Lollipop Stage One -Begin of Story-

Author: Annisa Sooyoung Yesung (Kim Hyo Ra)

Tittle: Lollipop

Cast:

– Kim Jaejoong (DBSK)

– Jung Yunho (DBSK)

– Shim Changmin (DBSK)

– Kim Ki Bum a.k.a Key (SHINee)

– Lee Taemin (SHINee)

– Kim Taeyeon (SNSD)

– Jung Sooyeon a.k.a Jessica (SNSD)

– Choi Sooyoung (SNSD)

– Jung Soojung a.k.a Krystal (fx)

Other Cast:

– Park Hyejin (Saengnya Author)

Length: Chapter

Genre: Comedy, Friendship, Romance

Summary: Lollipop, melambangkan persahabatan yang manis, imut dan, euhm, rumit?

Disclaimer: Para pemain punya saya #plak!, cerita punya saya dan Lollipopnya punya saya!

Cat.

Berani jadi SIDERS, gue kutuk bisulan segede balon

oOoOoOoOoOoOoOoO

~ Begin Of Story ~

” Lihat! Genk Lollipop datang! Ayo beri jalan!!” semua murid langsung memberi jalan begitu Lollipop melangkah memasuki halaman sekolah. Mereka -Lollipop- hanya tersenyum ramah menanggapi murid-murid itu.

” Ah, mereka tidak sombong! Kau lihat? Senyum Taeyeon sangat manis!” jerit seorang murid yeoja saat Taeyeon tersenyum.

” Ah, ne. Kau benar. Apalagi Jaejoong oppa. Kau lihat tidak saat Jaejoong oppa menggandeng tangan Taeyeon? Euh, mesra sekali!”

Sedangkan Taeyeon saat mendengar itu hanya tersenyum simpul sambil mengeratkan genggaman tangannya pada Jaejoong. Membuat Jaejoong sedikit bingung. Apalagi Taeyeon tersenyum manis padanya.

” Waeyo? Jangan membuat aku takut dengan senyumanmu chagi. Mencurigakan.” bisik Jaejoong bercanda. Taeyeon langsung memajukan bibirnya. ” Aish, bercanda, chagi.” ralat Jaejoong. Taeyeon langsung tersenyum.

Lollipop pun segera pergi kekelas masing-masing. Jaejoong bersama Taeyeon satu kelas dikelas XII-1. Sedangkan Yunho dikelas XII-3. Jessica, Sooyoung dan Changmin dikelas XI-1. Dan Key, Krystal dan Taemin dikelas X-3.

XII-1

Jaejoong dan Taeyeon memasuki kelas dan langsung disambut hangat oleh para penghuni kelas. Mereka tersenyum dan langsung memberikan tempat duduk untuk Jaejoong dan Taeyeon.

” Aish, tidak perlu begitu. Kami juga kan teman kalian. Tidak perlu seistimewa ini.” kata Taeyeon bijak. Jaejoong mengangguk menyetujui.

” Ah, meskipun begitu kau itu bagaikan raja bagi kami semua. Apalagi Jaejoong-ssi.” kata seorang murid.

” Begitukah? Kalau begitu aku perintahkan kalian untuk bersikap biasa saja pada kami atau anggota Lollipop lainnya. Otte?” Jaejoong memberi perintah layaknya seorang raja.

” Ne. Siap! Haha..” murid tadi langsung memberikan hormat dan diselingi tawa. Selalu seperti ini setiap pagi. Suasana yang hangat dan penuh tawa selalu menyelimuti kelas XII-1. Apalagi ditambah dengan hadirnya Taeyeon dan Jaejoong. Keceriaan dikelas semakin bertambah.

XII-3

Yunho bersandar pada jendela kelasnya. Ia lebih suka menyendiri, meskipun dia juga terkenal ramah. Ia tak suka dengan keramaian, meskipun dia selalu beramai-ramai dengan Lollipop.

” Hei, Yunho! Bergabunglah dengan kami, kami sedang ada pembicaraan seru.” ajak salah satu murid padanya. Yunho tersenyum, lalu menghampiri.

” Jadi, apa yang kalian obrolkan?” tanya Yunho senang hati.

” Tentang bola yang disiarkan tadi malam. Kau menontonnya?”

