Finally I Found You

Author: @Athiyaalmas atau @shfllyy3424  ( just follow and mention me for folback J )

Title: {Oneshoot} Finally I Found You

Cast:

  • Victoria Song Qian F(x)
  • Onew(Lee Jin Ki) SHINee
  • Nichkhun 2PM

Other cast:

  • F(x) member
  • SHINee member
  • 2PM member
  • SM member
  • Temukan sendiri

Genre: Romantic, friendship and other

Rating: 13+

Desclaimer: All cast belong to their self and god. PLOT IS MINE ATHIYA ALMAS!

Ps: Aku mengulang WGM khuntoria lagi, dan ngerasa nichkhun baik banget disitu. And jadila ff ini😀

Contact me on:

  1. fb: athiya almas
  2. twitter: @athiyaalmas
  3. wp: athiya064.wordpress.com

 

Cerita ini hanya untuk yang menyukainya. Kalo gak suka jangan dibaca ya…. DON’T BE A PLAGIATOR! DON’T bash me… this is just my imagination.

Happy reading ♥

Ganzhamnida semua.. ganzhamnida..” kata seorang yeoja. Beberapa kru menghampirinya, saling berpelukan setelah cukup lama bekerja sama.

Get your real married!” teriak sebuah kru. Yang diteriaki hanya tersenyum malu.

“Ah, biarkan saja berjalan seperti ini dulu^^”

“Terserah kalian lah, sudah tinggalkan saja tempat ini kalau kalian ingin berjalan-jalan berdua!” usir penata rias yang ada disitu.

“Apa boleh?”

“Tentu saja! Sudah pergilah Tuan dan nyonya Nichkhun, selamat menempuh hidup baru..” goda seorang cameraman.

Hyung bisa saja. Kajja Vic-ah!” ajak Nichkhun ke Victoria.

Victoria pov

Syuting dengan Nichkhun telah berakhir. Ah, entah mengapa aku merasa agak tidak rela. Kita sudah melewati banyak hari dengan berbagai kejutan romantis di dalamnya. Kini tiba-tiba kita harus berpisah.

Tapi tidak papa, setidaknya aku dan Nichkhun terikat hubungan antara yeojachingu dan namjachingu. Iya benar, kita berdua memang telah menjalin hubungan. Bahkan cukup serius! Haha..

Chagi, ayo beli makan!” ajak Nickhun, dia selalu punya referensi baik tentang makanan.

“Ne..” jawabku.

Kita masuk ke sebuah restaurant, beberapa pasang mata menatap kamu, bahkan ada yang berfoto. Mengatakan ‘Oppa, unnie kenapa tidak melanjutkan WGM khuntoria?’ aku hanya tersenyum.

Dua piring spaghetti pun dihidangkan di meja, aku dan Nichkhun mengucap terima kasih ke pelayan yang mengantarnya. Aku menatap spaghetti itu dengan tersenyum.

“Sepertinya enak, aku coba ah! Waahh.. mashitta~” kataku, Nichkhun tersenyum menatapku.

“Vic-ah, buka mulutmu. Aaaa~” Nichkhun mengarahkan garpunya ke aku, aku menggeleng.

“Ish, jangan disini! WGM telah usai khunnie..” tolakku.

“Ah, apa aku tidak boleh menyuapi istriku? Kau masih akan tetap istriku baik secara virtual ataupun nyata.” Kata Nichkhun yakin. Aku menaikkan alis tanda bertanya. Nichkhun hanya tersenyum manis.

Tiba-tiba ia bangkit dari tempat duduknya, di sebrangku. Lalu berdiri di sampingku. Mau apa namja ini? Jangan bilang..

“Untuk semuanya, kalian tau kan kalau Victoria Song adalah Annaeku? Jangan salah Victoria bukan hanya menjadi istriku di WGM, tapi..” Nichkhun berlutut di hadapan kursiku.

“Khunnie-ah!” bisikku. Ia tidak memperdulikannya, ia merogoh saku kemejanya dan menunjukkan sebuah kotak kecil berwarna biru.

Would you marry me forever, be my wife forever, for always in my side. Victoria Song Qian?” katanya tulus, aku menatap Nichkhun.

Blitz.. blitz…

Cklek! Cklek.. ceklek..

Entah bagaimana, tiba-tiba sudah banyak yang mengabadikan moment ini, aku merasakan mataku memanas terharu. Ya Tuhan terima kasih untuk memberikan aku kesempatan bersama namja ini.

I do Khunnie, i promiese always by your side, and be a good wife^^.” Jawabku, dan Nichkhun tersenyum senang.

 Prokk.. prokk.. prokk..

Tepuk tangan membahana di restaurant ini. Jujur aku bahkan melupakan spaghetti itu. Biarpun Nichkhun tidak melamarku di tempat romantis seperti; Hawaii, Pulau Jeju, atau bahkan Eiffel sekalipun tapi aku senang sekali.

Nichkhun bangkit, dan langsung memelukku dalam. Aku balas memeluknya, tidak apa-apalah aku melepas masa lajang di umur sekitar 24-25 tahun xD .

Kissing her! Kissing her! Kissing her!” teriak para fans yang melihat kami. Nichkhun melepas pelukannya dan memegang pipiku, lalu bibirnya menyentuh bibirku.

Victoria pov end

Normal pov

Setelah hari itu, Victoria dan Nichkhun mulai menyiapkan pernikahan mereka. Victoria dibantu donsaengnya di f(x).

