(Freelance) [Sequel] Paris Desperate Love Part 1

Title: Paris Desperate Love Part 1

Cast:

• Baek Suzy Miss A

• Jang Wooyoung 2PM

• Lee Joon MBLAQ

• Lee Jieun (IU)

 Other Cast: Find it in this story😉

Genre: romantic, drama

 Length: Series

 Rating: PG 15~

Diaclaimer: ini adalah sequel dari ff Splendid Marriage. Terimakasih yg sudah membaca ff Splendid Marriage dari awal sampai akhir. Semoga sequelnya memuakan =D Semua cast milik Tuhan, jalan ceritanya milik aku jadi no bashing ya! Happy reading =)

***

@Incheon Airport

-Suzy POV-

Aku memeluk Fey, Jia dan Min eonni secara bergantian. Entah kenapa, aku benar benar tak ingin meninggalkan mereka, terutama Seoul. Tapi mau dibagaimanakan lagi? Aku benar benar mengidamkan Paris, tak mungkin kan aku membatalkan rencana berbulan madu ke Paris?

Sebentar lagi, pesawat akan segera berangkat. Aku dan Wooyoung oppa pun segera mengemasi barang barang kami. Sekali lagi kupeluk mereka terutama eomma ku. Aku dan Wooyoung oppa pun meninggalkan mereka semua. Kami akan berpetualang hari ini di Paris.

Saat memasuki pesawat, hawa di dalam sana benar benar kurang mengenakkan. Entah kenapa, aku benar benar merasa tak nyaman. Sudahlah toh nanti disana kita akan bersenang-senang. Aku dan Youngi oppa pun mencari seat duduk yg tercantum di tiket.

Tak lama kemudian pesawat pun berangkat meninggalkan korea. Inilah saat saat yg kunanti. Paris I’m Coming. Selamat tinggal Seoul, aku pasti akan sangat merindukanmu.

***

-Normal POV-

Pesawat yg dinaiki Wooyoung dan Suzy pun berangkat meninggalkan Korea. Suzy duduk di pesawat dengan perasaan yg benar benar tidak enak. Wooyoung pun merasa demikian. Namun Wooyoung menyuruh agar Suzy tidur saja agar perjalanan tak terasa berat.

Kira kira lima jam lebih sudah perjalanan berlangsung. Wooyoung sudah tertidur sejak tadi, tapi Suzy tak dapat terlelap. Ia terus membolak balik posisi tidurnya, tapi ia tetap tak bisa tidur. Tiba tiba terdengar pengumuman dari pilot dan co-pilot bahwa pesawat dalam keadaan berbahaya. Seluruh penumpang pun mulai panik. Suzy membangunkan Wooyoung dengan tergesa.

“Yeobo, bangun..” Suzy mengguncang tubuh Wooyoung. Namja itu hanya menggumam pelan.

“Yeobo.. Yeobo.. Ayo bangun!!” Suzy mulai panik. Wooyoung pun membuka matanya. Wajah Suzy benar benar menunjukan keseriusan.

“Yeppeo-ni? Ada apa??” Tanyanya cemas.

“Pesawat ini akan jatuh yeobo”

“MWO? JATUH?”

“Ne..”

Tak lama kemudian, pesawat mulai miring dan hilang kendali, dari samping badan pesawat keluar percikan api. Seluruh penumpang mulai berteriak histeris. Pesawat pun meluncur dengan kencang kearah tanah dan jatuh di atas perkebunan anggur merah milik warga. Tak lama, terdengar ledakan keras yg berasal dari pesawat dan semua pun berubah menjadi gelap.

***

-Wooyoung POV-

Aku membuka mataku perlahan, berat sekali rasanya. Kepalaku benar benar pusing. Sebenarnya apa yg terjadi? Aku mencoba mengingat ingat kejadian sebelum aku tak mengingat apapun lagi. Ah aku ingat, terakhir kali sebelum semua berubah gelap, Suzy membangunkanku dan berkata kalau pesawat akan segera jatuh.

