Ice Cream Kiss

cast:

Taemin shinee

Sulli f(x)

krystal f(x)

Minho shinee

f(x) member

shinee member

Genre: romance

Ratting: 13+

_back stage SMTown Tokyo_

“hah…… akhirnya semua penderitaan ini berakhir~” kata amber sambil duduk di sofa dan mengangkat kakinya di atas meja. Kaos pink SMTown nya basah oleh keringat.

“hey, unnie… sopan sedikit dong,” kata krystal sambil duduk di sebelahnya.

“duduklah di tempat lain princess… aku mau tidur di sofa ini!” usir amber pada krystal.

“cih… dasar gadis tomboy, sulli unnie ayo kita keluar sebentar…” ajak krystal.

“kemana??”

“sudahlah ikut saja…” kata krystal sambil menarik tangan sulli.

“heyyy… jagan lama  lama yaaaa… kita akan segera ke hotel!” kata Victoria.

“ne, umma…” kata krystal dan sulli.

“dua gadis remaja itu…” luna hanya menggelengkan kepala dan tersenyum tipis.

……

“krystal di sini kan namja semua…”

“wae unnie…? Aku dapat undangan khusus dari minho oppa tadi, kita akan pesta ice cram‼ yeah” kata krystal antusias.

“ice cream??? Kyaaaa sudah lama aku tidak makan ice cream!” sulli mendadak jadi antusias dengan senyum innocentnya.

“ayooo kita masuk sekarang!”

“tunggu… kau bukan ingin berduaan dengan minho oppa kan? Dan menjadikanku sebagai alasan?” selidik sulli.

“ah… eonnie‼ anni…!” kata krystal sedikit merayu, padahal 100% tebakan sulli itu benar.

“terserahlah~ aku tahu kau sedang berbohong… tapi aku tidak perduli! Ayo kita makan ice cream.”

Akhirnya kedua gadis itu memasuki ruangan shinee, terlihat ada beberapa member suju, snsd,homin  dan trax di sana.

“nah… semua sudah lengkap! Ayo kita ke taman belakang sekarang……” teriak onew. Semuanya langsung mengikuti dan berjalan menuju taman belakang gedung itu.

_taman_

Suasana sangat ramai, banyak sekali staff dan karyawan disana. Tidak hanya ice cream berbagai rasa dan toping yang lezat ada disana tapi banyak makanan dan minuman juga.

“sulli unnie, aku mau ke Jessica unnie dulu ya sebentar tunggulah di bangku di ujung sana…”

“iyaaa… iyaaa… sana pergi!” kata sulli sedikit kesal, ia langsung mengambil ice cream dan membawanya ke bangku yang di tunjuk krystal tadi. Sulli menikmati 2 skup ice cream rasa strawberry  sendirian di sana hingga seorang namja datang dan duduk di sampingnya sambil membawa ice cream yang sama seperti sulli.

“taemin oppa heii,” sapa sulli sambil tersenyum polos.

“boleh aku duduk di sini?”

“boleh, tapi kenapa ke sini? Disini kan sepi…”

“aku sudah lelah sebenarnya, aku ingin tidur di sofa sambil mengangkat kakiku di meja… hahhaa” canda taemin membuat sulli tertawa dan memukul pelan pundaknya.

“hahaha… oppa! seperti yang dilakukan amber unnie, lalu dia mengusir krystal pergi…” sulli terus tertawa sedangkan  taemin memperhatikan sulli tertawa. Taemin tersenyum tipis lalu menatap wajah sulli seduktif. Perlahan sulli menghentikan tawanya, dan menatap taemin.

Tiba – tiba suasana menjadi hening, jantung taemin berdetak lebih kencang saat yeoja yang sudah ia sukai sejak pertama kali bertemu sebelum debut dulu. Namun ia tidak ingin menyatakan cintanya karena ia berfikir sulli hanya menganggapnya sebagai kakak.

“ice cream mu mencair…!” kata taemin, dengan cepat sulli menjilati ice cream agar tidak mencair lagi. Taemin menelan ludah saat sulli menjilati ice cream itu, dia melamun dan membayangkan yang tidak – tidak.

“oppa ice cream mu juga~” lamunan taemin buyar seketika saat sulli mengatakannya lalu taemin melakukan hal yang sama seperti sulli. Dengan cepat taemin melahap ice cream itu, sikapnya seperti orang yang salah tingkah.

Taemin memandang sulli sebentar ia melihat ada bekas ice cream di bibir sulli, dan menatapnya aneh.

“ada bekas ice cream, di bibir mu~”

“oh…” sulli ingin mengelapnya dengan tangan namun taemin mencegahnya. Kemudian…

CHU~

Taemin mecium sulli lembut, sulli terkaget hingga menjatuhkan ice cream yang ia bawa. Taemin terus mencium sulli, namun sulli hanya memejamkan mata dan tidak bergerak sedikitpun.

