1000 Tsuru (1000 Bangau Kertas)

1000 Tsuru (1000 Bangau Kertas)

Cast :     Seohyun and Kyuhyun (SeoKyu)

Genre: Romance, angst, fantasy, family

Ratting: PG-15

Author: aprelakim

cover by strawberrymilk96.wordpress.com

~~~~~

Sudah seminggu kyuhyun koma karena kecelakaan saat pulang dari campus. Semua keluarganya setia menjaga terutama ibu kyuhyun yang setia menjaga di sisi anaknya itu berdoa sambil menangis berharap kyuhyun segera sadar dari komanya. Donghae, kakak kyuhyun juga selalu sedih setiap melihat adiknya tidak berdaya. Adik kyuhyun,Taemin merasa kesepian dan sedih karena kyuhyun koma. Sesekali taemin mengajak bicara dan membacakan cerita untuk kyuhyun. Sedangkan ayah sibuk bekerja untuk mencari biyaya tambahan untuk kyuhyun. Meski ibu, taemin dan donghae hanya saudara tiri kyuhyun, namun mereka tulus menjaga dan menyangi kyuhyun. Namun kyuhyun tetap bersikap dingin pada ibu dan saudara tirinya, dan menganggap mereka penyebab ibu kandungnya meninggal.

“eomma… pulang dulu… malam ini kyuhyun hyung biar aku yang jaga…” ucap taemin sambil memeluk ibunya dari belakang.

“tapi besok kamu sekolah…”

“aku bawa seragam dan tas… malam ini aku ingin bersama kyuhyun hyung… kumohon sekaliiiii sajaaa…” pinta taemin.

“baiklah, jika ada sesuatu langsung hubungi eomma…”

“ne…” temin mengagguk. Ibu pun bergegas pulang ke rumah.

 

Taemin POV

Kau tau hyung aku di sini, malam ini sebenarnya ingin di ajari matematika. Besok aku ulangan, tapi aku tidak mengerti sedikitpun. Kyuhyun hyung kan sangat pintar dan jenius, eomma sangat menyayangimu. Walaupun kau selalu membentakku dan melempar buku ku dengan kasar, tapi tidak apa hyung yang penting kau mau membantuku. Aku tidak mungkin kan bertanya pada donghae hyung, dia kan sama bodohnya denganku… heehehehehee… hyungggg… bukalah matamu sebentar saja… ajari aku dan nanti kau tidur lagi… aku rela tiap hari kau marahi… asal kau bangun dan jangan membuat semuanya kawatir… aku menangis lagi kan… kalau eomma tau kau membuatku menangis kau pasti di hukum tidak boleh ikut makan malam…

Taemin POV end

“hyung kumohon……… hyunggg…!!! Kau sudah sadar?” taemin melihat tangan kyuhyun bergerak dan mata kyuhyun terbuka. Akhirnya setelah beberapa hari koma kyuhyun sadar, namun kaki sebelah kiri kyuhyun sudah tidak berfungsi lagi.

 

_seminggu kemudian_

“apa dok……? Apa yang terjadi pada adik saya?” tanya donghae pada dokter Choi.

“syaraf kaki sebelah kiri putus dan kemungkinan besar kyuhyun sudah tidak bisa berjalan lagi…” jelas dokter Choi dengan wajah sedih. Raut muka donghae langsung berubah, air matanya sudah tak kuasa di tahan. Donghae berjalan menjuju ruang rawat kyuhyun.

 

“kenapa… kenapa tidak bisa di gerakkan? Aku tidak berguna!!! Ini semua tidak ada gunanya!!!” kyuhyun sangat terpukul dan melemparkan semua yang ia lihat.

“hyung tenaglah~” taemin mencoba menenangkan hyungnya, namun taemin malah di dorong hingga jatuh.

“sabar kyuhyun… kamu pasti bisa berjalan lagi…” kata eomma sampil berurai air mata.

“semuanya tidak berguna… kalian semua tidak berguna… ini semua sia – sia!!! Aku benci kalian semua… kalian pembohong!!! Lebih baik aku mati sajaaaa!!!” teriak kyuhyun sampil memukul kakinya.

