Tersesat Part.1

Author : Ghaizain
Cast : FT ISLAND and SHINee member
Ofc : Choi Min Soo, Cho Yoora, Echi
Genre : Family, Romance
Lenght : Chaptered
Rating : PG
Sebelumnya terima kasih untuk para hadirin sekalian yang sudah mau datang ke pesta kali ini. Dan sekarang telah hadir di tengah-tengah kita bapak wali kota Bekasi yang terhormat. Plok..plok..plok…(?) #abaikan T.T
-Author POV-
Pukul 20.00 kst. Di bandara Incheon.
Pesawat yang ditumpangi member FT ISLAND dan SHINee sudah bersiap-siap akan lepas landas. Mereka akan pergi ke Indonesia tepatnya di pulau jawa untuk liburan.

Sampai di bandara Soekarno Hatta.
“Hyung, nan odie?” Tanya MinHwan polos pada Hong. “Jakarta.” Ucap Hong singkat dengan logat Korea. “Hmm.. Indonesia. Nan joha!!” ucap Minhwan.secepat itukah ia menyukai Negara ini? Member FT ISLAND dan SHINee keluar dar bandara dan segera menaiki sebuah mobil kijang. Ya, mereka tidak dikejar Primadonna dan Shawol karena mereka memakai penutup wajah, jadi hanya mata mereka yang terlihat. , mereka berangkat menuju Bekasi. Sampai di hotel…
“Dimana kamar kita hyung?” Tanya Taemin pada Onew. “Nan Molla. Coba Tanya member FT ISLAND saja.” Jawab Onew. Taemin lalu mendekati Minhwan yang sedang asyik memainkan PSP nya. “Minhwan hyung… apa kau tahu dimana kamar kita?” Tanya Taemin. “Mmm.. ani” ucap Minhwan setelah mengalihkan perhatiannya pada Taemin. “O, gomawo.” Ucap Taemin. “Ye.” Ucap MinHwan. Taemin akhirnya mendekati Jaejin yang sedang asyik membaca komik. “Jajin hyung…” panggil Taemin. “A.. wae?” ucap Jaejin lalu memusatkan perhatiannya ke Taemin. “Apa hyung tau dimana kamar kita?” Tanya Taemin. “O, tenang saja, Hong sedang mengambil kunci kamar nanti jika sudah ia akan memberikannya pada Onew, dan kalian akan tahu diman kamar kalian.” Jawab Jaejin lalu kembali melanjutkan membaca Komiknya. “O, Gamsahamnida.” Ucap Taemin senang lalu ia kembali ke tempat duduknya. Beberapa lama kemudian, Hong dating membawa 2 kunci, yang satu kunci kamar SHINee dan satunya kunci kamar FT ISLAND. “Hyung, ini kuncinya..” ucap Hong sambil mengacungkan kuncinya ke Onew. “Kamar kita bersebelahan Hong?” Tanya Onew. “Ye.. ^-^” ucap Hong tersenyum. “Bagus lah.. ayo semuanya.” Ajak Onew pada member SHINee dan FT ISLAND yang lain. Semuanya sudah siap. Saat akan masuk lift,
“Chakamman..” ucap Key tiba-tiba sehingga membuat member lain menoleh padanya. “Wae?” Tanya Onew. “Minho mana?” Tanya Key balik. “Aish.. ige namja…. CHOI MIN HO!!!!!!!” ucap Onew sambil mengepalkan tangannya dan berjalan menuju tempat tadi. Semuanya mengikutinya dari belakang. Saat sampai di tempat itu, benar saja Minho sedang tidur pulas. Key yang kesal segera membangunkannya. “Aish… memalukan sekali anak ini. Di Negara orang saja masih sempat-sempatnya ia tidur. Dan yang lebih menyebalkannya, kenapa ia juga mengajak murid polos kesayangannya, Jonghoon.. Minho… bangun.” Ucap Key. Setelah menghadapi saat-saat tegang membangunkan Minho dan Jonghoon, akhirnya mereka bangun juga. Key menyeka keringat yang keluar di keningnya. Akhirnya mereka pergi ke kamar group mereka masing-masing.
