C2D.com

Author: CerilynBam aka CB

Genre: Romance, Friendship

Rated: PG-17

Main Cast:

– Song Jisoo (OC/You)

– Lee Gikwang BEAST

Disclaimer: The story is CB’s (mine), do not own this my beloved friends :3

Twitter: @CerilynBam

————————————————

“Ahhhh.. Nnghhh… Apa.. Apa yang kamu lakukan..?” ucapmu kemudian kembali mendesah.

“Ini kan yang kamu inginkan? Ayo kita ke tahap selanjutnya..”

“Maksudmu.. Aaargh! Jangan.. Jangan sentuh itu.. Jebal.. Nggghh…”

“Ssshh.. Aku tau kamu menyukainya kan?”

“Tidak.. Ini salah.. Bukan ini yang aku harapkan darimu. Aku hanya ingin..”

“Kamu ingin makan mie instan? Ini sudah kubuatkan.”

Kamu terkejut. Kenapa tiba-tiba mie.. pikirmu. Seseorang menaruh gelas mie instan diatas meja komputermu, dengan cepat kamu menoleh.

“…Hara? Kenapa kamu bisa ada dirumahku?”

PUK!!

Sebuah bantal berhasil mengenai kepalamu.

“Yaa sudah berulang kali aku ingatkan, panggil aku eonni! Begini-begini aku lebih tua darimu!”

“Lahir setahun duluan saja ingin dibilang eonni.. Ohya, kenapa kamu bisa ada dirumahku malam-malam begini? Ada perlu apa?” tanyamu tanpa sedikitpun melirik ke Hara karena pandanganmu hanya terfokus ke layar komputer. Kamu sibuk memainkan jari-jarimu di atas keyboard.

“Eung, sebenarnya.. Baru-baru ini aku mendapatkan teman dari dunia maya, dia cukup manis dan sepertinya orang baik-baik. Dan kemarin, dia mengajakku kencan.. Di dunia nyata! Ini pertama kalinya buatku, aku jadi deg-degan.. Maka dari aku ingin kau menemaniku kencan. Bagaimana?”

“……..”

“Kamu mau tidak menemaniku kencan?”

“……..”

“Yaa Song Jisoo!!” Kamu langsung terlonjak kaget ketika Hara berteriak tepat di telingamu. WHAT THE HELL.. “Kenapa kamu mengabaikanku? Apasih yang sedang kamu kerjakan??”

Dengan cepat kamu menggerakkan kursor untuk menutup sebuah program. “A-aniya..”

Hara mengerucutkan bibir. “Tidak perlu diberitaupun aku sudah tau apa yang sedang kamu kerjakan.. Hayo hayoooo, pasti kamu sedang menulis cerita yadong lagi kan?” seraya menunjuk-nunjuk dirimu.

“Jisoo-ah, kamu tidak ingin orang tuamu tau kalau anaknya ini suka berimajinasi yadong kan?”

Apa yang.. Apa dia sedang mencoba untuk mengancamku?

“Maka dari itu temani aku kencan atau aku akan memberi tau orang tuamu. Aku serius!”

“Hyaa! Apa-apaan kau ini? Mana ada orang yang mengancam sahabatnya sendiri?”

Kini Hara menunjuk dirinya. “Ada. Aku.”

Shit. “Ara, ara! Aku akan menemanimu! Tapi masa aku hanya melihat kalian berdua berpacaran? Kan tidak seru..”

“Maka dari itu ajak teman laki-lakimu! Yes, kita bisa double date!” Hara mengangguk-angguk antusias. “Lagipula kamu punya banyak kenalan laki-laki yang sesama ulzzang dan model seperti dirimu, jadi kamu bisa pilih salah satu diantara mereka.. Atau kamu juga ingin mencari teman dari situs C2D.com seperti ku?”

“Mwo? Apa itu C2D.com?”

“Chat to Date.”

Hara beranjak dari tempat duduknya, membuka situs chat2date dari browser komputermu. Kemudian seenaknya saja membuat akun baru beratas namakan Song Jisoo dan meng-upload foto-fotomu.

“Hyaa! Apa yang kamu lakukan?!”

“Dengarkan kata-kataku, situs chat2date ini fungsinya sama seperti facebook. Tapi bedanya, kamu bisa webcam di situs ini. Karena kamu gadget maniak jadi aku yakin kamu sudah mengerti tanpa perlu aku jabarkan lagi rincinya!”