“jangan bicara seperti itu…” eomma langsung memeluk kyuhyun, namun kyuhyun melepasnya dengan kasar.

“jangan menyentuhku….~~!!” teriak kyuhyun.

PLLLAAKKKKKKK…………

Donghae menampar keras muka kyuhyun sambil terus menangis.

“Katakan sekali lagi! Sekasar itu kau bicara dengan eomma dan taemin… siapa yang menjagamu selama ini… dasar anak tidak tau terima kasih…” donghae bersiap untuk memukul kyuhyun lagi namun eomma mencegahnya. Taemin diam – diam keluar dan memanggil dokter choi, saat dokter choi datang lansung menyuntikan obat penenang hingga akhirnya kyuhyun tertidur.

………

Saat kyuhyun mualai siuman dia melihat sekelilingnya sudah tertidur, dia melepas selang infusnya dan mengambil kedua tongkat untuknya berjalan. Kyuhyun berjalan pelan menggunakan alat bantu berjalan (kruk).

 

Kyuhyun POV

Aku keluar dari kamar diam – diam saat semuanya tertidur. Aku bosan di sini, aku kesal aku sedih.  Aku bingung harus berbuat apa, aku merasa sudah tidak berguna lagi. Aku tidak tau kaki ku akan berjalan ke mana. Berjalan semakin lama membuat keseimbanganku goyang dan akhirnya aku terjatuh…

BRAKKK…

“aisshh… sakit sekali… kruk tidak berguna…” keluhku sambil melempar kruk ke lantai, lalu ada seorang gadis yang menghampiriku membawa sebuah boneka keroro. Dia juga memakai seragam yang sama sepertiku, sepertinya dia juga pasien di sini.

“sini biar ku bantu… kenapa berkeliaran tengah malam seperti ini?” tanya gadis itu, dia sangat cantik seperti seorang malaikat. Dia menatap mataku, Tuhan dia cantik sekali…… hati ku serasa berhenti berdetak…

“gwaenchana… aku hanya berjalan – jalan sebentar…” jawabku sedikit gugup, aku takut jika muka ku tiba – tiba memerah.

“oh… begitu… siapa namamu? Aku Seohyun…” tanya gadis sambil mengulurkan tangannya.

“aku kyuhyun…”

“ayo… ikut denganku…” gadis bernama sohyun itu mengajakku ke taman di sana aku melihatnya sedang mengutak atik sesuatu.

“kamu mau buat apa dengan kertas lipat itu?” tanyaku penasaran.

“aku membuat bangau kertas (tsuru), aku sudah membeli banyak sekali kertas lipat dan membeli buku petunjukknya… tapi dari kemarin aku coba selalu gagal…” aku tersenyum tipis saat melihat dia kesal, ku ambil salah satu kertas miliknya, lalu ku buat sebuah bangau kertas dan kuberikan padanya.

“ini… buat mu…”

“bagaimana kau membuatnya, ajari aku membuat bangau kertas ini…” pinta seohyun.

“baiklah… waktu TK emma ku mengajarinya, oh ya… buat apa kau ingin membuat benda bodoh ini?”

“apa katamu… tsuru bukan benda bodoh! Kau tau kata orang jepang jika membuat 1000 tsuru seperti ini orang yang kita cintai akan segera sembuh.” Katanya sambil memperhatikan ku membuat tsuru.

“itu tahayul… kau ini masih percaya dengan hal aneh seperti ini…” ucapku sembari memberikannya tsuru yang baru jadi itu.

“wah sudah jadi… gomawo… aku tidak peduli itu tahayul atau tidak… kau juga harus membuatnya kau ingin bisa berjalan lagi kan?” tanyanya sambil me

“aku sudah tidak bisa berjalan normal lagi… aku tidak berguna…” kata ku kesal.

