My First Meeting With Him Part 2 (END)

Title            : My First Meeting With Him Part 2 (END)

Author         : Park Young Hee (@annisasiwon)

Main Cast    : Yoona-Siwon

Casting        : Super Generation

Type            : Twoshoot

Genre          : Romance, Friendship

Rating                   : PG-16

 

Author ga mau banyak ngomong lagi ya

 

Happy reading!

***

 

-Yoona pov-

“Apa? Tapi kenapa?” tanya kami semua penasaran.

“Ini keputusan dari pihak SM.” Jawab manager kami.

“Lalu, kapan kami bisa debut?” Tanya Taeyeon eonni.

“Minggu depan. Sudahlah kalian jangan sedih. Mungkin kalian tidak  bisa debut hari ini, tapikan minggu depan kalian bisa debut. Kalian berlatihlah lagi dan kali ini kalian harus bertambah semangat dan harus sungguh-sungguh. Araso?” Kata manager kami, mencoba memberi kami semangat.

“Ne oppa, araso.” Jawab kami dengan nada yang kurang bersemangat.

Manager kami pulang dengan ekspresi yang biasa, mungkin itu sengaja ia lakukan supaya kami tidak bisa putus asa. Namun tetap saja kami merasa sangat kecewa. Aku sangat sedih melihat wajah para member, terutama Taeyeon eonni. Dia adalah yang paling semangat untuk debut hari ini, dibandingkan dengan SNSD member yang lain. Taeyeon eonni masuk kedalam kamarnya, kuyakin hatinya pasti sangat  sakit sekali dengan kabar buruk ini.

 

Didalam kamar Taeyeon

-Taeyeon pov-

Aku sangat kecewa mendengar berita ini. Kenapa semua ini bisa terjadi? Apakah semua ini salahku? Apakah aku telah gagal menjadi seorang leader? Semua sudah kulakukan untuk bisa debut hari ini. Tapi kenapa kami tidak bisa debut hari ini? Kenapa harus satu minggu lagi kami debut.

Banyak pertanyaan aneh muncul dikepalaku, hatiku sangat sakit, kecewa, bahkan aku ingin marah. Aku benar-benar merasa sudah sangat gagal menjadi seorang leader. Aku tak mampu menjadi seorang leader. Akupun akhirnya tak bisa menahan air mataku untuk tidak bisa jatuh.

“Tuhan, apa yang harus aku lakukan?” Tanyaku dalam hati.

 

Tok! Tok! Tok!

Seseorang mengetuk pintu kamarku. Mungkin itu SNSD member. Sungguh, aku tak sanggup bertemu dengan mereka. Mereka sudah sangat kecewa karena tak bisa debut hari ini, padahal ini adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh mereka semua, termasuk juga dengan aku.

“Eonni, bolehkah aku masuk?” Tanya seseorang yang mengetuk pintu kamarku, dan sepertinya itu adalah Yoona.

“Ne Yoona, silahkan masuk, pintunya tidak aku kunci.” Jawabku sambil menghapus air mataku.

“Eonni, waeyo? Apakah kau menangis?” Kata Yoona sambil membantuku menghapus air mataku.

“Yoona, eonni merasa sangat sedih. Eonni sudah merasa sangat gagal menjadi seorang leader.”

“Eonni, eonni tidak gagal. Kita hanya tertunda saja debutnya, bukan berarti kita gagal debut. Eonni, sudahlah jangan menangis lagi.” Kata Yoona yang berusaha menenangkanku.

“Iya, aku tahu, tapi…” ucapanku tiba-tiba berhenti. Aku mendengar keributan dari luar kamarku. Aku dan Yoonapun keluar untuk melihat apa yang terjadi.

 

Diruang depan SNSD dorm

 

-Yoona pov-

“Apa yang harus kita lakukan sekarang? Kita gagal debut hari ini, dan kalian masih bisa tenang disini.” Teriak Jessica kepada member yang lain.

“Sicca, memangnya kita harus apa? Kita bukan gagal, tapi hanya tertunda. Tapi, kenapa kamu jusrtu membentak kami semua. Pasti ini semua ada alasannya.” Balas Hyoyeon.

Aku sangat takut melihat pertengkaran ini. Aku belum pernah melihat Sicca eonni marah seperti ini. Para member lain pun terlihat sangat takut, bahkan beberapa member ada yang menangis karena teriakan Sicca eonni.

