gag ada kelanjutan FF inu,qw sempet sedih tpi tiba2 aja qw ingt kl klik foto admin pasti keluar semua ff’a,,,

    Tpi klnjutannya ko sedih siea,soo eonnie qw salah paham n knp yesung oppa gag coba jelasin aja…,qw kira part ini yg terakhir tpi ehh msh tbc n yg bikin qw sedih pas liat2 judulnya kya’a gag ada kelanjutannya kn author padahal ceritanya bagus loh
    Lanjutin lagi donk author ampe selesai

  2. Lanjutin dongg chapter 3 nya, baru baca nih tapi seru banget, susah soalnya nyari yang cast nya sooyoung sama yesung, padahal merek cocok (˘̩̩̩,˘̩̩̩ƪ)
    Aaa pokoknya daebakk (•̯͡.•̯͡) lanjut dongg

  3. LANJUT thor , aq penasaraan siapa sih si cowok dan si cewek anak baru itu , aq coba tebak pasti mereka yang menggangu hubungannya sooyoung dan yesung *SOK TAU BANGET,hahaha….. , HARUS LANJUT !!!

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s