It’s You (Neorago) Part 5

Title : It’s You (Neorago)
Author : Lala Brigida
Genre : Romance, friendship
Rating : G
Disclaimer : Only me, Lala Brigida! xD

Main cast :

Lee Donghae a.k.a Donghae (SJ)
Kim Kibum a.k.a Kibum (SJ)
Choi Seung Hyun a.k.a T.O.P (Bigbang)
Koo Hye Sun a.k.a Hyesun (BBF)
Park Shin Hye a.k.a Shinhye (He’s Beautiful)

Happy reading \(^O^)/. “My ff not for SILENT READER!!”

Prev chapter :

Hyesun pun menangis sepanjang jalan.. hujan pun turun dan mulai membasahi tubuhnya. Ia berjalan tanpa arah. Ia benar-benar menyesali kejadian yg baru saja terjadi. Ia sangat sedih, namja yg ia cintai yaitu Donghae, pergi meninggalkannya karna kesalahpahaman ini.

“Donghae-ah!! jeongmal saranghae!!” Hyesun berlutut dan menangisi apa yg terjadi. Ia berteriak di dalam suara hujan. Hyesun benar-benar menyesali apa yg telah terjadi..

Part 5A

-Author pov-

3 hari berlalu setelah kejadian itu. Donghae dan Hyesun tidak pernah bertemu setelah kejadian itu. Kibum pun sejak saat itu dia belum pernah bertemu dgn Donghae. Dan hari ini, Kibum pun akhirnya masuk sekolah dan dia pun bertemu dgn Donghae.

-Kibum pov-

Aku dan Byeol hari ini memutuskan utk berangkat ke sekolah lebih awal. Aku benar-benar menyesal dgn kejadian beberapa hari lalu. Aku tidak menyangka akan menyakiti sahabat ku sendiri seperti ini. Aku harus menjelaskan semuanya pada Donghae.

Di sekolah..

“Donghae-ah?” aku menyapa Donghae yg sedang melamun di dalam kelas.

“Ne? Kibum-ah? kau sudah sembuh?” Donghae tersenyum padaku.

“Ne, aku sudah sembuh. Donghae, mianhaeyo atas kejadian beberapa hari lalu. Jeongmal mianhae. itu bukan salah Hyesun, aku lah yg salah.” Aku pun meminta maaf pada Donghae, atas kejadian itu.

“Hmm, gwenchanayo. Aku sudah melupakannya.” Aku bisa melihat jelas raut wajah Donghae kalau dia berbohong  dgn apa yg di ucapkannya.

“Aku tau, kau pasti belum melupakannya. Jeongmal mianhae. dan, Hyesun..bagaimana hubungan mu dgn’nya?”

“Hm? Hyesun? aku tak berhubungan lagi dgn’nya sejak saat itu. Sudahlah, lupakan saja. aku mau main basket dulu, utk penyegaran pagi ini.” Donghae berlalu begitu saja meninggalkan ku.

Aku pun duduk dan masih memikirkan bagaimana keadaan Hyesun saat ini. Tiba-tiba Geun Young datang mendekati ku..

———————–

-Geun Young pov-

Aku melihat Kibum duduk sendiri di dalam kelas, aku yg baru saja datang, langsung mendekatinya.

“Kibum-ah? Mworago?” aku bertanya pada Kibum yg terlihat sedih.

“Hmm, Geun Young-ah, lagi-lagi aku menyakiti orang lain..” dari perkataannya aku sudah tau, pasti ini ada kaitannya dgn Hyesun.

“Hyesun?” aku memastikannya.

“Ne, tapi kali ini aku juga menyakiti Donghae..” ucapnya lemah

“Hm, ceritakan padaku.” Aku menyuruhnya utk menceritakan apa yg terjadi. Dan dia pun menceritakan semua yg terjadi saat Donghae melihatnya memeluk Hyesun.

“Hmm, kau sedih?” tanyaku pada Kibum

#pletak!# sebuah jitakan mendarat di kepalaku

“pabbo!! Tentu saja aku sedih!” Kibum membentak ku.