Unnie, aku ingin menikah sepertimu!” teriak Luna.

“Kau tunggu saja Jonghyun..” goda Victoria.

“Kapan kira-kira kalian akan melangsungkan pernikahan?” tanya Amber.

“2 bulan lagi sepertinya, persiapan sejauh ini sudah 70%”

MWOYA?? KENAPA CEPAT SEKALI??” teriak ke empat member f(x).

“Sudahlah, aku cukup matang dengan umur 24 donsaengie.” Elak Victoria.

“Siapa yang akan memasak untuk kita lagi unnie?” tanya Sulli.

“Aku, aku akan tetap berada disini, yah sebenarnya aku sudah menyalahi kontrak SM, tapi aku telah memohon, begitu juga Nichkhun. Syukurlah SM dan JYP membolehkan kami asal kita masih tetap berada di manajemen.”

Get the best marriage unnie!” kata Krystal.

“Key, kapan kau akan..” gumam Amber, tapi ia segera menutup mulut dan berbicara tentang pernikahan Khuntoria -__-

50 day later

H -10 pernikahan Khuntoria, tapi kedua orang itu masih sibuk dengan acara masing-masing. Hari ini f(x) melakukan shooting CF bersama SHINee, ini hari pertama SHINee dan f(x) berada dalam satu CF. Sebuah CF makanan ringan.

@break

Victoria sedang duduk di kursi yang disediakan bersama Luna. Victoria membetulkan rambutnya yang agak berantakan. Sedangkan Luna hanya melantunkan lagu Whitney Houston kesukaannya.

Tiba-tiba Onew, Minho, Jonghyun dan Sulli mendatangi mereka. Onew segera duduk di samping Victoria. Jonghyun menatap Onew sekilas, lalu ia menarik Luna.

“Jjong oppa..” kaget Luna.

“Luna-ah, bagaimana kalau kita berada di dekat Taemin dan Amber? Kajja!” ajak Jonghyun.

Minho dan Sulli pun mengikuti Jonghyun dan Luna. Hanya ada Onew dan Victoria di tempat duduk itu. Onew menatap Victoria sekilas, tapi Victoria menyadarinya.

Wae?” tanya Victoria ke Onew. Namja yang 2 tahun lebih muda dari Victoria itu hanya tersenyum keki. “Gwenchana noona hehe.” Jawabnya.

“Jinki-ah, bagaimana keadaanmu?” tanya Victoria. Onew yang dipanggil Jinki memanyunkan bibirnya. “Noona, panggil aku Onew saja ya!”

Geurae.” Jawab Victoria sambil tersenyum. “Aku baik-baik saja sejauh ini, noona sendiri? Oiya apa noona jadi menikah?” tanya Onew balik.

“Aku juga baik, bahkan sangat baik. Aku jadi menikah Onew tentu saja 10 hari lagi!^^ .” jawab Victoria semangat.

Normal pov end

Onew pov

“Aku baik-baik saja sejauh ini, noona sendiri? Oiya apa noona jadi menikah?” tanyaku balik. Aku memang baik-baik saja, dan bertambah baik saat memandang senyum malaikat favoritku, senyum malaikat milik seseorang yang berada di sampingku. Sayang, aku tidak mungkin melihat senyum itu setiap kali aku merindukannya, dan lebih sayang lagi karena aku tidak bisa memiliki senyum itu apalagi pemiliknya. Iya.. aku jatuh cinta pada Victoria noona, tapi ia akan menjadi nyonya Nichkhun sebentar lagi. Ia akan menikah secara nyata dengan Nichkhun hyung.

“Aku juga baik, bahkan sangat baik. Aku jadi menikah Onew tentu saja 10 hari lagi!^^ .” jawabnya semangat. Aku memaksakan seulas senyum. Aku harus menghapus angan untuk memilikinya. Aku bukan seorang perebut dan aku mencintai Vic noona, mungkin ini memang kebahagiaannya. Mungkin suatu saat Tuhan akan memberikan jodoh untukku entah itu Vic noona atau yang lain yang pastinya terbaik untukku.

“Bagaimana rasanya akan menikah noona? Kok kau sepertinya tidak seribut pasangan lain euhm?” tanyaku.

“Buat apa dibuat ribut? Aku hanya mempersiapkannya semampuku. Aku mau ini sekali seumur hidup dan terus berhasil sampai nanti. Nichkhun dan keluarganya juga sudah mempersiapkannya.” Jawabnya panjang lebar. Aku mengangguk.

“Kau juga harus menikah kalau ingin tau rasanya! Ah, tapi jangan dulu kau masih terlalu muda, kau juga harus mengejar masa depanmu dulu!”

“Memangnya Khun hyung tidak muda apa? Dia kan hanya setahun diatasku. Aku juga memang tidak ingin menikah dulu, belum ada yeoja yang mau padaku.” Jawabku polos.

“Dia beda, kalau dia tidak menikah aku yang akan semakin tua dan dia bisa-bisa cari yeoja lain (u,u) aku kan tidak mau. Onew-ah kau harus membuka mata sipitmu itu! Ish, tentu saja banyak yeoja yang bersedia bersamamu. Kau saja yang menutup mata dan hati!”

Noona! Biar sipit begini aku juga membuka mata tau. Hanya saja belum ada yang membekas di hati hahaha..” tawaku.