Keesokan harinya.. Minhwan berteriak memanggil semua member FTI. Akhirnya semua member yang merasa dipanggil menghampirinya. “Ada apa Minan?” Tanya Hong. “Tadi aku melihat berita, lalu ada berita yang bilang kalau di Seoul sedang banyak badai. Itu berarti kita tidak bisa kembali ke Seoul… ANDWAE!!!!!!!!!!!!”
-Author POV-
“Tenanglah sedikit Minan. Kita harus menghubungi Jowon dahulu.” Ucap Hong menenangkan Minan. “Tapi kan semua jaringan ke Seoul terputus. Neo paboya?” ucap Minan.(seandainya ada obinnie: “Ya!!! Berapa kali ku bilang kau harus memanggilnya dengan sebutan hyung!!!#abaikan) “Kita kan belum mencoba.” Ucap Jaejin tiba-tiba. “Iya benar.” Timpal Jongshin. “Huft… yasudahlah terserah kalian.” Ucap Minan menyerah. Hong mengambil ponselnya dari kantung jaketnya. Dan ia mulai mengetik beberapa nomor dan..
Tuut..tuut….tuut…
De namber yu ar koling is not aktiv
Hong langsung menutup telponnya. Semuanya hanya bisa pasrah. Tiba-tiba, Seungi mendapatkan ide. Ia segera menyalakan lampu dan berdiri di bawahnya(biar kaya di tipi tipi gitu) “Hyung!! Kita ke kamar anak-anak SHINee aja!! Siapa tahu mereka dapat terhubung dengan Sooman ani maksudku Sooman sajangnim.”(Manggil Sooman aja jga gak apa-apa Seungi!! Ampuun.. Sooman sajangnim jangan bunuh aku!!#plak)
Semuanya langsung memeluk Seungi ada yang memberinya piala, sertifikat, memasukkannya ke buku rekor, memberi sejumlah uang, ngasih hadiah mobil & rumah, dan lain-lain.#abaikan
“Ide bagus Seungi… terkadang kau pintar tapi biasanya sangat bodoh. ^_^” ucap Hong dengan menekankan kata-kata BODOH. Seungi mengerucutkan bibirnya. “Tenang Seungi, kita senasib!” ucap Minan sambil merangkul Seungi dengan mata yang berkaca-kaca lalu timbul efek-efek angin.(Ambulans………….. mana ambulans… cepet panggil!! Authornya mulai sarap. T.T *Onew appa.. aku dikatain sarap T.T#plak)
Karena merasa risih, Seungi segera melepaskan rangkulan Minan dan berkata, “Ya!! Siapa yang mau senasib denganmu? Iiihh.. amit-amit.. bisa-bisa aku jadi gila dan kelaparan selamanya. Hump!!” Minan memalingkan mukanya dan berkacak pinggang. “Yasudah kalau begitu. Aku juga tadi Cuma basa-basi aja..weee…. lagi pula masih ada yang mau senasib denganku.” Ucap Minan lalu menatap Hong. “Wae?? Kau ingin aku senasib denganmu? ANI!!!” ucap Hong tegas. Lalu Minan merubah tatapannya dan kini menatap Jongshin sang leader. “ANI” ucap Jongshin cepat. Huft…. Harapan terakhir dan Minan yakin orang ini tidak akan menolak. Jaejin tersenyum dan berkata, “Tenang Minan… aku mau senasib denganmu.. ^_^” Minan tersenyum lebar(awas sobek mulutnya) “Ah… Gomabta Jaejinnie..” ucap Minan dengan wajah berseri-seri dan efek angin. “Sudah sudah.. ayo kita ke kamar anak-anak SHINee!!” ucap Hong sambil mematikan kipas angin yang tadi buat drama Minan dan Jaejin. Semuanya pun akhirnya pergi ke kamar SHINee.
