No Other Part 5-7 *End*

Annyeong haseyo kpopers setanah air😀

Ini ff perdana saya, jadi mohon comment”nya y.😀

Mianhae, kalo ceritanya gaje ato garing, namanya juga pertama, jadi masih grogi buatnya. xD

Sekian kata pengantar dari saya, buat yg udah baca mohon comment. \(^o^)/

Gomapseumnida *bow ^^

Title : No other ^^

Author : Lala Brigida

Genre : Romance, friendship

Length : Serries

Rating : G

Disclaimer : Me !! please do not copy paste. ^^v

Main cast :

Park Jungsu a.k.a Leeteuk

Lee Donghae a.k.a Donghae

Shin Hyesun a.k.a Hyesun

Lee Soora a.k.a Soora

Minor cast :

Other member Super Junior

Park Hyorim a.k.a Hyorim

Kim Hyuri. a.k.a Hyuri

Choi Kyuri a.k.a Kyuri

Han Woora a.k.a Woora

Kim Haneul a.k.a Haneul

Kim Kibum a.k.a Key Shinee

Lee Taemin & Lee Jinki, a.k.a Taemin & Onew (pinjem nama. xD)

Part 5

#brukk# aku pun jatuh bersimpuh.

“Ish..” gerutuku kesal

“Hyesun-ah? sedang apa kau di sini?” mendengar suara itu aku langsung mendongakkan kepalaku

“Donghae-ssi?? kau juga sedang apa di sini?” aku balik bertanya

“Aku akan battle dance hari ini di sini, kalau kau sedang apa?” dia membantuku berdiri

“Hari ini sekolah ku bertanding, dan aku juga menyemangati sahabatku di sini.” Aku menunjuk Hyorim yg berdiri di belakangku

“Ooh. Ah, ne mianhaeyo aku telah menabrakmu.” Donghae

“Gwenchanayo. Aku juga tidak apa-apa.”

“Donghae-ah!!” aku mendengar teriakan dari ruang ganti yg lain.

Mwo?? itu Leeteuk. Ish, aku sangat merindukan senyumnya. Leeteuk, kenapa kau tiba-tiba menghilang? Batinku terus bertanya.

“Ye hyung, sebentar lagi aku ke sana.”

“aku pamit dulu, kami akan tampil sebentar lagi. Kalau kalian sempat, saksikan kami ya.” Ucapnya tersenyum dan berlari meninggalkan kami.

-Leeteuk pov

Saat aku berteriak memanggil Donghae, dia..yeoja itu..yeoja yg sudah mencuri hatiku. Sudah lama aku tidak melihatnya. Walaupun baru sebentar aku mengenalnya, aku rindu dgn sikap polos dan senyum manisnya saat kami bercanda bersama di dorm. Tapi apa boleh buat, dia terlihat senang bertemu dgn Donghae. Hmh, mungkin dia memang benar-benar menyukai Donghae. Aku harus merelakannya.

Saatnya giliran kami, mataku terpaku pada salah seorang penonton di hadapan kami. Hah, lagi-lagi Hyesun kenapa kau selalu merasuki pikiran ku setiap aku melihat wajah polos mu itu? Aku benar-benar menyukai mu Hyesun. Tapi ada seorang yeoja yg juga yeoppo dan tubuh yg sempurna, terus memperhatikan dan tersenyum padaku. Tapi aku hanya memfokuskan mataku pada Hyesun.

Battle pun berakhir, dan kami pun keluar menjadi pemenang setelah mengalahkan 2pm (star dance battle 2010 xD).

“Hyesun-ah, ke sini.” Donghae memanggil Hyesun dan teman-temannya utk bergabung bersama kami.

Hyesun pun datang, dan menyapa kami semua dgn ramah. Dia terlihat sangat bahagia dan akrab mengobrol dgn Donghae. Ish, aku tidak sanggup melihat keakraban Hyesun dgn Donghae. Aku pun beranjak akan pergi. Tapi Donghae menarik tanganku.

“Mau kemana hyung? Ada yg ingin ku kenalkan padamu.” Perkataan Donghae membuat ku bingung.

