Maybe I Love You Part 5 (END)

Author:Kim Hyo Rim(Eugenia Sylvi Indira)

Tittle:Maybe I Love You Part 5.

Genre:Romance, Comedy, Friendship, Family, Life, Sad

Lenght:Chaptered

Rating:PG 13/PG 15

Main Cast:

-YOU as Jung Hyun Mi

-Choi Minho as Choi Jun Ho

-Choi Jino as Kim Ji Hoo

-Park Jiyeon as Kim Ji Eun (Hyunmi’s Friend)

Other Cast:

-Lee Taemin SHINee as Taem

-Keluarga Choi

-ETC

Category: PG 13/PG 15

NB: Anyeong readers, akhirnya ff Maybe I LoveYou kelar juga, semoga suka deh sama ceritanya Gomawo ya udah mau baca ff aku.. Oke deh Hapy Reading.. DON’T BE SIDERS AND DON’T BE PLAGIATOR

HyunmiPOV

Aku sedang duduk di bangkuku sambil menunggu Jieun yang sedang pergi ke kamar mandi sekolah, hah kenapa ia lama sekali. Lalu aku putuskan untuk menyusulnya, belum sampai aku di kamar mandi aku melihat Jieun yang sedang mengintip kelas XII-1…

“Jieun-ah”

“Oh Hyunmi-ah”

“Apa yang sedang kau lakukan disini, bukannya kau bilang tadi ingin ke kamar mandi”

“Oh tadi di kamar mandi ada kecoa, jadinya rasa sakit perutku menghilang”

“Cheongmal? Sekarang kau sudah tidak sakit perut lagi kan?”

“Ne gwaenchana, sudahlah ayo kita kembali ke kelas”

Saat kami berjalan menuju kelas tiba-tiba ada seorang namja yang memanggil nama Jieun, siapa namja itu..?? Ia sangat cantik? Haha lucu ya seorang namja yang cantik tapi dia juga imut.. Siapa dia?

“Hyaa Jieun, kau masih ingat denganku kan” tanya namja itu pada Jieun.

“Ne tentu saja kau kan sahabat masa kecilku” jawab Jieun

“Hua aku tak menyangka kau masih mengingatku, ngomong-ngomong siapa yeoja yang ada disampingmu itu?” tanyanya sambil melirikku.

“Oh dia Hyunmi sahabatku” ucap Jieun sambil menatapku. Lalu aku pun memperkenalkan diriku..

“Anyeonghaseo Jung Hyun Mi imnida”

“Ne anyeonghaseo na Taem imnida. Hwa kau neomu yeppeo bahkan mengalahkan Jieun haha..” ucapnya dan aku hanya dapat tersenyum dengan tingkah Jieun yang sedang mengerucutkan bibirnya…

“Taem namamu seperti bukan nama korea *mianhae nih authornya maksain*, apakah kau bukan orang korea?”

“Ne, aku lahir di America jadinya ya begitulah, tapi semenjak aku pindah ke korea dan dekat dengan Jieun aku jadi mengerti tentang negara Korea ini, namun aku harus kembali ke America karena ada suatu hal dan aku sekarang kembali lagi ke sini”

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Jieun pada Taem.

“Aku? Eum aku murid baru disini”

“Mwo?Hah aku bosan melihat wajahmu Taem”

“Kau ini, aku tahu pasti kau berbohong padaku, padahal kau sangat senang kan kalau aku bersekolah disini apalagi jika aku sekelas denganmu”

“Apa kau bilang kita sekelas?” tanya Jieun histeris

“Huaaa kita kedatangan murid baru donk, sudahlah kalian tidak usah berkelahi lagi, ayo kita ke kelas” ucapku sambil menenangkan suasana.

 

JieunPOV

Taem namja yang dulu aku sukai, bahkan aku telah menyatakan perasaanku padanya.

