[OneShoot] HEY, LEADEVIL ! YOU’RE MY CHAGI

Author: Ahn Neul Gi (Uzdah Ns)

genre: romance, friendship n comedy

Cast: Sulli f(x) and Lee Taemin SHINee

other cast: Key SHINee and Victoria f(x)

Length: OneShoot

Seperti hari-hari sebelumnya, Sulli sibuk dengan kegiatannya sebagai ketua OSIS di SM School Entertaeint. Ya. . Dia di pilih menjadi ketua OSIS karena ia pintar, bijak dan selalu mau menerima masukan dari siswa-siswa di sekolah. Bahkan gara-gara kesibukannya menjadi ketua, ia tidak mempedulikan orang-orang di sekelilingnya dan mungkin ia mengabaikan seseorang yang menyukainya?? Entahlah. .

Sore ini sehabis jam pelajaran selesai dia akan memimpin rapat untuk membicarakan masalah kebersihan sekolah, ia sangat kesal jika melihat siswa yang membuang sampah tidak pada tempatnya, bahkan terkadang ia marah dan tak segan-segan memukul orang tersebut memakai tongkat yang sering ia bawa. Dikalangan cowok-cowok, ia sangat terkenal sekali dengan kesadisannya memarahi anak-anak yang bermasalah yang kebanyakan adalah cowok, ia pun mendapat julukan sebagai “LEADEVIL” atau “KETUA IBLIS”, sedikit menakutkan sih..

Ruang Rapat—

“tugas anggota OSIS kali ini adalah tentang kebersihan, sudah banyak siswa yang tidak mematuhi peraturan yang satu ini.. Siapa saja yang membuang sampah tidak pada tempatnya, tolong menghadap kepada saya” tegas Sulli

“BAIK KETUA !!”

Sulli pun merasa tenang karena perkataanya tadi di dengar oleh seluruh anggota OSIS. Setelah rapat selesai ia pun langsung pulang walaupun matahari sudah tenggelam dan langit mulai gelap, sebenarnya ia juga merasa kesepian karena tak seorang teman yang bisa menemaninya, yaa. . Tapi itu bukan masalah untuk dirinya.
Di tengah perjalanan, ia mendapati seseorang yang membuang sampah tak pada tempatnya

“TUNGG” seseorang melempar kaleng minuman yang sudah kosong di pinggir jalan, kaleng itu menggelinding ke kaki Sulli yang sedang berjalan

“siapa yang membuang sampah !!” Sulli yang menghampiri seseorang bersepeda motor yang ada di depannya

“ahh. . Mweo?” jawab seorang itu dan ternyata ia adalah siswa SM school juga

“eh, kau murid SM school kan? Kau tau ada larangan untuk tidak membuang sampah sembarangan?! ” Sulli yang sedikit kesal

“oohh. . Kau ini ketua OSIS yang galak itu kan! ”

“heh, jangan menghinaku seperti itu ya !!” Sulli yang mulai memanas

“peraturan tidak membuang sampah itu kan hanya ada di sekolah saja, tidak berlaku di luarnya kan?” ucap seorang yang membela diri

“larangan tidak membuang sampah itu sudah terpampang dimana-mana, bukan hanya di sekolah saja !! Siapa nama mu ?!” Sulli yang benar-benar kesal

“Lee Tae Min” jawabnya dengan santai

“oh jadi kau yang namanya Taemin ! Namamu sering sekali masuk ke catatanku!” Sulli yang melipat kedua tangannya

“nae, wae? Kau ingin menggoda ku ?!” Taemin yang menaikan satu alisnya, Sulli yang melihatnya pun mulai sedikit ill dan takut. Sulli menganggap kalau Taemin akan melakukan sesuatu dengan ekpresi wajah Taemin yang sedikit horny??

“ehh. . Ja jangan sem barangan ya. . Kau i ini !!” tiba-tiba nyali Sulli mulai kiyut dan menghentikan niatnya untuk memarahi Taemin

“kau ingin ku antar pulang ?” Taemin

“eh, tidak!! Aku tak mengenal mu ! Aku bisa pulang sendiri !” ucap Sulli seraya pergi meninggalkan Taemin yang sedikit terbirit -birit ==”

Taemin yang melihat sang ketua OSIS itu sedikit merasa aneh, karena yang biasanya sang leadevil selalu marah dan tak suka melihat seseorang melakukan hal yang menyimpang, tapi kenapa dengannya tidak?? Di dalam pikiranya, mungkin karena ke imutan ku kah? Haha. . Sejak itu lah Taemin sedikit merasa ingin lebih tahu tentang sang leadevil tersebut..