“Annyeong Soora imnida, aku teman Hyesun.” oh ternyata yeoja yg tersenyum padaku saat kami tampil adalah teman Hyesun.

“ah, ne, Leeteuk iminida.” Aku membungkukkan badan ku.

“Hyung, aku dan Hyesun mau cari minum dulu. Soora-ssi, temani hyung ku ya. Kekeke” Donghae pergi sambil menggandeng tangan Hyesun. Hatiku sangat sakit melihat itu. Setelah agak jauh, Hyesun menoleh kepada ku dan menatapku dgn kosong. Sepertinya ada yg ingin dia ungkapkan.

Aku pun terus mengobrol dgn Soora. Ternyata dia yeoja yg baik dan juga ramah. Aku cukup senang berkenalan dengannya. Dan akhirnya kami bertukar no hp. Sejenak aku bisa tersenyum senang, tapi ketika aku mengingat perlakuan Donghae terhadap Hyesun, seolah-olah rasa senang itu hilang begitu saja..

– Hyesun pov

Aku sebenarnya tidak rela meninggalkan Soora dgn Leeteuk. Aku sangat menyukai Leeteuk, tapi kali ini sahabat ku yg menyukainya. Huh, aku hanya bisa pasrah kalau sampai Soora menjadi yeojachingu Leeteuk.

Hari demi hari pun ku lalui. Aku dan Donghae semakin dekat. Begitu pula dgn Soora dan Leeteuk. Aku, Soora, Hyorim, Hyuri, Kyuri, Woora, dan juga Haneul pun sudah mulai mengenal lebih dekat member SJ yg lain. Kami ber7 juga menjalin pertemanan yg baik dgn Super Junior.

Suatu hari, aku menenami Donghae dan member SJ lainnya latihan di SME. Mataku tertuju dgn seorang namja yg sedang duduk di pojok ruangan. Dia terlihat begitu tampan, dan cool. Tiba-tiba dia menoleh padaku, dan tersenyum. Ommona, senyumnya serasa membuat ku melayang.

“yaa!! Kau Hyesun!! ada apa kau melihat Kibum terus? Donghae mu ada di sana!” Eunhyuk dan Kyuhyun datang menggodaku.

“Anniyo, aku hanya bingung kenapa Kibum sangat pendiam? Dia juga jarang terlihat perform live bersama kalian.” Aku mengelak dari mereka berdua.

“Ye, Kibum hyung memang pendiam. Dan kalau soal dia jarang perform live bersama kami, itu karena dia memiliki kesibukan di dunia akting.” Jawab Kyu panjang lebar.

Beberapa menit kemudian…

Terlihat Soora datang membawakan bekal utk Leeteuk. Hmm, sudah 2minggu dia menjadi yeojachingu Leeteuk. ‘Ish, harusnya aku yg berada di posisi Soora’ gumamku dalam hati.

“Hyesun-ah kau kenapa? Apa kau sakit?” Donghae memegang kening ku memastikan apakah aku demam atau tidak.

“Anni, aku hanya lemas karna belum makan daritadi pagi. Kekeke.” ucapku mengelak.

“Mwo?? kenapa kau tak bilang daritadi?? Kajja kita pergi makan.” Donghae pun mengganti pakaian dan segera berpamitan pada member lain.

Aku bersyukur Donghae mengajakku pergi dari sana, aku sudah tidak tahan lagi melihat Soora yg semakin hari semakin mesra dgn Leeteuk.

– Leeteuk pov

Aku merasa gelisah melihat Donghae berpamitan dan pergi dgn Hyesun. ‘Park Jungsu!! Apa yg kau pikirkan! Ingat kau sudah punya Lee Soora!! Yeoja yg sangat tulus menyayangi mu!’ pikiran ku terus bergejolak. Tapi aku tetap tidak bisa membohongi perasaan ku bahwa aku tetap mencintai Hyesun. aku pun tertunduk lemas..

“Chagiya? Waeyo? Apa kau tidak suka makanan yg aku bawa?” Soora membuyarkan lamunanku

“anni chagi, aku hanya merasa kurang enak badan hari ini.” aku berbohong pada Soora

“Aigo, kajja kita pulang. Aku tidak mau namjachinguku tersayang sakit.” Soora membereskan tempat makanan yg ia bawa, dan segera pulang bersamaku.