Aku bersahabat dengannya namun lama kelamaan, aku jadi ingin yang lebih dari persahabatan, awalnya aku tidak ingin menyatakan perasaanku, namun tiba-tiba Taem harus ikut pindah bersama ayahnya kembali ke kampung halamannya America dan di hari kepergiannya tepat di bandara aku menyatakan perasaanku padanya, aku masih ingat hari itu. Hari dimana aku menangis karena merasa kehilangan, hal itu yang membuatku memberanikan diri untuk menyatakan perasaanku, aku tak mau ditinggalkan olehnya, tapi yang aku kesalkan saat aku menyatakan perasaanku dia hanya membalasnya dengan senyuman dan tak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya hingga akhirnya pesawat nya lepas landas dan terbang meninggalkanku, setelah itu kami tidak pernah saling berkomunikasi dan aku mulai melupakannya.

Tapi kenapa sekarang ia datang ke kehidupan baruku ini, Taem kau mengacaukan hidupku.

 

*_*_*_*

 

TaemPOV

Jieun-ah aku kembali, aku kembali untuk menjawab semua pertanyaan yang kau pertanyakan. Pertanyaan yang telah lama aku gantungkan, aku harap kau masih memberikanku kesempatan untuk menjawab semuanya..

“Bagaimana kabarmu?” tanya Jieun yang menghampiriku yang sedang terduduk di bangku taman sekolah.

“Baik, kalau kau” ucapku sambil menatap matanya.

“Tentu saja baik, semenjak kau tak ada di dekatku hidupku berjalan lebih baik” jawabnya dan jawaban itu sangat menyakiti perasaanku.

“Kalau kau merasa tanpaku lebih baik, kenapa kau menghampiriku?”

“Tentu saja untuk menegur sahabat lamaku, aku tak ingin terlihat sombong di mata orang-orang, yasudahlah aku mau ke kelas kasihan Hyunmi telah menungguku” ucapnya sedikit menghindar.

 

JieunPOV

Aku pergi meninggalkan Taem di taman sekolah, sekarang aku sedang berada di lorong yang mengarah ke kelasku. Lalu aku menyandarkan tubuhku di tembok di lorong itu.

Hah jantungku benar-benar terasa mau copot saat berbicara dengannya, entahlah aku senang Taem kembali tapi aku tak ingin jika Taem.. Hah perasaanku susah diungkapkan.

Apakah aku masih mencintai Taem, lalu bagaimana dengan Junho sunbae..

“Hyaa kenapa kau masih disini, katanya kau ingin ke kelas”

“Taem, kenapa kau mengikutiku?” ucapku sambil segera berdiri dari sandaranku.

“Aku mengikutimu? Kau ini geer sekali, aku ini mau ke kelas, hah dasar kau ini dari dulu sampai sekarang selalu saja begitu” ucapnya sambil mengacak-acak rambutku.

Sentuhannya mengingatkanku di masa-masa dulu saat aku bersamanya, saat kami bermain bersama, berjalan bersama, dan aku kembali ingat ke masa lalu.

Entah mengapa hatiku terasa pedih mengingat masa-masa itu dan tiba-tiba air mataku menetes.

Aku benar-benar mencintai Taem, tak bisa melupakan semua hal yang menyangkut dirinya.

“Jieun kau kenapa?” tanya Taem padaku.

*hiks hiks hiks* aku tak bisa menjawab pertanyaannya, air mataku selalu saja menetes dan tak memberikanku kesempatan untuk berbicara.

“Jieun-ah apakah kata-kataku menyakitimu?” ucapnya sambil memeluk erat tubuhku.

“Anii, bukan kata-katamu yang menyakitiku, tapi sikapmu yang menyakitiku” ucapku sambil melepas pelukannya.

“MWO? Aku tidak mengerti dengan apa yang kau katakan”

“Sikapmu seperti kau lupa dengan semua yang terjadi antara aku dan kau, kau seperti merasa tak bersalah atas perbuatanmu padaku, kau meninggalkanku dan menggantungkan semuanya. Kau jahat Taem kau jahat” ucapku lalu berjalan meninggalkannya yang sedang mematung.

“Mianhae Jieun-ah” ucap Taem sambil menarik tanganku.

“Lepaskan aku Taem, sudah lupakanlah semuanya. Aku bodoh karena terlalu mengharapkanmu”

“Bukan kau yang bodoh tapi aku yang bodoh, Jieun SARANGHAEO. Aku bodoh karena menyembunyikan semuanya, semua tentang perasaanku yang sebenarnya mencintaimu dan menyayangimu lebih dari seorang sahabat”

Rasanya hatiku seperti ingin terbang, apakah aku tidak bermimpi? Apa semua ini nyata?