 

-Taeyeon eonni-

“Jessica! Hyoyeon! Cukup! Hentikan pertengkaran bodoh ini! Kalian pikir kami semua tidak kecewa dengan hal ini. Kita semua juga sama kecewanya dengan kalian berdua. Aku mengerti perasaan kalian, tapi kalian bertengkar seperti ini, bukanlah yang diinginkan oleh pihak management. Aku yakin, mereka pasti ingin menguji kita. Mereka ingin melihat seberapa siapkah kita untuk debut. Debut kita ini bukanlah main-main. Bertahun-tahun kita training, inikah hasilnya? Kemana kekompakkan kita selama training? Kenapa hanya karena debut kita tertunda 1 minggu kalian sudah melakukan pertengkaran bodoh ini?” Bentakku yang kesal dengan pertengkaran bodoh yang dilakukan oleh Jessida dan Hyoyeon. Mereka berdua dan member yang lainpun terdiam dengan semua yang kukatakan. Tiba-tiba Tiffany datang menghampiriku.

“Taeyeon sudahlah, tenangkan dirimu.” Kata Tiffany dengan suara manjanya mencoba  untuk meredakan amarahku. Dan akhirnya amarahkupun reda setelah member lain juga ikut menenangkanku. Namun, aku melihat Yoona pergi kearah pintu.

“Yoona, kamu mau pergi kemana?” Tanyaku pada Yoona dengan nada suaraku yang masih sedikit kesal dengan kejadian tadi.

“Aku mau pergi sebentar eonni.” Kata Yoona menjawab pertanyaanku.

“Ya sudah, jangan lama-lama.” Kataku.

“”Ne, eonni.” Kata Yoona sambil menutup pintu dorm.

 

Dikantor SM

 

-Yoona pov-

Melihat kejadian didorm tadi membuatku penasaran, apa yang sebenarnya telah terjadi. Aku sangat penasaran, kenapa tiba-tiba pihak management menunda debut kami. Untuk itu aku pergi ke kantor untuk menemui Lee Soo Man sajangnim.

Namun, karena aku sedang terburu-buru, tanpa sengaja aku sudah menabrak seseorang, dan sepertinya orang itu sudah tidak asing lagi bagiku.

“Aduh!” Teriakku ketika tanpa sengaja menabrak eseorang.

“Gwaenchanayo?” Tanya orang itu lembut padaku, sambil membantuku untuk bangun. Akupun melihat wajah orang itu. Akupun sedikit terkejut, ternyata dia adalah salah satu member grup Super Junior yang bernama Choi Si Won.

“Gwaenchanayo?” Tanyanya sekali lagi padaku.

“Oh! Ne, gwaenchana.” Jawabku sambil melihat wajahnya. Aku sangat kagum dengan wajahnya, dia sungguh tampan bila dilihat secara langsung, dibandingkan melihatnya dari televisi.

“Kenapa kamu berlari dilorong ini?” Tanya Siwon dengan lembutnya kepadaku.

“Oh! Miianhae. Aku sedang terburu-buru.” Jawabku sambil tersenyum.

“Oh! Tapi bolehkah aku tahu namamu? Je ireumeun Choi Si Won-ieyo ( Nama saya Choi Si Won), biasa dipanggil Siwon.” Katanya memperkenalkan dirinya. Meskipun begitu, tanpa dia memperkenalkan dirinya, aku sudah tahu kalau namanya itu Choi Si Won. Siapa coba orang yang tak mengenalnya, secara dia adalah member Boyband yang sedang terkenal di Korea yang juga dikenal perfect member dari grupnya.

“Ne, je ireumeun Im Yoon Ah-indeyo ( Nama saya Im Yoon Ah). tapi aku biasa dipanggil Yoona.” Jawabku.

“Sepertinya aku baru melihatmu disini. Apa yang kamu lakukan disini?” Tanya Siwon oppa bingung kepadaku.

“Aku ingin bertemu dengan Lee Soo Man sajangnim, untuk menanyakan kenapa debut grupku harus ditunda selama 1 minggu.” Jawabku dengan sopan padanya.

“Jadi kamu member grup baru itu? Apa nama grupmu? Karena sajangnim sering bilang, kalau kita akan kedatangan grup baru. Aku hanya penasaran saja.” Tanya Siwon oppa dengan penasarannya.

“Ne, nama grup kami adalah SNSD.” Jawabku dengan bangganya.

“Oh! Baiklah, semoga grupmu bisa sukses, kami akan menunggu penampilan kalian. Berikanlah semua kemampuan kalian, jangan menyerah hanya karena debut kalian tertunda. Mian, aku harus pergi. Geureom, annyeonghi gyeseyo, Yoona-ssi.” Katannya padaku.