————————————-

– Donghae pov

Hari ini aku sudah menyiapkan kejutan untuk Hyesun. aku akan mengungkapkan isi hati ku padanya. Semoga dia mau menjadi yeojachinguku.

“Hyesun, kita makan di restaurant favoritku saja ya.” Aku mengendarai mobil ku agak lamban

“Ne, terserah kau saja Hae. Aku ikut-ikut saja.” sahutnya singkat

Kami pun tiba di sebuah restaurant minimalis namun elegan.

“Ini adalah restaurant langgananku. Makanan di sini sungguh lezat.” Jelasku pada Hyesun.

“Ne, aku yakin kau punya selera yg bagus dalam masalah makanan. Lihat saja, kau sudah bertambah gemuk, pasti karna kau terlalu kuat makan.” Dia mengejekku dgn tmpang polosnya.

“Yaa!! Kau juga sudah bertambah gemuk, lihat pipimu, sudah seperti balon mau pecah!” aku mencubit pipinya yg chubby dan membalas meledeknya.

Kami pun terus bercanda, hingga pesanan makanan kami datang.

“Donghae-ah, aku tidak pernah memesan cake coklat ini.” Tanya Hyesun heran padaku.

“Memang, itu aku yg memesannya utk mu. Aku tau kau sangat suka coklat, makanya aku memesannya utk mu.”

“coba saja kau makan, rasanya sangat enak.” Aku mengedipkan mataku padanya dan menyuruh ia agar segera memakan kue itu.

Dia terlihat susah memotong potongan kue pertamanya.

#tingg# bunyi sendok dan piring itu beradu karna…..

Part 6

Hyesun pov

Saat aku memotong potongan kue pertamaku, ada sesuatu yg terasa mengganjal di dalam kue saat aku hendak memotongnya dgn sendok. Dan ternyata, di dalamnya ada cincin putih dgn permata berwarna biru langit, warna favoritku.

“Donghae-ah..” aku tak tau harus berkata apa lagi setelah melihat cincin itu

“Waeyo Hyesun? apa kau tidak suka dgn apa yg ada di dalam kue itu?” Donghae terlihat khawatir.

“anni, cincin ini begitu indah. Tapi apa maksud cincin ini di dalam kue ku?” aku mengeluarkan cincin itu dari dalam kue

Donghae langsung mengambil cincin itu dan memegang tangan kiriku.

“Hyesun, sudah cukup lama kita dekat. Semakin hari aku semakin menyukaimu, aku tidak bisa menyembunyikan perasaan ku terus. Jadi, maukah kau menjadi yeojachinguku?” pertanyaan Donghae benar-benar membuat ku kaget.

Aku bingung harus menjawab apa. Yg langsung terlintas di pikiran ku adalah Leeteuk! Ya, aku mencintainya, bukan Donghae! Aku menyukai Leeteuk, bukan Donghae! Dialah yg berhasil mencuri hatiku saat aku pertama kali melihatnya. Tapi Leeteuk sudah menjadi milik sahabatku Soora, apa yg aku harapkan lagi darinya?

“Hyesun-ah?” Donghae memegang lembut pipiku dan membuyarkan lamunanku

“Anniyo. Mianhaeyo aku diam. Aku masih tidak menyangka saja kau akan berkata seperti ini.” Aku berusaha terlihat tenang

“Ottoke? Apa kau menerimaku?” Donghae sekali lagi bertanya padaku.

“hmm, ne aku mau menjadi yeojachingumu.” Jawabku dgn tegas.

“Jinjja? Gomawoyo Hyesun-ah, aku berjanji tidak akan mengecewakanmu.” Ia memakaikan cincin itu di jari manis tangan kiriku dan mengecupnya.

“Kajja, kita harus merayakan ini.” Dia langsung menarikku keluar dari restaurant dan masuk ke dalam mobilnya.

