I’m a girl hyung chapter 2

Cast : amber f(x), jonghyun shinee, key shinee, krystal f(x), luna f(x)…… and other cast…

Genre : romance and comedy (maybe :P)

Ratting : PG

 

 

 

 

Amber POV

Tahun ini aku sangat bahagia, ada seseorang yang selalu menemaniku di saat suka maupun saat aku sedih. Dia adalah jonghyun hyung. Hari ini anniversary 1 tahun kita berpacaran. Kami berencana merayakannya di café dekat kampus nanti malam. Aku rasa satu tahun ini lumayan berat, tak sedikit cibiran dan hinaan di tunjukan pada kami, karena mereka menggap aku ini seorang laki – laki juga panggilan sayangku padanya, aku lebih suka memanggilnya hyung ketimbang oppa. Hal inilah yg semakin menguatkan prasangka semua orang kalau kami pansangan gay. Ah… Aku tidak peduli dengan apa yang semua orang bilang. Jonghyun hyung saranghae…

“hyung… bagaimana nanti jadi kan?” tanyaku pada jonghyun hyung.

“satu jam lagi ya… kau berangkat dulu saja, maaf kalo aku agak telat” katanya.

“ne, aku akan ke sana 1 jam lagi…”

“dah… chagi… aku mau ke perpus dulu…”

“bye hyung nanti ketemu ya…” dia menggauk sambil berlari.

_at café_

Aku sudah berada di café ini sekarang, namun belum ada tanda – tanda jjong hyung datang. Lebih baik aku memesan minum dulu. Ah… aku sangat haus hingga tanpa terasa aku sudah memesan 10 gelas jus jeruk. Saat aku melihat ke arah jam tanganku, ternyata aku di sini sudah hampir 2 jam. Kemana dia, lama sekali… kalau tidak datang akan ku bunuh dia…

 

Tiga puluh menit kemudian dia datang dengan senyuman tidak berdosanya.

“mianne… aku tadi harus memberikan undangan ini…” alasannya padaku.

“gwaenchana… undangan apa sih?”

“ini, tadi sepupuku Victoria akan segera menikah minggu depan… dan aku ini mengajakmu dan mengenalkan mu pada orang tuaku… kamu mau ya… jebal… minho dan sulli juga ikut kok…” pintanya sambi menyodorkan sebuah undangan berwarna biru  muda itu.

“gimana ya? Bukannya aku menolak, tapi hyung tau kan aku tidak mungkin memakai gaun dan aku juga pasti akan mempermalukanmu saja…”

“sudah hal itu biar aku yang mengurusnya, aku punya seorang teman desainer… dia punya sebuah butik, besok kita kesana yah…”

“tapi… aku pasti di suruh pakai gaun yang roknya memperlihatkan paha dan lekuk tubuhku… itu menjijikan… ah pokoknya aku tidak mau ikut!”

“ayo lah ku mohon, aku ingin memperkenalkan mu pada orang tuaku,” pinta jonghyun sambil memengang tangan Amber, lalu Amber menganggukan kepalanya.

 

_kesokan harinya_

“hyung, kenapa butiknya di lantai paling atas begini?” amber kesal karena letak butik yang sangat jauh.

“itu dia, ‘shining effect boutique’” kata jonghyun sambil meuju ke arah butik yang besar dan mewah itu.

“wah… di sini pasti sangat mahal, MWO??? 3 juta won? Ini cukup untuk menyewa sebuah rumah,” pikir  Amber dengan wajah yang super shock saat melihat harga baju di butik itu.

“key ssi…!” panggil jonghyun pada seseorang.

“yya jonghyun hyung… lama gak ketemu! Siapa dia?” sahut key, key adalah salah satu fashionista paling terkenal dia pintar dalam mengkombinasikan baju dan aksesoris. Seperti yg ia pakai sekarang dia tampak  modis dengan kemeja warna pink dan celana ketat berwarna putih tak lupa aksesoris yang menempel di tubuhnya. Amber melihat sinis Key dia menganggapnya sebagai orang aneh dengan semua yang ia kenakan.

“dia pacarku, Amber…” jawab jonghyun.

“MWO?????? Kau sudah tidak waras?” lalu key menyeret jonghyun menjauh, amber terlihat kesal saat di tinggal sendiri diam – diam Amber mengikutinya.

“jjong hyung apa kau seorang gay?” tanya key dengan tatapan tajamnya.

“yya!!! Dia yeoja tau, hanya sangat tomboy saja! Aku pernah melihat dia berdandan dan sangat cantik…”

“jjong ssi kau benar sudah gila! Dilihat saja wajahnya tidak ada ciri – ciri seorang gadis sedikitpun, lihat dia berjalan tidak ada anggun – anggunnya sama sekali!” kata key setajam silet, Amber mendengarnya sangat geram sam mengepalkan tangannya.