“Tapi, tapi…”

“Jisoo-ah, kamu ingin orantuamu tau?” Kamu menggeleng. “Kalau begitu cepat cari teman di situs ini!” Hara melirik ke jam tangannya. “Aish kenapa waktu cepat sekali berlalu? Jisoo aku ada urusan. Kalau ada yang ingin kamu tanyakan hubungi saja aku, oke?”

Kamu mengangguk. Hara melambaikan tangannya lalu ia pergi dari rumahmu, meninggalkanmu sendirian dengan perasaan kesal.

Kamu, Song Jisoo (19) seorang ulzzang dan model. Kehidupanmu baru akan dimulai dari sebuah situs dunia maya, C2D.com

 ————————————–

Jisoo POV

Hara benar-benar menyebalkan!! Belum lama dia membuat akunku, sudah banyak sekali orang yang komentar dan mengajakku berkenalan. Bahkan gilanya, mereka ingin ber-sex webcam denganku!! Situs macam apa ini? Benar-benar kumpulan orang pervert!

Aku meng-klik daftar temanku, melihat satu persatu nama orang yang meminta menjadi temanku.

“Uhm, cowok ini sepertinya baik..” Approve. “Yang ini manis juga.” Approve. “Yang ini tampan~” Approve.

Hehehehe maaf saja ya, tapi aku memang pemilih. Yang tidak termasuk kriteriaku pasti langsung aku cancel tanpa berpikir dua kali!

♪DING! ♪

Oh? Ada yang mengajakku chatting.. Semoga saja kali ini tidak menjurus ke hal yang aneh-aneh..

Lee Gikwang: Hai, aku sudah melihat semua fotomu. Kamu manis juga~ Apa kamu seorang model?😉

Bwoh?! Lee Gikwang? Namanya mirip sekali dengan idola Gikwang BEAST.. Konyol.. Apa dia begitu terobsesi dengan Gikwang jadi dia menamai dirinya seperti itu?

Song Jisoo: Ne.

Lee Gikwang: Kenapa kamu membalas chatku singkat sekali? Kamu tidak senang bisa mengobrol denganku? Aku ini BEAST’s Gikwang lho.. Para yeoja pasti sudah menukar jiwanya hanya untuk mengobrol denganku.. =(

WHAT THE…

Song Jisoo: Maaf saja ya, aku bukan salah satu dari yeoja itu. Lagipula tidak usah kau bawa-bawa nama BEAST. Faker!!

Lee Gikwang: Oooh, jadi kamu bukan salah satu dari fansku.. Ah tidak apa-apa, suatu saat nanti kamu pasti akan jadi fansku. Dan.. kamu tidak percaya aku Gikwang asli?

…………Sebenarnya aku BEAUTY.. Biaskupun Gikwang…

Tapi apa katanya tadi? Gikwang asli? Cih. Gikwang yang asli pasti tidak akan mengakui jati dirinya di situs konyol seperti ini. Orang ini benar-benar faker.

Lee Gikwang: Halo? Jisoo-ah, apa kamu masih bangun? Aku tau sekarang sudah tengah malam, tapi saat ini aku benar-benar butuh teman mengobrol.. Ayo kita ngobrol.. ngobrol.. ngobrol.. ngobrol.. ngobrol..!!!!!

Jisoo-ah?? Heeee orang ini sudah merasa sok dekat denganku..

Song Jisoo: Yah!! Kamu ini berisik sekali! Dan soal percaya atau tidak kamu Gikwang atau bukan, I.DON’T.CARE!

Lee Gikwang: Benar kamu tidak percaya? Ayo kita web cam!

Song Jisoo: Shireo!

Langsung kumatikan komputer.

Sebenarnya aku penasaran apa dia Gikwang asli atau bukan. Pastinya aku sangat senang jika dia Gikwang yang asli, tapi kalau bukan??

Sudahlah lebih baik aku tidur saja daripada memikirkan hal bodoh seperti ini.

………………

………………

♫I’m heart sick.. heal me.. be crazy can’t let you go.. sad love song my love’s gone..  please baby don’t go far..♫ (BEAST – Bad Girl)

“Ung.. Berisik sekali.. Siapa itu..??” seraya mengucek mataku.

Baru saja aku tidur dan sekarang $%#%@!! Aku melirik ke jam dinding. 00.03.. What the…???  Kenapa ada yang menelponku pagi buta begini??