————————————-

Author pov

Semua meber SJ ada di dorm malam ini. Mereka memang tidak punya jadwal malam ini. Di sana juga ada Soora yg sedang merawat Leeteuk, dan juga ada Haneul dan Hyuri yg sedang mengajari Kyuhyun, karena Kyuhyun adalah adik kelas mereka. Kemudian Hyorim, Kyuri dan Woora juga datang membawakan obat dan makanan pesanan Soora utk Leeteuk.

Leeteuk pov

#cklek# aku menoleh ke arah pintu, karna sepertinya ada yg datang.

“Annyeong. Waaah, ternyata semua orang ada di sini.” Donghae masuk melepaskan sepatu dan memakai sandal dalam rumah.

“Mwo?? Hyorim, Kyuri, Woora? Tidak biasanya kalian di sini?” aku sudah tau siapa yeoja yg datang bersama Donghae dan berkata seperti itu.

“Ye, aku membawakan pesanan Soora utk Leeteuk yg sedang sakit.” Hyorim menjelaskan pada Hyesun. dan seketika Hyesun langsung menatapku dgn tatapan khawatir. Aku tak mengerti mengapa ia menatapku sepert itu.

“karna semua orang sudah ada di sini, aku ingin memberitahukan kalian semua, kalau aku sudah resmi menjadi namjachingu Hyesun!” ia mengangkat tangan kiri Hyesun, dan memamerkan pada kami cincin yg begitu indah yg melingkar di jari manis Hyesun.

Aigo, wajahku terasa panas mendengar perkataan Donghae. Aku yakin, kesehatan ku semakin memburuk setelah malam ini. Yeoja yg aku cintai, sekarang sudah dimiliki orang lain. Tapi, saat aku memperhatikan wajah Hyesun, ia hanya tersenyum singkat dan tidak segembira Donghae.

“waahhh, chukkae!” Heechul dan Hankyung memberi pelukan selamat pada Donghae

“Chukkae hyung!” ucap Kibum, Kyuhyun, dan Wookie bersamaan.

“Sepertinya sekarang hanya ada EunSi saja, tidak ada EunSiHae lagi, karna Hae sudah dimiliki orang lain.” Ucapan Siwon diiringi tawa member yg lain.

“Yaa!! Dongsaengku!! Chukkae, akhirnya kau bisa memilikinya juga!” aku berpura-pura seakan-akan tidak merasakan sakit hati sedikit pun.

“waaaaaah!! Ternyata sekarang eonni kita sudah punya namjachingu.” Hyorim, Haneul, Hyuri, Woora, dan Kyuri berteriak bersamaan.

“Aku kira tidak ada yg mau dgn yeoja gila seperti dia.kekeke” Soora kini meledek Hyesun.

“Ish, utk ke2 kalinya kalian menyebutku eonni semenjak 3 tahun kita saling mengenal!” Hyesun terlihat kesal karena telah diledek oleh teman-temannya.

“Gomawoyo semua. Utk merayakannya, mari kita siapkan makan malam utk kita semua. Ada yg mau menemaniku membeli bahan makanan di Supermarket?” tanya Donghae pada yg lain

“Aku!!” jawab Heechul, Kangin, Shindong, Eunhyuk, dan Kyuhyun kompak.

“ish aku tau kenapa kalian mau ikut, pasti karna kau tidak mau membantu mempersiapkan yg lainnya di sini.” Wookie sudah mengetahui akal bulus hyung dan dongsaengnya.

“Chagiya, kau di sini saja ya. Agar kau tidak terlalu lelah.” Donghae berkata sangat mesra pada Hyesun. Hyesun hanya mengangguk lemah.

“Donghae, aku juga ikut. Aku mau membelikan sesuatu utk Leeteuk.” Soora juga ingin ikut dgn Donghae

“Chagiya, aku pergi sebentar ya.” Soora tersenyum lalu segera menyusul Donghae.

Teman-teman Hyesun dan dongsaengku yg lain, sedang sibuk membantu Sungmin dan Wookie di dapur utk mempersiapkan tmpat makanan yg akan dibeli Donghae. Karena aku kurang sehat, aku tidak bisa membantu mereka. Aku pun menuju ke balkon dorm. Hmmm, angin malam yg begitu dingin, tapi juga terasa segar buatku.