“Ah kau ini, sudahlah ayo kita syuting. Sepertinya mereka menunggu kita.”

Ne..” jawabku lalu menuju ke tempat pengambilan gambar CF bersama Vic noona. Memang benar belum ada yang membekas di hati kecuali dia, Victoria Song..

Onew pov end

Normal pov

Syuting hari itu telah berakhir, member SHINee dan f(x) pun bersiap-siap meninggalkan tempat itu.

Tiin Tiin…

Sebuah mobil berhenti tepat di depan gedung untuk syuting CF itu, seorang namja tampan melambaikan tangannya dari balik kemudi.

“Khunnie?” panggil Victoria.

Chagiya, kajja!” victoria pun berpamitan dan masuk ke mobil Nichkhun. Ia tersenyum pada donsaeng-donsaengnya.

Onew tersenyum kecil, sebenarnya dalam hati Onew merasa cemburu, Tapi ia menahannya. Jonghyun yang mengerti perasaan Onew menepuk pundak leader SHINee itu.

Hyung, aku mengerti perasaanmu.” Kata Jonghyun pelan.

Gwenchanayo, aku baik-baik saja. Oiya tadi kau sempat mengobrol bersama Luna euhm? Mengobrol apa saja?” Onew mengalihkan perasaan.

“Ah anniya, bukan apa-apa.” Jawab Jonghyun.

Normal pov end

Nichkhun pov

Beribu perasaan menghimpitku, ya Tuhan.. kenapa kau memberikanku pilihan yang begitu susah? Aku tidak ingin melakukan ini, Tapi di satu sisi aku harus melakukannya. Dan aku tak akan pernah bisa mengatakan semua pada Victoria.

Hari ini ia akan tersenyum bahagia karenaku, tapi entah bagaimana dengan hari esok, esoknya lagi dan hari-hari yang akan menyusul hari ini. Aku tak tega menghapus senyuman itu darinya.

Apa yang kau pikirkan Nichkhun?!! Kau sudah dewasa, kau bisa menentukan pilihanmu. Sampai kapanpun aku akan memilih Victoria aku akan memilihnya. Memilih pernikahan ini!

“Khunni-ah, Khunnie-ah…” ternyata dari tadi ia memanggilku. Mianhae Vic, mianhae aku tak memperhatikanmu.

Waeyo?” tanyaku padanya.

“Kau mau membawaku kemana? Atau kau memang salah jalan? Kita sudah menyimpang dari jalan yang mau ke dormku. Apa kau mau mengajakku jalan-jalan?” tanyanya.

Ciit…

Aku mengerem mendadak mobilku, ya ampun! Aku mengacaukan segalanya, ini memang sudah jauh dari dorm f(x) bahkan dorm 2pm. Aku menepikan mobilku, menyandarkan punggungku ke kursi mengemudi. Niatku menjemput Victoria adalah menghapus semua pikiran bodoh dan membuatnya bahagia.

“Vic, aku lelah. Bagaimana kalau kita menginap di sebuah hotel saja? Kau membawa perlengkapan penyamaran kan?” ajakku.

“Hotel? Nichkhun~” katanya.

Jebal, untuk hari ini saja..” pintaku. Ia mengangguk menyetujui.

@hotel

Aku memesan sebuah kamar, hanya satu kamar saja. Biarlah.. untuk kali ini aku ingin bersama Victoria lebih dekat. Aku menggandeng tangannya masuk ke dalam kamar kedap suara dan kelas VIP ini.

Chagiya, kau mandilah dulu!” perintahku. Ia menurut dan masuk ke kamar mandi.aku melepas sepatuku dan tiduran di tempat tidur. Aku membuka Hpku, tampak wallpaper aku dan Victoria saat kiss scene di WGM. Entah kenapa aku ingin menangis, seandainya aku bukan namja aku pasti sudah menangis menghadapi semua ini.

Beberapa saat kemudian, Aku memejamkan mataku, tapi tidak tertidur. Aku bisa mendengar langkah-langkah ringan milik Victoria. Kurasakan ia duduk di sebelahku.

“Hari ini kau kenapa?” desahnya pelan. “Aku melihatmu lelah sekali, aku juga melihatmu berfikir keras. Apa kau baik-baik saja? Aku khawatir padamu.” Sambungnya lagi. Mianhae membuatmu khawatir Vic, jeongmal mianhae..

“Kalau kau punya masalah, aku berharap kau mau berbagi denganku. Aku akan menerima hal itu apapun masalahmu.” Ia membelai-belai rambutku. Mian Vic untuk masalah ini aku tidak bisa menceritakannya padamu, aku tidak mengerti darimana aku harus bercerita.

Sampai kurasakan ia tertidur di sampingku, biarlah meskipun aku belum menjadi suaminya. Aku tidak akan melakukan apapun padanya. Aku benar-benar tertidur.

Sekitar tengah malam aku terbangun, aku berbalik. Masih ada Victoria di sampingku, ia tertidur pulas dengan wajah yang damai. Aku menyanggah kepalaku dengan lenganku. Aku mengusap kepalanya, membelai rambut panjangnya.

“Kau terlalu indah untuk ku tinggalkan, kau terlalu berarti untukku Victoria Song Qian. Aku tidak akan pernah melepaskanmu bahkan untuk sedetikpun. Aku tidak pernah berfikir akan meninggalkanmu. Tapi itu hanya terjadi jika aku mampu Vic, sayang sepertinya kali ini aku tidak mampu. Tapi aku akan tetap berusaha mempertahankan ini.” Aku mengecup bibirnya sekilas kemudian tertidur lagi.