“kekeke, mianhae. tapi kau sedih karna apa? Karna Hyesun tidak mencintaimu lagi, atau karna kau telah menyakiti sahabatmu?” aku bertanya padanya

“Kedua-duanya. Aku sedih Hyesun tidak mencintai ku lagi. Dan aku juga sedih, aku telah menghancurkan hubungan cinta sahabatku.” Kibum

“Lalu apa yg bisa membuat mu bahagia?”

“Aku akan bahagia, bila melihat orang yg aku cintai dan sahabatku bisa tersenyum bahagia.” Kibum mengucapkannya sambil tersenyum. (author: mimisan liat senyum kibum T.T)

“Hmm, kalau begitu. Aku akan membantumu.” Aku berkata seperti ini, karna aku tidak ingin melihat namja yg aku cintai bersedih.

“Jinjja? Bagaimana caranya?” dia terlihat senang mendengar ucapanku.

Aku pun menjelaskan rencana ku pada Kibum.

“Arraseo?” aku mengacungkan jempol ku padanya.

“Arraseo!” dia menempelkan jempolnya pada ku tanda setuju dgn rencana apa yg kurencanakan.

——

-Author pov-

Di waktu yg sama di lapangan basket..

-Donghae pov-

Aku berusaha menghindar dari Kibum. Aku tidak bisa berdekatan dgn’nya. Ada rasa sakit bila aku melihatnya. Apalagi kalau mengingat dia memeluk Hyesun saat itu. Rasanya ingin sekali aku memukul Kibum!

Hyesun-ah? bagaimana keadaanmu? Aku benar-benar merindukanmu. Hmm, apa kau mencintai Kibum? Aku terus bertanya-tanya pada diriku sendiri. Aku benar-benar tidak bisa berpisah dari Hyesun. .

————————

-Shinhye pov-

Aku baru saja pulang dari rumah Hyesun. Hyesun sedang sakit. Sudah 3 hari dia tidak masuk sekolah. hmm, dia masih sedih karna kejadian saat itu. Ya, kejadian saat Donghae harus meninggalkannya karna Kibum sedang memeluknya. Aku sudah bilang ke Hyesun, kalau akan menjelaskan semua ini pada Donghae. Tapi Hyesun melarangnya. Dia bilang, biar saja semua ini akan berakhir dgn sendirinya..

Aku sekarang sudah berada di tempat les bahasa Inggris ku..

“Top?” aku menyapa Top yg sudah ada di dalam kelas.

“Ne? Ah, Shinhye-ah. kau sudah datang rupanya.” Top langsung menyuruhku duduk di dekatnya.

“Bagaimana keadaanmu?” Top bertanya padaku

“Gwenchana. Aku baik-baik saja. mworago?”

“Aku kira kau masih sedih setelah putus dgn Heechul hyung..” ucap Top tertunduk

“Hmm, aku memang sedih. Tapi tidak begitu sedih. Karna kau sudah menghiburku. Arra?” aku tersenyum padanya mencoba menutupi kesedihan ku.

 

 

Part 5B

“Arra! Aku akan selalu menghiburmu!” Top kini merangkul ku. aku sangat nyaman bersamanya. Huh, tapi aku masih merindukan Heechul oppa..oppa, bagaimana keadaanmu?

“setelah pulang les, kita makan ice cream ya? Sudah beberapa hari ini aku ingin makan ice cream.” Top mengajak ku pergi.

“Ne, aku juga sudah lama tidak makan ice cream.” Aku menyetujui ajakan Top. Aku benar-benar beruntung bisa mengenalnya..

————————

-Hyesun pov-

Sudah beberapa hari ini aku tidak masuk sekolah. Tubuhku masih terasa lemah karna kejadian. Aku hanya menghabiskan waktuku hanya tidur dan menonton tv di rumah. Setiap pulang sekolah, Shinhye menyempatkan dirinya mampir utk menjenguk ku.

#teeet# suara bel rumahku berbunyi. Aku berjalan ke arah pintu utk melihat siapa yg datang.

“Hyesun-ah?” Mwo?? mau apalagi dia? Aku langsung bergegas menutup pintu rumahku.

