There’s 2nd autumn for us.. {SEQUEL ‘An unprecditable autumn’}

 

Author: @Athiyaalmas

Title: {Oneshoot} There’s 2nd autumn for  us.. {SEQUEL ‘An unprecditable autumn’}

Cast:

  • Yesung Super Junior(사랑해 김 여ㅣ성♥♥♥ ㅋㅋㅋ^^V)
  • Moon geun young

Other cast:

  • SM member
  • Temukan sendiri

Genre: Romantic, sad romance*maybe gajelas ^^ and other

Rating: 13+

Desclaimer: All cast belong to their self and god. PLOT IS MINE ATHIYA ALMAS!

Ps: Sequel dari ‘It called love special version, YeMoon An Unprecditable Autumn’ beberapa yang baca ff itu mewek, dan marah gara2 ending nggantung. Yesungdahlah hadir sequel ini😄

Ini juga masuk dalam serial(??) ‘It Called Love’ tapi kenapa bukan sugen? Karena aku ga suka member snsd yang dicouplein sama yesung oppa. Pokoknya aku sukanya sama MGY ㅋㅋㅋ ^^v

 

Contact me on:

  1. fb: athiya almas
  2. twitter: @athiyaalmas
  3. wp: athiya064.wordpress.com

 

Cerita ini hanya untuk yang menyukainya. Kalo gak suka jangan dibaca ya…. DON’T BE A PLAGIATOR! DON’T bash me… this is just my imagination.

Happy reading ♥

Flashback on

Normal pov

            Yeoja itu(Moon) tak menghiraukan namja-namja itu (Super Junior) juga menangis. Dia hanya merasa kehilangan dan ketidak relaan yang terlalu dalam, karena kepergian Yesung untuk selamanya. Moon menangis tepat di wajah Yesung. Tiba-tiba wajah yesung bergerak, matanya terbuka. Moon Geun Young memekik kaget.

            “Moon Geun Young..” ucap Yesung parau. Moon membelalakkan mata, diikuti member Super Junior lain, termasuk yang baru datang dari China.

            Semua disitu mematung kaget. Tidak ada satupun yang bersuara, samoai akhirnya Kangin tersadar pertama kali. Dengan suara kencangnya ia berteriak.

            “DOKTER! SUSTER! SIAPAPUN DISANA!!! CEPAT SELAMATKAN YESUNG HYUNG!!” Kangin berteriak menggelegar.

            Yang lain juga mulai cair dari kebekuan, Eunhyuk menekan tombol untuk memanggil dokter. Kemudian Eunhyuk mendekat ke ranjang Yesung.

            “A..pa yang terjadi? Apa aku bermimpi?” tanya Eunhyuk. Ia melirik kearah Young yang terpaku menatap wajah Yesung.

            “Tuhan benar-benar menunjukkan kekuasaannya…” kata Siwon berulang-ulang *biasa oppa alim haha*

            Zhoumi yang tersadar memasang kembali oksigen ke mulut Yesung, mata Yesung kini tertutup lagi, ia terdiam. Tapi dadanya naik turun tak beraturan, menunjukkan kalau ia Bernafas lagi. Meskipun oksigen yang dipasang Zhoumi sudah tak tersambung lagi, tapi hanya itu yang bisa mereka lakukan.

            Dokter dan tim medis yang datang berdecak kagum, melihat Yesung bisa tersadar. Mereka pun memasang oksigen tadi, dan menekankan alat pemacu jantung ke dada Yesung. Alat itu memacu jantung Yesung bisa bekerja lebih normal. Dan di alat pendeteksi, jantung Yesung memang telah kembali berdetak semakin normal.

            “Terima kasih Tuhan, terima kasih kau memberi Yesung oppa kesempatan kedua..” kata Geun Young sambil berlinangan. Member lain pun juga menangis terharu dengan kejadian ini. Untung saja belum ada media yang meliput Yesung telah meninggal.

Flashback off

2 months later..