——

Ke esokan harinya, seperti biasa Sulli bangun pagi dan cepat-cepat untuk pergi ke sekolah, ia selalu ingin datang terlebih dahulu untuk mengawasi siapa saja yang terlambat dan melakukan pelanggaran yang telah di tetapkan.
Sulli memantau siapa saja yang terlambat dan langsung mencatatnya ke dalam buku kasus, kebanyakan yang ada di catatannya adalah anak lelaki, makanya banyak sekali siswa cowok tak suka padanya dan protes. Ya , walaupun ia tak di sukai oleh siswa cowok tapi itu bukan halangan untuknya, ia tak pernah ingin mundur dari bangku ke-OSIS annya.

“hey, annyeong haseyo” sapa seseorang yang berada di belakang Sulli yang sedang mengawasi di balik kaca jendela

“nae, annyeong” Sulli yang menoleh dan ternyata itu adalah Key, Key juga salah satu dari anggota OSIS yang mengurus mading sekolah

“sedang mengawasi yang terlambat ya? Ketua memang rajin ya” Key dengan senyum manisnya

“ahh, biasa saja. Tolong jangan panggil aku dengan sebutan ‘ketua’ ” Sulli yang blushing karena Key memujinya. Ya, sebenarnya Sulli ini juga mempunyai rasa suka dengan Key, ia selalu merasa malu dan deg-deg an jika bertemu dengan Key

“loh? Wae? Kau memang ketua bukan??” Key yang bingung

“nae, tapi aku lebih suka jika kau memanggil ku ‘Sulli’ saja” wajah Sulli seperti kepiting rebus, sangatlah merah

“okey, baiklah” Key

“Eomeona!! Dia lagi yang terlambat ! ” tiba-tiba wajah Sulli mulai berubah menjadi kesal melihat seorang siswa yang tak asing dimatanya terlambat

“oh, Lee Taemin? Dia memang punya banyak kasus” sambung Key

Akhirnya Sulli itu langsung menghampiri lelaki yang ia temui semalam dengan kesal. Taemin yang baru saja memanjat pagar sekolah karena terlambat itu pun surprising melihat sang ketua berada di belakangnya, biasanya jika ia terlambat tak satu pun yang mengetahuinya tapi kali ini ia mendapat nasiab yang berbeda

“Lee Taemin terlambat 15 menit dan memanjat pagar” Sulli yang mencatat di buku catatan kasus siswa

“ahh, sial ! Biasanya juga tidak ketahuan, dasar leadevil !” Taemin yang ngedumel kesal

“kau bicara apa?!” Sulli yang merasa di omongin oleh Taemin

“ahh, tidak ! Eh lihat disana ada yang terlambat juga !!” Taemin dengan akal top nya membohongi Sulli, dan Sulli pun langsung menengok, dan saat itulah Taemin kabur ^^

“ehh !! AWAS KAU YA !!” Sulli yang kesal karena telah di bohongi oleh Taemin —

Saat istirahat Taemin di panggil untuk menghadap ke ruang OSIS, ia pun tau pasti dan akan di panggil seperti anak bermasalah kebanyakan, tapi ia santai saja karena di kalangan cewek-cewek ia sudah terkenal dengan ke imutan wajahnya tersebut dan itu tak akan membuat dirinya menjadi down karena ke populerannya.

