ENDLESS MOMENT PART 2

Author: Shin Hyun Ra

Cast     : Shin Hyun ra,Kim Hyo Jae,Choi Sang ki,Lee Dong Hae,Kim Kibum (suju)

Genre  :  romance,sad

Rating :  G

Hyun ra   POV

Senin Pagi

Aku tiba disekolah tepat 5 menit sebelum bel berbunyi “hampir saja”legaku

“annyeong hyun ra”sapa sebuah suara yang tidak kukenal,kubalikkan badanku untuk memastikannya

Wajahnya seperti tidak asing,perlahan dia berjalan kearahku dan memperlihatkan senyumnya,senyum termanis yang pernah kulihat.Setelah melihatnya beberapa saat aku tertegun dan teringat seseorang.

OMO…..ternyata memang dia ………

“k.ka…kau?”

FLASH BACK

         “Hari ini seusai sekolah aku ingin segera pulang kerumah,appa baru pulang dari luar negeri aku rindu sekali padanya,lagipula appa sudah berjanji akan membawakan oleh-oleh untukku.’Kira-kira oleh-olehku apa ya,penasaran sekali’pikirku senang sambil bernyanyi-nyanyi riang.Tiba-tiba aku melihat seorang namja yang kira-kira sebaya denganku menangis tersedu-sedu sedang diusili beberapa anak yang lain.

“huh…..dasar anak cowok,sukanya menindas yang lemah”

Tiba-tiba muncul ide dipikiranku untuk menolong anak tersebut,mungkin karena sering menyaksikan tayangan TV tentang superhero sehingga aku nekat.Bermodalkan tekad dan nekat untuk menolong,akupun menghampiri mereka.

“ya…kalian,beraninya menindas yang lemah!”ucapku berapi-api

Anak yang tadi menangis pun menghentikan tangisnya dan menatapku kaget.

“anak, manis kalau tidak ingin terluka pulang lah”kata seorang yang tubuhnya jangkung

“ne…pulanglah dan kami tidak akan melukaimu”kata temannya yang agak gemuk

“tck.. kalian manyebutku anak kecil,padahal kalian pun pasti ketoilet masih ditemani oleh orang tua kalian”jawabku menghina

“hei…pak polisi,tolong kami!!” teriakku seolah-olah dibelakang mereka ada polisi,ketika mereka menoleh untuk melihat dengan cepat kutarik tangan anak tadi “kajja”

Setelah berlari beberapa saat sampai kupastikan anak-anak nakal tadi tidak mengejar kami lagi,akupun menghentikan lariku,tanpa sadar aku masih memegang tanganya.

“ah,….mianh,”kataku meminta maaf

“anni….aku sungguh berterimakasih telah menolongku dari anak-anak tadi”

“jeongmal gomawo”ucapnya bersungguh-sungguh

“ne…cheonmaneyo”kataku sambil tersenyum

“ah,iya joneun kim kibum imnida,kau bisa memanggilku kibum”ucapnya mengenalkan diri

“joneun shin hyun ra imnida,panggil aku hyun ra”kataku memperkenalkan diri

“hyun ra apa kau mau menjadi temanku?”kata kibum penuh harap

“tentu saja aku senang sekali,punya teman sepertimu”jawabku

Anak yang bernama Kibum itu langsung saja meloncat-loncat gembira “gomawo hyun ra”ucapnya senang

Maka pertemuan kami pun berakhir,setelah beberapa hari aku beru tahu ternyata dia adalah tetangga baruku yang sudah seminggu pindah dari Amerika.Dia pun masuk sekolah yang sama denganku bahkan sekelas kemanapun aku pergi dia selalu mengikutiku,sampai-sampai kami dijuluki pengantin kecil disekolah dan para songsaenim pun ikut-ikutan menyebut kami suami istri.