“percayalah! Sebentar lagi kau pasti bisa berjalan! Miracle! Keajaiban itu pasti akan datang simpan semua pikiran negative… keluarkanlah semangat… kau pasti bisa!” seohyun menggenggam tanganku dan menaruhnya di dada ku, jantungku berdetak sangat cepat seperti kereta ekspress yang rem nya blong.

“ah… aaa… tadi dokter sudah bilang aku tidak bisa berjalan lagi…” sekarang dia menatap mataku.

“lihatlah ICU di sebelah sana! Seorang anak berusia 10 tahun sudah koma selama 1 tahun… jika semua alat bantu di copot dia akan mati… dia masih berjuang untuk hidup pasti keluarganya sangat menyayanginya setiap hari menjaga tulus tak kenal lelah… kenapa semudah ini kau putus asa?” perkataan seohyun barusan sepertinya sudah menyadarkanku betapa berharganya sebuah kehidupan.

“hey!!~ kyuhyun oppa, kenapa melamun…”

“tidak apa – apa… terus buat siapa kau ingin membuat 1000 tsuru ini?” tanyaku padanya.

“untuk semua pasien di sini… aku ingin mereka sembuh dan hidup bahagia…” jawab seohyun sambil tersenyum polos.

“kenapa engga buat kamu sendiri… kau kan juga pasien disini~”

“hidup mereka lebih berharga hidup ku juga,tapi aku tidak boleh egois. Aku selalu menangis jika mendengar ada pasien yang baru meninggal…” aneh sekali gadis ini, emang sudah berapa lama dia di sini? Seperti mengetahusi semuanya… sudah lah itu bukan urusanku…

“aneh sekali~ ya sudah… oh iya ruang rawat mu di mana?” tanyaku.

“di ruang Delta VIP di pojok sana… kau di mana?”

“Alfa VIP ruangan kita bersebelahan ternyata… sudah ya sudang sangat larut emma ku pasti mencariku.” Kataku sembari menyiapkan tongkat untuk berjalan.

“bawalah beberapa kertas lipat ini, buat tsuru yang banyak. Bisakan oppa menemaniku sarpan? Sambil membuat tsuru bersama?” ajak seohyun.

“ummm… ga janji ya…” jawabku dengan evil smile ku.

“yah… kuharap kau datang! Semoga oppa cepat sembuh! Semangat…” seohyun melambaikan tangannya.

………

Pagi harinya aku terbangun seperti bermimpi bertemu seorang bidadari yang cantik semangat dan ceria. Saat aku terbangun aku sadar kemarin aku benar – benar bertemu gadis bernama seohyun itu. Terakhir kalinya dia mengajakku untuk sarapan bersama di taman. Ingin sekali aku pergi kesana, tapi eomma pasti tidak mengijinkanku. Tiba – tiba eomma ingin segera pergi ke sokolah taemin, katanya taemin pingsan setelah olah raga. Dia memang punya penyakit asma semenjak bayi, jika kelelahan sedikit dia akan sakit. Eomma panik dan langsung meninggalkanku. Ini kesempatanku untuk pergi menemui seohyun.

 

Dengan susah payah akhirnya kau sampai di taman, aku mendengar ada seseorang yang sedang bernyanyi suaranya sangat indah dan merdu. Aku menghentikan langkahku dan menguntip siapa yang menyanyi itu. Ternyata itu seohyun yang menyanyi sambil membuat tsuru. Aku tersenyum saat mendengarnya menyanyi, wajahnya seperti malaikat cantik sekali.

There’s a song that’s inside of my soul

It’s the one that I’ve tried to write over and over again

I’m awake in the infinite cold

But You sing to me over and over and over again

 

So I lay my head back down

And I lift my hands

And pray to be only Yours

I pray to be only Yours

I know now you’re my only hope

 

“oppa, kau mendengarkan aku menyanyi?” seohyun tersontak kaget.

“mianne lagu mu indah sekali, aku terlambat. Aku tidak bisa berjalan cepat soalnya…” alasan ku padanya dan aku langsung duduk di sebelahnya.

