This Is Love [1/6]

Author : Rii-ya Kim

Title : This Is LOVE ? [1/6]

Main Cast :

Park Hyu Rii as Hyu Rii (OC)

Kim Hyun Joong ‘ss501’ as Hyun Joong

Park Gyuri ‘Kara’ as Gyuri

Other Cast :

Kim Kyu Joong ‘ss501’ as Kyu Joong

Park Jung Min ‘ss501’ as Jung Min

Kim Hyung Jun ‘ss501’ as Hyung Jun

Heo Young Saeng ‘ss501’ as Young Saeng

Jiyeong ‘Kara’ as Jiyeong

Yoon Shi Yoon as Dokter Yoon

Goo Hara ‘Kara’ as suster Hara

Ratting : PG 15

Genre : Romance/Family/Friendship

Length : Multichaptered

Disclaimer :  All characters belong to God and themselves. but Park HyuRii (OC) and the plot is mine

Summary : benarkah ini cinta? Seperti inikah cinta? Pengkhianatan juga seperti ini?

“DON’T COPY-PASTE WITHOUT MY PERMISSION. TAKE OUT WITH FULL CREDITS”

Eonni, Oppa, Saeng, Chingu dan semuanyaaaaa…

Ini FF pertama yang aku buat. FF ini ber-genre sad romantic. Mian kalo gaje, ga enak dibaca soalnya aku baru pertama kali bikin FF. Yang udah baca ‘GOMAWO’ dan mohon tinggalkan jejak (kritik dan saran atau like). Silakan bacaaaaaaaaaaaaaaa^^

Ini pernah saya post di FB saya Rii-ya Kim dan wordpress-ku vkhuntoria501.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Hyu Rii POV]

Aiishhh hari ini aku kesiangan lagi. Ini membuatku harus terburu-buru berangkat ke sekolah. Mandi, berpakaian, sarapan, dan membereskan buku kulakukan dengan serba cepat. Yaa.. inilah kebiasaan burukku yang suka telat bangun (sebenarnya sih aku malas bangun pagi😄 –lol-).

“Eonni, aku berangkat yaaa..” aku mengatakannya sambil berlari keluar rumah. Dan tak ada jawaban yang aku dengar dari kakak tercintaku itu (ya.. jelas saja aku kan sudah naik bus. Kekekeke).

Haduhhh.. di bus aku juga tidak dapat tempat duduk. Bagaimana ini?? Aku capek sekali karena tadi sudah berlari dari rumah ke halte yang jaraknya sekitar 500 meter. Setelah berhenti dihalte berikutnya ada kursi yang kosong dan itupun hanya satu. Ketika aku akan duduk tiba-tiba saja ada namja yang duduk disana.

“Heii.. kau!” kataku sembari menunjuk wajahnya dengan telunjukku. “Itu tempat duduk milikku” lanjutku.

“Mwo?? Apa kau bilang?! Tempat ini milikmu? Yang benar saja. Memangnya disini tertulis namamu?” namja itu berteriak didepan wajahku. Aishh.. sial sekali aku bertemu dengannya dihari ini.

“A..aaanio oppa” aiishh aku benar-benar takut padanya. Dia seperti devil yang siap memakanku. Dan aku baru tersadar bahwa sekolahku sudah terlewati, ahhh babo.

“Stoppp..stopp..stopp.. aku berhenti disini” kataku cepat-cepat pada sang supir. Dan tentu saja bus itu berhenti tiba-tiba yang akhirnya membuatku terjatuh dipangkuan namja devil itu.

“Mianhae” kataku langsung berdiri dan membungkuk dan tentunya segera turun dari bus. Kudengar mereka yang didalam bus mengomeliku tapi tak kupedulikan karena yang aku inginkan sekarang adalah cepat sampai kekelasku.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Hyun Joong POV]

-kampus-

“Hyun Joong” terdengar suara yeoja memanggilku. Aku sudah hapal dengan suara yeoja itu. Dia adalah teman baikku, Gyuri. Yeoja berparas cantik dan baik hati. Aku tidak hanya mengaguminya sebagai teman tapi sepertinya aku juga telah jatuh cinta padanya sejak pertama bertemu dua minggu yang lalu.

“Hyun, apa kau sudah makan siang?” tanya yeoja itu yang kini berjalan mejajari langkahku.

“Belum. Kalau kau sendiri? Apa kau sudah makan siang?” aku bertanya balik padanya.

“Nado geurae. Apa kau mau makan siang dikantin bersamaku?” ajaknya.

Tentu saja aku tidak akan menolak. “Ne” serayaku memberi senyuman.

Kami sampai dikantin dan langsung memesan makanan.

