[Ficlet] Don’t Cry

[Ficlet] Don’t Cry

Author                  : Putri bkn Thor/Author! (ChoiPutri)

Cast                       : Choi Sooyoung & Yesung Kim

Other Cast          : Kwon Yoora & Cho Kyuhyun -> ngeksis mulu nie dua orang -.-

Genre                   : Romance

Rating                   : PG

Disclaimer           : Semua cast punya Tuhan! FF ini punya Trik dan Tuhan! Kalo mau di share *PD* boleh, tapi cantumin nama Trik yah ^^ Jangan diplagiat *PD gila*, jelek-jelek gini juga bikinnya susah plus memeras otak.

Inspired by         : Park Bom – Don’t Cry *dpt ideny pas dengerin lagu ini sih -.-*

AN                          : @mima : sorry mim kalo ffny jelek ^^V Cuma sgini doank kemampuan trik mmbuat ff -.-

SEMOGA FEELNYA DAPET ^^

“Siap ya.. Camera.. Rolling.. Action!” ucap Kyuhyun oppa member aba-aba.

Cameraman mulai mengambil gambar-gambarku untuk MV terbaruku.

“Yak, cukup! Ganti kostum!” ucap Kyuhyun oppa.

Yoora, istrinya menuntunku masuk ke dalam mobil.

“Ah, onnie, tunggu sebentar ya, aku ambilkan gaunnya dulu!” ucap Yoora yang kubalas dengan sebuah anggukan.

Beberapa menit kemudian Yoora datang kembali dengan gaun yang indah di tangannya.

“Ayo ganti bajunya onnie!” ucap Yoora sembari menyerahkan gaun itu padaku.

Aku mengganti pakaianku dengan gaun yang baru saja Yoora berikan.

“Sudah selesai onnie?” tanyanya dari luar.

“Ne.” jawabku singkat.

Ia masuk ke dalam mobil lalu duduk di hadapanku dan mulai membenarkan make up-ku.

Sambil menunggunya membenahi make up-ku, kubuka buku yang kubawa dari rumah. Ada foto yang terselip di dalam buku itu.

Fotoku dan Yesung oppa.

“Yesung oppa tampan ya…” ucap Yoora.

“Ne! Dia memang tampan.” Sahutku dengan seulas senyum di bibirku.

“Onnie, aku keluar sebentar ya! Kyuhyun oppa memanggilku. Istirahatlah dulu!” ucap Yoora. Aku mengangguk.

Kutatap kembali foto ditanganku.

Jari-jari tangan kiriku bergerak mengelus permukaan foto itu. Sebuah senyum kembali tersungging di bibirku. Mataku kini tertuju pada cincin yang melingkar di jari manis tangan kiriku.

Lama kutatap cincin itu hingga akhirnya kutolehkan kepalaku tatkala sudut mataku menangkap sosok yang selalu mengisi hatiku selama ini.

Aku meletakkan foto itu begitu saja lalu turun dari mobil.

Sosok itu berjalan menjauh. Kakiku berlari dengan sendirinya mengejar sosok itu.

Kabut tebal yang entah darimana datangnya menghalangi penglihatanku. Aku berlari dengan tangan terjulur ke depan.

Tanganku menyentuh sesuatu yang dingin. Gagang pintu.

Kutarik gagang pintu itu. Ada cahaya yang begitu menyilaukan menerpa tubuhku. Aku masuk ke dalam tempat itu lalu menutup pintunya.

Aku tertegun ketika mataku disuguhkan pemandangan yang begitu indah.

Kulangkahkan kakiku menyusuri tempat yang tak aku ketahui ini. Baru kusadari high heelsku telah berubah menjadi flat shoes.

Ani. Bukan hanya high heelsku yang berubah. Gaunku pun berubah menjadi sebuah dress indah yang pendeknya beberapa centi di atas lutut.

Aku melangkahkan kakiku. Memasuki berbagai gerbang dan melewati sebuah jembatan. Aku berjalan lagi hingga kutemukan sebuah tangga. Aku duduk disalah satu anak tangga itu. Kuedarkan pandanganku mengamati tempat indah ini. Mataku menangkap seekor kupu-kupu cantik. Kupu-kupu itu mendekatiku dan hinggap di kepalaku.

Tanganku bergerak ingin menyentuh kupu-kupu itu. Namun kupu-kupu itu malah terbang kembali. Aku berdiri dan mengikuti kemana kupu-kupu itu pergi. Kupu-kupu itu seakan menuntunku menuju tempat yang lebih indah daripada tadi.

Aku berhenti ketika mataku menemukan sosok yang aku cintai selama ini. Mataku memanas.

Ani. Ini bukan tangis kesedihan, tapi ini adalah tangis kebahagian. Aku… aku tak bisa menahannya lagi. Perasaan bahagia ini. Ini karena aku dapat melihatnya lagi. Melihat ia yang kucintai selama ini.

Aku berlari kencang ke arahnya. Ia merentangkan tangannya. Kupeluk ia erat-erat dan ia membalas pelukanku. Ia.. nyata?

Ini bukanlah halusinasiku semata. Ia benar-benar nyata.

“Op..ppa… bogoshipo…” ucapku tersendat karena tangisku sendiri.

“Nado.” Balasnya. Ia membelai lembut rambutku.

Dilepasnya pelukan kami. Ia tersenyum lalu mengangkat tangan kirinya. Cincin yang sama dengan cincin yang aku kenakan masih melingkar di jari manisnya.

Aku tersenyum dan ikut mengangkat tangan kiriku juga.