“gwaenchana…” dia tersenyum sangat cantik dan menatapku sendu. Entah apa perasaan ini, aku mendekatkan wajahku pada wajahnya. Dia mulai memejamkan matanya.

“OPPA~!!! Apa yang sedang kau pikirkan?” seohyun melambaikan tanganya dan tertawa, aku malu karena dia melihatku sedang melamun seperti itu. Yah ternyata aku hanya membayangkan saja. Sial.

 

 

***

 

Seohyun menyandarkan kepalanya pada bahuku, aku menyanyikan sebuah lagu hingga membuatnya tertidur. Sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu malam ini, tapi aku tidak ingin membangunkannya. Beberapa menit kemuadian dia terbangun, kulihat wajahnya yang polos itu.

“aku ingin mengatakan sesuatu,” kataku pelan.

“apa oppa… oh ya tsuru yang sudah kita buat sudah 900 buah… 100 tsuru lagi semuanya pasti membaik!” katanya seperti tidak memperdulikanku.

“besok aku pulang……” kataku tegas ku lihat raut wajahnya berubah seohyun menjatuhkan tsuru yang tadi dia pegang.

“jinja…?” tanya seohyun datar.

“ne, tapi ada yang aku ingin katakan sebelum aku pulang,”

“mwo?”

“maukan kamu menjadi pacarku seohyun…? Tidak ada seikat bunga, tidak ada makan malam romantic, dan tidak ada surat cinta… tapi maukah kau menerimaku?” tanya kyuhyun sembari menggenggam tangan seohyun.

“aku tidak bisa menjawabnya sekarang… sebelum kau bisa berjalan aku tidak akan mungkin bilang ‘iya’,” jawab seohyun lembut.

“apa kau mencintaiku?”

“hmmmm, ne oppa… kembalilah aku ingin segera menyelesaikan 1000 bangau kertas ini…” jawab seohyun tanpa memandangi wajahku. Suasana tiba – tiba hening, aku bergumam dalam hati ini sama saja dengan seohyun menolakku mana mungkin aku bisa berjalan normal lagi?

Lalu aku berdiri dan berjalan dengan kruk  tanpa mengucapkan selamat tinggal pada seohyun.

Kyuhyun pov end

Saat kyuhyun sudah tidak terlihat seohyun mulai menangis, iya terus berkata ‘mianne’ sambil menangis di depan boneka keroro nya. Tangan seohyun mulai gemetaran, wajahnya makin lama makin pucat hingga akhirnya dia pingsan.

 

(backsound: super junior – memories)

Di rumah kyuhyun di sambut meriah oleh seluruh keluarganya. Namun ekspresi kyuhyun sangat datar dan memutuskan untuk langsung ke kamar karena dia merasa lelah dan butuh istirahat. Dia membuka tas ranselnya, dia melihat 2 buah bangau kertas berwarna pink dan biru yang dulu ia buat bersama seohyun saat masih menjadi pasien, kyuhyun jadi teringat wajah seohyun yang sedang tersenyum dengan polosnya.

Dia tidak seperti orang sedang sakit…

Dia yeoja paling cantik yang pernah ku temui… cantik seperti malaikat…

Dia tersenyum lagi…

Dia seperti matahari yang memberi kehangatan…

Seohyun terus membuat burung bangau…

Kyuhyun melihat kaki nya yang sudah tidak berarti lagi itu kemudian memukulnya. Tiba – tiba ada orang yang menghentikan kyuhyun. Dia adalah seohyun…

“aku pasti sudah gila…” kata kyuhyun heran, (seohyun itu hanya khayalan kyuhyun).

“kenapa kau bisa kesini, apa kau mengikutiku?” seohyun lalu menggeleng. Kyuhyun tampak senang dan langsung memeluk seohyun erat.

“kajima… tetaplah di sini temani aku… sebentar saja… kumohon…” kata kyuhyun sambil menangis sesenggukan.

 