“hyunnie…….!!”teriak seseorang yang membuatku tidak berselera lagi saat sedang makan dikantin

“suamimu memanggil tuh”kata ji yeon sambil cekikikan dengan temanku yang lain

“hyunnie ah……kenapa kau meninggalkan ku sendiri dikelas?,aku capek tahu mencarimu kemana-mana”kata anak itu dengan wajah manyun

“aishh…….ya..,Kim kibum!!sudah berapa kali aku menyuruhmu untuk tidak memanggilku dengan panggilan menjijikan itu”ucapku marah

“hyunnie,kamu kok marah itu adalah panggilan sayangku untukmu,kamu kan istriku kita harus selalu bersama.dan kamu haru memanggilku Bummie arasso??’uacapnya masih dengan wajah tersenyum

Kontan membuat seluruh orang yang semeja denganku tertawa terbahak-bahak

“ya…sejak kapan aku menjadi istrimu,kalaupun aku menikah yang jelas bukan dengan namja cengeng sepertimu!”kataku sambil menjitak kepalanya lalu beranjak meninggalkan kantin.Aku tidak mau dibuat lebih malu lagi oleh perbuatan konyolnya.

“aku tidak akan cengeng lagi,sejak ditetapkan menjadi suamimu aku sudah bertekad untuk menjadi lelaki sejati yang akn melindungimu sebagai istriku”ucapnya mantap

“jinja….?”ucapku tersenyum sambil berjalan kearah nya

Dan   

“ aowh………..”ucapnya kesakitan

“hyunnie,kenapa kau menendangku?”uacapnya kesakitan dan menangis

aku menendang kaki kirinya,”bagaimana?kalau tidak salah dengar tadi kau bilang tidak akan cengeng lagi.kenapa sekarang menangis?”kataku sambil tertawa

“yang jelas sebelum kau tidak cengeng lagi,aku tidak akan mau menjadi istrimu,arasso?”kataku sambil meninggalkannya yang masih menangis

Sampai pada suatu hari di musim semi

“hiks…hiks..hyunnie ah…..,aku tidak mau berpisah denganmu”kata kibum smabil menangis sesaat sebelum dia harus kembali ke amerika karena tugas kim ahjussi selama 3 tahun telah selesai dikorea

“kim kibum,aku kan sudah bilang kau itu cowok jangan cengeng seperti itu”

“kelak kalau kau kembali kesini lagi,aku tidak mau melihatmu cengeng janji?”ucapku tersenyum padanya sambil menahan tangis.Aku tidak ingin terlihat sedih dihadapannya

“ne,aku janji”katanya sambil menyodorkan jari kelingkingnya

Kami pun membuat janji,janji 2 orang anak berumur 10 tahun diakhir musim semi

      FLASH BACK END

OMO…..ternyata memang dia ………

“k.ka…kau?”ucapku terbata-bata

“ap..pa kau kim kibum?”

“ne…..,hyunnie ah…..nan bogoshippo”ucapnya sambil memperlihatka senyuman

 

“aigo…..ternyata dewi penolongku sudah menjelma menjadi gdis yang cantik”ucapnya sambil mengacak rambut ku

“apa kau tahu dimana kantor kepala sekolah?”tanyanya padaku yang masih bengong tidak kupedulikan bel masuk yang telah berbunyi

“kajja,temani aku”ucapnya sambil menarik pergelangan tanganku

Selama perjalanan menuju kantor kepala sekolah,aku hanya bisa diam dan tidak mendengarkan kalau dari tadi dia berbicar panjang lebar padaku.Setelah tiba dikantor kepsek Aku langsung saja berlari meninggalkannya,sengaja tak kutunggui karena berada dekat denganya saat ini bisa membuatku mati karena shock.Cowok yang selama 7 tahun pergi tanpa ada kabar tiba-tiba muncul dihadapanku.Lagipula aku marah padanya,selama 7 tahun menunggu kabar darinya,berkali-kali aku mengirim surat padanya tapi tak pernah dia balas.