Hong mengetuk pintu kamar SHINee, keluarlah seorang namja yang imut saingan Minan dengan efek berbintang-bintang dan sedikit angin(bayangin waktu Sungmin di attack of the pin up boys waktu dia baru masuk sekolah)
“Ada apa hyung?” Tanya Taemin pada Jongshin. “A..ani.. apakah Onew ada?” Tanya Jongshin balik. “A.. ye, silahkan masuk!” ucap Taemin sambil mempersilahkan FT ISLAND masuk. “Tunggu disini sebentar ya, aku akan memanggilkan Onew hyung. ” Ucap Taemin. (sebesar itukah kamar hotel di Bekasi?)
“Hyung………………. Ada tamu.” Teriak Taemin di depan kamar mandi. “Ye.. tunggu sebentar.” Ucap Onew samar-samar karena terkontaminasi oleh suara gemericik air dari shower(?) “A.. ye” ucap Taemin mengerti. Lalu ia memutuskan untuk membuatkan minum untuk FT ISLAND.
-Seunghyun POV-
Aku kini sedang duduk di sofa kamar SHINee bersama member FT ISLAND lainya sambil menunggu Onew datang.(siapa yang nyuruh duduk?)
Tiba-tiba pintu kamar SHINee terbuka, ternyata Key hyung. “A.. Seungi, Hong, Jongshin, Jaejin, dan kau….” Ucap Key sambil menunjuk Minan dan menyipitkan matanya.(heh..dah sipit) “A..nan Minhwan imnida..” ucap Minan sambil berdiri dan membungkukkan tubuhnya 90 derajat. “A.. Minhwana… kau member baru FT ISLAND kan?” ucap Key. Ha..ha..ha.. kasihan sekali kau Minan kau dikira member baru,padahal member baru itu kan aku.. ^_^
“Ya.. dia adalah member lama…” ucap seorang namja pendek dan jelek dari balik Key. Key menoleh, ternyata Jjong. “O. kau tahu dari mana Jjong?” ucap Key dengan tatapan skeptic. “Ah… sesange.. kau ini kampungan sekali Key!! Semua orang tahu tentang hal itu. Bahkan para SHAwol tahu hal itu. Anggota baru itu kan Seungi, selingkuhanmu itu.” Kata Jjong. Setelah perkataan Jjong selesai, terdengar suara derap kaki dari tempat tidur. Semuanya menoleh, ternyata seorang namja berkarisma dengan tubuh tegap dan tinggi serta berwajah tampan sedang berjalan menuju mereka. Ia adalah Minho. “eh.. kau baru bangun Minho..” sapa Jjong. “Apa yang kau katakan tadi? Key memiliki selingkuhan? Siapa orangnya?” Tanya sang Flaming karisma bertubi-tubi sehingga membuat namja pendek itu terpaku. “A..e… itu..itu..” ucap Jjong terbata-bata dan melirik Key yang sedang menatapnya tajam(setajam silet#plak) “Cepat jawab!!!!!!!!” bentak Minho. “A.. itu Seunghyun.” Ucap Jjong sambil menunjukku sehingga membuatku kaget. Kini aku di tatap tajam oleh Minho.. aish..seram sekali tatapannya. Awas kau Jjong!!!!!! “Kau selingkuhan Key?” Tanya Minho dengan mata berkaca-kaca. “A.. ani..ani hyung!! Aku hanya teman baiknya..” ucap ku terbata-bata dan sedikit geli melihat mata Minho yang berkaca-kaca. “Ah… untunglah..” ucap Minho lirih lalu berjalan gontai menuju tempat tidur dan………….TIDUR. tampaknya ia langsung pulas.secepat itukah?
