The Strawberry Juice ( Part 1 )

Author             :   Sunshineer

Genre             :   Romance, Family, School

Rated              :   PG – 17

Main Cast      :

  • Lee Sun Kyu aka Sunny SNSD
  • Park Jungsoo aka Leeteuk Super Junior
  • Jung Byung Hee  aka G.O MBLAQ

Support Cast :

  • Lee Sungmin aka Sungmin Super Junior
  • Park Hyomin aka Hyomin T-ara
  • Lee Joo Yeon aka Jooyeon  After School
  • Lee Donghae aka Donghae Super Junior
  • Stephanie Hwang aka Tiffany SNSD

Baca Juga :    Cast   |   Part 1   |    Part 2   |   Part 3

—————

Annyeong Haseo   ^ ^

Akhirnya selesai juga  part 1-nya. Mudah-mudahan chingu pada suka deh dan ngga kecewa sama FF-ku ini(ngarep banget). Ini original bikinan aku lho! jadi jangan sembarangan copas(red copycat) yaa…

Happy Reading Chingu ^ ^

—————–

 Author POV

“ Lee Sunkyu!!” teriak Wonbin Seosangnim yang melihat Sunkyu tertidur pulas di tempat duduknya ketika pelajaran sedang berlangsung.

Mendengar teriakan Seosangnim, Sunkyu terperanjat dari tempat duduknya. Namun karena kesadarannya belum pulih, akhirnya dia pun terjatuh.

“ Awww!” pekik Sunkyu saat jatuh dan membentur meja yang ada di sebelahnya.

Semua murid dikelas menertawainya, karena mendengar teriakan Sunkyu yang lucu.

“ Diam semua!! Lee Sunkyu! Cepat ke depan, dan kerjakan soal di papan tulis!” perintah Seosangnim saat Sunkyu masih duduk lemas dilantai.

Sunkyu berdiri dengan sangat perlahan dari lantai. Dia terus mengelus-ngelus kepalanya yang sakit saat berjalan menuju papan tulis.

“ Cepat kerjakan!!”

“ Nee.. Seosangnim.”

Dengan kepala yang masih sakit dan sedikit pusing, Sunkyu mengambil kapur lalu membaca soal yang ada di papan tulis.

Ternyata soal Trigonometri. Sunkyu merlirik ke arah meja Hyomin. Dia terlihat sedang meminta pertolongan dari Hyomin untuk membantu mengerjakan soal itu.

Namun Hyomin tidak berani membantu, karena Hyomin takut pada Wonbin Seosangnim yang terkenal sebagai guru tergalak di Seoul High School itu.

Hyomin terlihat sangat menyesal karena tidak bisa membantu Sunkyu untuk mengerjakan soal itu.

Sepuluh menit hampir berlalu, namun Sunkyu belum menjawab sama sekali soal itu. Dari tadi Sunkyu hanya memain-mainkan kapur tulis yang ada ditangannya.

Dengan polosnya Sunkyu mulai berbicara “ Mianhe Seosangnim. Aku tidak bisa mengerjakan soal ini.”

Sedangkan teman-teman sekelasnya tidak percaya, Sunkyu telah berani sekali berbicara seperti itu pada Wonbin Seosangnim

“ Kau ini!!!!” bentak Wonbin Seosangnim mengebrak mejanya, dan seketika itu pula wajah Seosangnim berubah menjadi sangat menakutkan.

“ Mianhe Seosangnim.” Lanjut Sunkyu dengan wajah tanpa dosanya.

“ Soal mudah seperti ini saja kamu tidak bisa. Lee Jooyeon cepat kerjakan soal ini, kamu Lee Sunkyu kembali ketempat dudukmu, perhatikan dan jangan tidur!” perintah Seosangnim masih terlihat sangat menakutkan.

Sunkyu hanya duduk diam di tempat duduknya, dan memperhatikan Jooyeon yang dapat mengerjakan soal dengan mudah. Dalam waktu kurang dari lima menit saja Jooyeon sudah dapat menyelesaikan soal itu.

“ Bagus Lee Jooyeon, kamu sudah dapat menyelesaikan ini dengan cepat dan tepat.” Kata Seosangnim  yang saat itu raut wajah berubah kembali menjadi tenang.

“ Ne.. Seosangnim.” Jawab Jooyeon yang kemudian berjalan menuju tempat duduknya.

“ Yeoja pabo..” ejek Jooyeon saat melintasi Sunkyu.