“Gyuri, bagaimana kalau kita membeli buku-buku itu setelah makan siang?” kataku membuka pembicaraan.

“Baiklah. Lalu kapan mulai mengerjakannya?”

“Bagaimana jika besok ini dirumahmu? Besok kan hari minggu” aku tidak mau melewatkan kesempatan untuk mengetahui rumah Gyuri.

“Ne”

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Author POV]

-Mall-

Hyun Joong dan Gyuri berjalan menyusuri beberapa toko untuk membeli buku. Mereka begitu terlihat gembira sambil memakan ice cream meski belum mendapatkan buku yang mereka butuhkan karena memang buku itu limited editon. Setelah berjalan penuh perjuangan mencari dan membeli buku yang mereka butuhkan, mereka memutuskan untuk mampir dulu disebuah cafe sekedar untuk menghilangkan haus.

“Gyuri, kau pesan saja dulu. Aku mau ke toilet dulu” ujar Hyun Joong.

“Ne. Lalu kau mau pesan apa?” Gyuri balik bertanya.

“Samakan saja dengan pesananmu” Hyun Joong pun pergi ke toilet.

Saat berjalan kembali dari toilet Hyun bertabrakan dengan seorang yoeja.

“Mianhae” kata Hyun dan yeoja itu serempak. Lalu mereka saling menatap.

“Kau lagi” mereka kembali mengucapkan kata yang sama dengan serempak.Tanpa pikir panjang lagi mereka langsung bejalan ke arah yang berlawan.

Sesampainya di meja Gyuri, Hyun Joong pun meminta maaf karena membuat dia menunggu lama. Setelah selesai makan mereka langsung pulang.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Hyu Rii POV]

“Hhh.. lelah sekali hari ini namun menyenangkan. Aku ingin langsung tidur saja ahh” aku pun terlelap tapi masih ku dengar samar-samar eonni memanggilku tapi mata ini sudah sangat lelah sekali.

*esok harinya

Hari minggu pun tiba. Aku sedang sarapan dan eonni sedang menonton televisi. Pagi ini aku sudah rapi. Sambil melahap nasi gorengku aku tersenyum senang karena hari ini aku akan pergi bersamanya lagi setelah kemarin kami baru bertemu kembali sejak sebulan yang lalu. Dia sangat sibuk dengan club-nya hingga aku pun terabaikan olehnya. Namun hari ini dia berjanji padaku akan mengajakku pergi ke Sungai Han. Sesaat setelah aku selesai sarapan bel pun berbunyi dan aku langsung lari menuju pintu.

“Biar aku saja eonni” kataku pada eonni saat ia beranjak dari kursinya.

Aku membuka pintu.

“Omo????” namja itu ikut melongo aku berkata seperti itu.

“Kenapa kau?” tanyaku pada namja itu. Aku benar-benar heran dengannya. Ternyata yang sangat terkejut bukanlah aku tapi dia. Aneh sekali. Kemarin dia marah-marah padaku tapi kini dia benar-benar terlihat babo dimataku. Aiishhhh.. apa-apaan in!?

“Anio, aku tidak apa-apa. Kau…” dia belum sempat menyelesaiakn ucapannya tapi aku sudah memotongnya.

“Aku!? Ada apa denganku?” kataku seraya menunjuk wajahku dengan telunjukku.

“Kenapa kau ada disini?” namja itu kembali seperti devil kemarin. Sungguh tidak dapat di duga sikapnya.

“Ini rumahku” aku juga sudah kesal dengannya makanya aku membalasnya dengan berteriak.

“Aiish kau ini. Taukah kau suaramu itu bisa membuat gendang telingaku pecah”

Teriakanku membuat kakaku berlari menghampiriku.

“Hyu Rii kau ini bisa tidak kalau bicara tidak memekakan telinga orang?!” setibanya eonni-ku disampingku.

“Mianhae eonni” kataku memelas.

“ne gwaenchana” kata eonni-ku seraya tersenyum padaku dan akhirnya ia melihat namja yang datang kerumah kami. “Kau..”

“Ne, ini aku” kata namja itu tersenyum pada eonni-ku. Aiishh pada eonni-ku dia tersenyum tapi padaku?!

“Jeongmal Mianhae adikku berlaku tidak sopan padamu. Ini adikku. Hyu Rii ini temanku” eonni memperkenalkan kami. Setelah berkenalan dengannya aku memutuskan untuk pergi ke kamarku.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Hyun Joong POV]

Aku tidak menyangka yeoja yang kini berada disampingku adalah eonni-nya yeoja yang kemarin membuat hariku sial. Huhh beda sekali mereka. Dari penampilannya saja sudah terlihat beda apalagi sifatnya. Gyuri cantik, memiliki mata indah dan berbinar. Tidak seperti matanya Hyu Rii yang terlihat mengantuk. Gyuri sangat rapi sedangkan Hyu Rii ceroboh. Siapapun yang belum mengenal mereka pasti takkan mengira mereka kakak-beradik. Lagipula siapa yang mau jadi namjachingu-nya yeoja ceroboh itu, huhhh.