“hyun ra,kau kemana saja?untung hari ini kim songsaengnim tidak masuk kalau tidak entah hukuman apa yang dia berikan padamu karena terlambat selama 30 menit”ucap sang ki setelah aku  tiba dikelas.

“anni,ada urusan yang penting yang harus kuselesaikan”jawabku

Tiba-tiba wakil kepala sekolah masuk kekelas kami dan otomatis membuat suasan yang tadinya gaduh kembali tenang,sampai sampai shi yoon ketua kelasku menabrak meja dan hampir terjatuh.

“berdiri” terdengar aba aba dari shi yoon

“beri salam”

“selamat pagi songsaengnim…..”ucap kami serentak

“anak-anak,hari ini kita kedatangan siswa baru pindahan dari luar negeri”kata wakil kepsek

“masuklah”kata beliau pada seseorang yang berada diluar

Deg” aku tersentak dengan apa yang kulihat didepan

“annyeonghaseo,joneun kim kibum imnida kalian bisa memanggilku kibum.Mohon bantuannya”ucapnya sambil membungkukkan badan lalu mengeluarkan senyum manisnya otomatis membuatseluruh yeoja dikelasku ber oh….. ria.Apalagi jesica yang terkenal dengan julukan queen of playgirl.

“nah kim kibum kau bisa duduk didepan,kim yong won kau pindah dibelakang”ucap beliau pada kang in yang berada dimeja depan sebelah kiri

“songsaengnim bagaimana kalau kim kibum duduk disebelah saya saja”ucap jesica tiba-tiba sambil mendorong eunhyuk lebih tepatnya mengusir

Sontak membuat seluruh tatapan tajam dan tidak rela dari para yeoja yang menyukai kibum dan para namja penggemar jesica yang seperti ingin membunuh kibum.

Tiba-tiba kibum ikut berbicara,”songsaenim,bagaimana kalau saya saja yang duduk dibelakang”

“mwo….”ucapku tak bersuara,karena tempat duduk yang tadinya akan ditempati kang in bersebrangan dengan tempat dudukku.

“baiklah,silahkan ketempat dudukmu”ucap wakil kepsek kemudian keluar dari kelas kami

“aigoo…..hyun ra,manis sekali namja itu”ucap hyo jae yang berada didepan bangkuku

“ne…..sungguh ciptaan tuhan yang paling sempurna”ucap sang ki ikut-ikutan sok puitis

yuri teman sebangku hyo jae yang dari tadi diam lalu ikut berbicara “ne,memang tampan. beruntung sekali orang yang menjadi yeojachingunya”.

“aishh,ya…..kalian ini kenapa sih dari tadi hanya membicarakannya,seperti tidak ada pembahasan lain saja”ucapku kesal sambil melihat kearah orang yang mereka bicarakan yang sekarang sedang dikelilingi para yeoja dikelasku.

“sudahlah,bel sudah berbunyi.aku mau kekantin”ucapku sambil bergegas

“mau ngapain?”Tanya sang ki polos

Kuputarkan ke2 bola mataku,sahabatku yang satu ini memang kadang membuatku kesal dengan otak lemotnya yang kadang kambuh.

“tidur”jawabku seenaknya

“hah”sang ki terlihat bingung dengan jawabanku

Tidak kupedulikan lagi teriakannya,setelah tiba dikantin  langsung saja kupesan makanan ringan paling tidak untuk mengisi perutku yang dari tadi berunjuk rasa minta segera diisi.Saat sedang makan mataku langsung menangkap sosok yang tidak asing,Lee dong hae langsung saja perasaanku sakit mengingat kejadian di malam minggu.Tiba-tiba ada yang menepuk bahuku dari belakang “hyunnie,kenapa kau tidak menyapaku waktu dikelas tadi?”ucapnya dengan senyuman,seandainya aku tidak marah dengannya mungkin aku pun akan seperti teman sekelasku yang lain terpesona dengan die smile nya itu.

