The way I love you | Part 1


Title    : The way I love you | Part 1

Author            : Kin♥ a.k.a Rekin

Type   : Chapter

Main Cast :

  • Siwon Super Junior
  •  YoonA SNSD

Other cast : Find by your self ^^

Rating             : PG-15

Genre : Romance and friendship

Warning! :Silent readers GO AWAY !! SAFER ? DON’T READ ! If you hate this couple DON’T READ AND DON’T BASHING !!! Don’t plagiat !

Ps : Annyeong ~~ kekeke Nama aku Rekin , 16 y.o . Oh ya ini sequel dari “You never know how much I love you” ini merupakan point of view Siwon🙂. Maaf kalau pada gak suka😦 Saran dan kritikan sangat membantu demi jalannya cerita ini @Rekindria🙂

Disc : Plot is MINE.  Saya hanya minjem cast untuk melengkapi cerita saya (?) Maaf kalau gak suka. Kalau di blog lain versi YOONA-SIWON COUPLE (YOONWON). Tapi kalau di Kyuyoungshipperindo Kyuhyun-Sooyoung ^^

Part sebelumnya :

You never know how much I love you

  • Part 1
  • Part 2
  • Part 3
  • Part 4

Nb: Maaf link gak aku kasih. Tapi cari aja ya ^^

Happy reading

-Siwon Pov-

No need a reason to love you.

“Annyeong !” sapa seorang yeoja yang baru saja sampai di kelasnya. Sepertinya dia sangat tergesa-gesa. Terlihat sekali dari raut wajahnya yang tampak lelah.

“Kau ini YoonA? Kenapa suka sekali terlambat?” omel Songsaenim padanya. Dia hanya tersipu dan menundukkan wajah cantiknya.

“Mianhae Songsaenim. Tadi soalnya ada kucing yang-“ jelasnya tapi sayangnya diputus oleh songsaenim. Karena, kami semua sudah hafal bagaimana alasannya untuk kesekian kalinya.

“Sudah sana duduk!” perintah Songsaenim pada yeoja itu.

Baiklah akan kujelaskan yeoja tersebut.  Im YoonA, yeoja populer,pintar, ramah. Semua ada didirinya. Hanya satu kata yang menjelaskan dirinya. Dia sempurna. Aku melebihkan? Kurasa tidak, karena aku bisa pastikan semua namja di sekolahku menyukainya. Tapi, hanya saja nasib mereka yang tak beruntung untuk mendapatkan hati YoonA.

Bagaimana dengan diriku? Aku juga mencintainya. Bukan karena dia sempurna atau apa yang membuat dia begitu terkenal. Aku mencintainya, karena aku mencintainya. Sulit menjelaskan alasan kenapa aku mencintai yeoja ceroboh itu.

Aku selalu bersikap tenang dihadapannya. Aku selalu bersikap cuek dihadapannya. Karena, aku berusaha untuk mengatur hatiku.

Yeoja itu ceroboh, bawel, pintar dan cute. Tapi, bukan itu alasannya. Aku mencintainya karena dia Im YoonA.

“Ngggg…” dia terus mengedarkan matanya menatap seisi kelas. Aku rasa dia mencari kursi yang kosong untuknya.

Seketika itu matanya berhasil menangkap mataku yang sedari tadi memperhatikan tingkahnya. Aku pun langsung memalingkan wajahku. Aku  berpura-pura mengerjakan tugas yang sebenarnya aku sama sekali tak mengerti.

“Apa disana kosong?” tanyanya padaku. Aku pun langsung melihat kearahnya. Ini baru pertama kalinya dia berbicara padaku. Aku pun hanya menatap wajah cantiknya dengan takjub.

“Anio Yoong, Silahkan kalau kau menginginkannya!” jawab Sungmin, teman sebangku ku. Aku pun hanya tersenyum mengisyaratkan ucapan terima kasihku karena dia telah membuat hidupku selamat.

“Kansahamida,” ucapnya sambil tersenyum manis.

Dia pun langsung menuju kursi tepat dibelakangku. Entah aku berlebihan atau tidak tapi aku merasa jantungku berdegup dengan kencang.

Kenapa aku begitu mencintai yeoja ceroboh ini?

——–

“Siwon, aku balik duluan ya!” pamit Sungmin padaku. Aku hanya menggangukan kepalaku setuju.

“Kami, duluan ya Yoong!”, aku mendengar suara teman-teman YoonA yang mulai meninggalkan YoonA seorang diri. Sekarang di kelas ini hanya ada aku dan dia. Apa ini kesempatanku untuk mencoba dekat dengannya? Tapi, aku sangat malu. Aku merasa aku tak pantas bersanding dengan yeoja seperti dia. Apa mimpiku ini berlebihan?

Tuk!

