You’re My Star (Part 1)

Author: Anggunningtyas
You’re My Star

Readers, ini FF-ku yang pertama disini. Mohon dimengerti yah kalo FF-nya jelek dan gaje. saya masih sangat amatir. Don’t be a siders please? Diharapkan like-nya dan comment-nya. okedeh. Happy reading all~
Cast: Sandeul B1A4
        : Jung Hyo Ra (OC)
        : Niel Teen Top
Other Cast: Banyak~ Cari sendiri..
Rating: G
Genre: Romance
*Hyo Ra POV*

Aku senang hari ini. Karena aku akan debut sebagai salah satu artis SM Entertainment. Maka itu semalaman aku susah untuk memejamkan mata. Semua ini lebih seperti mimpi. Aku senang sekali!
“Hyo Ra- ya!! Bangunlah!! Semua unnie-mu sudah bangun. Jangan jadi magnae yang malas.” Seo Min unnie membangunkanku.
“Nde eon! Aku sudah bangun!!” Aku berseru senang.
“Cepatlah mandi! Kita harus tiba di gedung SM sebentar lagi.” Seru Seo Min eonnie kembali.
Tanpa menjawabnya, aku langsung bergegas ke kamar mandi. Mandi dengan sangat cepat dan secukupnya. Bahkan mungkin hanya 10 menit.
15 menit kemudian aku sudah bergabung dengan semua eonnie-ku di meja makan.
“Morning, Eonnie!” Aku menyapa mereka dengan senang.
“Kau sudah selesai mandi?” Tanya Sung Rin eonnie bingung. Pasti dia akan mengoceh panjang lebar setelah aku menjawabnya.
“Eonnie, tadi Seo Min eonnie menyuruhku cepat. Jadi aku mandi dengan cepat.” Aku mengelak.
“Aigooo… uri mange Jung Hyo Ra. Kau ini sudah menjadi artis. Kau harus merubah kebiasaan jelekmu itu. Tidak boleh dipertahankan! Ara?” Tanyanya.
“Nae.. algaesseumnida.” Aku menjawabnya dengan sopan dan muka sedih. Jadi dia akan merasa bersalah. Hahaha…
“Jangan pasang wajah seperti itu lagi! Aku akan selalu merasa bersalah.” Kata Sung Rin Eonnie.
Aku hanya tersenyum mendengarnya. Semua eonnie-ku juga begitu.
***
Kami sudah sampai di gedung SM saat ini. Aiggoo!! Adrenalinku seperti terpompa. Kami akan diperkenalkan ke semua artis SM. Agar kami dapat saling mengenal dan yah, begitulah. Aku tidak terlalu mendengarkan apa yang dikatakan manager tentang hal itu tadi. Aku sibuk dengan i-phone dan headset-ku.
“Kalian akan diperkenalkan lebih dulu kepada semua artis SM. Setelah itu kalian akan memilih kostum untuk penampilan pertama kalian. Kita sudah harus berada di  gedung Mnet satu jam sebelum perform kalian.” Jelas manager panjang lebar.
“Karena aku mau debut pertama kalian berjalan dengan baik.” Tambahnya ketika melihat Seo Ra eonnie membuka mulut. Dia senang menanyakan ‘kenapa’. Hahaha. Tapi dibalik itu, suaranya bagus. Bahkan aku saja iri dengan suaranya.
“Nde!” Jawab kami serempak.
“Nah, sekarang masuk. Semuanya sudah menunggu kalian.” Manager tersenyum pada kami.
Akhirnya, setelah keraguan, kami masuk kedalam ruangan yang ditunjuk oleh manager. Dan disana, berkumpulah semua artis SM.
Kakiku lemas sekali melihat mereka. Rasanya seperti aku akan dimakan hidup-hidup oleh mereka. Padahal mereka tersenyum pada kami. Tidak menunjukkan wajah galak atau tidak menyenangkan.
“Uwaa.. jadi ini girlband White Sky. Bangeupsseumnida.” Celetuk suara seorang laki-laki. Tapi, aku tidak tahu itu suara siapa. Aku terlalu berkonsentrasi agar aku tidak jatuh lemas. Agar aku dapat berdiri tegap dan tidak pingsan dihadapan mereka semua.
Mereka semua adalah idolaku. Alasan mengapa aku mengikuti audisi SM 4 tahun yang lalu. Dan sekarang, aku dapat berdiri didepan mereka. Bukan sebagai fans. Tapi sebagai bagian dari SM.
‘Seseorang tolong cubit aku!’ aku berkata dalam hati.
“Maukah kalian memperkenalkan diri?” Tanya seorang perempuan. Suaranya, suara yang sangat aku kenal. Suara Sunny Eonnie!
“Nde… Cheoneun Choi Sung Rin imnida. Aku leader dan posisiku vocal pendukung. Umurku 19 tahun. Bangeupseumnida.” Sung Rin eonnie membungkuk 90 derajat.
