KISS THE GIRL part 2

PART 2: Bittersweet
Author: Nadia
Genre: Romance/Comedy (pastinya garing, saya kan pemula XD)
Cast:
–          Choi Siwon
–          Kwon Yuri
–          Lee Hyukjae
–          Stephanie Hwang
–          Kim Kibum
–          Lee Donghae
–          Jessica Jung
–          Kim Hyoyeon
–          Kim Taeyeon (Cuma muncul sedikit doang)
–          Park Jungsoo (Nyempil2 juga)
Note: Saya pemula, kalo banyak kesalahan mian ya ^^v *piss*
Keesokan harinya, Siwon bersama dengan Kibum, Donghae, dan Eunhyuk sedang berada di kantin sekolah. Tentu saja pada saat jam istirahat.
“Eh, si Yuri itu masa cantik sih?” tanya Eunhyuk tiba-tiba.
“Biasa sih, masih cantikan si Tiffany, terus juga seksian si Seohyun… Tapi senyumnya itu lho. Udah gitu anaknya baik lagi. Senyumnya juga awesome banget!” jawab Kibum dengan mata berbinar-binar. Aneh. Tidak seperti biasanya dia begitu.
“Yul!” panggil Jessica, salah satu teman sekelas Siwon dkk., pada Yuri yang ternyata baru memasuki kantin. Dia cuma memakai kaos olahraga dan rambut yang dikuncir kuda. Bukankah itu terlalu sederhana untuk seorang gadis yang bersekolah di SIHS a.k.a Seoul International High School. Wajahnya telihat sangat capek. Bisa ditebak kalau dia baru saja berlatih voli (yang katanya) untuk mewakili Seoul di perlombaan voli tingkat nasional.
Siwon langsung menoleh ke arah Yuri dengan wajah memerah. Dan itu terlihat sangat jelas di wajah putihnya.
“Kamu kecapekan?” tanya Jessica.
“Iya.” Yuri cuma mangut-manggut lemas. “Aku mau beli minum dulu…”
Yuri langsung menuju ke tempat drink machine (bener nih?) yang kebetulan dekat dengan meja Siwon dkk. Tragis, Yuri terpeleset entah karena apa dan tubuhnya ditangkap oleh Kibum yang memang berada paling dekat dengannya. Pass, kau kalah Siwon.😄
“Eh… em… mian…” gumam Yuri dengan wajah memerah.
Kibum cuma tersenyum. “Eh, iya… Nggak apa…”
‘Tolong bawa aku ke bulan…!’ jerit Siwon dalam hati. Mana mungkin dia betah lihat adegan mesra antara sahabat dan belahan jiwanya itu? Dia jealeous!
“Kamu Kibum-ah anak 3-2 ‘kan?” tanya Yuri lagi.
“Iya. Kamu Kwon Yuri yang jadi volley queennya sekolah ini ‘kan?”
Yuri langsung tersenyum muanis sekali. Lebih manis dari semua senyumannya yang pernah dilihat oleh Siwon. “Iya, aku Yuri. Senangnya ada cowok asing yang langsung kenal aku ya?”
“Hei, ada aku disini!” potong Siwon yang merasa Yuri telah menyindirnya dan Kibum telah mengkhianatinya.
“Eh, mian!” kata Yuri dan Kibum bersamaan. Serasi juga mereka.
“Err… Kibum-ah… aku pergi dulu ya?” kata Yuri sambil tersenyum ke arah Siwon. Entah apa maksudnya. Ada kesalahan dengan gerak motorik lehernya atau memang disengaja.
“Iya. Kapan-kapan kita ngobrol lagi ya?” tanya Kibum dengan muka malu-malu kadal.
“Nae. Go… Gomawo bantuannya…” Yuri langsung melarikan diri secepat kilat. Sementara Siwon cuma memandang Kibum sinis. Kibum juga balik memandang meskipun tidak sesinis si Siwon.
“Wah, perang dunia ketiga nih…” bisik Eunhyuk pada Donghae dan Donghae sendiri cuma manggut-manggut.