Dia pergi meninggalkanku, namun pandanganku masih terpaku olehnya. Aku sangat kagum dengan pesonanya, ternyata dia memang orang yang sangat baik. Sepanjang loron SM, dikepalaku masih dipenuhi pertanyyan, kenapa debut grupku harus tertunda selama 1 minggu.

“Sajangnim, kenapa debutku harus tertunda selama 1 minggu?” Tanyaku penasaran kepada Lee Soo Man sajangnim.

“Itu karena persiapan debut kalian belum selesai, sehingga harus tertunda. Kalian harus berlatih lebih giat lagi, supaya ketika debut nanti hasilnya akan jauh lebih bagus lagi. Kamu katakan ke member yang lain untuk bersabar.” Jawabnya meyakinkanku.

“Baiklah sajangnim, kami akan latihan lebih giat kagi. Geureom, annyeonghi gyeseyo.” Kataku dengan penuh semangat.

Aku pergi meninggalkan ruangan Soo Man sajangnim. Aku masih memikirkan perkataan Soo Man sajangnim padaku, “Kalian harus berlatih lebih giat lagi.” Tapi menurutku, selama ini kami telah berlatih sangat giat. Tapi baiklah, aku dan SNSD member lain akan berlati lebih giat lagi untuk penampilan debut kami yang terbaik.

Dilorong SM aku bertemu dengannya lagi. Aku bertemu dengan Choi Si Won lagi. Tapi kali ini dia tidak sendiri, dia bersama Super Junior lain. Dan kali ini dia tidak menyapaku, tapi dia hanya memberiku senyuman. Dia dan grupnya sedang menuju keruang Soo Man sajangnim. Dan sekarang pikiranku dioenuhi oleh senyumannya. Sungguh senyuman yang tak bisa terlupakan.

 

Di SNSD dorm

 

“Aku pulang.” Kataku memberi salam.

“Oh! Kau sudah pulang Yoona.” Jawab Tiffany eonni.

“Darimana saja kamu?” Tanya Hyoyeon eonni penasaran.

“Aku dari kantor SM.” Jawabku dengan santainya.

“Mwo? Untuk apa kamu kesana?” Tanya Hoyeon eonni terkejut dengan jawabanku.

“Aku penasaran kenapa debut kita terunda. Jadi aku kekantor SM, agar bisa menanyakan hal ini kepada Soo Man sajangnim.” Jawabku sambil tersenyum.

“Lalu apa katanya?” Tanya Taeyeon eonni dengan penuh harap.

“Dia bilang, debut kita tertunda karena persiapannya belum selesai. Lalu dia meminta kita untuk latihan lebih giat lagi, agar debut kita bisa membuat orang-orang yang melihat bisa kagum dengan penampilan kita. Karena mungkin diantara mereka akan ada yang menjadi fans setia kita.” Jawabku sambil tersenyum, dan sesekali aku menatap wajah Taeyeon eonni.

Aku merasa sangat senang bisa melihat wajah SNSD member yang sekarang sudah seperti biasa lagi. Kamipun mulai semangat lagi. Kamipun akan berusaha bersama-sama untuk latihan lebih giat lagi. Supaya nantinya kami tidak akan mengecewakan para calon fans setia kami.

 

1 minggu kemudian

 

“Ok! Hari ini kita benar-benar akan debut. Kita harus menampilkan yang terbaik. Kita keluarkan semua kemampuan yang kita miliki. Araso?” Kata Taeyeon eonni memberi kami semangat.

“Ne.” Teriak kami serempak.

“Hana, dul, set ( 1, 2, 3 ).” Kata Taeyeon eonni memberi aba-aba.

“SNSD Hwaiting!” Teriak kami semua dengan penuh semangat.

Setelah sekian lama kami menunggu, akhirnya hari inipun tiba. Perasaan gugup dan bahagia bercampur menjadi satu didalam hati kami semua. Semua harapan dan mimpi kami semua, akan kami tunujukkan pada mereka semua yang melihatnya. Akhirnya hari ini kami akan debut. Meskipun harus tertunda 1 minggu, namun itu tak akan mematahkan semangat kami untuk bisa menyanyi dan menari diatas panggung. “SNSD Hwaiting! Im Yoon Ah Hwaiting!” batinku dalam hati.

“Annyeonghaseo, uri Seo Nyeo Shi Dae-imnida.” Teriak kami semua memperkenalkan nama grup kami dihadapan semua penonoton yang melihat debut kami.