“pangap sumnida!” kata pertama Taemin yang diucapkan saat masuk ke ruang OSIS dengan tersenyum pada Sulli yang terlihat en-nek dengan Taemin

“mweo?? Pangap sumnida? Aku tak pernah senang bertemu dengan mu” Sulli yang duduk di bangku bebesarannya dengan wajah ill

“ok, gwaenchan ” Taemin
“kau adalah murid yang mendapat kasus terbanyak saat ini ! Hebat sekali ya ” Sulli

“mweo? Benarkah .. Aku tak percaya. Gweonjanghagun!! Ini rekor untukku, hebat sekali ! Apa ada hadiah untuk ku karena pencapaianku yang begitu amazing?!” Taemin yang mulai dengan kebodohannya, bukannya merasa bersalah tapi dia dengan bangganya mengucapkan kalimat itu

“ehh.. ? Michyeo.. Kau akan mendapatkan hadiah nanti sehabis pulang sekolah” Sulli yang melihat bingung ekspresi Taemin yang begitu sangat bodoh

akhirnya Sulli pun memperbolehkan Taemin untuk pergi, dan Sulli pun masih bingung apa Taemin sedikit gila? Atau bodoh? Atau memang seperti itu, menurutnya Taemin adalah siswa yang pertama kali senang mendapat kasus terbanyak, mungkin nanti ia akan mengadakan Grammy Award untuk Taemin sebagai the best stupid and weird student of the year.. Mungkin ? ==”
—**—

semua pelajaran sekolah di SM school itu pun selesai, bel pun sudah berbunyi dengan nyaringnya, semua siswa keluar dari kelas dam pulang, terkecuali Taemin. Taemin itu pun masih penasaran dengan hadiah pencapaiannya dari ketua, ia berfikir mungkin saja ia di beri kecupan manis dari sang ketua?? Itu terlihat bodoh jika ketua melakukannya pada Taemin yang seperti ini.

“ketua, mana hadiah ku?” Taemin yang menaggih hadiah yang di janjikan Sulli padanya

“ini !” Sulli yang memberikan 1 ember dan 1 tongkat pel pada Taemin

“ini hadiah ku? Kau pikir aku ingin membersihkan toilet?” keluh Taemin

“yap, pintar sekali !! Toilet di sekolah sangatlah kotor, aku ingin kau membersihkannya” suruh Sulli, dan akhirnya Taemin itu pun mengikuti apa kata ketua katakan

30 menit berlalu, Taemin sudah membersihkan setengah dari toilet sekolah dan tak luput Sulli terus mengawasi Taemin. Di sela-sela mengawasi Taemin ia pun sesekali melihat dari luar jendela Key yang bermain basket di lapangan sekolah, bahkan saat Taemin mengajaknya mengobrol saja Sulli hanya diam mengabaikan dan terus memandangi Key yang secara tidak langsung.
Tapi sesaat Key break untuk minum, terlihat seorang gadis menghampirinya dan memberikan handuk kecil pada Key, gadis itu adalah Victoria, ia sering digossipkan dengan Key karena Victoria adalah rekan Key untuk mengurus mading sekolah, bahkan ia juga pernah di pergoki bergandengan tangan dengan Key saat pulang sekolah dan hal itulah yang membuat Sulli patah semangat dan membut cintanya bertepuk sebelah tangan.

“heh ketua, kau ini aku ajak ngobrol tak ada respon sama sekali ! ” keluh Taemin sambil meneruskan mengepel lantai

“selesaikan saja hadiahmu itu !” Sulli yang masih memandang ke luar jendela dengan tatapan yang datar

“hm? Apa sih yang kau lihat” Taemin yang penasaran itu pun langsung melihat keluar jendela, dan Taemin pun tahu kalau Key lah yang menjadi pusat kenapa sang ketua itu terdiam kaku bagaikan es yang membeku

“kau suka dengan Key?” tanya Taemin tiba-tiba, dengan refleknya Sulli pun mengangguk

“eh, apa??” Sulli yang langsung sadar

“Eomeona ! Ternyata ketua menyukai Key !” Taemin yang meledek Sulli, wajah Sulli pun berubah menjadi merah seperti udang goreng

“e. .eh tidak!! Key kan sudah dengan Victoria, mana mungkin aku menyukainya” Sulli yang langsung menepis perkataan Taemin

“cinta mu bertepuk sebelah tangan ya?” ledek Taemin ke dua kalinya, Sulli hanya terdiam

“lagi pula Key juga takkan mau dengan mu, kau saja galak pada setiap lelaki, mungkin jika aku menjadi Key aku juga akan memilih Victoria di banding dengan kau..” ledek Taemin untuk yang sekian kalinya

Dan tanpa di ketahui Taemin, perkataanya tadi membuat perasaan Sulli sedikit sakit.
Sulli pun langsung menatap Taemin kesal dengan sedikit air mata yang ada di pipinya seraya ia pergi berlari sambil menangis dan meninggalkan Taemin.