“Katamu kita teman,” ujar Siwon pelan tapi keras (?).
“Eh? Memangnya kenapa?”
“Kamu juga suka Yuri ‘kan? Aku tau! Dari kemarin habisnya dia sapa aku di gerbang, kamu puji-puji dia terus! Iya ‘kan?”
“Huh, kalo misalnya iya kenapa?”
“Nggak boleh! Orang aku duluan yang suka Yuri!”
“Ini nggak masalah duluan mana, ini masalah perasaan!”
“Ani! Pokoknya aku duluan!”
Kibum cuma menghela nafasnya. “OK. Kita bertaruh. Siapa yang lebih cepat dapetin ciuman pertama Yuri, dia yang menang!”
“OK! Lagian Yuri pasti cuma mau sama cowok yang dia suka!”
Kibum langsung memandang Donghae dan Eunhyuk yang daritadi cuma melongo. “Kalian mihak sapa?”
“Kita netral kok!” jawab Donghae.
“Iya! Iya!” imbuh Eunhyuk.
Kibum cuma terdiam lalu pergi meninggalkan mereka semua entah kemana.
Hujan turun dengan sangat deras. Sekolah sudah sangat sepi. Maklum, sekolah sudah selesai sekitar satu jam yang lalu. Tapi masih ada seorang manusia duduk di tangga depan gedung sekolah menunggu jemputannya.
“Huh, tahu gini mulai besok aku bawa mobil ke sekolah!” gerutu Kibum sebal.
Dia merasa jengkel, sewot, pokoknya BT nan dryness saat berada di tempat itu. Mana dia sendirian lagi. ‘Kan takut…😀
Dan beberapa menit ke depan dia masih sendirian sampai akhirnya…
“Kibum-ah?” sapa seorang gadis yang tak lain tak bukan adalah Yuri.
‘How lucky I am!’ batin Kibum senang.
“Eh? Hai Yul,” sapa Kibum dengan senyum mengembang.
Yuri langsung duduk di samping Kibum. “Nggak pulang?”
“Belum dijemput. Kamu sendiri belum pulang?”
“Haha… yah belumlah, aku ‘kan masih disini?”
Kibum cuma tersenyum memandang Yuri. Mungkin dia suka wajah alami Yuri. Bukan mungkin, tapi iya. Setelah itu, dia suka tawa Yuri yang sangat menarik dan manis. Padahal Yuri nggak secantik Britney Spears atau pun Selena Gomez (yaiyalah).
“Emm, gomawo buat yang tadi ya?” kata Yuri.
“Aduh, biasa aja kali…”
“Ngomong-ngomong nanti kamu ke prom sama siapa?”
“Eh? Memangnya kenapa? Kamu mau jalan sama aku? Haha…”
“Aniyo, aku cuma mau jalan sama cowok yang bisa rebut first kissku…”
“Em, sebenernya aku juga diberitahu sama Siwon tentang itu.”
“Ah, nae. Namja itu mau ajak aku buat prom nanti.”
“Lho? Memangnya kenapa harus curi ciumanmu dulu sih?”
Muka Yuri langsung merah. “Emm… kata orang-orang, kita bisa tahu kita cinta orang itu atau nggak dari ciuman… Dan ada satu hal lagi, aku cuma mau ciuman sama orang yang aku suka. Jadi yah gitu deh… Hehe…”
Kibum melongo lalu tertawa terbahak-bahak. Tidak pernah dia tertawa sampai selepas itu sebelumnya. Because of Yuri.
“Eh? Waeyo?” tanya Yuri heran.
“Itu lucu! Hehehe…”
Yuri langsung membuang mukanya sebal tapi juga senang. Iya, dia merasa senang dan nyaman ada di dekat Kibum. Entah kenapa. Anaknya baik, ramah, dan tidak seperti si Siwon. Ukh, Siwon, kenapa Yuri terus memikirkannya? Dia sendiri tidak tahu kenapa.
Dan setelah itu, mereka cuma bercanda sekali-sekali sampai akhirnya mobil jemputan Yuri datang.