“Tunggu! Biarkan aku masuk!” Ia menahan pintu rumahku dan memaksa utk masuk.

“Mworago?” tanyaku sinis padanya

“Aku ingin mengatakan sesuatu..” kali ini ia mengeluarkan wajah memelasnya. Aku pun tak tega melihatnya -,-

“Hm, masuklah.” Aku mempersilahkannya duduk di ruang tengah.

“Hmm, mianhae soal saat itu. Aku benar-benar tak bermaksud menghancurkan hubungan mu dgn Donghae.” Kibum meminta maaf padaku

“hmm, gwenchanayo. Aku sudah melupakannya. Ada lagi yg mau kau sampaikan?” aku bertanya sinis padanya.

“Kajja!! Ikut aku!” Kibum langsung menarik ku untuk ikut dgn’nya.

“Ye!!! Tunggu!! Kita mau kemana?” aku berteriak pada Kibum

“Kajja!! Jgn banyak bicara!!” Kibum mendorong ku masuk ke dalam mobilnya, dan dia mengendarai mobilnya dgn cepat.

———————-

-Donghae pov-

Aku sekarang sudah berada di pantai. Geun Young tiba-tiba membawaku ke sini. Geun Young sudah menjelaskan semua yg pernah terjadi antara dia, Kibum dan Hyesun. dan aku pun merasa sangat bersalah pada Hyesun karna tidak mau mendengarkan penjelasannya saat itu.

Huh, kemana Geun Young? kenapa dia tiba-tiba menghilang dan meninggalkan ku sendiri di sini?

“Donghae-ah?” aku mendengar suara seseorang memanggil nama ku.

“Hyesun-ah?” aku terkejut karna ternyata yg memanggilku adalah Hyesun.

“Kau? Kenapa bisa di sini?” Hyesun bingung melihatku berada di pantai ini.

“Kau juga kenapa bisa di sini?” aku pun balik bertanya pada Hyesun

“Ahhh!! Ini pasti perbuatannya!!” ucapku bersamaan dgn Hyesun.

“Nugu?” kami pun kembali bertanya secara bersamaan.

“Geun Young! dia yg membawa ku kesini!” ucapku pada Hyesun.

“Geun Young?” Hyesun terlihat bingung

“Dan kau? Nugu?” aku bertanya pada Hyesun siapa yg membawanya ke sini

“Kibum.” Sahut Hyesun

“ Aish, ini pasti rencana mereka berdua.” Aku menepuk keningku karna mengetahui ulah mereka.

“Hahahaha..” Hyesun tertawa melihatku seperti itu

“Hmmm, Hyesun-ah.. jeongmal mianhae..” aku meminta maaf pada Hyesun

“Nado, Donghae-ah. aku yg salah tidak memberitahu mu sejak awal tentang semua ini. Seandainya aku jujur, pasti tidak akan seperti ini..” Hyesun menunduk kan kepalanya

“Geun Young sudah menceritakan semuanya padaku. Kau tidak salah Hyesun-ah. Lagipula tentang kau dan Kibum itu kan hanya masa lalu. Arra?” Aku mengangkat dagu Hyesun dan ia tersenyum pada ku.

“Arra. Jadi, kau sudah memaafkan ku?” Hyesun memastikan’nya pada ku

“Ne, aku sudah memaafkanmu chagiya. Uuppss, aku lupa, kau kan..” aku menggoda Hyesun

#pletak!# sebuah jitakan mendarat di kepalaku.

“Ya!! SARANGHAE LEE DONGHAE!!” Hyesun berteriak sekeras-kerasnya di tepi pantai.

“NADO SARANGHAE GOO HYE SUN!!” Aku pun membalas teriakan Hyesun.

“aku sangat senang Donghae-ah, aku tidak mau kehilangan mu lagi. Jeongmal saranghae..” ucap Hyesun seraya memeluk ku.

“Ne, nado saranghae. Aku berjanji tidak akan meninggalkan mu lagi.” Aku melepaskan pelukan ku, dan mengecup bibir Hyesun dgn lembut.

