We Got Married Sunny-Sungmin Couple [Episode 5]

Author : Kin♥ (@Rekindria)

Main cast : Sunsun couple♥

Rating : PG-15

Genre : Romance

Previous part :

Teaser

Episode 1

Episode 2

Episode 3

Episode 4

Disclaimer : Plot is MINE. All the Main casts are belong to god and themselves. I hope they willl be official couple keke~

Warning : Don’t be a Plagiator and Siders.

♥ We got Married♥

*Note :

Tulisan Tebal : Studio

Tulisan Miring : Wawancara

Tulisan biasa : Cerita

Binggung ya? Haha maaf kalau bikin pusing -_-

~Episode 5~

Sungmin mengapit lengan Sunny dan tersenyum saat melihat wajah gadis yang menurutnya sangat imut. Tak henti memandang wajah Sunny membuat wajah gadis itu merona merah. “Berhenti melihat wajahku seperti itu oppa,” pekik Sunny dengan memukul ringan bahu Sungmin.

Sungmin terkekeh, “Kau sangat imut,”

Sunny tak henti-henti menampakan semburat merah yang tertera diwajahnya. Ia benar-benar merasakan hatinya tersenyum seperti cahaya yang menerpa mereka.

Sungmin menggigit bibir bawahnya. Menghela nafas panjang saat merasakan detak jantung yang tak bisa ia jelaskan. “Jadi.. bagamana pernikahan kita?” tanya Sungmin seraya menyingkirkan rambut panjang Sunny yang mengganggu wajahnya.

Sunny memutar bola mata lalu melihat sekelilingnya. Menghirup udara segar yang menerpa wajahnya. “Seterah oppa saja,” balasnya dengan tersenyum malu.

Disaat itu mereka hanya diam. “Aku mau ice cream oppa,” rengek Sunny dengan aegyo khasnya. Membuat Sungmin ingin sekali mencubit pipi gadis dihadapannya karena gemas.

Sungmin bangkit dari dudukannya dan menundukkan tubuhnya. Menyetarakan posisinya dengan Sunny. “Tunggu disini ya..” perintahnya. Sunny menganggukkan kepalanya.

Sunny tersenyum saat melihat Sungmin berlari kecil meninggalkannya. Setelah ia lihat bayangan Sungmin menghilang ia mendesah. “Otteoke?” Sunny memainkan jari-jemarinya dengan gemas, berusaha menghilangkan rasa gugupnya.

Sunny terus menghela nafas.  Menghembuskan perlahan-lahan tapi, tetap saja rasa gugupnya tak bisa dihilangkan.

Tiba-tiba rasa gugupnya hilang saat melihat Sungmin melambaikan tangannya. Matanya terus mengekori Sungmin. Tapi, kemana ice cream yang ia pesan?

Oppa dimana ice cream-nya?” Sunny bertanya dengan wajah aegyonya.

Sungmin tersenyum singkat. “Ini.” Jawabnya dengan memberikan ice cream yang tadi sengaja ia sembunyikan. “Kau suka?” tanya Sungmin dengan melirik Sunny dengan senyuman yang terus terukir diwajahnya.

Mereka pun terus melanjutkan perjalanan mereka. Menghabiskan waktu berdua menikmati apa saja yang bisa mereka lakukan.

Sunny dan Sungmin terus mengukir senyum itu. Langkah mereka terdengar malu-malu. Sungmin berkali-kali terdengar menghela nafas saat berjalan sejajar dengan Sunny. Wajahnya bersemu merah saat melihat tangan Sunny yang mengganggur untuk digengam.

Sunny tiba-tiba memergoki Sungmin yang terus menatapnya intens. “Wae?” Sunny mengangkat kedua alisnya hingga bertaut dan terus melanjuti memakan ice cream-nya.

Sungmin terkekeh kecil. “Itu ada noda ice cream.” Sungmin menunjuk-nunjuk bibir Sunny.

Sunny membulatkan matanya. “Ne?” Sunny mencoba membersihkan bibirnya dengan tangannya.

Sungmin menghentikan tangan Sunny. “Jangan seperti ini. Nanti kotor.” Sungmin menyodorkan tissue dan mengusap pelan noda di bibir Sunny.

