Egoistic Part 1

Tittle:Egoistic

Author: Ahn Jun Kyong(Nadya Fauziah)

Cast: Lee Taemin (SHINee),

Ryu Hwayoung(T-ara),

Choi Minho (SHINee)

Park Ji Yeon (T-ara)

Others: Jonghyun(SHINee),Ahn Jun Kyong(Author) other cast still Hiden

Genre:  romance

Length: Series

Rating : PG-13-15 maybe,,,

NB:Annyeong guys…..perkenalkan saya penulis baru disini…..semoga kalian bisa menerima saya…ini adalah FF pertama saya jadi saya mohon setelah membaca FF saya yang masih amatir ini untuk berkomen dengan iklas..XD

Kalau mau lebih ngerti baca teasernya dulu

https://adhiyaputriff.wordpress.com/2011/03/15/teaser-egoistic/#more-860

SIDERS MENJAUH KAU!!!

DAN DILARANG KERAS PLAGIAT FF SAYA!!!



TAEMIN POV:


“Mianneyo Hyoyoung!!!”

Mimpi itu terus menghantuiku,selama kurang lebih 2 tahun setelah kejadian yang sangat pahit bagiku.Kejadian yang telah mengubah diriku yang tadinya seseorang yang suka megumbar senyumku menjadi seperti sekarang,orang yang sering bersedih.Sempat aku terpikir mengapa saat itu aku tak percaya dengan-Nya.Kenapa aku lebih percaya dengan Ego-ku.Dan kenapa aku bisa melakukan itu semua.Padahal aku masih mencintainya.

Flashback:


Oppa..aku takut…!”.

“kamu takut apa???”.

“Aku takut, aku akan kehilanganmu sama seperti aku kehilangan semua orang yang aku sayangi”.

“tenang saja aku akan selalu ada di sisimu chagiya….”.

“Janji…???”.

“i’m promise i will beside you forever”.

End Flashback


Setelah aku terbangun dari mimpi buruk yang selama 2 tahun ini menghantuiku, aku mencoba untuk tidur kembali tapi aku takut mimpi itu akan datang lagi, sehingga kuputuskan untuk keluar dari apartemenku ini, untuk mencari udara segar.Setengah jam lebih aku berjalan tampa arah di cuaca yang dingin ini, karna memang sekarang adalah musim dingin dan aku hanya memakai pakaian yang kurang pantas untuk di cuaca seperti ini.Akhirnya kuputuskan untuk masuk ke Mini Market yang berada diseberang jalan untuk membeli minuman, tepatnya untuk menghangatkan badanku yang telah menggigil ini.Saat memasuki Mini Market ini pikiranku hanya ingin membeli minum untuk menghangatkan badanku, sehingga sapaan kasir yang berada disampingku kuabaikan tanpa melihatnya.Setelah menemukan minuman yang telah ku cari aku langsung menuju tempat kasir dan kulihat seorang Yoeja yang melihatkan badan belakangnya karna sedang mengangkat telepon.Setelah beberapa lama akhirnya Yoeja itu mengakhiri pembicaraannya dengan seseorang itu,sepertinya ia tidak menyukai perkataan seseorang yang ditelepon itu, terbukti dengan nada bicaranya yang kasar tapi apa peduliku itu adalah urusan yoeja itu bukan urusanku.

Author POV:


Setelah yoeja itu mengakhiri teleponnya dengan seseorang ia membalikkan badannya dan menyapa pelanggan pertamanya hari itu.
“Anyeonghaseyo” sapa yoeja itu kepada pelanggan Namja yang ada didepannya.

Tapi Namja yang melihatnya itu malah diam dan membeku di tempat,seperti sedang melihat sesuatu yang seharusnya tidak dilihatnya.
Karna penasaran yoeja yang bernama Ryu Hwayoung itu bertanya kepada Namja yang ada di depannya. “Apa anda baik-baik saja???”.

Namun kembali, Si Namja yang menurut yoeja ini aneh kembali diam membisu.

Setelah beberapa lama akhirnya Namja itu membuka suaranya, kata pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ryu Hyoyoung…???!”.

“Ryu Hyoyoung?? Namaku bukan Ryu Hyoyoung ahjussi, namaku Ryu Hwayoung.Kenapa ahjussi memanggil saya dengan sebutan Ryu Hyoyoung??”.

TAEMIN POV:


Yoeja yang tadi berbicara di telepon itu berbalik menghadapku.Betapa terkejutnya saat aku melihatnya, Apakah dia adalah Hyoyoung? Tapi mana mungkin yoeja yang sedang berdiri di hadapanku adalah Hyoyoung, Hyoyoung kan sudah meninggal???. Pikiran itu membayangiku terus menerus hingga aku sempat tidak mendengar apa yang ia bicarakan kepadaku.Akhirnya aku memberanikan diri untuk bertanya kepadanya. “Ryu Hyoyoung???!”.
yoeja itu menjawab pertanyaaku dengan bingung “Ryu Hyoyoung?? Namaku bukan Ryu Hyoyoung ahjussi, namaku Ryu Hwayoung.Kenapa ahjussi memanggil saya dengan sebutan Ryu Hyoyoung??”.

“Ryu Hwayoung??? Aku tidak tahu bahwa Hyoyoung punya saudara kembar.”

“maksud ahjussi??? Saya tidak mengerti apa yang ahjussi bicarakan.” Jawab yoeja yang sepertinya makin bingung dengan arah pembicaraanku dan dia.

“Bukan apa-apa ini uangnya.” Kuberikan uangku kepada yoeja yang bernama Hwayoung kalau tidak salah dan langsung meninggalkannya begitu saja.

Ryu Hwayoung POV:


Aku melihat seorang Namja yang berjalan menuju Mini market ini.Kelihatannya ia sangat kedinginan, tampak dari bibirnya yang kulihat sudah membiru, pantas saja Namja itu kedinginan, dia hanya memakai pakaian yang tipis dan tidak memakai jaket, apa orang itu sudah michin(Sinting)? Masa pergi jalan-jalan dengan pakaian seperti itu di cuaca yang sangat dingin ini.Tapi apa peduliku dia kan bukan orang yang kukenal.