Ne, tunggu tunggu, Suzy? Ya! Dimana dia? Aku melihat kesekelilingku, dan tunggu, dimana pula aku sekarang? Kenapa aku bisa ada disini? Kuperhatikan ruangan tempat aku berada sekarang. Sepertinya ini sebuah kamar, karena ukurannya tidak luas dan hanya ada sebuah ranjang juga sebuah meja kecil disini.

Aku melihat keselilingku tapi aku tak dapat menemukan petunjuk dimana sekarang aku berada. Dan aku baru menyadari, kalau kepalaku di perban dan.. Aku sudah berganti pakaian! Siapa yg menggantikan pakaianku? Suzy kah? Tapi dimana Suzy sekarang? Mengapa aku tak melihatnya?

Cklek! Seseorang membuka pintu lalu masuk kedalam kamar. Seorang yeoja manis di kuncir dua dengan dress putih selutut.

“Ah kau sudah sadar? Maaf ya kalau aku lancang membawamu kesini. Dan, maaf juga untuk itu, bajumu rusak dan penuh darah, jadi aku mengganti pakaianmu” ia tersipu malu menunjuk kearah baju yg kupakai sekarang lalu duduk di tepi ranjang.

“Dimana aku dan siapa kau?” Ternyata dia yg menggantikanku pakaian. Lalu kemana Suzy?

“Kau sekarang ada dirumahku. Kemarin aku menemukanmu tak sadarkan diri di dekat bangkai pesawat itu. Ku pikir tadinya kau sudah mati, tapi ternyata tanganmu bergerak. Makanya kubawa kau kemari. Perkenalkan namaku IU” ia berceloteh santai lalu mengulurkan tangannya.

Aku tak berniat sedikitpun menyambut uluran tangannya.

“Dimana anaeku??” Tanyaku to the point, karena sedari tadi aku tak juga melihat Suzy disini.

“Anae?? Dugu?” Ia mengerutkan kening. Mwo? Jangan bilang, kalau ia hanya menemukanku dan tidak menemukan anaeku!

“Ne, Suzy. Dimana dia??”

“Ehm, aku tak melihatnya. Aku hanya menemukanmu lalu membawamu kemari” aku tak berpikir panjang, aku pun hendak bangkit dari tempat tidur untuk mencari Suzy. Tak mungkin kan aku membiarkan ia sendiri diluar sana? Tapi tiba tiba..

“Arrrggghhh!!” Aku mengerang. Ada apa dengan kakiku? Mengapa sakit sekali rasanya menggerakkan kakiku?

“Kau baik baik saja?” Ia menahan tubuhku yg hampir terjatuh.

“Ya aku tak apa, terimakasih” ucapku datar. Bagaimana ini? Bagaimana aku bisa menemukan Suzy kalau menggerakan kakiku saja aku tak mampu?

“Aku harus menemukan anaeku sekarang juga”

“Tapi bagaimana dengan kakimu?”

“Aku tak perduli, aku harus menemukan istriku sekarang”

“Oke oke, tunggu disini sebentar. Rasanya aku punya sebuah kursi roda bekas ayahku” apa katanya? Kursi roda? Memangnya dia pikir aku lumpuh?

“Tunggu! Apa maksudnya kau menawarkan kursi roda padaku?? Kau pikir aku ini lumpuh??” Aku menaikkan nada bicaraku.

“Bukan begitu, setidaknya kan kau akan lebih mudah mencari anaemu. Nanti kubantu kau mencari anaemu, nde?” Ia tersenyum.

“Baiklah” aku mengangguk pasrah.

***

-Suzy POV-

Aku membuka mataku perlahan ketika seberkas sinar masuk melalui jendela yang tirainya baru saja dibuka. Aku sedikit menggeliat lalu mengerjap ngerjapkan mata perlahan. Aku memandang sekelilingku. Hey! Dimana ini? Mengapa aku merasa asing dengan tempat ini? Ada dimana aku sekarang?

