WE’RE PROMISE , WE’RE MEET

JUDUL : WE’RE PROMISE , WE’RE MEET

AUTHOR         : YLP

CAST               : –    Go Hyuki as YOU (readers)

–          Ahn Hyumin as Hyumin

OC                   : –      Lee Hyukjae (SUPER JUNIOR) as Lee Hyukjae (SUPER    JUNIOR)

–          Shin Ri as Hyu2’s friends

–          Shu Cee as Hyu2’s friends

GENRE            : Comedy , Friendship

LENGTH          : Oneshoot

RATE               : General

SUMMARY      : Yaah… tidak disangka ditempat ini, tempat dimana kita berjanji kita pun dipertemukan kembali. Tempat impian yang sedari dulu ingin kita singgahi.

 

– FLASHBACK –

“annyeonghaseyo”

Suasana baru, cerita baru. Yah, didinilah aku memulai cerita baru. Aku Hyuki, siswi kelas 1C. Hari ini sepertinya aku datang terlambat.

“mwo?! Ternyata sudah ada banyak orang. Duuuh.. semua bangku sudah terisi..”

Setelah aku melihat seantero kelas, aku menemui beberapa temanku diwaktu smp, teman gugus bahkan teman tk.

Dan aku pun langsung menghampiri mereka.

“Ya! Kau duduk sama siapa?”

“aku duduk sama Shin Ri. Kamu?”

“nah itu dia. Aku bingung duduk sama siapa.. semua sudah penuh..” ujarku.

“lagian datengnya telat..”

“hehe ^^v” .

“itu tuh masih kosong.. ” ucap Shu Cee sambil menunjuk kursi yang ditempati oleh teman SMP nya, Ahn Hyumin.

Tiba-tiba bel pun berdering dan semua murid kelas 1C memasuki ruangan dan menempati tempat singgahnya masing-masing. Yah, kecuali aku.

Dan dengan terkejutnya, tiba-tiba Shu Cee, teman gugusku menyenggol lenganku.

“Hyuki-a kau mau tidak duduk dengan Hyumin?” tawar Shu Cee.

“dia teman SMP ku..” sambungnya .

“hah? Hmmm… boleh deh.. bilangin dong.. ” karena tidak ada jalan lain aku pun menerima tawaran Shu Cee dan duduk sebangku dengan Ahn Hyumin.

-END OF FLASHBACK-

2 years later~~

“Ya! Hyuki-a.. sudah kubilang berapa kali,hah? Lee Hyukjae is MINE!!” gretak hyumin.

“aniiyoo.. he is my own !!” gretakku tak mau kalah.

Yah,, hampir setiap kali bertemu. Aku dan hyumin hanya memperebutkan seorang namja yang tak pasti. Lebih tepatnya khayalan. Jelas saja, toh namjanya pun tidak tau jika sedang diperebutkan. Sekarang sudah 2 tahun dan sebentar lagi akan kelulusan sekolah. Hyumin berniat melanjutkan sekolahnya ke bidang broadcast. Katanya sih biar bisa jalan-jalan gratis. Sedangkan aku, aku hanya ingin bekerja dan mungkin setelah itu aku ingin kuliah. Entahlah.

Setahun yang lalu aku & Hyumin pernah berjanji akan liburan bersama 6 tahun lagi. Dan tak terasa sekarang sudah 5 tahun lagi. Dan aku harus menabung untuk liburan. Walaupun sebenarnya aku tahu aku pasti tidak akan bisa memenuhi janji itu. Tapi betapa bodohnya pada saat itu aku mengiyakan janji konsyol itu.

“Hyuki-a kau sedang apa? Ngelanjor yaa..? kkk ”kekeh Hyumin.

“woo…. enak saja..”

“yaudah yuk panas nih. Kita ngadem yuk!! Ke pekwajom. Eottokhe?”ajak Hyumin

“kajja!”

Aku dan Hyumin langsung bergegas menuju tempat pengademan diri.

/// *mian ya readers dicepetin _-_ *

5 years later~~

“duuh.. rasanya pegel banget nih otak. Udah paginya suruh mikir, malemnya suruh kerja..” keluhku.

Yah beginilah kegiatanku sehari-hari. pagi kuliah, sore sampai malam aku kerja part time disebuah cafe cofee. Aku bekerja disini cukup lama. Jika dihitung-hitung tabunganku sudah cukup untuk liburan bersama. Tetapi…

~ AUTHOR POV ~

Tiba-tiba Hyuki merasa sedih, karena semenjak beberapa tahun sejak kelulusan sekolah. Mereka berdua lost contact. Harusnya Hyuki merasa sangat senang karena terhindar dari perjanjian konyol itu. Tetapi ternyata tidak. Tiba-tiba butiran air mata jatuh dari mata Hyuki. Dia tidak mampu membendung rasa rindunya terhadap sahabatnya itu. Dia ingat dimana semasa SMA nya dulu. Mereka sering memperebutkan Lee Hyukjae  Super Junior.