“makanya itu tugasmu! Buat dia secantik mungkin di pernikahan Victoria noona minggu depan,” kata jonghyun meyakinkan key, tiba – tiba Amber datang dengan wajah menahan marah.

“kau benar seorang gadis…?” tanya key sambil melihat ke arah wajah Amber, Amber hanya mengangguk.

“ehem… baiklah  kutinggal kalian sekitar 1 jam aku ada urusan sebentar di luar… chagiya… cari baju yang cocok dan cantik saat kau pakai minggu depan. Key ssi kupercayakan pacarku ke kamu!” pesan jjong sebelum meninggalkan butik.

“YYA! Anak itu main pergi gitu aja!” keluh key kesal, lalu dia meliha amber yang menatapnya sinis kemuadian tanpa basa – basi Amber memegang tangan Key.

“hey, kau kenapa memegangku seperti itu?”

BRAKK

BRAKK

BRAKKKKK

Amber menarik tangan Key dan membantingnya, memukul, dan menendang sebanyak 3 kali. “seumur hidupku aku tidak pernah bertemu dengan orang yang sangat tidak sopan dan menyebalkan sepertimu!”

“YAA yeoja gadungan! Kenapa membantingku, akh… sakit sekali! Kalau bukan seorang yeoja sudah habis kau!”

“kau mau tau kenapa aku memukulmu?”

“KU TIDAK MAU TAU! Kau yeoja yang seperti preman, ah… sakit sekali!” kata key sambil menelefon seseorang.

“hei! Namja aneh apa yg sedang kau lakuakan?”

“tentu saja menelefon pengacaraku dan polisi! Hallo!?” kata key sambi tersenyum jahat.

“MWO? Berikan padaku!” lalu amber merebut HP key dan langsung mencopot batre nya.

“apa yang kau lakukan? Ok, kali ini aku sedang baik hati… cepat minta maaf aku akan lupakan semuanya!”

“shiro!” jawab Amber sambil menyerahkan HP key dan berjalan menuju pintu keluar.

“aish, ternyata dia itu sangat keras kepala…” batin key sembari menyalakan HP nya kembali, dan mengejar Amber.

“kau jangan pergi dulu!” key menarik tangan Amber dan melihat ke arah wajah Amber yang memerah karena menahan tangis dan marah.

“jonghyun hyung adalah sahabat paling istimewa bagiku, dia member kepercayaan penuh untuk me make overmu di acara pernikahan Victoria minggu depan… jangan pergi begitu saja dia pasti kecewa,”

“lepaskan aku,”

“sudahlah jangan keras kepala,”

“kau bukan orang yang baik lihat gayamu aneh sekali… apa semua fashionista berpakaian seperi orang gila? Aku akan bilang padanya cari butik yang lain saja!” kata Amber kesal dan berbalik meninggalkan butik milik key. Key seperti dibuat kesal lalu menarik paksa tangan Amber dan membawanya ke ruang ganti.

“yya! Apa kau gila? Kau mau apa…?!!!” key terus mendorong Amber hingga badan mereka saling menempel dan key menatap tajam mata Amber lalu memeluk Amber sangat erat kemudian tangan key dari pinggang semakin turun.

“aiisshh, dasar namja gila!” Amber mendorong badan key hingga terjatuh.

“ukuran 28 hahahahhahaha… itu ukuran anak SMP…” kata key sambil tertawa lebar.

“apa maksudmu?” tanya Amber heran.

“itu…” kata Key sambil menunjuk kearah dada Amber.

“MWO?? Aiiisshhhhh…!!” sontak Amber langsung menutupi dadanya dengan kedua tangannya, lalu mengepakan tangannya seperti ingin memukul Key. Amber meninggalkan Key yang masih tertawa terbahak – bahak.

“hey, ali belum mengukur yang lainnya!?” teriak Key tapi Amber terlihat acuh.

 

-2 hari kemudian-

Amber sedang membaca buku di perpustakaan bersama sahabatnya choi Sulli, dia terlihat serius membaca buku.

“Amber unni beberapa hari ini aku tidak melihat jjong oppa, dia kemana?” tanya sulli.

“sedang sibuk mungkin, tidak mungkin dia di sampingku terus… oh iya kamu ikut ke wedding Victoria dengan Nickhun?”

“pasti, aku akan ke sana dengan Minho oppa… eomma menyuruh kita datang berdua. Apa kau ikut?”

“tidak mungkin aku ikut, aku tidak punya baju yang pantas untuk di pakai di sana”

“biar aku pinjami!” tawar sulli.

“Shiro!” kata Amber sambil berdiri dan meninggalkan Sulli sendiri.

“ada apa aku kan hanya menawarkan saja… fashionku buruk ya?” keluh Sulli.

 

_di rumah Amber_

Amber membuka pintu rumahnya, Amber hanya hidup berdua dengan ibunya. Ayahnya meninggal karena dibunuh seorang penjahat yng menguras habis harta keluarga Amber. Sekarang Amber hidup sangat sederhana di rumah kecil di tengah kota Seoul.