Ia mendekatiku kembali. Dilepasnya cincin dijari manisnya. Ia meraih tangan kananku dan meletakkan cincin itu di tanganku. Aku menggenggam cincinnya erat sambil menahan air mataku.

Dikecupnya keningku dengan lembut.

Air mataku mengalir kembali. Ia memelukku. “It’s okay baby please don’t cry.” Ucapnya ditelingaku.

“Aa..aap..pa oppa… akan meninggalkanku lagi?” tanyaku terisak-isak.

“Sssttsss… oppa tak pernah meninggalkanmu Sooyoungie. Oppa selalu ada di dekatmu. Disini….” Ucapnya sambil menghapus air mataku. Tangannya menggenggam tanganku lalu meletakkan tangan kananku di dadanya.

“Jangan pernah berpikir aku meninggalkanmu okay! Karena aku selalu ada didekatmu. Dihatimu!” ucapnya lagi. Aku mengangguk kemudian tersenyum kembali.

Perlahan ia menjauhiku.

Air mata kembali menggenang di pelupuk mataku. Tidak, aku menangis bukan karena kepergiannya. Aku menangis karena aku terlalu bahagia. Bahagia karena akhirnya aku tahu ia tak pernah meninggalkanku. Ia selalu berada di dekatku. Di dalam hatiku.

Aku tersenyum dengan air mata mengalir di pipiku. Kulambaikan tanganku ke arahnya hingga ia menghilang dari jangkauan penglihatanku.

Ku angkat tangan kiriku yang kini menggenggam erat cincin dari Yesung oppa. Kubuka kepalan tanganku. Cincin kami berdua… menyatu?

Aku tahu ini adalah suatu tanda bahwa aku dan Yesung oppa telah terikat satu sama lain.

Ne. Selamanya kami akan selalu bersama.

Aku tersenyum menatap cincin kami.

“Onnie.. onnie… ireona!”

Aku membuka mataku ketika aku mendengar suara Yoora.

Tunggu. Aku… tertidur?? Yang tadi itu?? Itu bukan mimpikan?? Itu nyata. Aku yakin itu nyata.

Ku angkat tangan kiriku yang mengepal. Kubuka perlahan-lahan.

Ya. Aku tahu apa yang ku alami barusan adalah nyata, bukan mimpi. Aku tersenyum lalu kukenakan kedua cincin yang menyatu itu.

“Onnie.. gwenchana?” tanya Yoora.

“Gwenchana.” Jawabku sambil tersenyum.

“Ah, apa syutingnya sudah dimulai?” tanyaku.

“Ne. Kyuhyun oppa menyuruhmu kembali ke lokasi.” Jawabnya. Aku mengangguk lalu mengikutinya turun dari mobil.

Aku menarik nafas kemudian menghembuskannya. Hatiku terasa lega sekarang. Tak ada lagi hal yang membebani hatiku.

‘Mulai sekarang, aku berjanji padamu Yesung oppa, aku tak akan menangis lagi. Aku percaya padamu. Percaya pada apa yang kau katakan tadi. Percaya bahwa kau tak pernah meninggalkanku karena kau selalu berada disini. Dihatiku….’ Ucapku dalam hati sembari meletakkan tangan kananku di dadaku sendiri.

~END~

Haah.. akhirnya selesai juga FF buat Mima🙂

Pengerjaan kilat tengah malam wkt trik dngerin lagu mamah trik yg baru, Don’t Cry🙂

Bagaimana? Hancurkah? Haha… maklumi ajah.. hancur itu adalah nama belakang trik. Jadi wajar kalo semua FF trik hancur😛

Feelny dpt nggak?? Semoga dpt yaa🙂 kalo gg dpt, coba bca smbil dnger lagunya ^^ kalo msih gg dpt brarti emang trik yg gagal bkin FFny -.-

Key, akhir kata, Trik ucapin Terima Kasih buat ACRILY yg udh bersedia membuang-buang waktu dan pulsanya utk membaca FF abal ini, apalagi ditambah koment (disini, fb, maupun di twitter).

Comment and Like are LOVE *hug chingudeul*

SARAN, KRITIK, PROTES, DAN BASHING YANG MEMBANGUN TRIK TERIMA DENGAN TANGAN TERBUKA ASALKAN GAK PAKE URAT & KASAR ^^

Gak bisa koment disini ?? Silakan koment di FBnya Trik : Choi Putri Elf atau twitter : @Putri_Official . Tempat koment bukanlah masalah buat trik, yg penting kalian koment, udh itu ajah. Koment dimana aja, buat Trik itu sama. So, jadilah chingudeul yang baik untuk Trik dengan cara, ketik koment disini, Fb atau Twitter🙂

NB : Jangan panggil Trik Author dong… Agak malu nih di panggil gitu coz, wkt lagi bls2in koment d baca ama temen -___-“ eh.. temen2 Trik malah ikutan manggil Thor Thor Author ==” gak enak bgd de dengernya… Panggil aja PUTRI (15 thn) atau Put, Trik, Onnie, Saeng, asalkan bkn thor and author ^^

Pokoknya jangan malu-malu deh kalo mau sksd ama trik😀 Trik malah suka di sksd-in🙂 Kan berawal dari sksd nantinya kita bisa jadi akrab ^^ malah kalo di panggil thor/author trik susah buat akrab sama kalian -.-

5 responses

  1. hah.?? Yesung nya sudah koit, neh ceritanya.
    Huuwwaaaa…………. authorrr……. sediiiiiiihhhhh!!!!

    aku kan lagi jatuh cinta sama Yesung……………..!!!

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s