Splendid Marriage (Part 3)

Title: Splendid Marriage (Part 3)

Author: Wulanchynngsh

Cast:

• Baek Suzy Miss A

• Jang Wooyoung 2PM

• Ok Taecyeon 2PM

• Im YoonA SNSD

Other Cast: Find it in this story😉

Genre: romantic, drama

Length: Series

Rating: PG 15~

Diaclaimer: berhubung aku lagi suka banget Suyoung couple, jadi terciptalah ff ini. Semua cast milik Tuhan, jalan ceritanya milik aku jadi no bashing ya! Happy reading =)

 

***

 

@Incheon airport

“Kenapa kau baru mengatakannya sekarang oppa?” Suzy menunduk sedih. Sebenarnya ia ingin menangis.

“Mianhaeyo chagi-ya, aku tidak akan lama ko di jepang. Mungkin sekitar tiga minggu saja. Kalau pekerjaan kami di jepang selesai, aku akan langsung kembali ke korea. Arasseo? Jangan bersedih lagi chagi, aku pasti akan sangat merindukanmu” Wooyoung memegang bahu Suzy lalu mengusap pipinya lembut.

“Aku juga pasti akan sangat merindukanmu oppa” Suzy memeluk Wooyoung. Rasanya ia tidak ingin namja ini meninggalkannya walaupun tujuan 2PM ke jepang hanya karena mereka ada pekerjaan bersama SNSD.

“Jaga dirimu baik baik ya. Aku pasti akan secepatnya kembali ke korea. Disinikan kau banyak teman, jangan merasa kesepian. Aku mencintaimu chagi” Wooyoung mengecup kening Suzy lembut. Lalu ia segera mempersiapkan koper dan tasnya karena sebentar lagi pesawat akan segera take off.

“Nado, saranghaeyo oppa” Suzy mundur beberapa langkah berkumpul bersama member Miss A lainnya. Ia pun melambaikan tangannya pada Wooyoung, lalu sekilas ia menoleh pada Taecyeon. Namja itu sedang memandangnya, Suzy pun tersenyum pada Taecyeon dan namja itu kembali tersenyum padanya.

“Sudahlah Suzy, dia pasti secepatnya kembali ke korea. Tenang saja” Jia mengusap bahu Suzy. Beberapa member lain pun menenangkan Suzy. Saat pesawat yang membawa 2PM ke jepang lepas landas, mereka pun kembali ke gedung JYP karena nanti malam mereka akan manggung dan sekarang mereka harus latihan.

 

***

 

-3 minggu kemudian (05.15 AM)-

 

2PM baru saja sampai di korea setelah syuting untuk mempromosikan beberapa sponsor di Jepang sekaligus melakukan rekaman untuk lagu I’m Your Man di label music mereka di Jepang. Mereka take off dari Jepang sekitar pukul 02.50 AM. Karena ada beberapa kendala di Incheon, maka mereka baru sampai di JYPent sekitar pukul 05.00 AM.

 

Setelah pekerjaan mereka di jepang selesai, mereka segera kembali ke korea karena pekerjaan mereka di korea sudah menanti. Maka dari itu mereka langsung pulang dini hari karena pagi harinya mereka harus datang ke sebuah stasiun radio di Seoul.

 

Begitu sampai di dorm, Wooyoung langsung menuju ke dorm Miss A untuk memberikan surprise kepada Suzy. Ia memberitahu Suzy bahwa 2PM akan berangkat dari jepang hari ini sekitar pukul 09.00 AM. Saat sampai di dorm Miss A, dorm para yeoja ini terlihat sepi. Biasanya jam segini Fey sudah bangun, tapi kenapa masih sepi? Wooyoung memencet bel beberapa kali hingga keluarlah Fey dari dalam dorm.

 

“Wooyoung? sudah sampai? Kau berangkat dari Jepang jam berapa?”

 

“Iya noona, kami berangkat dari Jepang sekitar jam 3. Noona, apakah Suzy sudah bangun?” Wooyoung celingak celinguk melihat ke dalam dorm.