            Musim gugur benar-benar hampir berakhir. Buan hanya daun mapple yang berserakan. Kini semua pohon daunnya telah gugur semua. Udara di kota Seoul pun sudah dibawah 10 C.

“Annyeong.. Sudah sejauh mana keadaanmu oppa?” tanya seorang yeoja ke namja yang terbaring dihadapannya.

Tidak ada jawaban apa-apa, hanya layar yang menunjukkan detak jantung seorang namja disitu. Juga alat bantu pernafasan.

“Aku baru pulang dari syuting drama oppa, kau lihat aku mengambil syuting drama tetapi aku tetap akan datang kesini setiap hari. Semua orang menanyakanmu. Kapan kau hadir lagi di TV?  Kapan kau mengisi soundtrack drama lagi? Asal kau tahu drama kali ini pasti cocok kalau kau mengisi soundtracknya. Semua orang merindukan suara indahmu haha..” kata Yeoja itu ceria, tapi tetap kesedihan dan kerinduan tergambar jelas di wajah cantiknya.

“Oleh karena itu kau harus sadar.. banyak orang menantimu. Fans, produser, temanmu, keluargamu, Super Junior dan juga aku. Saranghaeyo oppa~ aku yakin kau bisa bangun. Hwaiting! Jebal.. demi kami semua.”

Normal pov end

Geun Young pov

Ya Tuhan ini sudah 2 bulan, ia masih belum sadar dari komanya. Koma, keadaan antara hidup dan meninggal seseorang. Oppa bogoshippo~ aku rindu semua tentangmu. Wajahmu, ekspresimu, suaramu, semua tentang dirimu.

“Yesung oppa, sekali ini kumohon.. kumohon bergeraklah sedikit! Agar aku bisa terus berharap padamu, aku merindukanmu oppa..” tangisku, aku menggenggam tangannya erat.

“Jebal.. kuatkanlah harapanku.” Kataku lirih.

Tiba-tiba dapat kulihat jemari Yesung oppa bergerak pelan. Pertama kelingkingnya, kemudian jari tengahnya. Aku mencari bel untuk memanggil dokter.

Kulihat seorang dokter yang cukup berumur memasuki kamar Yesung oppa diikuti 2 suster dibelakangnya.

“Waeyo?” tanya dokter itu.

“Tangan Yesung oppa bergerak!” teriakku.

Mereka segera memeriksa namjachinguku itu, aku berdoa sambil mengatupkan kedua tanganku. ‘Ya Tuhan.. semoga memang inilah yang kita tunggu selama ini.’ Batinku.

“Eotte?” tanyaku cemas. Jujur aku merasakan kebahagiaan yang teramat dalam.

“Maaf, tapi itu bukan gerak yang sengaja, itu hanya gerak yang dilakukan tanpa pikiran, seperti saat kita tertidur. Mianhae agassi, tapi anda harap bersabar dan terus berdoa. Karena kondisi Yesung sudah mulai mengalami perkembangan.”

“Jinjjha?” tanyaku, dokter itu mengangguk. Aku tersenyum kecil.

“Dan agassi sepertinya kita harus membicarakan hal ini. Mari ikut saya ke kantor untuk membicarakan sesuatu hal.”

“Ne..” jawabku, lalu menutup kamar Yesung oppa dan mengikuti dokter itu.

Geun Young pov end

Yesung pov

            Hampir setiap hari ia mengunjungiku, melebihi keluarga dan teman-temanku. Setiap kali ia menangis memintaku sadar, aku akan menyesali diriku sendiri yang lemah. Aku hanya ingin bangkit dan menenangkannya. Berkata ‘Aku disini.. aku melihatmu! Aku di dekatmu!’

Ia menggenggam tanganku, menangis lagi. Apa ia tidak bosan menangisiku? Apa ia tidak bosan menungguku? Ia cantik, karirnya sebagai aktris sangat baik, dan punya kepribadian yang juga baik. Seharusnya ia mencari namja lain. Kenapa menungguku yang berada di antara hidup dan meninggal?

