This My Love

Cast : Seohyun – Yonghwa

Cameo : Hyoyeon – Luna – Kwon Jiyong

Type : OneShoot

Note : DONT BE A SIDERS PLEASE, BUT BE A GOOD READERS~^^

This My Love!

Seohyun PoV

KRIIING..!

Bel pun berbunyi, semua anak murid keluar dari kelasnya masing masing. Aku pun juga ikut keluar. Kakiku menuju kantin yang berada disamping sekolah. Tiba tiba, sesuatu yang aneh ditanganku, seperti ada yang menggenggam tanganku. Terlintas dan kubertanya tanya “Siapakah dia? mungkin karna aku murid baru? Jadi, aku belum sepenuhnya mengenali murid murid yg berada di sekolah tersebut” 

Lalu aku masih berada di tempat, kakiku sama sekali belum melangkah, kantinpun tak sampai kuraih kesana. Mulai perlahan lahan aku membalikan kepalaku kebelakang, sebentar lagi, YAPP!. Loh?! dimana orang yang menggenggam tanganku itu, aneh. Saat itu ke kantin, ada yang memegang pundakku, aku tak mau tertipu lagi, aku langsung mengarahkan kepalaku kebelakang. Ternyata, tidak ada orang, hanya teman teman perempuanku saja yang sedang membeli jajanan

“Loh? dimana sih orang itu! sangat misterius? apakah dia, setan? ih ih takutt!” gerutuku dalam hati, menyangka bahwa orang yang menggenggam tanganku dan juga memegang pundakku adalah makhluk gaib. Ternyata tidak, teman sekelasku, bernama Yonghwa itulah dalang dari semuanya.

“Ciluk baaa!” Yonghwa mengagetkanku dengan candaannya itu, aku mulai terhibur dengannya ditambah dengan kaget yang kurasa. Rasanya jantungku mau copot

“Ih kamu, Yonghwa. Bikin aku kaget saja kau” ucapku pada Yonghwa sambil memukul mukul tangannya itu

“Hahaha. Kau menganggap orang yang menggenggam tanganmu dan juga yang memegang pundakmu itu setan? wah ternyata kau sedikit aneh dan juga orangnya penakut yah hehe” ucap Yonghwa kepadaku. Seraya aku mengangkat alis satu keatas. Yonghwapun sebaliknya, mengikuti gerak gerik tubuhku

“Iya. Wae? mau menertawakanku lagi?” tanyaku pada Yonghwa sambil mengangkat satu alisku keatas

“Tidak. Khan aku hanya bercanda, memangnya kau mau ditertawakan padaku? kenapa kau menawarkannya?

“Tidaklah” ucapku pada Yonghwa

Saat itu, Yonghwa menertawakanku, entah kenapa tiba tiba seperti ada yang lucu di diriku. Aku merasa diremehkan, ku bertanya 2 kali, “Apa yang kau tertawakan?” dia tidak menjawab, langsung ku ucap:

“Ih jangan meremehkan kayak gitu! kau membuatku menjadi wanita lemah tak berdaya!” ucapku pada Yonghwa. Yonghwapun terbahak bahak mendengar apa yang kuucap tadi

“Kenapa kau tertawa?” tanyaku dengan mengepal tanganku, tanganku sudah tak tahan lagi. Yonghwa malah melakukan hal aneh, yaitu menutup mulutku dengan jari telunjuknya itu

“Ssst. Jangan berisik..” ucap Yonghwa kepadaku. Mataku melotot kearah Yonghwa, aku kaget karnanya. Tiba tiba bel pun berbunyi, menghabiskan waktu istirahat bersama Yonghwa. Tadinya aku ingin ke kantin, ternyata tak tercapai, huft.

