KISS THE GIRL PART 3

PART 3: She just the girl I’m looking for
Author: Nadia
Genre: Romance/Comedy (pastinya garing, saya kan pemula XD)
Cast:
–          Choi Siwon
–          Kwon Yuri
–          Lee Hyukjae
–          Stephanie Hwang
–          Kim Kibum
–          Lee Donghae
–          Jessica Jung
–          Kim Hyoyeon
–          Kim Taeyeon (Cuma muncul sedikit doang)
–          Park Jungsoo (Nyempil2 juga)
Note: Saya pemula, kalo banyak kesalahan mian ya ^^v *piss*
“Prom lima hari lagi ya?” gumam Minho saat sedang makan malam bersama keluarganya. Dan tentu saja ada Siwon yang sekarang tengah memandangnya dengan wajah yang lebih menakutkan daripada pocong manapun.
“Ah iya, kamu pasangan dengan siapa Siwon?” tanya Minho sembari menepuk bahu Siwon.
“Nggak ada…”
“Mwo? Padahal Eomma sudah belikan jas mahal dan bagus…” sahut Sooyoung dengan memasang wajah memelas.
Siwon langsung berdiri dari tempat duduknya dan pergi ke kamarnya. Sesampainya di sana, dia langsung mengambil HP dan ternyata ada pesan masuk. Dia langsung membukanya.
.
From : Unyuk
Aku dapet nomernya si Yuri dari pembantunya si Kibum. Ini… (disensor habis aku gak tau nomer Korea)
.
Siwon langsung tersenyum manis sekali seperti seorang anak kecil yang baru dibelikan coklat oleh appanya.
Dia langsung menyimpan nomer Yuri di kontak HP-nya dengan nama ‘Calon pacarku… PD banget dia…
Sedetik kemudian, dia langsung mengetik sebuah pesan untuk Yuri.
.
To : Calon pacarku
Hei Yul, aku Siwon, lagi apa kamu?
.
Beberapa jam kemudian, pesan balasan dari Yuri masuk. Siwon langsung membukanya dengan cepat.
.
From :Calon Pacarku
Hei juga. Aku barusan aja beli gaun buat prom nanti. Kamu?
Oh ya, kamu dapet nomerku darimana?
.
Siwon terdiam sebentar. Masa dia mau bilang kalau dapat dari pembantunya Kibum? Jauh dan maksa banget kelihatannya! Tiba-tiba dia ingat kalau Jessica, teman sekelasnya adalah teman dekat Yuri. Lau dia mengetikkan…
.
To : Calon pacarku
Dari Sica. Haha… Jangan marah sama dia ya?😀
Eh, boleh aku telepon kamu?
.
Siwon cuma dag dig dug menunggu SMS balasan dari Yuri. Dan tidak sampai lima menit, SMS balasan dari Yuri pun masuk.
.
From : Calon pacarku
Jangan! Aku sekarang lagi di Jonathan’s Restaurant sama Kibum-oppa! Mian ya? Kapan-kapan aja!
.
Saat membaca SMS balasan dari Yuri, Siwon langsung merasa sedang berada di tengah – tengah Silent Hill dan ditemani Alessa di sampingnya. Shock berat! Segera dia mengganti nama Yuri di kontak HP-nya dengan ‘Calon pacar Kibum saking stressnya.
Dan sesudah itu, dia (dengan rada takut-takut) membalas SMS Yuri.
.
To : Calon pacar Kibum
Kamu udah jadian sama Kibum ya? :) (maksa)
.
Tidak sampai 2 menit, SMS balasannya pun masuk.
.
From : Calon pacar Kibum
Kibum-oppa baik n ramah. Hehe… Aku suka dia!
.
‘Bawa aku ke Mars!’ jerit Siwon dalam hati. Setelah pundung selama beberapa menit, dia langsung merebahkan diri di atas kasur dan memejamkan matanya sambil mendengar lagu Kiss The Girl yang dia ambil dari laptop Minho dan dimasukkan ke iPhonenya.
‘Ini yah kelanjutan lagu itu…’ batinnya.
Shalalalala
My oh my
Looks like the boy’s too shy
Ain’t gonna kiss the girl
Shalalalala
Ain’t that sad
it’s such a shame