-Onew POV-
Aku segera mengenakan pakaianku dan keluar dari kamar mandi sambil mengelap rambutku yang masih agak basah dengan handuk bergambar ayam yang aku bawa dari Seoul. Ini adalah handuk kesayanganku. Aku melangkahkan kakiku menuju gerombolan orang yang sedang berdiri terpaku di depan tempat tidur sambil mamandangi Minho. “Ya!! Kalian kenapa?” ucapku. Sepertinya ucapanku berhasil membuyarkan lamunan mereka..he..he.. “A..ani hyung..ani..” ucap Hong terbat-bata. Sepertinya ia kaget melihat ku. “o. oh iya, ada apa kalian kesini?” tanyaku. “Hyung, sudah melihat berita di tv?” Tanya Hong balik. “Belum. Memang berita apa?” ucapku. “Berita kalau di Seoul sedang terjadi badai.” Ucap Hong. “Mwo?” ucapku, Key, dan Jjong bersama-sama. “Ada apa hyung?” Tanya Taemin tiba-tiba. Di tangannya ada nampan berisi 5 gelas orange juice. Lalu Taemin meletakkan nampannya di meja dan menunggu jawaban dari semuanya. “Di Seoul sedang badai.” Jelasku. “Mwo?? Bagaimana ini???????? Maldo andwae….andwae……..andwae…..” ucap Taemin panik sambil berlarian kesana kemari sambil memegangi kepalanya(?) “Jangan panik dulu Taem!!!” ucapku menenangkan Taemin. Aish.. maknae satu ini memalukan saja. Mengapa semua makane seperti ini?(kecuali Kyu) selalu mudah panik dengan masalah.(author nonton OVJ award dulu ya.. sekarang authornya Minsoo)
“Kalian sudah menghubungi Jowon sajangnim?” Tanyaku pada member FT ISLAND. “Sudah tapi tidak terhubung” jawab Hong. “O. kalau begitu akan kucoba hubungi Sooman ani maksudku Sooman sajangnim” ucapku sambil mengeluarkan hp ku dan mulai mengetik beberapa nomor.
Tuut..tuut..tuut…tut………..
Neo paboya!! Udah tau lagi badai, masih nelpon aja.#operator alay
Aku segera menutup telponku. Dan mendesah pelan. Semuanya menjatuhkan diri ke sofa. “Lalu bagaimana ini? Uang kami semakin menipis.” Ucap Seunghyun. “SHINee juga uangnya semakin menipis.” Ucapku murung. Semuanya mulai berfikir. Tiba-tiba Jongshin mendapat ide. “Yasudah, besok kita check out saja dan mencari motel yang murah.” Ucapnya. Ya, Jongshin adalah leader bijak yang kukenal setelah Wonbin. Ia sangat cepat dan tenang menyelesaikan masalah.(gak salah ngomong Onew?) “Baiklah kalau begitu aku setuju.” Ucapku. “Bagaiman dengan yang lain?” Tanya Jongshin. “Ye..kami setuju.” Seru semuanya. “Baiklah sekarang kita rapihkan barang-barang kita supaya besok pagi bisa langsung check out.” Ucap Jongshin mengomandoi semua. Aku segera menyuruh semuanya-SHINee- termasuk Minho yang sedang tidur dengan nyenyak untuk merapihkan pakaian-pakaian mereka. FT ISLAND kembali ke kamarnya setelah minum orange juice buatan Taem dan berpamitan pada kami.
(Ganti Author………… kalo diliat-liat.. Minsoo bikin ff nya ALAY huh..dasar. =_=)
-Author POV-
Eeh……. Balik lagi ma author gaje.. tapi gak lebih gaje dari si Minsoo..
Di kamar FT ISLAND….
Semuanya langsung mengambil koper masing-masing dan memasukkan semua barang-barang mereka ke koper masing-masing. Selesai beres-beres, mereka tidur.

Keesokkan harinya…..