” Ah, aku tidak terlalu suka bola. Hanya suka baseball. Kalian suka baseball?”

Yang lain tersenyum. Yunho memang pintar memutar obrolan menjadi obrolan favoritnya.

XI-1

” Sica! Cepat berikan peermu! Jangan tidur terus!” desak Sooyoung sambil menggoyangkan tangan Jessica yang tergeletak begitu saja dimeja. ” Sica! Aish! Dasar Queen of Sleep!”

Sooyoung bangkit dari bangkunya dan menghampiri Changmin yang sedang berbincang-bincang dengan teman-temannya.

” Changmin, aku pinjam peermu dong.” pinta Sooyoung. Changmin mengangguk dan segera memberikan peernya. Sooyoung segera menerimanya. ” Hah, tau begini aku pinjam kau daritadi. Menunggu Sica bangun takkan mampu.” gerutu Sooyoung. Changmin tertawa.

” Yah, kau tahu sendiri Sica itu seperti apa.” kata Changmin. Sooyoung mengangguk dan tersenyum.

Heran? Yeah, mereka memang seperti ini kalau dikelas. Kadang bertengkar, kadang juga akrab seperti ini. Yeah, kalau mereka hanya berdua dan sedang akrab, mereka seperti orang yang sedang berpacaran.

” Annyeonghaseo! Selamat pagi!” sapa Mr. Leeteuk, guru matematika. Sooyoung berdiam diri. Kaget. Ah, dia belum mengerjakan tugas!

X-3

Kelas X-3 sedang beruntung kali ini. Guru Bahasa Indonesia mereka tidak masuk karena sedang ada rapat. Hal ini pun langsung dimanfaatkan oleh murid-murid untuk pergi ke kantin.

” Taemin, kau ingin pergi ke kantin bersamaku?” tawar seorang yeoja cantik dan manis.

” Mianhae, Hyejin. Tapi aku tidak bisa. Aku harus membuat konsep dance baru untuk klub dance.” kata Taemin.

” Kalau begitu aku bantu bagaimana?” tawar yeoja itu -Hyejin-.

” Ah, tidak perlu. Kau ke kantin saja. Lagipula ada Krystal yang membantuku.” tolak Taemin halus. Wajah Hyejin langsung cemberut ketika mendengar nama Krystal.

” Baiklah. Selamat bekerja Lee Taeminnie.” kata Hyejin lesu. Lalu pergi.

Yeah, selalu seperti itu. Yeoja itu, Park Hyejin atau akrab dipanggil Hyejin. Dia selalu berusaha menjadi lebih dekat dengan Taemin. Suka? Jelas, dan mungkin rasa sukanya bukan sekedar rasa suka karena Taemin digemari oleh banyak gadis. Tapi suka dari hati. Bukan sekedar karena ketenaran Taemin.

Meski begitu, Taemin selalu tak mempedulikannya. Menganggapnya teman biasa. Seperti yang lain. Menyukai Hyejin karena kepolosan dan kepintaran Hyejin. Dan selalu suka melihat Hyejin cemberut ketika dia menyebut nama Krystal. Hei, apakah ini lebih dari sekedar rasa suka?

” Hei, kau menyukainya? Waw! Amazing! Aku tak menyangka kalau kau akan suka padanya, Taemin. Kukira kau hanya menganggapnya teman.” goda Krystal. Taemin tersenyum.

” Dia gadis yang cantik dan pintar. Aku memang suka padanya. Sebagai teman. Waeyo? Kau cemburu?” goda Taemin balik.

” PEDE!” Krystal langsung melengos dan menghampiri Key yang masih sibuk dengan kameranya. ” Kau masih sibuk dengan kamera itu, Key? Tak ingin pergi melihat aku dan Taemin dance-kah?” tanya Krystal.

” Eh? Nanti aku menyusul. Tenang saja.” kata Key berjanji. Krystal tersenyum dan segera menarik tangan Taemin.

oOoOoOoOoOoOoOo

~ Istirahat, Kantin ~

Taeyeon melihat 2 orang yang tadi pagi memujinya ada dikantin. Ia segera membeli 2 buah sandwich dan memberikannya pada ahjussi yang menjualnya. Meminta pada ahjussi itu untuk mengantarkan 2 Sandwich itu pada 2 orang yang memujinya. Tak lupa ia menulis sebuah pesan singkat.