***

Yonghwa dan akupun masuk kekelas. Lalu guru memberikan soal kepadaku, aku giat mengerjakan soal tersebut. Tiba tiba kepalaku seperti ada yang melempar sesuatu, ternyata sebuah kertas bekas kepalan tangan seseorang yang berisi surat. Surat itu berisi :

“Hey, ajarkan aku dong. Kalau bisa, berikan jawabannya. By: Yonghwa”

“Loh? ternyata Yonghwa? perasaan setahuku dia termasuk murid yang pintar dan cerdas” tanyaku dalam hati. Lalu aku membalas surat dari Yonghwa

Bukannya kau cerdas? bahkan lebih cerdas ketimbang denganku? Yasudahlah, apa boleh buat” 

Lalu aku menerangkan soal soal yang diberikan guru. Bukan kerjasama, hanya memberikan penjelasan tentang soal tersebut. Semua murid dipanggil untuk menilai hasil soal mereka

“Absen Satu, Hyoyeon!” ucap guru kepada sahabatku, Hyoyeon

“Ya!” ucap Hyoyeon kepada guru

“Nilaimu 80″ ucap guru kepada Hyoyeon. Hyoyeon terlihat senang, walaupun tidak mendapatkan nilai 100 sepenuhnya, itu termasuk nilai angka yang lumayan bisa dibilang tinggi

“Yess!” ucap Hyoyeon gembira. Sedangkan aku dan Yonghwa ketakutan bila nilainya turun.

“Absen Dua, Luna!” ucap guru pada temanku, bernama Luna.

“Nilaimu 90″ ucap guru tersebut. Wajah Luna berseri seri melihat nilainya yang memuaskan, dia berkata, “Aku akan bilang ke ibu, nilaiku memuaskan!” ucap Luna. Sedangkan wajah lumayan bisa dibilang seperti orang yang putus asa, Lalu namaku dipanggil untuk dinilai soalnya

“Absen 3, Kwon Jiyong! nilaimu, 95!” ucap guru kepada Jiyong

“Absen 4, Seohyun! Hmm.. Khan disini murid hanya 5, sebaiknya Yonghwa berdua dengan Seohyun untuk dinilai soalnya” ucap guru tersebut

“Ayo, Yonghwa” ajakku pada Yonghwa seraya menarik tangan Yonghwa erat, Yonghwapun hanya mengangguk

“Nilaimu..” ucap guru, ucapannya terpotong seperti ingin memberi kejutan

“Nilaimu adalah 100!” ucap guru tersebut, akupun dengan Yonghwa ikut senang, lalu aku berpelukan dengan Yonghwa sambil jingkrak jingkrakan. Lalu guru bertanya:

“Kenapa kau ini? Jangan jangan kau berpacaran! kalau begitu selamat deh” ucap guru tersebut. Aku kaget tiba tiba guru bisa bilang seperti itu, entah kenapa bibirku ingin tersenyum dan wajahku ingin berseri seri karna ucapannya. Apa memang aku menyukainya?

“Iya kali guru! dia berpacaran!” ucap Luna

“Ssst! ko ngomong kayak gitu?” tanyaku pada Luna. Luna hanya berkata, “Hehe”.

“Iya, kita berpacaran!” ucap Yonghwa kepada guru. Aku kaget, tiba tiba aku terjatuh pingsan

“Kau kenapa, Seohyun?” tanya Yonghwa. Langsung kujawab, “Aku sangat senang bisa berkenalan denganmu, karna kau pria yang kucinta juga

“Aku juga senang” ucap Yonghwa.

***

Yonghwa PoV

Aku kaget saat Seohyun berbicara seperti itu. Tetaoi sayang, dia pingsan. Langsung kubawa ke ruang UKS.