Namja itu masuk kedalam Mini Market yang sedang kujaga ini sebagai kasir, Maklum aku berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja jadi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari aku bekerja part time di tempat ini.kusambut dia dengan ucapan “Annyeonghaseyo” tapi sepertinya ia tidak memperhatikanku. Mungkin ia sedang buru-buru sehingga ia tidak memperdulikanku yang menyapanya.setelah Namja itu mengambil minuman yang ada di ujung tempat ini ia berbalik dan sepertinya ia akan menghampiriku, namun saat aku ingin menyapanya lagi terdengar suara *Michin deushi noonmoori na eeruhda na juhngmal mooseun eel nar guh gata* dari hp ku, memang suara hp ku adalah lagu 2AM, maklum aku adalah salah satu penggemar setia 2AM.Kuangkat teleponku dan menyapa orang yang meneleponku  “Yeoboseyo?” sapaku kepada orang yang meneleponku ini. “ya..!!! Hwayoung~ah….KAPAN KAMU AKAN MEMBAYAR UANG SEWA RUMAH HAH!!” teriak seseorang yang sudah tidak asing ditelingaku ini. “Aku akan membayar secepatnya…Ahjumma tidak usah khawatir..” balasku sekenanya karna kalau aku menjawab aku belum punya uang pasti ahjumma akan tambah marah kepadaku. “Baguslah kalau begitu..Awas kalau kamu telat lagi membayar uang sewanya, aku usir kamu dari kontrakanku!” .

Setelah selesai berbicara dengan ahjumma yang super duper cerewet itu aku membalikkan badanku untuk menghadap pembeli pertamaku hari ini.Kusapa dia dengan ucapan “Annyeonghaseyo” tapi yang kudapat dari Namja tersebut adalah tatapan bingung dari wajah Namja yang kulihat cukup manis.Karna dia tidak menjawab sapaanku dan sepertinya dia terlihat bingung dan pucat saat melihatku, aku beranikan diri untuk untuk kembali bertanya “Apa anda baik-baik saja???” Namun Namja ini malah tetap diam membisu.Setelah beberapa lama Namja itu akhirnya membuka suaranya “Ryu Hyoyoung…???! “

“Ryu Hyoyoung?? Namaku bukan Ryu Hyoyoung ahjussi, namaku Ryu Hwayoung.Kenapa ahjussi memanggil saya dengan sebutan Ryu Hyoyoung??” aku menjawab pertanyaannya dengan bingung, Karna sepengetahuanku namaku dari dulu Ryu Hwayoung bukan Ryu Hyoyoung.

“Ryu Hwayoung??? Aku tidak tahu bahwa Hyoyoung punya saudara kembar.”
“maksud ahjussi??? Saya tidak mengerti apa yang ahjussi bicarakan” kataku sambil menatapnya dengan penuh kebingungan.

“Bukan apa-apa ini uangnya.” Kata Namja yang aneh itu dan langsung meninggalkanku, padahal belum sempat aku memberikan kembalian uangnya, namun Namja itu telah pergi dari hadapanku.

______________

“Akhirnya sampai juga aku di kontrakan kesayanganku” kataku, padahal tidak ada siapa-siapa dirumahku ini.Setelah beberapa lama aku berbaring di tempat tidurku aku kembali teringat dengan Namja Aneh yang bertanya padaku tadi pagi.Dan yang ada dipikiranku adalah kenapa Namja itu memanggilku Ryu Hyoyoung? Dan sepertinya nama itu tidak asing di telingaku, sepertinya nama itu pernah aku dengar, tapi dimana ya??? Akh sudahlah kejadian itu sudah berlalu dan juga mungkin aku tidak akan bertemu Namja aneh itu lagi.

Taemin POV:


Setelah aku sampai dirumah, kubaringkan badanku di atas sofa panjang yang ada di ruang tamu apartemenku,sambil mencoba menghapus ingatanku tentang Yoeja yang mirip Hyoyoung ku yang sudah meninggal 2 tahun silam.Tapi setelah beberapa menit aku mencoba menyingkirkan ingatan itu, aku malah mengingat masa lalu ku dengan Hyoyoung.

Flashback:


Chagiya ini aku Hyoyoung, bisa kita bertemu?”

“kebetulan aku sedang ingin makan siang denganmu,kita bertemu dimana?

“Di bar yang ada di ujung pasar Dongdaemun, kamu bisa kan kesini chagiya…?”

“Tentu saja bisa, apa sich yang aku tidak bisa untuk Yoejachinnggu ku ini..”

“Baiklah aku tunggu disana, saranghae chagiya….”

“Na  Do Saranghae”

Setelah mendengar suara Yoejachingguku yang cantik, aku langsung menaiki mobilku ketempat yang telah kami janjikan, Maklum dia adalah tipe Yoeja yang paling benci untuk menunggu.

Akhirnya sampai juga aku ke tempat Bar yang telah kami janjikan.Namun betapa terkejutnya aku saat aku melihat dia dipeluk oleh seorang Namja yang tidak asing lagi kulihat, ia adalah Minho, Sahabatku.Aku tidak bisa menahan emosiku ini, karna ini bukan pertama kalinya aku melihat Hwayoung bersama Minho. Aku sudah sering melihat mereka pergi bersama tanpa sepengetahuanku.Akhirnya aku menghampiri Namja brengsek yang telah memeluk yoejachingguku dan langsung aku memukul mukanya,tapi rasanya belum puas aku memukul wajahnya itu kuangkat tanganku lagi dan langsung memukul bagian perutnya.Saat aku ingin memukul Namja Brengsek itu yang ketiga kalinya, tanganku di cegah oleh seorang yoeja, yang aku tahu itu pasti Hyoyoung.
“Kamu mencegahku memukulnya!!! ,hah…benar dugaanku kamu memang mencintainya, aku saja yang terlalu bodoh untuk tidak mempercayai kenyataannya…!!!”

“Bukan begitu Chagiya….kamu salah sangka aku dan Minho tidak ada hubungan apa-apa, kami hanya….” belum selesai Hyoyoung berbicara kuputuskan untuk memotong pembicaraannya.
“Hanya apa?! Hanya saling mencintai hah!!! Hanya ingin menipuku!!! Ya aku tahu aku memang Taemin yang pabo….Taemin yang pabo karna mempercayai perkataanmu kalau kamu mencintaiku!!!”

“Kami hanya teman biasa….tadi dia memelukku karna….” sekali lagi aku memotong pembicaraannya.

“Dia memelukmu karna kamu mau kan!!! Aku sudah lihat daftar telepon masuk di Hp mu dan disitu banyak nomor Minho!!! Bukan nomorku!!! Aku memang salah telah mencintaimu!!! Kamu bukan yoeja yang kukira lugu dan baik melainkan hanya seorang yoeja murahan!!!