5 day later

Victoria berencana membawakan makanan buatannya ke dorm 2pm. Ia naik taksi ke dorm 2pm, ia tau hari ini 2pm sedang free schedule makanya ia mengajak Nichkhun untuk fitting baju terakhir. Undangan sudah disebarkan 5 hari lagi. Victoria tak sabar menunggu pernikahannya.

Tiing.. Tongg!

“Ini aku Victoria..” senyum Vic di interkom. Junsu membukakan pintu dan menatap Victoria dalam balutan mini dress berwarna putih, membuatnya semakin terlihat cantik.

“Victoria noona?” panggil Junsu. Suara Junsu membuat Taecyeon dan Junho juga berada di depan pintu.

“Junsu-ssi apa Nichkhun ada?” tanya Victoria. “Aku hanya mau mengantar ini dan mengajaknya fitting baju lagi.” Tambahnya.

“Dia sedang tidak ada disini noona.” Jawab Junsu pelan. Ekspresi wajahnya berubah. “Kemana?” tanya Victoria. “Ia sedang ada urusan mendadak katanya.” Tambah Taecyeon cepat.

“Urusan mendadak? Tapi bukankah hari ini fitting baju terakhir?” tanya Victoria pada ke tiga member 2pm itu.

“Nichkhun Hyung sudah mencoba baju itu duluan noona, katanya noona disuruh menghubungi hyung jika sudah mencoba bajunya.” Junho bersuara.

Jinjjhayo?” Nichkhun telah mencoba baju itu duluan membuat Victoria kaget. “Ne..” jawab Junho. “Ah baiklah, Taecyeon, Junsu, Junho ini aku bawakan makanan untuk kalian, dan kalau Nichkhun kembali ingatkan dia untuk makan ya. Annyeong..” Victoria pamit dan masuk ke taxi yang masih menunggunya.

@boutique

Victoria keluar dari fitting room dengan gaun pernikahannya yang berwarna putih juga. Ia juga memakai sarung tangan. Benar-benar seperti malaikat, sangat cantik.

“Waw Victoria-ssi kau neomu yeppeo, seandainya calon suamimu disini entah apa yang dia pikirkan haha..” canda perancang busana pilihan Khuntoria itu.

Ganzhamnida, dia sedang sangat sibuk akhir-akhir ini. Katanya dia sudah fitting duluan? Benarkah Mr. Kim?”

“Iya kemarin dia fitting, oiya dia menyuruhku memberikan foto ini padamu.” Mr. Kim menyerahkan foto Nichkhun memakai jas berwarna putih juga. Tampan.. itu fikiran Victoria.

“Dia tampan kan?” tanya mr. Kim membuat victoria tersenyum lalu mengangguk mengiyakan pernyataan itu. “Mr. Kim sebentar aku akan menghubunginya.” Victoria mengeluarkan hp nya.

Yobboseyo~ chagiya, aku sedang mencoba baju pernikahan kita!” kata Victoria semangat. Ia berbicara dengan Nichkhun dibalik telepon. “Benarkah? Bagaimana kelihatannya? Kau sudah melihat fotoku?” sahut Nichkhun dibalik sambungan.

“Ne tentu saja. Mr. Kim bilang aku cantik^^ aku sudah melihat fotomu, kau benar-benar tampan. Apa kau mau melihat fotoku? Kalau begitu pasang video callmu!” perintah Victoria, setelah Nichkhun mengaktifkannya, Victoria menyerahkan handphonenya pada Mr. Kim menyuruh Mr. Kim memperlihatkannya pada Nichkhun. Ia berputar di depan kamera hpnya agar Nichkhun bisa melihatnya.

Eotte?” tanya Victoria. “Neomu yeppeo, kau adalah calon pengantin paling cantik yang pernah kulihat.. yeppeuda.” Puji Nichkhun. Pipi Victoria bersemu merah mendengarnya.

@ khuntoria’s wedding

Victoria berhias di depan cermin, ditemani para donsaengnya. Amber dan Krystal sibuk memfoto unnienya yang sangat cantik itu.

Unnie, kemana kalian akan berbulan madu?” tanya sulli.

“Khun bilang itu rahasia hahaha.” Luna tertawa pelan, lalu pintu ruang rias itu terbuka. Seorang namja berdiri di depan situ.

“Khun oppa, kau dilarang melihat calon istrimu sebelum ia melangkah ke altar. Bisa-bisa pernikahan kalian tidak langgeng.” Kata Luna yang melihat Nichkhun.

“Kumohon, sebentar saja..” Nichkhun melangkah mendekati Victoria, menunduk dan meraih bibir merah Victoria dengan bibirnya. Nichkhun mencium Victoria lebih dari biasanya. Mereka berciuman dalam dan lama seolah-olah mereka habis berpisah dan bertemu lagi.

Aigoo, Luna, Sulli, Krystal tutup mata kalian!” perintah Amber. “Unnie oppa kalian kan bisa melanjutkannya nanti malam!” gerutu sulli.

“Sampai jumpa..” Nichkhun tersenyum kemudian keluar dari kamar rias itu. Keempat member f(x) lain hanya menggelengkan kepalanya.