“Taem apa maksudmu?”

“Aku mencintaimu Jieun-ah, aku kembali ke Seoul untuk menjawab semua pertanyaan yang telah aku gantungkan padamu. Mian..”

Entah kenapa aku memberanikan diri untuk mengecup bibir Taem, walaupun hanya sekilas tapi itu sangat berarti.

“Taem aku tak ingin dengar kata maaf darimu, aku hanya ingin dengar bahwa kau mencintaiku. Saranghaeo Taem” ucapku sambil memeluk Taem.

“Nado saranghaeo Jieun-ah” jawab Taem sambil membalas pelukanku.

Tuhan terimakasih atas apa yang kau berikan, sekarang saatnya aku membalas kebaikanmu tuhan. Aku akan menyelesaikan masalah yang aku buat pada sahabatku Hyunmi. Aku akan membantunya menyatukan perasaannya dengan Junho sunbae.

Itu adalah suatu permintaan maaf dariku untuk Hyunmi. Aku harap aku bisa membalas semua kebaikan Hyunmi padaku.

 

*_*_*_*

 

HyunmiPOV

Hah kenapa Jieun tidak kembali ke kelas, katanya ia ingin ke kantin. Kenapa lema sekali, di kelas hanya ada aku sendiri lagi. Aku jadi memikirkan hal-hal aneh..

Tiba-tiba handphone ku berdering ternyata ada pesan dari Junho sunbae..

 

To: Hyunmi

Hyunmi, apakah hari ini kau bisa temui aku di taman sepulang sekolah nanti?

 

To: Junho sunbae

Untuk apa oppa? Kan kita bisa bicara di rumah..

 

To: Hyunmi

Ada hal penting itu tak dapat di ungkapkan di rumah, jika kau sempat kau temui aku di taman sepulang sekolah nanti..

 

To: Junho sunbae

Baiklah oppa, pulang sekolah nanti aku akan temui oppa..

 

Lalu kututup dan kumasukkan handphoneku ke dalam tas, sebenarnya ada apa dengan Junho sunbae..

“Hyunmi…” ucap Jieun sambil menghampiriku..

“Jieun kok kau, ada apa dengan kalian?” ucapku kaget karena Jieun datang sambil bergandengan tangan dengan Taem..

“Kami berdua sekarang sudah resmi berpacaran” jawab Taem..

“Whoo chukae.. Hebat sekali baru sehari bertemu langsung tumbuh rasa cinta dari kalian lalu sekarang malah jadian wah hebat..”

“Siapa bilang rasa cinta kami tumbuh dari sekarang, rasa cinta kami ini telah timbuh dari sekitar 10 tahun yang lalu” ucap Jieun..

“MWO? 10 tahun?”

“Ne..” jawab Taem

“Ternyata untuk mendapatkan cinta memerlukan perjuangan dan waktu yang panjang ya…”

“Ne sekarang giliranmu” ucap Jieun dan Taem kompak..

“MWO? Maksud kalian?”

“Lihat saja, nanti kau juga akan tahu..” ucap Jiyeon dengan evil smile nya..

 

****

 

Pulang sekolah aku menemui Junho oppa di taman sebenarnya apa yang ingin ia bicarakan aku jadi penasaran..

“Oppa” ucapku saat melihat Junho sunbae duduk termenung di bangku taman.

“Ne Hyunmi, duduklah disini” ucap Junho sunbae. Aku pun segera duduk di samping nya..

“Apa yang ingin oppa bicarakan denganku?”

“Hyunmi jika aku pergi apakah kau bisa jaga dirimu baik-baik?”

“Maksud oppa?”

“Sebentar lagi kan aku akan ujian sekolah, selesai sekolah nanti aku memutuskan untuk kuliah di Paris. Kau tau kan Paris itu sangat jauh dari sini, apakah kau mengijinkanku untuk kuliah di Paris?”

Deg Junho oppa akan meninggalkanku, sebenarnya aku tak yakin aku bisa hidup tanpa Junho oppa. Tapi aku akan mencobanya, aku tak mau selalu bergantung dan merepotkan Junho oppa..

