All I Want For Christmast Is You

Title                                       : All I Want For Christmast is You

Author                                  : Dara Daroen (@dara_daroen)

Main cast                             : – Kim Taeyeon, Kim Donghyun

Support cast                       : All member Boyfriend, Na Min Ra, Jo Yoora

Genre                                    : Romance

Rating                                   : PG-15

Leght                                     : Oneshoot

 

ATTENTION!!! Hehehe Author ngerusuh sebentar. Ini FF oneshoot pertamaku loh, FF ku yang lainnya soalnya berpart semua. Dan ini juga FF yang main castnya bermarga ‘Kim’ semua haha *tengok atas*. Ya kan? ‘Kim’ semua kan marganya? Hehe. Oke, biar lebih jelas, lanjut aja ya baca FF ku ini. Mian gaje atau bla bla bla lah..

Happy Reading!!😀


~ Author POV ~

Taeyeon tampak bosan sekarang. Bibir manisnya ia majukan menandakan ekpresi cemberutnya. Entah apa yang ia rasakan. Ya, mungkin bosan. Setelah beberapa lama dia terdiam dan namja yang disampingnya pun terdiam, akhirnya gadis manis itu angkat bicara.

“Baiklah oppa.. aku mulai bosan sekarang” seru Taeyeon lesu.

“Kau merasakan itu? Ne, aku pun merasakannya. Baiklah, pulang saja. Kajja!” seru namja itu dengan cuek. Taeyeon masih cemberut tapi tak beranjak pergi.

“Katanya kau bosan? Ayolah pulang saja, disini kita tak dapat apa-apa”

“Hey! Donghyun oppa!! Apa kau tak pengertian sedikit terhadapku? Kau tak lihat aku cemberut seperti ini? Kau tak tau apa yang aku rasakan dan aku inginkan?” kini gadis itu mulai membentak namjachingu dihadapannya ini.

“Ah baiklah. Aku tau, kau sudah bosan kan disini? Makanya, ayo pulang lah! Aku juga bosan Yeon~ah!” seru Donghyun dan menarik tangan Taeyeon.

Taeyeon tak bisa berkutik dan membantah, dia menuruti Donghyun. Donghyun menarik Taeyeon dan masuk kemobil. Setelah mobil dikemudikan, tak ada satu patah kata pun terlontar dari mulut mereka.

Sehingga ketika mereka sampai di depan rumah Taeyeon, barulah Donghyun angkat bicara.

“Sudah sampai Yeon~ah! Cepat masuk, udara sangat dingin diluar, nanti appa dan eommamu mencemaskanmu” seru Donghyun pada Taeyeon yang sedari tadi terdiam.

Taeyeon belum beranjak turun dari mobil, ia menatap namjanya itu.

“Mwo?” tanya Donghyun dingin.

“Aisssh. Mengapa kau begitu dingin padaku?”

“Ani, kau saja yang menganggapku begitu. Sudahlah, aku sedang tak ingin bertengkar” jawab Donghyun sedikit cuek.

Taeyeon terdiam dan masih menatap namjanya itu.

“Baiklah, apa mau mu sekarang Yeon~ah?”

“Molla”

“Lalu?”

“Kupikir aku ingin… ah ani” Taeyeon memalingkan tatapannya dan berpikir sejenak.

“Katakan saja kau ini ingin apa? Mengapa kau jadi aneh begini?” ser u Donghyun.

“Aku tidak tau! Aku tidak tau Oppa!! Kupikir, yang aku ingin hanya..”

“Apa?”

“Aku ingin perhatian darimu, aku ingin kau ramah selalu padaku oppa..” ujar Taeyeon, kini ia merasa butiran air dari matanya turun. Donghyun tak mengerti apa yang dilakukan yeojanya ini.

“Apa maksudmu Yeon~ah? Apa aku kurang perhatian padamu? Kurang apa…” seru Donghyun, kini nada suaranya mulai lembut. Ia menatap lekat-lekat yeojanya itu.

“YA! Apa kau tak merasa, kalau kau selalu membuatku bosan? Selalu mengacuhkan dan , dan perhatianmu padaku itu kurang oppa! Kau bahkan sangat cuek terhadapku. Aku ini yeojamu atau bukan?” ujar Taeyeon dengan nada gemetar dan mengucurkan airmata yg mulai deras.