Kibum-ah, Geun Young-ah, jeongmal gomawoyo..ucapku dalam hati.

——–

-Author pov-

Dari kejauhan, Geun Young dan Kibum terlihat senang melihat Donghae dan Hyesun bersatu kembali.

“Geun Young-ah, jeongmal gomawo.” Kibum berterimakasih pada Geun Young

“Cheonmaneyo.” Dgn cara ini aku bisa melihat orang yg ku cintai bahagia..ucap Geun Young dalam hati.

#Hello, hello, nareum daero yongil naesseoyo

Hello, hello, jamshi yaegi hallaeyo#

Lagu Hello mengalun dari Hp Geun Young.

“Yoboseyo?” Geun Young

“Mwo???” Geun Young tiba-tiba langsung terduduk lemas setelah menerima telpon itu.

“Geun Young-ah, waeyo?” Kibum pun panik melihat Geun Young

“Kibum-ah, Heechul oppa….”

————————-

-Top pov-

Aku dan Shinhye sedang berada di cafe ice cream. Kami sedang bercanda, aku sangat senag bisa melihat tawanya. Tiba-tiba, Hp Shinhye berdering, ada seseorang yg menelponnya.

“Yoboseyo?” Shinhye

“Mwo?? Jinjja??” Shinhye terlihat sangat shock dan air matanya pun menetes.

“Shinhye-ah!! waeyo?” aku mengguncang-guncangkan pundak Shinhye yg masih terpaku setelah menerima telpon itu.

“Heechul oppa, dia di rumah sakit. Keadaannya sedang kritis..” sahut Shinhye panik

“Mwo?? di rumah sakit mana? Kajja kita ke sana!” aku pun ikut panik mendengar perkataannya

“Di rumah sakit Seoul Centre, kajja, ppali!.” Shinhye dan aku segera menuju rumah sakit.

—————

Part 5C

-Author pov-

Di rumah sakit Seoul Centre

Top dan Shinhye pun tiba di rumah sakit. Ternyata di sana sudah ada Geun Young dan Kibum yg sedang menunggu di depan ICU tempat Heechul di periksa. Tak lama kemudian Junhyung dan Byeol pun datang.

“Oppa.. apa yg terjadi dgn Heechul oppa?” Byeol terus menangis dan bertanya pada Kibum

“Byeol-ah, Kibum-ah?” terdengar suara wanita paruh baya memanggil mereka.

“eomma!!” ucap Kibum dan Byeol bersamaan, dan langsung memeluk eomma mereka.

“Eomma, ada apa dgn Heechul hyung?” Kibum pun menumpahkan air matanya

“Mianhae eomma tidak memberitahu  kalian sejak dulu. Sebenarnya hyung mu menderita gagal ginjal. Kami baru mengetahui penyakitnya sejak 1 tahun lalu. Selama dia Jepang dia rutin melakukan cuci darah, namun saat dia kembali ke korea beberapa saat lalu, dia tidak melakukan cuci darah, dan itu mengakibatkan penyakitnya semakin parah.” Eomma Kibum dan Byeol terus menangis saat menjelaskan yg sebenarnya.

“Kenapa eomma dan appa tidak memberitahu kami tentang semua ini? Waeyo!?!” Kibum berteriak histeris, sementara Byeol hanya menangis.

“Mianhae, ini semua Heechul yg memintanya. Ia bilang utk merahasiakan hal ini dari kalian berdua. Dan dokter yg menangani Heechul saat di Jepang adalah ayah Geun Young.” jelas appa mereka yg sedari tadi beridiri dgn eomma mereka

“Geun Young?” Kibum merasa tak percaya kalau Geun Young melakukan semua ini. Kibum langsung berlari ke arah Geun Young yg juga menangis di depan ICU.

“Geun Young-ah!! kenapa kau tak mengatakan ini semua? Waeyo?!” Kibum mengguncang-guncangkan tubuh Geun Young.