Akupun pergi meninggalkannya dengan Namja brengsek yang sepertinya pingsan karna pukulanku. Aku menaiki mobilku tanpa arah yang pasti yang jelas aku ingin pergi menjauh dari Yoeja itu.
setelah seharian aku menaiki mobilku tanpa arah akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke apartemen Hyoyoung.
“Tok…tok…tok…” aku menggedor pintunya dengan keras, padahal aku bisa menekan tombol apartemen untuk membunyikan bel apartemennya, tapi tidak terpikir olehku karna yang kupikir sekarang adalah untuk melihat wajahnya itu. Setelah beberapa lama akhirnya ia membukakan pintu untukku.Dan saat ia membuka pintunya kulihat seorang Namja yang tertidur di sofanya,lebih tepatnya namja itu adalah Minho.Aku tidak bisa menahan rasa marahku kepada Hyoyoung.Dengan cepat kuambil pistol yang ada di saku belakang celanaku dan mematukkan arah pistolku kepada Hyoyoung.Dan disaat itu juga ia terjatuh dihadapanku.Dan kata terakhir yang terucap dimulutnya adalah “SARANGHAE TAEMIN” ,lama kelamaan badannya mulai dingin mukanya mulai pucat dan disaat itulah aku sadar bahwa ia telah pergi dari dunia ini.Meninggalkanku.

End Flashback


Semenjak kejadian itu aku terus menyalahkan diriku.Minho telah menjelaskan semuanya bahwa aku salah paham terhadapnya dan Almarhum Hyoyoung.Hyoyoung dan Minho sering bertemu karna Hyoyoung meminta Minho mencari seseorang, dan saat itu Minho memeluk Hyoyoung itu karna Minho mabuk,karna terlalu sedih mendengar berita bahwa yoeja yang ia cintai akan menikah dengan namja lain.Memang bodoh diriku telah mempercayai egoku tanpa mendengar penjelasan Hyoyoung.Akh sudahlah itu sudah berlalu, yang berlalu biarlah berlalu, tidak usah aku ingat-ingat lagi.Tapi kenapa aku terus teringat oleh Yoeja yang bernama Hwayoung itu? Apa mungkin karna wajahnya yang sangat mirip dengan almarhum Hyoyoung ya???  Tapi aku bingung kenapa ada di dunia ini yang wajahnya sangat mirip padahal mereka bukan saudara kembar.Sepertinya aku harus menyelidiki siapa yoeja yang mirip Hyoyoungku ini.

Author POV:


Setelah bertekat untuk mencari tahu tentang Yoeja yang berwajah mirip dengan Almarhum Hyoyoung, Taemin segera keluar dari apartemennya menuju Mini market tempat Yoeja yang bernama Hwayoung itu bekerja.Namun saat ia masuk kedalam Mini market tempat ia bertemu dengan Hyoyoung ia tidak menemukan yoeja itu disana.Taemin mencoba bertanya dengan yoeja yang ada di kasir itu.

“Maaf, yoeja yang tadi pagi jaga di kasir ini kemana ya mba….(sambil melihat Id card yang ada di baju yoeja itu)…Park Ji Yeon??”
“Mungkin maksud anda Ryu Hwayoung?”

“Iya benar…apa dia sedang pergi keluar?”

“O…Hwayoung, dia sudah pulang dari tadi sore, jam kerja dia hanya dari jam 5:00 KST sampai jam 17.30 KST”

“Kalau boleh tahu alamat rumahnya dimana ya?”
“Di jalan Gwapsu no 23, lantai 5 nomor 27”kenapa ia bertanya alamat Hwayoung ya? Apa jangan-jangan ia penjahat lagi?…akh mana mungkin Namja seganteng dia penjahat.kata Ji Yeon di dalam hatinya.

“Gomawo atas bantuannya ya…Park Ji Yeon-ssi…”

“Ne cheonmaneo maissumnida…owh ya nama anda siapa yach?”

“Owh ya sampai lupa namaku Lee Taemin panggil saja Taemin”

“Ne…kamu bisa panggil aku Ji yeon, tidak usah nama panjangku”

“Ne Ji Yeon-ah….aku sudah ingin pulang…senang bertemu denganmu Ji Yeon-ah….annyeong!”

“Ne annyeong!” aku juga senang bertemu denganmu Lee Taemin…..ya tuhan semoga aku dapat bertemu dengan Namja ganteng yang benama Taemin lagi…amiend, Kata Ji yeon di dalam pikirannya.

Hwayoung POV:


Kok aku masih memikirkan cowok aneh itu ya? Padahal aku baru sekali bertemu dengannya.Akh…apa sih yang aku pikirkan…sadar Ryu Hwayoung dia hanya Namja aneh yang baru kamu kenal…!!! Sebaiknya aku tidur saja dari pada memikirkan Namja yang namanya saja aku tidak tahu.

“TING TONG”….suara bel kontrakanku berbunyi, padahal baru saja aku ingin memejamkan mataku.Siapa sih…malam-malam begini mengganggu orang.Kubuka sedikit pintu kontrakanku dan kulihat ada seorang Namja yang datang kerumahku…eh tunggu….sepertinya aku pernah melihatnya.
“Anyeonghaseyo Hwayoung-ssi, na Taemin Imnida”

“Ne Anyeong, apa kita saling kenal Taemin-ssi?” aku menanyakan pertannyaan itu kepada namja yang bernama Taemin itu.
“Kita tidak saling mengenal tapi kita pernah bertemu,tepatnya tadi pagi saat Hwayoung-ssi berkerja di Mini market.”

“O…kamu namja aneh yang tadi pagi ya?” aduh keceplosan ngomong…gimana ini apa dia bakal marah?. Dasar Pabo Hwayoung.

“ke..ke…ke…ia saya Namja aneh yang tadi pagi mengganggu anda”
“Taemin-ssi tidak mengganggu saya kok…oh ya tunggu sebentar” kututup pintuku dan membukanya kembali dengan pintu yang terbuka lebar. “Silahkan masuk Taemin-ssi, maaf rumah saya berantakan,karna saya tidak tahu akan ada tamu yang berkunjung kerumah saya.”

“Gomawo…dan tidak apa-apa kok…malah ini salah saya karna saya tidak memberi tahu akan kedatangan saya hari ini…ini semua karna saya tidak tahu nomor Hp Hwayoung-ssi”

“Tidak apa-apa kok Taemin-ssi, oh ya tau dari mana alamat rumah saya?”aku bertanya kepada namja yang duduk di depanku,karna memang setahuku aku tidak pernah memberi tahu alamat rumahku.
“Tadi saya pergi mencari anda di Mini market, tapi Hwayoung-ssi sudah tidak ada di Mini Market lalu saya bertanya kepada Nona Ji Yeon dimana alamat rumah anda.

“Oh Ji yeon….memangnya ada perlu apa anda mencari saya?”

