JungSoo Lost in Japan [Sequel You’re The One] – [Part 1]

 

Tittle                     :  JungSoo Lost in Japan [Sequel You’re The One]

                                                [Part 1]

Author                 : Icha / Lee Hyeo Rin

Genre                   : Romantic, (agak nggak jelas juga kadang – kadang)

Rating                   : G

Cast                       : Kim Yoo Jin [Uee] Leeteuk super junior

Super Junior Members.

 

Annyeong readers ku yang tercinta.. #tebar lope lope. Author melankolis balik lagi dengan FF yang baru. Bukan baru juga sih sebenarnya. Masih pada ingat kah dengan FF series ku yang berjudul You’re The One? Kalau ada yang lupa atau ada yang belum tau, kalian bisa cek di folder saya yang ada di WP  ini, tinggal search tulisan yang di buat oleh elfplaygirlz.Nah, ini merupakan kelanjutan atau sequel dari You’re The One,  rencananya author bakal bikin 2 part, tapi mungkin juga bisa lebih. Dan story ini di ambil dari [JungSoo Side].

Oke deh, tanpa banyak basa – basi, langsung baca aja deh. Tetap seperti biasanya, author mengharapkan comment dari kalian semua. Happy reading ^^

Disclaim : FF ini adalah milik saya seorang >< dan terbukti keasliannya dan ke originalannya dari pemikiran saya langsung, FF ini juga ada di blog saya sendiri http://elfplaygirlz.wordpress.com dan di beberapa blog lainnya. Jadi mohon semohon mohonnya (?) jangan plagiat FF ku ini ya >< Super Junior KRY milik saya seorang.  #abaikan.

 

~             ~             ~

 

[Jung Soo Side]

Beberapa bulan telah berlalu semenjak pernikahan ku dengan Yoo Jin yang tanpa di ketahui massa, sejauh ini masih aman dalam pemberitaan. Hanya saja memang banyak paparazzi yang beberapa kali menangkap gambar kami ketika kami sedang jalan berdua. Hal seperti itu sempat membuat gempar seluruh penggemar, tentu saja gabungan antara ELF dan AS PlayGirlz PlayBoyz. Namun setelahnya, hal itu di anggap sebuah kewajaran karena seorang artis jalan dengan temannya adalah hal  yang biasa.  Kalau saja aku bisa menulis di account twitter ku, rasanya aku ingin mengakui bahwa Yoo Jin adalah istri ku.

Tapi, ada sesuatu yang mengganjal di pikiran ku hingga saat ini. Setelah pernikahan kami, kami belum sempat sama sekali untuk berbulan madu. Kami  hanya pernah jalan berdua, itu juga untuk membeli baju baru Yoo Jin untuk persiapannya pergi ke jepang, untuk konser After School di sana. Setelah itu, kami kembali ke dorm masing – masing dan tidak pernah bertemu sampai saat ini.

Aku duduk di lantai dengan nafas terengah – engah dan keringat yang bercucuran. Aku menyandarkan tubuhku di dinding seraya menyeka keringat ku dengan handuk kecil yang di berikan oleh Yoo Jin. Latihan kali ini sungguh berat, entah apa yang ada dalam pikiran ku, namun aku tidak dapat berkonsentrasi. Beberapa kali aku melakukan kesalahan hingga sempat membuat Hyukjae mengamuk.

Si polos Ryeowook datang menghampiri ku dengan membawa sebotol minuman isotonic dan menyodorkannya pada ku.

“gomawo Wookie-ah.” Ucapku sambil tersenyum. Kemudian Wookie mengambil tempat di sebelahku dan duduk bersandar pada dinding, seperti apa yang ku lakukan.

“kau kenapa hyung? Sepertinya hari ini kurang bersemangat. Merindukan Yoo Jin kah?” tanya Wookie dengan nada yang sepolos mungkin, aku tersenyum menanggapi kepolosannya ini. Benarkah dia sekarang telah menjadi suami orang? Mengapa ia masih saja terlihat polos?

“ya, aku sangat merindukannya.”

“aku mengerti perasaan mu hyung, dia sangat sibuk kan? Ku dengar After School pergi ke jepang.”

“kami hanya berkomunikasi via telfon, itu juga tidak lama, karna kau tau sendiri lah. Pulsa mahal.”

Wookie tertawa renyah. “bersabar lah hyung.”