Onew : “Sungmin Hyung mengambil kesempatan dalam kesempitan nih.”

Sooyoung : “Aku juga mau seperti itu.”

Onew : “Pengen banget banget ya?”

Sooyoung : “Jatah ayam aku ambil ya oppa keke~” *tersenyum evil kearah Onew*

Jessica : “Sunny masih tetep aja ya masang majah aegyo.” *menatap datar layar lcd*

Leeteuk : “Sungmin sudah dewasa. Kalau dia melangkahiku bagaimana?” *menatap nanar pasangan Sunsun*

Taeyeon : “Makannya oppa menikahlah secepatnya. Kau sudah tua.”

Leeteuk : *menatap Taeyeon berapi-api* *dalam hati : “Awas entar gak ada jatah malam ini (?)”

Sunny menatap Sungmin terdiam. Dipastikan jika bisa meledak ia akan melakukannya sekarang.

“Sekarang kita mau kemana?” Sungmin terlihat grogi saat selesai menatap Sunny intens.

Sunny mengigit bibir bawahnya. “Aku lelah oppa. Sore nanti aku ada jadwal.”

Sungmin menganggukkan kepalanya, mengerti. “Baiklah. Aku antar kau sampai dorm.”

-Sunny Pov-

Sunny : “Menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama Sungmin sunbae.”

“Sunbae? Bukannya kau memanggilnya oppa?  Dan itu juga terdengar mesra.”

Sunny : “Benarkah? Keke~ Sungmin oppa sangat baik padaku. Aku sudah tau kalau dia pribadi yang menyenangkan^^”

“Bagaimana kau mengetahuinya? Oh ya.. Kau pernah berkerja sama dengannya di salah satu stasiun radio kan?”

Sunny : “Benar. Dan bertemu dengannya lagi seakan membuka memori itu lagi.”

“Memori? Jadi kau pernah mempunyai memori indah bersamanya? Apa kau sempat mempunyai rasa lebih padanya?”

Sunny : “Ne? Aku rasa semua wanita akan jatuh cinta pada pribadi Sungmin oppa yang begitu menyenangkan.”

 

Sungmin segera turun dari mobil pribadinya. Ia berlari kecil untuk membuka pintu mobil Sunny.

Sunny mendorong pintu pelan. Ia terdiam saat melihat Sungmin ingin membukanya. Ia kembali menutup pintu itu dengan kekehan kecil dibibirnya.

Sungmin tersenyum malu dan membukakan pintu untuk Sunny. Sunny hanya tersenyum kikuk dan menundukkan wajahnya,berterima kasih.

Sunny menggaruk kepalanya, grogi. “Terima kasih oppa…”