Kini aku yakin yang menelponku bukan Hara, keluargaku, ataupun teman sesama modelku setelah melihat hanya ada nomor tertera di layar. Segera kubuka flip ponselku. Tamat sudah riwayat orang ini!

“HYAA!! Siapa kamu?! Tau darimana nomor ponselku?! Kenapa kamu berani menelponku tengah malam begini??! Kurang kerjaankah?! Tidak ada orang lain yang bisa kamu ganggu heh?!”

Aku menunggunya menjawab pertanyaanku. Tapi setelah kutunggu beberapa lama dia tidak masih tidak menjawab. Orang ini… benar-benar ingin mati rupanya..

“JAWAB!!” bentakku tidak sabar.

“…Yaa! Bisakah kamu memelankan suaramu? Kupingku benar-benar sakit sekarang. Aku jadi bingung meragukan kamu ini yeoja atau bukan..”

Kurang ajar.. “Tentu saja aku yeoja! Siapa kau?!”

“Ini aku. Padahal aku baru mengobrol denganmu.. Masa kamu sudah lupa?”

Aku diam sebentar. Orang yang baru saja aku ajak bicara.. “…Kamu Hara? Kenapa suaramu seperti namja?”

“Hara? Siapa itu? Apa maksudmu dia Goo Hara, yeojachingunya Junhyung?” Dia tertawa. “Ini aku, Lee Gikwang!”

Kini giliranku yang tertawa. “Oh, astaga! Mimpi apa aku tadi sehingga bisa mendapat telpon darimu?” ucapku dengan nada mengejek.

“Yaa kamu masih belum percaya?”

“Ani. Ah Gikwang palsu-ssi, kamu tau darimana nomor ponselku?” Aku terkekeh sendiri mendengar diriku memanggilnya Gikwang palsu-ssi.

“Dari profil di C2D.com. Profilmu benar-benar lengkap ya.. Aku bisa berkunjung ke rumahmu nih kapanpun yang aku mau.”

Shit! Haraaa! Apa yang kamu lakukan?? Tingkahmu sudah kelewat batas! Aku rasa aku harus memanggilmu ex-bestfriend dari sekarang..!

Aku langsung menyalakan komputer. “Jangan khawatir Gikwang palsu-ssi. Silahkan saja datang, kapanpun yang kau mau.” kataku setelah menghapus semua informasi dari profil C2D ku.

“Benarkah?? Kalau begitu bersiap-siaplah!”

“M-mwo? Bersiap untuk a—”

KLEK!

Terputus. Orang ini benar-benar tidak sopan.. Seenaknya saja menelpon dan mengakhiri pembicaraan..

Aku merebahkan diri diatas kasur. Mencoba memejamkan mata.

Tapi.. Kenapa dia tadi bilang bersiap-siaplah? Apa dia benar-benar akan kerumahku? Aigoo! Apa yang aku lakukan jika dia.. Ani! Ani! Tidak akan mungkin terjadi! Aku sudah menghapus semua informasiku jadi dia tidak akan mungkin datang ke rumahku.

Tapi bagaimana kalau orang itu menemukan rumahku??

Aissh! Park Hara! Kalau itu sampai terjadi, aku akan mengutukmu!!

***

“Oke, Hana.. Dul..”

♫I’m heart sick.. heal me.. be crazy can’t let you go.. sad love song my love’s gone..  please baby don’t go far..♫

Omo! Siapa yang menelponku jam segini? Aku sedang pemotretan!!

“Jisoo-ssi! Harap matikan ponselmu!” perintah fotografer.

“U-uh ne.”

Sebelum kumatikan ponsel, aku menyempatkan diri untuk melihat siapa yang berani menelponku disaat penting seperti ini. Aku rasa semua orang yang kukenal sudah kuberi tahu agar jangan menelponku saat aku sedang pemotretan. Kecuali satu orang. Gikwang palsu. Dan benar dugaanku, dia orangnya.

Tapi mau apa dia menelponku?

“Jisoo-ssi?” fotografer melambaikan tangannya, menyuruhku untuk melanjutkan pemotretan. Segera kumatikan ponsel dan berjalan ke arahnya.

***

“Kenapa.. Kenapa kamu bersamanya..? Tidak puaskah kamu denganku??”

“B-bukan itu maksudku! Aku dan dia hanya..”

“Jagi~ ♥”

“Siapa dia? Jagi?? Sudah kuduga kau bermain di belakangku.. Kau jahat!!”