“sulli unnie! Taemin oppa‼! apa yang kalian lakukan?” teriak krystal kaget, refleks taemin menghentikan ciumannya. Sulli pun menatap krystal keget, dia terdiam sambil memegang bibirnya. Taemin bingung harus berkata apa langsung lari tanpa member penjelasan. Sikap kekanakan taemin muncul yaitu selalu melarikan diri tanpa bertanggung jawab, padahal ia telah merebut first kiss dari sulli.

“YYAA‼! Oppa‼ mau kemana?” teriak krystal emosi.

“krystal, kumohon hal ini hanya aku dan kamu yang tau, akan jadi masalah besar kalau ini terbongkar…” kata sulli dengan ekspresi sedih, tanpa ia sadari airmatanya jatuh membasahi pip mulusnya.

“ne, arraso~ tapi pastikan taemin oppa meminta maaf kepadamu, sudah lah unnie jangan menangisss…”

Taemin langsung berlari menuju ke kamar mandi, nafasnya menjadi tak teratur. Ia mengingat kejadian tadi, betapa bodoh dan cerobohnya hal yang ia lakukan. Taemin ingin meminta maaf pada sulli namun takut sulli tidak pernah memaafkannya dan membencinya. Sesekali taemin memukul – mukul kepalanya.

Taemin memberanikan diri kembali ke pesta untuk menemui sulli dan meminta maaf. Namun, sulli sudah kembali ke hotel bersama member f(x) yang lain.

Malam ini tidak pernah di lupakan oleh taemin, perasaan bersalahnya semakin memuncak. Lalu ia mengambil segelah soju dan menenggaknya. Satu… dua… tiga… empat… tak terasa taemin hampir menenggak sepuluh gelas soju.

“taemin, kenapa minum arak? Sudah ku bilangkan tunggu usiamu 21 tahun!” bentak key kesal dan mengambil gelas di tangan taemin.

“hyung… kembalikan‼ baiklah aku akan mengambil gelas yang lain,” kata taemin sambil menahan sakit kepala sehabis minum soju dia merain gelas lainnya namun dengan cepat minho mengambilnya.

“hyungggg… kumohon!” rengek taemin dengan nada aegyonya.

“taemin kenapa? Apa ada masalah?” tanya jonghyun.

“annio, aku hanya haus‼”

“sudah jangan minum ini, sana minum ice cream saja!” perintah onew, mendengar kata ice cream membuat taemin semakin tertekan. Kemudian ia mengambil botol soju  dan meminumnya langsung.

“hey… sudah sudahhh……‼! Sebaiknya kita langsung ke hotel saja,” usul key.

“ah… ahhh… hyung shireo‼!”

“anak ini merepotkan sekali…” minho menggendong taemin menuju ke mobil.

“jangan ada paparazzi tau tenetang hal ini, minho… hati – hati membawanya!” kata onew, jjong meminta izin untuk pulang ke hotel duluan pada menejer.

_pagi hari_

Taemin terbangun dari tidurnya, dia merasakan kepalanya sedikit pusing. Dia teriangat akan kejadian semalam, raut wajahnya langsung berubah. Minho datang menghampirinya sambil membawa segelas air putih. “minumlah! Sakit kepalamu akan hilang,” kata minho sambil menaruh segelas air itu di meja sebelah ranjang. Taemin tidak bergeming, lalu minho meletakan tangannya di dahi taemin. “kau sakit? Ayo kita ke dokter,” taemin menatap minho sebentar lalu bersembunyi di balik selimutnya lagi.

“gwaenchanayo hyungnim~” kata taemin lemah.

“tidak ada masalah kan? Jangan sembunyikan masalahmu itu, ceritakan aku tidak akan membocorkan rahasiamu,” kata minho dewasa.

“aku bisa mengatasinya sendiri,”

“baiklah, aku mau mandi dulu,” minho beranjak pergi, sebelum ia memegang gagang pintu taemin mencegahnya.

“hyung…”

“wae taemin ah~?”

“aku mencium sulli…”

“……”  minho membulatkan matanya, dia kaget sekali. Dengan cepat ia menghampiri taemin dan membuka selimut taemin.

“jinjayo~?” tanya minho penasaran. Taemin yang tidur membelakanginya diam saja.

“taemin! Jelaskan semuanya‼” minho membalik tubuh taemin, dan melihat dongsaeng kesanyangannya itu menangis.

“aku khilaf hyung, aku refleks melakukannya… aku sudah lama memendam perasaan pada sulli,” kata taemin terisak.

