Complicated Heart

Author             : Fadhila Fayuci (@fadhilafayuci)

Title                 : Complicated Love

Genre              : Romance

Rating              : Pg-13

Length             : Chapter

Pembagian Cast

  • Kyuhyun—Sooyoung—Changmin
  • Jiyeon—Minho—Krystal

Other Cast

  • Super Junior (Leeteuk , Eunhyuk , DOnghae, Siwon , Sungmin and Shindong)
  • TVXQ (Yunho)
  • SNSD (Taeyeon , Seohyun , Yuri , YoonA and Tiffany )
  • SHINee ( Jonghyun , Onew , Taemin and Key)
  • F(x) (Sulli , Victoria and Amber)
  • T-ara (Eunjung and Hyomin)
  • Mblaq(Sanghyun and lee joon)
  • MissA (Suzy , Min)

Don’t Plagiat this ff

Don’t Bash

Don’t Be Sider

Please Leave a Coment and Like This FF

nb        : kalau banyak typo , mian ya..😦

—————————————–

  • Prolog
  • Part 1

 

Happy Reading

Persahabatan mereka dimulai

Perasaan mereka akan terjadi sebentar lagi

Hanya waktu yang menentukan kapan perasaan itu akan tumbuh

Hanya waktu yang bisa membuat semuanya berubah

It’s a complicated love

Sebuah cinta yang mempertaruhkan banyak orang didalamnya

Dan juga sangat menyakitkan

—————-

Author pov

“akh sudah , semua salahku,mianhe jeongmal mianhe changmin ssi dan kyuhyun ssi” ujar sooyoung menunduk minta maaf.

“sebenarnya kau tidak salah , tapi kami” ujar changmin dan kyuhyun serempak

“loh..” ujar sooyoung bingung

“ya.. kenapa kau meniru-niru omonganku” kata kyuhyun galak kepada changmin, changmin hanya diam menanggapi ocehan kyuhyun.

“sudahlah , sekarang ini kita mau ngapain 1 jam ini” Tanya sooyoung.

“aku mau ke lapangan basket” celetuk kyuhyun.

“aku ikut deh” ujar sooyoung kepada kyuhyu. Kyuhyun cuek

Kyuhyun dan sooyoung sudah pergi duluan , sementara changmin tetap diam atau masih berdiri di lorong kelas. Sooyoung yang menyadari bahwa changmin tidak ikut berbalik dan menarik paksa changmin.

“ya.., aku tak mau main basket” bentak changmin.

“kau bilang kau tidak punya teman , aku sekarang mengajak mu kelapangan basket , Karena aku berharap bisa menjadi temanmu untuk sekarang dan selamanya , apa kau tidak pernah merasa bahwa mempunyai seorang teman itu sangat berarti” jelas sooyoung

“kenapa kau menceramahi namja ini” tunjuk kyuhyun

Changmin terdiam, sekujur tubuhnya terasa kaku. Baru kali ini , ada seseorang yang berharap menjadi temannya. Tapi.., apakah semudah ini dia harus percaya dengan itu, setelah sekian lama dia di bully oleh teman-temannya?

“kalian ini., sama anehnya” umpat sooyoung meninggalkan kedua namja tampan itu dengan muka kesal , sooyoung berjalan sambil menendang kerikil dan

Tap..

“auwwww” teriak seseorang

“astaga.., apakah aku menendang terlalu kuat” cemas sooyoung dan berlari kesumber suara yang sedang mengaduh kesakitan.

—————————

Someone pov

“appa..,kenapa aku harus ke korea lagi , padahal aku sudah senang berada di Inggris” ujar seorng yeoja cantik kepada appanya.

“hahhaha.., bukannya kau ingin mengencani namja korea..?” Tanya appa padaku. Aku tersenyum sekilas.