“Tentu saja aku mengizinkannya, itu semua hak oppa, hidup oppa, oppa yang memutuskan oppa tak perlu minta izin denganku haha” ucapku berusaha kuat..

“Kau yakin Hyunmi?”

“Tentu saja oppa, oppa tak perlu mengkhawatirkanku. Oppa khawatirkan saja diri oppa sendiri ara..!! Sudahlah oppa aku pamit dulu Jieun ingin bertemu denganku Anyeong..!!!” ucapku sedikit berbohong.

Aku pun berlari meninggalkan Junho oppa, aku bukan berlari untuk bertemu Jieun. Tapi aku berlari karena aku tak sanggup jika harus menatap wajah Junho oppa lagi.

Sebenarnya aku tak ingin Junho oppa pergi meninggalkanku, sakit sekali rasanya hatiku ini, mataku pun juga perih. Aku tau pasti sebentar lagi aku akan menangis namun segera ku tahan rasa sakit itu..

Oppa kalau boleh jujur sebenarnya aku sangat mencintaimu, aku tak ingin oppa pergi aku ingin oppa selalu ada disampingku, menemaniku dan menjadi milikku. Aku terlalu egois jika aku melarang oppa pergi, jadi aku terpaksa mengizinkan oppa pergi. Walaupun sebenarnya hati ini benar-benar tak ingin oppa pergi, sejauh apapun oppa pergi, oppa selalu ada di hatiku dan selalu ada dipikiranku. Aku sangat mencintaimu oppa saranghae…

 

****

 

Berhari-hari pun berlalu tak terasa hari ini adalah hari keberangkatan Junho oppa ke Paris. Semua orang mengantarnya ke bandara kecuali aku, bukannya aku ingin bersikap sombong ataupun pura-pura tak peduli dengan Junho oppa. Hanya saja aku takut, aku takut aku tak sanggup untuk melepaskan Junho oppa jadi aku memutuskan untuk tak mengantarnya ke bandara dengan alasan tak enak badan karena hanya dengan alasan itu orang-orang akan memaklumiku. Sampa tiba-tiba handphoneku berbunyi dan ada satu pesan dari Junho oppa..

 

To: Hyunmi

Hyunmi-ah, apakah benar kau sedang tak enak badan? Aku baru mau pergi saja kau sudah sakit apalagi jika aku telah pergi nanti..

Sebenarnya oppa sangat mengharapkan kau ada disini mengantar oppa di bandara tapi karena kau sakit aku tak ingin merepotkanmu..

Beberapa menit lagi pesawat oppa akan lepas landas, oppa ingin berpesan padamu..

Jaga dirimu baik-baik, aku tak ingin mendengar berita buruk darimu dan aku tak ingin melihat kau menangis lagi. Tunjukkan senyum manismu itu, senyum yang buat suasana di hatiku jadi lebih cerah dan ada satu hal yang ingin aku katakan sebenarnya aku menyukaimu bahkan lebih aku rasa aku mencintaimu sangat mencintaimu. Aku tak mengharapkan jawaban darimu, aku sudah senang jika kau sudah tahu isi hatiku. Saranghaeo Hyunmi…❤

Ingat jaga dirimu baik-baik ya Anyeong…

 

Deg deg deg Junho sunbae mencintaiku, perasaannya sama denganku kenapa aku baru mengetahuinya sekarang. Harusnya aku menyadarinya dari lama, aku harus ke bandara sekarang.

Tanpa berpikir panjang, aku segera mengambil jaket dibalik pintu kamarku, lalu kupasang ke tubuhku untuk melindungi diriku dari hawa dingin hari ini.

Aku pun segera menghentikan taksi yang lewat di depan rumah dan segera berangkat ke bandara.

Sesampainya di bandara aku baru sadar bahwa aku hanya mengenakan piyama yang ditutupi dengan jaket tebal yang diberikan oleh eommaku tapi tak aku pedulikan yang penting sekarang aku harus bertemu dengan Junho sunbae.

Aku terus berlari mengitari bandara tak henti-hentinya kuteriakkan nama Junho sunbae. Dan akhirnya aku mendengar suara seseorang memanggilku..

“Hyunmi-ah”

“Jieun, apakah Junho oppa telah pergi?”

“Pesawatnya telah lepas landas 5 menit yang lalu”

“Aku telat” ucapku sambil mengelap peluh di dahiku..