“Ah baiklah. Mianhamnida Taeyeon. Mungkin aku salah, ya, mian. Aku berjanji tak akan cuek lagi padamu, tak akan mengecewakanmu lagi. Aku akan menghilangkan segala rasa bosanmu itu Yeon~ah.. “ ujar Donghyun amat lembut.

Kini Taeyeon tersenyum, “Yaksok?”

“Ne, Yaksokhae”

“Aku pegang janjimu oppa” serunya sambil tersenyum manis. Donghyun mencubit gemas pipi yeojanya itu.

“Baiklah, cepat lah masuk. Aku khawatir orang tuamu mencarimu.” Seru Donghyun.

“Ne”

~ ~ ~

                “Taeyeon~ah!! Hey! Bangun! Ayo buka pintunya!”  seru seseorang dari luar kamar Taeyeon.

“Huaaaaa eomma! Mengapa mengganggu tidurku? Nanti saja aku bangunnya, aku masih sangat ngantuk!!” teriak Taeyeon dan menutup mukanya dengan bantal.

“Hey pemalas! Kau tak tau hari ini hari apa? Oh ayolaaah jangan malas seperti itu!”

Apa? Hari ini memang hari apa? Hmmm..’ pikir Taeyeon dlm hati.

“Aigo!!” teriak Taeyeon dan langsung terbangun dan membuka pintu segera.

“Eomma! Eomma! MERRY CHRISTMAST!! Hehe” teriak gadis itu langsung ketika membukakan pintu kamarnya. Eomma nya kaget, untung tidak jantungan.

“Dasar anak aneh! Baru sadar ya? Hahaha. Marry Christmast too” ucap eomma lembut pada putrinya semata wayangnya itu.

“Baiklah, ayo cepat kenakan pakaian natalmu. Kami semua sudah siap diruang bawah, cepat kau turun setelah rapi ya” seru Eomma. Taeyeon mengangguk dan bergegas.

“Annyeong! Bagaimana? Bagaimana pakaian natalku?” seru Taeyeon didepan eomma dan appanya.

“Huuaaa anak appa manis sekali.” Puji appa yang membuat putrinya itu tertawa kecil.

Taeyeon menggunakan dress putih lengan pendek dan panjang menutupi sampai paha. Dia juga mengenakan topi natalnya dan sepatu high heels setinggi 3 cm. yap, costum natalnya itu memang membuat penampilannya manis.

~ ~ ~

                “Appa dan Eomma pergi dulu ya Yeon~ah! Hati-hati dirumah. Tenang saja, member Boyfriend, Na Minra dan Jo Yoora sudah kami undang kerumah untuk menemanimu. Kau bisa berpesta bersama mereka Yeon~ah! Annyeong!!” ser u Eomma kepada Taeyeon sambil melambai-lambai dan menutup kaca mobil.

Taeyeon kembali masuk kedalam dan dilirik jam yang melilit ditangannya sudah menunjukan pukul 10.00. Akhirnya, Taeyeon menghempaskan dirinya disofa.

“Hhhhh. Mereka enak sekali menghabiskan natal berdua, dan aku putrinya ini ditinggal dirumah sendiri. Huaaahh tapi kuharap natal kali ini tak membosankan bagiku walau tak bersama keluarga” pekik Taeyeon dalam hati.

“Haahh, apa yang harus kukerjakan ya.. Pohon natal dan hiasannya sudah diatur Eomma, ruang pestanya sudah dirapikan Appa. Kado-kadonya sudah ditata rapi. Haaah, lalu apa yang harus kukerjakan sekarang..” gerutu Taeyeon selagi matanya menyapu seisi ruang rumahnya.

“Ah sebaiknya aku telpon Donghyun oppa”

Calling Donghyun oppa..

“Yobosseo?”

Ne, oppa.”

“Wae Yeon~ah?”

Malam ini kau bisa kan datang kerumahku?”

Oh tentu saja, mengapa tidak..”

 “Yeaay benarkah? Benar kau akan datang? Hehe.”

Ne, Yaksokhae Taeyeon..”