“appa tau saja”

“tapi.., kau harus ingat namja yang harus kau dapatkan adalah namja yang sudah appa beritahukan padamu , setelah kau dapatkan dia , hancurkan dia, ara” ujar appa tersenyum licik, aku mengerti maksud appa sambil menganggukan kepala aku merespon perkataan appa dengan senyum menyakinkan

“ne.. appa”

Aku menyetujuinya karena langsung jatuh cinta pada namja yang ditunjukan oleh appa, namja itu sangat mirip dengan “dia”

Kyaaa…, aku tak sabar untuk ke korea lagi , batinku

———————————–

Author pov

“pelajaran untuk hari ini selesai , silahkan istirahat” kata taeyeon songsaenim pada murid kelas 9 A. saat taeyeon songsaenim kelar kelas , murid-murid mengikutinya.bukan untuk keruang guru , melainkan untuk ke kantin sekolah karena perut mereka minta diisi.

Seperti biasa minho dan krystal selalu berada dikelas ditemani anak baru, tepatnya krystal yang sedang menanyakan sesuatu pada yeoja baru yang bernama park jiyeon itu.

“annyeong jiyeon ssi , krystal imnida” ujar krystal memperkenalkan dirinya sambil tersenyum lebar menghiasi wajah mungilnya itu. jiyeon membalas senyuman krystal

“annyeong krystal ssi , jiyeon imnida” kata jiyeon

Selang beberapa menit mereka mulai akrab satu sama lain , mereka membicarakan tentang girlband dan botband kesukaan mereka sampai keselera pakaian , minho yang berada disana jadi sedikit gugup.

“ehemm.., ingat ada aku disini” ujar minho mengingatkan jiyeon dan krsytal. Krystal dan jiyeon tertawa bersamaan melihat minho menggembungkan pipinya kesal. Jiyeon sedikit melupakan maksud perkataan eommanya tadi pagi yang membuatnya gelisah waktu masuk ke sokolah ini.

“mianhe oppa.., kami terlalu asyik berbicara” jujur krystal

“tapi kan oppa nggak harus jadi obat nyamuk donk” umpat minho.

“gih.., oppa pergi saja dari sini” usir krystal. Minho dengan kesal beranjak pergi dari kelas , sedangkan krystal dan jiyeon terkikik geli melihat tingkah minho itu.

“jiyeon.., perlu kamu ketahui , minho oppa kadang bisa jadi childish banged dan bisa jadi dewasa banged, jadi sikapnya barusan anggap angin lalu aja ya” ujar krystal disela tawanya itu.

“ayo kita ke kantin sekolah” ajak krystal. Jiyeon mengangguk setuju dan memeriksa uangnya ternyata

“omo~~ , aku lupa bawa uang”

“tenang biar aku yang traktir” ujar krystal

“tidak usah , aku tidak makan juga tak apa” kata jiyeon

“aish kau ini , ikuti aku saja kalau begitu”

————————–

“gwenchana..?” Tanya sooyoung kepada korban dari tendangan kalengnya itu.

“ne.. gwenchana” jawab namja itu kepada sooyoung, namja yang barusaja dikenal oleh sooyoung dan menurut sooyoung ,namja ini sangat baik.

“sunbae.., mian”

“tidak usah cemas seperti itu , kepalaku kuat kok mendapat lemparan kaleng” canda leejon kepada sooyoung.

“akh sunbae.., jangan seperti itu”

“kanapa diluar kelas?”

“heheh, aku dihukum yunho songsaenim” ujar ku sambil cengegesan.

“hahaha.., kau yeoja yang menyenangkan , kalau begitu aku pergi kekelas ku dulu ya , annyeong sooyoungie” ujar lee jon pada sooyoung sambil mengelus puncak kepala sooyoung.

Omo~~, dia memanggilku sooyoungie , aish tidak sopan , rutukku.” Dan lagi dia mengelus puncak kepalaku , hiks namja yang tak punya sopan dan santun” ujar sooyoung sambil menceramahi daun yang berada didekatnya(?)

———————

“dia yeoja yang aneh bukan” ujar kyuhyun pada changmin . Changmin mengangguk , ekspresinya terlalu cool. Bukankah aneh bila seorang namja memasang wajah seperti itu setiap kali bertemu seseorang.

“kenapa bisa wajahmu dingin seperti itu” kata kyuhyun

“itu semua karena orang tuaku” ujar changmin datar. Kyuhyun menggeleng-geleng kepalanya pusing.

“kenapa dengan orang tuamu?”

“mati.., hilang hancur” ujar changmin.