“Saya ingin…”belum sempat namja itu berbicara, aku sudah memotong pembicaraannya.
“Anda ingin meminta kembalian uang yang anda bayar tadi ya? Tenang saja saya akan kembalikan” kataku karna sepertinya ia mencari ku karna itu, soalnya tadi kan aku belum ngasih kembalian belanjaan dia.

“Ahni,saya kesini karna ada yang saya ingin tanyakan.”

“Taemin-ssi ingin bertanya apa? Sepertinya serius?” terpancar dari raut wajahnya aku dapat melihat bahwa ini hal serius.

“Apakah Hwayoung-ssi mengenal yoeja yang bernama Ryu Hyoyoung?”

“mmm…..sepertinya saya tidak mengenal yoeja yang bernama Hyoyoung.”

“Apa benar?”jawab namja itu dengan muka penasaran.

“Saya benar-benar tidak mengenal Yoeja yang anda maksud,Taemin-ssi” Jawabku meyakinkan.

“Kalau begitu saya saya pamit pulang…senang bertemu denganmu”

“Tidak mau minum dulu?”

“Tidak usah Hwayoung-ssi,kalau begitu Annyeong”
“Tunggu sebentar…bolehkah aku meminta nomor telepon anda Taemin-ssi?” akh….apa yang aku katakan, aku kan tidak terlalu mengenal dia, kenapa aku meminta nomor Telepon Namja itu.PABO..Hwayoung!.

“Ini kartu namaku disitu ada nomor teleponku,kalau begitu sampai jumpa.”

“Ne…sampai jumpa”

Kenapa aku senang ya saat ia datang kesini.Padahal kan aku baru kenal dia tadi pagi.Apa jangan-jangan aku menyukainya? Akh…mana mungkin masa aku bisa jatuh cinta sama seseorang yang baru kukenal.

Author POV:


Setelah beberapa hari setelah kejadian itu.Setiap hari Hwayoung terus memikirkan Namja yang bernama Taemin itu.Sedang apa dia? Apa dia sudah mempunyai pacar? Apa dia memikirkan Hwayoung? Pikiran itu terus saja mengganggunya setiap hari.Hingga akhirnya ia teringat tentang seorang Namja yang dulu pernah memanggilnya dengan nama Ryu Hyoyoung sama seperti nama yoeja yang ditanyakan oleh Lee Taemin. Ia berinisiatif untuk menelepon Lee Taemin karna sepertinya informasi ini sangat penting untuk namja tersebut dan ini adalah satu-satunya kesempatannya untuk bertemu kembali dengan namja itu.

*Michin deushi noonmoori na eeruhda na juhngmal mooseun eel nar guh gata*bunyi suara Hp Taemin yang sedang di cas diatas meja belajarnya.Hp nya berulang kali berbunyi namun tidak juga diangkat oleh Lee Taemin karna namja tersebut sedang mandi di Kamar mandi,sehingga ia tidak mendengar suara hp nya yang berbunyi berulang kali.

Beberapa menit kemudian Taemin keluar dari kamar mandinya, setelah Taemin selesai berpakaian ia mengambil  HP nya yang sudanh selesai di carger nya.Begitu terkejutnya ia melihat banyak nya Miss Call di hpnya apalagi nomer itu nomor yang sama.

Taemin POV:


Wah..ternyata dari tadi ada yang meneleponku, sepertinya penting karna kalau tidak penting kenapa ia menelepon sampai 23 kali.Sebaiknya aku telepon balik walau aku tidak tahu siapa yang meneleponku ini. Tiiit….tiit…tiit…. “Taemin-ssi.”Suara seorang Yeoja yang mengangkatnya. “Ne Yoeboseyo,kenapa anda menelepon saya tadi ya?” Kataku kepada Yoeja yang tadi memang meneleponku.
“Ne, Hwayoung imnida, ada yang ingin aku bicarakan dengan Taemin-ssi, Bisa kita bertemu?

“Memangnya apa yang ingin Hwayoung-ssi bicarakan dengan saya?”

“Sepertinya tidak bisa saya bicarakan di telepon, lebih baik kita bertemu saja,bagaimana?

“Baiklah, tapi bertemu diamana?”

“Kamu tau Kafe es krim yang ada di sebelah Mini Market tempat kerjaku?”

“Ne…aku tahu”

“Kita bertemu disana saja,bagaimana?

“Baiklah, sampai berjumpa disana Hwayoung-ssi”

“Ne, sampai jumpa”

Setelah 20 menit akhirnya Taemin sampai ditempat yang dijanjikan itu.

Aku mencari-cari yoeja yang sudah janjian denganku setelah beberapa lama akhirnya aku melihat yoeja itu yang duduk di meja paling belakang dekat kaca di Kafe itu.

“Annyeonghaseyo Hwayoung-ssi boleh aku duduk?”

“Annyeonghaseeyo Taemin-ssi silahkan duduk”

“Apa yang ingin Hwayoung-ssi bicarakan dengan saya?”

“Lebih baik kita memesan Ice Cream dulu.”

“ne”

“Waiters menyu jom juseyo?”

“Taemin-ssi mau Ice Cream rasa apa?”

“mmm…rasa cokelat saja.”

“kebetulan itu rasa kesukaan saya juga, Waiters Chokholit ice creameul du ge juseyo.”

Aku tidak menyangka rasa ice cream kesukaannya sama dengan rasa kesukaan Hyoyoungku, Tapi mungkin kebetulan.

“Algesseumnida. Jom gidaryeo juseyo”

“Sebenarnya ada yang ingin aku beritahu kepada Taemin-ssi” jawab Hwayoung yang sedang duduk dihadapanku.

“Tentang apa?”.

“Tentang Yeoja yang tempo hari kamu tanyakan itu”.

“Maksudmu Ryu Hyoyoung?”.

“Ne…..sepertinya aku mengingat sesuatu yang berkaitan tentang dia.”

“Tantang dia?” sepertinya suaraku naik dua tingkat karna mendengar kalau ia mengingat sesuatu Tentang Hwayoungku.

“Silahkan menikmati Ice creamnya” kata pelayan yoeja itu.
“Ne, kamsahamnida” kataku kepada pelayan itu.

“Aku mengingat sekitar Dua tahun yang lalu ada seorang namja berambut hitam yang memanggilku dengan sebutan Ryu Hyoyoung,sama sepertimu saat pertama kali memanggilku dengan sebutan itu.Lalu aku bertanya pada namja itu apakah dia memanggilku, karna aku tidak terlalu yakin bahwa ia memanggilku, dia memanggilku dengan nama Ryu Hyoyoung bukan Ryu hwayoung,Namja itu sepertinya kelihatan bingung melihatku karna aku menanyakan pertanyaan itu.Lalu namja itu tertawa dan berkata “masa kamu tidak mengenalku, aku kan sahabatmu”.tapi aku jawab “maaf aku benar-benar tidak mengenalmu.” lalu aku langsung pergi dari situ.Dan semenjak kejadian itu aku merasa ada yang mengikutiku setiap hari, tapi beberapa bulan kemudian aku merasa orang yang mengikuti sudah tidak pernah mengikuti aku lagi.”