“cih,dia ini bodoh atau pura-pura bodoh sih?memangnya dia tidak tahu kalau aku sedang marah?”batinku

Tanpa kupedulikan dia berbicara panjang lebar disampingku aku terus saja memandan lee dong hae yang sedang bercanda dengan teman-temannya.”apa kau menyukainya?”Tanya kibum,dan membuatku tersedak

“aish,hyunnie kalau pelan-pelanlah kalau makan”kata kibum sambil membantu ku mengambilkan air minum.

“justru kau yang membuatku sperti ini dengan pertanyaan bodohmu,paboya”ucapku sambil berusaha menutupi perasaanku

”tapi memang benarkan kau menyukai namja itu?”

Hyun ra POV  end

Ki bum  POV

Entah kenapa selama aku berbicara,sepertinya hyun ra memperhatikan seseorang,

“siapa sih yang dia lihat?”aku bertanya pada diriku sendiri,setelah mngikuti arah tatapan hyun ra ternyata dia sedang memperhatikan seorang pria yang sedang bersama temannya,melihat itu hatiku sakit. .”apa kau menyukainya?”Langsung saja aku bertanya dan sepertinya tepat sasaran ,terbukti dengan hyun ra yang langsung tersedak dan membuatku panik.

“aish,hyunnie kalau pelan-pelanlah kalau makan”kataku cemas

“justru kau yang membuatku seperti ini dengan pertanyaan bodohmu,paboya”ucapnya kesal

”tapi memang benarkan kau menyukai namja itu?”ucapku

“ya…kim kibum,jangan bicara seenaknya,sudahlah aku mau kekelas,satu lagi jangan pernah memanggilku hyunnie,itu menjijikkan”ucapnya marah lalu bergegas meninggalkanku

“anni hyunnie,akutidak bisa berhenti memanggilmu hyunnie.jika aku berhenti berarti aku harus melupakanmu.Akan kubuat kau menjadi istriku yang sesungguhnya?”ucapku pelan setelah dia pergi

“ahjumma,aku minta maknanan paling enak disini”ucapku pada penjaga kantin

Ki bum  POV end

Hyun ra  POV

“cih…bisa-bisanya dia menebak isi hatiku bikin kesal saja”ucapku kesal sambil berjalan kekelas.

Jam pelajaran sekolah telah selesai

“Huft……akhirnya hari yang melelahkan telah selesai”batinku sambil berjalan keluar kelas

Sekilas aku melihat kibum sedang diajak pulang dengan queen playgirl itu,memang pasangan serasi sama-sama suka membuat orang marah.Saat sedang berjalan gerbang sekolah,ada seseorang yang memanggilku setelah kubalikkan badan “Omo,apakah aku sedang bermimpi??”seorang namja dengan baju kaos tanpa lengan berjalan mendekatiku

“Hyun ra apakah kita bisa pulang bersama?”tanyanya

“ah……,ne tentu saja”jawabku gugup

“apa kau baru selesai latihan dance?”tanyaku berusaha membuka pembicaraan

“ne,karena beberapa bulan lagi akan ada kompetisi”jawabnya

Tuhan apa ini mimipi?jika mimpi aku tidak mau bangun,Lee dong hae namja yang selama ini kusuka sekarang sedang berjalan disampingku.

“Hyun ra,aku sering melihatnu pulang dan pergi sekolah melewati jalan ini apakah rumah mu disekitar sini?”tanyanya

“mwo?dia selalu memperhatikanku?senang sekali mendengarnya”kataku dalam hati

“ne,”jawabku berusaha menutupi kegugupanku

“rumahku yang sana,yang berwarna pink”kataku sambil menunjuk sebuah rumah

“jinja?berarti kita tetangga,rumahku  deretan ke2 setelah persimpangan itu”jawabnya sambil menunjuk persimpangan

“kapan-kapan boleh kan aku kerumahmu?”ucapnya lagi

“tentu saja”jawabku

Setelah tiba didepan rumahku aku mengucapkan terima kasih lalu,masuk rumah dengan hati yang senang.eomma  dan adikku yang melihatku hanya heran melihat tingkahku.