“Yesung oppa, sekali ini kumohon.. kumohon bergeraklah sedikit! Agar aku bisa terus berharap padamu, aku merindukanmu oppa..” aku melangkah mendekati dia yang menggenggam erat tanganku. Sayang sekali, kali ini aku benar-benar hanya sebuah roh yang hanya bisa melihat tubuhku yang terpisah.

Aku berlutut di sampingnya, aku ingin memeluknya tapi tidak bisa. Tembus.. aku hanya bisa melihatnya bersedih. Dan itu yang paling membuatku sakit.

‘SARANGHAEYOOO!!!’ jeritku. Tapi aku tidak bisa mengeluarkan suaraku, aku hanya menjerit di pikiranku sendiri.

“Jebal.. kuatkanlah harapanku.” Katanya lirih.

‘Ayola Yesung! Kau tidak lemah.. kau harus bisa membuatnya berharap! Kau tidak mau kehilangannya kan?’ kataku pada diri sendiri.

Aku berusaha menguatkan diriku, entah.. berpengaruh atau tidak. Tapi kulihat aku ,ulai bisa menggerakkan jemariku, Young memanggil dokter.

Sayang sekali dokter itu mengatakan itu bukan gerak sadar. Untung kondisiku mulai membaik. Yesung, berjuanglah kembali ke tubuhmu! Young-ah aku harap kau bersabar, aku akan segera menemuimu.

Tapi kulihat dokter itu mengajak young ke kantornya, apa yang akan ia bicarakan? Sebaiknya aku mengikuti mereka. Aku menembus dinding dan masuk ke ruangan dokter itu.

“Mian sebelumnya, agassi apa anda dan keluarga yakin bahwa Yesung bisa sadar secepatnya? Karena jujur keadaannya memang membaik. Tetapi syarafnya tidak bekerja dengan sempurna. Saya takut bahwa tubuhnya tidak kuat dan akan berangsur memburuk.”

Deg!~ annio.. aku baik-baik saja disini. Kalian harus tau!

“Saya yakin 100% saya tau ketika koma begini, tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan Yesung oppa bisa bangun. Saya tau juga ketika begini Yesung oppa dekat dengan kematian. Tapi saya tidak akan merelakan dia, sebelum nafasnya memang benar-benar terhenti. Jebal.. harap maklum.”

“Baiklah agassi, kita akan menunggu sampai Yesung benar-benar bangun.”

Apa karena itu aku jadi susah kembali ke diriku sendiri?

Yesung pov end

Normal pov

Sudah 6 bulan semenjak kecelakaan Yesung. Tapi Yesung masih belum tersadar. Bahkan para fans sudah menanyakan keadaannya. Sayang, orang terdekat Yesung termasuk Geun Young mengatakan itu hal privasi. Super Junior yang bahkan telah mendapatkan Kangin dan Ki bum kembali kini hanya tampil ber 11 *anggep hangeng itu ikut Suju-M jadi 12(ada kangin&kibum)-1(yesung)=11 gitu*

Hari itu Moon Geun Young baru selesai syuting, kawasan syutingnya dipadati fans dan wartawan. Hingga terpaksa security mengamankannya.

“Moon Geun Young, bagaimana keadaan namjachingu anda?”

“Mengapa Yesung belum kembali ke entertainment?”

“Apa benar Yesung sempat mati suri?” tanya beberapa wartawan.

“Unnie.. tolong beritahu dimana Yesung oppa, jebal…” pinta para fans.

“Mianhae, selama ini kami tak mengatakannya. Harap menyadari posisi saya, keluarga Yesung oppa serta Super Junior-ssi. Tapi akan kucoba menjelaskan pada kalian semua.” Jawab Geun Young, lalu berjalan melewati wartawan dan fans.

“Unnie, katakan secepatnya dimana Yesung oppa ya.. kita merindukannya.” Moon hanya tersenyum menatap fans itu, lalu mengangguk yakin.