“Bangeuseumnida, Sung Rin-a!” seru mereka bersama-sama.
“Nan Ahn Seo Ra. Aku tertua kedua dan posisiku vocal utama. Umurku 19 tahun. Bangeupseumnida.” Seo Ra eonnie membungkuk 90 derajat juga.
“Bangeupseumnida, Seo Ra-ya!” mereka semua serempak. Kecuali Taemin oppa yang berkata ‘bangeupseumnida Seo Ra noona!” dan Krystal eonnie juga Sulli Eonnie yang mengganti noona dengan eonnie.
“Anyeong… Jeoneun Min Soo Eun imnida. Aku tertua ketiga dan posisiku dancer. Umurku 18 tahun. Bangeupseumnida…” Soo Eun eonnie juga membungkuk.
“Bangeupseumnida, Soo Eun-a!”
“Anyeonghaseo… Jeoneun Lee Seo Min imnida. Aku termuda kedua dan posisiku lead dancer. Umurku 17 tahun. Bangeupseumnida!!” Seo Min eonnie membungkuk.
“Bangeupseumnida, Seo Min-ah!”
“Pasti dia magnae…” Celetuk seseorang lagi. Dan sepertinya, dia orang yang sama dengan yang tadi.
“Anyeonghaseo, Jeoneun Jung Hyo Ra imnida. Aku magnae dan posisiku vocal utama kedua. Umurku 16 tahun. Bangeupseumnida.” Aku membungkuk.
“Bangeupseumnida, Mange.” Mereka menjawabku.
“Maukah kalian memberikan perkenalan diri kalian di panggung nanti?”
“Nde..” Jawab kami serempak.
“Jigeumeun White Sky imnida. We’re gonna paint the sky with our colour.”
“Wua.. White Sky daebak!” Seru mereka sambil bertepuk tangan.
 “Jeongmal gomawo… kami harap kalian mau mengajari kami.” Kami ber-5 membungkuk.
“Tentu saja..” Taeyeon unnie angkat bicara kali ini.
Kami kemudian duduk di 5 tempat duduk yang disisakan untuk kami. Dan tempat dudukku ada didekat Taemin oppa.E, maksudku, Taemin-ssi.
“Kau lebih muda daripadaku ya Hyo Ra-ya? Aku merasa terkalahkan.” Ia tersenyum manis.
“Ahahaha. Ania Taemin-ssi. Mungkin wajahku dan umurku muda. Tapi aku tidak bisa bertingkah aegyo dan macam-macam itu. Bahkan aku tidak bisa wink.” Aku malu mengucapkannya.
“Gwenchana. Aku yakin Sunny noona akan mengajarkanmu. Sepertinya dia menyukaimu. Oh! Dan panggil aku oppa saja.” Taemin oppa kembali tersenyum. Aku hanya menundukkan wajahku.
“Aigoo.. uri Taemin sudah mulai genit rupanya..” Suara Key oppa mengagetkan kami berdua.
“Ah, hyung. Ani. Aku hanya mau berkata kalau aku iri ada yang lebih muda dari aku.” Taemin oppa tertawa.
“Jangan menjadi anak nakal, nde?” tanya Key oppa.
“OK..” Taemin oppa membulatkan tangannya. Taemin oppa kemudian langsung bangun dari tempat duduknya dan pergi.
“Taemin sangat lucu..” Tiba-tiba Key-ssi menyeletuk.
“Ah, Nde.” Aku menjawabnya malu-malu. Dia adalah biased-ku di SHINee. Ini benar-benar mimpi (kan?)
“Ehm, Key-ssi, bolehkah aku meminta tanda tanganmu?” Tanyaku malu-malu.
“Tanda tangan? Key-ssi?” ulangnya bingung.
“Nde… aku, aku fans-mu.” Aku menunduk ketika berbicara itu.
“Aigo Hyo Ra-ya… kau tidak perlu meminta tanda tanganku. Aku akan memberikannya dengan senang hati. Dan jangan panggil aku dengan ssi. Panggil saja aku oppa.” Ucapnya tersenyum lebar.
“Jeongmal gomawo oppa…”Aku menyerahkan kertas yang memang dari pagi sudah kusiapkan. Wuahh, tanda tangan mereka semua akan kutempel di kamarku dalam dorm.
“Ini…” Ia menyerahkan kembali kertasku.
“Oh iya Hyo Ra-ya, hari ini kau debut di M! Countdown kan?” Ia menatapku.
“Nae oppa. Waeyo?” Tanyaku lagi dan lagi.
“Ah, aku juga nanti akan perform disana. Kalau begitu, sampai jumpa nanti.” Ia melambaikan tangannya dan pergi begitu saja.
Aku hanya tersenyum melihat punggungnya pergi. Ah, dia lebih tampan daripada yang selama ini aku liat di TV dan komputer.
“Hyo Ra-ya, ayo kita berangkat sekarang!” Soo Eun eonnie mengandengku. Ia menarikku kasar.
“Aigoo eonnie… appo.” Aku mengerucutkan bibir.
“Ah, mianhae mange. Bisakah kita pergi sekarang?” Tanyanya manis.
“Nde…” Aku kembali tersenyum padanya.
***
*Sandeul POV*