Dia menjatuhkan buku-buku yang dibawanya. Seperti inilah yeoja yang kucintai, ceroboh! Aku pun dengan cepat bergegas lari menuju kearahnya dan membantu membereskan buku-bukunya. Mata kami pun saling menatap. Aku merasakan matanya yang tulus. Aku benar-benar menyukai matanya.

“Kansahamida,” ucapnya sambil tersipu malu.

“Yah! Im YoonA! Cepat!” seru Yuri, sahabat YoonA. YoonA pun bangkit dan mengambil beberapa buku ditanganku.

“Aku pulang dulu ya,” pamitnya.  Dia pun berlari meninggalkan diriku.

Kwon Yuri, dia adalah sahabat Im YoonA. Sebenarnya tahun lalu aku sekelas dengannya dan aku tak menyangka kalau yeoja ceroboh itu adalah sahabat Kwon Yuri.

“Kau ini lama sekali Yoong? Bukankah itu Siwon?” tanya Kwon Yuri yang berjalan sejajar dengan YoonA.

“Siapa?”

“Itu tadi yang dikelasmu!”

“Oh dia namanya Siwon. Aku baru tahu.”

Aku merasakan sesuatu yang membuat hatiku terluka. YoonA selama ini tak menyadari diriku? Bahkan namaku saja ia tak mengingatnya. Kau benar kan Siwon? Kau hanya bermimpi!

——

Seperti inilah kegiatan aku setiap harinya. Aku hanya memerhatikan YoonA dari tempat duduknya. Dia begitu serius memerhatikan pelajaran. Pantas saja dia pintar.

“Ya! Siwon! Jadi jawaban dari soal ini apa?” tanya Songsaenim yang berhasil membuyarkan lamunanku. Sekarang, semua mata anak kelasku menatap diriku dengan tatapan –kau pasti takkan bisa!-. Semua tergambar jelas dari semua mata. Kecuali YoonA, dia menatapku khawatir –apa perlu bantuanku?-. Seperti itulah yang kutangkap dari matanya.

“Nggg…” aku hanya menggarukkan kepalaku yang tak gatal. Aku harus jawab apa?

“Aku sudah tau kau pasti takkan bisa. Jadi, jawabannya apa YoonA?”

“Nggg… Aku kurang yakin songsaenim.” Jawabnya ragu. Aku menatapnya tak percaya. Seorang Im YoonA tak bisa menjawab semudah itu baginya?

“Oh baiklah”, kini Songsaenim pun kembali ke tempatnya. Aku pun menghembuskan nafas lega. Akhirnya, dia takkan mengganggu hidupku lagi!

Aku pun melanjutan kegiatanku yaitu menatap YoonA. Dia pun langsung menoleh kearahku dan tersenyum kearahku. Dia tersenyum?

——-

“Yah Siwon! Aku boleh duduk disini kan?” tanya Sungmin dengan membawa makanan di tangannya.

“…” Aku hanya menganggukan kepalaku tanda aku setuju. Dia pun dengan cekatan langsung mengambil tempat di sebelah posisi diriku.

“Kalau diperhatikan Sunny manis juga ya?” ucap Sungmin saat melihat Sunny dan YoonA melewati kami.

“Hahaha, lihat wajahmu merah sekali Siwon! Aku tau kau pasti menyukai YoonA” ucap Sungmin dengan keras hingga semua mata menuju kami. Aku pun membukam mulutnya. Sungguh Hyung ku ini minta sekali aku hajar.

“Ya? Kau memanggilku?” tanya YoonA sambil melihat kearah kami.

“…..” aku hanya menggelengkan kepalaku dan masih tetap membukam mulut Sungmin.

“Dasar namja aneh” desisnya.  Dia pun langsung pergi bersama Sunny meninggalkan kantin.

“Hosh.. Hosh.. Kau membuatku sulit bernafas Choi Siwon!” omel Sungmin yang menyingkirkan tanganku dari mulutnya.

“Makannya mulutmu dijaga Lee Sungmin!” omelku sambil menunjukkan senyum evilku.

“Aku bicara kebenaran kan?” sanggahnya. Aku memutar pandanganku. Mencoba untuk menyangkal pertanyaannya.

“Hahaha keliatan dari wajahmu Siwon. Kira-kira couple yang bagus untuk kalian apa ya?” tanya Sungmin yang sudah mulai kehilangan kendali.

“Kau ini apa-apaan sih?”

“YoonSi? SiYoon? SiwNa? YoonWon?” usulnya.

“Ngggg….” aku hanya bisa menatap Hyung ku itu dengan tatapan –kau gila?-.

“Yoonwon!! Ya itu lebih bagus!” ucapnya yang lalu dengan cepat meninggalkan diriku.

“Yah! Apa maksudmu Lee Sungmin? Tunggu akuuu!!” teriakku sambil berusaha mengejar Sungmin yang semakin menjauh dariku.