 

“Suzy? Apakah dia tidak memberitahumu? Dia pulang ke Gwangju. Sudah dari seminggu yang lalu. Dia sakit, maka diperbolehkan pulang oleh PDnim karena dia bilang, dia mau dirawat oleh eomma nya saja” Wooyoung terlihat terkejut. Semalam ia masih menelepon yeoja itu, dan yeoja itu tidak bilang apapun perihal sakitnya.

 

“Ia tidak memberitahukanku kalau ia sakit, noona. Aku memang sempat bertanya apa dia baik baik saja, karena kudengar suaranya sedikit serak. Tapi dia bilang, dia baik baik saja. Dia malah bertanya padaku apa aku baik baik saja? Apa aku sudah makan? Seperti itu”

 

“Begitu ya? Belakangan ini yang kutahu sih ia sering begadang. Mungkin dia masuk angin. Seminggu yang lalu ia jatuh pingsan saat kami manggung. Ia pun langsung dilarikan kerumah sakit karena PDnim takut ia kenapa napa. Ternyata dokter bilang, ia terkena penyakit thypus. Karena sudah malam, ia pun dibawa saja ke dorm. Esoknya dia minta pada PDnim agar ia diperbolehkan pulang ke Gwangju karena ia ingin dirawat oleh eommanya, dan sampai sekarang ia belum juga kembali kesini”

 

“Pingsan?? Apakah separah itu?? Yasudah terimakasih noona informasinya. Aku akan menyusul Suzy ke Gwangju saja. Anyyeong noona” Wooyoung pun melesat turun meninggalkan dorm Miss A.

 

***

 

“Apa? Kau mau menyusul Suzy ke Gwangju? Untuk apa Wooyoung?” PDnim terlihat terkejut mendengar permintaan Wooyoung agar ia diperbolehkan menyusul Suzy ke Gwangju.

 

“Aku takut dia kenapa napa sajangnim, karena sudah seminggu kan ia tidak kembali kesini. Apa sajangnim tidak khawatir?”

 

“Ya tentu saja saya khawatir. Tapi kan dia disana bersama eomma dan appa nya. Suzy juga sudah bilang pada saya, kalau ia sudah baikan. Ia pun mengatakan hari ini akan pulang, karena 2PM hari ini pulang dari Jepang. Lagipula, kau kan baru sampai dari Jepang dan nanti pagi kalian akan pergi ke stasiun radio. Beristirahatlah dulu. Kalau kau sakit juga bagaimana?” Benar juga apa yg dikatakan PDnim. Suzy pasti akan sedih jika ternyata setelah pulang dari Jepang, namjanya ini sakit.

 

“Baiklah sajangnim. Aku akan beristirahat dulu. Maaf sudah mengganggu sajangnim, aku kembali ke dorm dulu” Wooyoung pun keluar dari ruangan PDnim tapi dia tidak berniat untuk beristirahat. Tiba tiba ponselnya bergetar, ternyata Suzy.

 

“Yeobseo chagi-ya” Wooyoung mengangkat telpon Suzy dengan cemas.

 

“Oppa, hari ini kau pulang kan? Aku nanti akan ke Incheon untuk menjemputmu” ‘Mwo?? Disaat sakit saja ia masih sempat ingin menjemputku?’ Pikir Wooyoung.

 

“Chagi, mengapa kau tidak mengatakan padaku kalau kau sakit? Kau tidak usah menjemputku”

 

“Mian oppa, aku tak mau kau khawatir. Aku sekarang sudah tidak apa apa, jadi aku akan menjemputmu di bandara”

 

“Aku sudah sampai di dorm, kau tidak usah menjemput. Pulang saja kesini, aku sangat merindukanmu chagi”

 

“Sudah sampai dorm? Mengapa tidak memberitahu? Baiklah aku pulang kesana saja”

 

“Perlu aku jemput?”