Mendengar perkataan Jooyeon itu, Sunkyu hanya bisa terdiam. Walaupun sebenarnya Sunkyu sangat ingin menjambak rambut dan menarik mulutnya yeoja sombong itu, tapi dia tidak mau membuat keributan di kelas dan membuatt seosangnim lebih marah padanya.

Author POV end

Sunkyu POV

Kriing

Bel istirahat berbunyi.

Saat ini aku sedang meyesali perbuatanku. Seharusnya aku menjawab soal tadi, tidak membuat Seosangnim marah padaku dan menjadi bahan ejekannya Jooyeon.

“ Sunkyu-aaa!” panggil seseorang. Aku langsung memalingkan pandanganku padanya.

“ Wae Hyomin-aa?” tanyaku tidak bersemangat dan sibuk mengelus-ngelus kepalaku yang masih sedikit sakit.

“ Kenapa kamu tidak bersemangat seperti itu?” Suaranya terdengar bahwa dia sangat mengkhawatirkan aku.

Hyomin memang sahabatku yang paling baik dan sangat mengerti diriku. Kami sudah bersahabat sekitar 3 tahun lalu, saat kami masih duduk di Baewha Junior School. Dia sangat baik, dan perhatian padaku. Aku sangat senang bila berada didekatnya, dan dia sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri.

“ Ani Hyomin-aa.”

Dengan lembut Hyomin mengelus kepalaku. “ Kepalamu masih sakit? Maaf tadi aku tidak bisa membantumu.”

Aku tersenyum kepada Hyomin. “ Masih sedikit sakit. Ne gwenchana, aku mengerti kenapa kamu tidak bisa membantuku.”

“ Baiklah. Oh ya kamu mau ke kantin bersamaku tidak?”

“ Ne.. Kajja! Aku juga mau ke kantin.”

Lorong sekolah sangat ramai hari ini. Aku dan Hyomin harus berusaha menerobos kerumunan murid-murid di lorong.

Saat melewati ruang kelas 12-1, aku sedikit mencuri pandang untuk melihat keadaan di dalam kelas. Ternyata kelas itu sepi, hanya ada beberapa murid yang sedang sibuk belajar dan mengobrol.

Dimana Jungsoo Sunbae? Kenapa dia tidak ada di dalam kelasnya? Padahal aku sangat ingin melihatnya hari ini, tapi ya sudahlah…

“ Sunkyu-aaa!”

Seseorang memanggilku saat aku hendak menuruni tangga yang berada tak jauh dari kelas 12-1.

Aku menghadapkan tubuhku ke arah orang itu, agar dapat melihatnya. Ternyata Sungmin Oppa..

“ Hari ini kamu buat masalah apa?” tanya Sungmin Oppa penasaran sambil berjalan menghampiri aku dan Hyomin.

“ Apa-apaan sih Oppa? Memangnya setiap hari aku selalu membuat masalah apa?!” jawabku sedikit ketus, karena tidak menerima pernyataannya itu.

Sungmin Oppa memincingkan matanya ke arahku. “ Yaa.. Lee Sunkyu.. Apa perlu kusebutkan satu persatu masalah yang kau buat minggu ini?”

Aku melihat sekelilingku untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang mendengar kecuali aku, Sungmin Oppa dan Hyomin.

“  Aish Oppa kau ini!”

“ Jadi, apa?”

“ A-ni Oppa. Aku tidak membuat masalah apa-apa hari ini, kalau tidak percaya tanyakan saja pada Hyomin. Benarkan Hyomin-aa?” Dustaku, lalu aku melirik pada Hyomin untuk meminta sedikit  bantuan.

“ Aaaaa.. Nee Oppa. Sunkyu-aa tidak berbuat apa-apa di kelas tadi.”

Bela Hyomin yang dari tadi hanya diam mendengar aku dan Sungmin Oppa berbicara.

“ Kamu yakin dengan apa yang kamu katakan Hyomin-aa?” tanya Sungmin Oppa tidak percaya.

“ Aa..Nee.”  jawab Hyomin yang terlihat sangat gugup

Hyomin memang selalu gugup seperti itu bila bertemu dengan Sungmin Oppa. Bukan karena dia telah berbohong, tapi karena dia menyukai Sungmin Oppa. Sudah cukup lama Hyomin menyukai Sungmin Oppa, tapi aku baru mengetahui hal ini ketika saat liburan musim dingin tahun lalu.

Dengan sedikit ragu Sungmin Oppa, mempercayai perkataan Hyomin. “ Baiklah kalo begitu aku percaya.”