Too bad, you’re gonna miss the girl
go on and kiss the girl (kiss the girl)
Siwon langsung melepas headset iPhonenya dan melemparnya ke dalam tempat sampah. (iPhone lho! Maklum, Choi Siwon kaya raya gitu…)
“Siapa yang nggak berani cium Yuri hah? Aku cuma takut!” pekik Siwon. Perasaan sama aja deh…
“Siapa yang SMS kamu tadi?” tanya Kibum. Kalau dilihat-lihat, Kibum tambah lama tambah cakep saja.
“Bukan siapa-siapa…”
“Siwon ya?”
Muka Yuri langsung memerah. “A…aniyo… Dia ‘kan nggak tahu nomerku?”
Kibum terdiam sebentar lalu menggengam tangan Yuri. “Yuri-ya, kamu suka Siwon ya?”
“Ani.”
“Jinja?”
“Iya.”
Kibum langsung mendekatkan bibirnya ke bibir Yuri.
5 cm…
3 cm…
1 cm…
½ cm…
Tapi tiba – tiba, Yuri langsung memiringkan wajahnya sehingga Kibum jadi mencium pipinya.
“Wae?” tanya Kibum polos.
“Ani, aku nggak siap…”
Kibum cuma terdiam sambil sesekali memelintir rambutnya (?). Yuri juga cuma berdiam diri sembari memakan kentang goreng dengan loyo.
“Oh ya…” ucap Kibum memecah keheningan. “Gaunmu tadi bagus?”
“Nae. Aku suka warna ungu dan kebetulan gaun warna ungu ini cuma ada satu di Angel Boutique…” Yuri terseyum bahagia sekali.
“Eh Yul, menurutmu, Siwon gimana?”
“Sombong, menyebalkan, jutek, jaim, aneh…”
“Oh Yes!” seru Kibum senang.
“Mwo?” Yuri membulatkan matanya heran.
“Eh, aniyo!”
Yuri tersenyum lagi. ” Tapi Siwon itu baik. Aku yakin. Dia itu mutiara dalam kerang.”
Kibum cuma manggut-manggut terpaksa saat mendengar pengakuan Yuri.
“Tapi lihat deh, wajahnya jutek mulu gitu… Mukanya kayak orang mau nahan BAB di jamban…”
“Emm…” Kibum memandang Yuri.
“Kamu beneran nggak suka Siwon?”
“…”
“Yuri-ya?”
“Aku nggak tahu.”
“Kok bisa nggak tahu?”
Yuri cuma menggelengkan kepalanya sambil tersenyum penuh rahasia.
Tiga hari kemudian…
“Prom besok lusa nih…” gumam Siwon dengan nada putus asa dan stress saat berada di halaman depan a.k.a teras a.k.a balkon rumahnya.
“Iya, gimana sih kamu itu. Kok belum dapet pasangan. Mana nggak sempat PDKT sama Yuri lagi…” sela Eunhyuk yang menemaninya.
“Habisnya Yuri kayak putri duyung, jarang bisa ditemuin…”
“Terus gimana? Nggak boleh ikut kalau nggak ada pasangan.”
“Kamu dukung aku nggak seh?”
“Iya…”
“Terus gimana nih?”
“Eh, penjaga pintu masuknya ‘kan Sunye cs.? Goda aja mereka, pasti kamu dibolehin masuk.”
Siwon berfikir sebentar lalu menepuk bahu Eunhyuk semangat. “OK. Thanks buat sarannya!”
Nows your moment
Floating in a blue lagoon
Boy, you better do it soon
No time will be better
‘Deg!’ batin Siwon.
“Hyung!” panggilnya setelah itu.
“Wae?” sahut suara dari dalam rumah.
“Kamu putar Kiss The Girl ya?”
“Iya!”
‘Kok bisa tepat kelanjutan yang kemarin ya?’ pikir Siwon heran.
She don’t say a word
And she won’t say a word
Until you kiss the girl (kiss the girl)
“Ihik! Ihik! Ihik!” Siwon langsung menangis sampai membuat Eunhyuk terheran-heran.
“Kau cegukan atau nangis sih?”
“Nangislah!”
Eunhyuk langsung menangkap setetes air mata jatuh dari pipi Siwon dan melongo. “What this is?”
“Gimana neh? Yuri sih! Ngapain juga hidup?” gerutu Siwon.
“Leh? Kok jadi salahin Yuri sih?”