“eonni,apa hari ini kau mendapat nilai bagus?”kata se kyung adikku

“anio,dongsaengku  yang cantik……pokoknya lebih dari itu”jawabku sambil mencubit ke2 pipinya yang menggemaskan

“se kyung mana mungkin kakakmu mendapat nilai bagus ,dia tidak sepertimu yang pintar”kata eomma yang menyindirku tapi tak kuhiraukan karena mood ku sedang sedang berada dilevel paling tinggi.

Setelah tiba dikamar,kuganti pakaianku dan mengambil ponsel ku dari dalam tas.ada 5 missed call ternyata nomor baru.”siapa ya?”pikirku

Terlalu senang mungkin membuatku lapar karena sekarang perutku kembali berunjuk rasa,aku segera turun di meja makan dan menyantap apa saja yang dihidangkan ada diatas meja.setelah memenuhi tuntutan perutku aku kembali kekamar untuk tidur siang,saat akan tidur kembali ponselku bordering ring ding dong….ring ding dong…..digi ding ding ding…

“Yeoboseyo???……..”saat mendengar suara diseberang telpon membuatku kaget

Hyun ra POV end

Kibum POV

Akhirnya aku bisa terbebas dari jesica,yang terus saja mengikutiku setelah aku beralasan ingin ke toilet saat dia lengah langsung saja aku berjalan menuju gerbang sekolah,baru saja aku ingin mengajak hyun ra pulang tiba-tiba ada seseorang yang pria menghampirinya dan mereka pulang bersama.”Pria itu,bukankah itu lee dong hae?kenapa bisa mereka bisa pulang bersama?”aku kesal sekali melihat kejadian ini langsung saja kuambil motorku diparkiran dan menuju kerumah hyun ra biar saja aku menunggunya disana.

“aish….lama sekali mereka tiba,kuputuskan untuk menelpon hyun ra yang nomornya ku dapatkan dari sang ki teman sebangkunya.kucoba menghubunginya berkali-kali tapi tak ada jawaban.Tak lama kemudian aku melihat pasangan yang sedang menuju kemari,ternyata itu hyun ra kuputuskan untuk bersembunyi dibalik pohon yang cukup besar.Aku sangat cemburu melihatnya tertawa dengan namja lain,”hyunnie kenapa kau tak bisa sesenang itu bila berjalan denganku?apakah kau benar-benar menyukainya?”bisikku dengan sura tertahan.Aku mendengar percakapan mereka

“kapan-kapan boleh kan aku kerumahmu?”kat namja itu

“mwo”hyunnie jangan mau”ucapku dibalik pohon yang nyaris seperti bisikan

“tentu saja”jawab hyun ra

“ya,hyunnie kau masih punya aku suamimu,masa kau mau berselingkuh?”teriakku dengan suara yang kecil dibalik pohon.Tapi setelah kupikir lagi bukankah suami istri itu hanya julukan kami waktu sd dulu.”masa bodoh,lagipula hyunnie akan kujadikan istriku”.

Setelah mereka berpisah aku langsung pulang,dan langsung menelpon hyunra

“yeoboseyo”terdengar suara yang selama 7 tahun ini kurindukan

“hyunnie……,kenapa kau tidak mengangkat telponku tadi?tanyaku

“memangnya kau orang penting,sampai aku harus menjawab telponmu?”jawabnya sinis

“yeobo,kau jangan marah seperti itu.bagaimanapun juga aku ini suamimu”jawabku manja

“ya…..kim kibum!!sejak kapan aku menjadi istrimu?hentikan memanggilku dengan sebutan hyunnie dan yeobo”ucapnya marah

“bukannya kita sudah menjadi suami istri sejak sd?walaupun Cuma julukan tapi semua orang bukankah sudah merestui kita?”