Huh untunglah si namja cerewet ini percaya padaku dan Hyomin, kalau tidak dia akan melaporkan semua masalah yang aku buat pada appa dan eomma.

“ Oh ya!” lanjut Sungmin Oppa

“ Apa lagi sekarang?” tanyaku tak sabaran.

“ Hari ini kamu pulang naik bis ya… Aku akan pergi mencari buku bersama  temanku.”

“Shireo! Kenapa tidak kau saja yang naik bis, dan biarkan aku yang bawa mobilnya.” tolakku

Sungmin Oppa mencubit kedua pipiku dan menggoyang-goyang kepalaku. “ Sunkyu-aa, jebal! Aku sangat butuh mobil hari ini.”

“ Yaa! Shireo Oppa! Aku tidak mau naik bis, apa lagi naik bis sendirian!” kulepaskan cubitan tangannya di pipiku.

Sungmin Oppa mengalihkan pandangannya pada Hyomin. “ Kamu kan bisa pulang bersama Hyomin-aa. Maukan Hyomin-aa?”

“ Mian Oppa. Hari ini aku ada les, jadi aku tidak bisa menemani Sunkyu.” Hyomin terlihat sangat menyesal menolak permintaan Sungmin Oppa.

“ Ayolah Sunkyu-aa..”

“ Pokoknya aku tidak mau Oppa!”

“ Sunkyu-aa, jebal! Sekali ini saja.” Bujuk Sungmin Oppa mengacungkan jari telunjuknya ke mukaku.

“ Ada apa Sungmin-aa?”

Tanya Jungsoo Sunbae yang tiba-tiba datang dari arah pintu kelas 12-1 menghampiri kami.

“ Ani Jungsoo-aa. Hanya ada sedikit masalah.” Sungmin Oppa memincingkan matanya kepadaku.

“ Annyeong Sunbae!” sapaku dan Hyomin pada Jungsoo Sunbae.

Jungsoo Sunbae tersenyum pada kami. “ Annyeong Sunkyu-aa, Hyomin-aa.”

“ Memangnya ada masalah apa?”

“ Aku dan kelompokku akan mencari buku untuk mengerjakan tugas Minho Seosangnim. Karena mobilnya tidak muat, jadi aku menyuruh Sunkyu pulang naik bis. Tapi Sunkyu tidak mau sendirian.” Sungmin Oppa bercerita dengan tampang yang sangat serius.

Aish apa-apaan orang ini, bisa-bisanya dia bercerita seperti itu pada Jungsoo Sunbae. Membuatku malu saja! >///<

Bisa-bisa Jungsoo Sunbae menganggapku anak manja dan egois. Huaaa Sungmin Oppa kau jahat!!!

Jungsoo Sunbae mengalihkan pandangan padaku, dia meletakan tangannya di kepalaku lalu mengacak-ngacak rambutku dengan lembut. “Yaaa… Sunkyu-aa kamu ini. Kalau begitu kamu pulang naik bis bersamaku saja. Bagaimana?”

Deg Deg Deg Deg

Yaaaaaa! Jungsoo Sunbae kenapa mengacak-ngacak rambutku seperti ini.

Omo?? Kenapa kamu ini Sunkyu? Sadar Sunkyu … Sadar… Jangan diam saja, kau tidak boleh seperti ini.

“ A-ni Sunbae, aku pulang sendiri saja.” Tolakku tergagap

“ Yaaa.. Lee Sunkyu. Tadi kamu tidak mau pulang sendiri.” Sindir Sungmin Oppa

“ Untuk kali ini tidak apa-apalah Oppa. Aku akan pulang sendiri.”  Lanjutku bersikap lapang dada seraya tersenyum kecut pada kedua orang itu.

Aish sebenarnya aku sangat ingin pulang bersama dengan Jungsoo Sunbae, tapi aku malu dan takut tidak bisa mengkontrol diriku bila berdekatan dengannya. Tuhan!!!! Aku harus bagaimana???? >_<

Sungmin Oppa menepuk-nepuk pundak Jungsoo Sunbae. “ Jungsoo-aa aku titip Sunkyu ya! Tolong jaga adikku yang manis ini dengan baik.”

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku. “ Ani.. Sunbae tidak usah, aku akan pulang sendiri saja.”

Jungsoo Sunbae kembali menaruh tangannya di kepalaku. “ Yaaa Sunkyu-aa! Mana mungkin aku membiarkan seorang yeoja seperti kamu pulang sendiri. Jadi kamu harus pulang bersamaku, arraseo?”