Taemin pun bingung dan terdiam melihat wajah sang ketua menangis karena perbuatannya tadi.. Ia tak bermaksud untuk membuat Sulli mengangis, karena ia hanya sekedar bercanda. Taemin merasa bersalah pada sang ketua..

———- ** ——

Sulli’s house __
Waktu menunjukan jam 7 malam, ini adalah waktu makan malam bagi keluarga Sulli, tapi entah kenapa Sulli yang biasanya begitu antusias untuk dinner bersama keluarganya berubah tak ingin bergabung dengan alasan banyak pekerjaan OSIS yang harus ia selesaikan.

Entah tak tahu karena perkataan Taemin tadi atau masalah Key dengan Victoria??
Entahlah, yang mengetahui dirinya kenapa adalah Sulli sendiri.

——**—–

Keesokan harinya, Sulli sedikit agak siang untuk pergi ke sekolah, tak seperti biasanya ia selalu berangkat pagi untuk mengawasi anak-anak yang terlambat.

Saat ia melintasi koridor sekolah, terlihat Taemin sedang mengobrol dengan para gadis di sekelilingnya, Sulli hanya mengabaikannya dan tak peduli.
Sekilas Taemin melihat Sulli yang lewat di depannya, ia sangat ingin sekali meminta maaf pada sang ketua.. Tapi ia tak tahu harus bagaimana??

Saat istirahat, Sulli pergi menyendiri dan tak seperti biasanya ia berada di ruangan OSIS.
Ia memutuskan untuk pergi ke taman, tapi di tengah perjalanannya , ia di halang oleh beberapa anak cowok yang bermasalah, mereka ingin Sulli mengembalikan barang mereka yang Sulli sita .

Sulli yang bingung dan takut itu pun tak tahu harus berbuat apa dengan begitu banyak namja bermasalah menghadangnya. Ia pun tak bisa berbuat banyak, bahkan ia tak bisa marah di depan mereka semua

“kembalikan semua barang yang kau sita dari kami, leadevil ! CEPAT!! ”

“barang tersebut sudah di sumbangkan kepada anak-anak panti asuhan, sungguh.. Mian !”
Sulli yang benar-benar takut , tapi mereka tetap saja merasa kesal pada Sulli.

Sulli pun mulai cemas karena takut mereka semua melakukan tindakan kriminal atau seksual pada Sulli??

“SETT. . ” tiba-tiba seseorang menarik tangan Sulli dari amukan para siswa

“jangan menyalahkan ketua ! Ketua tak salah tapi kalianlah yang salah!!” ucap seseorang tersebut sambil menyembunyikan Sulli di belakang tubuhnya

“heh, apa masalah mu !! Kami tak ada urusan dengan mu, berikan leadevil itu pada kami !”

“tak akan ku berikan ketua kepada siapa pun!!” ucap keras orang tersebut dan yang ternyata ia adalah Taemin.

Sulli pun hanya terdiam di balik tubuh Taemin mendengar perkataan Taemin tadi.
Taemin pun langsung menarik tangan Sulli dan membawanya kabur dari amukan para siswa bermasalah itu.

Tiba di tempat yang aman, mereka berdua terlihat ter engah-engah karena habis berlari dari kerumunan siswa yang membenci ketua

“ketua, kau baik-baik saja kan??” Tanya Taemin sambil memegang pundak sang ketua dengan kedua tangannya

“lepaskan!! Jangan sok menjadi pahlawan di mataku!” ucap Sulli seraya pergi meninggalkan Taemin dengan wajah kesal.

Taemin hanya terdiam, ia bermaksud baik pada sang ketu, tapi ternyata ketua masih marah padanya, apakah Sulli membenci Taemin? Entahlah. . .

—–

Hari demi hari, Taemin selalu melakukan hal baik di mata Sulli, karena ia sangatlah merasa bersalah pada sang ketua karena perkataanya saat itu.

Banyak hal yang ia lakukan supaya Sulli bisa memaafkan Taemin tapi tetap saja Sulli menerimanya dengan sikap dingin.
Taemin selalu menyalahkan dirinya sendiri dan hampir berputus asa untuk mendapatkan kata maaf dari ketu.