“aku berharap mendapat libur panjang, walaupun hanya seminggu. Akhir – akhir ini begitu sulit menghubungi dia, rasanya ia begitu sibuk. Mau menghubungi nya via twitter pun..ah, aku tidak berani membayangkan reaksi dunia jika mengetahui aku menuliskan kalimat bogoshippeo di twitter nya.”

“beruntung nya aku memiliki istri yang masih satu atap.” Eternal magnae itu menggoda ku. Sial. Umpat ku.

“ya!” aku memukul kepalanya pelan dengan botol. Ia hanya tertawa sambil megusap kepalanya.

~             ~             ~

Setelah latihan, menjelang malam, kami kembali menuju dorm. Setelah selesai mandi, aku menyalakan laptop ku dan mencari berita baru mengenai After School dan kegiatannya di jepang sana. Ternyata Yoo Jin baru saja menjalanai serangkaian pemotretan untuk sebuah sponsor. Di foto itu, ia tampak begitu cantik dan mempesona walau menurut ku, gurat kelelahan terlihat sangat jelas di wajahnya. Namun ia tetap professional dengan tetap menampilkan senyumannya yang begitu indah yang membuatku tak bisa bernafas selama beberapa saat jika aku melihat senyumannya itu.

Aku mengambil hp ku yang terletak di samping laptop, hp yang sama dengan Yoo Jin. Hadiah pernikahan dari ku untuknya. Aku menekan tombol angka 1 sebagai speed dial ke nomer Yoo Jin, namun aku kecewa saat yang menjawab adalah operator. Hp nya tidak aktif.

Aku mencoba mengerti, mungkin Yoo Jin sangat sibuk di sana. Aku pun tidak mau di cap sebagai  suami yang posesif dengan istrinya. Kami sama – sama datang dari dunia hiburan. Aku rasa aku harus mulai memahami hal ini.

Aku mematikan laptop ku dan mulai merebahkan diri ku di kasur, mencoba untuk memejamkan mataku. Kemudian membalikkan badan ku dengan gelisah, mata ku kembali terbuka.

Bagaimana kalau Yoo Jin melakukan sesuatu di sana? Ku dengar ia dapat couple dari salah satu Pledis Boys, siapa namanya itu? Minhyun? Ah, ya..Minhyun. bagaimana jika ia sedang bermesraan dengan Minhyun itu?

Aku membolak – balikkan badanku dengan gelisah, berbagai macam pikiran buruk hinggap di otak ku, aku menutup wajah ku dengan bantal. Biar bagaimanapun, istriku itu sangat sexy, cantik. Astaga, bagaimana jika…

Aku mengacak – acak rambut ku frustasi. Andai saja aku dapat libur walau hanya seminggu! Aku bangkit dari posisi tidur ku dan berjalan menuju keluar kamar. Di ruang tengah sudah sepi dan lampu pun sudah di matikan. Sepertinya hari ini memang sangat melelahkan, terbukti biasanya Kyuhyun masih main PSP nya sendirian di sini, namun kali ini tidak terlihat batang hidung nya sama sekali.

Aku mengambil sebotol air mineral dingin dari kulkas dan menghabiskannya, aku benar – benar membutuhkan liburan. Jinjja, walau hanya seminggu. Sebuah ide terlintas di benak ku. Aku tersenyum dan menuju kamar Siwon.

Aku membuka pintu kamar Siwon perlahan, ku lihat lampu tetap menyala dan Siwon tertidur dengan lelapnya di kasur. Selimutnya entah terbuang kemana dan ia topless, dada nya yang bidang dan perutnya yang sixpack terexpose dengan jelas, membuat ku iri saja. Oke, kami sudah memiliki perjanjian sebelumnya, kalau dia topless, maka aku yang pakai baju lengkap. Kalau aku yang topless, berarti dia yang memakai baju lengkap. Berarti malam ini aku harus tidur dengan piyama lengkap? Astaga.

Aku duduk di tepian kasurnya dan mulai menepuk pipinya perlahan.

“ya! Wonnie-ah, ireona..” panggil ku. Ia tidak bergeming sama sekali. Kali ini aku mengguncang – guncangkan tubuhnya. “Wonnie-ah, bantu aku jebal.”

Siwon mulai membuka matanya pelan, ia mengusap – usap matanya dan menguap. “ada apa hyung? Aku lelah sekali..” rengek nya.

“bantu aku lah Wonnie-ah..” pinta ku dengan puppy eyes ku yang entah dia melihat nya atau tidak karna matanya masih sedikit terpejam.