“Pakai ini.” Seseorang menyodorkan ku jaket yg cukup tebal.

“Hyesun-ah?” aku menatapnya tidak percaya, ternyata dia yg memberi ku jaket.

“Waeyo? Kau seperti melihat hantu saja.” jawabnya singkat.

“Anni, aku hanya kaget melihatmu tiba-tiba di belakangku.”

“Kau sakit apa? Kenapa bisa sakit? Apa kau tidak bisa jaga diri? Dasar namja pabbo, ceroboh, kau itu seorang leader yg harus memimpin dongsaeng-dongsaengnya, tapi sekarang malah sakit. Leader macam apa kau.” Aku terus menatap Hyesun saat dia terus memarahiku.

aigo, yeoja ini benar-benar cantik. Pantas saja Donghae menyukainya.

“molla..aku juga sebenarnya tidak mau sakit.” Jawabku singkat

“Hyesun-ah, aku ingin bertanya sesuatu padamu..” aku mulai menatapnya lekat-lekat

“Ne, tanyakan saja. selama aku masih bisa menjawabnya, akan ku jawab.” Dia mengangguk pasti.

“Kenapa setelah kau bertemu Donghae, kau menghilang begitu saja?”

Hyesun pov

Aku kaget mendengar pertanyaan Leeteuk. Aku tidak tau harus menjawab apa.

“bukannya kau yg menghilang?” aku balik bertanya padanya.

“aku bukannya menghilang, aku melihat kau bahagia bersama Donghae. Jadi aku memutuskan menjauhimu.” Jelasnya singkat

“apa kau mencintai Soora?” pertanyaan ku membuatnya terdiam

“molla, aku hanya merasa kasian padanya. Aku tak tega menyakitinya. Bagaimana dgn mu? Apa kau mencintai Donghae?” di balik bertanya padaku

“nado molla, aku juga kasian dengannya. aku juga tak bisa menyakitinya.” Aku juga menjawab sama dengannya.

“aku tak bisa membohongi perasaan ku. aku hanya memikirkan mu. Aku tidak rela melihatmu bersama Donghae!” nada bicaranya sedikit keras

“Jinjja? Aku juga hanya mencintaimu!! Aku selalu sakit hati melihat kau bersama Soora!! Tapi, kalau kau mencintai ku, kau pasti tidak akan menjadi namjachingu Soora..” ucap ku lemas

“aku tak tega merebut yeoja yg disayangi oleh dongsaengku.” Ia hanya menunduk lesu

“ne, aku mengerti posisimu. Aku juga tidak tega melihat Soora tanpa mu. Dia pasti sangat sedih, bila mengetahui kau tidak mencintainya..”

Suasana hening menemani kami..

“Kita jalani saja dulu dgn pasangan masing-masing. Yg penting aku sudah lega mengetahui perasaan mu yg sebenarnya.” Ia tersenyum dan mengacak-ngacak rambut ku.

“Saranghaeyo Shin Hyesun.” ia berbisik di telingaku dan segera masuk kembali ke dalam dorm.

——————————-

– Tempat parkir Supermarket

Donghae pov

“hyung, karna kita bawa 2 mobil, aku dan yg lain duluan saja ya membawa makanan ini. Kau sendiri saja yg menunggu Soora.” Kyuhyun menyuruh ku menunggu Soora yg masih mengambil barangnya yg tertinggal di dalam.

“ne, hati-hati.” Akhirnya aku bisa berbicara berdua dgn Soora.tbc (nah loo?Ada apa nh?)

Prev chapter :

“ne, hati-hati.” Akhirnya aku bisa berbicara berdua dgn Soora.

Part 7

– Author pov

Selama perjalanan pulang, Donghae dan Soora berbicara sangat serius. Donghae terlihat agak kesal dgn Soora…

Perayaan malam itu berjalan dgn meriah dan lancar. Mereka semua bersenang-senang bersama.

——————————-

Hyesun pov

Hah, tidak terasa sudah hampir seminggu aku menjadi yeojachingu Donghae. Aku mulai menyukainya, tapi aku hanya mencintai Leeteuk.

Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby

Lagu sorry sorry mengalun dari hp ku, ada sms yg masuk

From : Soora

Hyesun-ah, aku menunggu di taman di dekat sekolah. Sudah lama kita tidak pergi bersama. Ppali ke sini sekarang juga, aku menunggumu ! ^^

‘tumben-tumbennya ia mengajakku pergi’ ucapku heran

Aku langsung bangkit dari tempat tidurku, aku mengganti pakaian ku dgn hotpants berwarna biru tua, dan bluss berwarna biru muda, rambut ikal ku, ku biarkan terurai. Hmm, aku merasa santai dgn pakaian seperti ini.

—————————————

Aku pun sampai di taman, aku sudah melihat sosok Soora sedang duduk di bangku di bawah pohon besar. Tapi pemandangan ini benar-benar tidak ingin ku lihat. Air mataku menetes seketika, saat aku melihat Soora mengecup bibir Leeteuk. Ingin rasanya aku berteriak sekencang-kencangnya. Saat aku akan berbalik dan akan pulang, tiba-tiba..

“Hyesun-ah! Kau sudah dating rupanya. Sini!” terlambat, Soora sudah melihat ku. Dgn cepat aku langsung menghapus air mataku. Aku menatap Leeteuk dgn tajam, sedangkan di mata Leeteuk tersirat penyesalan yg sangat besar. Aku berusaha menguatkan diriku dan berjalan ke arah mereka.

“Soora-ah, ada apa kau menyuruh ku ke sini? Apa kau ingin menjadi kan ku obat nyamuk ( author : emang ada baygon di korea -,-a) antara kau dgn’nya?” ucapku sambil menunjuk ke arah Leeteuk.

“Anni, sebenarnya tadi aku sudah menyuruh Donghae ke sini juga, tapi dia bilang dia tidak bisa karena masih ada shooting.” Soora menjelaskan padaku.

“Ye, dia juga tadi sudah menghubungiku.”

“Kajja kita pergi. Kita kelilingi taman ini.” Ucap Soora semangat dan menarik tangan Leeteuk.

Aku menatap Leeteuk dgn tatapan bingung. Aku tak tau apa yg dia pikirkan sekarang. Aku hanya berharap dia masih mencintai ku.

————————————

– Leeteuk pov

Hari ini kami menghabiskan waktu bertiga. Benar-benar aneh rasanya jalan bersama yeoja yg aku cintai, tapi aku bukan namjachingunya. Aku benar-benar ingin mengakhiri semua ini. Aku ingin memiliki Hyesun..

“hyung..” Donghae menepuk pundak ku

“ye, waeyo? Kau mengagetkan ku saja.”

“Anni. Hyung apa kau bahagia dgn Soora?” aku langsung mengerutkan dahi ketika mendengar pertanyaan Donghae

“waeyo kau bertanya seperti itu?” aku masih bngung dgn pertanyannya

“mm, hyung ada yg ingin ku sampaikan padamu. Tapi aku harap kau tidak akan marah atau membenciku setelah aku jujur padamu.” Perasaanku mulai tidak enak mendengar perkatan Donghae

“Ne, aku janji. Katakanlah..” ucapku

Flashback :

Di tempat parkir Supermarket

Author pov

“cepat naik.” Soora bingung hanya melihat Donghae sendirian yg menunggu di tempat parkir.

“Kemana yg lain?” tanya Soora seraya membuka pintu mobil.

“Mereka duluan, kau terlalu lama di dalam.” Donghae

“ooh, kajja.” Soora

Hening, selama perjalanan mereka berdua hanya diam. Sampai akhirnya Donghae yg membuka pembicaraan.

“Apa kau sudah puas dgn permainan ini?” tanya Donghae pada Soora.

“Molla, aku masih belum tau. Aku masih belum bisa membalas sakit hatiku pada Hyesun.” Ucap Soora

“Mwo?? bukankah kau sudah melihat kesedihan yg terukir jelas di wajah Hyesun setiap kali ia melihat kau bersama Leeteuk? Kini dia juga terpaksa menjadi yeojachingu ku. aku tau pasti, dia sangat tidak ingin menjadi yeojachinguku!” Donghae membentaknya.

