FF TaeTeuk – Kawin Kontrak *part 5*

Poster Goes to : AhnJunKyong @Nadya_cyrus

Poster Goes to : AhnJunKyong @Nadya_cyrus


Annyeong Readers semua, maaf ya kalo ngepostnya lama terus maaf kalo kependekan dan jelek/kurang memuaskan soalnya bikinnya buru-buru,, udh deadline sih
NB : Add FB aku ya disini
———————————————————————–
Author POV

@ Soshi Café

“ Biar gak buang-buang waktu, kita to the point ajah nih ye. Apakah kamu selingkuhannya Taeyeon??” tanya Sunye.

“ Maksudmu dengan selingkuhan apa nona??” tanya Kangin bingung.

“ Haduh, sudahlah!. Kalau sama aku, kamu gak perlu jaim-jaiman. Kamu suka Taeyeon kan??” tanya Sunye dengan sedikit memaksa. Kangin garuk-garuk kepala mendengarnya.

“ Ku rasa pertanyaanmu itu…”

“ Ok aku to the point ya, aku sangat mencintai Leeteuk dan kau tau? Leeteuk adalah suami Taeyeon, wanita yang kau cintai itu. Jika kita menyatukan kekuatan kita, aku yakin kita bisa memisahkan mereka dan mendapatkannya. Kalau kita membiarkan mereka terus bersama, itu sangat tidak…”

“ Jika itu maksudmu, aku tak mau melakukannya. Aku rasa kita sudah selesai nona, aku pergi dulu” potong Kangin lalu bangkit dari kursinya dan pergi meninggalkan Sunye.

“ JIKA KAU PEDULI DENGAN KEBAHAGIAAN TAEYEON, HARUSNYA KAU SETUJU DENGAN AJAKANKU KANGIN. PANTAS SAJA TAEYEON LEBIH MEMILIH TEUK OPPA DIBANDING KAU!!” teriak Sunye yang berhasil membuat Kangin berhenti sebentar.

“ Tch, tau apa kau Min Sunye??” gumam Kangin pelan kemudian kembali melanjutkan langkahnya.
———————————————————————-
Taeyeon POV

Aku sedang tidur-tiduran sambil menonton televise. Biasanya kalo jam-jam segini aku dan Sooyoung lagi nonton K-Drama bersama-sama, tapi itu dulu. Kira-kira Teuk oppa suka nonton K-Drama gak ya??. Hah, dia kan sudah tua, mana mungkin suka K-Drama.

“ Taetae, kau sedang apa??” tanya Leeteuk sambil ikut tidur disampingku dan menarik selimut menutupi tubuhnya.

“ Lagi nonton” jawabku singkat. Tunggu, apa-apaan ini? Kok dia tidur disampingku??. “ Apa maksudmu dengan tidur disampingku hah?”.

“ Lho, emangnya gak boleh ya? Ini kan kamar dan tempat tidurku juga. Salah ya kalau aku tidur disini??” tanyanya balik.

“ Ya, tidak juga sih. Kalau kamu mau tidur disini lebih baik aku tidur disofa saja deh” ujarku lalu bangun dari kasur.

“ Ani” larangnya sambil memegang tanganku. “ Jangan pergi Taetae, aku ingin disini bersamamu”. Karena kasihan melihatnya, akupun kembali tidur

“ Waeyo?? Tumben sekali kau bilang begitu” balasku. Dia hanya tersenyum sebentar. Dengan jarak sedekat ini, wajahnya terlihat sangat tampan. Lesung pipinya juga sangat bagus. Hfft, mimpi apa aku bisa menikah dengan Leeteuk??.

“ Kenapa menatapku terus?? Apa aku setampan itu??” katanya membuyarkan lamunanku. Aku yang jadi salah tingkah-pun langsung kembali menatap televisi. Aish, apa yang kau pikirkan Kim Taeyeon, dia itu menyedihkan,, tidak tampan sama sekali!!.

“ Aku sudah sangat lama tidak tiduran bersama teman dan mengobrol seperti ini. Ini sangat menyenangkan. Maukah kau sering melakukan itu denganku Taeyeoni??” tanya Leeteuk lagi.

“ Eung…bisa saja. Kau kan sudah seperti temanku sendiri” jawabku. Diapun membelai kepalaku lembut.

“ Gomawo” ucapnya sambil tersenyum manis.

“ Oh ya Teuk oppa, besok aku akan mengantarmu pergi ke studio ya??” kataku.

“ Memang kau punya SIM?? Aku tidak mau kalau besok mobilku ditahan polisi karena dikemudikan oleh seseorang yang tidak memiliki SIM sepertimu” tolaknya.

“ Makanya, aku ingin mengantarmu untuk menunjukan kalau aku ini bisa membawa mobil dan kau akan membuatkanmu SIM,, bagaimana??” tanyaku lagi.