“ Manager, macet sekali ini!” Baro mengeluh pada manager kami.
“Sabar Baro-ah. Kita akan sampai sebentar lagi. Nde?” Jinyoung Hyung mengelus kepala Baro seakan Baro anaknya.
“Aku haus Hyung.” Ia kembali mengeluh.
“Ini-ini.” Aku menyerahkan air putih padanya.
“Aigoo hyung. Kenapa tidak dari tadi? Aku sangat haus dari tadi.” Ia terus saja mengeluh. Tapi akhirnya ia meminum itu dan kembali tenang.
“Sudah?” Tanyaku padanya.
“Nae Hyung. Gomawo..”
“Kita sudah sampai.” Manager menunjuk gedung Mnet. Ah! Akhirnya sampai juga. Akhirnya aku bisa kembali berdiri.
Semua member sudah turun dan mereka segera masuk kedalam gedung. Tapi aku mau beli makanan. Aku lapar dan haus.
“Manager hyung, aku mau membeli makanan dan minuman sebentar. Aku sangat haus dan lapar.” Aku berteriak dari jauh.
“Gunakan kacamatamu!” Kata manager hyung berlebihan.
“Ah, tidak ada yang mau berurusan denganku.” Aku tersenyum dan langsung berlari  ke cafetaria dalam gedung.
Tapi tiba-tiba aku menabrak seseorang. Dan ia terjatuh. Oh! Dan ia perempuan.
“Mianhae… Jeongmal mianhae.” Aku membangunkannya. Ia menggunakan kacamata hitam. Sepertinya ia artis. Tapi, dia girlband apa?
“Apa kau artis?” Tanyaku penasaran.
“Nde… Cheoneun Jung Hyo Ra imnida.” Ia membungkuk.
“Jung Hyo Ra?” Aku memiringkan kepalaku. Berfikir sejenak.
“Ah! White Sky nde?” Aku ingat nama girlbandnya. Kata Baro, Magnae-nya cantik sekali.
“Nae.” Ia tersenyum.
“Umm, Sandeul-ssi, bolehkah aku meminta tanda tanganmu?” Ia menyerahkan spidol dan kertas foto padaku.
“Nde? Tanda tangan? Ah, jangan bercanda.” Aku tertawa sendiri. Tidak mungkin seorang artis SM minta tanda tangan padaku. Apalagi mereka lebih terkenal daripadaku.
“Nae. Aku serius, Sandeul-ssi. Aku fans beratmu. Bolehkah?” Ia tersenyum manis sekali. Dan rasanya aku meleleh seperti coklat diatas kompor panas. Senyumnya sangat manis.
“Mmm, nde.” Aku mengambil kertas foto dan spidolnya dengan tangan gemetar. Salah tingkah melihat senyumnya.
“Gomawo!!” Ia senang sekali menerima tanda tanganku. Aigooo… Neomu kiyeopta!
“Kau mau kemana?” Aku sengaja memanjangkan pembicaraan.
“Aku mau ke Cafetaria. Aku lapar dan haus.” Ia menunjuk cafetaria di pojok ruangan.
“Kalau begitu kita sama. Ayo kita kesana bersama-sama.” Aku mengajaknya.
Tiba-tiba ia seperti disetrum. Kaget mendengar pernyataanku. Tapi aku bingung kenapa.
“Nan gwenchana?” Aku merendah dan melihat kearah matanya.
“Nde!” Ia berteriak. Aku hanya tertawa melihat tingkahnya. Ia lucu sekali.
“Kkaja.” Aku tersenyum. Dan akhirnya kami pergi ke cafetaria berdua.
***
“Sandeul-ah! Kenapa kau lama sekali?” Tanya Jinyoung hyung padaku. Sepertinya ia marah karena semua sudah siap sedangkan aku belum sama sekali.
“Mianhae Hyung.” Aku tidak menjawab pertanyaannya. Takut ia menyelediki lebih jauh lagi.
“Ya sudah! Cepat bersiap. Sebentar lagi kita harus perform.”
*Hyo Ra POV*

“Eonnie. Mianhae aku lama.” Aku membungkuk pada mereka.
“Ah, gwenchana mange. Kau pasti lapar. Jadi kau makan disana kan?” Tanya Sung Ring eonnie pengertian.
“Nde. Oh iya eonnie, kita perform kapan?” Tanyaku balik.
“Sehabis B1A4. Sekarang sudah SHINee. Jadi sehabis SHINee B1A4 lalu kita.” Sung Rin eonnie berkata dengan merapihkan rambutnya. Ia nampak cantik sekali.
Aku tersenyum mendengar B1A4. Membuatku teringat pada Sandeul oppa. Dia sangat baik dan sangat lucu.
“Kenapa tersenyum? Ada yang lucu?”  Tanya Seo Ra eonnie polos.
“ania eonnie.” Aku menutupi kejadian tadi.

3 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s