Jaera forever part.1

Author: Ghaizain
Cast: Cho Kyuhyun, Lee Jaejin, Choi Jonghoon,  and other cast.
Ofc : Cho Yoora and Choi Minsoo
Genre: Romance
Length : 4 parts
Rating : PG
Ok~~ ini ceritanya… Mian kalo ada salah ketik kkk~
-Jaejin POV-
“Aish.. lagi-lagi yeoja itu menggangguku.. memanngnya ia tidak punya kerjaan apa selain menggangguku?” gerutuku. “Siapa? Yoora?” Tanya Jonghoon bingung. “Ye.” Jawabku dengan ketus. “Yaudah biarin aja..” ucap Jonghoon enteng. Seenak itu ia bicara, sudah berjuta-juta kali yeoja itu menggangguku. Aish… jika ia bukan seorang yeoja, akan kubunuh dia..humph!!! “Yaudah aku duluan ya..” ucap Jonghoon karena ia sudah berada didepan rumahnya kini. “O.” ucapku singkat lalu melanjutkan langkahku menuju rumahku. Di perjalanan, aku terus memikirkan yeoja itu. Mengapa ia selalu menggangguku? Memangnya tidak ada namja lain yang bisa diganggu? Apa dia menyukaiku? Tapi, dilihat dari omongan kasarnya padaku, kemungkinan ia menyukaiku adalah 0,000000000000000000001. Aish… nan mitcheosseo!! Aku memukul kepalaku pelan. Kini aku sudah sampai dirumahku. Aku segera masuk dan menuju kamar. Aku harus mengerjakan tugas-tugas alay yang dengan enaknya si Hong saem buat untuk meracuni otakku dan membunuhku pelan-pelan. Alay banget sih itu saem.
-Yoora POV-
Aaa…. Tadi aku bertemu lagi dengan pangeranku, Lee Jaejin..dia benar-benar namja yang sempurna dan TAMPAN. Huaaaa….. nan mitcheosseo…. Tapi, kenapa kalau didepan dia bawaannya selalu kesel ya??? Molla ah.. yang penting aku bisa selalu bertemu dengannya. Aku memeluk erat boneka yang terduduk di bantalku dan membayangkan wajah tampan Jaejin. Aaaa….. Jaejinnie Saranghaeyo!!!!!!!!
“Yooraa!!!!!!!!!!!!!” teriak Kyuhyun didepan pintu kamarku. “Ye….. OPPA!!!!!!!” ucapku sambil berjalan menuju pintu kamarku dan membukakan pintu untuk oppaku yang paling kusayang sepertinya. “Wae?” tanyaku setelah membuka pintu. “Ayo makan” ajak Kyuppa padaku. Pandangannya tetap tidak terlepas dari PSPnya yang aneh dan alay. Ia benar-benar menyayangi PSPnya. Jika ada yang merusaknya, ia akan membunuh orang itu. Dasar aneh!! “Ye….” Ucapku lalu berjalan bersama Kyuppa menuju meja makan. Kyuppa merangkulku tapi pandangannya tetap ke PSPnya. Aku merasa dimanfaatkan sebagai penunjuk jalan orang buta. Dasar oppa aneh.. (aa…Kyuppa mianhae..jangan bunuh aku, ini hanya ff kok.. ^_^)
“Makan apa kita hari ini oppa?” Tanyaku. “Samgyethang” jawab Kyuppa. Kini ia sudah menaruh PSPnya. Ia sudah siap-siap makan samgyethang buatannya sendiri. Kami hanya tinggal berdua, orang tua kami sudah lama meninggal. Jadi Kyuppa lah yang menjadi tulang punggung. Ia bekerja di sebuah perusahaan game milik Choi Minhwan sajangnim. Maka dari itu, ia sangat menikmati pekerjaannya. Karena, selain bekerja ia bisa mencoba game-game baru setiap bulan. Kurasa, beban hidupnya terlalu berat. Karena, selain membiayai aku sekolah, ia juga harus membiayai sekolahnya sendiri. Suatu saat, aku janji akan mengganti semua jasamu oppa!!!(pake effect angin-angin) Kyuppa mematikan kipas angin dan berkata, “Kau tidak suka makanannya?” “A…ani ani…aku suka kok” ucapku lalu memakan samgyethang buatan oppaku. Omo… rasanya aneh sekali..kurasa ia terlalu banyak memasukkan garam..aish.. dasar oppa!! Sudah kubilang,aku saja yang memasak ia tetap memaksa. “Bagaimana enak?” Tanya Kyuppa tiba-tiba. Aku tidak ingin mengecewakannya. Jadi, “Enak oppa!! Enak sekali” ucapku sambil memaksakan menelan sesendok samgyethang.
“Oh iya. Yoora…” ucap Kyuppa. “Wae?” tanyaku bingung. “Minggu depan, aku harus berangkat ke Amerika.” Ucap Kyuppa lagi. Aku tersentak lalu menghentikan aktivitas paksa memaksa antara aku dan lidahku. “Untuk apa?” tanyaku. “Aku mendapat beasiswa disana.” Jawabnya. “O. baiklah, hati-hati disana ya!!” ucapku. Kyuppa menatapku nanar. Aku merasa risih dan, “Wae? Kenapa kau menatapku begitu?” tanyaku. “Aku akan menitipkanmu ke temanku. Kau akan tinggal di rumahnya selama aku di Amerika. “MWO?????” aku menghamburkan samgyethang ke muka Kyuppa. Lalu, aku segera mengelap muka Kyuppa. “Mian oppa…mian…” ucapku panik sembari mengelap muka Kyuppa yang penuh denga samgyethang. “A… tidak apa-apa. Jadi bagaimana kau mau kan?” Tanya Kyuppa. “Baiklah kalau itu sudah menjadi keputusanmu, aku mau.” Jawabku. “Baguslah.” Ucap Kyuppa lalu meninggalkanku sendiri di meja makan. Ia menuju kamarnya.