“ No way, aku tak mau kalau diberita nanti ada tayangan yang mengatakan, ‘seorang photographer tampan meninggal karena membiarkan istrinya yang bodoh menyetir mobil’”

“ Hah? Tampan?? Iya sih, kalau dilihat dari mars pake sedotan”. Drrt…Drrt.. Tiba-tiba handphone-ku berbunyi. Aish,, kenapa ada telpon malam-malam begini?? Mengganggu saja deh!!.

” Yoboseo??” ucapku.

“ Taeyeoni, apakah eomma mengganggumu??” tanya suara dari seberang. Aku melepas hape itu dari telingaku dan melihat nama si penelpon. ‘ Eomma Teuk’ begitu tulisannya. Huaa,, untung tadi aku tidak me-reject teleponnya. “ Taeyeoni?? Kau masih disana sayang??”. Aku langsung menempelkan kembali telepon itu ketelingaku.

“Ne eomma, ada apa ya??” tanyaku balik.

“ Taeyeoni, eomma dengar kau bisa memasak. Bisakah kau membuatkan eomma bubur?? Eomma sedang tidak enak badan” pinta eomma. Aku membulatkan mataku karena kaget.

“ MWO?? EOMMA SAKIT??” tanyaku kencang. Hal itu langsung menarik perhatian Leeteuk. Diapun langsung merebut telepon dari genggamanku.

“ Eomma sakit? Kok bisa??” tanya Leeteuk. Akupun kembali merebut telepon itu dan menekan tombol louds speaker *bener gg nih tulisannya??* agar aku juga dapat mendengarnya.

“ Ne, eomma sedang tidak enak badan sehabis pulang dari Australia kemarin” jawab eomma. Aku dan Leeteuk hanya mangut-mangut sebentar.

“ Lalu eomma mau Taengoo masakin apa??” tanyaku.

“ Eomma mau makan bubur ayam special. Lebih baik kalian bawa bahannya kerumah eomma dan masak disini biar buburnya masih hangat, bagaimana? Taeyeoni gak keberatan kan??”

“ Anio, eomma kan sudah aku anggap seperti eomma kandungku sendiri, kenapa harus keberatan??”.

“ Baiklah, eomma tunggu ya”. Aku menatap Leeteuk sebentar.

“ Ayo kita belanja ke supermarket!” ajak Leeteuk sambil menarik tanganku.
———————————————————————-
# Eomma’s home #

Aku dan Teuk oppa sudah tiba dirumah eomma. Seperti biasa, eomma selalu memelukku dengan bahagia. Wajahnya yang pucat menyatakan kalau dia sangat bahagia jika aku dan Teuk oppa pergi ke rumahnya.

“ Taeyeoni,, selamat memasak ya. Eomma sudah mempersiapkan semua alat masaknya“ ujar eomma. Leeteuk langsung duduk disofa dan menaikan sebelah kakinya sambil menyalahkan televisi.

“ Buat yang enak ya Taetae,, aku akan menunggu sampai selesai“ kata Leeteuk yang langsung mendapat jitakan dari eommanya.

” Kau ini, suami macam apa sih?? Istrimu sedang berjuang untuk ibumu, bukannya membantu malah enak-enakkan disini. Dasar suami payah, cepat bantu istrimu didapur!“ perintah eomma. Dengan wajah BT Teuk barjalan mengikutiku ke dapur. Hehehe, dia lucu sekali ketika menggosok-gosok kepalanya.

“ Taetae, bagaimana kalau kau yang masak dan aku yang menyebutkan cara-caranya??“ tawar Teuk oppa. Aku menggangguk setuju.

“ OK, ayo memasak!!!“ teriakku semangat.

“ Wah Jungsoo memang tidak salah memilih istri. Bubur ayam ini enak sekali Taeyeon“ puji eomma. Aku hanya tersenyum simpul mendengarnya.

“ Kalo tidak ada Jungsoo, Taetae pasti gak bisa masak seenak ini eomma. Dia kan cuma bisa masak kalo ada aku, biasa cinta mati” komentar Leeteuk. Aku hanya menatapnya bete sambil mendengus kesal.

“ Jadi kesimpulannya, Taeyeon tidak bisa jauh-jauh dari Jungsoo begitu??“ tanya eomma. Leeteuk mengangguk mantap.

“ Ya kira-kira begitu deh eomma“ jawab Leeteuk sambil menaikan kedua alisnya. Eomma hanya tersenyum sambil menatap kami.

“ Yah,, padahal eomma baru mau meminta Taeyeon untuk tidur dengan eomma hari ini. Kalau begitu Taeyeoni tidur bersamamu di kamarmu yang dulu saja. Tapi jangan marah ya, kasurnya sangat sempit jadi mungkin kalian akan tidur dempet-dempetan“ ujar eomma. Aku membulatkan mataku besar-besar.

“ MWO???“ teriakku.
———————————————————————-
jeongmal mianhae kalo jelek ya Readers

51 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s