Popular Girl (Part.5)

Popular Girl (Part.5)

Author: Choi Sora aka Nadia Amaliasari

Cast: Jessica Jung Sooyeon, Lee Donghae

Other: Kwon Yuri, Choi Minho

G: Romance

R: PG-15

@@@@@

::no.someone.Pov::

Yuri dan Minho sedang asik berdiri di depan papan mading. Yuri terdiam, ketika melihat foto berciuman Sooyeon dan seseorang. Sedangkan,Minho sibuk melihat hilir mahasiswa yang berlarian ke kantin.

“YA!! Ada apa di kantin? Kenapa kalian semua berlarian kesana?” Tanya Minho pada salah seorang mahasiswa, dia bernama Taemin si rambut jamur yang terkenal karena rambutnya dan wajahnya yang cantik.

“oh,my good!! Oh-em-ji!! Si ratu skandal dan kepala ikan bertengkar. Sudah ya, aku mau melihatnya.” Ucap Taemin dan segera berlari ke kantin. Minho mengangkat sebelah alisnya dan menarik tangan Yuri.

“changkaman, lihat ini. Aku seperti mengenalnya. Siapa ya? Lihatlah chagi!!!” celoteh Yuri dan segera tangannya ditarik. Yuri Nampak kesal dan menarik kerah kemeja Minho.

“lihat dulu!! Siapa ya namja ini.” Yuri berpikir sejenak.

“oh,iya ini seperti Dong..” belum selesai Yuri berbicara. Minho dengan cepat menarik lengan Yuri dan mengajaknya berlari ke kantin.

“ayo dong,chagi!!!” kata Minho.

Minho segera melerai pertengkaran Sooyeon dan Donghae. Yuri menenangkan Sooyeon dan Minho menenangkan Donghae.

“BUBAR SEMUA!!!!!” teriak saenim Leeteuk dan membuat mahasiswa berlarian tak karuan di kantin. Taemin yang ditabrak oleh Heechul langsung membenahi rambutnya.

“SOOYEON-YURI. KALIAN KERUANGAN-KU SEKARANGGGGGGGGGGGGGGG!!!!!!” Teriaknya lagi dengan suara yang melengking sehingga membuat kaca disetiap kelas bergetar. Sooyeon dan Yuri yang masih terdiam, membuat saenim Leeteuk geram dan menarik telingan Sooyeon dan Yuri lalu di bawanya mereka keruangnya.

“apayo!!” pekik sooyeon-yuri bersamaan. Donghae dan Minho hanya tertawa terbahak-bahak. Saenim leeteuk menengok dan melototi mereka berdua. Lantas,mereka langsung terdiam.

Sampai diruangannya, Sooyeon-Yuri langsung duduk dan menunduk saat di lihat oleh saenim. Saenim mengeluarkan 2tiket pesawat.

“lihat aku. Ini ada 2 tiket keberangkatan ke Jepang hari ini, sore hari pukul 4. Jangan sampai telat” kata saenim. Sooyeon dan Yuri saling berpandangan dan mencibir satu sama lain.

“jika,kalian berhasil mendapatkan artikel terbaik.maka kalian, tidak perlu menggantikan uang tiket ini. Jika, artikel kalian jelek maka kalian harus menggantinya. Arasoo?” Sooyeon-Yuri mengangguk dan mengambil tiket itu lalu keluar ruangan.

“changkaman, sesampainya kalian dia sana. Kalian akan dijemput oleh anakku,Yesung. Kalian akan dibawa ke hotel dan menginap disana selama 2hari.”

“dijepang hanya 2hari? Dan,apakah anakmu itu tampan?” Tanya  Yuri asal.

“iya,hanya 2hari. Dan,anakku sudah punya istri.” Yuri langsung cemberut dan disambut oleh tawa Sooyeon. Akhirnya mereka benar2 keluar dari ruangan dan Yuri langsung memeluk Minho yang masih berdiri di kantin. minho menyambutnya dan membalas pelukannya. Sooyeon hanya diam menatap pintu gerbang dan Donghae berharap bahwa Sooyeon akan memelukknya seperti Yuri memeluk Minho.

“kau kenapa?” tanya minho lembut.