———————-

Author pov

“biasanya sih, jam segini kantin penuh , tapi karena hari pertama kau masuk sekolah jadi akan kutunjukan dimana kantin sekolah itu berada” terang krystal. Jiyeon manggut-manggut setiap krsytal memberikan penjelasan tentang semua bangunan yang berada disekolah barunya.

“nah.., itu ada meja kosong , ayo kesana” ajak krystal sambil menarik tangan jiyeon.

“ne….” jiyeon memandangi krystal sambil tersenyum kecil. Yeoja yang sangat cantik dan sangat baik , aku tak pernah mendapatkan teman yang seperti ini ditempatku dulu, batin jiyeon

Aku harap aku bisa berteman baik dengannya , entah kenapa saat aku menatapnya ada ikatan batin diantara kami berdua dan aku juga berpikir dia yeoja yang cantik dan baik, batin krystal

“fiuhhhhhh, akhirnya dapat juga tempat duduknya” ujar krystal senang

“ne.., eh krsytal ssi , bukankah itu minho?” Tanya jiyeon kepada krystal , krystal mengangguk. Jiyeon menanyakan minho disana karena minho dikelilingi banya yeoja. Ya.. minho memang terkenal disekolah jiyeon dan krystal karena ketampanannya , kehebatannya berolahraga dan masih banyak lagi.

“dia masih ngambek kah?” desis krystal.

“eh..”

“ani..”

“kamu tahu banyak tentang minho ya..?”

“tidak juga..”

———————-

Sooyoung pov

Huh hari pertama ku disekolah sungguh tragis , hiks kenapa aku harus berdiri dilorong bersama kedua namja yang super duper aneh itu >,< dan sekarang namdongsaengku kemana lagi? biasanya dia tak pernah telat menjemputku. Awas saja dirumah akan kuhabisi  snacknya yang dibeli untuk nonton bola Indonesia Vs Turkmeniztan #udah lama thor

“noona mian aku terlambat menjemput mu” ujar minho, aku memasang tampang sebete-betenya dan se evil-evilnya.

“noona.., lee ajjushi memberitahu kita tentang kejadian 10 tahun yang lalu waktu orangtua kita meninggal” ujar minho serius

“mworago?” aku memasang ekspresi kaget

“ne.., tapi sebaiknya hanya aku yang menyelidikinya , bukankah noona akan menjenguk makan appa dan eomma ” ujar minho

“akh ne.., tapi kau gimana..?”

“aku bisa kapan-kapan” minho memberikan sebucket bunga lily padaku , aku mengambilnya seraya tersenyum

“kau memang namdongsaenku kesayanganku” pujiku pada minho.

—————

Jiyeon pov

“krystal aa.., aku pulang duluan , annyeong” teriakku saat melihat krystal masih mengemasi barang-barangnya. Dia mengangguk. “hati-hati” ujarnya

Aku berlari cukup kencang , aku tahu eomma dan appaku menyuruhku untuk cepat kembali kehotel. Aku sangat penasaran apa maksudnya appa dan eomma.

Aigoo.., sudah jam satu, berarti sudah sekitar 6 jam appa dan eomma menungguku dihotel , aku mempercepat langkahku dan segera masuk kehotel.

“eomma.., mian aku terlamba?”

“gwenchana jiyeon , mulai sekarang kau harus tinggal bersama tuan jung” aku terkesima , eomma menyuruhku tinggal dengan tuan jung. Ya  apa dia tuan jung yang eomma maksud. Dia sangat elegan dan tadi dia tersenyum kepadaku.

“wae eomma, aku ingin tinggl bersama kalian” kataku jujur. Eomma memelukku dan mengusap-usap rambutku plean , prilaku yang pertama kali kudapatkan dari seorang eomma.

“mian eomma belum bisa jelaskan , tapi untuk sekarang eomma mohon kau harus tinggal dengan tuan jung dan keluarganya”

“alasannya apa eomma?”

“kau juga akan tahu sendiri” amma tersenyum, senyuman yang sangat tulus , baru kali ini aku melihat senyuman yang tulis tersungging dari wajahnya.

“ne.. eomma”

—————

Krystal pov

“krystal aa.., aku pulang duluan , annyeong” teriak jiyeon , teman baruku saat melihatku masih mengemasi barang-barangku. aku mengangguk. “hati-hati” ujarku.