Normal pov end

Yesung pov

Aku dengar hari ini Moon akan menemui pers bersama dengan member lain. Membahas tentang keadaanku, apa ia akan mengatakan yang sebenarnya? Ya Tuhan, aku merasa bersalah pada semua orang.

Ia berangkat dari rumah sakit setelah menhengukku, meminta izin padaku agar bisa mengatakannya. Sebaiknya aku mengikuti dia.

@pers conferention

Beberapa pasang kamera menyoroti yeojachinguku, ia duduk di depan microphone microphone yang disediakan, diapit oleh Teuk hyung dan wookie serta yang lain.

“Annyeonghasseyo, saya Moon Geun Young, saya akan membahas tentang absennya Yesung, selama beberapa bulan terakhir. Seperti kita ketahui bersama, Yesung oppa terlibat dalam kecelakaan yang parah. Tentang mati suri itu, itu benar. Tuhan hampir merenggutnya dariku, dari kita semua. Tapi ia tersadar lagi, dan aku berterima kasih untuk itu. Sekarang Yesung oppa masih koma, tapi kita doakan semoga keadaannya semakin membaik. Aku percaya ia bisa mendengar semua yang ku katakan. Kalian percaya kan? Dia bersama kita meskipun tak terlihat..”

(Backsound: It Has To Be You-Yesung)

Kulihat ia menangis lagi, Tuhan kumohon~ aku ingin memeluknya, ingin menyentuhnya, menenangkannya.. lihat berapa banyak air mata yang tumpah karenaku? Hyung dan donsaengku, jangan menangis.. naneun gwenchanayo. Fansku, aku ingin mereka sadar aku baik-baik saja.

You’re still holding me tightly

Even though i can’t see you anymore..

I’m losing my way again

I’m praying to the sky

I want see you and hold you more..

            “Jadi tolong tunggu dia, tolong percayai dia kalau dia akan kembali. Kalian boleh menjenguknya. Gumawo, jeongmal gumawo semuanya..”

If i’m born over and over again

I can’t live without you for a day

“Moon Geun Young, sekalipun aku terlahir lagi dalam keadaan tidak sempurna. Aku tidak bisa kehilanganmu~”

Aku kembali mengikutinya ke rumah sakit. Member super junior juga berada disana sebentar. Aku ingin segera bangkit, terlalu banyak kata yang belum terucap, terlalu banyak cinta yang belum tersampaikan..

Yesung pov end

Normal pov

Hari itu akhir musim semi, sebelum musim gugur. Berarti sudah hampir satu tahun Yesung belum sadar. Banyak pihak yang menyerah, meragukan kemampuan Yesung untuk bangkit. Hari itu orangtua Yesung mengunjungi Yesung, begitupun Geun Young.

“Young-ah apa kau masih mencintai Yesung?” tanya Umma Yesung.

“Ne, ahjumma.”

“Ini sudah setahun, apa kau tidak berfikir tentang namja lain?”

“Anni! Waeyo ahjumma mengungkitnya?”

“Sepertinya kami menyerah, aku appa dan jongjin mungkin akan mengikhlaskan Yesung diambil lagi oleh Tuhan..” isak umma Yesung.

“Shireo! Annio! Aku yakin Yesung oppa bisa hidup! Aku yakin ahjumma.. jebal, jangan buat ia meninggal.” Geun Young berlutut meminta.

“Baiklah kita akan menunggunya seminggu, jika tidak relakan saja dia. Tapi jika ia bagun kau adalah yeoja pertama yang akan kami restui untuk dia.” Jawab appa Yesung sambil membantu Geun Young berdiri.

“Ganzhamnida ahjussi.”

Normal pov end

Geun Young pov

 

Seminggu, apa mungkin bisa membangunkan Yesung oppa dalam kurun waktu 7 hari? Itu mustahil kan kalau dipikir secara logika..

“Oppa, kau mencintaiku kan? Kalau begitu jangan pergi lebih cepat dari aku. Aku membutuhkanmu oppa.. Bisakah kau mengerti? Tidak papa bila kau hidup lagi lalu kau melupakanku, tidak memilihku. Asalkan kau sadar aku sudah cukup bahagia.”