“Apakah ciri-ciri namja itu tinggi,berambut hitam,dan suaranya agak sedikit basah?”

“Ne, orang yang menanyakan ku saat itu memang mempunyai ciri-ciri seperti itu”

Aku langsung pergi dari kafe itu tanpa pamit ke Hwayoung.Karna aku ingin menemui Minho,karna ku yakin namja yang dimaksud oleh Hwayoung adalah dia.
setelah beberapa jam perjalananku ke Busan, akhirnya aku sampai juga ke rumah Minho.

“Ting Nong” kutekan tombol bel rumahnya,karna tidak ada yang menjawab aku tekan lagi tombol rumahnya,terdengar suara dari dalam rumahnya dan beberapa saat kemudian, Pintu rumahnya terbuka dan kulihat Minho yang sepertinya habis minum-minuman keras, memang kudengar semenjak pernikahan wanita yang ia cintai yaitu tepatnya Ahn Jun Kyong dengan Jonghyun ia sering mabuk-mabukan.Tapi tidak kukira sampai separah ini.

“Taemin…sudah lama kita tidak bertemu.” Kata Minho sambil mengucek-ucek matanya ,entah mungkin karna ia tidak percaya aku datang kesini atau munkin karna ia habis bangun dari tidur.

“Minho-ah,ada yang ingin kutanyakan denganmu,bisa kita berbicara di dalam?”

“Baiklah…silahkan masuk.”

Ia mempersilahkanku masuk kerumahnya. Saat aku masuk,aku melihat banyak sekali botol-botol minuman keras yang tergeletak disana-sini,sepertinya Minho benar-benar sangat kehilangan Ahn Jun Kyong.

“Silahkan Duduk,chinggu.”Minho mempersilahkanku untuk duduk di sofanya.

“Ne”

“Jadi apa yang ingin kau tanyakan Taemin~ah?” Minho membuka pembicaraan kami berdua.

“Mmm….Begini, Saat pemakaman almarhum Ryu Hyoyoung, Kamu bilang bahwa Hyoyoungku sering bertemu denganmu karna ia menyuruhmu untuk mencari seseorang tapi kamu tidak memberi tahu aku siapa orang yang disuruh Hyoyoung untuk kamu cari.Sebenarnya siapa orang yang dicari Hyoyoung?”

“….” Minho terdiam mendengar pertanyaanku,Lalu kuputuskan untuk bertanya kembali.

“Apa mungkin orang yang disuruh oleh Hyoyoung untuk kamu cari adalah kembarannya?”

“Kembarannya? HAHAHA….Taemin~ah kamu lucu sekali,mana mungkin Hyoyoung mempunyai kembaran.” Minho tertawa kepadaku,tapi sepertinya Minho tertawa karna dipaksakan.

“Sudah jangan bohong Minho….aku sudah tahu semuanya, Aku sudah bertemu dengan orang yang mirip dengan Hyoyoung dan dia sendiri yang bilang bahwa kamu pernah mengiranya kalau dia adalah Hyoyoungku,dan pasti kamu kan yang sering mengikutinya? Sebenarnya apa yang terjadi sehingga Hyoyoung menyuruhmu untuk menyelidikinya hah?”

“Sebenarnya Hyoyoung menyuruhku untuk menyelidiki yoeja yang mirip dengannya,karna dia penasaran apa benar yoeja itu adalah kembarannya,Jadinya setiap hari aku mengikuti yoeja itu dan hasil yang kudapat adalah memang benar mereka adalah kembaran.”

“Tapi kenapa mereka tidak tahu kalau mereka adalah kembaran?”

“Itu karna, kamu tahukan kalau Hyoyoung hanya tinggal dengan eommanya,dan setelah kuselidiki itu karna saat Hyoyoung dan Hwayoung kecil orang tua mereka bercerai,Hyoyoung ikut dengan eommanya sedangkan Hwayoung ikut dengan appanya,lalu beberapa tahun kemudian saat Hwayoung berumur 10 tahun appanya meninggal karna penyakit kanker sehingga Hwayoung dititipkan dirumah tante nya tapi sayangnya saat appanya meninggal, ia sama sekali tidak diberitahu oleh appanya kalau ia mempunyai kembaran.Jadi itulah kenapa mereka tidak mengetahui bahwa mereka adalah kembaran.”

Minho menjelaskan panjang lebar tentang Hwayoung dan Hyoyoung kepadaku,tapi yang aku tidak tahu kenapa Minho ataupun Hyoyoung tidak memberi tahuku tentang hal ini. Apa Hyoyoung tidak mempercayaiku?atau mungkin menurutnya aku tidak penting? Entahlah mana yang benar tapi aku merasa terbohongi.

“Pasti kamu sedang berfikir kenapa Hyoyoung dan aku tidak memberitahumu tentang hal ini.iyakan?”tebakan Minho membuatku bingung bagaimana bisa ia tahu apa yang aku pikirkan saat ini, Apa dia paranormal?

“Aku bukan paranormal loch….he…he…he… aku hanya tahu saja apa yang dipikiranmu saat ini.Kamu tahu kenapa dia menyembunyikan tentang ini semua?”

“Ahni”Jawabku singkat.

“Itu semua karna ia tidak mau memberimu beban,dan ia mau memastikan dulu apa benar mereka kembar,makanya hari itu saat ia menelponmu untuk bertemu,itu sebenarnya karna ia ingin memberi tahu tentang hal ini tapi kamu salah paham tentang hubunganku dengan dia.Di hari itu aku sedang mabuk karna pernikahan Ahn Jun Kyong dan Jonghyun, dia menghiburku tapi aku malah memeluknya karna terlalu sedih.Dan saat itu juga kamu datang dan melihatku berpelukan dengan Hwayoung.”

Hwayoung POV:


“Aku mengingat sekitar Dua tahun yang lalu ada seorang namja berambut hitam yang memanggilku dengan sebutan Ryu Hyoyoung,sama sepertimu saat pertama kali memanggilku dengan sebutan itu.Lalu aku bertanya pada namja itu apakah dia memanggilku karna aku tidak terlalu yakin bahwa ia memanggilku karna dia memanggilku dengan nama Ryu Hyoyoung bukan Ryu hwayoung,Namja itu sepertinya kelihatan bingung melihatku karna aku menanyakan pertanyaan itu.Lalu namja itu tertawa dan berkata masa kamu tidak mengenalku aku kan sahabatmu.tapi aku jawab maaf aku benar-benar tidak mengenalmu lalu aku langsung pergi dari situ.Tapi semenjak kejadian itu aku merasa ada yang mengikutiku setiap hari, tapi beberapa bulan kemudian aku merasa orang yang mengikuti sudah tidak pernah mengikuti aku lagi.”