 “Okay, kutunggu jam 8 malam ya oppa”

Okay chagi!”

~ tuuuuuutttt~

~ Kim Taeyeon POV ~

Aku senang Donghyun oppa bisa datang malam ini. Kuharap dia benar-benar berjanji. Aku ingin malam ini spesial. Aku ingin dihari natal ini yang mewarnainya itu Donghyunku.

Aku beranjak kedapur mengecek makanan yang tersedia. Tiba-tiba..

TINGTONG!! TINGTONG!

Segera aku buka pintu rumahku. Rupanya ada yang datang, dan itu….

“Hey! Min Ra!!” seruku pada tamu dibalik pintu itu.

“Taeyeon.. Merry Christmast!!” seru Min Ra dengan senyum termanisnya.

“Ah ne. Merry Christmast too!” kami berpelukan. Lalu, aku ajak Min Ra masuk.

“Ah baiklah, aku mulai bingung. Dimana namjachingumu itu Min Ra~ah?”

“No Minwoo? Hehe dia sedang ada jadwal perform disalah satu acara yang merayakan natal.”

“Mwo? Berarti Donghyun oppa pun ikut kah?”

“Yaiyalaaah”

“Mengapa kau tak bilang dari tadi?? Huaaaa, aku ingin melihat mereka Min Ra!”

Aku menarik-narik baju Min Ra, mengajak Min Ra untuk menonton perform Boyfriend di acara natal itu. Namun nampaknya Min Ra menolak.

“Huaaa mengapa kau menolak Min Ra~ah? Apa kau tak mau melihat Minwoomu itu?” tanyaku penuh ragu padanya.

“Bukan begitu, masalahnya mereka sudah selesai perform sekitar jam 8 tadi Taeyeon~ah. Dan baru saja aku pulang menontonnya, kukira kau tadi pergi kesana juga.” Ujar Min Ra.

“Na Min Ra!!! Babo, babo, babo! Mengapa kau tak menanyakan dulu padaku tadi pagi?”

“Aku sudah mengirim pesan padamu. Haahh bagaimana kau ini.”

Aku mengambil handphoneku dimeja. Dan benar saja ada 5 message masuk dari Min  Ra tadi pagi, dan aku lupa membukanya, bahkan aku tak melihatnya. Aku tertawa kecil. Min Ra mendesah pelan.

“Haaahh sudahlah. Oh ya, sepertinya rumahmu sudah rapi ditata setting natal seperti ini. Kupikir belum, makanya aku kesini untuk membantumu merapikan semua.” Seru Min Ra.

“Ah Ne, semuanya sudah diatur dan ditata orang tuaku.”

“Ohya Min Ra~ah! Apa Jo Yoora pun akan datang? Dan dia juga akan datang bersama Kwangmin kan?” tanyaku.

“Ya, tentu itu. Semua pasti datang, aku sudah menanyakannya tadi pada member Boyfriend juga di dorm mereka.” Ujar Min Ra.

~ ~ ~

                Hari sudah mulai malam, kini sudah jam 7.00. Rumahku sudah mulai ramai dipadati teman-temanku ini. Disini sudah ada Min Ra yang ditemani namjanya, Minwoo. Dan Yoora pun sudah datang bersama Kwangminnya. Haaah dua couple sudah datang dan mereka sempat membuatku iri karena kemesraan mereka dengan kekasihnya masing-masing.

“Hey! Menunggu Donghyun Hyung ya??!” seru Jeongmin oppa tiba-tiba mengagetkanku yang sedang menatap keluar rumah di ambang pintu depan.

“Oppa! Bisakah kau tak mengagetkanku?”

“Hehehe mianhae Taeyeon.. Ngomong-ngomong mengapa namjamu itu belum datang? Dia sudah berjanji akan datang bukan?”

“Ne, oppa. Tapi entahlah dia kemana hingga kini belum datang.” Ujarku lesu.

‘Hey mengapa yeoja ini hyung?” tanya seseorang lagi yang menghampiri aku dan Jeongmin oppa. Ya, sebut saja dia Youngmin.

“Ohh Jo Youngmin, kau lihat betapa kusutnya wajah yeoja ini? Haha. Dia menunggu namjachingunya yang tak kunjung tiba!” seru Jeongmin oppa, kurasa ini ledekkan untukku.