 

Victoria berjalan memasuki altar, diiringi 4 donsaengnya. Ia sudah membayangkan bagaimana wajah tampan Nichkhun akan menunggunya di altar dengan senyumannya. Ia terus memasang senyum. Pintu altar terbuka. Victoria terus melangkah bersama ayahnya di karpet merah yang membentang. Seorang namja dengan jas putih berdiri disebelah pendeta membelakanginya. Dikelilingi member 2PM, sesaat Victoria menghitung. Kenapa hanya ada 4 member disamping Nichkhun?

Langkah Victoria terhenti, ia melihat namja yang membelakanginya itu. Namja itu mengenakan topi. Vitoria menyadari ada perbedaan. Namja itu memiliki ukuran tubuh lebih kekar daripada Nichkhun, juga lebih tinggi.

“Kau bukan Nichkhun!” tuduh Victoria. Namja itu berbalik dan melepas topi berwarna putihnya. “CHANSUNG??” jerit Victoria, yang lain juga menganga melihat hal itu.

Mianhae noona.” Kata chansung pelan. “Dimana Nichkhun? Khunnie, ini hari pernikahan kita aku mohon jangan bercanda!” teriak Victoria. Chansung segera memberikan Hpnya ke Victoria, memutar satu video.

“vic-ah.. aku mohon jangan menangis, jangan bersedih, jangan menanti namja sepertiku lagi. Aku tidak bisa kembali ke pernikahan kita. Jeongmal mianhae, aku harus meninggalkanmu. Aku juga meninggalkan 2pm dan segala urusanku di Korea. Aku menyesal tidak bisa menikahimu. Tapi ini demi keluargaku, aku harus meninggalkan semuanya demi keluargaku. Aku tidak bisa mengatakannya. Keluargaku menjodohkanku dengan yeoja lain. Walau kau tahu mereka sangat mencintaimu. Mereka terpaksa menerima perjodohan ini karena hutang budi . aku tidak pernah mencintai yeoja lain kecuali kau. Maaf telah menyakitimu. Aku berjanji tidak akan pernah kembali ke kehidupanmu, agar kau bisa cepat melupakanku. Saranghaeyo..”

Victoria mengembalikan handphone Chansung. Hari ini ia malu, kecewa, marah, sedih dan kehilangan! Semua gara-gara Nichkhun. Ia tidak bisa mengendalikan perasaannya lagi. Sulli langsung memeluk unnienya. Diikuti member f(x) lain. Appa victoria hendak marah tapi ia menghormati tamu-tamu yang datang. Banyak tamu menyatakan bela sungkawa(?) kepada Victoria. Pantas saja, dari tadi tidak ada satupun keluarga nichkhun kecuali adik perempuan kesayangannya.

Victoria unnie, sorry.. really sorry for it. He loves you, but he must choose it.” Kata adik perempuan Nichkhun satu-satunya itu. Adik Nichkhun itu memeluk Victoria hangat, mengusap kepalanya. Sejujurnya ia sangat bahagia apabila Vic lah istri dari kakaknya.

I love you, Nichkhun love you, my family love you. Sorry if it hurt you, we just can’t reject this.. sorry. We hope you’ll find better person than him. I’m sorry, he waiting in airport. I’ll see you later.” Adik Nichkhun mencium pipi Victoria dan berlari ke luar altar.

“Cherlyn!” panggil Victoria, adik Nichkhun itu berbalik menghadap Victoria. “I love him too, i won’t hate him even though i.. even though i really regret with him. And i hope he’ll get better life.” Adik Nichkhun tersenyum dan mengangguk, lalu pergi.

Victoria menangis dihadapan para undangan, tapi ia berusaha tegar. Berulang kali kamera mengabadikan moment yang menyedihkan ini. Meski merasa dipermalukan oleh Nichkhun ia aka belajar mengerti.

“Kemana Onew hyung?” tanya Key ke Jonghyun, Jonghyun hanya mengangkat bahunya sambil menghembus nafas pelan. “Entahlah menendang pengecut itu ke Afrika mungkin.” Jawab Jonghyun lalu meninggalkan tempat itu.

“Pengecut? Mwo? Sejak kapan dia bisa seperti itu, ah.. molla molla!” Key menggetok kepalanya sendiri.

@Airport

“Para penumpang penerbangan ke Thailand diharapkan segera bersiap, 45 menit lagi pesawat akan take off.”

            “Kenapa begitu lama?” tanya seorang namja dengan bahasa Thailand yang fasih. Ia bertanya pada yeoja yang memakai dress berwarna biru muda dan memakai kacamata.

“Maaf, kalau bisa aku malah tidak ingin meninggalkannya.” Balas yeoja itu dengan bahasa Thailand juga.

Namja dengan jas putih itu kembali terduduk di ruang tunggu itu, ia mengatupkan kedua tangannya ke wajahnya. “Apa dia menangis?” tanya namja itu.

“Tentu saja! Dia pasti malu, sedih dan kecewa sekali!! Kau kakakku tapi aku tidak mengerti jalan pikiranmu Nichkhun! Kau selalu bilang akan mempertahankan dia nyatanya?” bentak yeoja bernama Cherlyn itu.

i know that i’m stupid, i really know. But is it false if i did it for our family? Who knows she’ll find someone better than me?” jawab Nichkhun.