♪DING! ♪

“Bukan, dia hanya..”

♪DING! ♪

♪DING! ♪

♪DING! ♪

♪DING! ♪

Astaga.. Siapa lagi itu..

Aku menyesal aku membuka situs C2D saat sedang menulis novel… Kalau bukan karena Hara.. Seharusnya aku menghapus akun ku saja, dan mengajak teman sesama modelku untuk berkencan.. Ya, akun ini akan ku hapus malam ini juga!

Lee Gikwang: Kenapa kamu tidak menjawab telponku? Padahal tadi aku ke rumahmu =( Tapi kamu sudah menerima bunga dariku kan?

Bunga? Aku melirik bunga yang kuletakkan diatas meja kecil bersama dengan ponselku. Tadinya aku ingin membuang bunga itu, tapi melihat bunga mawar yang indah itu aku jadi mengurungkan niat.

Song Jisoo: Sudah dan terimakasih. Soal itu, aku sedang ada pemotretan. Aku orang yang sibuk, bukan seperti kau, Gikwang palsu

Lee Gikwang: Kamu masih tidak percaya aku Gikwang asli?

Song Jisoo: Menurutmu?

Lee Gikwang: …Ayo kita webcam sekarang!

♪DING! ♪

“1 request webcam from Lee Gikwang?”

Huh, membuang-buang waktuku saja. Aku langsung meng-klik reject dan kembali menulis novel. Tapi tiba-tiba saja ponselku berdering.

“Yeoboseyo?”

“Ya! Kenapa kamu menolak untuk webcam denganku? Apa sebenarnya kamu bukan Song Jisoo? Jadi kamu takut untuk bertatapan denganku??”

“Hyaa! Aku ini Song Ji—”

“Kalau begitu buktikan!”

KLEK!

Lagi-lagi seenaknya saja.. Tapi kenapa rasanya jadi aku yang dituduh ‘palsu’? Bukannya dia yang sebenarnya ‘palsu’? Orang ini benar-benar menyebalkan!!

♪DING! ♪

Pff— Akan aku tertawakan dirimu jika kamu benar-benar Gikwang palsu bukan asli!!

Kulihat layar komputer dengan seksama. Aku melihat siluet.. Tidak salah lagi siluet itu menampilkan badan seorang namja.. Tapi kenapa gelap sekali??

“Omo! Ternyata kau benar-benar Song Jisoo! Dan kau lebih cantik daripada yang aku lihat dari foto profilmu dan majalah!”

“Majalah?”

“Hehe.. Sebenarnya aku salah seorang fansmu..”

Sudah kuduga. Dia hanya fans. Seorang stalker. Bukan Lee Gikwang BEAST yang asli.

“Dan omo! Ternyata kamu benar-benar Lee Gikwang palsu!” Aku mencoba menirukan suara dan gerak-geriknya mengejek. Orang ini.. Jerk!!

“Jadi kamu tidak percaya aku Lee Gikwang asli?”

“Berhentilah bertanya seperti itu. Aku muak. Kalau kau benar-benar asli kenapa kamu tidak menyalakan lampu? Dasar fake.”

Baru saja aku akan meng-klik close untuk mengakhiri pembicaraan bodoh lewat webcam ini tapi tiba-tiba dia menyuruhku untuk menunggu sebentar. Walaupun tidak jelas, aku dapat melihat dia bergerak menjauh dari layar komputer kemudian segalanya menjadi jelas. Ya, dia menyalakan lampunya.

Dan…

“Oh, ternyata kamu Gikwang yang asli.” ucapku dengan coolnya.

Namun dalam hati..

Astaga! AstaGA! ASTAGA!! Jadi dia Lee Gikwang BEAST yang asli! Dia tidak palsu!! Jadi yang selama ini mengobrol denganku.. Menelponku.. Memberiku bunga mawar.. Mimpi apa aku semalam?? Aku benar-benar fans yang paling beruntung di dunia~!

“Yaa reaksi apa itu? Sama sekali tidak seru.”

Aku berdeham. “Jadi Gikwang-ssi, sejak kapan kamu menjadi fansku?”

Gikwang tersenyum lebar. Astaga! Tampan sekali!

“Tentu saja sejak.. Eh? Wajahmu memerah! Kyaa~ Jujur saja, kamu suka denganku kan?”

Aku langsung menutup pipi dengan tanganku. “Oh ya? Aku rasa kamu salah lihat Gikwang-ssi..”