“Eh, aku pulang dulu ya?” Yuri langsung berdiri dan tersenyum ke arah Kibum.
“Hmm..mm…” Kibum balas terseyum.
Tiba – tiba Yuri mencium pipi kiri Kibum dengan cepat dan langsung memasuki mobilnya dengan langkah malu-malu. Pass lagi, tampaknya kau kalah Siwon.
Sementara itu, Kibum hanya melongo sambil memegang pipinya tidak percaya. Dia yakin kalau dia akan lebih dulu mendapatkan Yuri!
Siwon sedang tiduran di atas kasur kamarnya dengan perasaan sebal dan sakit hati. Padahal kemarin Kibum baru saja bilang akan membantunya PDKT dengan Yuri. Tapi… tapi! Bullshit!
Dan lagi, entah kenapa dia yakin kalau Kibum bakal dapetin Yuri lebih dulu, maklum, Kibum itu agresif, lembut, ramah, dan nggak sejaim plus sejutek plus sesombong dirinya. Kibum pasti bisa mencium Yuri terlebih dulu. Dan Yuri tampaknya suka pada Kibum. Buktinya waktu ‘kecelakaan’ di kantin waktu itu, Yuri tampak sangat terpesona pada Kibum.
Ukh! Rasanya dia pingin lempar sebungkus lalapan ke muka Kibum. Wae lalapan? Habis ada sambelnya gitu lho… (?)
Dia masih gulung-gulung di atas kasurnya dan akhirnya terjatuh (kaget) saat mendengarkan sebuah lagu dari kamar kakaknya yang tepat berada di samping kamarnya. Tidak heran kalau dia terjatuh karena lagi itu diputar keras sekali. Tampaknya Siwon tertarik pada suara penyanyi lagu itu. Suaranya seperti Sharpay dari film High School Musical yang dulu pernah ditontonnya bersama Kibum dkk.
There you see her
Sitting there across the way
Siwon langsung menuju ke pintu kamar kakaknya dengan sedikit berlari.
She don’t got a lot to say
But there’s something about her
‘Dia pakai laptopnya…’ pikir Siwon nggak penting dan nggak guna.
And you don’t know why
But you’re dying to try
Siwon mulai merasa lagu itu membuat perasaannya tak enak.
You wanna kiss the girl…
“HYUNG!” jerit Siwon layaknya seorang ayam yang bisa berbicara. Nista sekali. Seketika itu, lagu yang entah apa judulnya itu langsung dimatikan oleh Minho. Dia langsung membuka pintu kamarnya dan mendapati Siwon yang mukanya sudah seperti orang nahan HIV (Hasrat Ingin Vivis).
Iya, dia berfikir lagu itu mengejeknya. Sangat mengejeknya. Dan cocok untuk mengejeknya.
“Wae?” tanya Minho heran.
“Awas kalau kamu putar lagu itu lagi!” Siwon langsung menampar pipi Minho sebanyak dua puluh tiga kali dan langsung kembali masuk ke dalam kamarnya. Meninggalkan Minho yang cuma bisa melongo dan meratapi pipinya yang terasa panas sekali.
Siwon merebahkan dirinya di kasur. Dia masih memikirkan Yuri. Lebih tepatnya, setiap hari memikirkan Yuri. Jangan sangka Mr. Choi yang satu ini tidak punya cinta, dia punya, meski pun cintanya dalam taraf nggak wajar. Love at first sight yang terlalu first. Apalagi sama cewek sederhana macam Yuri. Tapi itu bisa saja terjadi ‘kan?
Yes, you want her
Look at her, you know you do
Minho ternyata tidak tobat-tobat untuk menyetel lagu itu. Mungkin lagu itu bagus atau mungkin…
It’s possible she wants you too
There’s one way to ask her
Siwon terdiam sejenak. Lagu itu bukannya menyindirnya, lagi itu malah tampak mendukungnya.