Aku memandang namja yg tadi telah membuka tirai di jendela. Siapa namja ini? Dan kenapa aku bisa ada disini? Aww, kepalaku terasa sangat sakit. Aku memegang keningku perlahan, perban. Ya! Kepalaku sudah dililit perban sekarang. Tangan kananku pun memar. Ada apa ini?

“Morning honey!” Ucap namja tersebut lalu mencium bibirku singkat. Honey? Memangnya aku ini pacarnya? Dan ya! Mengapa dia menciumku begitu saja? Aku bahkan tak mengenalnya sedikitpun!

“M..mor..ning” ucapku dengan kening berkerut.

“Ayo bangun, aku sudah mempersiapkan kau sarapan. Kau pasti lapar, sudah dua hari kau tertidur lelap seperti tadi” MWO? Dua hari katanya? Pantas saja kepalaku pusing begini.

“Ba..baiklah” ucapku masih agak ragu. Siapa namja ini?? Benarkah dia pacarku? Atau mungkin suamiku? Tapi mengapa aku tak dapat mengingatnya?

Ia pun membantuku berdiri lalu mendudukanku di kursi di depan meja makan. Kalau di lihat lihat, sepertinya ini adalah apartemen karena pemandangan yg kulihat dari jendela adalah gedung gedung tinggi. Aku melihat menu di meja makan. Makanan aneh yg entah apa namanya. Tapi berhubung aku lapar, yasudah aku makan saja.

“Bagaimana? Enak kan masakanku?” Ucapnya di sela sela makan kami.

“N.. Nde, mashita. Ehm bolehkah aku bertanya sesuatu?” Tanyaku ragu ragu.

“Tentu saja, apakah itu?”

“Nae eodiga?”

“Kau di apartemenku, memangnya kenapa?”

“Tidak apa apa, boleh kutanya satu lagi?”

“Silahkan” ucapnya masih melanjutkan makannya.

“Ehm.. Nuguya?” Tanyaku sangaaat hati hati.

“Hahaha, kau tak ingat aku chagi? Jangan bercanda” Chakkaman! chagi? Jadi benar kalau aku ini pacarnya?

“Chagi? Ehm, maaf maaf sebelumnya. Tapi.. aku benar benar tak dapat mengingat apapun saat ini”

“Omo omo!! Jangan bilang, kecelakaan itu menyebabkanmu hilang ingatan?” Kecelakaan? Kecelakaan apa? Apa pula maksudnya kalau aku hilang ingatan? Aku benar benar tak mengerti akan semua ini.

“Ehm, aku… tak mengerti. Bisa tolong jelaskan padaku?”

“Oke oke hahaha, sepertinya kau memang tak ingat apapun ya? Begini, aku ini namjamu dan sebentar lagi kita akan menikah. Kemarin, kau mengalami kecelakaan. Mobil yg kau kendarai menabrak sebuah truk. Kau pun tak sadarkan diri selama dua malam. Dan sekarang saat kau bangun, kau tak ingat apa pun?” Ia memegang kedua bahuku. Aku masih tak dapat mencerna semuanya.

“Awww” aku memegang kepalaku. Kenapa rasanya sakit sekali? Berkelebat sebuah bayangan seorang namja di otakku, tapi bukan namja yg berada di hadapanku sekarang. Siapa dia? Dan mengapa kepalaku rasanya sakit sekali?

“Waeyo? Neo gwenchana?” Ia terlihat begitu mencemaskanku. Oke, mungkin benar dia ini namjaku, dia terlihat begitu khawatir tadi. Biarpun aku belum yakin sepenuhnya kalau dia adalah namjaku.

“Aku baik baik saja. Ehm, jinjja? Lalu, siapa namaku? Dan… siapa namamu?”

“Hahaha, namamu Kim Soyeon dan namaku Lee Joon, kau ini lucu ya, menanyakan namamu sendiri pada orang lain hahaha” dia namja yang lucu, sejak tadi kerjanya hanya tertawa dan tertawa saja. Matanya pun menyipit saat ia tertawa, aigoo namja ini benar benar lucu.