“Kau tidak tau betapa sakit hatinya aku, saat namja yg begitu aku cintai mengakui bahwa ia mendekati ku agar ia bisa lebih dekat dgn Hyesun!” Soora mulai menitikkan air mata

“tapi itu bukan salah Hyesun, dia juga tidak ingin merebut namja yg kau cintai.” Donghae membela Hyesun.

“Aku tidak peduli. Aku masih ingin terus menyakiti Hyesun. apa kau sudah tidak mau membantuku?” Soora bertanya pada Donghae

“Molla..tapi aku akan membantu sebentar lagi. Setelah itu, aku tidak akan membantumu lagi.” Donghae hanya pasrah.

“Gomawoyo kau msih mau membantuku. Kau memang sahabat yg baik sejak kita masih kecil.” Soora tersenyum mendengar perkataan Donghae.

– flashback end

#bukk# tanpa sadar aku memukul Donghae, begitu selesai mendengar ceritanya.

“Hyung, aku tau kau pasti marah. Tapi, jeongmal mianhaeyo hyung. Aku sekarang sadar, Hyesun terlalu baik utk disakiti. Apalagi disakiti bukan karena kesalahan yg ia lakukan.” Donghae berusaha menjelaskan padaku.

“Kalau kau tau seperti itu, kenapa kau masih mau membantu Soora?!” aku berteriak padanya

“Aku mencintai Soora hyung, kami sudah bersahabat sejak kecil. Aku tidak ingin mengecewakan Soora. Jadi aku membantunya.” Donghae

“Lalu, apa Soora tau kalau kau mencintainya?” aku bertanya pada Donghae

“Anni hyung, aku tak pernah mengungkapkannya..” Donghae tertunduk lemas

“ish, kajja ikut aku!” aku menarik Donghae pergi.

“Yaa Yaa!! Mau kemana kalian berdua?” Heechul  bertanya pada kami, tapi aku tak menghiraukannya.

—————————————–

– Soora pov

#ting tong ting tong# bel rumah ku berbunyi.

Aku berjalan membuka pintu rumah. Dan, aku kaget melihat siapa yg datang..

“Mwo?? Ada apa kalian berdua di sini?” tanyaku heran pada Leeteuk dan Donghae

“dongsaeng ku, katakan padanya  apa yg kau rasakan.” Mendengar ucapan Leeteuk aku semakin bingung.

“mm, Soora-ah saranghae..” mwo??? Donghae mengucapkan itu?

“Soora-ah, hentikan saja semua ini. Donghae sudah menceritakan semuanya pada ku, kau tidak perlu membalas dendam pada Hyesun. Dia tidak salah. Yg salah itu ya namja yg kau cintai itu, dia benar-benar tidak tulus mencintaimu.” Aku terdiam mendengar perkataan Leeteuk

“dan sekarang, di hadapan mu sudah ada seorang namja yg mencintaimu dgn tulus, sampai-sampai dia tega membuat hyungnya patah hati, hanya demi kau.” Leeteuk

“a-a-apa kau tidak marah padaku Leeteuk?” aku bertanya dgn terbata-bata

“Anni, utk apa aku marah padamu. Aku hanya menyadarkanmu..” Leeteuk tersenyum padaku.

“Mianhaeyo, Leeteuk. Kau memang malaikat. Maafkan aku telah memisahkan mu dgn Hyesun.” Aku meminta maaf pada Leeteuk.

“yaa yaa !! bagaimana dgn nasibku?” Donghae menyela pembicaraan ku dgn Leeteuk

“dasar kau namja pabbo!! Kenapa kau tak bilang pada ku kalau kau mencintaiku?” aku bertanya padanya.

“aku ragu mengatakannya, aku takut kau menolakku.” Donghae

“Hmm, sebenarnya setelah aku di tinggalkan oleh namja brengsek itu, hanya kau yg menghiburku, dan aku merasa nyaman di dekatmu. aku mulai menyukai mu saat itu. Tapi hari ini aku sadar, kalau aku mencintaimu. Nado saranghae Donghae-ah..” aku langsung memeluk Donghae.

