You’re The One (Part I)

Tittle :  You’re The One (Part I)

Author : Icha

Genre : Romantic,Sad

Rating : G

Cast : Kim Yoo Jin (Uee), Kim Ryeowook, Super Junior Members, After School   members.

 

Uee POV

Aku memakaikan sepatu boots high heels berwarna putih kesayanganku ke kakiku, hari ini aku sedang tidak ada jadwal untuk pemotretan, shooting, ataupun latihan dance dan nyanyi. Hari ini hari yang bebas dan aku berniat mengunjungi sebuah café kue langgananku.

 

Tiba – tiba HP ku bergetar, aku meliriknya dengan malas karena sudah menduga terlebih dahulu siapa yang menelpon. Yak!! Benar saja dugaanku, aku hanya tersenyum masam tanpa mengangkat panggilan dari seorang namja yang di kenalkan oleh eommaku. Tadinya dia sangat menolak perkenalan itu, huh, apa lagi aku. Namun setelah dia tahu bahwa aku adalah seorang Uee After School detik itu juga dia berusaha mendekatiku.

 

Aku mengalungkan HP itu di leherku, bunyi gemerincing merdu dari tali HP berwarna pink dan bergambar hello kitty itu membuatku tersenyum, sedangkan gantungan HPnya yang berbentuk strawberry sangat menandakan bahwa aku sangat menyukai kedua barang itu.

 

Aku membuka pintu dorm lalu melangkah keluar, sepanjang perjalanan aku terus memikirkan bagaimana caranya menolak perjodohan itu, tidak tahukah orang tuaku kalau namja itu sangat kasar? Pernah dia menamparku karena menurutnya aku terlalu dekat dengan namja lain. Hei! Dia pikir dia siapa? Namun aku tidak mau mengecewakan orang tuaku, jadi aku harus bagaimana?

 

Lamunanku tanpa sadar telah membawaku sampai di sebuah café, tempat itu sangat nyaman dan tidak terlalu banyak pengunjung, makanya aku sering datang ke sini. Bunyi gemerincing bel pintu menyambutku saat aku mendorong pintu café itu, harum strawberry cake pun langsung menusuk hidungku, sesaat aku terhenti di depan pintu dan menghirup wangi itu dalam – dalam, dan lalu berubah menjadi aroma tiramisu yang menggoda.

 

Ryeowook’s POV

 

Hari ini bagaikan mimpi, di tengah padatnya jadwal super junior. Manager memberi kami satu hari untuk libur. Aku Yesung hyung dan evil Kyuhyun berencana untuk makan bersama, akhirnya kami memilih sebuah café yang terkenal dengan kue – kuenya yang sangat nikmat.

 

Kami datang saat café baru buka sekitar 15 menit yang lalu. Jadi sudah sewajarnya kalau café ini sepi sekarang. Saat kami membuka pintu café, seorang pelayan menatap kami dengan pandangan curiga, mungkin karena penyamaran kacamata hitam dan masker yang kami gunakan. Kami memang tidak mirip dengan pelanggan, lebih tepatnya lebih mirip teroris.

 

“sebaiknya pilih tempat yang dekat jendela wookie~ah” ujar Yesung hyung.

 

“ne hyung, terserah kau saja, aku ikut.” Kata ku tanpa basa basi.

 

Seorang pelayan menghampiri kami yang sedang melepaskan penyamaran. Pria itu memberikan kami 3 buku menu, dan dia sama sekali tidak bertingkah laku aneh setelah tahu bahwa kami adalah Ryeowook, Yesung, dan Kyuhyun. Mungkin café ini sudah biasa menerima tamu artis.

 

Yesung hyung memilih bangku yang menghadap jendela, Kyu mengambil bangku yang berhadapan dengan hyung, dan aku di bangku yang menghadap pintu masuk.

 

Dan saat itu lah aku melihat seorang yeoja yang pada pandangan pertama langsung memikat hatiku. Dia benar benar terlihat indah dan sempurna  saat menghirup aroma café ini, posisi yang pas, senyum yang indah, dan sinar matahari yang menyorot langsung tepat ke tubuhnya yang indah.

 

“tutup mulutmu itu wookie~ah, kau bisa membanjiri lantai café ini dengan air liurmu.” Yesung hyung menutup mulutku dengan tangannya, ia tertawa.

 

Dan tawa hyung itu lah yang membuat gadis itu tersadar dari posisinya yang indah.

 

“Uee After School, dia menarik kan wookie~ah?” goda kyuhyun.

 

“evil kyu, aku ini lebih tua dari kamu, panggil aku hyung” ujarku sambil cemberut.