Suatu hari Taemin sengaja membuat suatu pelanggaran, yaitu dengan membolos saat pelajaran berlangsung dan itu membuat ketua OSIS harus campur tangan dan mengurusnya.

Taemin sengaja melakukannya supaya ia bisa mendapatkan hukuman dan bisa berbicara dengan Sulli.
Dan alhasil Taemin pun mendapatkan hukuman dari ketua yaitu harus membersihkan dan mencabuti rumput di halaman sekolah.

Di halaman–
Taemin dari tadi terlihat cengar-cengir tak jelas, dan itu membuat Sulli merasa aneh dan angkat bicara.

“heh, kenapa kau cengar-cengir sendiri dari tadi ?! Wae?” tanya Sulli penasaran

“anio, gwaenchan seumnida” Taemin yang melanjutkan hukumanya sambil cengar cengir tak jelas

“huh, micheyo ! Tapi di catatan kasus, namamu jarang ada.. Tapi kenapa kau melakukan hal yang melanggar lagi ?!” tanya Sulli

“nae, aku sengaja melakukannya.. Karena, supaya aku bisa berbicara lagi dengan ketua ” jelas Taemin dengan senyum manisnya.
Sulli yang mendengarnya pun merasa Taemin mulai bersikap aneh

“mian hamnida, karena perkataanku waktu itu ya.. Aku merasa bersalah sekali mengatakannya saat kata-kata ku menyinggung ketua, miann..” ucap penyesalan Taemin
“nae, sudah jangan di pikirkan lagi.. ” Sulli yang menuju ayunan taman

“ketua . . ” Taemin

“. . .” dan Sulli langsung menoleh

“jadilah pacarku ..” ucap Taemin tanpa berpikir panjang

“nae??” Sulli yang sedikit tak mendengar dan bingung

“ahh. .benarkah kau mau!! sungguh aku senang ketua menerima ku !” Taemin yang langsung senang mendengarnya, padahal Sulli tak mengerti apa yang dikatakan Taemin tadi

“ehh. .??” Sulli hanya bingung

“aku tak kan mengecewakan ketua lagi, aku janji akan menjadi pacar terbaik bagi ketua” ikrar Taemin

“ehh. . Mweo? ..Pacar?? Anio, kau salah pah — ”

“aku senang sekali, ne saranghae ” Taemin yang memotong perkataan Sulli sambil menghampiri Sulli yang sedang di bangku ayunan

” . . . ” Sulli hanya bisa terdiam menatap wajah Taemin yang berdiri di depannya, entah mengapa hatinya kini rasanya ingin copot dan suhu badannya mulai memanas

” :* .. Cups~~” dengan tiba-tiba Taemin membelai kepala Sulli dan mencium kening Sulli yang sedang duduk di ayunan.

Sekejap tanpd suara, Sulli terdiam kaku, wajahnya memerah seperti bunga mawar pada musim semi yang tertiup angin ,.
Entah apa yang ada di pikiran Taemin sekarang?? . . .

Walaupun Sulli masih bingung tapi di pikirannya, Taemin itu tidak terlalu buruk untuk di jadikan pacar walaupun sedikit aneh dan bodoh??=,=”

=======

Seminggu berlalu, hubungan Taemin dan Sulli pun berjalan apa adanya bagai air yang mengalir, Sulli pun sedikit demi sedikit bisa melupakan dan merelakan Key dengan Victoria.

Tetapi selama Sulli berpacaran dengan Taemin, tugasnya sebagai ketua OSIS sering mendapat kritik oleh para anggotanya, ia jarang sekali hadir di rapat karena hang out bersama Taemin.

Ia juga jarang mengawasi siswa yang bermasalah dan selalu terlambat untuk melaksanakan tugas-tugas OSIS

In the school–

“ketua, hari ini laporan tentang masalah siswa harus di kumpulkan kepada kepala sekolah, apa ketua sudah membuatnya?? ” tanya seorang anggota

“eomeona !! Aku lupa membuatnya semalam ! Baiklah sekarang aku akan membuatnya di lab computer” Sulli

“ketua, akhir-akhir ini terlihat berubah dan sepertinya senang sekali.. Ketua ada kencan ya? Hihi”

“ahh anio. . Mian jika akhir-akhir ini aku sedikit lamban mengerjakan tugas” Sulli

