This is Love (Part 3)

Aku datangggggggg…😄

Ahhh senang sekali saat aku membuat FF iniSemoga kalian juga senang membacanya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian (comment maupun like).

Gomawoyo^^

 

Author : Rii-ya Kim

Title : This Is LOVE ? [3/6]

Main Cast :

Park Hyu Rii as Hyu Rii (OC)

Kim Hyun Joong ‘ss501’ as Hyun Joong

Park Gyuri ‘Kara’ as Gyuri

Other Cast :

Kim Kyu Joong ‘ss501’ as Kyu Joong

Park Jung Min ‘ss501’ as Jung Min

Kim Hyung Jun ‘ss501’ as Hyung Jun

Heo Young Saeng ‘ss501’ as Young Saeng

Jiyeong ‘Kara’ as Jiyeong

Yoon Shi Yoon as Dokter Yoon

Goo Hara ‘Kara’ as suster Hara

Ratting : PG 15

Genre : Romance/Family/Friendship

Length : Multichaptered

Disclaimer :  All characters belong to God and themselves. but Park HyuRii (OC) and the plot is mine

Summary : . Aku tak menyangka bahwa yang merawatku selama aku sakit adalah Hyu Rii, yeoja yang aku anggap sebagai penganggu. Sedangkan Gyuri yang aku anggap malaikat ternyata pergi ke Jepang bersama Jung Min untuk menemui keluarga Jung Min-Hyun Joong’s mind

“DON’T COPY-PASTE WITHOUT MY PERMISSION. TAKE OUT WITH FULL CREDITS”

 

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

 

[Author POV]

 

Di rumah sakit Hyun Joong dirawat.

Ada yeoja disisi Hyun Joong yang sedang berbicara dengannya lebih tepatnya bercanda. Terlihat raut kebahagiaan di wajah Hyun Joong. Hyun Joong sama sekali tidak terlihat seperti orang sakit. Hyun Joong terlihat ceria ketika yeoja itu ada disampingnya, seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan permen.

 

“Gamsahamnida Gyuri” kata Hyun Joong. Ternyata yeoja yang sedang bersamanya itu adalah Gyuri bukan Hyu Rii.

“Cheonmaneyo Hyun Joong” balas Gyuri.

 

 

::::::::::::::::::::::::::::::::

 

[Gyuri POV]

 

Aku baru saja pulang dari Jepang. Jung Min hanya mengantarku sampai bandara karena dia sedang sibuk dengan tugas kuliahnya. Saat aku sampai rumah, rumahku kosong tak ada siapapun. Lalu setelah aku bertanya pada tetanggaku ia bilang Hyu Rii ada dirumah sakit selama satu minggu ini. Aku kira terjadi hal buruk pada Hyu Rii tapi ternyata bukan Hyu Rii yang sedang sakit melainkan Hyun Joong. Yaa.. aku baru tau setelah kejadian di pantai itu Hyun Joong sakitnya semakin parah sampai dibawa ke rumah sakit karena Hyu Rii tidak memberitauku. Dan kini aku sedang berada disamping Hyun Joong.

 

“Gyuri…” ucap Hyun Joong seraya menatapku

“Ne. Waeyo?” aku pun balas menatapnya.

“Aku berhutang banyak padamu”

Saat aku ingin berkata Hyun Joong memotongnya “Gyuri aku tak tau harus membalas kebaikannmu dengan cara apa”

“Aku…”

Lagi-lagi ucapanku dipotong oleh Hyun Joong “Selama aku sakit kau merawatku sampai saat ini. Kau pun tidak pulang bukan selama satu minggu ini?”

“Aku baru…” dan kali ini ucapanku kembali terpotong oleh dokter yang datang untuk  memeriksa Hyun Joong.

 

Aku harus meluruskan kesalahpahaman ini. Hyu Rii dongshaeng-ku lah yang berhak mendapatkan terimakasih dari Hyun Joong bukan aku yang baru saja datang. Oya dimana Hyu Rii? Aku tak melihatnya dari tadi. Lalu aku bertanya pada suster yang tadi membantu dokter yang memeriksa Hyun Joong.

 

“Suster apakah kau melihat Hyu Rii?” tanyaku pada suster itu saat ia akan keluar.