“Biarpun untuk seseorang yang lebih baik, tapi tidak harus dengan mempermalukannya didepan umum dengan cara kabur darinya~” sebuah suara menyadarkan mereka.

“Onew?” Nichkhun melihat Onew memakai jas hitam yang dikenakannya untuk menghadiri pernikahan Khuntoria yang gagal.

“Kukira kau akan membahagiakan dia. Maaf hyung, aku membencimu saat ini. Kau tahu aku mencintainya! Tapi aku membiarkan dia bersamamu, dan kau menyakitinya. Aku benar-benar membencimu!”

BUGG!

Sebuah tonjokan mendarat ke wajah tampan Nichkhun, membuat Nichkhun tersungkur jatuh. Adiknya hanya bisa menganga. Nichkhun bangkit lagi sambil memegang pipinya yang memar. Onew terdiam, baru pertama kali ia bersikap seperti ini.

Mian hyung.” Sesal Onew, sebenarnya ia tidak pernah membenci Nichkhun, ia baik-baik saja apabila Nichkhun lah jodoh Vic, tapi karena Nichkhun menyakiti Victoria ia jadi bertindak seperti ini. Untung saja bandara itu sedang sepi kalau tidak mereka bisa jadi berita utama.

Gwenchanayo, setidaknya aku tidak menyesal pergi meninggalkannya. Ada seseorang yang akan menyayanginya itu kau. Suatu saat kau pasti mengerti alasanku Onew.” Onew hanya menunduk pamit dan berbalik.

“Jagalah dia! Aku percaya padamu.” Teriak Nichkhun, Onew hanya mengangguk sekilas dan kembali menuju mobilnya.

 

Sekitar hampir seminggu Victoria menenangkan diri, ia begitu shock akibat kejadian ini. Ini adalah pernikahan pertamanya dan gagal ditengah jalan.

Tapi ia berusaha agar tidak terlalu terpuruk dalam kesedihan ia harus bisa bangkit dan ceria seperti sediakala. Hari itu sudah memasuki musim dingin, salju menutup kota Seoul. Victoria berjalan-jalan ke luar dormnya, ia masuk ke sebuah kedai kopi hangat, dan duduk sambil mengatupkan jarinya. Melesakkan tubuhnya ke dalam jaket yang sudah lapis 3 itu.

“Apa kau kedinginan?” tanya seorang namja lembut. “Ne..” jawab Victoria malu-malu, hidungnya memerah.

            “Kalau begitu kemarilah.” Namja itu merangkul pinggang Victoria lembut, Victoria merasakan jantungnya berdebar lebih cepat.

            “Sudah lebih baik? Apa kau mau lebih hangat lagi?” Victoria hanya menatap namja yang lebih tinggi darinya itu. “Khunnie~” panggil Victoria. Nichkhun meraih tangan Victoria dan memasukkannya ke kantong mantelnya.

            “Kau hangat sekarang^^”

Perlahan air mata Victoria meleleh mengingat kenangan-kenangan kecil itu, kenangan yang tidak mungkin akan ia lupakan dengan cepat.

Bogoshippoyo~” kata Victoria pelan, ia meletakkan kopinya yang mulai mendingin dan mengusap air matanya. Tiba-tiba seseorang menarik kepalanya lembut, sampai Victoria tersadar bahwa ia sudah bersandar di pundak seseorang.

Normal pov end

Onew pov

“Menangislah..” kataku lembut, tapi ia malah menjauhkan kepalanya dari pundakku. “Wae? Kenapa kau menghindar?” tanyaku.

“Bagaimana kau tau aku disini?” tanyanya. Aku kembali menyandarkan kepalanya di pundakku dan kali ini ia tidak menolak, tentu aku tau.

‘Karena aku akan selalu menjagamu noona, karena aku tidak mau kau terus terluka. Setidaknya aku akan melakukan semua ini untuk Nichkhun hyung, untuk kebahagiaanmu dan untukku sendiri.’ Kataku dalam hati.

“Kebetulan saja aku melihatmu disini.” Jawabku tidak jujur. “Kau tau, bukan berarti manusia dilarang bersedih dan menghujat, kalau masalahnya sudah seperti ini aku yakin itu diperbolehkan kok, menangislah noona, aku memahami perasaanmu.” Hiburku.

“Terima kasih sudah berada disini Onew, aku benar-benar berterima kasih. Aku benar-benar belum mampu untuk melepaskan Nichkhun, harap menyadari perasaanku. Terima kasih kau mau perduli padaku.”

“Bukan masalah, bukankah sudah kewajiban kita untuk berada disamping orang yang kita sayangi..” astaga aku keceplosan. “Jeongmal gumawo juga karena telah menyayangiku.” Katanya lembut.

Setelah dia agak tenang aku mengajaknya berjalan-jalan ditengah malam salju yang semakin dingin ini. Aku meminjamkan kaos tanganku padanya, karena tidak kuat akhirnya kita memilih duduk di sebuah kursi taman yang terpencil dan hangat.

“Brrr~” aku menggerutukkan gigi-gigiku yang menggigil. Tau-tau victoria menggenggam tanganku dan menggosok-gosoknya.

“Nichkhun bilang cara seperti ini akan membuat kita tetap hangat, dia sering melakukannya padaku. Eotte? Apa masih kedinginan?” aku menggeleng, ia kemudian tertawa kecil.