“aku dan Sooyeon akan dikirim ke Jepang oleh saenim Leeteuk tentang artikel Jepang kami. selama 2hari, dan pasti aku akan merindukanmu. sanggat” Yuri kembali memeluk Minho. Donghae yang mendengar hal itu kaget dan langsung menghampiri Sooyeon.

“baiklah. ayo,kuantar kau pulang untuk berkemas,lalu kuantar kau ke bandara. sudah jangan menangis lagi. hanya 2hari kan?” tanya Minho. Yuri mengangguk dan berjalan kemobil Minho. tidak lupa ia melambaikan tangannya pada Sooyeon.

“Sooyeon,aku pulang duluan ya. ingat kau jangan sampai telat. jam 4 pesawat berangkat. arasoo? aku pulang duluan ya” Sooyeon hanya menganguk dan diam sejenak melihat Donghae yang masih menatapnya.

“mau apa lagi kau?” tanya Sooyeon. Donghae menarik tangan Sooyeon dan memintanya untuk masuk kedalam mobil.Sooyeon hanya menurut dan ketika ia ingin memasang seat belt dengan cepat Donghae meraihnya dari tangan Sooyeon dan memasangkannya. dengan sengaja Donghae mendekatkan wajahnya ke Sooyeon. seketika itu wajah Sooyeon memerah dan ia segera mengalihkan pandangnya ke luar kaca mobil. Donghae tersenyum evil dan dengan tiba-tiba ia mencium pipi Sooyeon.

“ya!!” teriak Sooyeon. Donghae tidak memperdulikan teriakan Sooyeon dan langsung mencapkan gasnya,menuju rumah Sooyeon.

::no.someone.Pov.End::

aku segera berlari kekamarku dan memasukkan sebagian bajuku kedalam koper. setelah selesai aku keluar dari kamarku dan aku langsung disambut oleh Donghae yang sudah berdiri didepan pintu sedari tadi. aku menghela nafas dan ketika aku melewatinya ia segera menarikku dan menghimpitku ke tembok. kedua tangannya bersandar (apa ya istilahnya?) di tembok tepat disamping kepalaku. (ngerti kan ya?) Dia tersenyum kembali.

“jangan tersenyum padaku!! aku tidak suka melihat senyumu itu!!” kataku ketus. Dia mendekatkan wajahnya ke wajahku. hingga tidak ada jarak lagi diantara kami. hanyya hidung kami yang saling bersentuhan. Deruan darah mengalir cepat di tubuhku. nafasnya begitu terasa olehku.tiba-tiba..

Chu~ satu ciuman mendarat tepat di bibirku. Langsung ia lepas dan memelukku. aku masih terpaku atas kelakuannya.

“tenanglah. hhmm..masih jam 1,pesawatnya berangkat jam 4kan? kau bisa tidur dulu. nanti,biar aku bangunkan” bisik Hae tepat ditelingaku.segera kudorong tubuhnya dan ia malah tertawa.

“pulang kau!! aku tidak mau ada dirimu disini!!” usirku.

“aiish,kau ini!! sudahlah,aku mau disini menemanimu. aku pasti akan merindukanmu”

“ok,terserah!! tapi, kau harus jaga jarak denganku. dan,satu lagi kembalikan handphoneku”

“handphone? ah…ne. ini handphonemu” donghae memberikan  handphoneku. setelah itu,aku masuk kekamar dan tidur.

::Lee Donghae::

waktu sudah menunjukkan pukul 3. kugedor(?) pintu kamarnya (Sooyeon) terus menerus. hingga tanpa kusadari pintunya telah terbuka dan tanganku masih menggedor pintunya tapi salah,ternyata yang ku gedor adalah keningnya.

“ya!! apa yang kau lakukan?” tanya Sooyeon. aku tertawa melihatnya dengan wajah melas seperti itu.

“mianhae,oy ini sudah jam 3. ayo kuantar kau ke bandara”

“mwoya? kau? hah..tidak usah.aku bisa naik taxi. Pulanglah”kata Sooyeon seraya mencari-cari kopernya.

“kopermu sudah kumasukan kemobil. ayo,sekarang kuantar”

“tidak mau!!” karena aku kesal, dengan cepat kugendong dia menuju mobil. dia hanya bisa berteriak dan memukul-mukul punggungku.