 

“hahahaha . . kau kan eternal magnae, haruskah aku memanggilmu hyung?”

 

Aku tidak menghiraukan ocehan kyu yang gila itu, karena aku sedang menatap Uee berjalan melewati kami dan tersenyum sambil mengangguk kecil, lalu ia duduk di sebuah bangku yang menghadap jendela, namun jika dilihat dari mejaku, dia terlihat jelas sekali.

 

“yak! Wookie~ah, kau ini mau pesan apa sih?” Tanya hyung.

 

“ah, aku pesan chocolate strawberry cake hyung”

 

“babo! Jangan katakana padaku, memangnya aku yang mencatat pesanan?”

 

“aigoo . . mian hyung mian.”

 

Pelayan itu mengulangi pesanan kami, kemadian ia pergi. Aku menoleh sedikit ke arah Uee, saat itu pelayan sudah mengantarkan pesanan padanya. Sepiring cake strawberry dan secangkir cappuccino hangat.

 

Aku tidak melihat Uee memesan apapun namun pelayan sudah mengantarkan pesanannya. Aku terpesona saat mendapati wajah sumringah nya saat melahap cake tersebut.

 

BRAK !! pintu café terbuka kasar, aku, Yesung hyung, dan Kyu kaget di buatnya dan sepertinya semua orang di café pun terkejut. Seorang pria masuk ke dalam berjalan dengan langkah lebar dan raut wajah yang marah kami pandangan kami bertiga mengikuti langkah pria itu, sampai ke tempat Uee yang juga sedang terkejut dan hanya bisa menaatap pria itu dengan pandangan shock.

 

PLAK !! bunyi nyaring itu terdengar hingga ke sudut café.

 

Uee  POV

 

BRAK !! pintu café terbuka dengan kasar, seorang pria masuk dengan langkah lebar dan raut wajah penuh kemarahan. Aku sangat kaget, bagaimana tidak? Pria yang datang ini adalah orang yang di jodohkan oleh orang tuaku itu.

 

PLAK !! rasa pedas bercampur pedih terasa di pipiku, aku kaget dan hanya bisa meneteskan air mata.

 

“kau di sini hah? Mengapa kau tidak mengangkat telfon dariku? Kamu sengaja tidak mengangkatnya?” hentaknya.

 

Aku hanya terdiam sambil memegangi pipi kananku, pria itu mengambil ancang – ancang untuk menamparku lagi, namun sebuah tangan menahannya.

 

“kau tidak bisa melakukan hal ini pada seorang gadis” sebuah suara berat berbicara.

 

Aku kaget melihat Yesung oppa menahan tangan namja kurang waras yang bernama lee sun kyung ini, namun di satu sisi aku merasa lega.

 

“apa urusanmu!” hentak sun kyung. “oh, member super junior rupanya.  Jangan hanya karena kau adalah seorang member super junior lalu kau bisa ikut campur urusan kami.”

 

Yesung oppa menatap sun kyung dengan tatapan tajam, “ini sama sekali tidak ada hubungan dengan super junior, ini adalah masalah bagaimana cara seorang pria memperlakukan seorang wanita.”

 

Kyu oppa berjalan dengan cepat dan menghampiriku, menarik tanganku dan membawaku menuju Ryeowook oppa yang masih tercengang melihat adegan dramatis barusan. “Wookie~ah, sebaiknya kau bawa Uee pergi” ujar Kyu oppa, namun Ryeowook oppa masih memasang wajah innocent yang kaget seperti tadi, “wookie~ah!!!!” hentak Kyu oppa, Wookie oppa sedikit terlunjak karena kaget.

 

“nae nae” katanya terbata – bata dan langsung menarik tanganku keluar. Setengah berlari aku mengikuti Wookie oppa yang membawaku entah kemana, dia menyetop sebuah taxi, mengajakku masuk lalu menyebut sebuah alamat.

 

 

 

Ryeowook’s POV

 

Aku sedikit terlunjak saat Kyu membentakku, dan tanpa sadar aku langsung menarik tangan Uee keluar dan menyetop sebuah taxi. Aku menyebut alamat suju dorm yang mungkin Uee tidak tahu.

 

Aku menatap gadis yang saat ini ada di sampingku, pipi yang chubby itu masih terlihat merah dan masih terlihat air mata menetes di pipinya, aku mengusap air mata itu dengan lembut. ‘astaga . . apa yang telah aku lakukan? Dia pasti akan menamparku sekarang’ rutukku dalam hati.