“Kau harus memberinya nafas buatan” saran guru kepadaku

“Yasudah” ucapku pada guru

Saatku mau memberikan Seohyun nafas buatan, Seohyun terbangun dari pingsannya dengan alasan, “Aku seperti melihat monster”. Terlintas dalam pikiranku, “Aneh, mana ada orang pingsan bermimpi?”. Yasudahlah tak usah dipikirkan” ucapku dalam hati

“Yonghwa..” ucap Seohyun lembut, sambil mengelus kedua pipiku

“Mwo?” tanyaku pada Seohyun

“Bangunkan aku dari penderitaan ini” ucap Seohyun lembut. Lalu aku menggendongnya sampai ke kelas. Seohyun duduk ditempatnya kembali. Guru menanyakan kondisi Seohyun

“Kau tidak apa apa?” tanya guru pada Seohyun

“Gwenchana. Aku hanya kaget saja saat Yonghwa bilang aku kekasihnya” jawab Seohyun

“Kaget?” tanyaku pada Seohyun. Aku hampir keGR’an karna jawabannya itu

“Hehe iya” ucap Seohyun padaku. Lalu aku sempat bertanya padanya, “Kau menyukaiku?” tanyaku pada Seohyun. Tiba tiba Seohyun berdiri sambil menepuk tangannya ke meja

“WHAT?! I did not hear you correctly?” tanya Seohyun padaku . Lalu ku menjawab

“Yes. You do not love me?” tanyaku pada Seohyun

“Hmm.. i do know” jawab Seohyun ragu ragu seraya menggaruk garuk kepalanya

“Means you love me too right?” tanyaku pada Seohyun

“May..” jawab Seohyun padaku

“Asiik!” teriakku sambil jingkrak jingkrakan

“Ih ih aneh” ucap Seohyun padaku sambil kebingungan.

“Wae? tak boleh?” tanyaku pada Seohyun sewot. Seohyun tersenyum tipis seraya menutup mulutnya dengan tangannya

“Aku bingung saja padamu, masa cuman bilang ‘Mungkin’ saja, kau senang. Apa kau menyukaiku?” tanya Seohyun padaku

“Sudah bilang saja! Saat pertama kali kau bertemu dengan Seohyun unnie, kau bertanya kepada adik Seohyun unnie, yaitu aku. Kau khan bertanya ‘Siapakah dia? mungkin aku menyukainya, Luna-ah”ucap adiknya Seohyun, yaitu Luna. Aku sempat berbisik dengannya, “Sst, dasar kau kecil kecil sudah asal ceplos saja!”

“Ikh ikh mana mungkin adikku berbohong. Luna saeng, memang benar apa yang kau katakan tadi?” tanya Seohyun pada Luna. Aku takut seraya menggigit gigit jariku yang mungil (?)

“Ne Unnie. Aku dengar sendiri kok, bahkan hampir bercakap cakap denganku” jawab Luna kepada Seohyun. Seraya aku mengatakan dalam hati, “Mati aku!, bisa ketauan kalo aku cinta sama dia” 

***

Seohyun PoV

flashback

Kenapa pada saat Yonghwa menanyakan apa aku mencintainya atau tidak, jantungku berdebar kencang ditambah dengan perasaan gembira. Saatku menjawab kata ‘May..’, aku merasa hatiku ragu untuk membicarakannya, eh tataunya aku berani juga.

Saat adikku, Luna, membicarakan tentang pertama kali Yonghwa bertemu denganku, tidak tahu kenapa saat adikku berbicara seperti itu, hatiku sangat senang, apa karena aku menyukainya atau hanya perasaan biasa yang biasanya pada anak perempuan sebayaku ini

Bel pulang pun berbunyi

KRIING!

Semua anak murid keluar dari kelasnya masing masing, guru gurupun juga sudah keluar dari kelasnya dan menuju kantor guru. Tetapi, aku, Yonghwa, Luna, Hyoyeon, dan Jiyong masih dikelas, sedang mengobrol ngobrol saja dengan mereka. Sedangkan Hyoyeon dan Jiyong sedang asik berpacaran dikelas, tidak berkumpul bersama kami. Aku jadi iri hehe

Aku lalu mengobrol ngobrol saja dengan Yonghwa, dan Luna. Aku berbicara tentang kami bertiga. Tiba tiba Luna berbicara :

“Hey kalian pacaran saja!” ajak Luna kepadaku dan Yonghwa. Tiba tiba juga, saat aku berbicara, aku dan Yonghwa berbicara bersamaan

“HA?!” tanyaku pada Luna. Berbarengan dengan Yonghwa

“Hmm.. boleh boleh saja usulmu itu” ucap Yonghwa pada Luna

“Seohyun, maukah kau berkencan denganku?” tanya Yonghwa

“Kau gila? berkencan denganmu? hmm yasudahlah , apa boleh buat. oke jam berapa?” tanyaku pada Yonghwa.