Sigh..

Huh.. sebenarnya aku ingin pergi dengan jiyeon , tapi ya sudahlah dan kemana lagi minho oppa biasanya dia selalu berada didepan parkiran mobil.

“sulli aa.., kamu lihat minho oppa tidak?” tanyaku pada sulli yang tengah asyik berbicara dengan namjachingunya taemin.

“em tadi kulihat dia sudah pulang duluan” jawab sulli

“oh gomawo sulli”

Aku mengambil handphone dari sakuku. Oh adadari minho oppa, kkkk~~, mungkin aku terlalu asyik berbicara dengan jiyeon kali ya.aku membuka sms

Oppa pulang duluan ya., annyeong

Aku tersenyum, ternyata dia masih peduli denganku

————————

Minho pov

Aku menyetir mobil dengan sangat kencang, lee ajjushi hari ini pulang dari paris menyelesaikan kasusnya. Bukan kasus dia menangani kasus, dia seorang pengacara dan dia juga yang telah mendidik kami walau dia sendiri sedang berada di Paris.

Aku mendorong pintu bandara dan mulai masuk , aku mencari café dimana lee ajjushi telah menungguku. Akh itu dia. Kupercepat langkahku , tak sadar ada seorang yeoja yang juga ingin masuk ke café yang sama sepertiku.

“akh mianhe” yeoja itu hampir terjatuh , tapi segera ku tangkap (ala bridal style gitu lh)

“gwenchana…” ujar yeoja itu sambil tersenyum. Aku mulai melepas rangkulanku padanya dengan tatapan malu.

“mian aku harus pergi agasshi” ujarku pada yeoja yang baru kutabrak tadi , aku segera beranjak pergi , karena lee ajjushi sudah memanggil-manggil ku

“ajjushi..” aku memelukknya sudah lama sekali aku tak bertemu dengannya , dia membalas pelukanku. “aigoo minho sudah besar” katanya

“hehhhehe”

“lalu bagaimana apa kau mau aku katakana detail kasus itu?”

“ne.. ajjushi”

“benar katamu pembunuh eomma dan appamu pindah ke suatu Negara dan langsung bertukar kewarganegaraan, dia juga mengambil setengah harta appa dan eomma , appamu pernah mengatakan pada ajjushi bahwa dia sering di terror” lee ajjushi meminum cangkir kopi tersebut dan melanjutkan pembicaraan yang sempat terhenti.

“kurasa.., kita harus mencari orang-orang yang berpindah kewarganegaraan pada tahun appa dan eommamu meninggal” usul lee ajjushi. Aku menganggukan kepala.

“aku akan ikuti usul ajjushi , gomawo karena telah membantu kami” ujarku smabil menundukan kepala.

————————–

Some one pov

Setiba dikorea , aku langsung mendapat pelukan dari soerang namja korea , tampan pula. Bukan pelukan sih , dia menolongku sewaktu aku hampir terjatuh. Hahhaha

Sekarang aku harus mengurusi sekolah baruku. Akh padahal aku ingin liburan di korea ini , tapi appa menyuruhku untuk segera bersekolah ditempat yang sama dengan namja yang diberitahukannya. Tapi namja tadi , rasanya aku pernah bertemu dengannya.

——————-

Krystal pov

Aku melangkahkan kakiku masuk kekamarku. Aku sangat lelah hari ini,kuambil fotoku bersama dengan minho oppa waktu kecil. Aku tak tahu hanya foto ini yang membuatku semangat kebali entah kenapa. Disana terpanjang aku yang tersenyum lebar dan minho oppa yang merangkulku dan tertawa genit.

minho oppa aku suka kau yang kekanak-kanakan, aku sangat menyukainya , tapi saat orang tuanya meninggal dia bisa berubah menjadi sangat dewasa.

“krystal aa.., ayo mandi dan ganti pakainamu dengan pakaian yang eomma belikan kemaren” teriak eomma dari bawah. “ne.. eomma”

Ada apa sih.? Tidak biasanya, aku meletakkan foto itu didekat meja riasku dan beranjak kekamar mandi.

———————-

Jiyeon pov

Eomma telah pergi begitu pula dengan appa tinggal aku dan jung ajjushi yang disini , dia menatapku. Kenata tatapan itu memberiku sebuah ketenangan.