It’s fine even if my heart’s hurt

Yes because i’m just in love with you

Where are you?

Can you hear my voice closely?

            ini sudah memasuki musim gugur, musim gugur pertama yang membuatku bersedih sejak kehadiranmu oppa. Aku ingin memelukmu setiap aku merasa kedinginan akan angin musim gugur. Tapi aku bahagia, setidaknya masih ada kau.

It’s okay if i’m hurt for a day and a year like this..

Aku mendekatkan diriku ke tempat tidur Yesung oppa. Memeluknya, masih terasa kehangatan dari tubuhnya. Hingga entah bagaimana aku tertidur~

Geun Young pov end

Yesung pov

Kurasakan aku semakin dekat dengan tubuhku, roh ku mulai menipis. Akankah aku kembali ke tubuhku? Kurasakan rohku mulai memudar dan memudar..

Dimana aku? Aku membuka mataku, kulihat semuanya begitu nyata. Aku kembali ke tubuhku sendiri. Rasa sakit masih kurasa, nyeri sana-sini. Tapi aku bisa menggerakkan kaki dan tanganku pelan-pelan. Aku menarik alat bantu pernafasanku, menikmati bernafas dengan bebas untuk pertama kali. Aku mengusap rambut yeoja yang tertidur di sampingku. Menyanyikan lagu nina bobo buatanku.

Tiba-tiba matanya terbuka, seperti baru sadar ia memandang sekeliling. Ia shock melihatku sadar. Aku tersenyum padanya.

“Oppa? Oppa kau sadar!” jeritnya.

“Ne, seperti yang kau lihat..”

“Bogoshippeo, kau tahu satu tahun tanpamu aku merasa sedih sekali.”

“Na do, kemarilah!” ia mendekat dan aku memeluknya. Pelukan nyata, aku merasakannya di dekapanku. Secara nyata! Ini yang kurindukan. Bukan pelukan hampa dan tembus.

“Bawa aku jalan-jalan chagi!”

“Ne oppa, biarkan dokter memeriksamu dulu.”

Setelah dolter memeriksaku syukurlah aku diperbolehkan keluar menghirup udara segar. Bahkan minggu depan aku bisa pulang. Aku akan menyelenggarakan comeback concert bersama SuJu. Untuk fansku. Orang tuaku begitu bahagia. Young mendorong kursi rodaku di taman rumah sakit.

“Musim gugur lagi oppa, kau ingat?” tanyanya.

“Ne.. aku ingat semuanya.” Ia berlutut di depan kursi rodaku. Aku mengusap kepalanya perlahan dan mendekatinya. Hingga akhirna aku menciumnya lama.. *melting

Tidak ada yang tau tentang keadaanku semasa koma. Tentang melayang-layang(?) sebagai roh dan mengelilingi mereka semua.

“Moon ikut aku concert!” ajakku padanya.

“Ne, oppa.”

“Dan.. aku akan menikahimu chagi, kau dan semua kepribadianmu. Kau terbaik untukku.” Wajahnya memerah tapi ia mengangguk

“Aku mau oppa..”

Akhirnya aku menikahinya dan bersama Super Junior mengadakanconcert dengan tema ‘2nd autumn’ demi fans, dan nyonya Kim disampingku~

END!!!!!!!!

COMMENT  YAH😀 RCL POKOKNYA ^^V

Maaf kalo jelek, typo dll. Saya hanya manusia biasa J

10 responses

  1. Annyeong readers bru d sni..^^
    bleh kah sya ikut gbung???

    Bgus unnie,
    yeppa k0ma, untng ng’ titik ya…
    Hehe
    jngan smpae dh yeppa titik..
    Tpi, akhir xa kyak kcptan…
    Tpi daebak dh buat unnie…

    Bkn ff yeppa yg bxak ya unnie,
    gomawo>.<

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s