“Apakah ciri-ciri namja itu tinggi,berambut hitam,dan suaranya agak sedikit basah?”

“ne, orang yang menanyakan ku saat itu memang mempunyai ciri-ciri seperti itu”

Itulah kalimat terakhir pembicaraanku dengan Namja bernama Taemin sebelum dia pergi tampa pamit denganku.Aku dibuat bingung dengan kelakuannya itu,Kenapa Taemin meninggalkanku,tanpa pamit? Apa aku tidak penting baginya,sehingga ia langsung meninggalkanku.Pikiran itu terus berputar di kepalaku sampai-sampai kerjaku tidak beres dan dimarahi oleh Ahjumma yang mempunyai Mini Market dan yang lebih parah lagi sekarang aku terbebani dengan satu pikiran lagi, Bagaimana aku akan membayar uang kontrakanku minggu ini,padahal Ahjumma pemilik kontrakanku telah memberikan aku waktu dua minggu untuk membayarnya dan sekarang tinggal satu minggu lagi dari waktu yang diberikan Ahjumma dan aku tidak mempunyai uang sedikitpun kecuali uang untuk makanku.Sepertinya minggu ini minggu yang paling memusingkan,Apa lebih baik aku kerumah Ji yeon yah?? Sekarang kan dia sedang libur kerja.Ya lebih baik aku kerumahnya.

Setelah beberapa menit aku berjalan dari kontrakanku ke rumahnya,akhirnya aku sampai juga.

“Ting Nong” aku menekan tombol rumah sahabatku,Ji Yeon dan beberapa lama kemudian pintu rumah Ji Yeon terbuka.

“Hwayoung…..?”

“Ji yeon apa aku mengganggu?”

“Tentu saja tidak…malah aku senang kamu main kerumahku,akhir-akhir ini aku sudah jarang melihatmu”

“Mmm bolehkah kita berbicara di dalam rumahmu? Aku sudah kedinginan diluar sini…he…he…he…”kataku tanpa malu-malu karna aku dan Ji yeon memang sudah saling kenal dari kecil sehingga aku sudah tidak malu untuk mengatakan kalimat itu”

“He…he…he…aku memang pabo bukannya mengajak kamu masuk dulu baru kita mengobrol malah sebaliknya,Mian Hwayoung~ah…silahkan masuk” Ucapnya untuk mempersilahkan aku masuk.

“Kamu mau minum apa,Hwayoung?”

“Kamu seperti tidak tahu aku aja Ji Yeon~ah,Biasa Orange juice he…he…he….”

“Arraseo,tunggu sebentar ya chinggu”

“Ne”

Setelah beberapa lama akhirnya Ji yeon mengeluarkan minuman kesukaanku,sambil membawa kue-kue kecil.

“Jadi merepotkan”

“Memang kamu selalu merepotkanku”

“Ke…ke…ke….Mian chinggu”

“Jadi apa yang kamu mau ceritakan?”

Aku menjelaskan semuanya kepada Ji Yeon dari peristiwa pertemuanku dengan Namja aneh bernama Taemin sampai tagihan kontrakanku,setelah menjelaskan semuanya kepada Ji Yeon rasanya semua beban ini teratasi satu persatu.

“Sepertinya masalahmu banyak sekali chinggu,oh ya…masalah uang kontrakan aku bisa meminjamkan uangku untuk kamu pakai,Bagaimana?”

“Ani….aku akan membayar dengan uangku sendiri,tapi gomawo telah menawarkan” sahutku

tapi sebenarnya aku sendiri tidak tahu akan dapat uangnya dengan cara apa, aku menolak tawaran Ji yeon karna aku tahu dia lebih membutuhkan ,eommanya sedang dirawat dirumah sakit karna kecelakaan yang menimpa eommanya setahun yang lalu yang membuat eommanya koma selama selama setahun ini.Jadi aku tidak mau menerima tawarannya.

“oh….ya sudah kalau begitu, oh iya kamu beruntung sekali bisa kenal dengan Namja seganteng Taemin”

“Ganteng??? Apa kamu sakit??? Orang seANEH itu kamu bilang ganteng?”

“Memang dia ganteng kok, kamunya aja yang gak sadar,sepertinya kamu benci sekali dengan Namja bernama Taemin itu.”

“Aku memang benci dia” kataku bohong,masa aku bilang aku suka Namja itu padahal kami baru kenal.Bisa-bisa Ji Yeon menertawakanku.

“Bener nih??? Hati-hati Benci bisa jadi Cinta loh???”

“Aduh jangan sampai dech aku suka Namja itu!”lagi-lagi aku berbohong dengan Ji Yeon.

“Bener nggak nih kamu gak suka Namja itu?”

“Akh taulah,aku mending pulang,lagian sekarang sudah malam,aku pulang dulu ya Ji Yeon,Anyeong!”aku langsung pulang tampa mendengar balasan sapaan Ji Yeon karna sepertinya mukaku sudah mau memerah karna Ji yeon terus membicarakan namja bernama Taemin itu.Aku takut Ji yeon melihat mukaku dan tertawa.

Ji Yeon POV:


Apa benar yang dikatakan Hwayoung kalau dia tidak menyukai Namja itu?

Jangan-jangan dia bohong lagi?

Kenapa aku jadi kepikiran itu terus? Apa jangan-jangan aku cemburu?

Akh ngaco kamu Park Ji Yeon…!!! masa suka sama cowok yang baru dikenal.

Tapi kalau Hwayoung memang suka dengan Taemin kenapa aku harus cemburu?

Aku kan seharusnya senang mendengar kalau Hwayoung menyukai Taemin, itu berarti Hwayoung akhirnya melupakan cinta pertamanya.Bukankah itu yang aku mau dari dulu?

Taemin POV:


Sudah seminggu ini aku terus memikirkan yoeja yang ternyata kembaran Hyoyoungku…

Kenapa aku terus memikirkannya ya???

Apa jangan-jangan aku menyukainnya?

Dari pada aku terus menerus memikirkannya lebih baik aku bertemu dengannya,sekalian minta maaf karna aku telah meninggalkannya waktu itu.

Sudah setengah jam aku menelepon Hp Yoeja itu tapi tidak ada yang mengangkatnya.

Apa jangan jangan terjadi sesuatu dengannya?