Youngmin tertawa terbahak, entah aku bingung apa lucunya semua ini. Aahh. Tiba-tiba ada juga yang tertawa dan menepuk pundakku. Haaahh Hyunseong oppa.

“Hahahaha! Sabar saja ya Taeyeon. Dia akan datang kok. Haha, jangan kusut seperti itu mukamu!” seru Hyunsoeng oppa dengan sedikit candanya.

“Ah sudahlah, kalian seakan memojokkanku. Sudah sana sana, jangan ganggu aku!” bentakku. Semua namja-namja menyebalkan itu sempat lagi meledek tapi segera pergi meninggalkanku.

Huaaah mana Donghyunku?? Mengapa ia tak datang juga? Apa dia lupa janjinya? Ah harusnya aku tak perlu mempercayainya..’ pekikku dalam hati.

~ Donghyun POV~

Kulirik jam tanganku dan menunjukkan pukul 8 tepat. Oh tuhan, ku harap aku bisa tepat waktu sampai dirumah Taeyeon. Aku tak tau harus apa jika aku sampai telat datang. Aku benar-benar tak ingin yeoja itu kecewa lagi padaku.

Kulajukan mobilku dengan kecepatan tinggi. Saking cepatnya mobilku melaju, aku menabrak seorang yeoja ketika di prapatan jalan. Aigooo.. Babonya aku.

“Aigo.. Noona, gwaenchana?”

Yeoja itu masih membuka matanya dia tidak jatuh pingsan hanya saja ada luka parah di lutut kakinya. Yeoja itu meringis amat kesakitan. Aku menggendongnya masuk kemobilku dan membawanya cepat kerumah sakit terdekat.

~ ~ ~

                Insiden tadi sangat merepotkan. Haaaah aku kehilangan banyak waktu sekarang. Untung saja masalah tabrakan itu masih ringan dan sudah kuselesaikan dengan cepat. Kini aku melaju lagi cepat ke rumah Taeyeon. Ku lirik lagu jam tanganku dan kini menunjukan pukul 10.00. Aigo.. aku amat sangat telat. Aku tak tau Taeyeon akan mengatakan apa padaku. Aku mencoba pasrah.

Di jalan tengah kota Seoul aku tiba-tiba terjebak macet yang amat sangat lama dan panjang. Oh tuhaaan, masalah apa lagi ini.. sekitar sejam sudah aku mengatasi macet itu dan kini aku sudah didekat rumah Taeyeon. Sebentar lagi sampai. Tapi, kini sudah jam 11. Ah aku benar-benar pasrah!

Kuparkirkan mobilku didepan rumah Taeyeon dan segera kuketuk pintu rumah Taeyeon, kuharap Taeyeon masih belum tidur.

Toookkk tok tok!!

Tok Tok tok!!

Aku mulai resah. Tak ada jawaban dari dalam. Apa Taeyeon sudah tidur? Tapi bagaimana? Ah, lagi-lagi aku mengecewakannya. Oh tuhaan…

Tok tok tok!! TOK TOK TOK!!

Kuketuk terus pintu rumah itu.

Hingga ada seseorang yang membukakannya dan itulah orang yang kuharapkan.

Kupeluk dia dengan erat..

~ Kim Taeyeon POV~

Kini sudah jam 11. Aku masih duduk di sofa. Entah apa yang aku lakukan ini. Apa aku menunggunya? Menunggu namja itu, namja pemberi janji palsu itu. Haah sia-sia.

Tapi…

TOK TOK TOK!!

Ada ketukan beberapa kali dari luar rumahku, kuharap penuh itu Donghyun oppa. Ah ani, dia tak mungkin datang. Tak mungkin. Aku kecewa sudah padanya.

Segera kubuka pintu dengan lesu dan lemas. Setelah itu kurasakan hangatnya pelukan..

~ Author POV ~

Taeyeon kaget dengan pelukan ini dan siapa yang memeluknya ini. Segera ia lepaskan pelukan itu. Dan Donghyun menatap lekat yeoja tercintanya itu.

“Mianhae Chagiya.. Mianhae!” seru Donghyun lembut dan tak mengalihkan tatapannya, tetap menatap mata Taeyeon yeojanya itu.