Siwon bangun dan duduk di kasur sambil memeluk lututnya dan menyandarkan kepalanya pada lututnya. “bantu apa sih hyung? Tanya nya setengah bergumam.

“aku ingin sekali dapat liburan walau hanya seminggu.”

“aku pun begitu hyung..” ia kembali menguap.

“maka dari itu..”

“apa hyung?” suaranya terdengar kembali mengantuk.

“berdoalah agar kita dapat liburan walau hanya seminggu. Aku tau kau anak kesayangan Tuhan, Tuhan pasti mengabulkan doa mu Wonnie-ah.”

Siwon terdiam selama beberapa saat, sepertinya ia sedang berusaha mencerna kata – kata ku barusan dengan tingkat pemikiran stadium bawah dan tingkat kesadaran yang teramat sangat tipis.

“Tuhan..aku mohon pada mu agar kami di berikan liburan walau pun hanya seminggu. Kabulkanlah permohonan ku ini Tuhan, aku tau kau mendengar doa ku. Amin..”

Dan Siwon kembali tertidur di kasur.

~             ~             ~

Pintu dorm terbuka lebar di saat kami hendak melakukan persiapan pagi itu, Wookie yang sedang memasak, Yesung yang sedang mengelus – elus anjing kecilnya, Shindong yang sedang asyik ngemil keripik kentang, Sungmin yang sedang luluran di kamar mandi bersama Heechul, Siwon kembali tertidur di meja makan, EunHae couple yang sedang membantu Wookie di dapur karna hari ini jadwal piket mereka, dan magnae yang baru bangun tidur kemudian dengan santainya berbaring di sofa sambil memeluk psp nya.

“annyeong Super Junior!!” seru suara yang sangat familiar di telinga kami, suara manager kami. Tumben sekali beliau datang pagi – pagi ke dorm.

“annyeong hyung.” Sapa kami kompak , Wookie beserta EunHae mengintip dari pintu dapur, sementara yang lainnya masih sibuk dengan kegiatan mereka masing – masing.

Manager hyung mengambil tempat duduk di samping Kyuhyun yang sedang tertidur. “ya! Anak malas!” manager hyung menepuk pantat Kyuhyun sementara yang di tepuk hanya terdiam tidak menghiraukan. “aku punya berita baik untuk kalian.” Katanya menggantungkan kalimatnya.

Tiba – tiba semua member yang penasaran pun berkumpul di hadapan manager hyung, kecuali si magnae yang tetap dengan posisinya di samping manager hyung. Eunhyuk pun sibuk menggedor – gedor pintu kamar mandi, meminta agar kedua makhluk cantik yang berada di dalam sana segera keluar untuk mendengar berita baik seperti yang di katakan oleh manager hyung.

Akhirnya, Sungmin dan Heechul ikut bergabung masih dengan mengenakan mantel mandi dan wewangian kembang tujuh rupa, entah lulur apa yang mereka gunakan hari ini. Namun sungguh baunya membuat ku mabuk.

“kalian mau tau apa berita baik kali ini?” tanya manager hyung sambil tersenyum sok berahasia.

“tentu saja hyung, cepat katakan pada kami.” Pinta Heechul tak sabaran.

“allright, kalian mendapat libur free seminggu!!!! Start mulai hari ini!!!!” katanya bersemangat.

Semua member terdiam, tiba – tiba suasana menjadi sunyi. Heechul tanpa sadar membuka mulutnya, Siwon yang tadinya sangat mengantuk mendadak membelakkan matanya.

“be-benarkah hyung?” tanya ku tak percaya dengan apa yang barusan ku dengar.

“ya! Kenapa kalian ini? Sepertinya tidak senang sekali?” tanya manager hyung dengan wajah yang cemberut, ia tidak menduga akan mendapat respon seperti ini. Mungkin ia mengira kami akan berteriak dan melonjak kegirangan mendengar berita ini.

“YAHOOOOO!!!!!! YEAHHH!!!YESSS!!!!” jerit kami kegirangan. Magnae melonjak kesenangan sambil mencium PSP nya. Aku pun langsung memeluk Siwon.

“Wonnie-ah, doa mu malam itu di kabulkan oleh Tuhan!!!” seru ku pada Siwon, sesaat wajah Siwon terlihat sangat bingung.

“doa yang mana ya hyung?”

Aku menepuk jidat ku.