Aku menyesal karena aku baru sadar betapa bodohnya aku, aku telat Junho oppa telah pergi. Junho oppa tak dapat mengetahui perasaanku sekarang, sedih penuh penyesalan itu yang aku rasakan sekarang. Tiba-tiba setetes air bening jatuh dari mataku, pertama hanya setetes namun lama-kelamaan tetesan itu semakin banyak, aku menangis di depan banyak orang. Aku masih berharap Junho oppa datang dan ia membatalkan kepergiannya ke Paris seperti di drama-drama yang seringku tonton *kebanyakan nonton drama sih Hyunmi* tapi aku tahu itu semua tak mungkin terjadi, namun tiba-tiba ada seseorang datang dan memberikan sebuah sapu tangan padaku, aku yang tertunduk pun segera mengangkat kepalaku menghadap ke orang yang memberiku sebuah sapu tangan..

 

JihooPOV

Aku tahu sebenarnya Hyunmi mencintai Junho, aku tahu tak mungkin Hyunmi dapat menerima perasaanku jika kukatakan bahwa aku mencintainya. Aku mencintai Hyunmi dari pertama aku bertemu dengannya tapi aku sadar di hati Hyunmi hanya ada satu orang yaitu Junho jadi kurelakan Hyunmi untuk Junho.

Kulihat Hyunmi menangis saat tahu bahwa pesawat Junho telah lepas landas, jadi kuberikan sapu tanganku padanya, ia yang awalnya tertunduk pun akhirnya mengangkat kepalanya dan menatapku…

“Aku yakin Junho pasti akan kembali untukmu jadi bersemangatlah” ucapku sambil tersenyum. Hyunmi pun tersenyum sambil menatapku..

“Gomawo oppa” ucapnya..

“Ne” balasku…

 

HyunmiPOV

Sejauh dan selama apa pun kau pergi aku akan selalu menunggumu, hatimu akan selalu ada di hatiku. Aku menantimu oppa Saranghae..

 

5 Tahun kemudian

 

Sekarang aku telah menjadi seorang sekretaris di suatu perusahaan terkenal di Korea, tentu saja aku bangga jadi jika nanti Junho kembali Junho juga akan bangga padaku.

Hah oppa telah 5 tahun aku tak bertemu denganmu aku sangat merindukanmu..

Jam menunjukkan pukul 17.00, ini saatnya aku pulang ke apartementku. Setelah aku mendapatkan pekerjaan aku memutuskan untuk pindah ke apartement, agar tak selalu merepotkan keluarga Choi.

Aku melangkahkan kakiku menuju ruang apartementku, betapa terkejutnya aku saat melihat ada sebuah balon yang diikat ke sebuah kotak merah di depan ruang apartementku..

“Apa ini?”

Aku pun membuka isi kotak itu dan betapa terkejutnya aku saat melihat sebuah cincin emas bertuliskan JH di dalam kotak itu. Namun tiba-tiba ada seseorang datang dan menutup kedua mataku..

“Hyaa siapa ini?” tanyaku pada orang misterius itu.

“Aku.. Jika aku memberitahumu aku takut kau terkejut. Kau janji dulu kau tak akan terkejut jika aku menunjukkan diriku di depanmu”

“Baiklah aku janji”

Orang itu pun segera membuka mataku lalu aku menatap ke orang itu..

“Kyaaaa Junho oppa kau telah kembali..” ucapku sambil memeluknya..

“Jadi bagaimana kau mau jadi istriku?”

“Secepat itu kah oppa?”

“Apa kau sudah tak mencintaiku? Baiklah aku akan pergi”

“Oppa, hah kau jadi ngambekkan ya sekarang. Eum bagaimana ya.. Baiklah aku mau jadi istrimu dan selalu menemanimu sampai akhir hayatmu. Saranghaeo oppa” ucapku sambil mengecup bibir Junho oppa kilat..

“Na do saranghaeo Hyunmi-ah” balas Junho oppa lalu ia melumat habis bibirku…

 

-END-

 

NB: Mianhae nih kalau alurnya terlalu cepat, aku mentok bikinnya hehehe semoga suka ya sama ceritanya.. Anyeong author mau kabur dulu hihihi…

4 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s