“Tak perlu oppa. Tak perlu kata maaf. Seharusnya aku yang meminta maaf karena…” tangis Taeyeon pecah sebelum dia melanjutkan kata-katanya lagi. Donghyun dengan sigap menyeka airmatanya.

“Karena telah membuatmu berjanji. Dan akhirnya kau tak bisa tepati dan mengecewakanku lagi” lanjut Taeyeon sambil tertunduk.

“Maaf Yeon~ah! Tapi ini aku sudah datang, aku tak melanggar janjiku kan?”

“Ani! Memang kau tak melanggar janjimu untuk datang kesini! Tapi, tapi janjimu yang kemarin oppa. Janjimu yang tak akan membuatku kecewa dan bosan lagi! Sekarang aku tau, itu semua janji bohong! Bohong!” geretak Taeyeon yang mulai kesal, tangisnya makin menjadi.

“Jeongmal mianhamnida Yeon ~ah! Kau tak tau, betapa sulit aku berjuang datang kesini. Aku tak ingin membuatmu kecewa sama sekali. Maaf aku telat datang karena tadi aku menabrak seseorang ketika terburu-buru kerumahmu dan setelahnya aku terjebak macet selama satu jam di jalan kota. Sungguh, aku jujur Yeon~ah! Kumohon kau percayalah. Dan maafkan aku..” jelas Donghyun.

“Cukup oppa. Kukira malam natal ini akan special bagiku. Tapi nyatanya harapanku sirna semuanya hanya harapan. Bahkan kau, kau yang kuharapkan tidak bisa mewujudkan semua harapku ini oppa!” seru Taeyeon.

Donghyun mengangkat wajah Taeyeon dan mendekatkan wajahnya ke wajah yeoja manis itu. Bibir mereka kini bersentuhan. Taeyeon memejamkan matanya, entah mengapa dia menikmati itu, padahal dia sedang kecewa dengan namjanya ini.

Beberapa detik kemudian Donghyun melepaskan ciuman hangatnya itu. Dan langsung berkata, “Aku tau aku hanya bisa mengecewakanmu, aku mohon kau bisa kan memaafkanku? Aku sungguh merasa bersalah Yeon~ah. Aku akan mencoba memuat natalmu special malam ini chagi..” ucap Donghyun lembut.

Taeyeon menyeka airmatanya dan menyentuh bibirnya.

“Oppa, kau tau? Kau mencuri first kiss ku. Dan itu..” ucap Taeyeon namun di potong oleh tawanya Donghyun.

“Hahaha. Benarkah aku first kissmu? Yeah bagus lah hehe” seru Donghyun sambil tertawa kecil. Taeyeon memukul-mukul lengan Donghyun pelan.

“Ne oppa. Hmmm, baiklah kurasa aku wajib memaafkanmu.” Ujar Taeyeon dan kini mengembangkan senyum manisnya yang membuat Donghyun amat terpesona.

“Gomawo chagi. Eh kau tersenyum seperti itu memuatku terpesona, sungguh Yeon~ah!” goda Donghyun sambil menoel dagu yeojanya itu.

Taeyeon tersipu malu dan dia rasa wajahnya memerah sekarang.

~ Kim Taeyeon POV ~

“Cukup oppa. Kukira malam natal ini akan special bagiku. Tapi nyatanya harapanku sirna semuanya hanya harapan. Bahkan kau, kau yang kuharapkan tidak bisa mewujudkan semua harapku ini oppa!” seruku pada Donghyun oppa.

Donghyun mengangkat wajahku dan mendekatkan wajahnya ke wajahku. Dan akhirnya dekat, sangat dekat hingga tak ada jarak lagi. Kuraskan bibir manisnya menyentuh bibirku. Aku memejamkan mataku, entah mengapa aku menikmati itu, padahal aku sedang kecewa dengan namjaku ini.

Beberapa detik kemudian Donghyun melepaskan ciuman hangatnya itu. Dan langsung berkata, “Aku tau aku hanya bisa mengecewakanmu, aku mohon kau bisa kan memaafkanku? Aku sungguh merasa bersalah Yeon~ah. Aku akan mencoba memuat natalmu special malam ini chagi..” ucap Donghyun oppa lembut.

