FF – Teror di Rumah Kosong *part 4*

Hffttt,, setelah berjuang mempertaruhkan nyawa dengan susah payah *lebay*, Author kesayangan kalian *plak!!!*, Lee Hyemi, adeknya Taemin yang ilang dipasar lalu disedot alien dan dipindahkan ke indonesia ini kembali dengan FF yang gaje and sableng seperti yang bikin. Kekekekee,, trus skalian mo promosi neeh *jiwa SPG-nya keluar*,, add aku d pesbuk yaa:
Yosephine Isabella Shawolsonelfxtioncassie. Let’s Read!!!
==========================================================================================
“ Udah ikutin ajah apa kataku. Ayo Krys, kita cek kekamar Key” ajak Minho. Akhirnya mereka berdua meninggalkan Taemin dan Sulli yang dipenuhi rasa dongkol. Mereka pun saling pandang dengan wajah sinis.

“ Huh, kalo bukan oppa yang nyuruh, aku gak bakal mau deh jalan sama kamu!” keluh Sulli.

“ Mulai deh bawelnya, daripada protes-protes yang gak ada gunanya, mending kita cari petunjuk” ujar Taemin. Akhirnya mereka mulai berjalan menuju ruang makan.

“ Sulli, kenapa sih kamu kayaknya benci banget sama aku?” tanya Taemin tiba-tiba.

“ Benci? Kata siapa aku benci kamu?” tanya Sulli balik.

“ Tapi, kenapa kamu selalu ketus sama aku?”

“ Hmm,, gimana ya?. Habisnya kamu mellow banget sih, gak macho kayak Minho oppa dan Key oppa”

“ Berarti kamu gak benci kan sama aku?” tanya Taemin lagi. Sulli menggelengkan kepalanya. Hal itu cukup untuk membuat seulas senyum merekah dibibirnya. Saat sedang asik berjalan, tiba-tiba mereka merasakan sesuatu yang lembek menempel dikaki mereka. Karena penasaran, mereka pun menengok kebawah.

“ AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”.

# MinStal Side #
Minho dan Krystal memasuki kamar Key. Mereka terlihat terkejut saat melihat kamar Key yang sangat berantakan.

“ Ini kamar Key oppa? Tumben gak rapih” ujar Krystal.

“ Iya, Key Eomma kan paling suka bersih-bersih” komentar Minho. Mereka terus menelusuri kamar Key yang seperti kena tsunami tersebut.

“ AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”. Begitu mendengar kedua temannya didapur, mereka langsung berlari kesana. Betapa kagetnya mereka berdua melihat pemandangan itu.

“ I..itu b..buk…an K..key op..pa k..khan??” tanya Sulli terisak. Taemin pun menarik Sulli kedalam pelukannya.

“ K..key hyung k..ke..napa kau men…ninggalkan ka..mi h..hah? HUAAA” tangis Taemin. Minho hanya bisa terdiam melihat jasad sahabatnya yang tergolek dilantai dalam keadaan yang mengenaskan.

“ K..ke..key op..pa udah g..gak ada. Key op..pa u..dah me..ninggal” isak Krystal, iapun menangis dibahu Minho. Minho hanya bisa mengelus-elus rambut panjang Krystal.

“ Sudahlah, lebih baik sekarang kita telepon polisi untuk menyelidiki kasus ini” ujar Minho lalu menghapus air matanya yang telah membasahi pipinya.

# Choi Siblings Side #
Sulli dan Minho pulang dengan wajah sedih. Bahkan tak jarang Sulli terisak-isak saat perjalanan. Mereka berdua masih tidak percaya kalo Key yang selama ini sudah mereka anggap sebagai kakak, eomma, dan sahabat yang baik, telah pergi untuk selamanya. Bahkan setelah Key dimakamkan pun, mereka tetap sulit mempercayai kenyataan yang ada.

“ kasihan sekali neneknya Key oppa. Aku tidak tega melihat reaksinya begitu tau kalo Key oppa sudah tidak ada” curhat Sulli pada kakaknya yang sedang menyetir mobil. Namun sepertinya harga kacang sedang naik, Sulli pun dikacangin oppanya tercinta.

“ Sulli, apa kau tak merasa ada yang aneh dengan semua ini?” tanya Minho tiba-tiba. Sulli pun memandang lekat-lekat wajah tampan oppa-nya itu.