” Nah, tolong berikan pada mereka. Kamsahamnida ahjussi.” Taeyeon membungkukan badannya sebagai ucapan terimakasih.

Ahjussi tersebut segera mengantarkan sandwich tersebut kepada 2 orang yang ditunjuk Taeyeon tadi. Karena agak kaget, 2 orang tersebut meminta ditunjukkan siapa yang memberinya. Ahjussi tersebut menunjukkan pesan singkat dari Taeyeon.

Gomawo atas pujian kalian tadi pagi.

” Ah, Gomawoyo, Taeyeon-ah!” teriak 2 orang tadi bersamaan. Lalu kembali duduk. Taeyeon tersenyum sambil menunggu Jaejoong yang sedang membeli makanan untuknya. Juga menunggu anggota Lollipop lain.

Sementara itu, Changmin, Sooyoung dan Jessica baru saja keluar dari kelasnya. Sooyoung bersemangat sekali karena perutnya sudah lapar sekali. Ia tak bisa menahan lagi. Ia ingin makan. Apalagi Changmin, dia juga tak bisa menahan. Perutnya sudah sangat lapar. Dan Jessica, ia hanya tertawa melihat kedua sahabatnya ini. Duo Shiksin.

Tiba-tiba Jessica merasakan ingin ketoilet. Ia segera pamit pada Changmin dan Sooyoung untuk pergi ketoilet dan menyuruh mereka untuk meninggalkannya. Dengan semangat, Changmin dan Sooyoung langsung pergi kekantin.

Setelah selesai, Jessica segera keluar dari toilet dan sedikit merapikan kemejanya sambil keluar dari toilet. Tanpa melihat-lihat, Jessica terus saja merapikan kemejanya sambil jalan. Ia tak menyadari ada seorang namja yang keluar dari toilet pria disamping toilet wanita.

BRUK!!

” YA! Kau jalan lihat-lihat dong!” seru Jessica sambil berdiri dan merapikan kemejanya. Ia memang terjatuh.

” Mianhae, mianhae. Aku tak sengaja.” kata namja itu sambil ikut merapikan kemeja Jessica.

” Ish! Tidak usah repot-repot! Aku bisa membersihkan sendiri!” sentak Jessica. Lalu ia mendongak untuk melihat siapa yang menabraknya. ” Yunho oppa?”

Namja itu pun menoleh karena merasa dipanggil. Ternyata dia Yunho. ” Aish, ternyata kau. Kalau begitu aku tidak perlu repot-repot meminta maaf tadi.” kata Yunho pura-pura menyesal. Jessica langsung cemberut.

” Memang aku peduli? Lagipula tidak ada yang menyuruhmu minta maaf oppa!” Jessica ngeyel. Yunho tertawa. ” Aish, jangan tertawa!”

” Ne, ne. Ayo kita ke kantin. Kajja!” ajak Yunho sambil menarik tangan Jessica. Membuat pipi Jessica merah seketika.

~ Back To Kantin ~

Taemin, Krystal dan Key sudah berada dikantin. Mereka merasa sangat lapar karena dance tadi. Kecuali Key yang hanya mengurusi kameranya tanpa memperhatikan gerakan-gerakan Krystal dan Taemin.

Changmin dan Sooyoung belum kembali dari stand-stand makanan disana. Sepertinya mereka bertengkar lagi saat memilih makanan. Atau saking laparnya mereka memilih banyak makanan? Ah, biar saja. Kita kembali pada yang lain.

” Annyeong, mian mengganggu. Tapi aku hanya ingin memberikan ini untuk Taeminnie. Tadi pagi aku sengaja membuatnya untukmu. Kebetulan juga kau habis latihan dance kan? Silakan dimakan Taeminnie. Kuharap kau suka.” kata Hyejin sambil memberikan sebuah kotak makan berwarna pink pada Taemin, lalu pergi begitu saja.

” Wah, dia baik sekali, Taemin. Coba kau buka apa itu isinya?” tanya Taeyeon yang sudah terbiasa dengan kelakuan Hyejin.