Hyuki langsung menyunggingkan senyuman manis dari bibirnya ketika mengingat kenangan masa lalunya bersama Hyumin, sahabatnya.

2 tahun lalu tepaatnya, Hyumin meninggalkan Tanah air karena mengikuti orang tuanya yang melanjutkan bisnis ke Seoul. Hyuki tau akan hal ini dari tetangga depan rumah hyumin. Yah, memang semenjak lulus SMA dan kuliah hyuki memang sudah jarang berkomunikasi dengan hyumin. Kadang sesekali hanya say hello di social network.

Hmmh… hyuki ikut merasa senang. Kenapa tidak, karena hyumin sudah ke seoul sebelum 6 tahun dibuatnya perjanjian itu.

End of author pov —

“hah, aku kenapa jadi melamun seperti ini..”

Dan aku memutuskan untuk pulang ke rumah untuk beristirahat. Kebetulan hari ini aku tidak kebagian sift. Jadi aku bisa istirahat dirumah. Setelah sampai dirumah tiba-tiba kau mempunyai inisiatif untuk mengecek keuanganku yang keuanganku yang ku tabung semenjak 2 SMA.

“PRANG!”

Bunyi celengan babi ku pecah.

“1..2..3…… 100000…” lalu aku menghitung nominal yang ada di dalamnya.

“kenapa Cuma segini. Tapi tak apalah toh masih ada yang ada di bank ”

Setelah itu aku membereskan debu debu yang mungkin menempel di uang uang buluk itu. Dan setelah itu aku prepare untuk tidur .

Lalu keesekon harinya aku bergegas pergi ke atm dan aku langsung mengecek sisa tabunganku selama 5 tahun terakhir dan ternyata hasilnya masih sekitar 20 juta. Yah masih ada 1 tahun lagi untuk mengumpulkan sekitar beberapa juta lagi untuk uang jalan-jalan.

6 years later . it’s time !!

~ Author pov ~

Tak terasa sudah 6 tahun Hyuki dan Hyumin berjanji untuk liburan bersama. Tepatnya tahun ini mereka berdua harusnya berangkat ke seoul . Yah seoul, tempat yang selama ini mereka idam-idamkan untuk liburan bersama. Hyumin tidak masalah karena sekarang dia sudah tinggal di seoul. Jadi mungkin humin sudah lupa akan janjinya dengan hyuki.

End author pov —

“hoaaammmm……”

Aku pun terbangun dari tempat tidur dan segera untuk menjalani rutinitas seperti biasa.

Membuat sarapan, mandi, dan berangkat ke kantor. Diperjalanan pun aku melihat pemandangan kota lewat jendela sembari membayangkan memori-memori 6 tahun belakangan. Betapa tidak karena tahun ini terasa berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Bukan karena tahun ini tahun 2017, tapi tahun ini adalah tahun seharusnya aku berangkat ke seoul bersama hyumin.

Setibanya aku di kantor aku langsung menuju ke ruangankku untuk menyiapkan bahan presentasi bulan ini.

Tiba-tiba di balik pintu ada seseorang yang menggedur .

Tok..tok..

“selamat pagi hyuki-a, aku ingin mengantarkan bingkisan untukmu dari presdir kim ” receptionist itu pun memberikan paket untukku lalu pergi. Aku pun penasaran dengan isi paket itu. Lalu setelah itu ku buka dan ternyata isinya.

“mwo?! Aigooo……aaaaa !!!” betapa tidak kaget, isi paket itu adalah liburan ke seoul satu bulan.

“aaaa gomawo mr.kim, aku berhutang padamu.. ” sambungku. Aku tidak menyangka jika ini semua kenyataan.

Aku pun memukul kepalaku “awww… sakiit.. hahaha ternyata ini memang benar nyata.” Aku berangkat bulan depan lalu setelah itu aku kembali bekerja dengan sumringah ^^

1 months later                                     

Bounce to you… bounce to you…

Suara alarm bonamana sudah menyeruak di telingaku.

Setelah mengucek-ngucek mata, aku melirik jam yang berada tepat disampingku “uuuuhhh… jam berapa sih nih… mwo? Jam 7? Aishhh…aku tidak boleh ketinggalan pesawat. Tenang hyuki masih ada 3 jam lagi…” aku pun bergegas mengecek barang barang dan semua yang ingin ku bawa.