 

“Tidak usah oppa, kau kan baru sampai, kau pasti lelah, beristirahat saja. Lagipula appa dan eomma akan mengantarku”

 

“Cepatlah pulang chagi, jeongmal bogoshipoyo”

 

“Hahaha nado oppa. Nde, tunggu aku ya”

 

“Saranghae nae yeppeo yeoja”

 

“Nado oppa, saranghyeo”

 

***

 

Member 2PM lainnya sudah terlelap sejak kedatangan mereka di korea. Wooyoung pun memilih untuk tidur sejenak karena ia cukup lelah juga. Masih ada waktu kira kira tiga jam sebelum mereka berangkat ke stasiun radio.

 

Satu jam kemudian, Suzy sampai di JYPent bersama appa dan eommanya. Mereka pun masuk lalu Suzy segera menuju ke dorm 2PM. Ia benar benar merindukan namjanya. Saat akan menaiki tangga, PDnim mengatakan padanya bahwa Wooyoung baru saja beristirahat, akhirnya ia pun mengurungkan niat untuk pergi ke dorm 2PM dan memilih untuk pulang ke dorm Miss A saja.

 

Pukul delapan pagi Junsu dan Nickhun sudah terbangun. 2PM harus bersiap siap pergi ke stasiun radio pukul sepuluh nanti. Junsu dan Nickhun pun membangunkan semua member untuk mandi dan bersiap siap. Kira kira satu jam kemudian, mereka semua keluar dari dorm. Tapi Wooyoung meminta izin untuk menemui Suzy sebentar. Setelah mendapat izin, ia pun segera melesat ke dorm Miss A karena ia benar benar merindukan yeojanya itu.

 

“Chagi!!” Saat bertemu Suzy, Wooyoung langsung memeluknya erat seperti pasangan yg sudah bertahun tahun tak bertemu.

 

“kau ini lama sekali pulangnya oppa, aku sangat merindukanmu disini” Suzy mengeratkan pelukannya. Entah kenapa, ia benar benar tak ingin melepas pelukan dari namja ini. Ia benar benar merindukan namjanya ini.

 

“Mian, pekerjakaannya banyak, jadi aku lama menyelesaikannya. Aku juga sangat merindukanmu chagi-ya. Kau juga pasti sangat sangat merindukanku kan? Sampai sampai kau sakit begitu? Hahaha”

 

“Ge er sekali kau oppa. Aku sakit bukan karena itu” Suzy tersenyum mendengar Wooyoung mengatakan itu. Wooyoung melepas pelukannya lalu memandang Suzy dengan senyum menggoda.

 

“Jinjja?”

 

“Oppa! Tentu saja. Kau ini menyebalkan oppa” Suzy memalingkan wajahnya yg memerah.

 

“Wajahmu merah chagi, pasti kau berbohong hahaha” Wooyoung mengacak rambut yeojanya.

 

“Baiklah, aku memang merindukanmu. Sangat sangat merindukanmu. Makanya, jangan tinggalkan aku lagi oppa” Suzy menggenggam tangan Wooyoung hangat.

 

“Ne chagi. Aku tidak akan meninggalkanmu sampai kapanpun. Aku berjanji” Wooyoung mengulurkan jari kelingkingnya. Suzy pun menyambut ulurannya dan mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Wooyoung.

 

“Janji!” Ucap Suzy mantap.

 

“Chagi, aku harus ke stasiun radio sekarang. Nanti sepulang dari stasiun radio, aku kemari lagi, otte?” Wooyoung memegang pipi Suzy hangat.

 

“Huu baiklah oppa, nanti kemari lagi eo?”

 

“Nde, tunggu aku ya chagi, anyyeong yeppeo-ni” Wooyoung mengacak rambut Suzy lalu segera turun kebawah karena member lainnya telah menunggu dibawah untuk segera pergi ke stasiun radio.