Taemin segera membuka kotak makan itu. Beberapa potong Sushi menghiasi kotak makan itu. Makanan kesukaan Taemin. Dengan selera, Taemin segera mengambil sumpit yang sudah disediakan oleh Hyejin. Lalu Taemin memasukan satu potongan Sushi kedalam mulutnya.

” Hmm, enak sekali. Dia pintar masak. Baru kali ini aku merasakan sushi seenak ini.” komentar Taemin. ” Noona, Krystal, kalian mau coba? Ini enak sekali lho.” Taemin menawarkan sushi buatan Hyejin tersebut pada Taeyeon dan Krystal. Tapi mereka menggeleng.

” Buatmu saja. Tadi kan Hyejin tidak menawari kami. Jadi jika kami makan tanpa seizinnya, itu tidak sopan. Sudah, makanlah dengan lahap.” kata Taeyeon yang diikuti oleh anggukan dari Krystal.

” Yasudah. Lagipula kalau kalian maupun aku tak akan memberikannya. Ini enak sekali. Aku harus berterimakasih pada Hyejin-ah nanti.” kata Taemin sambil tertawa jahil.

” YA!! Changmin! Hentikan itu! Aku mau duduk! Kau disana saja. Aku mau menikmati ini sendiri!” teriak Sooyoung dimeja yang tak jauh dari mereka.

” Aish! Andwe! Aku duluan yang duduk sini! Kau cari tempat lain! Hush!” Changmin tidak mau kalah.

” YA! Namja macam apa sih kau ini? Tidak mau mengalah pada wanita!” ledek Sooyoung. ” Aku tidak mau tahu! Pokoknya aku duduk sini! Kau saja cari tempat lain.” Sooyoung ngotot dengan tempatnya.

” Andwe! Kau yang pindah!”

” Kau!”

” Kau!”

” Ah, yasudah terserah kau saja. Aku tetap duduk disini.” Sooyoung duduk dan mulai menikmati makanannya.

” Yasudah. Aku juga duduk sini!” Changmin ikut duduk dan ikut memakan makanannya.

Taeyeon, Krystal, Taemin dan beberapa orang yang ada disana memperhatikan mereka sambil geleng-geleng kepala. Hal ini memang sudah tak asing lagi bagi mereka. Bahkan mungkin sudah menjadi santapan sehari-hari mereka melihat pertunjukan gratis seperti itu. Changmin dan Sooyoung memang tidak pernah mau ngalah.

Seusai pertengkaran itu, Jessica dan Yunho datang bersamaan dengan Jaejoong. Yunho dan Jessica langsung menuju stand makanan. Mereka sudah sangat lapar karena pelajaran yang memusingkan. Sedangkan Jaejoong membawakan makanan dan minuman untuk tuan putrinya.

” Gomawo Baby Boo.” kata Taeyeon yang langsung disambut oleh senyuman manis Jaejoong.

” Aish, mengumbar kemesraan!” ledek Krystal. Taeyeon memeletkan lidahnya. Krystal langsung membalasnya.

Sejenak, mereka kembali terdiam. Sibuk oleh makanan mereka sendiri-sendiri. Apalagi yang berada dilain meja. Changmin dan Sooyoung. Mereka makan dengan lahapnya. Euh, saking laparnya kah?

” YA! Changmin! Kau mengambil sosisku!” teriak Sooyoung pada Changmin yang telah sukses memasukan sosis ‘curian’nya kedalam mulut. ” Ish, tidak bertanggung jawab!” gerutu Sooyoung sambil mengambil sebuah daging dari piring Changmin.

” YA! Kembalikan itu!” jerit Changmin. Sooyoung menggeleng dan terus mengunyah hasil ‘curian’nya.

Sementara kejadian itu berlangsung, semua murid yang ada dikantin langsung terdiam dan menatap kearah Changmin dan Sooyoung. Tak heran, setiap beberapa menit pasti Changmin dan Sooyoung selalu bertengkar. Dan Krystal, Key maupun Taemin langsung menjadikan hal itu sebagai bahan taruhan.

” Taem, Key, ayo! Aku bertaruh akan membelikan kalian berdua~”

” Krystal, tolong jangan memulai, deh. Kau akan kena masalah lagi.” peringat Taeyeon, mengingat seberapa menyeramkannya 2 orang shiksin disana.