“Kemana kita sekarang?” Tanya Onew pada Jongshin. “Ah… Mollaso” jawab Jongshin pasrah. “Ya!! Bagaimana kau ini. Kau kan seorang leader, kasihan dongsaeng-dongsaengmu.” Ucap Onew. Mereka berjalan menelusuri jalanan kota Bekasi. Kendaraan berlalu lalang menandakan kota ini sedang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Sampai di sebuah halte bus, mereka beristirahat sejenak menghilangkan lelah. “Hyung…aku lapar..” rengek Minan. “Nado..nado..” sahut Taemin. “Jangan merengek disaat seperti ini Minan, Taem.” Ucap Onew. “Kalian bisa makan di rumahku.” Ucap seorang yeoja yang duduk di samping mereka tiba-tiba. Mereka sedikit berfikir, karena yeoja itu menggunakan bahasa Indonesia. “Hyung… ia mengatakan apa?” Tanya Taemin pada Onew. “Molla” jawab Onew. “Han-guk saramiyeon?” Tanya yeoja itu. “Ye.. ^_^ A… kau bisa berbahasa korea?” ucap Jongshin. “Ye. A.. kenapa kalian bisa disini?” Tanya yeoja itu. “Ceritanya panjang” jawab Minan. “Kalau begitu, kau bisa menceritakannya dirumahku. Oh iya, namaku Yoora, Cho Yoora.” Ucap Yeoja yang ternyata bernama Yoora. “Baiklah. Namaku Minhwan, Choi Min Hwan, ini Seunghyun, ini Honggi, Ini Jonghoon, Ini Jaejin, Ini Taemin, Ini Onew, Ini Minho, Ini Key, dan namja pendek ini Jonghyun, kau bisa memanggilnya Jjong.” Jelas Minan sambil menunjuk satu-satu orang yang ia perkenalkan.
“O. arra…” ucap Yoora dengan logat Seoul. Mereka pun berangkat menuju kos-kos an Yoora.
Di kos-kos an Yoora……
-Yoora POV-
Aku mempersilahkan mereka semua untuk duduk. Lalu aku menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan. Saat sedang membuka bungkus mie instan yang tadi aku beli di supermarket, Echi menepuk pundakku. “Siapa mereka?” Tanya Echi. “Mereka warga Seoul yang kehabisan uang.” Jawabku. “Oh.” Ucap Echi singkat. Echi adalah teman satu kamarku. “Minsoo eonnie belum pulang?” Tanyaku pada Echi. Echi melirik jam dinding, “Belum. Kurasa ia akan pulang nanti sore. Kau tahu sendiri pekerjaanya.” Ucap Echi. Minsoo eonnie adalah teman sekamarku juga. Ia bekerja sebagai salah satu pelayan di sebuah restoran. Kalau Echi adalah seorang murid di sebuah sekolah swasta korea di Indonesia. Dia sangat menyukai hal-hal yang berbau Korea, salah satunya band Korea kesukaanya, FT ISLAND. Padahal dia sendiri adalah orang Indonesia asli. “Ya… mengapa mereka memakai masker?” Tanya Echi sedikit berbisik. “Molla. Kau Tanya saja sendiri.” Jawabku sambil menggedikkan bahu. “Baiklah.” Ucap Echi dan berlalu meninggalkanku. Aku kembali melanjutkan pekerjaanku. “Percaya diri sekali anak itu..” gumamku.