 

***

 

Mobil yang membawa 2PM ke stasiun radio sudah melesat sejak sejam yang lalu. Suzy menunggu Wooyoung karena ia akan memberikan baju yang ia beli sebagai baju couple mereka kepada Wooyoung. Baju couple mereka yaitu baju putih dengan logo couple pria berwarna biru yang sempat dibeli Suzy ketika ia sedang sakit di Gwangju.

 

Setelah kurang lebih tiga jam, akhirnya 2PM kembali ke JYPent karena siang ini mereka masih harus pemotretan untuk sebuah majalah. Saat sampai di dorm ternyata Suzy sudah menunggu di ruang tamu. Wooyoung masuk kedalam sementara member lain pun tak jadi masuk karena takut akan mengganggu couple ini.

 

“Ini” Suzy menyodorkan sebuah kotak persegi berwarna perak yang sudah dibungkus cantik.. Wooyoung mengangkat alis bingung.

 

“Ige mwoya chagi?” Ia pun duduk lalu mulai membuka pembungkus kotak ditangannya. Suzy tak menjawabnya. Toh nanti ia tahu sendiri.

 

“YA! Ini bagus sekali. Kapan kau membelinya?” Wooyoung membentangkan baju itu lalu menempelkannya di tubuhnya.

 

“Saat aku pulang ke Gwangju, aku tak sengaja melihat itu, yasudah aku beli saja. Aku juga punya, itu baju couple kita. Nanti pakai saat kita jalan jalan berdua, ne oppa?” Suzy tersenyum manis pada namjanya ini.

 

“Ne, besok kita jalan jalan ara? Agar kita bisa pakai baju ini, gomawo chagi-ya” Wooyoung melipat kembali bajunya dan kembali memasukkannya kedalam kotak, ia pun mengacak rambut Suzy pelan.

 

“Ne oppa” Suzy tersenyum lalu mencium pipi Wooyoung. Namja itu tersenyum lalu menyodorkan pipi sebelahnya.

 

“Ya! Sirrheo!” Suzy memalingkan wajah.

 

“Sekali lagiiii saja, ayolaah” Wooyoung menggoda Suzy.

 

“Sirrheo sirrheo!!”

 

“Kalau begitu, ini saja” Wooyoung mengetuk ngetukkan bibirnya dengan jari telunjuknya.

 

“Ya! Oppa yadong. Aku takmau” Suzy mendorong bahu Wooyoung pelan.

 

“Hahaha, kalau begitu aku saja yg menciummu” Wooyoung terus menggoda Suzy.

 

“Haish, tidak mau sana sana” Suzy terus mendorong bahu Wooyoung. Wooyoung pun mengecup keningnya hangat. Yeoja itu berhenti dengan ‘aktifitas mendorong bahu Wooyoung’ nya. Ia memandang namjanya, dan namja itu menyambutnya dengan senyuman hangat.

 

“Aku mencintaimu oppa, tetaplah jadi namjaku” Suzy memandang Wooyoung dalam.

 

“Ne, aku juga sangat sangat mencintaimu chagi, aku tidak akan pernah berhenti jadi namjamu selama kau menginginkannya” Wooyoung pun memandang wajah Suzy dalam. Yeoja tersebut pun menghambur ke pelukannya dan mendekapnya dengan erat.

 

“Yang ku tahu, yang ku inginkan saat ini adalah kau dan hanya kau oppa. Aku tak mau yang lainnya. Tetaplah jadi namjaku, selamanya”

 

“Ne, aku juga tak mau yeoja lainnya. Aku hanya mencintaimu. Jadilah yeojaku untuk selamanya, Baek Suzy” Wooyoung mengecup kening Suzy untuk beberapa saat lamanya dan rasanya ia benar benar tak ingin melepaskan yeojanya itu.

 

‘Aku tak ingin moment ini segera berakhir. Moment dimana kau benar benar mengatakan kalau kau mencintaiku dan kau mengatakan bahwa kau menginginkan aku untuk menjadi namjamu selamanya. Aku telah menunggu kau mengatakan ini semua Suzy, menunggu untuk waktu yg sudah cukup lama’

 

***

 

-TBC-

9 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s