“Hentikan sikap coolmu itu.. Dan Jisoo-ah, bisakah kamu berhenti memanggilku Gikwang-ssi? Panggil aku Gikwang-ah saja! Arasseo?”

Bolehkah aku memanggilmu Gikwang-ah? Benarkah? Aku tidak mimpi kan?

“Umm.. Ne, Gikwang-ah.” Gikwang kembali tersenyum lebar mendengar namanya dipanggil seperti itu olehku. “Jadi.. sejak kapan kamu menjadi fansku?”

“Oh, sejak..”

Aku dan Gikwang terus melanjutkan obrolan kami lewat webcam. Sungguh menyenangkan! Aku tidak menyangka Gikwang palsu sebenarnya adalah Gikwang yang asli. Rasa sebalku terhadapnya langsung tergantikan dengan rasa senang.

C2D.com~ Kutarik ucapanku.. Kamu benar-benar situs terbaik setelah facebook dan twitter!

Park Haraaa~ Aku harus berterima kasih kepadamu! Kamu bukan ex-bestfriendku! Tapi kamu bestbestfriendku! Coba Hara ada disini, aku benar-benar akan menciummu sekarang!

Aku membayangkan Hara berdiri disampingku. Kupeluk dia dan kudekatkan bibir ke pipinya.

CUP!

Kenapa.. Kenapa rasanya bibirku mengenai sesuatu..? Bukankah aku sedang menghayal?

Jisoo POV End

 ————————————–

“Hyaa Song Jisoo! Sedang apa kamu?! Kamu bukan lez kan??” Hara menjauhkan badannya darimu seraya mengusap pipinya jijik. “Atau kamu sedang tertidur sambil berjalan lagi? Semoga saja begitu.”

Kamu mengerjap-ngerjapkan matamu.

Kenapa..? Bukannya..? Kamu menatap layar komputer. Tidak ada bekas chat antara dirimu dengan Gikwang. Kemudian kamu menatap mangkuk mie instan di atas meja komputer. Jadi.. Ini semua hanya mimpi… Kamu menunduk sedih.

“Jisoo-ah? Gwenchanayo?”

Kamu mendongakkan kepala, mencoba untuk tersenyum. “Gwenchana~”

“Oh, baguslah. Jisoo, aku butuh bantuanmu untuk mengajariku menjalankan program di komputer rumahku. Kamu mau kan kerumahku sekarang?”

Kamu mengangguk kemudian berjalan bersama Hara ke luar rumah.

……………………

……………………

……………………

♪DING! ♪

Lee Gikwang: Jisoo-ah! Mianhe tadi aku tidak sengaja menutup dan menghapus semua percakapan kita~~ Aku harap kita bisa mengobrol lagi seperti tadi dilain waktu =)

 

————END———–

Sunguh gak jelas.. FF ini aku kerjain selama 2 jam.. Itupun ada jedanya..

Jadi maaf kalau jelek………

Tapi sejelek-jeleknya FF ku tetep di komentarin sama jangan diplagiat ya~

Oh, ini C2D.com VERSI 1. Kalo mau liat VERSI 2 nya buka aja di asianfanfics.com, plotnya hampir sama tapi ceritanya lebih banyak intrik + orang + itu series~~

Oh ya, kalau kamu jadi Song Jisoo apa yang kamu lakuin??

24 responses

  1. sebenernya ini ff versi 1. versi 2nya aku post di http://www.asianfanfics.com
    karakternya sama dan plotnya agak mirip tapi yang di versi 2 lebih banyak intrik (?) dan dia series, bukan oneshoot gini.. oh ya pake bahasa inggris ~_~nfanfics.com
    karakternya sama dan plotnya agak mirip tapi yang di versi 2 lebih banyak intrik (?) dan dia series, bukan oneshoot gini.. oh ya pake bahasa inggris ~_~

  2. kalo jisoo is me..i think i could be crazy..
    so pastiny histeris bgt sumpah!! tp dalem hati biar keliatan cool girl..keke
    nice ff thor keep ur work😉

  3. huwaaa kerenn ffnya bikinn senyum2 sndiri ngebayanginnya
    hahaha coba bneran aku chat ma gikwang
    pastii sebengg bgtt dahh

    ehh kirainn itu cuma mimpii sii jisoo’nya karna ga ada bekas chatnya ma gikwang
    taunya ga sengaja keapus toh ma gikwang

    wkwkwk nice ff

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s