“Aku tidak melihatnya sejak tadi pagi” jawab suster itu. Kemana Hyu Rii? Aku tidak tau harus mencarinya kemana. Oya.. Jun! Jun pasti tau dimana Hyu Rii.

“Gomawo “

“Ne cheonmaneyo”

 

Setelah berbicar dengan suster aku pamit pada Hyun Joong untuk pergi keluar sebentar.

 

++++++++

 

Sesampainya di apartement Jun.

Setelah ku tekan bel berkali-kali tak ada jawaban darinya. Kemana Jun pergi? Apa dia pergi dengan Hyu Rii? Handphone Hyu Rii sejak kemarin tak bisa ku hubungi. Kalau Jun!? Aku belum mencoba menghubunginya. Terdengar nada tersambung disana.

 

“Yeoboseyo, Gyuri noona?” kata Jun disebrang sana.

“Jun apakah kau bersama Hyu Rii?” tanyaku tanpa basa-basi.

“Anio noona. Waeyo?”

“Aku tidak bisa menjelaskannya ditelpon. Bisakah kita bertemu?”

“Ne. Tentu saja”

“Aku sekarang di apartement-mu. Cepatlah kemari”

“Ne. Tunggu aku, 15 menit lagi aku sampai”

 

Tutt.. tutt.. tut…

Sambungan terputus.

Lima belas menit kemudian Jun tiba.

 

“Noona, ada apa dengan Hyu Rii?” tanya Jun setibanya di apartement-nya.

“Sejak kemarin aku menghubungi Hyu Rii namun handphone-nya tidak aktif. Aku baru saja pulang dari Jepang dan saat pulang di rumah sudah tak ada Hyu Rii dan tetanggaku bilang Hyu Rii di rumah sakit selama seminggu ini” jelasku tanpa jeda “Tapi setelah aku ke rumah sakit Hyu Rii tidak ada. Bla..bla..bla..” lanjut menjelaskan kejadian itu. Termasuk kesalahpahaman Hyun Joong denganku yang mengira bahwa yang merawatnya selama ia sakit adalah aku bukan Hyu Rii.

 

“Omo?? Jahat sekali Hyun Joong hyung itu. Dua hari yang lalu aku bertemu dengan Hyu Rii dirumah sakit sekedar untuk mengajaknya jalan tapi dia tidak mau jauh-jauh dari ruangan tempat Hyun Joong hyung dirawat” cerita Jun padaku saat bertemu Hyu Rii dua hari yang lalu dirumah sakit.

“Lalu apa Hyu Rii cerita sesuatu padamu tentang Hyun Joong atau akan pergi kemana ia?” tanyaku tidak sabaran.

“Anio. Ia hanya bercerita tentang kerinduannya pada Kyu Joong hyung”

“Apa mungkin Hyu Rii menemui Kyu Joong?”

“Mungkin saja noona. Apa kau mau ku antar?”

“Ne tentu saja”

“Baiklah ayo kita pergi”

“Ne”

 

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

 

[Author POV]

 

Gyuri menemui Kyu Joong bersama Jun di apartement Kyu Joong. Namun tak ada orang disana. Lampunya saja mati. Jun mencoba bertanya pada penjaga disana namun hasilnya tetap saja nihil. Gyuri mulai gelisah dan putus asa. Ia sudah tidak tau lagi harus mencari Hyu Rii kemana.

 

“Jun bagaimana ini?” Gyuri mulai menangis. Jun menenangkan Gyuri dengan memeluknya.

“Sudahlah noona jangan menangis. Mungkin saja Hyu Rii sedang refreshing karena mungkin ia bosan selama satu minggu ini merawat Hyun Joong hyung” hibur Jun.

“Tapi mengapa handphone-nya tidak bisa dihubungi?”