In lab. Computer–

Sulli terus mengetik untuk membuat surat laporan untuk kepala sekokah.
Biasanya ia tidak lamban seperti ini tapi ia berpikir sememjak berpacaran dengan Taemin, tugasnya sebagai ketua OSIS menjadi tak terkendali,
Taemin menghampiri Sulli ke ruang lab. Computer. ,

“kau sedang apa? Sepertinya sibuk sekali, mau ku bantu??” tanya Taemin yang berada di belakang Sulli

“piryeopss, aku bisa melakukannya sendiri ” jawab Sulli yang sedikit dingin

“benar tak ingin ku bantu?” Taemin

“anio.. Lagipula aku sudah selesai” Sulli yang mengambil hasil printannya dan cuek dengan Taemin

“kau kenapa?” tanya Taemin yang sedikit cemas pada Sulli

“anio, gwanenchan.. Aku hanya sedikit lelah karena pekerjaan OSIS ku menumpuk” jawab Sulli dengan wajah yang sedikit lesu

“apakah semua baik-baik saja?” tanya lagi Taemin sambil memegang pundak Sulli dengan tangan kanannya, tapi Sulli langsung menepisnya

“entahlah, semenjak berpacaran denganmu . .semuanya menjadi kacau” jawab Sulli sambil memegang kepalanya dengan tangan kirinya dan membelakangi Taemin

“ohh. .ku pikir semuanya akan baik-baik saja, aku ini memang naif ya..” ucap Taemin dengan senyum agak memaksa, karena ia tak mau menunjukan wajah kecewanya kepada Sulli

“kau. . . .membuatku berantakan..” ucap Sulli seraya meninggalkan Taemin menuju keluar lab. Computer

Taemin yang mendengarnya pun sedikit kecewa, di benaknya apakah Taemin yang membuat Sulli menjadi berubah di OSIS?? Entahlah..

Taemin pun berpikir apakah Sulli memang tidak menyukainya sejak awal? Sehingga Sulli mengatakan hal seperti itu di depannya, tapi disamping itu ..Taemin berharap semuanya baik-baik saja.

Sementara Sulli, sebenarnya ia tak ingin mengatakan kata yang mungkin membuat Taemin kecewa tadi..
Tapi harus bagaimana lagi ? Memang benar keadaanya seperti itu..

Sesungguhnya ia ingin menangis mengatakan perkataannya tadi. Ia seperti mengkhianati perasaan Taemin kepadanya yang memang benar-benar menyukai Sulli

Di ruang OSIS–

“ini laporannya, aku sudah membuatnya tadi di lab” Sulli yang menyerahkan hasil laporannya kepada sekertaris OSIS

“ketua hebat sekali bisa menyelesaikannya dengan cepat!”

“kita selalu tertolong berkat ketua”

“ketua memang hebat”

Semua anggota memuji Sulli karena kerja kerasnya, tapi di samping itu Sulli malah menangis, entah tak tahu karena terharu atau apa?
Anggota yang ada di dalam ruangan itu pun bingung

“eh, ketua mengapa menangis ?”
“ketua baik-baik saja kan?”

Begitulah setidaknya yang dikatakan oleh para anggota yang bingung dengan sang ketua kenapa menangis ?

Sulli pun langsung berlari meninggalkan ruang OSIS ,entah tak tahu kemana..
Ia menyadari bahwa ia membutuhkan seseorang. .

Sulli terus berlari mencari Taemin dengan air mata yang terus mengalir di pipinya.. karena ingin bertemu dan meminta maaf karena telah mengecewakan

Ia merasa bersalah pada Taemin, ia tak ingin kehilangan Taemin, dan Taemin lah seseorang yang ia suka.. Ya, ia benar-benar menyukai Taemin..

” Taemin. .” Sulli yang menghampiri Taemin dengan air mata yang terus membasahi pipinya

Akhirnya Sulli mendapati Taemin sedang berdiri melihat keluar jendela di koridor sekolah,
Taemin yang melihat Sulli datang menghampirinya itu pun kaget dan bingung, apakah Sulli akan mengakhiri hubungan mereaka berdua?? Entahlah. .