“Mianhae Kibum-ah, jeongmal mianhae. Heechul oppa, menyuruhku merahasiakan ini semua. Jeongmal mianhae.” Geun young masih terus menangis

“Shinhye-ah, jeongmal mianhae tentang kejadian di taman saat itu, aku hanya membantu Heechul oppa. Jeongmal mianhae..” Geun Young meminta maaf pada Shin Hye dan memeluknya. Shin Hye hanya bisa menangisi semua yg telah terjadi. Top berusaha menenangkan Shinhye dan Geun Young.

Tiba-tiba Hyesun dan Donghae pun datang. Hyesun langsung memeluk Shinhye dan Geun Young. mereka semua menangis melihat keadaan Heechul yg benar-benar memprihatinkan.

Seorang suster keluar dari ruang ICU..

“Adakah dari kalian yg bernama Kibum dan Byeol?” suster

“aku!” sahut Kibum dan Byeol bersamaan

“silakan masuk, Heechul-ssi, ingin bertemu kalian.” Suster

Mereka berdua pun masuk dan mengenakan baju khusus utk di ruang ICU.

“Byeol-ah, Kibum-ah.” Heechul memaksakan dirinya utk tersenyum dgn kondisinya yg sangat lemah

“Ne, hyung?” Kibum menangis dan menggenggam tangan Heechul

“Kim Kibum! Kalau aku pergi, jagalah yeodongsaeng mu ini! Sayangilah dia seperti aku menyayanginya! Jangan biarkan dia memilih namjachingu yg salah! Arraseo?” Heechul

“Hyung jangan berbicara seperti itu, kau tak akan pergi hyung!” tangis Kibum semakin menjadi-jadi

“Dan kau Kim Byeol, jangan kau susahkan oppamu yg satu ini. Aku sudah memberitahunya agar ia menjagamu. Kau jangan nakal. Arraseo?” Heechul sekarang menasihati Byeol

“hikshiks, ne oppa..” sahut Byeol

“aku sangat bangga bisa memiliki dongsaeng dan yeodongsaeng seperti kalian.” Heechul mengelus kepala kedua adiknya.

“Kibum-ah tolong panggilkan aku Top dan Shinhye, p-ppali..” suara Heechul semakin lemah

“Ne hyung!” Kibum dan Byeol pun keluar dari ruang ICU. Lalu Kibum menyuruh Top dan Shinhye utk masuk. Kemudian mereka berdua pun masuk.

“Shinhye-ah, Top..” Heechul tersenyum melihat Shinhye dan Top

“Oppa..” tangis Shinhye pun semakin jadi melihat keadaan Heechul yg tergulai lemah

“Mianhae, di saat-saat terakhirku. Aku tidak meninggalkan kesan yg baik utk mu..tapi percayalah, jeongmal saranghae..” ucap Heechul dgn suaranya yg semakin lemah.

“Nado saranghae oppa..” sahut Shinhye diiringi tangisnya

“dan kau Top, jaga Shinhye baik-baik. Aku yakin, aku tidak salah kalau memilih kau untuk menjaga Shinhye. Aku sangat mencintai Shinhye, kalau aku diberi kesempatan utk hidup aku akan menjaganya dan tak akan pernah menyakitinya. kau harus menjaganya dan mencintainya seperti aku. arraseo?” Heechul  berbicara pada Top

“Ne hyung! Aku tidak akan mengecewakan mu!” Tangis Top pun semakin deras.

“Shin-shin-shinhye-ah, saat aku pergi, kau pergi ke kamarku, dan ambil lah kotak berwarna biru di dalam laci meja di dekat tempat tidurku. Aku sudah tidak….aaaarrrgghh!!”

Sebelum Heechul menyelesaikan ucapannya dia tiba-tiba berteriak. Para Dokter dan suster langsung memeriksa keadaan Heechul dan…………..

—————

Part 5D

Keesokan harinya..

-Shinhye pov-

Aku benar-benar mencintai Kim Heechul. Aku yakin kau akan mencintai ku selamanya oppa..begitu juga aku. Jeongmal saranghae oppa..

“Shinhye-ah? kajja kita pulang. Semua orang sudah pergi. Kau jangan sedih lagi, arra?” Top membuyarkan lamunan ku saat aku masih memandangi batu nisan yg terukir nama seseorang yg benar-benar aku cintai.