It don’t take a word, not a single word
Go on and kiss the girl (kiss the girl)
Siwon langsung melakukan instropeksi diri. Benar kata lagu itu, mungkin saja Yuri menyukainya dan Yuri tidak akan mau mengakuinya sampai dia mau mencium Yuri.
Good, Siwon jadi semangat sekarang! Besok dia akan berjuang dan tak mau kalah dari Kibum untuk mendapatkan Yuri.
“KYAHAHAHAHAHAHAHA!” tawa Siwon keras sekali.
“Aigoo, si Siwon harus dibawa ke psikolog nih…” pikir Minho yang ada di kamar sebelah ketakutan.
Keesokan harinya, Siwon, Donghae, dan Eunhyuk sedang belajar Bahasa Inggris karena (tentu saja) ada ulangan. Sedangkan Kibum entah pergi kemana, tapi Siwon tidak memperdulikannya. Siwon membencinya. Si pengkhianat itu.
Dia juga sudah dengar tentang Yuri mencium pipi Kibum dari tim kedisiplinan sekolahnya yang waktu itu mengecek kamera CCTV yang ternyata merekam adegan Yuri dan Kibum. Bahkan rekaman itu sudah beredar di kalangan murid dan guru. Alibi yang sangat kuat.
“Hei! Si Kibum tuh!” seru Donghae pelan pada Siwon yang duduk didepannya.
Siwon segera menoleh dan mendapati Kibum sedang duduk di bangkunya dan disampingnya ada Yuri… Yeah, pujaan Siwon, si Kwon Yuri. Siwon langsung esmosi dan ferustasi -?- saat melihatnya, hampir saja dia mau menghajar Kibum kalau Donghae dan Eunhyuk tidak memegang kedua tangannya.
“Kibum, kamu pintar matematika juga ya?” tanya Yuri dengan senyum yang mengembang di wajahnya. Natural sekali.
“Ah, biasalah… Masih pintaran kamu kali… Haha…”
Siwon merenggut memandang ‘adegan mesra’ itu. Dia yakin Yuri pasti suka Kibum! Memang sejak kejadian di kantin waktu itu, mereka jadi sering jalan bareng dan sering SMS plus telepon-teleponan (Kibum beritahu Eunhyuk, Eunhyuk beritahu CS a.k.a Cleaning Service, CS beritahu si Siwon).
Dan lagi, coba kalau Siwon ditanya begitu, dia pasti akan menjawab : “Aha! Aku memang sudah dari dulu pintar!” Haha… kontras sekali dengan sifat Kibum ya?
Tet…tet…
“Ah, sudah bel ya?” kata Kibum kesal.
“Iya. Aku balik dulu ya?” Yuri tersenyum cukup lama ke arah Siwon yang (mungkin) dia sadari, daritadi sedang memandang ke arahnya non-stop. Siwon sendiri cuma membuang mukanya malu. Kejadian ini de javu seperti waktu di kantin. Apa maksud Yuri sebenarnya? Kibum yang mengetahuinya cuma terdiam saja karena dia tidak mau image ‘cowok baik’-nya hilang di mata Yuri.
Sesaat kemudian, Yuri langsung pergi meninggalkan kelas itu. Dan Kibum cuma memandang Siwon penuh amarah lalu membuang muka.
Siwon sendiri cuma bisa mengira-ngira, siapa yang sebenarnya di pilih Yuri? She’s a mystery.
Finally!

10 responses

  1. seru! lanjut yaaa, eh eh thor, aku mau protes sedikit gapapa kan? #pletak! dijitak author! ehehe ko disitu ceritanya minho kakanya siwon? kan tua an siwon, ah aku ga redo kalo namja aku di anggep lebih tua dari siwooon #minta di gorok flamers! ehehe, tapi ceritanya seru ko! daebaaaak! ohiya, abaikan saja protes aku yang diatas tadi hehe =D

  2. Mwo?? Finally?
    jangan cuma sampai sni ya critax Author,, lanjutnx ssgera mungkin,,
    sbntr lg aq aktf kul g bs aktf bc FF jd smntra libur aq mau habiskn crita dsni,, hhee
    Hwaiting author

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s