“ehm jiyeon.., mari kita kerumah ajjushi” ajak ajjsuhi padaku. Aku mengangguk dan mengikutinya keluar ketempat mobilnya diparkir.

“silahkan masuk..”

“khasahamnida ajjushi” ujarku , ajjushi itu masuk kemobilnya. Perasaan canggung menyelimutiku dengan ajjushi itu. aku tak tahu harus berbicara apa , karena aku terlampau bingung dengan semua ini.

“anak ajjushi juga seumuran denganmu , mudah-mudahan kau bisa cepat akrab dengannya” kata ajjuhsi memulai percakapan. “ne.. aku harap”

—————————–

Changmin pov

Disaat aku butuh seseorang , mereka tak pernah datang

Disaat aku tak butuh siapapun , mereka datang sambil tersenyum

“pelayan kang , aku ingin ke makam” ujarku saat masuk mobil. pelayan kang mengangguk dan mulai menyetir mobil ke pemakaman “umum” ditengah-tengah kota seoul.

Entah kenapa atau takdir apa, selama dua tahun aku tak pergi ke makam menemui “dia” , tapi hari ini aku mengunjungi. Aku merindukannya sangat.

——————-

Kyuhyun pov

Aku melajukan sepeda motorku dengan kecepatan yang sangat kencang , ya.. hari ini tepat dua tahun kematian eommaku. Aku tak tahu kenapa eommaku meninggal , tapi alasan waktu itu , aku melihat eomma dan appaku bertengkar , lalu eommaku jatuh tak sadarkan diri lagi.

Aku memakirkan sepeda motorku didekat pohon yang cukup besar , sambil mengambil sebuah bucket bungy Lily , bunga kesukaan eomma. Aku menciumnya.

“eomma sudah lama aku tak kesini lagi” ujarku sambil menghela napas pelan dan melanjutkan langkah menuju ketempat pemakaman eommaku

———————

Author pov

Sooyoung meletakan sebucket bunga lili yang tadi diberikan minho di pemakaman appa dan eomma. Denga mata yang berlinang dia mengungkapkan keluhan nya.

“eomma.., appa mianhe jeongmal mianhe…, aku merasa selalu gagal menjadi noona yang baik untuk minho , hanya minho yang bersemangat mencari tahu siapa dalang dibalik kematian eomma dan appa, minho juga selalu melindungiku, eomma , appa berikan aku kekuatan” lirih sooyoung,

Disudut kanan pemakaman tempat eomma dan appa sooyoung dimakamkan , tampak seorang namja tinggi memandangi pemakaman orang yang sangat dicintainya itu , cinta pertamanya , orang yang membuat harinya dulu cerah , orang yang pertama kali ada disampingnya , tapi kini dia telah tiada dan semua itu juga karenanya.

“mianhe… jeongmal mianhe,aku bari bisa kesini hatiku sakit bila kesini” ujar namja tinggi itu

yang bernama changmin. Changmin masih belum berani mendekati makam itu , meletakan sebucket bunga saja dia tak berani , dia bukan takut , tapi dia hanya sangat menyesal.

Sedangkan disudut kanan pemakaman , seorang namja meletakan sebuah bucket bunga , senyuman kecil menghiasi wajah nbamja itu. setiap datang kepemakaman itu dia selalu tersenyum , dia telah berjanji pada eomma bila datang kemakam eommanya itu dia tak boleh menangis

“eomma.., aku datang” sapanya girang. kyuhyun masih tersenyum , senyuman perih.

————————

Author pov

Hujan mengguyur pemakaman yang dikunjungi changmin , kyuhyun dan sooyoung. Mereka mencari tempat berteduh. Mereka berlari cukup jauh sehingga mereka bertemu satu sama lain , perasaan kaget campur bingung.

“kenapa kalian bisa ada disini?” Tanya sooyoung kepada changmin dan kyuhyun. “kau juga kenapa ada disini?”

“aku menjenguk makam orang tuaku” jawab sooyoung. “sama sepertimu aku juga menjenguk makam eommaku” ujar kyuhyun sambil mengelap wajahnya dengan saputangan. “kalau kau?” sooyoung berbalik menatap changmin.