” Aish~ aku hanya bercanda, eonni.” kata Krystal membela diri. Key dan Taemin langsung tertawa puas. ” YA! Jangan tertawa kau!”

oOoOoOoOoOoOoOo

~ After School ~

” I wanna to hang out! Kita akan pergi kemana hari ini?” tanya Krystal didalam mobil.

” Aku lapar dan ingin makan! Kau setuju kan, Changmin?” timpal Sooyoung sambil memegangi perutnya. Changmin yang berada disebelahnya tersenyum menanggapi.

” Eonni! Kerjaanmu makan terus! Berhentilah memikirkan makan dan segera cari pacar!” ledek Krystal.

” YA! Jangan bicara soal pacar! Aku tidak butuh mereka! Aku hanya butuh makan!” sentak Sooyoung. Semua langsung tertawa. ” Boo oppa, lebih baik kita pergi ke mall dan cari makan! Kasihan miss walking ini!” kata Sooyoung pada Jaejoong yang sedang menyetir.

” Hmm, ne. Idemu bagus juga, Soo. Ayo kita makan. Aku juga lapar sepertinya.” Jaejoong menyetujui.

” Aish! Gomawo eonni!!” jerit Krystal sambil memeluk leher Sooyoung.

” Hmm, ne, ne. Tapi lepaskan pelukanmu! Sakit!” jerit Sooyoung yang merasa tercekik saat dipeluk Krystal.

” YA! Aku juga ingin dipeluk Sooyoung noona!” kata Key sambil ikut-ikutan memeluk leher Sooyoung.

” OMO!! Leherku! Leherku! Sica! Help me! Adikmu dan Key mau membunuhku!” jerit Sooyoung sambil berusaha menggapai-gapai tangan Jessica.

” Aish, Krystal, lanjutkan ya! Haha” kata Jessica. Sooyoung langsung menendang lutut Jessica. ” Aw! Appo Sooyoung!” jerit Jessica sambil memegangi lututnya. Sooyoung hanya memeletkan lidahnya.

” Sudah, sudah! Sebentar lagi kita akan sampai.” kata Taeyeon sambil menengahi pertengkaran kecil tersebut.

Tak lama kemudian, mereka sampai di mall yang biasanya mereka kunjungi. Dengan cepat, Krystal segera menarik tangan Sooyoung untuk masuk kedalam. Ia sudah tak sabar untuk melihat-lihat apa saja yang ada didalam.

” YA! Krystal pelan-pelan! Aku ini kesini ingin makan! Bukan jalan-jalan bersamamu!” kata Sooyoung sambil menyentak tangan Krystal.

” OMO! Jangan pikirkan makan terus eonni! Ayo kita berjalan-jalan saja!” Krystal tetap menarik tangan Sooyoung untuk mengikutinya.

” Andwe!” tolak Sooyoung. ” Changmin. Changmin help me!” teriak Sooyoung saat melihat Changmin masuk bersama Taemin dan Key.

” YA! Krystal! Mau kau apakan Sooyoung?” tanya Changmin sambil menghampiri Sooyoung dan Krystal.

” Aku hanya ingin mengajak Soo eonni jalan-jalan. Tidak ada yang menemani aku.” kata Krystal.

” Sudah, kita makan saja dulu. Lagipula tujuan dia kesini kan ingin makan. Bukan ingin berjalan-jalan denganmu. Mana mungkin dia tahan tidak makan?!” sindir Changmin.

Krystal melepaskan Sooyoung.

” Huh, untung saja. Aku lapar nih. Ayo kita susul Boo oppa dan yang lainnya. Jaljjayo, Krystal! Semoga senang!” kata Sooyoung sambil menarik Changmin pergi ke food court.

” YA! Aku ikut! Ayo, Taemin, Key!”

~ Food Court, 5 menit kemudian~

Lollipop kini tengah asik makan dengan lahap. Apalagi Sooyoung dan Changmin. Mereka memesan sangat banyak makanan. Sesekali mereka juga saling mencuri makanan. Untung saja mood mereka sedang baik kali ini. Jadi tidak ada pertengkaran.

” Huh, kenyaang~~” ujar Krystal setelah menghabiskan 2 mangkuk Jajangmyeon.