“Mungkin saja ia tidak ingin diganggu oleh siapapun. Lebih baik sekarang kita ke rumah sakit untuk menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi”

“Kau benar. Baiklah ayo kita ke rumah sakit”

 

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

 

[Hyun Joong POV]

 

 

Aku masih dirawat dirumah sakit karena masih dalam pemulihan. Aku terkena gejala tifus yang mengakibatkan tubuhku merasa lemas. Huh.. sebenarnya bosan sekali aku berada disini. Meski aku baru sadar tadi siang. Sudah malam tapi Gyuri juga belum kembali. Terdengar suara langkah high heels diluar. Aku sudah hafal itu siapa (wahh hebat sekali Hyun Joong oppa sampe kenal sama suara high heelsnya XD). Ternyata benar dugaanku itu Gyuri tapi dia datang bersama seorang namja. Aku tidak tau Gyuri datang bersama siapa. Kali ini namja yang bersama Gyuri terlihat lebih muda dari kami. Gyuri mendekati tempat tidurku lalu duduk dikursi yang ada disamping tempat tidurku. Namja itu berdiri disamping Gyuri.

 

“Gyuri, kemana saja kau?” tanyaku setelah Gyuri duduk.

“Aku mencari Hyu Rii” jawab Gyuri sedih.

“Memangnya Hyu Rii kenapa?” tak ada jawaban dari Gyuri. Gyuri hanya diam saja dan beberapa saat kemudian Gyuri dan namja itu saling menatap lalu namja itu mengangguk seperti meyakinkan Gyuri. Aku tidak mengerti ada hubungan apa antara Gyuri dan namja itu. Lalu Jung Min??

 

“Hyun Joong sabenarnya….bla..bla..bla…” Gyuri mulai menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi. Aku tak menyangka bahwa yang merawatku selama aku sakit adalah Hyu Rii, yeoja yang aku anggap sebagai penganggu. Sedangkan Gyuri yang aku anggap malaikat ternyata pergi ke Jepang bersama Jung Min untuk menemui keluarga Jung Min. Dan sekarang Hyu Rii menghilang sejak tadi pagi. Aku merasa bersalah pada Hyu Rii. Tidak seharusnya aku menganggap Hyu Rii sebagai pengganggu. Dia sudah begitu baik padaku. Gyuri menangis sejadi-jadinya karena belum menemukan Hyu Rii dimana.

 

“Biar aku yang mencarinya” kataku tiba-tiba. Aku juga tidak tau mengapa aku mengatakannya.

“Tapi kau belum sembuh. Biar aku saja yang akan mencarinya.” kata Gyuri disela-sela tangisnya.

“Sudahlah noona lebih baik kau pulang dan istirahat. Besok baru cari Hyu Rii lagi. Aku akan mengantarmu pulang dan aku akan kembali kesini, siapa tau Hyu Rii kemari” namja itu benar, kasian Gyuri bila dia terus disini. Gyuri kan baru saja pulang dari Jepang tadi siang.

“Dia benar Gyuri. Kau harus istirahat. Jika kau sakit maka kau tidak akan bisa mencari Hyu Rii” ucapku menambahkan.

“Baiklah aku akan pulang” kata Gyuri akhirnya.

“Aku akan mengantarmu noona” tawar namja itu.

“Tidak usah Jun kau disini saja. Aku bisa pulang pakai taksi” dalam keadaan seperti ini pun Gyuri masih bisa tersenyum, lebih tepatnya ia mencoba untuk tetap tersenyum pada namja yang bernama Jun itu.

 

Gyuri pun pulang tanpa diantar Jun. Aku semakin merasa bersalah pada kedua yeoja itu. Gyuri dan Hyu Rii.

 

“Heii kau, siapa namamu?” kataku mencairkan suasana.

“Aku Jun. Kau Hyun Joong hyung kan?”

“Ne. Aku Hyun Joong”

“Sebenarnya ada hubungan apa kau dengan Gyuri?” aku benar-benar penasaran siapa dia.

“Apa kau hanya peduli pada Gyuri noona?” dia tidak menjawab pertanyaanku tapi malah menanyakan hal yang membuatku tersentak kaget.

“Apa maksudmu?”

“Mengapa kau tak peduli pada Hyu Rii yang merawatmu?”

“Sebenarnya apa maumu?”

“Aku hanya ingin kau peduli pada Hyu Rii yang mencintaimu bukan Gyuri noona yang kau cintai”

“Ada hubungan apa kau dengan Hyu Rii? Sampai-sampai kau ingin aku peduli padanya? Apa kau mencintai Hyu Rii? Jika iya mengapa bukan kau saja yang menjadi kekasihnya” aku mengatakan pertanyaan berantai pada Jun.