Tidak lupa untuk menyiapkan surprise untuk namja idola ku ^^

Setibanya di airport

“dih.. mana ya … semoga bener yang ini”  membingungkan sekali , jujur ini adalah pertama kalinya aku naik pesawat, sendiri pula.

Aku terus menggiring koperku menuju ketempat pengecekan koper untuk dimasukan ke dalam bagasi.

Setelah semuanya selesai aku pun masuk ke dalam pesawat bersama passenger lainnya.

“ooo.. ternyata dalemnya pesawat kaya gini. Bagus juga..” gumamku melihat ruanngan dalam pesawat.

” permisi nyonya,,,,silahkan nyonya… permisi” pramugari itu menawarkan minuman padaku.

“oh iya sama-sama” sahutku. Setelah selesai aku pun terlelap.

 

“nyonya.. nyonya.. bangun nyonya…” pramugari itu membangunkanku.

“hah.. ah iya iya. Apakah ini sudah sampai?” tanyaku.

“iya nyonya. Sekarang kita sudah berada di bandara incheon”

“ o jeongmalyo ? aish.. baiklah terima kasih karena sudah membangunkanku” aku pun langsung mengambil tasku dan keluar dari pesawat.

Kesan pertama yang ku tinggalkan sejak aku menginjakan kaki di bandara ini adalah, kerapihan dan kebersihannya. Wah aku salut sekali. Kapan ya bandara di negaraku bisa seperti ini.

Setelah itu aku melanjutkan perjalananku untuk mengurus sesuatu dengan pasporku. Lalu setelah semuanya selesai , aku memutuskan untuk mencari tempat istirahat dengan menggunakan taxi.

Di sepanjang perjalananku menuju hotel, aku melihat tatanan kota Seoul yang amat bersih dan rapih. Mungkin jika aku sandingkan dengan negaraku tampak seperti kelas VVIP dan kelas 3. yah walaupun disini penduduk yang beragama islam hanya sedikit, tetapi kesopanannya aku bisa menjamin, lebih sopan dari yang beragama.

Tak terasa taxi yang ku tumpangi pun berhenti. Itu tandanya aku sudah tiba di tempat tujuanku. Lalu aku pun turun dan meminta supir itu untuk menurunkan barang bawaanku di dalam bagasi.

“gamsahabnida” ucapku seraya membungkuk.

Setelah itu aku menuju meja receptionost dan meminta bellboy mereka untuk membawa barang bawaanku ke kamar.

Aku pun membanting badanku ke ranjang super empuk setelah perginya bellboy tadi.

“haduuuh… akhirnya aku bisa merebahkan badanku ini. Aiissh rasanya pegal sekali. Ternyata jauh juga ya indonesia – seoul..”

Karena terlalu lelah aku pun terlelap dengan posisi tas dan koper yang masih berada di balik pintu.

1st day in Seoul

– author pov –

Di hari pertamanya di seoul, Hyuki pun memutuskan untuk berjalan-jalan ke tempat perbelanjaan untuk membeli persediaan makanan selama 1 bulan . lalu melanjutkan ke toko baju dan beberapa cafe .

“aku sudah berjalan sejauh ini, kenapa tidak kelihatan juga ya. Haduuuuh bodohnya aku. Kenapa dulu tidak aku tanyakan saja ya alamatnya.” Ucap Hyuki sembari melihat orang lalu lalang di balik jendela cafe.

Lalu setelah itu Hyuki beranjak dan kembali untuk menuju hotel.

Sesampainya di hotel, Hyuki membereskan belanjaan  yang sempat ia beli tadi.

Tak terasa sudah hampir 1 minggu Hyuki bertinggal di Seoul. Dan selama 1 minggu itu juga ia jarang sekali keluar hotel. Hyuki bukannya tidak memiliki uang untuk jalan-jalan, melainkan ia tidak memiliki kerabat yang ia kenal disini. Selama ini ia hanya memanfaatkan fasilitas yang diberikan hotel saja.

“omoo~ ternyata membosankan sekali…” keluh Hyuki.

“ah aku ingat !” Lalu tiba-tiba Hyuki menjadi bersemangat dan beranjak dari lamunannya.

End author pov —

@ Everysing

Everysing adalah tempat karaoke dan tempat kongkow milik SM. Tidak heran kalau ditempat ini banyak terdapat foto anggota SM.

“waaauw.. ternyata ini toh tempatnya. Besar sekali..” aku pun memutuskan untuk masuk ke gedung itu.

“eoseo oseyo ^^ ” wah pelayan itu membukakan pintu untukku. Ramah sekali dia.