Aku menganggukan kepalaku seperti seorang adik yang menuruti perkataan kakaknya. “ Ne arraseo.. ”

“ Bagus! Kalo begitu pulang nanti, kamu tunggu aku di depan pintu masuk. “ Jungsoo Sunbae menurunkan tangannya dari kepalaku.

“ Ne. Kalau begitu aku duluan Oppa, Sunbae. Bye! Ppali Hyomin-aa.” Aku langsung menarik tangan Hyomin dan berjalan menuruni tangga.

“ Sunkyu-aa. Kamu mau membawaku kemana?”

Tanpa sadar aku telah membawa Hyomin jauh melewati kantin, tujuan kami sebenarnya.

“ Bukankah kita mau ke kantin?”

“…”

Aku berhenti berlari dan melepaskan gengaman tanganku pada Hyomin.

“ Kamu kenapa Sunkyu-aa?” Tanya Hyomin heran melihat sikapku yang aneh.

“ Ani.”

“ Kau yakin Sunkyu-aa?” tanyanya khawatir

Aku tersenyum padanya. “ Nee.. aku tidak apa-apa.”

“ Tapi kalau ada masalah jangan sungkan untuk mencerikan padaku.”

Ku rangkul pundak sunkyu dan kembali mengajaknya berjalan. “ Nee.. aku mengerti.”

“ Yaaa.. Aku haus Sunkyu-aa.”

“ Aku juga… Kajja kita ke kantin. Aku teraktir kamu minum.”

“ Yaaa.. kamu mau mentraktirku? Yang benar, kamu tidak bohong kan?” Aku tidak menghiraukan pertanyaan Hyomin. Aku dan hyomin kembali berjalan menuju kantin untuk makan siang.

Sunkyu POV end

Jungsoo POV

“ Gomawo Jungsoo-aa sudah mau menemani adikku pulang.” Sungmin langsung merangkulku ketika kami hendak berjalan menuju perpustakaan sekolah.

Aku balas rangkulannya. “ Ne.. Gwenchana. Tak perlu sungkan, lagi pula aku sudah menganggap Sunkyu sebagai adikku sendiri.”

Aku adalah anak tunggal. Dari kecil aku sudah terbiasa sendirian dan merasa kesepian, karena tidak mempunyai saudara yang bisa menemaniku.

Di rumah biasanya aku hanya bermain dengan pengasuhku, sedangkan ayah dan ibuku sibuk bekerja.

Tapi kemudian rasa kesepian itu mulai menghilang, ketika aku bertemu dengan Sungmin.

Sungmin hanya tinggal berdua dengan adiknya di Seoul, karena kedua orang tuanya tinggal di Jepang dan kakak sulungnya tinggal di Amerika bersama isterinya.

Karena merasa memiliki banyak kesamaan, aku dan Sungmin menjadi dekat layakya seorang saudara. Dan kemudian aku bertemu Sunkyu, gadis manis yang lucu namun sangat ceroboh.

Semakin lama mengenal yeoja ini, aku semakin mengerti bagaimana rasanya seorang kakak yang memiliki seorang adik untuk dilindungi.

“ Sunbae!!” panggil seseorang yang memotong pembicaraan kami.

Aku dan Sungmin menoleh ke arah suara itu berasal. Aku melihat seorang yeoja berlari menghampiri kami berdua.

Sekarang yeoja itu memanggil nama kami sambil melambai-lambaikan tangannya. “ Jungsoo Sunbae! Sungmin Sunbae!”

“ Jungsoo-aa apakah kamu kenal dengan yeoja itu?” tanya Sungmin  penasaran sebelum yeoja itu berada dihadapan kami.

“ Entahlah. Kurasa tidak, karena aku baru melihatnya hari ini. Kalau kau?”

“ Aku juga tidak.”

Dia menyapa kami dengan sedikit membungkukkan badannya seraya memberi hormat. “ Annyeong Sunbae!”

“ Annyeong.” Balasku dan Sungmin bersamaan.

Aku perhatikan yeoja ini dari atas hingga kaki. Baru kali ini aku melihat yeoja seperti dia.

Seorang yeoja yang berpakaian sangat mencolok hanya untuk pergi ke sekolah. Dengan berbagai jenis aksesoris menempel di pakaiannya, eye shadow dan lipstik dengan warna yang mencolok, serta tatanan rambut yang tak kalah mencoloknya.