“Kenapa tertawa?” tanyaku. “Gwenchana aku hanya.. hanya.. aku hanya teringat Nichkhun, dia sering melakukan apapun untukku. Sikapnya dewasa sekali dan membuatku seolah-olah aku anak kecil. Tapi kini aku yang menjadi Nichkhun dan kau jadi aku.” Aku melihat matanya berkaca-kaca lagi.

“Jadi noona kira aku masih anak kecil begitu?” gurauku, hanya untuk menyenangkannya. Padahal aku berharap ia akan melihatku sebagai pria juga. Ia terdiam, lagi-lagi aku harus melihat butiran air mata itu. Crystal indah yang dengan cepat terus bergulir dan pecah menjadi sebuah isakan.

Aku tidak tahan melihat ini semua, aku merasa tersayat sendiri. Aku meraih puncak kepalanya dan mengecupnya hangat. Dan memeluk tubuhnya dengan tubuhku. Memberinya kehangatan dan kedamaian.

“Kau akan menemukan yang lain daripada dia, aku tidak tau dia lebih baik atau lebih buruk. Tapi aku harap kau bisa melupakannya.”

Nugu?” tanyanya, aku menghela nafas. Mungkin ini saat yang tepat. Aku memeluknya lagi dan mengusap rambutnya. “Naneun(aku).” Jawabku.

Tapi ia tidak menjawab apapun, ia hanya tersenyum padaku. Baiklah kurasa ini belum tepat untuk mengatakannya, tapi aku tidak akan menyesali hal ini.

 

4 year later

Onew pov end

Victoria pov

Aku bersyukur bisa menjalani hidup seperti semula, bahkan kini aku bersyukur semua orang berada di sampingku dan mendukungku. Umurku sudah hampir kepala 3, sudah banyak yang melupakan kasus pernikahanku. F(x) juga semakin berhasil, aku sebagai leader merasa bangga.

Dan aku memiliki seseorang lagi, seseorang yang selama ini ternyata bisa menyelinap kedalam hatiku. Dengan pikirannya yang dewasa, dengan kasih sayangnya yang membuatku nyaman dan melalui semua ini.

Noona!” aku menoleh dan menyadari lagi-lagi namja itu datang dengan senyumannya. “Wae geurae?” tanyaku.

“Dia kembali, temui dia sekarang!” aku menatap wajah namja itu, siapa yang ia maksudkan? “Onew-ah, nuguya?” tiba-tiba ia membisikkan satu nama di telingaku. “Temui dia di restaurant sekarang.”

Ketika kusadari lagi kakiku melangkah meninggalkan tempat itu, aku juga heran bagaimana syarafku bisa bekerja begitu cepat dan menuntunku pergi ke restaurant itu. Aku masuk dan mencari-cari seseorang yang dibisikkan Onew tadi.

Finally i found you.” Ucapku, namja di depanku seketika menoleh dan memberiku senyuman yang entah.. bahkan setelah 4 tahun semua tentang dirinya masih berbekas di hatiku. “Victoria.. jeongmal bogoshippo. Duduklah!” perintahnya aku pun duduk dan menatap wajahnya. Aku yakin aku tegar, aku melalui semua ini tanpanya dan aku berhasil kan?

Eoddika?” tanyaku, ia terdiam dan menunduk. “Eoddika Nichkhun-ssi?” tanyaku lagi. “Andwaeyo, jangan panggil aku Nichkhun-ssi aku masih tetap Khunnie mu.” Katanya membangkitkan memory-memory itu lagi.

“Aku berada di Toronto, mianhae Vic-ah.. aku telah menikah dan memiliki seorang anak. Mianhae.. kau boleh membenciku sekarang.” Katanya yang membuat jantungku hampir tidak bekerja lagi. Tapi aku berpikir, sudahlah ini mungkin yang terbaik untuk kami semua. “Gwenchanayo Nichkhun-ssi ah ani, Khunnie maksudku. Gwenchanayo, apa anakmu tampan sepertimu? Atau cantik seperti ummanya?” tanyaku pura-pura bahagia, lebih tepatnya berusaha benar-benar berbahagia.

“Aku akan meninggalkannya jika itu maumu, tapi aku juga sudah mencintai keluarga kecilku ini.” Nichkhun terlihat semakin murung. “Jangan meninggalkan mereka! Dan satu permintaanku aku sudah belajar melupakanmu dan kurang lebih hampir berhasil. Aku mohon kembalilah bersama 2PM, apa kau tak memikirkan perasaan fansmu? Mereka kehilanganmu, kau harus kembali atau aku akan benar-benar membencimu?” ucapku.

Gumawo Vic jeongmal gumawo.. aku akan memikirkan semua ini, kau tenang saja. Aku rasa kau benar aku merindukan mereka.” Aku mengangguk. “Daddy~” teriak suara anak kecil dan muncullah seorang anak yang oh Tuhan, dia benar-benar mirip dengan Nichkhun. Dengan kesempurnaan wajah yang sama seperti ayahnya, dan sepertinya ia dilahirkan dari yeoja yang juga sama sempurnanya secara fisik.

“Hey sweetheart, this is daddy’s friend. Call her auntie Vic, Vic this is my son his name is Nico asal kau tau itu adalah gabungan dari namaku dan nama istriku.” Nichkhun pasti sudah lama tinggal di luar negeri, lihat namja kecil berumur 3 tahun ini. Ia fasih berbahasa Inggris. Ah Nichkhun benar-benar lucu saat memberi nama.“Hi auntie, nice to meet you.” Ia tersenyum dan mengulurkan tangan kecilnya padaku. “Good boy, euhm nice to meet you too.” Balasku.