Lebih baik aku ke tempat kerjanya untuk memastikan Hwayoung baik-baik saja.

Author POV:


Taemin membuka pintu Mini Market tempat Hwayoung,atau lebih tepatnya kembaran kekasihnya yang telah tiada.Saat itu juga sepasang mata yoeja yang sedang bertugas menjadi kasir di tempat itu menoleh melihat Taemin,yang sudah tidak asing lagi dimatanya.

“Kau? Sedang apa kau kemari?!”seru Hwayoung yang sepertinya masih marah dengan Namja yang menurutnya aneh itu.

“Apakah kalimat ini yang kamu ucapkan kepada semua pembeli yang datang?”Ucap Taemin untuk menggoda Hwayoung.

“Ahni…aku hanya mengucapkan kepada namja yang tidak tahu sopan santun!” Hwayoung memang sedang sangat marah pada Taemin saat itu,bukan karna Taemin meninggalkannya saat itu melainkan karna ia sudah sangat jarang melihat Taemin akhir-akhir ini.Aneh memang karna yoeja itu baru mengenal Taemin,tapi hati yoeja itu telah terisi oleh TAEMIN.

“O….seram….jadi kamu sedang marah denganku? Karna aku meninggalkanmu saat itu? Mian…”

“Sepertinya kalimat itu sangat mudah di ucapkan.Apa tidak ada kalimat lain selain kalimat ‘Maaf’?

“Bagaimana kalau kita makan siang bersama?Aku traktir?”

“Nyogok nich ceritanya?”.

“He…he..he…kalau kamu tidak mau nggak apa-apa sich”

“Eitss…kata siapa saya menolak?”.

“Jadi kamu mau memaafkanku?” Ucap Taemin dengan mata berbinar.

“Kata siapa aku memaafkanmu Taemin~ssi.Aku hanya tidak mau membuang rezeki”

“He…he…he…kaja”.

Seoul,12:31 KST

At Chung Hea Soo San


“Mmm…Apa makanannya enak?” Ucap Taemin membuka pembicaran,yang semula sunyi.

“Lumayan”.balas Hwayoung singkat.

“Syukurlah….oh ya kenapa nomor teleponmu tidak bisa dihubungi?”

“Kamu meneleponku?”

“Iya sudah berkali-kali aku mencoba menelepon Hwayoung tapi selalu saja nomormu tidak aktif.”

“Sebenarnya….sebenarnya HP ku sudah kujual untuk membayar uang kontrakanku bulan ini”.Hwayoung menundukkan mukanya kebawah.

“Kenapa kamu tidak memberitahukanku? Kamu kan bisa meminjam uang dariku”.Ucap Taemin sambil memegang kedua pipi Hwayoung untuk menegakkan mukanya.

“Maaf tidak memberitahukanmu sebelumnya, aku tidak mau merepotkanmu lagian kita baru kenal beberapa minggu,masa aku langsung meminjam uang kepadamu,kurasa itu akan tidak sopan.”

“Lain kali kalau kamu membutuhkan sesuatu bilang denganku,aku akan memberikannya untukmu….karna aku…..karna aku….”air keringat Taemin bercucuran saat ingin meneruskan kalimat nya.

“Karna kamu kenapa?” Ucap Hwayoung penuh penasaran.

“Karna aku….mencintaimu Hwayoung,aku tidak bisa memungkiri perasaanku”.

“Jangan bercanda Taemin ah~….ini tidak lucu”.

“Aku serius Hwayoung, aku ingin kamu menjadi milikku”.

“Tapi aku…..”

“Tenang saja….aku tahu kamu masih bingung dan karna itu aku akan memberikan waktu,kamu tidak perlu memberikan jawabannya sekarang”.

_____________

Sudah seminggu tepatnya setelah pertemuan yang tidak disangka-sangka itu oleh Hwayoung dan sudah satu minggu juga Hwayoung bingung akan jawaban yang akan diberikannya untuk Taemin, dilubuk hatinya yang paling dalam dia menyukai Taemin, tapi secara realistik dia merasa ada yang aneh dengan Taemin, dia merasa perasaan cinta Taemin terhadapnya salah, dia merasa bahwa ada sesuatu yang membuat Taemin mengatakan hal itu.

AUTHOR POV:

At Chung Hea Soo San

“Apa yang mau kamu minum Hwayoung~ah?”. Taemin membuka pembicaraan yang semula diam.

“Terserah kau saja Taemin”.

“Oh baiklah kalau begitu saya memesan 2 Ice cream rasa coklat”.sahut Taemin kepada waiter yang ada didepannya.

“Taemin ada sesuatu yang aku ingin tanyakan sebelum aku menjawab pertanyaanmu minggu lalu,tapi kamu harus menjawabnya dengan jujur”.

Taemin mengangguki permintaan Hwayoung dengan senyuman kecil yang terpampar diwajahnya.

“Huft….langsung saja….apa kamu mencintaiku?”.Pertanyaan Hwayoung sanggup membuat Taemin terdiam sesaat…. lalu tiba-tiba saja Taemin mendaratkan sebuah ciuman lembut dibibir Hwayoung yang membuat Hwayoung merasa jantungan sesaat karna ciuman Taemin yang tiba-tiba.

“Apa kamu masih tidak percaya dengan Perasaanku ini???”.
“A-ahni…”jawab singkat Hwayoung sambil menetralkan jantungnya yang berdetak tak seperti biasanya.

______________

* Falling Love nae soneul kkog jab-ajwo
I’m Wanna Be nae gyeot-eman-iss-eo jwo
Oh Happy Day nae modeungeol julgeoya
I Can’t Stop neoman-eul na saranghae
Oh Shiny Day nae haengboghan misowa
It’s So Sweet nae sujub-eun seolleim
Take My Heart nan neoege julgeoya
I Can’t Stop neol hyanghan naesarang-eul
Love~*

Hwayoung POV:


#Dear Diary….hari ini tepat seminggu aku jadian dengan namja itu….dan seminggu pula aku merasakan kasih sayang yang indah dari dia…entah ini mimpi atau tidak, aku harap semua in tidak akan berakhir…karna aku… mencintainya….