“Hehe mianhae, aku benar benar tak dapat mengingat apapun. Kau tak keberatan kan untuk memberitahuku lebih banyak lagi tentang diriku?” Aku mencoba mengukir sebuah senyum. Ia tersenyum lalu mencolek hidungku pelan.

“Anything honey” ucapnya seraya tersenyum. Aigoo, dia benar benar terlihat lucu dan… tampan saat sedang tersenyum.

Seperti itukah aku? Joon sudah menjelaskan padaku seperti apa diriku sebenarnya. Aku benar benar tak dapat mengingat sedikitpun masa laluku. Tapi aku akan mencoba mengingat semuanya. Aku harus mengembalikan ingatanku secepatnya.

***

@JYPent

JYP sedang berkabung. Dua orang artis mereka Suzy dan Wooyoung telah benar benar dinyatakan hilang pada kecelakaan pesawat Seoul Airlines yg tadinya akan membawa mereka ke Paris untuk berbulan madu. Sudah empat hari ini, kegiatan seluruh artis JYP dihentikan. Mereka semua menanti, menanti kabar pasti akan keadaan Wooyoung dan Suzy saat ini.

JYP pun sudah mengirimkan puluhan orang untuk mencari mereka. Semua berharap dapat menemukan mereka kembali, walaupun dalam keadaan sudah tak bernyawa sekalipun. Setidaknya ada kepastian apakah mereka masih hidup atau sudah mati.

Stasiun televisi international korea selatan mengabarkan bahwa telah jatuh pesawat Seoul Airlines yang melakukan penerbangan ke Paris dikarenakan kerusakan mesin yang sudah sangat parah di daerah Dijon, Perancis. Pesawat tersebut mengangkut penumpang sebanyak 940 penumpang beserta seorang pilot, dua orang co-pilot dan delapan belas orang pramugari.

670 penumpang beserta pilot, seorang co-pilot dan seluruh pramugari dinyatakan meninggal dunia. 112 penumpang luka luka, baik ringan maupun berat dan sisanya dinyatakan hilang.

Saat stasiun televisi tersebut menampilkan daftar nama korban hilang, Junsu dan Nickhun yg sedang bersantai dan menonton tivi pun segera menaikkan volume tivi lalu memperhatikan dengan seksama, karena mereka tahu, pesawat itu adalah pesawat yg dinaiki oleh Wooyoung dan Suzy menuju Paris.

Mereka tak sedikitpun mengalihkan pandangan dari televisi. Mereka berharap harap cemas semoga Suzy dan Wooyoung selamat dan baik baik saja. Tapi ternyata mereka menemukan nama Jang Wooyoung dan Baek Suzy masuk kedalam daftar penumpang yang hilang.

Mereka segera berlari ke ruangan PDnim untuk memberitahukan berita ini. Merekapun menuju ke dorm Miss A untuk memberitahukan berita ini kepada seluruh member Miss A. Para meber Miss A benar benar shock mendengar berita ini, merekapun tak kuasa menahan air mata mereka.

Memang, tak hanya member Miss A saja yg menitikkan air mata dan berharap dalam cemas semoga magnae mereka baik bak saja. Hal ini juga dialami oleh Taecyeon. Ia pasti salah satu orang yg sangat terpukul mendengar berita hilangnya Suzy dan Wooyoung.

***

-Wooyoung POV-

“IU, apa kau menemukan ponselku juga saat kau menemukan diriku dalam keadaan tak sadar waktu itu?” Tanyaku seraya mengayuh ban kursi rodaku perlahan.

“Ponsel? Ah aku baru ingat, aku menemukan sesuatu di kantung celanamu” ucapnya lalu membuka lemari yg ada diruang tengah lalu memberikannya padaku.

“Terimakasih” ucapku mengambil ponselku kilat.