“hahhhh… mau bagaimana lagi ini semua sudah terjadi~ lebih baik kau segera minta maaf pada sulli, dia pastii sangat sedih sekarang… cepat telefon dan minta maaf… sulli anak yang baik dia pasti memaafanmu…” minho memeluk taemin sambil menepuk – nepuk pundaknya.

“gomawo minho hyung~” taemin menghapus airmatanya dan mengambil hpnya.

Sulli melihat ke arah jendela kamar hotelnya kosong, sambil sekali menyentuh bibir nya. Ia tidak percaya orang  seinnocent taemin menciumnya. Terbersit perasaan senang karena namja yang ia sukai menciumnya, namun terkadang ia berpikir taemin menciumnya hanya karena iseng dan main – main saja.

Hottt… summmerrr… ah… hottt… hoott… summer…

Sedari tadi handphone sulli berdering namun ia membiarkannya saja. Penelefon itu adalah taemin, yang ingin minta maaf. Hampir 100 kali ia menelefon dan sms sulli namun suli tidak memperdulikannya sama sekali.

Sulli kemudian berjalan menghampiri luna dan Victoria yang sedang asik menonton tv.

“bukannya ini drama korea ya eonnie?” tanya luna pada Victoria.

“ne, lihat itu kan actor terkenal namanya itu hyunnn siapa yah?”

“hyunbin!” timpal amber dari depan layar komputer.

“bingo! Itu namanya, drama ini judulnya secret garden. Drama favorit kyuhyun oppa,” kata Victoria sambil tersenyum malu.

“cih… sudah lah eomma, lupakan dia! Sepertinya kyuhyun oppa lebih menyukai seohyun eonnie,” kata amber.

“ishh… siapa yang suka sama dia? Aku dan kyuhyun oppa hanya sebatas kakak dan adik,” jawab Victoria sedikit kesal, sulli mendengar pembicaraan teman – temannya tiba – tiba jadi teringat dengan taemin. Selama ini taemin hanya menganggapnya sebagai adik saja, mungkin ia menciumnya semalam karena iseng atau refleks, pikir sulli. Sulli hanya terdiam dengan wajah tidak semangat.

“sudah – sudah mebih baik lihat dramanya! Joowon sepertinya akan mencium Raim~” kata Luna sambil menunjuk ke layar tv.

Kim Joowon melihat ada bekas busa capucino dibibir Gil Raim, Raim ingin menghapus noda itu dengan lengan bajunya, namun Joowon mencegahnya. Dan mencium bibir Raim.

CLIKK…

Dengan cepat kyrstal mengganti chanel tv, sesekali ia melihat wajah sulli yang sedih.

“YYA‼ Jung soojung apa yang kau lakukan?” teriak Luna marah.

“jangan menonton adegan seperti ini aku sedikit geli dan risih~ sulli eonnie kita minum kopi yuk…” jawab krstal polos, kemudian ia menggandeng tangan sulli dan mengajaknya ke coffe house di bawah hotel.

“bagaimana? Taemin oppa sudah minta maaf?” tanya krystal, sulli hanya mengangguk lemas.

“lalu eonni menjawab apa? apa yang dia katakan?”

“aku tidak menjawab atau membalas sms nya… aku bingung…”

“gimana sih?  Ya sudah biar aku yang balas sms nya!” sulli segera mencegahnya.

“jangan… sudah lah krystal aku ingin melupakan semuanya, anggap ini tidak pernah terjadi~ dan ku harap kau mau menjaga rahasia ini selamanya,” kata sulli sambil mengacungkan jari kelingkingnya.

“iyaa… iyaaaa… aku janji tapi jika ini terjadi lagi! Aku akan menceritakan semuanya,” kata krystal sambil tersenyum.

……

3 bulan berlalu~

Hari ini semua SM town bersiap menuju ke paris untuk menggelar konser di sana. Semua tampak antusias saat berangkat ke Paris.

“sebelum konser smtown, kita boleh jalan – jalan dan berlibur di sana lho!” kata luna senang.

“iya… tapi Cuma 2 hari kan?” timpal amber kesal.

“masi untung di kasih libur~ let’s enjoy your holiday girls!” seru krystal.

“ah… aku ingin berburu tas yang keren!” kata Victoria.

_Paris, Perancis_

Krystal dan sulli berjalan di kota paris yang indah. Kota seindah ini mereka tidak menyianyiakan waktu hanya terdiam di kamar hotel. Amber dan key mereka berjalan berdua, Victoria asik berbelanja dengan luna.

Taemin berjalan – jalan sendirian, dia melihat krystal dan sulli berjalan berdua. Taemin diam – diam mengamati sulli yang sedang di dalam toko baju.

“gaun warna merah ini cantik sekali~” sulli mengangkat gaun itu.

“woah~ benar eonni! Tapi sayang tidak cocok dengan dompet kita,”

“kau benar krystal… sudah kita pergi cari makan saja!” kata sulli sambil menggandeng tangan krystal.