~~~~

Kyuhyun berjalan mengelilingi taman dengan kruk nya, dia berjalan perlahan dan berhenti di sebuah tempat yang sangat indah.Tempat yang putih bersih karena salju menutupi seluruh pemukaan taman. Banyak tsuru warna – warni tersebar di seluruh sudut. Di sana ia melihat seorang gadis duduk, dan tersenyum padanya.

“seohyun…” kata kyuhyun sambil berjalan mendekati kyuhyun dan segera duduk di sebelah gadis manis itu. Mereka membuat tsuru sambil tersenyum senang. Kyuhyun menyentuh pipi seohyun yang tersipu malu.

“apa tidak dingin…” kata kyuhyun seohyun hanya mengagguk, kemudian kyuhyun melepaskan jaketnya dan memakaikannya di tubuh seohyun. Mereka bertatap muka lagi, kyuhyun kemudian mengecup bibir seohyun lembut. Seohyun menangis, kyuhyun menghapus air mata seohyun. Seohyun memberikan satu tsuru warna putih yang terakhir ia buat untuk kyuhyun. Kemudian semua tsuru terbang menuju ke langit bersama seohyun, semua tsuru menghilang begitu juga dengan kruk milik kyuhyun. Kyuhyun berlari mengejar seohyun namun semuanya menghilang, semua menjadi putih.

 

Just ho much… ho much more do I have to gaze at you alone…

This love that came like the wind

This beggar-like love

If I continue this away, will you love me?

Just  come a little nearer … a little step closer to you, then you take two steps back

I who love you an next to you now

That man is crying… (kyuhyun_that man) *sebenernya ini translate lagu nya hyunbin oppa ost. Secret garden tp kyuhyun oppa jg pernah nyanyi lagu ini pas di sukira, googling aja pasti ada kok… bagus deh suara kyu oppa* #MianAuthorNyampah

 

_pagi hari_

Pagi ini cuaca sedikit buruk karena gerimis petir menyambar dengan kerasnya. Kyuhyun masih berbaring di ranjangnya. Lalu dia memakai sandal dan mulai berjalan normal menuju meja makan. Taemin yang melihat hyung nya berjalan tanpa kruk menjatuhkan gelas yang ia bawa, donghae seperti tidak berkedip dan beberapa kali ngerutkan dahinya sambil menyipitkan mata. Eomma dan appa juga tidak kalah herannya.

“itu, hyung kaki mu? Kyaaaaa” taemin berteriak keras dan tersenyum senang.

“dongsaeng ah~!! Kau sudah bisa berjalan,” donghae tidak kalah senangnya. Seluruh keluarga kyuhyun memeluk kyuhyun mereka benar – benar senang karena kyuhyun bisa berjalan dengan kedua kakinya lagi. Kyuhyun masih terdiam dan bingung, kemudian ia meraba bagian kakinya.

“ini tidak mungkin, tidak mungkin…” tangan kyuhyun mulai gemetaran.

Kyuhyun pergi ke rumah sakit, ia ingin melihat seohyun dan berkata bahwa ia sudah bisa berjalan normal. Kyuhyun berlari menyusuri sudut rumah sakit dan berhenti di taman yang biasanya seokyu membuat tsuru dan bernyanyi bersama. Kyuhyun sudah mencari sambil memanggilgil nama seohyun. Namun sampai sekarang dia belum menemukannya juga. Lalu kyuhyun menuju ruang inap seohyun manun tempat itu juga kosong. Dia lalu bertanya pada seorang suster kenama seohyun pergi.

 

 

Kyuhyun duduk termenung di taman tempat ia dan seo biasa membuat Tsuru. Di sana masih ada satu buah tsuru yang tertinggal, kyuhyun memungutnya dan memandangi tsuru itu dengan tatapan yang sendu. Kyuhyun tanpak menahan air matanya. Dia sangat sedih karena hal yang di beritahukan suster tadi bahwa tadi malam seohyun sudah meninggal. Akhirnya kyuhyun menangis sambil meremas tsuru itu. Dia melihat ke arah ruang ICU dia teringat dengan anak berusia 10 tahun yang koma selama 1 tahun itu, dia kaget saat melihat anak itu keluar sambil berjalan dengan riang gembira.

 

THE END

 

18 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s