Aku lupa, sejak kecelakaan empat hari yg lalu, aku belum mengabarkan ini pada PDnim. Mereka pasti sangat khawatir dengan keadaanku dan…. Suzy.

Entah apa yg diberitakan media tentangku dan Suzy. Mungkin saja mereka telah menganggapku dan Suzy meninggal dunia kan? Ya, biarpun Suzy belum kutemukan sampai detik ini, tapi aku benar benar yakin bahwa anaeku masih hidup dan baik baik saja meskipun aku tak tahu dimana ia berada sekarang.

Sekarang ini aku harus memberi kabar pada mereka, setidaknya mereka tahu bahwa aku baik baik saja.

Aku pun menelepon kantor JYPent. Dan benar ternyata dugaanku, mereka sangat menghawatirkan aku dan Suzy. Aku berkata pada mereka bahwa aku baik baik saja, dan agar mereka tidak usah menghawatirkanku. Aku pun berkata pada mereka kalau aku belum berhasil menemukan anaeku sekarang jadi mungkin aku akan menunda kepulanganku ke Korea.

Tapi PDnim bilang, secepatnya ia akan menyuruh orang orangnya untuk menjemputku dan membawaku pulang ke Korea, sementara mereka akan tetap melanjutkan pencarian Suzy. Tapi aku menolak untuk pulang ke Korea, karena aku juga ingin ikut mencari anaeku. Aku benar benar menghawatirkannya.

Akhirnya PDnim pun mengizinkan aku untuk ikut mencari Suzy. Tentunya karena aku tidak memberitahu mereka tentang keadaanku yg sekarang. Ya, kalau saja mereka tahu kalau sekarang ini aku lumpuh, tentu mereka tak akan mengizinkan aku ikut mencari Suzy.

Mereka pasti akan menyuruhku untuk beristirahat total dan menjalani pengobatan intensif hingga kakiku benar benar sembuh dan aku bisa bergabung lagi dengan 2PM.

Tapi sampai kapan kau akan menyembunyikan ini? Akan bertahan berapa lama sampai mereka tahu dengan keadaanmu yang sekarang Wooyoung? Setelah orang orang PDnim datang, tentu mereka akan melihat keadaanku kan?

Mengapa cobaan ini datang secara bersamaan? Mengapa tak Kau berikan cobaan ini satu persatu dulu? Rasanya aku tidak sanggup jika harus menjalani hidup seperti ini. Kakiku lumpuh. Anaeku hilang entah kemana. Aku terdampar di sebuah negara pinggiran Perancis yang sebelumnya tak pernah ku kenal.

Tapi untungnya, aku memiliki seorang teman, tepatnya teman baru yg selalu setia mengurusku, membantuku mencari Suzy dan memberikan sedikit kehidupan untukku selama aku tinggal disini. Ya! Aku tak tahu bagaimana nasibku sekarang kalau tak ada yeoja ini.

Yeoja yg sebenarnya ku tahu, bahwa hatinya rapuh, karena ia ditinggal orangtuanya dan belum lama kemarin juga ditinggal oleh oppanya. Ya! Oppanya meninggal dalam kecelakaan yang mereka alami bersama. Ia tak ingat apapun karena saat ia tersadar, ia berada di rumah sakit.. seorang diri. Ia mencari cari oppanya, tapi tak ada. Beberapa suster mengatakan jika oppanya sudah meninggal dunia. IU, dialah yeoja itu! Yeoja yang ku lihat begitu tangguh dan tegar menghadapi semuanya biarpun itu begitu menyakitkan. Tapi ia selalu tersenyum disetiap harinya. Ia tak pernah menunjukan kesedihannya padaku. Dia memang yeoja yg sangat tegar.

***

-Suzy POV-

Sudah seminggu ini aku diminta untuk menjadi model fotograf terbaru Joon. Ia bilang tema fotografnya kali ini adalah casual tapi tetap keren dan memiliki sedikit unsur ‘berantakan’. Entah kenapa aku pun bingung karena dia malah memilihku untuk menjadi modelnya. Padahal kan masih banyak yeoja yg jauh lebih cantik dariku.