“ada kiriman paket… tanda tangan sini,” kata seorang kurir yang membawa sekotak paket.

“untukku ya? Gamshamnida”

Amber membuka kiriman paket itu di kamarnya. Isinya sebuah gaun cantik dan elegant berwarna putih dan sebuah jaket kulit berwarna hitam dengan panjang rok tidak terlalu pendek, juga ada sepatu, tas, gelang, anting, kalung dan bando yang tidak terlalu feminim yang pas untuk gaya Amber. Amber terlihat sangat senang dan membaca secarik surat yang di dalamnya.

Maaf jarang menghubungimu akhir – akhir ini, pakai ini semua di hari sabtu besok. Aku menunggu kehadiranmu… saranghare ,kim jonghyun.

 

_hari sabtu_

Amber datang ke acara pernikahan Victoria yang bergaya indoor di sebuah gedung yg mewah, dia memakai semua yang di berikan jonghyun. Amber berjalan perlahan dan melihat ke sekelilingnya, tidak ada satupun yang ia kenal. Lalu ia menelefon sulli dan minho untuk segera datang.

Amber mengambil segelas minuman, dia berjalan sambil berjalan menuju ke arah piano. Suara lembut piano berbaur dengan nuansa mewah pesta tersebut. Pianist itu adalah jonghyun, Amber melihatnya sekakan tidak berkedip. Dia semakin mencintai namja chingunya itu. Amber melihat jonghyun bermain piano sambil menyanyi dari kejauhan. Kemudian setelah bermain piano jonghyun berdiri dia melihat ke arah Amber tapi langsung berpaling. Seperti pura – pura tidak melihatnya. Jonghyun mendekati beberapa gadis yang cantik dan mengobrol bersamanya. Amber kaget saat melihatnya, memang akhir – akhir ini hubungannya merenggang dengan jonghyun. Jonghyun seperti mengabaikannya. Entah apa alasannya.

Amber duduk di dekat kolam renang sambil melihat bayangan wajahnya. Key tiba – tiba datang dan duduk di sebelah Amber.

“lihat sekarang, uang bisa membuat semuanya berubah…” kata Key.

“apa?”

“lihat gadis super tomboy kelihatan sangat cantik, kau tau berapa harga gaun yang kau pakai itu?”

“mollayo, kenapa tanya kan hal itu?”

“sssttt, tapi rahasia ya? Itu hampir 10 juta won termasuk perhiasanya…” kata key sambil memperlihatkan 10 jari tangannyya dan membulatkan mata.

“dasar gila!” jonghyun datang dan ingin berbicara 4 mata dengan Amber, Kye pergi meninggalkan mereka berdua.

“kenapa kau datang?!” tanya jonghyun dengan ekspresi datar.

“kau yang menyuruhku datang,”

“bukannya kau bilang gak akan datang? Aku tidak ingin melihatmu lagi…”

“jonghyun hyung? Apa kau mabuk…?” kata Amber amber kaget.

“annio… aku di jodohkan orang tuaku. Cukup sampai di sini, kita putus. Pergilah!” Kata jonghyun tanpa menatap muka Amber.

“jinjayo?”

“aku hanya bermain – main dengan mu… lupakan aku! Pergilah!”

“hah… baiklah, aku seharusnya tau kalau akhirnya seperti ini! Terimakasih atas setahun ini,” Amber berbalik menahan sedih dan tangis. Key melihat Amber menangis dan mengikutinya.

“biar ku antar pulang,” key menarik tangan Amber. Amber menepisnya.

“masuk ke mobil sekarang?!” perinatah Key.

“tidak mau…”

“ayolah, sebentar lagi hujan…! Kau tau kan berapa harga gaun itu?”

“shut up your mouth!” kata Amber penuh emosi dan berjalan menjauh.

“ok, fine!” key masuk ke dalam mobil nya, tak lama hujan deras. Key keluar dari mobil nya sambil membawa paying, dia mengejar Amber dan memanyungi Amber yang sudah basah kuyub.

“kau menangis? Uljima…”

“annio, ini air hujan!”

“oh iya gadis tomboy sepertimu mana bisa menangis walau habis di campakkan seorang pria,”

“…” Amber terdiam saat mendengar Key terus berbicara kemudian ia menangis.

“kau benar – benar menangis?” tanya Key sambil melihat wajah Amber yang sedang menangis.

“gwaenchana…” Amber berjalan keluar dari payung Key.

Key menarik tangan Amber sambil menjatuhkan payungnya kemudian memeluk Amber, dia menangis di pelukan Key. jonghyun datang sambil membawa payung untuk Amber tapi saat melihat Amber dan Key berpelukan jonhyun menurunkan niatnya dan kembali ke pesta.

 

To be continue………

gimana aneh gak? sesuai permintaan nih aku buat keyber…. moga suka ya dan tunggu chapter 3 nya oke ^^~

gamsahamnida~❤

15 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s