Akhirnya kami sudah selesai, kami harap sekarang kami sudah bisa menjadi grup idola. Aku menatap semua penonton yang hadir, mereka semua bertepuk tangan untuk kami. Hatiku sangat lega, senang, dan bahagia, jika kami ternyata bisa menampilkan yang terbaik untuk mereka semua. Awalnya perasaan kami sangat gugup, kami sangat takut telah melakukan kesalahan saat dipanggung yang nantinya akan mempengaruhi debut kami yang terindah. Namun untungnya ssemua itu bisa kami atasi. Kamipun pergi kebelakang panggung. Dan ketika dibelakang panggung kami bertemu dengan senior kami, yaitu Super Junior.

“Annyeonghaseo, uri Seo Nyeo Shi Dae-imnida.” Teriak kami serempak dengan penuh semangat untuk memperkenalkan grup kami kepada Super Junior.

“Ne, annyeonghaseo, uri Syupeo Junioe-imnida.” Teriak Super Junior member serempak.

“Uri Syupeo Juni I O R.” Teriak leader mereka yang bernama Leeteuk yang diikuti para member yang lain.

“Oh! Yoona-ssi, annyeonghaseyo.” Kata Siwon oppa tiba-tiba sambil melihat kearahku, dan itu membuatku sedikit terkejut.

“Oh! Ne, annyeonghaseo.” Jawabku dengan heran. Ternyata Siwon masih ingat denganku. Padahal aku pikir dia akan lupa padaku. “YA! Im Yoon Ah! manamungkin dia lupa padamu, sekarang kamu satu management dengannya, dasar babo.” Batinku dalam hati. Aku dan SNSD member pergi menuju lapangan parkir mobil kami untuk kembali kekantor SM.

“YA Yoona! Bagaimana bisa Siwon oppa mengenalmu?” Tanya Tiffany eonni heran padaku.

“Aku bertemu dengannya 1 minggu yang lalu. Ketika aku pergi menemui Soo Man sajangnim, untuk masalah debut kita yang tertunda itu.” Jawabku sedikit malu.

“Oh! Apakah kau menyukainya?” Tanya Jessica eonni.

“Aniyo eonni. Dan bilapun aku menyukainya, dia tak akan menyukaiku.” Jawabku dengan sedikit gugup.

“Kalau tidak, kenapa wajahmu meras seperti kepiting rebus? Dan kenapa kamu menjawab pertenyaanku ini dengan gugup, padahalkan aku hanya bercanda? Ayo! Ayo! Sudah mengaku saja, kamu menyukainya kan?” Tanya Taeyeon eonni yang sekarang ikut-ikutan menggodaku.

“Aniyo eonni. Jeongmal aniyo.” Jawabku dengan nada yang sedikit kesal.

“Sudah-sudah, sebaiknya kita jangan ganggu Yoona lagi. Nanti wajahnya bertambah merah lagi.” Kata Hyoyeon eonni sedikit menggodaku. Sepanjang perjalanan para member hanya bisa menggodaku.

 

3 hari kemudian

 

Sekarang SNSD akan membuat music video untuk single pertama dalam album pertama kami. Aku sangat senang kalau ternyata respon dari pecinta lagu Korea sangat tinggi pada grup kami. Itu semua terbukti dari hasil penjualan album pertama kami yang sangat memuaskan, karena itu berarti penampilan debut kami  3 hari yang lalu memberikan respon positif dari mereka semua untuk kami.

Dan akupun juga sangat senang karena sekarang aku bisa sering melihat Siwon oppa, karena kami berada satu naungan management yang sama, yaitu SM Entertainment. Aku berharap ini pertanda baik untukku. Aku sangat berharap kalau Siwon oppa adalah takdirku. Karena, kalau aku boleh jujur, aku sangat menyukain Siwon oppa. Semoga saja Siwon oppa benar-benar takdirku, karena aku sangat percaya dengan adanya takdir.

 

-THE END-

 

Akhirnya FF ini selesai, maaf klo misalnya endingnya tidak memuaskan para readers.

Maaf juga klo baru bisa selesai sekarang karena kesibukan saya sndiri, karena tugas sekolah yang cukup padat *lebay.

 

saya harap para readers menyukainya

 

Gamsahamnida

 

Annyeonghi gyeseyo

17 responses

  1. yahh……………chingu ko end a gntung c ,,bkin pnasarn akh..gmna dump nsib yoona ,siwon suka g ma dya,,kan pnasaran
    pdhl ff ni dh lma bget pi q msih ingt n sllu mnggunya.akhrny d post jga jd sneng pi end gntung jd gmna gtu…..
    maaf y thor lo cment a g enak

  2. Mianhae, tp ku udah buat sequel’a yang judulnya what should i do

    tp tu bru part 1, aku belum da lagi ide buat ngelanjutin’a

    mianhae klo ending cerita ini mengecewakan

    jeongmal mianhae

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s