“Jam 8 malam” jawab Yonghwa

“Kau tunggu dirumahku saja” ucapku pada Seohyun

“Yasudah” ucap Yonghwa

Lalu aku pulang kerumah, aku ajak mereka untuk pulang bersama, tetapi mereka menolak. Katanya ada sesuatu yg penting yang harus dibicarakan, Yasudahlah aku pulang sendiri

***

Luna PoV

“Hey! Yonghwa, Hyoyeon, Jiyong! ayo berkumpul!” ajakku pada mereka

“Waeyo saengie?” tanya Jiyong

“Ada sesuatu yang penting, oppa” jawabku pada Jiyong

“Oh. apa apa? bagi bagi dong” ucap Jiyong padaku

“Iya iya” jawabku pada Jiyong

“Dengar ya semuanya. Yonghwa khan mencintai Seohyun, tetapi rasa cintanya belum diutarakan kepada Seohyun. Ini waktu yang tepat untuk menyusun rencana agar Seohyun menjadi kekasih Yonghwa. Begini, khan besok malam jam 8 malam, Yonghwa ingin bertemu dengan Seohyun, 2 jam sebelumnya, kita harus mencari tempat yang pas untuk mereka berkencan. Lalu, Yonghwa pergi kerumah Seohyun, tetapi kita tetap ditempat kencan tersebut. Saat mereka datang, kita bersembunyi. Yonghwa dan Seohyun mulai duduk dikursinya, lalu Yonghwa mengutarakan isi hatinya pada Seohyun. Pada saat itu, Yonghwa lalu menyatakan cinta kepada Seohyun, lalu kita semua datang membawa terompet seraya berkata “Selamat ya~!”

“Oh, itu. Baiklah kami akan datang” ucap mereka padakku

***

Other PoV

“Ayo cepat cepat!” ucap Luna kepada semua Yonghwa, Jiyong, dan Hyoyeon, kecuali Seohyun

“Semuanya sudah??” tanya Luna pada Yonghwa, Jiyong, dan Hyoyeon

“Ne” jawab Yonghwa, Jiyong, dan Hyoyeon

“Oke. Yonghwa, cepat kau kerumah Seohyun” saran Luna pada Yonghwa

“Ya” ucap Yonghwa pada Luna

Yonghwapun pergi kerumah Seohyun. Setibanya dirumah Seohyun, Yonghwa langsung menarik tangan Seohyun erat dan membawanya kemobil Yonghwa

“Sampai” ucap Yonghwa pada Seohyun

“Sebenarnya aku..” ucap Yonghwa kepada Seohyun

“Sebenarnya aku apa?” tanya Seohyun pada Yonghwa

“Aku mencintaimu!” ucap Yonghwa pada Seohyun. Tiba tiba, Luna, Jiyong, dan Hyoyeon datang untuk meramaikannya

“Ciee pasangan baruu” ucap Luna pada Yonghwa dan Seohyun

“hehe” ucap Yonghwa dan Seohyun

“Neol Saranghae, Seohyun-ya” ucap Yonghwa pada Seohyun

“Neol Saranghae, Yonghwa-ah” ucap Seohyun pada Yonghwa

“This My Love” ucap Yonghwa dan Seohyun

_THE END_

hwaa YongSeo^^. geje yaa? gak sama kayak fotonya yg romantis? wkwwk. maaf yaa kalo garing kekeke xD~ makasih yaa yg udh mau baca. DONT FORGET IT! LEAVE A COMMENT! LIKE THIS! AND DON’T BE A SILENT READERS! BUT BE A GOOD READERS~! 

 

 

 

 

8 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s