” Bagaimana tidak kenyang? Kau menghabiskan 2 mangkuk Jajangmyeon sendirian! Dan sekarang kau terlihat seperti Shiksin.” ledek Yunho sambil mengerling pada duo shiksin yang masih sibuk dengan makanannya.

” YA! Oppa nappa! Aku kan lapar! Bukan berarti aku mengikuti jejak eonni dan oppa shiksin itu. Kalau mereka sih lapar setiap saat. Aku yakin sebentar lagi akan lapar lagi kalau kita mengajak mereka jalan sedikit.” balas Krystal. Ia pun mengerling pada duo shiksin tersebut, dan lagi-lagi diabaikan.

” Ne, ne. Kau ini cerewet sekali!” kata Jaejoong. Krystal langsung cemberut. Membuat Jaejoong, Yunho, Jessica, Taeyeon dan Taemin tertawa.

Sedang asik-asiknya tertawa, Taemin melihat seorang yeoja yang ia kenal kebingungan mencari tempat duduk. Karena food court pada sore ini ramai sekali. Tanpa babibu, Taemin langsung mendekati yeoja itu.

” Hyejin-ah?” Taemin memanggil namanya. Hyejin menoleh dan tersenyum senang begitu melihat Taemin.

” Taeminnie? Kau disini? Bersama yang lainkah?” tanya Hyejin sambil menghampiri tempat Taemin berdiri.

” Ne. Kau sedang bingung mencari tempat, eh?” Taemin bertanya balik. Hyejin mengangguk.

” Bagaimana kalau bergabung dengan para noona dan Hyungku? Kajja! Sini aku bawakan.” tawar Taemin. Hyejin terdiam sebentar. Taemin sangat baik padanya. ” Hyejin-ah, gwenchana?”

” Ah ne. Gwenchana. Tidak perlu repot-repot Taeminnie. Aku bisa membawanya sendiri.” tolak Hyejin sambil tersenyum.

DEG!

Entahlah, jantung Taemin berdetak kencang dari biasanya saat melihat senyuman Hyejin. Mungkinkah ia menyukai Hyejin? Ah, tidak perlu dibahas. Ini bodoh!

” Taeminnie, gwenchanayo? Kau terlihat pucat.” tanya Hyejin. Taemin segera sadar dari lamunannya dan menatap wajah Hyejin.

” Kajja. Ayo!” ajak Taemin sambil berjalan berbalik menghampiri anggota Lollipop yang lain. Dan Hyejin mengikuti.

Wajah anggota Lollipop yang lain langsung berseri ketika melihat Hyejin datang. Kecuali Changmin dan Sooyoung yang masih sibuk dengan makanannya. Hyejin tersenyum saat mendapat sambutan yang baik dari anggota Lollipop. Apalagi Taeyeon dan Jessica langsung memberinya ruang untuk duduk.

” Ah, gomawo. Aku jadi tidak enak mengganggu acara kalian.” ucap Hyejin.

” Anni.. Kau tidak mengganggu Hyejin-ah. Lihat saja. Taemin senang sekali. Haha..” goda Krystal pada Taemin. Hyejin tersenyum manis. Manis sekali, membuat Taemin sepertinya lupa bernapas.

” Ah, Taemin, kau terlihat begitu pucat? Kau sakit?” tanya Yunho. Taemin tidak merespon. ” YA! Taemin!” sentak Yunho lagi.

” Ah, appo hyung!” protes Taemin sambil mengusap kupingnya. Hyejin tertawa kecil sambil memakan makanannya.

Sooyoung dan Changmin kini telah selesai. Mereka mengelus perut masing-masing dan melihat keanggota Lollipop lainnya yang sibuk mengobrol dengan Hyejin.

” Lho? Sejak kapan Hyejin ada disini?” tanya Sooyoung pada Changmin.

” Mollayo. Mungkin baru.” jawab Changmin.

” Aish~ masa kau tidak tahu? Makanya jangan sibuk makan saja!” ledek Sooyoung.

” MWO?! Mworago? Aku sibuk makan? Sedangkan kau apa, hah? Dasar shiksin!” Changmin mulai membalas ucapan Sooyoung.

” Yah! Kau juga shiksin Shim Changmin!” Sooyoung tidak mau kalah dari Changmin.