“aku menjenguk makam temanku” katanya datar. Grrr sooyoung menjadi kesal sendiri dengan sikap changmin.

“akhirnya hujan berhenti….” Ujar sooyoung girang. changmin dan kyuhyun memutuskan untuk pergi dari tempat berteduh tadi.”tunggu sebentar..” teriak sooyoung.

“wae…?”

“ayo kita bertiga berteman …, kurasa takdir juga yang mempertemukan kita disekolah yang sama dan juga dipertemukan disini” sebuah kalimat  yang mulus dilontarkan oleh sooyoung. Dia bingung begitu juga dengan changmin dan kyuhyun.

“kalau mau berteman itu harus meminta juga ya..?” Tanya kyuhyun dengan tampang bodohnya. Sooyoung menjitak kepala kyuhyun. “apa maksudmu?”

“aku tak percaya dengan kata pertemanan” ujar changmin dan segera meninggalkan sooyoung dan kyuhyun. “ada apa dengannya?” Tanya sooyoung.

“dia begitu aneh waktu kuajak pertama kali berbicara” jawab kyuhyun. Sooyoung mengangguk mengerti.

“dia juga bilang dia tak pernah mempunyai teman”

Entah kenapa sooyoung dan kyuhyun menjadi cepat akrab.mereka hanya sedikit heran kepada changmin.

“kyuhyun.. gomawo sudah mau menjadi temanku” ujar sooyoung kepada kyuhyun.”mian..kemaren pagi aku membentakmu”

“gwenchana.., aku pergi dulu ya , annyeong”

Kalau ingin berteman.., apakah kita harus meminta dulu?

Semua orang kalau ingin berteman pasti tidak begitu

Tapi berbeda dengan sooyoung

Dia suka sekali meminta orang-orang untuk berteman dengannya

“kenapa aku mudah sekali dekat dengan seseorang padahal dia itu seorang yeoja, aneh” desah kyuhyun

Sulit mempercayai perkataan sooyoung bagi changmin

Dia memilih pergi dan tetap bungkam.

“aku tidak bisa.. aku belum bisa mempercayainya” desis changmin sambil mengacak rambutnya kasar.

————————-

Krystal pov

“appa…” kataku dan memeluk app yang baru saja pulang dari kantor , tapi ada seseorang yang membuka pintu mobil appa dia sangat mirip dengan orang yang kukenal

“JIYEON….”pekikku

“KRYSTAL..”

“kalian sudah saling mengenal syukurlah…” ujar appa senang , sunggu aku tak mengerti kenapa ada jiyeon dirumahku , bukannya tak senang tapi ada apa sebenarnya?

“appa.. kenapa jiyeon bisa disini?” tanyaku bingung.

“nanti juga kau akan tahu sayang” appa mengelus rambutku dan masuk kerumah menemui eomma. “ayo masuk jiyeon” ujarku menarik tangannya

————————-

Sooyoung pov

“minho aa , akhirnya kau datang” ujarku menyambut minho didepan rumah. Minho memberikan senyumannya kepadaku , tentunya.

“ne.. noona, apa noona ingin aku menceritakan yang diberitahukan lee ajjushi?”Tanya minho padaku. Aku menggeleng

“ayo istirahat dulu , besok saja kau cerita.., tampaknya kau sudah sangat lelah”aku mengambil sebuah air putih lalu memberikannya pada minho.

“gomawo noona” katanya. Aku mengangguk , lalu tersenyum.

TBC

Hiks..makin jelekkkan😦 , udah author duga sih , author buatnya dengan kecepatan turbo (?) , karena kemaren2 author sakit jadi ilang deh idenya separo jeongmal mianhe😦

Tapi akhirnya kepanjangan deh >,< hiks hiks #nangis kejer
oh ya.., kalaua penasaran dengan ff ini lanjut ke blog author ajha udah nyampe part 4 lo

Fadhilafayuci.wordpress.com

gomawo😀

4 responses

  1. bagus kok ceritanya makin seru…..
    apalagi kok bisa kyuhyun,changmin ama sooyoung dtng kemakam yg sama,apa saling berhubungan???
    yeoja yg mau balas dendam itu sapa dan balas dendam ama sapa????
    ditunggu part 3nya……….

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s