Saat ini aku merasa benar benar asing dengan kehidupanku yang sekarang. Ya, entah kenapa rasanya aku benar benar tidak mengenal kehidupanku yang sekarang ini. Ini benar benar tak sesuai dengan hati nuraniku. Kehidupanku benar benar glamour dan sedikit ‘nakal’.

Hampir setiap malam aku dan Joon pergi ke club malam hingga menjelang subuh. Aku memang menikmati kehidupanku ini. Tapi rasanya ini bukanlah diriku yang sebenarnya. Entah kenapa, aku tak pernah merasa sedikitpun pernah menjalani kehidupan seperti ini di masa laluku.

Joon selalu bilang padaku kalau kehidupanku memang seperti ini. Ia juga bilang kalau aku sudah sering jadi modelnya selama ini jadi aku setuju saja dijadikan model olehnya. Sore ini aku dan Joon pergi ke studio bersama. Setelah mengambil beberapa gambar akhirnya kami pun berniat untuk pergi ke diskotik saja hingga nanti malam.

***

-00.50 AM waktu korea-

Aku meletakan botol wine terakhir yang sudah habis ku tenggak. Aku sudah tak kuat lagi. Kepalaku amat pusing. Mataku sudah berkunang-kunang. Aku terlalu banyak minum hari ini. Ku lirik namja di sampingku. Ia pun sama denganku. Entah sudah berapa banyak botol wine yang kami tenggak. Aku pun memaksanya untuk segera pulang ke apartemen karena aku sudah mual sekarang.

Aku meninggalkan diskotik dengan kesadaran setengah. Antara sadar dan tidak sadar aku dan Joon mencoba mencapai mobil. Untung saja Joon masih bisa menyetir hingga kami sampai dengan selamat sampai di apartemen.

Sesampainya di apartemen, aku pun terjatuh di sofa dengan keadaan antara sadar dan tidak sadar. Joon pun terduduk di sebelahku. Entah ia sadar atau tidak. Akhirnya semakin lama aku pun semakin tidak sadarkan diri dan semua berubah menjadi gelap gulita.

***

Aku mengerjapkan mataku perlahan lalu menatap jendela dengan mata menyipit ketika seberkas sinar masuk lewat jendela. Omo! Kepalaku benar benar pusing. Mungkin pengaruh alkohol yg menyebabkan kepalaku pusing seperti ini.

Aku menoleh ke sampingku karena aku merasakan suatu keganjilan disini. OMO! Aku terlonjak dan langsung membuka mataku lebar lebar ketika ku dapati wajah seorang namja tampan yang berjarak hanya dua senti dari wajahku dan hidungku dan hidungnya sudah saling bersentuhan.

Joon? Mengapa dia tidur disampingku? Aku refleks melihat kedalam selimut yang ku pakai bersamanya. OMONAAAA!! Aku tak memakai baju sedikitpun dan namja ini? Ia pun sama sepertiku, tak memakai baju sehelai pun. Tuhan apa yang telah ku lakukan dengannya?

***

-TBC-

14 responses

  1. wahaha aduh aku baru on lagi nih mian T.T jadi baru update kalau ternyata ff aku udh di publish sampe part 3 -_- mianhae sekali lagi =D telat banget ya kalau dibalesin sekarang? gapapa deh daripada ga sama sekali hihi terimakasih sudah mampir dan nyempetin meninggalkan jejak =)) dibaca langsung aja part kedua sama ketiganya yaa, gomawo😀

  2. JON!!!! AKU BENCI KAMU!!!!

    wooyoung oppa lumpuh? UnZy hilang ingatan!!! aku benci ini semua semuanya!!!!

    aigoo,,, semuanya kok gini.. TT WooZy semoga nnti kalian bersatu….

    Yakk Jon awas klu UnZy sampai hamil dan itu anakmu… tak habis hbis aku akan membunuhmu
    *ckkkk kebawaan alur

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s