“Hyun, kenapa kau melamun saja?” suara Gyuri yang lembut membuyarkan lamunanku. Ah yaa.. suara Gyuri lebih lembut dibanding Hyu Rii yang suaranya melengking seperti kucing terjepit pintu.

“Ne. Oya Gyuri apa dia adik kandungmu?” dia malah tertawa saat aku bertanya seperti itu. Apakah diwajahku ada yang aneh!? Atau pertanyaanku yang terdengar lucu ditelinganya?! Aku hanya diam saja takut salah bicara lagi. Sesaat kemudian terdengar suara Gyuri yang lembut.

“Pertanyaanmu sama seperti kebanyakan orang yang pertama mengenal kami. Mereka tidak percaya ketika aku mengatakan bahwa dia adikku. Ya.. dia emang adik kandungku” Gyuri mengakhiri ceritanya dengan tersenyum manisssssssssss sekaliiii. Aku semakin tertarik padanya. Kepribadiannya yang membuatku merasa nyaman.

“Aku kira kalian bukan saudara kandung. Jeongmal minhae, Gyuri” aku merasa bersalah padanya takut dia tersinggung dengan ucapanku.

“Gwaenchana” kata Gyuru seraya tersenyum.

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Hyu Rii POV]

-minggu berikutnya-

Hoammm..

Pagi-pagi sekali eonni sudah membangunkanku. Padahal liburan musim gugur ini aku ingin menghabiskan waktu bersama Kyu Joong oppa, dimulai hari ini dengan mengunjunginya di universitasnya karena dia hari ini ada pertemuan dengan club-nya . Aku ingin sekali menemuinya karena minggu kemarin dia tidak menepati janjinya. Tapi hari ini eonni memaksaku ikut dengannya ke pantai bersama Hyun Joong oppa.

“Hyu Rii-ah, kenapa kau belum juga bangun? Ayo cepat siap-siap sebentar lagi Hyun Jonng datang” sambil menggoyang-goyangkan tubuhku, eonni mengomel.

“Haduhhh eonni. Apa kau tidak bisa pergi berdua saja dengannya? Aku malas sekali jika harus pergi dengannya” aku benar-benar malas bertemu dengannya. Kami pasti akan terlihat seperti kucing dan anjing bila bertemu (kalo di ss501 kaya JungMin dan Hyungjoon XD).

“Tidak bisa. Kau harus menemaninya karena eonni akan bertemu seseorang disana. Ayolah bantu eonni” eonni memelas padaku agar aku ikut. Sebenarnya aku tidak tega tapi..

“Baiklah aku akan ikut. Tapi bolehkah aku tau siapa orang yang akan kau temui itu eon?”

“Nanti juga kau akan tau” katanya tersenyum jahil. Huh pasti akan ada yang membuatku rugi.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

[Hyun Joong POV]

-pantai-

Kenapa dia harus ikut? Padahal aku ingin menikmati pantai bersama Gyuri. Bila ada dia aku takkan bisa berdua-duan dengan Gyuri karena dia pasti mengikuti kami terus kemanapun kami pergi. Kini aku hanya duduk berdua dengannya sedangkan Gyuri entah pergi kemana dan dia tak ingin aku mengikutinya.

“Heii kau! Kenapa kau harus ikut sih?” karena kesal aku menanyakannya langsung.

“Tanya saja pada kakakku” jawabnya jutek.

“Aku bertanya padamu”

“Tapi kakakku yang mengajakku. Sebenarnya aku juga malas bila harus ikut dan bertemu dengan kau” yeoja ini benar-benar menyebalkan.

Aku tak menghiraukannya lagi dan pergi menyusuri pantai. Pantai disini sangat indah, anginnya pun sepoi-sepoi sampai aku ingin tertidur. Heii siapa itu? Itu..itu Gyuri bukan? Sedang bersama siapa dia.

“Eonni..” teriak seseorang dibelakangku. Ternyata dia Hyu Rii. Dasar babo kenapa dia berteriak?!

“Oppa..” teriaknya lagi. teriakkannya itu membuat namja yang bersama Gyuri menoleh ke arah kami. Dia.. kenapa dia mengenal Gyuri?? Ada hubungan apa di dengan Gyuri??

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Mohon kritik dan sarannya yaaaaaa^^

2 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s