” Kalau begitu kau jangan mengataiku tukang makan wahai Choi Sooyoung! Karena kau sendiri juga tukang makan!” Changmin lebih tidak mau kalah dari Sooyoung.

” YAK! Sudah! Hentikan debat kalian!” Jessica yang tidak tahan langsung menengahi. Changmin dan Sooyoung langsung diam. Takut pada Queen of Sleep yang pada kenyataannya lebih menyeramkan dari seorang monster.

Hyejin yang melihat itu langsung tertawa. ” Oppa dan eonni memang pasangan serasi. Selain sama-sama shiksin, kalian juga sama-sama takut pada Jessica eonni.” kata Hyejin sambil tertawa kecil. Ia juga sudah menyelesaikan makannya.

” ANDWE!” teriak Changmin dan Sooyoung bersamaan.

” Kalian juga sangat kompak.” kata yang lain bersamaan. Membuat Changmin dan Sooyoung memandang satu sama lain dan membuang muka.

” Dia sama sekali bukan tipeku!” keduanya berdumam bersamaan. ” YAH! Jangan mengikuti ucapanku!” lagi-lagi.

” Sudah, sudah. Ayo kita jalan-jalan saja. Hyejin-ah, kau juga ikut ya.” kata Krystal sambil memegang tangan Hyejin.

” Euhm, tapi apa tidak mengganggu? Ini kan acara kalian?” tanya Hyejin tidak enak.

” Aish, tak perlu bicara seperti itu. Kau sangat membuat Taemin senang. Sudah, ayo pergi bersama kami!” Krystal tanpa basa-basi langsung menarik tangan Hyejin.

Lollipop pun berjalan-jalan bersama dengan Hyejin. Mereka mulai berpencar. Jaejoong, Taeyeon, Jessica, Yunho, Changmin dan Sooyoung memlih untuk nonton di XXI. Mereka memang penggila film. Sedangkan Key, Krystal, Taemin dan Hyejin hanya keliling mall. Tanpa tujuan.

” Ya ampun! Sudah berapa kali kita memutari tempat ini? Aku bosan!!” gerutu Hyejin.

” Aku juga! Bagaimana kalau kita makan eskrim saja? Aku yang traktir!” usul Krystal.

” Wah, kalau ditraktir aku mau!” Key dan Taemin langsung semangat.

” Ah, Taeminnie suka yang gratisan ya? Hihi. Lucu sekali.” kata Hyejin sambil tertawa kecil.

” YA! Kau juga suka yang gratisan kan, Hyejin-ah! Jangan meledekku!” gerutu Taemin. Hyejin tertawa kecil. ” Jangan tertawa!”

Hyejin berhenti.

” Ayo. Kajja! Aku ingin makan eskrim nih. Ayo, Key!” Krystal menarik tangan Key.

~ Kedai Ice Cream ~

” Aku ingin banana split.” pesan Krystal pada seorang maid yang melayani mereka.

” Aku ingin choco chocolate Tiramy” pesan Hyejin.

” Aku green tea saja.” pesan Key.

” Hmm, sepertinya aku bingung. Ah, apa yang enak disini?” tanya Taemin lebih pada dirinya sendiri.

” Bagaimana kalau aku pilihkan?” tawar Hyejin.

” Ah, jeongmal? Lakukan.” kata Taemin. Hyejin segera menemukan eskrim yang pasti akan disukai oleh Taemin.

” Choco cappucino mint.” pesan Hyejin. Lalu tersenyum pada Taemin.

” Eoh? Mint? Aku sangat menyukainya. Neo daebak Hyejin-ah!” ucap Taemin yang membuat pipi Hyejin blushing seketika.

” Gomawo, Taeminnie. Syukurlah kalau pilihanku tidak mengecewakanmu.” ucap Hyejin.

Sambil menunggu pesanan mereka, Hyejin dan Taemin sibuk ngobrol. Sedangkan Key lagi-lagi sibuk dengan kameranya. Dan Krystal melamun. Ia menatap kesekeliling dan menemukan seorang namja sedang mengaduk-ngaduk eskrimnya sehingga eskrim itu terlihat lebih seperti milkshake dibanding eskrim.