“ Apa yang aneh?” tanya Sulli balik.

“ Iya aneh lah!. Tadi kamu merhatiin wajah Key enggak? Dipipinya tuh ada ukiran huruf K”

“ Iya bener. Aku juga liat, tapi gak terlalu merhatiin banget, jadi telat nyadarnya. Apa ada hubungannya sama kertas malam itu?”

“ Kertas? Kertas apa??”

“ Kertas yang waktu itu hampir bikin kita berlima mati. Kan dikertas itu ada tulisan K juga, pake darah pula. Apa ada hubungannya ya?”. Minho mangut-mangut mendengar perkataan Sulli. Apa maksud dari semua ini? Tanya Minho dalam hati.

Krystal POV

Aku menutup pintu apertemenku sambil menangis tersedu-sedu. Kenapa Key oppa harus meninggalkan kami semua?? Apakah ini sudah takdirnya untuk menyusul Amber disana?. Aku berjalan kearah sebuah rak dan mengambil album photoku disana. Aku membuka setiap lembar dari foto-foto itu, hal itu membuatku kembali teringat saat-saat kita bersama. Saat itu Key oppa sedang bertanya caranya mengambil hati Amber.
# Flash Back #
Tok…tok..tok..
“ Krystal,, ini aku Key. Boleh aku masuk??” tanya seseorang didepan pintu.

“ Ne Oppa. Masuklah” jawabku. Key oppa-pun membuka pintunya, wajahnya terlihat pucat sekali. Apa jangan-jangan dia sakit yaaa??.

“ Krys, aku butuh bantuanmu!!!” katanya sambil memegang bahuku. Melihat wajahnya yang tegang bikin aku ikut tegang.

“ N…ne oppa, waeyo??” tanyaku khawatir. Dia malah menggaruk-garuk kepalanya samapi rambut kecoklatannya jadi acak-acakan.

“ Huaaaa,, kenapa aku harus menyukainya sih??. Dia kan seperti pria, tidak ada feminin-femininnya. Tapi kenapa aku harus tertarik padanya??. Aish,, aku benar-benar bingung!” cerocosnya. Aku makin khawatir, jangan-jangan Key oppa lagi stres gara-gara kalah main ski sama Minho oppa tadi?.

“ Sebenarnya maksud oppa itu apa sih?? Aku tidak mengerti deh!!” ucapku. Dia menatapku lekat-lekat dan menarik napas panjang.

“ Aku…. suka sama Amber”

“ MWOOO??” teriakku shock. Apa aku mimpi?? Key oppa yang jutek, cool, dan kocak ini suka Amber? Cewek yang 100% melenceng dari tipe ceweknya? Amber yang juga cool dan cuek bebek?.

“ Iya, kamu bingung kan? Sama!. Aku juga bingung, kok bisa-bisanya suka ama cewek yang tomboynya gak ketulungan kayak dia. Tapi sekarang masalahnya, GIMANA CARANYA PEDEKATE AMA AMBER KALO DIA AJAH SELALU CUEK SAMA AKU??”. Aku terdiam mendengar pertanyaannya. Aduh,, susah juga buat ngejomlangin Amber ama Key oppa. Mana dua-duanya sama-sama cuek bebek lagi orangnya. Ckckckck,, salah pilih orang nih sie Key oppa.

“ Ok. Ntar aku atur, Key oppa tinggal menyiapkan duit buat traktir aku Buritto, ok??”. Kamipun berjabat tangan tanda sepakat. Huah,, rasanya aku harus mengerahkan semua tenaga, pikiran, dan waktuku untuk menyatukan mereka.
# Flash back end #

Drrt..drrt… Aku membuka SMS yang masuk kedalam ponsel.

From : Minho Oppa
Krystal, ada waktu??. Boleh aku dan Sulli menemuimu di SM Cafee? Ini menyangkut Key….
Akupun menekan tombol replay dan membalas SMSnya.

To : Minho Oppa
Ne oppa, aku akan kesana….

# @ SM Cafee #
Aku mengaduk-aduk jus alpukat-ku sambil melirik jam tanganku sesekali. Kelihatannya mereka akan telat datang, aku memakluminya, kota Jakarta memang selalu macet. Dan mungkin Minho oppa dan Sulli terjebak didalamnya.