Aku menyeka airmataku dan kusentuh bibirku.

“Oppa, kau tau? Kau mencuri first kiss ku. Dan itu..” ucapku namun di potong oleh tawa Donghyun oppa.

“Hahaha. Benarkah aku first kissmu? Yeah bagus lah hehe” seru Donghyun oppa sambil tertawa kecil. Aku memukul-mukul lengan Donghyun oppa pelan.

“Ne oppa. Hmmm, baiklah kurasa aku wajib memaafkanmu.” Ujarku dan kini mengembangkan senyum manisku.

“Gomawo chagi. Eh kau tersenyum seperti itu memuatku terpesona, sungguh Yeon~ah!” goda Donghyun oppa sambil menoel daguku.

Aku tersipu malu dan kurasa wajahku memerah saat ini.

~ ~ ~

                Donghyun oppa dan aku bergandengan tangan menyusuri Sungai Han. Ya, walaupun kini sudah sepi tapi ini lebih baik. Sepertinya memang hanya tinggal ada aku dan Donghyun oppa disini.

Sungai Han, tempat ini biasanya paling ramai kalau malam natal seperti sekarang tapi pasti sekitar jam 7 sampai jam 10 saja. Ya, buktinya saja sekarang jam setengah 12 sudah sepi hampir tak ada siapa-siapa. Sungai Han ini selalu ramai dengan kunjungan banyak pasangan yang berpacaran disini. Dan satu lagi yang terlihat indah, disana terpamerkan pohon natal yang besar nan cantik dan indah.

Tempat ini cocok untuk dibuat romantis. Yeah, Donghyun oppa tepat sekali mengajakku kesini.

“Kau tepat sekali membawaku kesini oppa..” seruku memecah keheningan. Kutengok namjaku itu, dia tersenyum dan itu… Manis sekali. Dan memuat aku tersenyum juga.

“Baru kali ini aku melihat senyum manismu oppa . hehe” seruku padanya.

Lalu kami duduk di rerumputan. Diseberang kami terpampang pohon natal indah itu.

“Kau lihat pohon indah itu? Itu sangat indah dan cantik, bagaikan perumpamaan dirimu Yeon~ah!” ucap Donghyun oppa. Entah itu gombalan atau fakta.

“Aku tak tau kau menggombal atau mengatakan yang sebenarnya. Tapi, aku juga merasa pohon itu indah seindah dirimu oppa..” seruku. Donghyun oppa menengok kearahku, aku pun menengok kearahnya.

“Taeyeon! Mian..” ucap namja ku itu lembut.

“Wae?”

“Aku tak bisa memberi hadiah natal apapun padamu. Maafkan aku..”

“Ah oppa. Gwaenchana, na do mianhamnida oppa. Aku juga tak bisa memberi hadiah natal padamu. Mian” ujarku sambil menatap lekat mata indah Donghyunku itu.

“Gwaenchanayo chagi” ucapnya samil tersenyum dan lagi-lagi itu senyum manisnya.

~ Author POV ~

Mereka berdua menikmati malam indah itu.

Donghyun meraih tangan Taeyeon. Mendekap mesra tubuh yeojachingunya dan melepaskannya lagi. Donghyun mengecup lemut bibir Taeyeon, sekilas saja. Setelahnya, keduanya tersenyum bahagia.

“Taeyeon, yeojachinguku..”

“Ne?”

I just want you for my own

More than you could ever know

 Make my wish come true

 Baby, ALL I WANT FOR CHRISTMAST IS YOU…

 You…  Baby… “

Taeyeon tersenyum bahagia dan disambut pula dengan senyum manis Donghyun. Mereka enar-benar merasakan bahagianya malam natal itu..

~ THE END ~

Yeaaah gimana gimana readers FF ku? Please leave a comment ya. Aku butuh komen dari kalian.

Ya, mian juga ya kalo ini cerita agak susah dimengerti atau gajelas dan lain sebagainya. Mianhae, jeongmal mianhamnida all!😀

PLEASE LEAVE YOUR COMMENT! DONT BE SILENT READERS!!

Gomawo readers!! ^^

15 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s