When all is begin PART 3

Author: Athiyaalmas panggil aja alma/ athiya / almi/ ndut juga boleh terserah^^

Title: {Chaptered} When all is begin PART 3

Cast:  (banyak banget)

  • Yesung Super Junior
  • Zhoumi Super Junior M
  • Taemin SHINee
  • Kyuhyun Super Junior
  • Onew SHINee
  • Kim Taeyeon SNSD
  • Choi Sulli f(x)
  • Seohyun SNSD
  • Victoria SNSD

Other cast:

  • Jonghyun SHINee
  • Key SHINee
  • Sooyoung SNSD
  • Hyoyeon SNSD
  • Krystal f(x)
  • Siwon SUJU
  • SUJU
  • SNSD
  • SHINee
  • F(x)
  • SM member
  • Choi yong sang
  • Temukan sendiri

Ps: di ff kali ini gak ada pov nya mungkin Cuma ada ‘side’ mianhae😀

Genre: Romantic, friendship, Horror/ thriller

Rating: 13+

Desclaimer: All cast belong to their self and god. PLOT IS MINE ATHIYA ALMAS!

Contact me on:

  1. fb: athiya almas
  2. twitter: @athiyaalmas
  3. wp: athiya064.wordpress.com

Cerita ini hanya untuk yang menyukainya. Kalo gak suka jangan dibaca ya…. DON’T BE A PLAGIATOR! DON’T bash me… this is just my imagination.

Kembangkan imajinasi kalian disini.. dan aku berharap ini bagus, gumawo ya..

 

“Mm.. mollayo, aku sering seperti ini, mianhae.. aku harus kembali ke kelas. Aku sedang ‘Dapet’ .” katanya mencoba bersikap seperti manusia normal.

“Oh.. ne, eh sooyoung-ssi.. aku suka gaya bicaramu, seperti orang terhormat.” Sooyoung teteap berlari keluar kelas. Bicaranya memang terkesan kuno. Ia kan datang dari abad lain.

Ia tidak pernah merasa sesak nafas selama menjadi vampire. Tapi barusan ia merasakannya di depan namja itu.

“sudah kubilang kan..” kali ini onew berbicara dengan telepati.

“Ada yang tau aku kenapa?.” Tanya sooyoung, ia heran juga melihat onew menggandeng victoria.

“Dia objek imprint mu. Kau mendapatkannya juga.”

“Apa yeoja bisa mengimprint?.”

“Tentu saja.. semua vampire bisa.”

“Berarti aku tidak akan menyatu dengan imprintku.”

“Kata siapa, mungkin suatu saat ia akan ergabung dengan klan kita.”

“Aku tidak mau! Biarkan saja ia manusia.. kalian akrab sekali, bye..”

Sooyoung Meninggalkan pasangan ontoria, lalu berlari menuju kelas untuk menenangkan dirinya sedndiri dari kegilaan menjadi vampire.

“masih bingung.. sudahlah biarkan..” onew menenangkan victoria.

“Jangan menggandengku seperti ini bodoh, ini disekolah dan status kita adalah saudara..” kata victoria.

“Who’s care? Kita berciuman saja kurasa tidak ada yang perduli keke..” jawab onew.

“Aku menyesal kenapa kau yang mengimprintku, anak kecil!.”

“Wow.. noona ingat umurku jauh lebih tua di kehidupan vampire.. bisakah kita berbicara tidak dengan telepati?.”

“Tidak bisa.. aku tidak suka.”

“Ah.. arasseo. Aku menerimanya.” Onew berkata polos. Victoria melihat onew kemudian mencubit pipi chubby onew yang keras seperti batu(vampire). Lalu meninggalkan onew yang terbengong.