Ya, Heechul oppa telah pergi. Dia telah meninggalkan kami semua. Aku tidak akan melupakan kata-kata terakhirnya utk selalu menjaga dan mencintai ku..

“Top-ah antarkan aku ke rumah Kibum.” Ucapku pada Top saat ia sedang menyetir mobilnya.

“Ne.” Kami pun langsung menuju rumah Kibum

Ternyata semuanya ada di rumah Kibum. Orangtuanya, Byeol, Junhyung, Hyesun,  Geun Young, Donghae dan tentu saja Kibum. Kami semua dalam berduka karna kehilangan orang yg kami sayang.

“Kibum-ah, aku boleh masuk ke kamar Heechul oppa?” tanyaku pada Kibum

“Ne, masuklah.” Kibum masih terlihat sangat sedih.

Aku masuk ke dalam kamar yg cukup luas itu. Kamar itu bernuansa biru dgn furniture putih. Kamar itu benar-benar terasa sejuk. Sangat nyaman rasanya berada di kamar ini.

“ahh, kotak itu!” aku pun ingat tujuanku masuk ke kamar ini.

Aku pun membuka laci meja di dekat tempat tidur Heechul oppa, aku pun melihat kotak yg dikatakan oleh Heechul oppa. Aku mengambil kotak itu, dan aku duduk di sebuah kursi berwarna biru muda. Aku pun membuka kotak itu. Di dalam kotak itu ada sebuah gulungan kertas dgn pita berwarna biru muda. Hmh, oppa kau memang pecinta warna biru. (Author: nado oppa, aku juga cinta biru. \(^o^)/ )

Aku pun membuka gulungan kertas itu, ternyata itu sebuah surat dgn tulisan tangan, dan aku mengenal tulisan itu. Itu adalah tulisan Heechul oppa.. Air mataku mulai menetes saat membuka surat itu..

Dear Shinhye ^^

Chagi, saat kau membuka surat ini, aku hanya bisa melihatmu dari tempatku, dan aku yakin kau pasti sedang menangis saat ini. Hapus dul u air matamu baru kau lanjutkan membaca suratku, arra?  (ish oppa, ada-ada saja kau. Aku pun langsung menghapus air mataku)

Shinhye-ah, mianhae saat kejadian di taman tentang aku dan Geun Young. Itu hanya sebuah kebohongan, aku sengaja membuatmu membenciku di saat-saat terakhir ku, agar kau tidak perlu menangis saat aku pergi meninggalkanmu selamanya. (tangisku semakin deras membaca surat Heechul oppa)

Shinhye-ah, kau tau? Aku sudah memiliki kebahagiaan yg abadi. Dengan mendapatkan cintamu dan bisa melihatmu bahagia, itu saja sudah membuatku sangat bahgaia. Aku selalu menyimpan cinta dan senyum mu di dalam hatiku dan menguncinya rapat-rapat, agar tidak ada yg merebutnya dariku. ^^

Shinhye-ah, Top. Dia adalah namja yg tepat untuk mu. Dia sangat mencintaimu. Aku yakin dia bisa menjaga dan membahagiakan mu. Aku yakin dia bisa lebih baik dariku, dan bisa menemani mu lebih lama dari aku.

Aku mau, kau mencoba utk mencintainya, seperti dia mencintaimu.

Sudah-sudah hapus air matamu, kalau kau terus menangis, bisa-bisa kau menenggelamkan Seoul. Kekekekeke (Heechul oppa.. aku langsung menghapus air mataku demi oppa)

Hanya ini yg bisa aku tulis Shinhye-ah, jeongmal saranghae. Neorago Shinhye-ah, neorago…

Kim Heechul

 

 

Aku menangis sejadi-jadinya setelah membaca surat dari Heechul oppa, aku benar-benar mencintainya! Jeongmal saranghae oppa!! Tapi dia benar, mungkin aku harus membuka hatiku untuk Top..

—————————-

Part 5E

-Author pov-

1 tahun kemudian….