Sungmin tersenyum lalu mengacak rambut Sunny pelan. “Kau hati-hati ya.” pesannya. Sunny membalasnya dengan anggukan mantap.

~~~~~

“Kau potong rambut?” Sungmin memekik pelan saat melihat perubahan Sunny. Ia terus memperhatikan Sunny dari ujung atas hingga bawah. Sangat berbeda. Bukan Sunny yang innocent atau imut lagi Tapi, lebih ke gadis yang dewasa dan sexy.

-Sungmin Pov-

Sungmin : “Dia terlihat berbeda namun cantik.”

“Kau tau jika dulu dia hanya memakai wig?”

Sungmin : “Tentu. Awalnya aku menolak jika dia comeback benar-benar memotong rambut. Tapi, akhirnya dia memotong rambutnya juga. Mungkin biar terlihat alami.”

“Apa kau menyukai perubahannya?”

Sungmin : “Aku menyukai dia apa adanya.”

“Wah, sepertinya kamu sangat perhatian padanya. Benar kan? Ingat saat di taman yang lalu? Saat Sunny sedang memakan ice cream-nya?”

Sungmin : “Ne. Dari dulu dia seperti ini. Makan selalu berantakan.”

“Dan kau selalu mencoba membantunya. Ah.. apakah kalian tidak mempunyai hubungan khusus saat dulu? Kalian sangat cocok jika bersama?”

Sungmin : “Benarkah? Keke~”

 

Sunny menganggukan kepalanya. “Ne. Bagaimana? Bagus tidak?” tanya Sunny.

“Terlihat berbeda namun mengagumkan.” Sahut Sungmin cepat. “Bukannya semula kau memakai wig? Sayang sekali rambutmu yang panjang itu.”

Ne. Karena responnya postitif aku memberanikan diri untuk potong rambut. Kau tidak menyukainya ya oppa? Kau ingin aku memanjangkan rambutku?”

Sungmin menggeleng. “Tidak. Aku suka kamu apa adanya. Ini bagus.”

Sooyoung : “Min oppa ! Kau bilang apa? Itu pernyataan cinta ya?”

Onew: “Pernyataan cinta tidak seperti itu-_-“

Sooyoung : “Sok tau nih. Emang udah pernah ngerasain pacaran?”

Taeyeon dan Leeteuk : “Berisik nih yang sendiri diem aja deh. Envy ya? HAHA”

Jessica : “Tau deh yang udah punya pasangan.”

 

Sungmin diam lalu tersenyum kecil. “Baiklah ayo kita sarapan. Aku ada acara nanti siang. Jadi, kita harus memanfaatkan waktu kita.”

Sunny mengangguk,setuju. “Baiklah.”

Sungmin dan Sunny pun menuju lift. Mereka memutuskan untuk sarapan di cafe khusus anak asuh SM.

Sunny melambaikan tangannya kearah anggota SNSD lainnya. Sedangkan anggota SNSD lainnya saling berbisik dan tertawa melihat Sunny dan Sungmin yang selalu bersama.

Sungmin menghampiri Sunny saat ia sudah selesai mengambil makanan. “Ayo kita duduk disana.” Sungmin menunjuk kearah meja yang terletak di pojok sana.

Untuk pertama kalinya Sungmin dan Sunny berpengangan tangan. Sungmin menarik tangan Sunny untuk ikut dengannya. Dan lihatlah semua mata dari anggota SM menatap mereka dengan iri.

Taeyeon : “Menyenangkan jika mempunyai waktu untuk selalu bersama tanpa sembunyi.”

Leeteuk : “Benar.”

Jessica : “Kasian ya yang pacaran selalu diem-dieman kayak kucing.”

Sooyoung : *menatap Jessica evil*

 

Sungmin menaruh makanannya sebentar lalu menarik kursi Sunny. “Kansahamida oppa.

Sungmin tersenyum kecil. “Kau masih formal saja.”

Sunny terhenyak sendikit. “Biar lebih sopan mungkin. Tidak enak dilihat yang lain.” Jawab Sunny dengan melirik orang-orang yang melihatnya terlebih anggota SNSD dan Super Junior yang terus memperhatikan mereka.

Kyuhyun menghampiri Hyung-nya dan menepuk pelan bahu Eunhyuk. “Ada apa sih? Seru banget ya?” sela Kyuhyun yang mulai ikut-ikutan.

Yesung melirik singkat Kyuhyun lalu kembali pada aktivitas mereka, memantau hubungan couple Sunsun. “Mereka malu-malu tapi mau HAHA. Aku mau punya pasangan juga.” Rengek Yesung yang berhasil mendapatkan jitakan ringan dari Ryeowook.

Kyuhyun menyeringai kecil. “Kalau mau lebih asik lebih dekat lah.” Kyuhyun berlenggang seenaknya menuju meja Sungmin dan Sunny. Anngota Super Junior lainnya hanya melongo melihat Kyuhyun seenak dirinya menganggu moments Sunny-Sungmin.