Melihat keadaat Sulli sekarang, Taemin tak bisa berharap banyak bahwa ia tak ingin kehilangan sang ketua dari kehidupannya sekarang …

” … Ketua, sebenarnya aku ingin pergi karena kau muak dengan ku. .tapi ternyata aku tak bisa. Aku terus memikirkan ketua, aku tak mau kalau ketua membenciku karena aku telah membuat ketua menjadi kacau..
Aku tak bisa berbuat banyak untuk mu, tapi jika kau ingin aku pergi jauh atau mendapat hukuman dari ketua. .akan ku lakukan, tapi aku mohon jangan benci padaku.. Karena, aku sangat menyukai ketua..” ucap pengakuan Taemin di hadapan Sulli, dan itu membut Sulli semakin ingin menangis

“anio… Jangan berbicara seperti itu , Taemin” Sulli yang menundukan kepalanya sambil terus menangis

“aku memang tak sepintar ketua, aku sungguh bodoh ya.. sampai membuat ketua menangis seperti ini.. Pasti aku telah mengecewakan ketua, aku tau ketua tak ingin mempunyai pacar yang terus melakukan pelanggaran di sekolah kan? Aku sungguh bodoh.. ” ucap Taemin sambil menggaruk-garuk kepalanya

“anio.. Aku sangat senang, karena kau membutku semakin kacau..” Sulli yang menghampus air matanya

“hmm? Mweo? Maksud mu.. ?” Taemin yang bingung

“aku sadar… .bahwa aku sangat menyukai seseorang yang ada di hadapnku ini ” Sulli yang tersenyum melihat kearah Taemin,.
Taemin yang mendengarnya pun terdiam melihat Sulli berbicara seperti itu

” . . Ketua. .” Taemin yang sedikit tak percaya

“aku menyukai Taemin !” Sulli yang langsung memeluk Taemin yang ada di depannya

Sekarang Sulli baru mengetahui bahwa inilah yang di namakan suka dengan seseorang. Ia tak pernah merasakan ini sebelumnya karena ia terlalu sibuk dengan OSIS.

Dan ternyata Taemin lah orang pertama yang bisa membuat Sulli merasakan cinta♥

Saat berada di pelukan Taemin, Sulli tak pernah merasakan ini sebelumnya, ia bisa merasak suhu tubuh Taemin dan mendengar detak jantung Taemin dengan jelas.

Sulli sangatlah merasa nyaman bersama Taemin, ia tak ingin kehilangan seseorang yang telah membuatnya menjadi kacau sepeti ini ^^

Ternyata Taemin salah mengira, kalau sebenarnya Sulli juga menyukainya, ia sungguh senang dengan Sulli yang ada di pelukannya sekarang, dan ia tak ingin melepaskan seseorang yang ada di pelukannya sekarang..

“jangan mengatakan hal yang membuatku malu begini , ketua !” Taemin yang blushing dan pipinya berubah warna menjadi merah sambil melepaskan Sulli

“jangan panggil aku dengan sebutan ‘ketua’ lagi !” Sulli yang protes

“lalu apa? Ingin aku panggil ‘leadevil’? Haha. . ” ledek Taemin

“huh, kau ini oppa ! ” Sulli yang memukul lengan Taemin

“aku hanya bercanda ! Maafkan aku , chagi..” ucap Taemin sambil mengusap rambut halus Sulli

“. . . ?? Chagi ?” Sulli semakin tersipu, pipinya pun seperti udang rebus

“boleh kan?” Taemin sambil mencium pipi kanan Sulli

” nae~~ ” jawab Sulli yang blushing, dan sepertinya ia ingin meledak ;3

Entah mengapa yang ada di pikiran Sulli sekarang adalah kenapa Taemin berubah menjadi se-keren ini ??

Mereka berharap hubungan mereka saat ini berjalan dengan baik ..

‘Ni gah upshin danharudo mot salgutman gattahtdun nah..
nulel saranghetgleh whowehupgieh joattdun glukman gajougala..’

i thought i couldn’t live without you for even day..
Cause i loved you i have no regrets so only take the happy memoriesđŸ™‚

— THE END —

mian, kalo ff nya kepanjangan, author juga capcus ngetiknya .. Haha ^^v
semoga readers suka ff ini. Gomawo. .

*Tinggalin comment ya and request.
Chaoo, annyeonghi gyeshipshio ..

23 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s