“ Oh ya Sunbae… Perkenalkan aku Lee Jooyeon siswa tingkat 11. Dan sekarang aku adalah rekan Sunbae untuk lomba karya ilmiah siswa. Salam kenal.” Dia tersenyum lebar padaku dan Sungmin.

Aku dan Sungmin hanya saling melemparkan pandangan heran dan tak percaya melihat yeoja ini.

“ Aku mohon bantuan dari Jungsoo Sunbae dan Sungmin Sunbae sebagai anggota kelompok kalian yang baru…” Lanjutnya tanpa henti.

“ Oh.. Kalau begitu selamat bergabung di kelompok kami.” Potong  Sungmin tersenyum kecut.

Dia kembali membungkukkan badannya. “ Iya sama-sama Sunbae.”

“ Selamat bergabung. Kalau begitu aku dan Sungmin duluan.” Pamitku pada yeoja itu.

“ Nee.. Sunbae.” Dia kembali tersenyum lebar pada kami berdua.

“ Bisa-bisanya Wonbin Seosangnim memasukan yeoja seperti itu di kelompok kita?” Tanya Sungmin heran saat kami sudah berjalan menjauh dari yeoja itu.

“ Aish kau ini. Mungkin saja dia orang yang lebih pintar darimu, walaupun sedikit aneh.”  Belaku dengan sedikit mencela yeoja itu. Hohoho

“ Yaaa mungkin saja.” Sungmin ragu terlihat ragu dengan perkataanya.

Entah mengapa pelajaran hari ini begitu membosankan dari hari sebelumnya. Dari tadi aku hanya membaca buku yang baru aku beli kemarin bersama Sungmin. Sesekali aku menguap karena bosan dan lelah. Aku mencoba  memejamkan mataku, tak sampai lima menit aku sudah tenggelam dalam tidur.

Seseorang menggoyang-goyangkan tubuhku. Hingga akhirnya aku terbangun. “ Jungsoo-aa…”

“ Waeyo?” tanyaku sedikit  meregangkan tubuh.

“ Ini sudah pukul 4. Sampai kapan kau mau tidur di kelas?” lanjut Im Yoona teman sekelasku.

“ Mwo? Jam 4.”

Tanpa pikir panjang aku buru-buru membereskan buku yang ada di atas mejaku dan memasukannya kedalam tas.

“ Jungsoo-aa kau tidak apa-apa?” tanya Yoona heran yang melihatku terburu-buru.

“ Aku baik-baik saja. Terima kasih telah membangunkanku. Aku duluan.” Sebelum Yoona membalasnya aku sudah berlari keluar kelas.

Aku berlari menuruni tangga, hingga hampir terjatuh. Setelah tiba di pintu masuk, aku melihat ke sekelilingku. Tidak ada satu orang pun disini.

Aku yakin dia pasti akan menungguku, tapi kenapa dia tidak ada disini? Dimana dia sekarang? Apa telah terjadi sesuatu padanya?

Aku baru ingat bahwa Sunkyu adalah orang yang sangat ceroboh, mungkin saja telah terjadi sesuatu padanya.

Ya Tuhan! Bagaimana kalau telah terjadi sesuatu padanya?

—– TBC —–

Akhirnya selesai juga part pertamanya. Mudah-mudahan chingu pada suka deh sama FF ini. Maaf ya… kalau misalkan FF ini jelek atau aneh, mohon dimaklumi karena ini FF pertamaku.

Gomawo udah baca FF ini, jangan lupa di komen yaaaa ^^

15 responses

  1. Akhirny nongol jg storyny, ga lama trnyata nongolny heheheee..
    Mantebh chingu tp msih bingung nie ntiny sunteuk ap bukan y??sunteuk aj dh yah yah yah?? #ngrengek
    wah tp donghae hyung ma tiffanyny lum kluar huuuuaaaaaa..

  2. Annyeong~
    huahhh masih sedih bukan sunsun #abaikan

    ayoo jungsoo oppa kejar sunny eonni entar keburu direbut sungmin oppa *ga nyambung*
    yang bener >> keburu ada sesuatu yang terjadi pada sunny eon -_- dia kan ceroboh HAHAHA

  3. wkwkwk kelakuan sunny mirip aku..
    gak pinter, tapi masuk kelas unggulan. mana ceroboh pula, sering ketiduran juga..
    jadi inget aku juga pernah kena marah tuh *curcol*

    yaaa ternyata jungsoo cuma nganggep sunny sbg dongsaeng yaa..
    tapi gpp, pasti nanti jungsoo bakal suka sama sunny #amin..

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s