“Hyung… Aku duduk disini ya. Abis pada aneh disana.” Kyuhyun merengek manja lalu menarik kursi disebelah Sungmin.

Sunny terdiam melihatnya. Ternyata benar kata teman-temannya Kyuhyun itu sangat penggangu. Walau wajahnya terlihat menyenangkan tapi kelakuannya sangat menyebalkan. Kenapa dia menganggu suasana mereka?

“Kyuhyun  ah.. Kamu sedang apa disini?” Sungmin mengerutkan keningnya kesal. Pertanyaannya tadi itu senada dengan ‘Bisakah kau pergi?’. Bukan Kyuhyun namanya kalau tidak tau diri. Dia masih tersenyum evil dengan seringai kecil ke arah Sunny.

Sunny mengedikkan bahunya,ngeri. Suasana yang dibawa Kyuhyun menyeramkan. “Annyeonghaseo Kyuhyun sunbae..”sapa Sunny dengan senyum khasnya.

Kyuhyun membalas senyuman itu singkat lalu kembali ‘menggangu’ acara mereka. “Kalian romantis sekali hehe. Apa tidak apa-apa pacaran disini?” tanya Kyuhyun polos.

“Kami tidak pacaran.” Sahut Sungmin cepat.

Kyuhyun menatap Sungmin tidak percaya. “Oh ya.. benar kalian menikah hehe. Mana cincinnya?”

“Apa?”

“Sungmin Hyung tidak memberi cincin padamu Lee Sunny?” Kyuhyun melirik Sungmin dengan heran. “Hyung.. kalau tidak punya uang bilang Hyung. Nanti aku pinjamkan. Masa beli cincin untuk istri tidak mampu. Sungmin Hyung anggota SJ kan? Oh please..” Kyuhyun bergumam pelan dan berhasil mendapatkan jitakan ringan dari tangan Sungmin.

“Jangan asal bicara.” Sahut Sungmin cepat. “Kami tidak mempunyai waktu jadi belum sempat membeli cincin. Iya kan Sunny?”

Sunny mengangguk, setuju. “Ne.”

Sungmin kembali melirik Kyuhyun. “Terus, kenapa masih disini ?”

Kyuhyun menatap Sungmin dengan meledek. “Mau melihat kalian pacaran haha.”

Sunny bersemu merah saat Kyuhyun meledeknya. Dia tahu sekali Kyuhyun dan Sungmin sangat dekat. Dan mengetahui Kyuhyun tau hubungannya dengan Sunny membuat ia terus tersenyum.

Kyuhyun melirik singkat Sunny. “Kau cantik Sunny. Pantas Hyung-ku ini menyukaimu.”

“Jangan bicara sembarangan lagi.” Pekik Sungmin pelan dengan menggigit bibir bawahnya, kesal. Dia tahu dia malu sekarang. Karena ulah Kyuhyun dia tidak bisa berkutik sekarang.

-Sungmin pov-

“Kau terlihat gugup Sungmin-sshi. Ada apa?”

Sungmin : “Anak itu membuatku malu.”

“Siapa? Kyuhyun-shhi? Dia terlihat menyukai kakak iparnya sepertinya.”

Sungmin : “Apa? Kakak ipar?” *bersemu merah*

“Kau terlihat malu sekarang haha. Dan lihatlah kau sepertinya beruntung. Yang lainnya ingin memiliki kesempatan seperti mu juga.”

Sungmin : “Benar. Menghabiskan waktu dengan Sunny menyenangkan walau sempat diganggu sama Kyuhyun-_-“

“Bukankah kau dan Kyuhyun seperti adik kakak? Sebentar, dia mengatakan kau menyukai Sunny. Kau benar menyukainya?”

Sungmin : “Apa? Kyuhyun-sshi bilang apa? Kenapa dia menyebalkan?”

“Kau menyukai Sunny kan?”

Sungmin : “Apa? Kenapa pertanyaannya seperti ini?”

 

Sooyoung tiba-tiba datang dan menarik Kyuhyun paksa. “Hei Cho Kyuhyun jangan ganggu Minnie oppa dan Sunny.” Pekik Sooyoung.

Kyuhyun  melirik singkat Sooyoung dengan senyum arti. “Kemarilah Sooyoung ah.. mereka terlihat malu-malu keke~” ajak Kyuhyun dengan alis yang bertaut, meledek.

Sooyoung terdiam sebentar lalu kembali menarik tangan Kyuhyun. “Tidak boleh ganggu orang pacaran.”

“YA ! YA! CHOI SOOYOUNG LEPASKAN AKU!” rengek Kyuhyun dengan meronta-ronta. Sooyoung tidak menggubrisnya. Ia tetap asik menarik Kyuhyun agar tidak mengganggu ketentraman Sunny dan Sungmin.

To be continued

Maaf lama abis bingung plotnya gimana -_- maaf pendek hueee maaf  T,T oke gimana part ini? Lebih baik kah? Atau lebih buruk?

36 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s