“Terus aku mesti gimana? Prom besok lusa! Setelah itu aku bakal pisah dari Yuri selama-lamanya tahu! Lagian dia pasti milih Kibum! Habisnya, sejak dari awal fic ini dibuat, Yuri udah kelihatan sukanya sama si chubby itu! Gimana seh? Padahal aku ‘kan tokoh utama! Kok malah jadi tokoh paling menderita gini? Huh!”
“Tapi nggak pake acara nangis dong! Masa seorang Choi Siwon bisa nangis cuma gara-gara seekor Yuri?”
“Sialan kamu!”
“Udah deh! Jangan nangis!” Eunhyuk mengusap air mata Siwon tapi dengan cepat Siwon menangkis tangannya.
“Bisa dikira homo…”
Eunhyuk cuma mesem gaje.
“Lagian,” tambah Siwon. “Aku ini ‘kan masih punya perasaan? Sekarang mending kamu bantuin aku PDKT sama Yuri dalam waktu kurang dari dua hari deh!”
“Gini…” Eunhyuk menghela nafas panjang. “Kalau mau ketemu sama dia meskipun udah lulus, mending kamu kuliah sama Yuri aja… Denger-denger dia masuk Seoul University.”
“Aku disuruh appa sama eommaku di Stanford, Harvard, atau Juilliard!”
Eunhyuk melongo (lagi). ‘Sudah kuduga…’ batinnya.
“Terus gimana?” tanya Siwon lagi.
“Aku nggak bisa bantu… mian…”
“Tapi rasanya aku masih bisa kuliah di Seoul University kalau aku mau, tapi apa gunanya kalau beda fakultas?”
“Yah sama-samain aja!”
Siwon cuek ke Eunhyuk dan cuma memandang taman penuh tumbuhan yang ada dihadapannya sekarang.
“Aku harus berusaha!” ujarnya yakin. Aish, dari kemarin berusaha terus tapi cuma ngomong doang… -.-
Malam harinya, Siwon memutuskan untuk menelepon Yuri via HP. God bless him, Yuri mengangkat teleponnya dengan cepat.
“Annyeong Yul,” sapa Siwon.
“Annyeong Siwon-ah!” Terdengar suara dewasa, tapi jernih dan bersemangat di seberang sana.
“Belum tidur ‘kan?”
“Hehe… kalau aku sudah tidur ‘kan nggak mungkin bicara sama kamu?”
“Haha… iya…”
“Oh ya, prom besok lusa ya? Nggak kerasa. Padahal dua minggu yang lalu kita baru ketemu ya?”
“Kamu sudah ketemu pasangan?”
“Aniyo… belum… Kamu?”
Siwon menghela nafas panjang. “Aku maunya sama kamu kok…”
Yuri terdengar seperti tertawa. “Aku…”
Tut…tut…tut…
Siwon langsung melongo selama setengah jam (tidak ketip ataupun bergerak sama sekali) dan segera mengecek pulsanya. 10 won… The end!
Setelah beberapa jam mengutuki BB-nya, dia langsung memutuskan untuk mendengarkan lagu dari iPodnya.
Nows your moment
Floating in a blue lagoon
Boy, you better do it soon
No time will be better
She don’t say a word
And she wont say a word
Until you kiss the girl (kiss the girl)
“Huwaaaaaaaaa!” jerit Siwon frustasi sembari melempar iPod-nya ke dalam tempat sampah, menemani iPhone-nya (BRAVO!). Kenapa lagu itu selalu mengikutinya dan selalu memutar kelanjutan lagu Kiss The Girl yang belum dia dengar? Tak usah dipikirkan… Cuma kebetulan aja…😄
Finish!

9 responses

  1. ckckck,, izin ktwa thor,,
    huwaaahhaahaa,, bs bngetz nich author nglucux, tokoh utama bs xdar gitu clo dy ad d fic..
    eh, aq kira udh b’akhr d fic 2, trnyta,,, hiks
    saranghae author,, Hwaiting~~~

  2. “Terus aku mesti gimana? Prom besok lusa! Setelah itu aku bakal pisah dari Yuri selama-lamanya tahu! Lagian dia pasti milih Kibum! Habisnya, sejak dari awal fic ini dibuat, Yuri udah kelihatan sukanya sama si chubby itu! Gimana seh? Padahal aku ‘kan tokoh utama! Kok malah jadi tokoh paling menderita gini? Huh!”
    wkkwkwkw lucu2

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s