[Ficlet] Inside The Train

Tittle: Random Act [Inside The Train, Inside My Heart]
Author: Nana Cho
Genre: Romance/Fluffy/Straight
Rate: PG 13
Length: Ficlet
Words Count: 561
Cast:
*Lee Ryeoya
*Lee Jinki
Point Of View: Lee Ryeoya
Disclaimer: Ff ini punya saya, Lee Jinki milik bersama ya ^^ #plakk

SEOUL SUBWAY STATION

TIIING!
Denting lonceng terdengar, bersamaan dengan kereta subway yang berhenti tepat di depan antrian manusia di peron 3, tempatku berdiri sekarang. Kumasuki kereta yang terlihat lenggang itu dengan sebuah tas ransel di punggungku. Kupilih tempat duduk di sudut, di dekat pintu antar gerbong. Sementara tempat duduk di sampingku masih kosong, lenggang tanpa penumpang.
Hari ini, aku akan melakukan perjalanan menuju rumahku di Bussan setelah menyelesaikan studiku selama empat tahun di Universitas Seoul, meninggalkan semua kenangan yang telah tercipta di kota indah bersimbol bunga forsythia itu.
Kupasang headset transparant berwarna sapphire di kepalaku. Kereta mulai berjalan ketika lagu ‘On Rainy Days’ milik B2ST mulai terputar di playerku, seperti menyidirku yang belum bisa melupakan seseorang di Seoul. Seseorang yang masih tertinggal di dalam hatiku. Sunbaenim yang tidak akan pernah kulupakan dalam hidupku.
Kusandarkan kepalaku ke belakang, kemudian kupejamkan mataku begitu saja. Mencoba menikmati alunan suara Yoseob di telingaku.

………

Kurasakan kepalaku bersandar pada sesuatu yang nyaman ketika kubuka mataku, terbangun dari tidur singkat di dalam kereta.
“Ngghhh…” Kugerakkan kepalaku untuk menegakkannya. Kuarahkan pandanganku ke arah seseorang yang duduk di sampingku. Mencoba mencari tahu benda ‘sial’ apa yang kujadikan tempat bersandar.
Yang pertama kali kutangkap dengan mataku adalah, seorang namja yang sedang tersenyum ramah ke arahku. Senyum namja itu mengingatkanku pada seseorang. Tidak! Dia tidak hanya mengingatkanku pada seseorang! Dia memang orang itu!
Aku membeku di tempat karena senyum hangatnya. Bahkan, lidahku kelu. Tak sanggup mengucapkan sepatah kata apapun walaupun hanya untuk menyapa dan sekedar berterimakasih padanya.
“Ya…” Dia melambaikan tangannya tepat di depan wajahku. Membuatku langsung tergagap dan kembali ke alam nyata.
“N… nde?” Aku gagap menjawabnya.
“Sepertinya aku pernah melihatmu?” Namja itu menyipitkan mata kecilnya menatapku. Jelas saja, dia pasti pernah melihatku walau hanya satu kali.
“A… annyeong sunbaenim…” Kubungkukkan sedikit badanku, sambil menunjukkan senyum terbaikku. Meskipun aku tahu, senyumku tidak akan sanggup menandingi manis senyumnya.
“Sunbaenim? Oh! Kau pasti berkuliah di universitas Hanguk juga. Iya ‘kan?”
“Ne, Jinki Sunbaenim…” Kutunjukkan lagi senyum manis yang masih enggan pergi dari bibirku itu.
“Mwo? Kau tahu namaku?” Mata kecil itu membulat, menatapku heran. Terang saja aku tahu namanya, dia sunbaenim yang berhasil tinggal di dalam hatiku.
Kuanggukkan kepalaku menjawab pertanyaanya. Masih dengan senyum di bibirku.
“Lalu, siapa namamu?”
“Joneun, Ryeoya imnida. Manasso bageupsimnida sunbaenim…” Kuanggukkan kepalaku seraya menunjukkan senyumku lagi.
“Manasso bageupsimnida Ryeoya. Kau akan pergi kemana?”
“Aku? Aku, akan pulang…”
“Pemberhentian berikutnya, Stasiun Bussan.” Suara announcer terdengar lagi, memotong kalimatku. Asshh… kennapa harus sampai di Incheon secepat ini?
“Aku harus turun dulu Sunbaenim.” Pamitku seraya bangkit dari dudukku.
“Oh! Kau turun disini? Hati-hati…”
“Ne Sunbaenim…” Pintu kereta mulai terbuka. Aku harus cepat turun!
“Toko buah keluarga Lee, bagian Incheon timur. Annyeong higyeseo Sunbaenim…” Kusebutkan alamat rumahku dengan cepat, kemudian berlari kearah pintu keluar. Aku harus beradu kecepatan dengan pintu hidrolik yang sudah tertutup setengahnya.
“Fuuhh…” Kuhembuskan nafasku, seraya membungkuk memegang lututku.
TIING!
Lonceng berdenting, pertanda kereta sudah mulai berjalan `meninggalkan stasiun. Kuarahkan pandanganku ke jendela kereta yang tepat di depanku. Bisa kulihat Jinki Sunbaenim sedang memandangku dengan senyum manisnya itu. Kulambaikan tanganku ke arahnya seraya menunjukkan senyumku. Aku beruntung dia membalas lambaian tanganku.
Bagaimanapun, aku ingin berrtemu dengannya lagi.

11 responses

  1. Astaga, wowo ini keren banget. Buat hati bergumuruh. Gyaaaaaaaaaaaaaaaaa…. Sy suka cingu😀

    minta lg dong yg cast nya jinki or anak shinee smuanya😀

    aku jg senang sm kata formalnya, buat semangat untuk maca😉

    • gamshahae ^^ saiia juga suka comen chingu, hehehe…
      cast-nya shinee? ehehe… kapan-kapan ya, ato chingu mau jadi main yeoja-nya? ^o<
      sekali lagi, gamshahe~ jangan bosen2 baca ff saiia :**

  2. bener2 ficlet😉
    hyaaaa~ baru nemu ff ini !! sy suka bgt sm smua ff yg ber-main cast jinki *maklum dia bias sy*, termasuk ff ini. singkat tp so sweet…
    aigooo 2 thumbs up untuk author-ssi ^^
    dtunggu karya selanjutnya (trtutama yg main cast ny jinki nee~ hehe), keep writing ! semangat!😀

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s