 

“terimakasih telah menyelamatkan ku Wookie oppa” ucapnya, ia menghela nafas “dia tadi itu . . . . orang yang di jodohkan oleh eommaku”

 

“kenapa dia seperti itu? Kau menyukainya?” omo, apa lagi yang ku tanyakan kali ini? Mengapa mulutku tidak bisa ku kendalikan?

 

“aniyo oppa, aku tidak menyukainya, pertama dia menolak dengan mentah perjodohan itu, begitupun dengan aku, namun setelah kami di pertemukan dan dia tahu aku seorang Uee, dia langsung menyetujui nya. Dia namja yang sangat kasar.”

 

Taxi yang meluncur cepat itu tidak lama kemudian langsung sampai di suju dorm, aku langsung mengajaknya naik ke dorm kami.  Aku membuka pintu.

 

“ouch!!!”

 

“aiisshhh . . mianhae hyung”

 

Siwon hyung mengusap jidatnya yang terkena serangan pintu mendadak dariku “demi Tuhan, tidak apa – apa Wookie~ah . .” usapannya terhenti saat dia melihat siapa yang datang denganku. “Wookie~ah . . kau membawa siapa?” Tanya nya sambil tersenyum simpul.

 

“yak ! hyung, setidaknya kau tidak perlu basa basi seperti itu kan,”

 

“arasseo . . heeyyy heeyy . . . lihat siapa yang datang bersama Wookie” teriak Siwon hyung yang langsung membuat seluruh member super junior keluar dari kamar masing – masing.

 

“demi Tuhan hyung, kali ini kau sangat jahat” rutukku.

 

Uee POV

Ya ampun, baru kali ini aku masuk ke dorm super junior.  Aku mendapat tatapan shock dari semua member super junior yang tersisa di dorm ini .

 

“annyeong.. Uee imnida” aku memperkenalkan diri sambil membungkuk kea rah mereka semua.

 

“annyeong Uee” balas mereka serentak.

 

“yak!! Uee, ada apa dengan pipimu?” Tanya Donghae oppa dengan nada khawatir.

 

“ahh.. ini… bukan apa – apa kok” jawabku berbohong, tapi saat mendapat tatapan dingin dari Donghae oppa aku hanya bisa menundukkan kepala.

 

“nanti akan aku jelaskan hyung” jawab Wookie oppa pada Donghae oppa, Donghae oppa hanya menganggukkan kepala.

 

“arasseo, well… kami semua akan mencari makan, karena sepertinya koki makan siang sibuk” kata Leeteuk oppa sambil mengedipkan matanya ke arahku.

 

“ayooo…ayoo… cepat jalan kalian semua” Leeteuk oppa mendorong semua member ke arah pintu dan semua member pun pergi entah kemana.

 

Bingung dengan keadaan yang canggung ini, aku hanya dapat terdiam.

 

“aku akan membuatkan minuman, kau duduk di situ saja dulu” ujar Wookie oppa.

 

Ryeowook POV

 

Aiishh .. aku sangat tahu apa maksud Leeteuk hyung barusan, dia sengaja meninggalkan aku dan Uee berdua. Aku harus berbuat apa? Rutukku dalam hati sambil berjalan ke dapur.

 

Aku membuat hot chocolate untuk kami berdua, mungkin ini dapat membantu menenangkan pikirannya setelah kejadian tadi.

 

“ini, minumlah” aku memberikan cangkir yang berisi hot chocolate pada Uee.

 

“thanks oppa” katanya sambil tersenyum.

 

Astaga, lagi – lagi senyuman itu…

 

“aku tidak tahu bagaimana cara menolak perjodohan itu” ucap Uee pelan, nyaris tak terdengar, ia meminum hot chocolate nya. “aku tidak berani mengatakannya pada eommaku”.

 

“aku akan membantumu” tanpa sadar aku mengucapkan kalimat itu, Uee kaget mendengarnya, begitupun aku.

 

“maksud oppa?”

 

“aku akan berpura – pura menjadi pacarmu, calon tunanganmu atau apalah, hingga eomma mu dapat membatalkan perjodohan mu dengan namja kurang waras itu.” Jelasku.

 

Lagi – lagi mulut ini tidak dapat ku kendalikan. Astaga, apa yang telah aku ucapkan?

10 responses

  1. wuahhh ~ bru kli inni aqu bca FF dngn couple UEWOOK .
    kerennn chingu , aqu jd pnsran gmna klnjutan.a
    lnjut yah chingu tp please jngn lma2 buat aqu pnsran.a
    hehe mianhe aqu cerewet😀

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s