—-

Selama itulah aku memendam perasaan pada Im YoonA. Aku selalu tersenyum saat ia maju ke kelas dan mengerjakan tugas. Aku tersipu malu saat ia maju ke kelas mempersentasikan tugasnya. Wajahku memerah saat ia memberikan pertanyaan disaat kelas kami berdiskusi. Aku mencintainya saat mata kami bertemu. Aku ingin mati saat semua anak kelasku membuat gosip tentang kami.

Cho Kyuhyun, teman ku yang satu itu selalu membuat lelucon tentang perasaanku pada Im YoonA. Hingga, semua anak kelas kami menjuluki kami Couple terbaik di kelas kami. Entah apa yang dipikiran mereka. Apa memang karena aku pantas dengannya?

Kau bermimpi Choi Siwon? Im YoonA tak mungkin mencintaimu. YoonA mempunyai selera tinggi. Kenapa kau mengharapkannya?

Aku pun berjalan ke ruang kelas bersama beberapa teman-temanku.

“Lihatlah Im YoonA mu Siwon! Dia sangat sempurna ya!” bisik Kyuhyun padaku. Aku pun menyikut lengannya.

“Lihat dia datang…” bisik Sunny ditelinga YoonA namun dapat aku dengar. YoonA pun menoleh kearah Sunny dan tersipu malu. Dia tersipu malu hanya karenaku? Sekarang yeoja ceroboh itu langsung menyambar buku-bukunya. Inilah Im YoonA! Dia tak pernah lepas dari buku-buku tercintanya.

Aku pun langsung duduk ditempatku dan masih memandangi tingkah laku YoonA yang semakin aneh saat melihat diriku.

“Eh Siwon! Jangan melamun saja! Sudah kerjakan tugas?” tanya Kyuhyun yang berhasil menghentikan kegiatanku. Aku pun hanya menggelengkan kepalaku.

“Oh baiklah kalau begitu kita pinjam punya YoonA saja!” usulnya sambil tersenyum penuh arti.

“WHAT??”

“YoonA-ah~” teriak Kyuhyun dengan keras hingga membuat YoonA tercengang.

“Waeyo Kyuhyun-ah?” teriaknya yang tak mau kalah dari Kyuhyun.

“Katanya Siwon-ah dia pinjam tugasmu ya. Dia belum mengerjakan soalnya… keke” balas Heechul.  Aku pun langsung menatap Heechul dengan seksama. Ya Tuhan, kenapa banyak sekali orang yang ingin membuatku mati sekarang?. Aku pun hanya menatap YoonA memelas berharap ia mau memberikan tugasnya untuk aku salin.

“Cie…. yang  tugasnya dipinjam sama Siwon” ledek Tifanny yang berhasil mendapatkan buku mendarat di wajah mulusnya dari YoonA. Kenapa temannya juga senang sekali menggosip seperti temanku itu.

“Hahaha.. usahaku berhasil membuat YoonA melihatmu Siwon!” ucap Sungmin yang masih sibuk menyalin isi dari Buku YoonA.

“Kau harus berterima kasih padaku ya Choi Siwon!” sekarang giliran Kyuhyun yang masih meledek diriku.

“Aduh.. sakit tau YoonA-ah…” teriak Tifanny yang langsung mendapatkan tatapan –Kau berisik sekali- oleh teman-temanku yang lain. YoonA pun tersenyum karena dia merasa menang. Kenapa dua yeoja tersebut senang sekali berisik?

KRING… KRINGG…

Bel masuk sekolah pun berbunyi. Otomatis semua  anak dikelasku langsung berlarian sana kemari. “Nih bukumu. kata Siwon kansahamida keke.” ucap Heechul yang berdiri di depan YoonA.Aku pun yang melihatnya hanya menahan rasa maluku.

“Ah ya, “ ucapnya cuek dan dia pun merapikan buku-bukunya. Sekarang dia mencuri pandangan kearahku. Aku terlalu percaya diri? Kurasa tidak. Karena disaat dia menatapku mataku berhasil melihatnya juga.

DEG !

Kenapa hatiku jadi seperti ini? Padahal aku hanya memandangnya. Kejadian ini sudah sering terjadi. Kami hanya bisa saling memandang tanpa berbicara satu sama lain. Park Shin Ri songsaenim pun datang dan berhasil membuat acaraku memandangnya berantakan.

“Annyeong haseo~ Karena hari ini ada beberapa perlombaan jadi kira-kira siapa di kelas kalian yang akan mewakili lomba Fisika?” tanya songsaenim yang sama sekali tak ku gubris. Ayolah, paling hanya YoonA yang akan terpilih. Kuakui dia memang pintar dan aku mendukung jika memang YoonA yang terpilih.

“YoonA…. YoonA” teriak semua temanku. Sudah bisa kutebak bahwa teman-temanku pasti akan memilih yeoja ceroboh itu.