::LeeDonghae.End::

sesekali melihat jam tangan dan menghentak-hentakkan kaki ku. Sesekali aku mencibir sendiri karena telah lama menunggu Yuri di Bandara.tiba-tiba saja donghae merangkulku.

“singkirkan tanganmu itu,Donghae” ucapku sinis. tapi,tidak digubris olehnya.

“biarkan seperti ini. aku pasti akan merindukanmu” sejurus kemudian dia mencium pipiku.

15menit..

“Yuri!! come on!! pesawatnya sudah mau lepas landas” teriakku pada Yuri yang masih asik berpelukan dengan Minho.

“Yasudah,aku dulua,masuk ya!!” omonganku tidak digubris lagi olehnya.

“Sooyeon.” begitu aku menengok aku telah dikejutkan oleh pelukan Donghae secara tiba-tiba.

“cepat kembali. Aku akan sangat merindukanmu” bisik Donghae dan langsung kulepas pelukannya.

“Selamat tinggal” kalimat terakhirku.

::no.someone.Pov::

Mereka telah sampai di Bandara Narita. Yesung yang merupakan anak dari saenim Leeteuk sudah siaga menjemput mereka. kemudian,mereka langsung dibawa ke hotel yang sudah di pesankan oleh saenim. yaitu Capsule Hotel. Sooyeon tercengang dan Yuri malah ttersenyum riang melihat Yesung yang menawan.

“silahkan.maaf saya hanya dapat mengantarkan kalian sampai sini. itu perintah ayahku. waktu kalian hanya 2hari. itu kata ayahku. jika kalian tidak bisa membuat artikel itu dengan sebagus mungkin, maka kalian harus mengganti semua biayanya. itu juga kata ayahku. kalau,begitu selamat membuat artikelnya” Yesung pamit dan pergi.

“apa-apaan ini? hotel apa ini?” kata Sooyeon tidak terima dengan keadaan hotel itu.

“hey,lihatlah. ini sangat lucu. aku sungguh suka dengan tempat ini” lihat lah Sooyeon. disini ada TV, radio, Internet. aku suka. how about you?”

“yah..sudah. aku terma apa adanya. aku tidur dulu ya. besok pagi baru kita berkeliling Jepang.”

akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat.Paginya mereka sudah berkeliling Jepang dan mulai membuat artikelnya. Sooyeon bagian yang mengamati dan Yuri yang mencatat. kegiatan itu mereka lakukan terus menerus hingga sore menjelang. Yuri yang melihat Sooyeon, langsung memutuskan untuk kembali ke Capsule Hotel.

sudah 2hari mereka berada di Jepang. Yesung memberikan 2tiket kepulangan mereka ke Korea. Mereka berkemas dan mereka memilih untuk berjalan ke bandara. karena,menurut mereka itu akan sangat menyenangkan. Sooyeon meminta Yesung agar tidak usah menemani kami. dengan,sopan Yesung kembali kerumahnya di Jepang.

Perjalanan mereka terhenti begitu perut mereka sama-sama lapar. akhirnya, mereka memilih untuk makan di restaurant Keyaki (katanya unnieku siih begitu) yang letak tak jauh dari arah jalan kami ke Bandara.

“meshitsukai” panggil Yuri,dia sangat pandai berbahasa Jepang. tidak butuh waktu lama,pelayan itu datang dengan membawa menu.

“kau mau pesan apa?” tanya yuri pelan.Sooyeon berpikir sejenak,lalu mengangkat bahunya.

“sukiyaki ni!,sushi yon!. arigato” pelayan itu segera kembali kedapur. mereka sudah menunggu kurang lebih 15menit. dan, pesanan merekapun tiba.Sooyeon yang ragu akan pesanan Yuri, menunggu Yuri makan terlebih dahulu.

“ini enak. jebal!! nanti keburu dingin!!” kata Yuri. dan iapun langsung memakannya. di saat pandangan Sooyeon tengah mengarah ke pintu restaurant itu, ia menghentikan makanannya dan menatap seseorang itu dengan tatapan yakin, bahwa ia pernah melihat orang itu.

“cho..choi so..sora. choi sora?”  kata Sooyeon  gugup. Yuri langsung terdiam dan menengok kebelakang. Yuri membelalakan matanya tidak percaya.

TBC=

26 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s