” Yak! Key, coba lihat namja itu. Sepertinya sedang~” Krystal menyatukan kedua jarinya berbentuk hati, setelah itu memisahkannya lagi.

” Anni! Jangan suka sembarangan bicara.” peringat Key cuek.

” Aish! Dasar kau!” gumam Krystal sambil terus memperhatikan namja tersebut. Tampan.

Tak lama, pesanan mereka datang dan mereka melahap eskrim mereka sambil bergurau. Sesekali mata Krystal menatap namja yang masih duduk dengan manis disana. Matanya tidak bisa lepas dari sosok namja itu.

” Euhm, Taeminnie, bagaimana dengan eskrim pilihanku? Enak?” tanya Hyejin disela-sela gurauan mereka. Taemin langsung mengangguk dan memberikan 2 jempolnya untuk Hyejin. Hyejin lagi-lagi tertawa kecil.

” Wae? Kenapa tertawa? Kau mau mencobanya?” tawar Taemin. Hyejin berhenti tertawa dan diam. Makan dalam 1 sendok? Omo! Itu sangat so sweet.

” Andwe. Terimakasih Taeminnie. Tapi tidak usah.” tolak Hyejin halus. Taemin langsung diam. Tapi kemudian tersenyum.

~ Movie Theater ~

” Andwe! Aku tidak mau! Kenapa sih kita harus menonton film horror! Aku tidak mau!” tolak Sooyoung mentah-mentah.

” Lalu kau mau menonton apa? Kartun? Sana! Sendiri saja!” kata Taeyeon.

” Andwe! Tapi aku juga tidak mau menonton sendiri!” rajuk Sooyoung.

” YA! Kau menyusahkan! Sudahlah, apa yang kau takutkan sih dari hantu-hantu bodoh itu?!” ledek Changmin.

” Terserahlah! Aku pergi jalan-jalan saja!” kata Sooyoung lalu berbalik. Tapi sesuatu menahannya. Ia kembali berbalik.

” Jangan pergi bodoh! Sudahlah, nonton saja bersama kami. Kau jangan seperti anak kecil!” kata Changmin sambil tetap menggenggam tangan Sooyoung.

” Heuh! Ne, ne. Aku akan ikut masuk. Tapi aku tidak ikut nonton!” kata Sooyoung.

~ Tengah Film ~

Sooyoung terpaksa menonton film tersebut hingga sepertinya suaranya sudah hampir habis. Ia sama sekali tak bisa mengalihkan pandangan dari layar. Selalu tertarik untuk melihat film itu.

” KYA!!!” teriak Sooyoung saat hantunya muncul. Ia langsung memeluk Changmin yang ada disampingnya. Kejadian itu terus saja berulang.

” YA! Sooyoung, hantunya hanya lewat!” kata Changmin kesal.

” Tapi tetap saja seram!” Sooyoung tidak mau kalah.

” Huh! Kau berlebihan!” kata Changmin. Sooyoung langsung melepaskan pelukannya.

” Kau beruntung dipeluk oleh yeoja kyeopta sepertiku!” kata Sooyoung narsis.

” Andwe! Kau sama sekali tidak Kyeopta! Sudahlah, jangan berkhayal yang macam-macam!” ledek Changmin.

” MWO?! Awas kau ya! Bilang saja kalau kau tidak mau mengakuinya karena kau malu. Ya kan?” Sooyoung mulai menggoda Changmin. Membuat pipi Changmin merah seketika. Untung saja ada didalam. Jadi tidak terlihat.

” Ssst! Sudah! Kalian jangan berisik! Filmnya sebentar lagi habis!”

~ ~ ~

Setelah selesai dengan aktivitas masing-masing. Mereka pun pulang dengan diantar Jaejoong.

To Be Continued..
komen banyak lanjut..

14 responses

  1. Wah duo shiksin brantem trus !
    Tpi chingu mnrutku changmin-sooyoung’y trlalu bnyk d crtain’y d bnding yg lain#cma opini….
    Lnjut chingu…

  2. huah… seru…
    pasti nanti changmin bakal suka sama sooyoung.. hahaha…

    kristal mikir apa ya pas ngeliat namja ngaduk” ice cream???
    maaf ya pas di prolog gak sempet komen…

    lanjut.. lanjut..

    NICE FF CHINGU

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s