“Baiklah kita akan pilih YoonA .. siapa yang akan jadi Partner YoonA?” tanyanya lagi. Jadi lomba ini akan diikuti oleh 2 orang? Seandainya aku bisa menjadi partnernya. Tapi, kurasa itu tidak mungkin karena aku tak sebanding dengan kepintaran temanku yang lainnya.Aku pun hanya memandangi temanku satu-persatu.

“Bagaimana kalau Siwon aja Songsaenim? Dia itu kan lumayan pintar” komentar Kyuhyun dengan senyuman khasnya. What? Pasti ini salah satu rencana Kyuhyun. Tapi, tunggu aku pintar?

“Baik,Aku harap kalian bisa menjadi partner bersama.Oh ya YoonA kerjakan Tugas Klipingmu dengan benar seperti Heechul dan Siwon. Kau ini masa buat kliping saja tak bisa” ucap Songsaenim yang seperti memojokkan seorang Im YoonA.

Jadi aku akan bersama Im YoonA? Apakah ini takdir? Tapi, aku sama sekali takut jika disandingkan dengan YoonA yang sesempurna itu.

——-

Akhirnya bel berbunyi ini pertanda aku akan pulang kerumahku tercinta.

“Eh Heechul!” panggil YoonA yang langsung berlari menuju Heechul. Sekarang jarak aku tak begitu jauh dari mereka.

“Kau ini yang sopan! Panggil aku oppa” suruhnya.

“Kita ini Cuma beda berapa bulan tau.. sudahlah aku tak mau berdebat denganmu. Aku ingin tanya bagaimana cara buat kliping? Aku tak mengerti oppa.” ucapnya dengan manja yang berusaha untuk merayu Kim Heechul.

“Mmhhh, aku tak mengerti soal ini. Lebih baik kau tanya Siwon saja. Dia lebih berpengalaman” ucapnya asal YoonA pun hanya mendengus kesal. Dia pun memukul Heechul dengan keras tapi Heechul hanya terkekeh dan membuatnya semakin kesal.

“Sana tanyai dia!” ucapnya sambil mendorong tubuh YoonA hingga jatuh pada tepat pelukanku.

DEG !

Kurasakan jantungku berdegup dengan kencang. Sekarang apakah aku sedang bermimpi? Kenapa aku bisa memeluk YoonA? Siwon! Ayo kembali kedunia nyata dan kendalikan agar dia tak mengetahui kau sangat mencintainya.

“YoonA-a~ Apa yang kau lakukan?” tanyaku sambil memeluknya.Ehm, lebih tepatnya dia jatuh pada pelukaku. Tuhan, kenapa wajahku memanas seperti ini?.

“Hahaha lihatlah kalian sangat lucu” ledek Heechul yang berhasil membuat orang disekitar kami melihat kami yang sedang berpelukan.

“Mianhae… tadi aku … ishhh .. ini bukan.. mianhae” ucapnya terbata-bata karena grogi dan rasa malunya pun bercampur.  Aku pun hanya tersenyum biasa. Entah kenapa, aku selalu bersikap dingin padanya? Kenapa aku selalu cuek padanya?

“Aishhhh…. Heechul !” teriak YoonA sambil memandang Heechul dengan penuh amarah. Dia pun langsung mengejar Heechul yang sudah siap siaga menyelamatkan dirinya.

“YoonA-ah ~ ayo kita pulang” teriak Yuri yang berhasil memberhentikan aksi kejar-kejaran ala Heechul-YoonA.

“Ne… Yuri-ah” jawabnya yang langsung berlari kearah Yuri.

“Awas kau Heechul … Aku takkan melepaskanmu begitu saja” teriaknya sambil tersenyum evil kearah Heechul.

“Hahaha.. diam kau YoonWon !” teriaknya.

“WHAT?” heran YoonA.

“Sudah.. ayo cepat!” sekarang Yuri pun menarik paksa lengan YoonA agar sahabatnya itu pulang bersamanya.

“Hahaha. Lihat sendiri kan Siwon? Sepertinya Yoong memang menyukaimu!” ejek Heechul padaku.

“Apaan sih Hyung? Aku tidak mempunyai perasaan padanya!” elakku.

“Bohong! Bohong! Bohong!” ucap Kim Heechul yang berlalu meninggalkan diriku.

“YAH! KIM HEECHUL!!” teriakku.

-TBC-

Jadi bagaimana readers?? Hayooo kecewa ya? Maaf ya T.T

Jika mengecewakan peredaran akan dihentikan ^^

51 responses

  1. Ini bener2 sisi lain Siwon dari ff yg satunya.Karakternya dingin di ff yg itu tu,nggak taunya naksir juga.Tapi nggak kalah keren dari yg satunya,DAEBAKlah pokoknya!

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s