“atau kau mau aku menikahimu secara sah didepan pendeta yeobo?”tanyaku menggodanya

“kim kibum…,awas kau disekolah besok aku akan menghajarmu habis-habisan”ancamnya

“oh ternyata kau sudah tidak sabar ingin bertemu denganku ya?tidak usah tunggu besok bagaimana kalau sekarang saja?nan bogoshippo,jeongmal bogoshippo”ucapku kembali menggodanya

“awas saja kau kim kibum”klik telponku terputus

“ah,,…..senang sekali hari ini,sudah lama aku tidak berbicara dengannya selama tadi walaupun pembicaraan kami hanya pertengkaran

“hyunnie…. nan bogoshippo,jeongmal bogoshippo”ucapku kemudian tertidur

Ki bum POV end

 

 

Hyun ra POV

“entah kenapa semenjak pulang bersama hari itu,selama beberapa hari ini aku dan dong hae semakin dekat kami selau makan siang dikantin bertiga.kenapa bertiga?tentu saja karena kim kibum selalu mengekor kemanapun aku pergi.Dan ulahnya itu membuatku dimusuhi oleh seluruh yeoja di sekolahku.

“hyun ra ah……,bukannya kau selalu bersama dengan 2 orang temanmu?hyo jae dan…”

“sang ki”jawabku cepat

“ah,ya sang ki kemana mereka?”tanyanya

“saat ini mereka sedang dikelas,waktu kupanggil kekantin,mereka tidak mau”jawabku

“owh…”

“dong hae ssi kau ini aneh sekali,mengingat nama hyo jae tapi sang ki kau lupakan”kibum tiba-tiba berbicara.seandainya saja aku memepunyai cangkul,ingin sekali kugali lubang kuburan untuknya saat ini khayalku sambil melihat wajahnya yang sedang asik menik mati minuman didepannyaSetelah puas mengobrol dengan dong hae dan tentu saja disertai namja pabo,Dari kantin aku langsung berjalan menuju toilet.

“ya….kim kibum,sampai kapan kau mau mengikutiku terus hah”ucapku kesal padanya

“Aku tidak mingikutimu hyunnie,justru karena kita sehati makanya selalu berada dijalan yang sama”ucapnya lagi-lagi sambil memperlihatkan senyumnya itu.

“apakah,kau mau ketoilet wanita juga?”tanyaku spontan membuat die smile nya itu menghilang

“ehm….,anni aku akan menunggumu disini saja yeobo”ucapnya sambil kembali memperlihatkan senyuman yang dipaksakan.aku tahu dia pasti malu karena termakan omongannya sendiri.”yess….akhirnya  bisa juga membuatnya kehilangan kata-kata” aku tersenyum penuh kemenangan sambil belalu dari hadapannya.

Setelah keluar dari toilet aku tak menemukan siapapun,”cih…dasar pembohong katanya mau menungguku nyatanya?tapi,bukannya bagus aku jadi bisa terbebas darinya kenapa justu merasa kehilangan?aish……hyun ra lupakan tentang namja pabo itu nikmatilah masa-masa kebebasanmu darinya”pikirku sambil tersenyum.Tiba-tiba,dugh,aowh……..ada seseorang yang mendorongku dari belakang.

“kau,ada hubungan apa kau dengan kibum oppa hah?”Tanya seorang gadis yang kuketahui adalah seniorku,

“ne,apakah kau tidak tahu kalau kami ini adalah fans dari kibum oppa,sangat tidak rela jika  kau dekat dengannya”teriak gadis yang satunya

“mianhae sunbae,tapi aku tidak ada hubungan apapun dengan kim kibum.dia yang selalu mengikutiku walaupun aku sudah melarangnya”jelasku panjang lebar sambil berdiri dari tempatku terjatuh.

“cih,dasar gadis murahan tidak mungkin dia mendekatimu kalau kau tidak maenggodanya “

“Plak” kurasakan panas dipipiku,disambut teriakan seorang pria

“ya……kalian!!apa yang kalian lakukan?”

TBC

5 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s