Saat kedua gadis itu pergi, taemin masuk kedalam butik dan membeli gaun berwarna merah itu untuk sulli.

…..

Di dalam kamar hotel taemin melihat gaun itu, dia membayangkan sulli memakainya. Sulli pasti sangat cantik.

“gaun untuk siapa itu?” tanya minho merusak khyalan taemin.

“untuk seorang gadislah hyung… masa aku pakai gaun ini…”

“pasti untuk sulli? Apa sampai sekarang dia belum memaafkanmu?” taemin hanya menggelng lemas. Lalu minho menepuk pundaknya pelan.

“tenang aku punya ide…”

“apa hyung?” minho lalu membisikan idenya, taemin mulai tersenyum dan mengagguk setuju.

……

Sulli mendapat sebuah undangan dan sebuah gaun berwarna merah. Undangan makan malam yang romantic, yang ia sendiri tak tahu siapa pengirimnya.

“ini kan gaun yang di toko itu~” kata krystal heran.

“iya… ini untukku!” sulli langsung memakainya. Dan segera berdandan, untuk makan malam di restoran itu.

Ada seorang pelayan yang mengajak sulli ke atap restoran, dari sana pemandangannya sangat indah. Menara Eiffel terlihat sangat jalas. Keindahan kota Paris semakin terasa.

“sulli~” sapa taemin dari belakang, saat sulli sedang memandangi keindahan Paris.

“taaaeeminn… oppa… apa ini semua kau yang merencanakan?” tanya sulli.

“ne, semuanya aku~”

“kurasa aku harus pergi dari sini,” sulli segera beranjak dan taemin segera menarik tangannya.

“kenapa kau pergi? Maafkan aku kerana aku mencium mu tanpa izin…”

“sudahlah… aku sudah melupakannya, jangan di pikirkan lagi! Aku tahu oppa hanya isen melakuannya,” kata sulli sambil menundukkan kepala.

“bukan… aku mencintaimu, sulli! Aku melakukannya karena aku menyukaimu,”

“……” sulli hanya terdiam.

“itu benar… aku menyukaimu sejak aku pertama kali bertemu denganmu… saat itu perasaanku bergejolak, aku tak kuasa menahannya… saranghaeyo…”

“opppaa……” sulli berbalik dan langsung memeluk taemin.

“saranghae… taemin oppa…” sulli semakin mempererat pelukannya.

“nado~” taemin pun tersenyum, sulli melepas pelukannya dan memandangi taemin.

“mau berdansa denganku?” tanya taemin, sulli hanya mengangguk. Mereka berdua berdansa sangat pelan diiringi music yang romantic.

“jagiya~ aku sangat bahagia hari ini! Apakah ini akan berlangsung selamanya?” tanya taemin.

“pasti, ini semua tidak boleh berakhir~”

Taemin mengecup lembut bibir sulli. “kenapa hanya sebentar~ kau boleh melakukannya sekarang?” goda sulli.

“bagimana jika ada paparazzi melihatnya?” kata taemin ragu.

“aku sudah gila~ biar aku yang melakukannya!” kemudian sulli mulai mencium taemin. Taeminpun membalasnya. Ciuman yang awalnya hangan tiba – tiba menjadi sebuah ciuman yang panas, sulli mengalungkan tangannya pada leher taemin. Mereka berpelukan sangat erat.

 

“oppa apa tadi yang di sebut French kiss?” tanya sulli sambil bersandar di bahu taemin.

“mungkin kika kita melakukannya di afrika ini di sebut Zimbabwe kiss, hehehehe…” canda taemin, membuat sulli tersenyum geli.

“hahahaha… oppa bisa saja! Ayo nyanyikan lagu kalianyang kiss kiss itu aku suka lagu itu…”

“baiklah…” taemin mulai menyanyi……

sou, anohi bokutachiwa futari deattane
So we met that day
mada adokenasaga nokottettano, yokogao wasurenai
You still had an innocent look left, I can’t forget the side view of you
hajime deatta hikara kimochio ienaimamade
since the day I met you I haven’t told you about my feelings
sugoshitekitaketo kyoukosowa kono omoi todokeruyo
But today I will tell you how I feel in my heart
kimidakeni Kiss Kiss Kiss  donnatokimo
Only to you Kiss Kiss Kiss always
Bokuga zutto kimino sobani iruyo
I’m always by your side

Kiss Kiss Kiss
Kiss Kiss Kiss kimidakeo
Kiss Kiss Kiss only you

FIN

woah~~~ akhirnya jadi ff abal ini!!!

mian klo ceritany krng berkenan atau typo dimana – mana…..

udh lama soalnya author ga nulis krn semesteran lalu.. hiksss TT,TT

10 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s