[FICLET] TOUCH MY HAND

Author: Trik
Cast : Donghae & You (istri2 Donghae yg bca ni ff :D )
Rating : G
Genre : Romance
Disclaimer: ffny doang pny gw, orgny kgk.
ini terinspirasi dari lagu David Archuleta – Touch My Hand :)

 

FF ini prnh d post d blog pribadi aku juga, jadi jgn bingung ya kalo merasa pernah baca :)

 

Walau hanya mampu melihatmu dari jauh, melihatmu dari atas panggung, itu sudah lebih dari cukup untuk Donghae.
Jika dulu Donghae sering enggan untuk tampil karena lelah, namun sekarang, ia ingin terus berada di atas panggung hanya sekedar untuk melihatmu tersenyum menikmati penampilannya.
Setiap senyum yang kau lempar, setiap tatapan hangat yang kau berikan, baginya adalah sebuah semangat untuk terus bermusik, bernyanyi, dan tampil di atas panggung.
Ketika ia tampil, tak pernah sedikitpun ia lewatkan kesempatan untuk menatap wajahmu.

Kali ini ia tampil kembali, kau berusaha menyembunyikan dirimu dari jarak pandangnya. Kau hanya ingin memastikan bahwa memang kaulah gadis yang selalu ia lihat di setiap penampilannya.
Di tengah lautan manusia, kau menenggelamkan dirimu dan memastikan hanya kau yang bisa melihatnya dan dia tak bisa melihatmu.
Tapi kau gagal, sepintar apapun kau bersembunyi di tengah lautan ELF, ia masih bisa menangkap sosokmu.
Kau selalu meyakinkan dirimu bahwa bukan kaulah yang ia lihat. Tapi nyatanya, kalian selalu bertukar senyum dan saling bertatapan.

Saat ini adalah saat yang paling kau benci di setiap konsernya. Saat konser berhenti dan kau tidak bisa lagi saling bertatap muka dengannya.
Kau masih berdiri di tempatmu meskipun sudah tak ada orang lagi di sana.
Untuk kali ini…
Hanya untuk kali ini kau berharap ia akan datang menghampirimu. Dan jika itu terjadi, setidaknya kau tahu bahwa memang kaulah gadis yang selama ini sering bertatapan dengannya setiap ia tampil. Tapi jika ia tak kunjung menemuimu, maka bukan kaulah gadis itu.

Kau membalik badanmu dan berjalan meninggalkan tempatmu tadi.
‘Mungkin memang bukan aku.’ pikirmu.

Kau hanyalah fans. Tapi itu pada awalnya sebelum kau bertemu langsung dengannya dan menatap matanya. Kau selalu berusaha untuk tidak mempedulikan perasaanmu. Kau anggap semuanya hanyalah sebuah ketertarikan yang bersifat sementara. Dimana ketika kau menemukan idola yang baru kau akan melupakannya. Tapi ternyata, semua itu berbeda. Selalu kau mengingatkan dirimu bahwa kau hanya fans yang tak akan bisa bersatu dengannya. Setidaknya itu cukup untuk menahan perasaanmu yang terus menerus berkembang.

Kau terus melangkahkan kakimu. Di belakangmu, seorang pria misterius terus mengikuti kemanapun langkah kaki membawamu.
Di tempat yang sepi, kau mulai merasa takut dan mempercapat langkahmu.
Dan ketakutanmu semakin menjadi ketika pria itu meraih tanganmu.
Ketakutan itu masih ada beberapa detik yang lalu, tapi tidak untuk sekarang.
Pelan-pelan kau membalik tubuhmu.
“Kau… eerr… siapa?” tanyamu.
Ia menggaruk lehernya yang tak gatal, “Em.. bisa kita bicara sebentar?” ucapnya membuatmu terkesiap. Suara itu, suara halus yang sering kau dengar ketika melihat idola-idolamu bernyanyi di atas panggung.
“Lee… Donghae??” tanyamu tak percaya.

Kalian duduk berdampingan. Beberapa menit yang lalu kalian masih canggung, tapi sekarang kalian bicara seperti dua orang yang sudah saling mengenal sejak lama.
“Aku selalu memperhatikanmu sejak lama. Sejak pertama kali kau muncul di acara musik dan melihat penampilan kami.” akunya membuatmu mulai berdebar.
“Benarkah?” tanyamu malu-malu.
“Sejak saat itu, kau selalu ada di tempat penonton ketika kami berada di atas panggung. Aku tidak tahu kenapa aku selalu menemukan sosokmu di antara ribuan bintang(ELF) yang tampak bersinar dengan lightstick mereka. Hm.. mungkin itu karena kau terlalu bersinar sehingga begitu mudah untuk menemukan sosokmu di antara lautan ELF.”
Kau tersenyum malu mendengar pengakuannya.
“Aku sering melihatmu tersenyum dan em.. seperti menatap seseorang.” ucapmu sedikit tak yakin.
“Bukankah kau orangnya?? Kita kan sering bertatapan dan saling bertukar senyum? Kau tidak sadar ya?” tanyanya.
“Aku??” tanyamu tak percaya dan ia hanya menganggukkan kepalanya.

“Bisakah kita untuk terus dekat seperti ini?” pertanyaannya sukses membuatmu berdebar tak karuan.
“Aku… sering sulit bernafas… jantungku berdetak sangat cepat. Dan itu terjadi setiap kali aku melihat sosokmu. Aku… em.. sedikit bingung dengan semua perubahan yang terjadi padaku ini.”
Jantungmu semakin tak terkontrol.
“Mau mencoba sesuatu yang baru?” tawarnya.
“Apa?” tanyamu.
“Berhenti jadi fansku.”
Kau mengernyitkan dahimu mendengar ucapannya.
“Emm… mulai sekarang jadilah teman dekatku.. err.. maksudku lebih dekat dari itu. Aku ingin mengenalmu lebih dekat. Dan aku ingin kau mengenalku lebih dekat.”
Kau hanya bisa memberi tatapan tak percaya padanya.
Semua ini bagai mimpi untukmu. Mimpi yang terlalu indah sehingga kau enggan untuk meninggalkan mimpi ini.
Donghae bangkit dari duduknya lalu meraih tanganmu dan menarikmu dengan lembut untuk ikut berdiri sepertinya.
Kini ia tak canggung lagi untuk menggenggam tanganmu.
Kau berjalan mengikuti langkah kakinya.
“Bagiku semua perasaan yang kini aku rasakan seperti musik. Aku tidak bisa membiarkan musik ini berhenti mengalun dalam hidupku, sama seperti perasaan yang kini aku rasakan terhadapmu.”
Lagi, Donghae berhasil membuatmu tersenyum malu dengan semburat merah di pipimu.

Sekarang kau percaya bahwa yang kau alami sekarang bukanlah mimpi.
Dengan segala kesadaran yang kau miliki, kau membalas genggaman tangan Donghae.

Semua yang selama ini hanyalah mimpi bagimu, telah berbalik menjadi sebuah kenyataan.
Kau bisa merasakan sentuhan lembut tangannya di tanganmu.

“Kalau kau tidak bisa menghentikannya, jangan berhenti. Keep that feeling to me!” ucapmu membuatnya tersenyum dan semakin mengeratkan genggaman tangannya di tanganmu.

END

huwaaaa…. ffny ancur bgd sumpah T.T
gk jelas gini -.-
maklum ya bkinny pke hp + ide seadanya -,-

6 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s