-Echi POV-
Aku berjalan menghampiri segerombol orang yang sedang duduk berbincang-bincang di sofa depan tv. “Anyeonghaseyo….” Ucapku sambil membungkukkan tubuhku 90 derajat. “Anyeong..” ucap mereka sambil berdiri. “Anjeseyo..” ucapku. Mereka semua duduk dan aku mencari posisi duduk di depan mereka. “Ya…. Kenapa kalian menggunakan masker seperti itu? Dilihat-lihat dari matamu, sepertinya aku pernah mengenalmu…” aku menatap namja yang duduk tepat di depanku. Namja itu gugup. Aku perlahan-lahan membuka masker yang menutupi separuh wajahnya. Saat masker itu sudah tidak menutupi wajahnya lagi, aku melihat wajahnya… aku terlonjak kaget melihat wajah namja itu. “Neo…neo…neo.. Minhwan aniya? Choi Min Hwan.. FT ISLAND’s drummer?” ucapku. “Yyye… waeyo?” Tanya namja yang aku kenal sebagai Minhwan..aah…. namja yang sangat tampan dan imut itu aku benar-benar menyukainya. “Kalau kau Minhwan, maka kalian FT ISLAND dan ini…. Dari rambutnya, kalian SHINee kan???” ucapku semangat. Mereka semua akhirnya membuka masker mereka.
Aaa……….. mereka semua adalah biasku. Kecuali namja pendek itu.. Jjong nama panggilannya aku dan temanku tidak menyukainya. Karena jelek(maaf ya buat para Blinger’s yang baca ini. Aku gak bermaksud) “Yoora……………….” Aku berteriak dan berlari menuju dapur. Aku tidak memperdulikan namja namja tadi bingung melihat sikapku. Tapi yang jelas, aku sungguh senang hari ini.(seandainya benar-benar terjadi di kehidupan author. T.T)
Yoora menatapku aneh. Mungkin ia kira aku sudah gila. “Wae?” tanyanya bingung. “Haahh.. kau tahu… mereka semua adalah biasku…” ucapku. Kini aku serasa melayang-layang di udara. “Mwo?? Jinca? Aku turut senang mendengarnya. Ya… kau harus mentraktirku ok!” rayu Yoora. “Wae?? Kenapa aku harus mentraktirmu?” tanyaku kini perasaanku sudah tidak enak melihat tingkah laku Yoora. “Ya!! Berkatku, kau dapat bertemu bias-biasmu itu kan? Coba kalau aku tidak menemukan mereka di jalan? Kau tidak akan bertemu mereka.” Jawab Yoora penuh kemenangan. “Andwae andwae… lagi pula aku sudah sering mentraktirmu..” ucapku cepat-cepat sebelum tingkah Yoora semakin aneh. “Yasudah kalau kau tidak mau, aku akan mengusir mereka dari sini.” Ancam Yoora sambil akan memulai langkahnya. “Chakkaman chakkaman… baiklah aku akan mentraktirmu.” Ucapku sambil menundukkan kepalaku 90 derajat. “Yes!!” Yoora berjingkrak-jingkrak penuh kemenangan. “Yasudah ini.” Ucap Yoora sambil memberikan nampan berisi makanan. “Apa ini?” tanyaku bingung setelah menerima nampan itu. “Itu makanan untuk mereka. Sana cepat berikan.” Jelas Yoora. “O. tapi, untukku mana?” tanyaku sambil menatap Yoora. “Sudah ada disitu.. nanti kau makan bersama mereka.. aku akan pergi menjemput Minsoo eonnie dulu. Tadi ia menelponku dan menyuruhku untuk menjemputnya.” Jelas Yoora panjang lebar. Aku hanya menunduk tanda mengerti dan mulai berjalan menuju ruang tv meninggalkan Yoora yang sedang bersiap-siap akan pergi.