Yeobo apa kau sudah selesai?” datanglah seorang yeoja yang.. benar kan? Ia memiliki kecantikan fisik yang lembut. “Sebentar lagi chagiya, ini Victoria kau tau kan chagiya? Dan Vic ini istri tercintaku Lee Yoori.” Nichkhun memperkenalkan istrinya aku menjabat tangan istrinya tanpa ragu, yah meskipun aku takut bila yeoja itu akan cemburu denganku.

“Maaf mengambil Nichkhun oppa darimu Vic unnie.” Kata yeoja itu lirih, aku tersentak. Tidak bukan salahnya! “Gwenchana ini bukan salahmu kok Yoori. Dan sekali lagi kalian harus tinggal di Korea dan Nichkhun harus kembali ke 2PM ia harus perduli pada fansnya.” Aku mengingatkan lucunya 2 orang di depanku ini mengangguk berbarengan.

Geurae, aku pulang ya. Annyeonghasseyo.” Pamitku dan langsung menaiki taksi pertama yang ku temui di depan restaurant.

Victoria pov end

Normal pov

Beberapa hari kemudian Nichkhun benar-benar comeback ke 2PM dan mereka kembali berenam lagi. Ikatan antara 2 group dalam SM itu memang dekat. Seperti Super Junior dan SNSD atau SHINee dan f(x) lihat saja dibalik semua itu ternyata Jonghyun bersama Luna, Key bersama Amber, Minho dan Krystal serta Taemin dan Sulli. Meskipun menjalin cinta antar member SM tidak diperbolehkan tapi mereka tetap melakukannya hanya tidak menunjukkannya secara berlebihan. Takut melukai fans.

Victoria keluar dari mobil Onew yang mengajaknya ke sebuah pantai, hanya sekedar berlibur kata Onew. “Wah, indahnya sunset benar-benar indah saat dilihat dari sini. Aku sampai berfikir bahwa jarak matahari itu dekat hahaha.” Canda Victoria, Onew meraih jemari Victoria dan menuntun Victoria ke salah satu sisi pantai.

Noona, aku mengajakmu makan malam. Atau yah.. lebih cepat daripada jam makan malam seharusnya. Tapi kau mau kan?” kata Onew, Victoria hanya terbengong menatap sebuah meja yang telah di dekor dengan bagus dan berbagai hidangan lezat tersusun rapi diatasnya.

“Kau mau makan dengan anak-anak satu manajemen? Ini banyak sekali dan semuanya pasti enak.” Kata Victoria, Onew terkekeh. “Kita bisa membawanya pulang kok.”

Mereka pun mulai makan berhadapan, pertama-tama Victoria mencicipi pancake lezat dengan siraman topping cokelat diatasnya. Ia berusaha memotong pancake itu dengan pisau dan garpunya. Cting! Ada suara logam bertatapan, Victoria kaget. “Igeum mwoya?

Victoria melihat sebuah benda berkilauan tersembunyi dalam pancake lezatnya, ia menyentuh benda itu. “Cincin?” tanyanya, sebuah cincin perak dengan sebuah nama yang terukir di dalamnya. ‘Ontoria.’ Tulisan dalam cincin itu. “Onew-ah..” panggil Victoria.

“Baiklah noona aku tidak pintar berbasa-basi. Hahaha padahal aku berusaha dengan baik. Apa kau menerimaku?” tanya Onew tulus, Victoria masih memandang cincin itu. Onew mengangkat jari kirinya dan melingkarlah sebuah cincin yang sama di jarinya.

Geundae, pasangkan cincin ini Onew.” Putus Victoria. “Jadi kau menerimaku? Kau menerimaku noona? Aku tidak bermimpi kan?” Onew berkata dengan semangat. Victoria mengangguk, Onew pun memasangkan cincin itu ke jari manis Victoria.

Let’s keep our love.” Kata Onew, Victoria memandang Onew penuh arti. “Jangan pernah lari bila kelak kau menjadi pengantinku Onew.” Victoria berkata sambil tersenyum malaikat favorit Onew. “I’m sure i don’t.” Jawab Onew yakin.

END

Gimana? Hancur lagikah? Kepanjangen ya? *iya banget* ah mianhae.. TT_TT maklum galau UAS, UNAS, lomba 10 ff :’ oiya kalau ada typo atau bagian yang membingungkan jeongmal mianhae ya^^

12 responses

  1. demi apa ngiri banget sama pic poster yang bagian bawah!!!
    Key udah ama Amber ya disini *moga betulan* kalo gitu…..
    Wooyoung oppa, sama aku mau ndak? *biar bukan Hottest tapi boleh kan?*

  2. wah kirain khuntoria eh ga jadi .
    Tp gapapa deh.!
    Yg pntng vic unnie bhagia !
    Onew oppa jgan lri yah pas pernikhan nanti ! ~sokkenalbgtdeh
    Ditnggu ff lain.a ^^

  3. keren chingu ^^b

    gak datar ceritanya, kirain bakal khuntoria trus onew bakal galau2 dan berakhir sad ending o.O
    ternyata ontoria
    hahaha
    lanjutin ff mu yang chapter dong..
    di tunggu yah!!😀

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s