“ Mianhae Krystal, kami terlambat” ucap Minho oppa dan Sulli bersamaan. Aku memasang wajah ramah.

“ Ne Gwaenchana. Kalian hanya telat 3 menit lewat 21 detik saja kok”. Mereka hanya terbengong-bengong mendengar ucapanku. “ Jadi, apa yang ingin kalian bicarakan?”.

“ Begini, kamu memperhatikan ukiran huruf K dipipi Key?” tanya Minho. Kata-katanya membuat aku tersedak.

“ Mwo? Ukiran dipipi Key oppa? Memangnya ada?” tanyaku balik. Astaga, kejam sekali pembunuh itu, sudah memangkas kaki Key oppa, menusuk-nusuk tubuhnya, sekarang mengukir huruf K dipipinya.

“ Ne, itulah yang ingin kita bicarakan. Sepertinya ini ada hubungannya dengan kertas bertulisan K dari darah malam itu”

“ Malam itu? Maksudmu malam saat kita pulang dari rumah itu?”. Mereka mengangguk. Tapi, apa mungkin ya semua ini ada hubungannya dengan rumah itu?. “ Jadi maksud kalian?”

“ Mungkin semua ini ada hubungannya dengan rumah itu” ungkap Sulli. Damn, tuh kan bener apa kataku. Pasti deh mereka ngomong begitu. Aku langsung menghabiskan minumanku dan mengambil tasku.

“ Maafkan aku, tapi aku tak percaya dengan semua yang kalian bicarakan. Mungkin semua ini hanya kebetulan, lagipula polisi sedang mencari tahu siapa pembunuh Key oppa dan apa motif pembunuhannya. Jadi aku harap kalian sadar dari khayalan kalian. Aku tahu kalian sedih karena meninggalnya Key oppa, aku juga begitu. Hanya saja kalian berlebihan. Sudahlah, aku pulang dulu. Sampai jumpa” pamitku lalu pergi meninggal kan Minho oppa dan Sulli tanpa memperdulikan panggilan mereka.

“ OK kalo kamu gak mau percaya sama kita. Tapi kalo kamu sekarang mau pulang, aku bakalan anterin kamu. Aku gak mau terjadi sesuatu yang gak aku inginkan” ucap Minho oppa sambil menahanku. Sulli yang ada disamping Minho oppa hanya menatapku penuh harap.

“ Baiklah. Tapi aku turun di stasiun kereta ya, masih ada urusan di Kantornya Sica Eonni soalnya” balasku.

“ Sica Noona? Kenapa gak kita anter sekalian ajah??” tawar Minho. Aku menggeleng pelan. Tadinya Minho masih ingin berusaha untuk menawarkan tumpangan sampai ke kantor Sica Eonni, tapi Sulli mencegahnya. Aku orang yang berkepribadian keras dan Sulli tau itu. Akhirnya kami bertiga pulang dan sesuai permintaanku, Minho oppa berhenti didepan stasiun kereta.

“ Dah Krystal,, hati-hati yaaa” ucap Minho oppa dan Sulli. Aku melambaikan tangan kearah mereka lalu berjalan keloket pembelian tiket. Karena sudah agak malam, stasiun rasanya sepi sekali. Hanya ada aku dah beberapa orang yang menunggu kereta disini. Angin malam yang berhembus membuat bulu romaku merinding. Tak lama kemudian kereta yang aku nantikan datang. Dalam kereta itu hanya ada aku dan seorang wanita. Apakah sudah semalam itu sampai-sampai yang menumpangi kereta hanya kami berdua?. Drrtt…Drrtt…

From: 081xxxxxxxxx
SEKARANG GILIRANMU KRYSTAL JUNG!!!

Siapa yang meng-SMS ku?? apa maksudnya??
==========================================================================================
Apa yang akan terjadi pd Krystal??
tunggu part 5 ya,,
DON’T BE SILENT READERS,,,
GAK KOMEN?? KAMU YANG BAKAL JADI SELANJUTNYA!!!!

10 responses

  1. Author , kok ceritanya pendek sihcc ???
    jde bkin org penasaran ajha nihcc ….
    Tp , ceritanya baguz kok …
    jgn” Krystal Nihcc Yg mati Lagee …

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s