-Kyuhyun POV-
Aku duduk di tempat tidurku memandangi foto kedua orang tuaku. Aku ingat masa-masa bahagiaku dengan mereka. Tapi, saat ibuku melahirkan Yoora, ia meninggal. Lalu, beberapa tahun setelah ibuku meninggal, ayahku menyusulnya karena serangan jantung. Saat itu aku benar-benar tidak tahu apa-apa dan aku benar-benar membenci Yoora. Seakan-akan ia yang menyebabkan semua ini. Tapi, aku sadar hanya dia satu-satunya keluarga terdekatku. Dan aku berjanji pada diriku sendiri, aku akan menjaganya seumur hidupku. Walaupun taruhannya nyawaku sekalipun. Tak terasa air mataku terjatuh. Padahal sudah susah payah aku menahannya. Hanya satu hal yang bisa membuatku sangat membenci Yoora adalah jika dia berani menyakiti PSPku ini..awas kau Yoora!!
Flashback
-Kyuhyun POV-
“Yoora!!! Kembalikan PSPku!!!” teriakku. “Ani… weee :p” ucap Yoora sambil berlari. Aku mengejarnya, aku terhenti saat Yoora sampai ditengah jalan. Aku melihat kekiri dan kekanan. Ada sebuah mobil berkecepatan tinggi akan menabrak Yoora. Aku segera berlari untuk menyingkirkan Yoora dari tengah jalan. Yoora selamat tapi kini semuanya gelap.
Saat aku terbangun, aku sudah berada dikamar di rumah sakit. Kepalaku dibalut perban. Aku melihat sekelilingku hanya ada Yoora dan ayahku. Aku bertanya pada ayahku, ia bilang aku gegar otak. Jika ambulance telat datang 1 menit saja mungkin nyawaku tidak akan terselamatkan. Tapi aku senang tidak terjadi apa-apa dengan Yoora. Haahh… terimakasih tuhan..
Flashback END
-Kyuhyun POV-
Aku tersenyum mengingat pengalaman bodoh itu. Seharusnya aku membiarkan Yoora meminjam PSPku, jadi nyawanya tidak akan terancam. Jika waktu itu aku telat, aku sudah sendirian sekarang. Tanpa tampang manja dan sikap aegyo Yoora yang selalu menghiasi hidupku selama ini. Aku menyayanginya, walaupun tidak melebihi PSPku.he…he…
-Author POV-
Kesokkan harinya…
“Aku berangkat dulu ya oppa..” pamit Yoora sambil memakai sepatunya dan pergi meninggalkan Kyuhyun. Yoora berjalan menelusuri gang kecil menuju sekolahnya.
“Yoora kau lama sekali.” Ucap seorang yeoja dari kejauhan. “A. mian, aku tadi membantu oppaku dulu.” Ucap Yoora setelah berada dihadapan yeoja yang ia kenal sebagai Minsoo. Minsoo adalah teman Yoora. Ia adiknya Choi Minhwan sajangnim, bos Kyuhyun. Umur Minhwan tidak berbeda jauh dengan Kyuhyun. Minhwan adalah sajangnim muda yang sangat sukses. Perusahaannya banyak, namun nasib Minhwan dan Minsoo tidak berbeda jauh dengan Yoora dan Kyuhyun. Orang tua mereka meninggal beberapa bulan yang lalu karena kecelakaan. “Ayo masuk kelas!!” ajak Minsoo. “Ye” ucap Yoora. Lalu mereka berdua berjalan bersama menuju kelas.
-Author POV-
Jaejin berjalan masuk ke kelasnya. Ia segera menutup mukanya dengan buku saat menyadari kalau Yoora sudah ada dikelas. Ia benar-benar takut pada Yoora. Menurutnya Yoora adalah mimpi buruknya. Ia masih menutupi wajahnya sampai guru pelajaran pertama datang. Tak beberapa lama kemudian, Hong saem datang. Jaejin bersorak riang dalam hati. Lalu ia membuka penutup wajahnya. Pelajaranpun dimulai. Tapi, cobaan terus menghampiri Jaejin. Yoora terus bertanya padanya. Ia tidak bisa menghindari Yoora karena Hong saem terus memperhatikannya.
Beberapa lama kemudian, bel istirahat berbunyi, Jaejin bersorak dalam hati. Semua anak meninggalkan kelas. Termasuk Jaejin.
-To be Continued-

5 responses

  1. Hahaha yoora aneh..
    Kalo ketemu sama gebetan mestinya jadi manis apa gimana kek, ini malah marah2. Pantesan aja jaejin jadi takut..
    Kyuhyuuuuun.. Ternyata kyu jadi oppa yoora ya, tadinya bakal jadi cast namja kedua yang cinta sma yoora..
    Kali gini sih aku bisa tenang (?)
    Lanjutannya ditunggu yaa..

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s