== JungSoo Lost In Japan==

Beberapa jam setelah pengumuman yang menggembirakan itu, mendadak semua member Super Junior lenyap dari peredaran. Setelah sebelumnya kami berkumpul dan berbagi cerita hendak kemana liburan mreka kali ini. Sebagian besar dari mereka adalah pulang ke rumah, tentunya mereka sangat merindukan orang tua mereka. Sedangkan Wookie kembali ke apartment milik dia dan Tiffany. Hanya aku yang tidak berbagi cerita hendak kemana aku pergi.  Mereka pun tidak ada yang bertanya, mungkin mereka mengira aku akan kembali ke apartment ku dan Yoo Jin.

Hari sudah semakin sore. Aku mengendarai mobil ku dengan kecepatan sedang menuju apartment ku, rasanya tidak sabar untuk segera sampai. Begitu sampai, aku langsung menuju kamar dan memasukkan beberapa lembar pakaian dan celana ku ke dalam tas sandang ku.

Tidak lupa aku mengambil i-pad ku yang tergeletak dengan manisnya di atas meja rias milik Yoo Jin, aku melihat sebuah benda hitam di samping i-pad ku. Astaga, itu cas-an hp milik Yoo Jin. Yeoja itu benar – benar ceroboh, bagaimana mungkin ia bisa lupa membawa cas-an hp nya sendiri?

Mengapa ia tidak menghubungi ku lewat hp milik Kahi-ssi?

Aku menghela nafas, hal ini semakin membuat ku ingin menyusulnya. Ya, aku memang ingin ke jepang seminggu ini, untuk mengejar istri ku. Sekalian berbulan  madu kalau aku bisa. Aku memasukkan i-pad ke dalam tas ku dan mulai menyelempangkan tas di bahu ku. Tepat ketika aku akan membuka pintu kamar, suara petir terdengar menggelegar, sepertinya akan berlangsung hujan badai.

Dan tak lama kemudian, hujan deras pun mulai turun di sertai angin kencang. Aku menghentakkan kaki ku kesal dan melempar tas ke sofa. Gagal sudah rencana ku hari ini! Terbuang satu hari dengan percuma. Dengan hujan seperti ini, penerbangan pasti di tunda, dan juga badai seperti ini akan berlangsung hingga besok pagi.

Aku duduk di sofa dengan wajah yang tertekuk. Rasanya kesal sekali. Kemudian aku teringat adik – adik ku yang sedang dalam perjalanan menuju rumah masing – masing. Apakah mereka selamat? Atau mereka terjebak badai?

Aku mengambil hp ku dan menelpon mereka secara bersamaan, seperti conference. Satu persatu telepon mulai terangkat.

“annyeong hyung!” sapa mereka bersamaan.

“bagaimana keadaan kalian? Badai kali ini sangat ganas.”

“hujan turun ketika aku sampai di pakiran babtol hyung, sekarang aku terjebak dan tidak bisa keluar dari kafe sama sekali.” Terdengar suara Yesung menanggapi pertanyaan ku.

“aku sudah sampai rumah hyung,” kali ini suara Eunhyuk.

“aku di rumah Eunhyuk hyung, dan kami bersebelahan.” Kata Donghae sambil tertawa.

“ya! Sial! Kalian membuat pulsa ku habis. Salah satu dari kalian, cepat putuskan sambungan!” perintah ku. Yang lain tertawa.

“aku terpaksa menginap di penginapan hyung.” Kata Sungmin.

“bagaimana yang lain?” tanya ku.

“kami semua aman hyung.” Jawab Heechul, Siwon, Shindong, Kyuhyun, dan Wookie bersamaan.

“baiklah, kalian berhati – hatilah. Annyeong.”

Setelah menutup telfon, aku berjalan menuju ke dapur, perut ku lapar sekali. Aku mulai membuka kulkas dan tidak ada apapun selain air mineral, begitupun dengan lemari makan. Aku baru teringat kami memang tidak membeli apapun karna aku dan Yoo Jin akan sibuk dengan kegiatan masing – masing yang tidak memungkinkan untuk pulang dan makan di rumah kami.

Jadi, aku akan terjebak di rumah tanpa makanan sedikit pun? Istriku..tolong aku…aku kelaparan……

TBC ~

Gimana – gimana? Jelek kah? Bagus kah? Author nulis saat galau #plak xD

Biar bagaimana pun, author tetap mengharapkan comment dari readers semua ^^ gomawo bagi yang udah baca, pastikan baca untuk part yang berikut nya ya ^^.

14 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s