“Makanannya sudah siaaap…. Ayo makan..” ucapku semangat. Dan menaruh nampan itu di meja. Semua namja berkumpul. “Waah… siapa yang memasak ini semua?” Tanya namja yang aku kenal sebagai Onew. “A.. Yoora-ssi yang membuatnya.” Jawabku sambil menyesap minumanku. “O” ucap Onew tanda mengerti. “Waah.. sepertinya kau pandai berbahasa Korea ya? Kau orang mana?” Tanya Minhwan. “Aku asli Indonesia.” Jawabku. “Lalu, bagaimana kau bisa berbahasa Korea?” Tanya Jongshin sebelum Minhwan sempat mengeluarkan pertanyaan seperti itu dari mulutnya. “A.. aku belajar” jawabku singkat sambil meneruskan makanku. “Kau belajar dengan Yoora?” Tanya Honggi. “Ani~” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepalaku. “Lalu kau les dimana?” Tanya Jaejin dengan tatapan skeptic. “Aish… kenapa orang-orang ini.. memangnya aneh kalau aku bisa berbahasa Korea?” gumamku. Lalu aku mulai menjawab pertanyaan Jaejin. “Aku belajar secara otodidak. Masih ada yang bertanya lagi?” ucapku. Aku kini merasa seperti seorang guru yang sedang menjelaskan sebuah materi yang sangat sulit ke anak-anak tk. Huft….
Selesai makan, aku merapihkan semua piring dan membawanya ke tempat cuci piring. Setelah itu, aku kembali ke ruang tv. “Waah… sepertinya kalian mulai terbiasa dengan tempat ini ya?” ucapku senang. “Hmm…mungkin begitu. Boleh aku tahu dimana kamarku?” Tanya Minho sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku. Aku menelan ludah dan menjawab, “Yyye… disebelah sana..” ucapku sambil menunjuk sebuah kamar disebelah kamar Minsoo. “A.. Gomabta.” Ucapnya lalu berjalan gontai menuju kamar yang aku tunjuk. “Mian.. orag itu sangat suka..” ucap Onew, tapi aku segera memotognya.. “Tidur” lanjutku. “Kau.. kau tahu?” Tanya Onew kaget. “Ye. Aku ini kan fans berat kalian semua..” ucapku. “Kecuali namja pendek ini.” Gumamku. Lalu tertawa kecil sendiri. “Aish…. Nan michiesseo..” gumamku lagi sambil memukul kepalaku pelan. Semua namja memandangku bingung. Aku menyadarinya dan kini aku menjadi salah tingkah.
Saat sedang tegang, pintu kos ku terbuka… semua orang menoleh. Ternyata Yoora dan seorang yeoja yang aku kenal, yaitu Minsoo eonnie. “Kami pulang..” ucap Yoora. “A.. eonnie..” ucapku semangat dan berlari menuju Minsoo eonnie. Aku menarik tangan Minsoo eonnie menuju gerombolan namja yang tertegun. “Nah.. perkenalkan ini Minsoo eonnie. Dia tinggal bersama kita. Eonn, ini FT ISLAND dan SHINee yang aku ceritakan itu..” ucapku. “O. Anyeonghasimnika..” ucap Minsoo eonnie sambil membungkukkan tubuhnya 90 derajat. Semua namja pun ikut membungkuk.

Keesokkan harinya,
-Minhwan POV-
“Oppa… cepat bangun!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak seorang yeoja sambil mengoyang-goyangkan tubuhku. Aku mendengus dan membalikkan badanku lalu menutupi wajahku dengan selimut. Aah…. Cepat sekali waktu di Negara ini… tiba-tiba selimutku ditarik dan membuatku menutup wajahku karena silau.. mataku mencoba menyesuaikan dengan cahaya yang berasal dari jendela… perlahan-lahan aku membuka mataku dan aku melihat bayangan seorang yeoja sedang berdiri di depan jendela. Aku mengusap-usap mataku berusaha memperjelas pandanganku, tapi percuma saja.. cahaya yang berasal dari jendela sialan itu berhasil membiaskan bayangan yeoja itu. “Ya!! Tutup jendelanya!!!” ucapku dengan suara serak. Yeoja itu tampaknya mendengar perintahku dan segera menutup jendela. Aku kini bisa melihat dengan jelas siapa yeoja itu. Dia adalah Echi. Aish..dasar..