“Sudah sudah. Besok kalian harus membantuku agar aku bisa bersatu dgn Hyesun!” Leeteuk memerintah kami berdua.

“Ne! kami siap membantu anda leader Super Junior!” aku dan Donghae berkata sepert itu.

———————————–

Author pov

Keesokan harinya di taman, Soora dan Donghae sudah membantu Leeteuk menyiapkan kejutan untuk Hyesun.

————————————

Hyesun pov

Aku sudah sampai di taman. Donghae hari ini mengajak ku bertemu di sini. Tidak seperti biasanya dia mengajak ku ke taman.

“Hyesun-ah!” Donghae berlari ke arahku, dan sekarang sudah berdiri di hadapan ku.

“Hyesun-ah..” Donghae mengambil tangan kiri dan melepaskan cincin yg telah ia berikan padaku.

“Haa? Waeyo?” aku bingung dgn sikapnya.

“Kau bukan milik ku lagi.” Ia berkata seperti itu sambil tersenyum dan pergi begitu saja meninggalkan ku.

Tiba-tiba aku mendengar

Nuh gateun saram ddo uhpsuh juwireul dulluhbwado geujuh geuruhtdun guhl odisuh chatni
Nuh katchi joheun saram nuh katchi joheun saram nuh gatchi joheun maeum nuh katchi joheun sunmool
Nuhmo dahaengiya aessuh nuhreul jikyuhjul geu sarami baro narasuh odiseo chatni
Na katchi haengbokhan nom na katchi haengbokhan nom na katchi ootneun geuruhn chehgoro haengbokhan nom

Ommona, tiba-tiba Super Junior ada di belakang ku dan menyanyikan lagu kesukaan ku.

”hyesun-ah..” seseorang memanggilku dan aku menoleh pada namja yg berdiri di belakang ku

“Leeteuk? Ada apa ini?” aku masih bingung dgn apa yg ku lihat. Donghae berpegangan tangan mesra dgn Soora. Hyorim, Hyuri, Kyuri, Woora, dan Haneul juga ada di sini. Ish, aku benar-benar bingung.

“Hyesun-ah, maukah kau menjadi yeojachinguku?” Leeteuk menyerahkan 13 balon berwarna sapphire blue dan, tali balon-balon tersebut terikat pada sebuah cincin putih dgn permata sapphire blue.

“Mwo?? Lalu bagaimana dgn Soora?” aku melihat ke arah Soora.

“Hyesun, eonni ku tercinta, terima saja dia, jangan sampai ia direbut orang lain lagi.” Soora tertawa padaku.

“Aku hanya menyukaimu. Aku hanya menyayangimu. Aku hanya mencintaimu. Apa kau sudah tidak mencintai ku lagi?” Leeteuk menatapku dgn sedih.

#plakk# aku menjitak  kepala Leeteuk.

“dasar namja pabbo, tentu saja aku masih mencintaimu. Saranghaeyo Park Jungsu!! Jeongmal SARANGHAEYO!!!” aku langsung berteriak.

“NADO SARANGHAEYO SHIN HYESUN!!” Leeteuk juga ikut berteriakmember SJ yg lain, ke-6 sahabatku, dan pengunjung taman lainnya, hanya tertawa melihat kami berdua berteriak.

Leeteuk melepaskan ikatan balon itu dari cincin. Kami menerbangkan balon itu bersama-sama. Dan ia mengenakan cincin itu di jari manis tangan kiriku.

“Saranghae Hyesun, No other, only you. Nuh katchi joheun saram nuh katchi joheun saram nuh gatchi joheun maeum nuh katchi joheun sunmool.”  Leeteuk berbisik di telingaku dan mengecup bibir ku dgn lembut.. ^^

 

 

The end \(^o^)/

 

 

Mianhaeyo kalo ff’ny garing ato gaje, maklum ff perdana. Diharapkan comment’ny y. ^^

Gomapseumnida *bow ^,^b

(yg udah baca wajib comment!! xD)


 

3 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s