Sulli’s side

Sulli memutuskan untuk berada di taman, dan untung saja taman itu sepi dan terletak di belakang sekolah. Ia duduk dibawah pohon yang sangat rindang, agar tidak ada yang tahu kalau ia bersinar. Mereka tidak mungkin pergi ke kantin. Sulli tersenyum memandang sungai, biasanya vampire tidak perduli perasaan tapi sulli tidak. Meskipun ia diubah dengan cara yang menyakitkan.

Flashback on

            Saat itu umur sulli baru menginjak 17 tahun, disaat yeoja seusianya mencoba mencari cinta. Tapi sulli masih belum memikirkannya meskipun banyak namja menyukainya. Satu hal sulli sangat tidak mempercayai kejadian mistis meskipun ia menakutinya.

            Pulang dari kampusnya, ia langsung menuju rumahnya. Tidak biasanya pintu terbuka lebar, apa ada tamu?

“Umma..” panggilnya tidak ada jawaban.

“Appa? Dimana kalian?.” Tanya sulli, ia masuk. Dan melihat seseorang yang lama tak dilihatnya.

“Oppa?.” Panggilnya, ke kakak lelakinya yang sudah 4 tahun meninggalkan rumah.

            Sulli masih belum menyadari apa yang terjadi, sampai ia melihat keanehan di mulut oppanya. Kenapa ada darah? Oppanya menatap sulli sendu, seperti menyesal mungkin.

“Sulli.. jangan mendekat!.” Teriak oppanya.

“Waeyo? Kalau ada oppa seharusnya menemui appa dan umma dulu.” Sulli mendekati oppanya.

“JANGAN MENDEKATIKU! AKU GILA! AKU BEDA DARI KAU! Aku.. aku telah membunuh appa dan umma..”

“MWOYA? Kau pasti bercanda aku tidak melihat pisau di manapun.”

“Aku menggigitnya, aku adalah legenda masa lalu, vampire.”

“Ayolah oppa, tidak ada vampire.. aku rindu padamu!.” Sulli malah memeluk oppanya. Oppanya mengeluarkan geraman keras membuat sulli takut, dan berencana melepaskan pelukannya. Tapi ia merasakan sesuatu yang sangat menyakitkan di lehernya.

“AAARGGHHH!!!.” Teriak sulli, badannya terhentak keras. Oppa sulli menatapnya dan melepaskan badan sulli takut ia akan membunuh adiknya lagi, dan oppanya tau racun itu sangat menyakitkan dan membakar. Sadar akan hal itu oppanya mengeluarkan sesuatu dari kantongnya, ia tetap masih memiliki hati.

“AARRGGHHH!! AAA!! TOLONG!!.” Teriak sulli terus.

            Oppa sulli mendekatinya dan menyodorkan sebuah botol kecil ke  mulut sulli ia dulu juga ditolong dengan itu. Meski ia tau fungsinya hanya untuk membekap dan bukan mengurangi sakit.

“Minum ini sullii..” sulli meminumnya meskipun badannya terhentak.

“Mianhaeyo, aku menyakiti keluargaku sendiri, mianhaeyo.. jangan mati donsaeng, aku menyayangimu. Oppa sangat sayang padamu. Bergabunglah di kehidupan oppa. Selamat tinggal.. aku yakin kau pasti berhasil di kehidupanmu.”

            Sulli merasakan yang namanya terbakar sendirian selama 3 hari, sampai akhirnya seorang vampire yeoja membawanya ke sebuah tempat. Ke hutan melatihnya langsung menjadi vegetarian agar ia tidak menginginkan darah manusia. Vampire itu ialah victoria.

Flashback off

Ia tersenyum getir, dimana oppanya sekarang? Kenapa ia tidak pernah bertemu dengan oppanya? Mereka satu jenis kan sekarang? Dalam hati sulli memang membenci oppanya, tapi sulli tahu hanya oppanya keluarganya sekarang.

“Memikirkanku?.” Tanya taemin, sulli berdecak kesal.