“Ya!! Kenapa kau disini?” tanyaku. “Aku disuruh Yoora eonnie untuk membangunkanmu!! Ayo turun dan sarapan.. aku duluan ya!!” jawabnya panjang lebar. “Ye… aku akan mandi dulu..” ucapku sambil berlalu menuju kamar mandi.

Di meja makan…
“Makanan apa ini?” tanyaku pada Echi. “Ini adalah ketoprak. Kau tidak pernah memakannya?” jawabnya. Aku menatap yeoja itu. Tiba-tiba ia malah salah tingkah. Dan dengan cepat Yoora berkata.. “Ya!! Echiya… dia itu baru kali ini ke Indonesia. Mana tahu dia tentang ketoprak… aneh sekali kau ini..” ucap Yoora sambil memukul pelan kepala Echi. “O. aku lupa. Jweisonghamnida…” ucap Echi sambil menunduk 90 derajat. Lalu tiba-tiba…
“Omo!!! Jam berapa ini.” Teriak Echi. “06.30. wae?” ucap Yoora. “Aish… aku bisa telat.. eonnie, oppa aku berangkat dulu ya!!” ucap Echi terburu-buru sambil meminum susu nya cepat-cepat. Dasar yeoja aneh.. “Kau berangkat naik apa?” tanyaku. Aku tidak tahu kenapa otakku menyuruhku untuk berkata ini. Tapi itu semua terjadi begitu cepat. “Aku naik bus kota. Kenapa?” jawab Echi sambil buru-buru memakai sepatunya. “Aku akan mengantarmu!” ucapku lagi. Aish… kenapa aku harus berkata seperti ini? “O. Baiklah.” Ucap Echi yang kini sedang berdiri menungguku.

“Ah… sulit sekali, aku tidak terbiasa dengan kemudi di sebelah kanan. Aku biasa di sebelah kiri..” gerutuku. “Lagian… sudah kubilang, kita naik bus kota saja.” Ucap Echi. “Ah.. sudahlah.. lagipula ini bisa jadi salah satu pengalaman yang menyenangkan..” ucapku.
“Hmmm…” seru Echi pelan. “Sebentar lagi kita sampai.” Lanjutnya. “O. gedung besar itu ya?” ucapku sambil menunjuk sebuh gedung besar yang ada di depan. “Ye.” Ucap Echi.
“Gamsahamnida..” ucap Echi setelah keluar dari mobil. “Ye.” Ucapku. Tiba-tiba ada gerombolan yeoja yang berteriak memanggil seseorang. Aku bingung siapa yang dipanggil yeoja-yeoja itu, tapi mereka malah menghampiri kami. “MinHae-ya… kemana saja kau? Kita hampir telat. “Namamu berubah?” tanyaku bingung. “Ye… MinHae adalah nama korea-ku.. di sekolah ini kami semua harus memiliki nama korea..” jawab MinHae. “Ini siapa MinHae?” Tanya seorang yeoja yang berdiri di sebelah Ghaizain atu mungkin untuk saat ini ia adalah MinHae.. “A. dia adalah…. Choi…” aku segera mendekap mulut MinHae. Aku tidak mau mereka tahu kalau aku adalah member FT ISLAND. “Min Jae.. namaku Choi Min Jae.” Ucapku untuk menutupi identitasku. “Tapi oppa..” ucap MinHae setelah aku membuka mulutnya. Aku segera menarik tangannya dan membawanya sedikit menjauh dari gerombolan yeoja itu.. bermaksud supaya yeoja-yeoja itu tidak mendengar omongan kami. “Ssst… jangan sebutkan nama asliku dan segalanya tentang FT ISLAND dan SHINee pada mereka dan siapa pun. Liburan kami disini sangat dirahasiakan. Jadi aku tidak mau liburan kami rusak. Arra?” ucapku sedikit berbisik. “Ye.” Ucap MinHae. Lalu ia pergi meninggalkanku dan berlalu bersama teman-temannya. Aku pun pulang.
-To be Continued-

7 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s