Aku pun hanya bisa membalasnya dengan senyuman+anggukan. Dan aku langsung menuju ke meja receptionist.

“eum.. jamkkan sillyehaeyo”

‘ Aishh..benar-benar itu orang. Apa ia tidak mendengarkanku. Petugas tidak sopan. Aku ini kan pelanggan. ‘ umpatku dalam hati.

“dangsin eui ireumun mwotsimnikka?” tiba-tiba petugas itu bertamnya padak tanpa mendongakkan wajahnya.

“jeoneun Hyuki imnida. Cigeun paro jibulhago sipseumnida”

“ne, camkan kidariseyo”

Karena diminta menunggu. Aku pun mencari tempat duduk dan melihat lihat tatanan interior everysing.

5 minutes later….

Petugas itu memanggilku .

“Hyuki ssi..”

“nde..olmayeyo?” aku pun menghampirinya.

“man..wo…n…yeyo… omo!! Hyuk…ki.. ??! O_o? ” ucapnya terbata.

“Hyumiiiiiinn…. aaaaaaaaaa hyumiiiiinnn-a~…”

Tidak terasa tiba-tiba pipiku hangat karena dijatuhi butiran air mata. Yah, aku terharu.

” dangsineun Hyuki ??” tanya Hyumin meyakinkan

“nde.. hahaha ”

“sejak kapan kau berada di Seoul? Kok ngga ngasih tau sih.”

“babo” pukulan mampu mendarat sempurna di kepala Hyumin.

“iiiii~ sakiit. Kenapa kau memukulku?” ucap Hyumin sambil mengusap-usap kepalanya.

“Hyumin-a aku mana tau alamatmu. Kau pergi saja aku tidak tahu. Babo ”

Hyumin pun cengar cengir “ahaha ne..ne aku lupa ^^v ”

“oya.. sekarang kau bekerja di Everysing? Sejak kapan? Apakah kau sering bertemu ajussi? hahaha” tanyaku antusias

“Ya Hyuki-a kau bisa tidak bertanya pelan-pelan. Aku bingung menjawabnya.”

“baiklah.. mian. Tapi kau mengertikan?”

“nde.. sekarang aku bekerja di everysing, baru-baru ini sekitar 3 bulan. Dan sampai saat ini ajussi belom menampakan di depan mataku.” Hyumin tertunduk lesu

“aaah.. ne ne” aku pun mengangguk angguk tanda mengerti.

“Hyuki-a, kita karokean yuk. Eh eh kau tau tidak , harusnya tahun ini kita liburan bareng loh !! tapi gagal,gara-gara aku pindah ke seoul.” Ujar Hyumin.

“ya aku ingat. Haha gwaenchanna . sekarang kita udah liburan bareng. Gemana kalo kita ke myungdong? Terus ke lotte world? Arrachi?” ajakku.

“come on let’s go. haha”

Lalu Hyuki dan Hyumin akhirnya liburan bersama walaupun dengan cara yang jauh berbeda dengan apa yang mereka rencanakan dahulu. Dan sekarang mereka pun melantunkan lagu nobody milik Wonder Girls yang populer di eranya.

Tidak terasa mimpi mereka yang mungkin dirasa orang hanya main main saja. Kini menjadi nyata.

@ Karaoke’s room

“huaaaaahhh… aku lelah sekali. Kau lelah tidak?” tanya Hyumin.

“nde.. bagaimana kita tidak lelah. Disini kita sudah menyanyikan lagu hampir dari separuh lagu artis SM.” Jawabku.

“ah ne ne kau benar”

Hyumin tampak ngos-ngossan. Karena selain bernyanyi kita juga sambil menari.

“Hyumin-a kita keluar yuk.. bosan nih disini. Aku ingin makan.” ajakku

“ne kajja !”

Lalu mereka berdua pun keluar dari ruangan itu dan tiba-tiba…

Klek !

Seorang namja berumur, berdiri di depan pintu seraya mengeluarkan senyum mautnya.

“annyeong..” sapanya sambil melambaikan tangan di depan wajah cengo Hyuki dan Hyumin.

“aaaaaaaaaaaaa Hyukjae !!! ”

– FIN –

 

Akhirnya ff ini selesai juga. Readers, maaf ya kalau bahasanya, alurnya, plotnya, ejaannya, dan semuanya agak berantakan. Hahaha

DON’T BASHING , DON’T BE SILENT READERS  ^^v

Thanks to :           – admin yang udah mau ngepublish ff YLP

–          readers yang sudah mau meluangkan waktunya membaca ff gaje ini. Dan special thanks to readers yang udah mau RCL ^^

–          gomawo buat semua ….. J

11 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s