“Kau ini!! Bagaimana mungkin aku menjadi kekasih Hyu Rii. Hyu Rii dan Gyuri noona adalah saudara sepupuku. Karena aku seumuran dengan Hyu Rii jadi aku lebih dekat dengannya” Jun menjelaskan dengan emosi yang meledak-ledak (emangnya BabyJun oppa bom sampe meledak-ledak gitu, xixixixi).

“Boleh aku bertanya sesuatu?”

“Ne. Tanyakan saja” Jun sudah mulai mereda emosinya.

“Bagaimana bisa Gyuri dan Jung Min menjadi sepasang kekasih? Sedangkan Jung Min tinggal di Jepang” karena aku sudah tidak bisa lagi menahan perasaanku untuk mengetahui tentang hubungan mereka jadi sekalian saja ku tanyakan pada Jun.

“Semenjak  usia tujuh tahun Hyu Rii tinggal di Jepang ikut bersama orang tuanya. Namun Hyu Rii punya kenangan buruk saat ia berusia 12 tahun di Jepang sehingga dia ingin kembali lagi ke Seoul dan tidak ingin kembali lagi ke Jepang. Tapi aku bahagia saat dia bertemu dengan Kyu Joong hyung. Hyu Rii kembali ceria seperti dulu” jelas Jun panjang lebar. Tapi saat ku tanya kenangan buruk apa tentang Hyu Rii, Jun tak memberitauku dengan alasan ia tak ingin mengungkap kembali kejadian buruk itu. Baginya Hyu Rii sudah seperti adik kandungya sendiri. Kebahagiaan Hyu Rii adalah kebahagiaannya, kesedihan Hyu Rii adalah penderitaannya, kenangan buruk Hyu Rii pun menjadi hal yang harus ia lupakan juga. Bukannya tadi Jun bilang Hyu Rii mengenal Kyu Joong?!

 

“Jun apa yang kau maksud itu Kyu Joong ketua club basket di Seoul Univercity?” tanyaku penasaran.

“Ne. Apa kau mengenalnya?” wajah Jun terlihat menyelidik.

“Tanggal berapa sekarang??” aku jadi panik. Aku tak ingin Hyu Rii punya kenangan buruk lagi seperti waktu itu , meski aku tidak tau apa yang menjadi kenangan buruknya sewaktu di Jepang sehingga mengakibatkan ia tak mau kembali ke Jepang.

“Jun cepat katakan tanggal berapa sekarang??” kepanikanku sudah tidak bisa kukendalikan.

“ Waeyo?? Mengapa kau sepanik itu?? Apa yang sebenarnya terjadi??” Jun tidak menghiraukan pertanyaanku, ia malah ikutan panik.

Lalu aku tak sengaja melihat kalender yang terletak diatas meja disebelahku. Mungkin raut wajahku terlihat sangat pucat dari sebelumnya karena aku mulai merasakan panas dingin disekujur tubuhku. Namun aku segera beranjak dari tempat tidur dan bergegas pergi keluar. Jun yang melihatku mungkin merasa ada yang aneh karena ia juga terlihat semakin panik sama sepertiku. Tanpa pikir panjang lagi aku bergegas keluar dan berlari.

“Hyung.. kau mau kemana??” teriak Jun ketika aku sudah akan berbelok ke lorong yang menuju pintu keluar.

“Jika kau tidak ingin Hyu Rii mengalami sakit hati lagi ikutlah denganku tapi jika kau ingin melihat Hyu Rii menangis dan bersedih lagi diamlah disini” kataku pada Jun. Setelah berkata begitu aku langsung melanjutka lariku yang terhenti.  Jun hanya bengong mendengar perkataanku.tapi akhirnya ia mengikutiku.

 

 

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

 

Ada apakah sebenarnya??

Lalu apa hubungan Hyun Joong dengan Kyu Joong??s

Dimanakah Hyu Rii kini berada??

Bagaimana dengan kelanjutannya???

Tunggu part selanjutnya yaa chingu^^

Silakan tinggalkan jejaknya J

 

Mianhae bila tidak memuaskan pembaca , ceritanya kurang bagus, dan tidak enak dibaca.

One response

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s