Taemin adalah anugerah terindah yang pernah diberikan Tuhan padaku…..Terima kasih Tuhan karna telah memberikan namja sebaik dia…..#

TIN TIN…..
suara klakson motor yang selalu kusambut akhir-akhir ini…awalnya aku tidak terbiasa dengan bunyi klakson yang membuatku terbangun dari tidur…..walaupun aku agak kesal dengan dia….tapi aku bisa mengerti dengan maksudnya menjemputku pagi sekali…ahni bukan pagi tapi malam menurutku yang benar saja, dia menjemputku jam 3:45 KST……terlalu pagi untukku bekerja…..tapi menurutnya justru aku tidak memanfaatkan waktuku dengan sebaik mungkin jika aku tidak bangun pagi….iya sich kalau aku bangun pagi aku bisa datang lebih tepat waktu ketempat kerjaku dan aku bisa meminta Taemin membantuku untuk membersihkan Mini market ini…he…he..he…tapi kan aku paling malas bangun pagi!!!….tapi bagaimana lagi aku tidak sanggup menolak permintaan Taemin dengan Puppy eyes nya itu.

______________

“Hwayoung~ah…..” sahut Ji yeon saat baru datang Ke Mini market tempat mereka bekerja.

“Ji Yeon….kok kamu datang jam segini? Bukannya kamu jaga kasir jam setengah enam?”

“Ini dia kabar bagusnya katanya Bos aku bakal kerja jadi pagi bareng kamu.”

“Jinjayo???”

Jiyeon menganggukan kepalanya sebagai arti iya, dan mereka pun berloncat-loncat riang bersama untuk beberapa saat, sampai Hwayoung berhenti loncat karna ingin menyampaikan sesuatu.

“Ada apa Hwayoung apakah ada yang ingin kamu sampaikan ke aku? Tanya Jiyeon yang mengerti bahwa raut muka Hwayoung tanda ia ingin menyampaikan sesuatu.

“Mmm….sebenarnya Aku…..Aku sudah Jadian dengan Namja yang pas itu aku ceritakan.”

“MWO…?”

TBC

Gmn suka gak dengan FF ku ini…?

Mian ceritanya kurang bagus karna aku sebagai penulis baru disini jadi masih harus belajar

Aku bakal nulis lanjutannya kalau banyak yang Coment

Jadi aku Mohon tolong komentar kalau sudah membaca….
Soalnya Coment di Teaser FF ini mengecewakan….sedikit yang coment…padahalkan aku udah bikin capek-capek…..kalau misalnnya sekarang ff ini yang coment sedikit SAYA MALES NULIS LANJUTANNYA!!!!.

JADI KEPUTUSAN LANJUT ATAU NGGAK NYA FF INI TERGANTUNG KALIAN PARA LYERS…
MAU LANJUT ATAU NGGAK….????

30 responses

  1. eonnie aku dtg..
    sperti bys ff ny slalu bgs..
    jln crtny ak sk apalagi kalau scene MinJi couple ny d bnyakin..*author:hey liat donk pemeran utamanya itu Taemin sama Hwayoung..*
    saya mau bilang next part ny jgn lma” sya sdh tdk sbar arasseo hhaa..*reader gila*

    • Gomawo saeng udah coment….
      Chukkae yach dah jadi author🙂

      Bwat part selanjutnya mungkin hari senin ataw selasa di post…
      Trus klu banyakin MINJI COUPLE nya….mmm…nanti diusahain….🙂
      Pokoknya Gomapta dech…udah coment…:)

  2. saeng sayang..
    ceritanya udah bagus, tapi jangan terlalu banyak pengulangan kalimat yah

    untuk penulisan da yg slh, di ralat yah kyk misalnya : yoeja bukan sprti itu tp yg bnr yeoja, da lagi, bkn anyeonghaseyo tapi anneyonghaseyo>>mian kalo sotoy

    tapi seperti itulah adanya🙂
    over all bagus😀

    onn prcaya km pasti bs jd author yg qualified😀

    cuma untuk cerita awal, jgn trlalu serem yakkk >> kayak korban” cinta >>apadeh
    wkwkwkwk

    • EONNIE…..!*teriak2 GAJE*
      Gomawo udah baca FF aku….
      and sarannya….juga makasih bagt…eon🙂
      Mian banyak kalimat yang diulang sama banyak kata2 yg salah….
      Maklum masih bljr….🙂
      Aku seneng bgt eonnie dah mampir bwat baca FF aku…
      Cheongmal Gomawo udah baca and coment eonn…🙂

    • Gomawo udah baca and comment yach🙂
      Bwat Minji Couple nya lagi diusahakan….
      d tunggu part selanjutnya yach….🙂

  3. Wow,,,critanya lumayan panjang chingu…Jd puasss bgt baca’nya,,,hhehe
    aq reader bru d sini jdi bru baca ni ff,trnyata lanjutan’nya udah banyak…
    Taemin k0q tega gitu yaa ama ye0ja chingu’nya sendiri,,giliran hyoyoung ga ada aja nyesel bgtt,,wah ada minji jg,,krend krend…
    nice ff,,,

  4. annyeong🙂
    Ini FF yang paling panjang aku bikin soalnya ini FF pertama aku…
    bikinnya juga berbulan2….
    dulu sempat mikir nggak mau dipublish soalnya kepanjangan….
    v ternyata pas diposting dapat Comment yang luar biasa…🙂

    Gomapta udah baca and comment chinggu🙂
    sering2 baca and comment FF aku yach…🙂

  5. Annyeong….
    Mian kalau baru menampakkan diri disini….*emangnya setan ya?? ke ke ke~😀 *
    saya Reader baru disini…..

    baru Nemu nie FF….ceritanya panjang banget….
    tapi aku suka…..
    apalagi ada MINJI couple nya….
    Hwa~ jadi tambah suka…..
    ditunggu ya part berikutnya….🙂

    • Annyeong…
      ahn jun kyong imnida….
      senang bisa dapat comment dari reader baru….

      part berikutnya udah ada kok chinggu d baca yach…🙂

  6. Maorengkyu: taemin
    kenapa kau menciumnya
    kau mau selingkuh dariku
    Taemin : anni chagi kau salah paham
    Maorengkyu : jinja
    Taemin : tentu, aku hanya munyukaimu saranghae
    Maorengkyu : nado saranghae
    (bercanda kok)

    wakakakakak
    ceritanya bagus deh………..

    • Hehehe~😀

      Taemin: Tapi Boong….#PLAK#*Dibunuh Maorengkyu pake Golok*😀
      Kidding…..😀

      Gomapta chinggu udah baca and comment🙂

    • Pacaran emang capek….
      soalnya pasti dikit2 ada masalah trus berantem….iya nggak??? kekeke~😀
      Gomapta chinggu udah baca and comment🙂

    • Annyeong chinggu
      aku Author dan Admin disini…meudt Join di KOFALO yach🙂
      Ini FF terpanjang yang pernah aku buat soalnya FF ini FF debut aku….kekeke~😀
      Nanti kpan2 aku buat yang lebih panjang lagi dech biar chinggu Tambah Puas😀
      Gomapta chinggu udah baca and comment🙂

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s