“PD sekali kau itu..” taemin yang dikatai seperti itu hanya tertawa kecil kemudian meletakkan tangannya di bahu sulli merangkulnya.  Sulli cepat-cepat membuka telepatinya.

“YAK APA MAKSUDMU?.”

“Kau tidak suka kuperlakukan seperti ini? Lebih suka aku kasar denganmu?.”

“Ahh.. annio, sudahlah..”

Merekapun duduk sangat dekat sambil menatap danau kecil yang ada di depan mereka. Sulli menyandarkan kepalanya di lengan taemin. Membuat taemin gelagapan tapi taemin membiarkannya.

“Aku merindukan oppaku, yang telah merubahku seperti ini.. apa kau pernah merindukan keluargamu?.”

“Aku? Tentu.. aku pernah merindukan hyungku, umma dan appaku. Tapi.. sampai umma dan appaku meninggal au tidak pernah mengunjungi mereka. Yah.. kau tahulah aku tidak pernah bisa tahan dengan manusia kecuali akhir-akhir ini..”

“Siapa yang mengubahmu?.”

“Onew hyung.. aku dulu gangster.”

“Gangster? Aku tidak percaya hahaha…” sulli terkekeh.

“YA! Biarpun wajahku imut, aku dulu adalah gangster yang disegani.. coba kau masuk ke 100 tahun lalu, hah kau bahkan belum diciptakan.”

“My gangsta-ire.”

“Apa itu?.”

“My gangsta vampire.. apa bakatmu taemin?.”

“Aku?.. aku adalah pelacak. Jadi kau jangan coba-coba lari dariku hahaha.” Sulli senang taemin bersikap seperti itu.

“Bisakah kau mencari oppaku? Jebal.. aku sangat ingin bertemu.”

“Baiklah..”

“EHEM! Dua maknae.. kembalilah ke kelas sekarang!.” Perintah jonghyun, tumben ia memanggil.

Mereka pun bergandengan masuk ke kelas, pasti sudah masuk dan mereka tidak menyadarinya untung saja seonsaenimnya belum datang.

Merekapun mencoba diam dengan tidak berbicara normal, yah.. kecuali key. Dia sudah mengobrol banyak dengan chairmate nya amber. Mereka sangat ingin bisa setenang yesung.

Selama pelajaran, seorang namja menatap krystal. Teman sebangku krystal tentu saja. Krystal memang sangat cantik apalagi sebagai vampire ia sangat anggun.

“Ajaklah minho mengobrol dengan normal krys.. ia sangat penasaran denganmu!.” Perintah taeyeon yang membaca pikiran minho.

Beberapa hari kemudian mereka mencoba beradaptasi dengan sekolah itu, sekolah hanya pada hari yang tidak cerah, meskipun itu berarti tidak masuk dalam waktu lama. Seoul kan negara 4 musim. Jadi sepanjang musim panas mereka diuntungkan karena libur.

Mereka membeli sebuah rumah di dalam hutan agar memudahkan untuk berburu. Dan memudahkan mereka kalau ingin bergerak cepat.

Suatu hari dimusim dingin, ketika hyoyeon dan victoria berburu di hutan(para namja masih suka berburu diluar negeri) victoria terkejang hebat.

“Unnie gwenchana?.” Beberapa menit kemudian victoria sadar.

“Kita akan kedatangan tamu besar dari italia..”

“Jangan bilang.. choi siwon? Ah annio dia tidak akan kemari tidak mungkin. Pasti hanya pengawalnya seperti shindong, donghae dan yang lain?.”

“Di penglihatanku.. mereka semua datang. Kita harus memberitahu yesung oppa!.”

“Untuk apa mereka datang?.”

“Karena sulli..”

“Sulli kenapa?.”

“Oppanya melanggar hukum kita.. artinya menjemput ajalnya di kerajaan.”

TBC

            Gimana nasibnya oppa sulli, iya oppa sulli aku pake tokoh bebas atau OC. Coming soon in part  4

7 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s