Hyesun pov

“Waaaaa!!! Akhirnya kita lulus juga!! Ye ye ye!!” Shinhye teriak kegirangan setelah upacara kelulusan tadi. Kami memutuskan utk pergi ke pantai setelah acara kelulusan

“Chagiya, sini! Aku ingin mengambil foto kita berdua!” Donghae memanggilku dari tepi pantai

“Ne, chagi!” aku pun berlari mendekati Donghae, dan kami mengabadikan foto kami berdua.

“Donghae-ah, berikan kameramu! Kajja kita foto bersama!” Top memanggil Donghae

“kalau kita foto bersama, siapa yg mengambil fotonya?” Donghae terlihat bingung

“Apa guna yeodongsaengku dan namjachingunya di sini? Suruh mereka saja! hahahaha” Kibum melirik ke arah Byeol dan Junhyung. Mereka akan lulus di tahun berikutnya, tapi hari ini mereka ikut merayakannya bersama kami.

“$#@#@!@%$$&^(*&(*&*&^*%%$@#!!” Byeol hanya menggerutu mengambil kamera dari tangan Donghae

“Nah, dul, set..” #klik#  kebersamaan kami ber6 pun kini sudah di abadikan.

Ber6? Ya, Aku, Donghae, Shinhye, Top, Kibum, dan tentu saja Geun Young.

Sejak beberapa bulan lalu, Kibum menjadi namjachingu Geun Young lagi. Dia mulai membuka hatinya lagi utk Geun Young yg selalu mencintainya. Aku senang bisa melihat mereka menjadi sepasang kekasih.

Sedangkan Top dan Shinhye, mereka juga menjadi sepasang kekasih. Top mengingat perkataan Heechul oppa, dia dipesan agar menjaga Shinhye. Dan Top membuktikannya, dia benar-benar menjaga Shinhye dgn baik, dan Shinhye pun mulai mencintai Top.

Aku? ahhh, aku yg paling bahagia setelah semua masalah yg menimpaku. Hubungan ku dgn Donghae semakin baik. Semakin hari, aku dan dia saling mencintai. Tuhan, terimakasih kau telah memberikan kebahagiaan ini pada kami..

“Chagi?” Donghae tiba-tiba datang dan memeluk ku dari belakang

“Ne?” aku berbalik dan menatapnya.

“Aku mencintai seorang yeoja..” MWO?? apa-apa’an ini??? Aku sangat terkejut mendengar perkataan Donghae

“Nuguseyo?” tanyaku pura-pura tidak peduli

“It’s you. Neorago chagi.. Neorago..” #cup# Donghae mengecup bibirku dgn lembut, dan aku pun tersenyum mendengarnya mengatakan itu.

“Yaa!! Kalian!! Ppali ke sini!! Kita foto lagi!!” Top memanggilku dan Donghae

“Aku juga mau ikut foto!” Byeol merengek pada kami

“Aku juga!” kini Junhyung pun ikut merengek

“kalau semua mau foto siapa yg memfoto kita?” tanya Donghae bingung.

“Minta tolong saja pada orang itu.” Geun Young menunjuk ke arah seorang namja yg bertubuh gemuk. (author: bayangin namja ini Shindong. xD)

“annyeong, bisa tolong kau memfoto kami?” Geun Young

“Ne, kalian ambil posisi saja.” Ucap namja itu sambil tersenyum pada kami

Kami pun sudah siap pada posisi masing-masing.

“Katakan Cheese saat kita di foto!!” Byeol

“Jangan, karna hari ini tepat 1 tahun Heehcul oppa pergi meninggalkan kita, bagaimana kalau katakan Heechul saja, utk mengabadikan Heechul oppa bersama kita!” Shinhye

“Ne, ne. Aku setuju!” aku setuju dgn perkataan Shinhye. Yg lain pun mengangguk tanda setuju dgn Shinhye.

“kalian sudah siap?” ucap namja itu

“Ne!” teriak kami bersamaan

“Nah, dul, set..” #KLIK#

“HEECHUL!!”

THE END \(^o^)/

Hah, akhirnya selesai juga my second ff.😀

Di tunggu commentnya readers.😀

Gomapseumnida *bow ^^

2 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s