(Freelance) Hello and Goodbye

Nama Author              : Shin Hye Ri

Main Cast                    : Kyuhyun (Super Junior), Neela Maya, member Super Junior

Title                             : Hello and Good Bye

Rating                         : PG 17

Genre                          : Romance

Disclaimer                   :Nama tokoh diatas milik mereka sendiri, orangtua mereka dan Tuhan   sedangkan Neela Maya *milik saya*, cerita ini murni berdasarkan khayalan saya pribadi.

 

Neela duduk termenung di salah satu bangku taman di kota Seoul. Dia asik bermain dengan pikirannya sendiri. Tanpa mau terusik, tanpa mau diganggu. Dia seolah-olah membangun benteng dirinya sendiri mencoba untuk tidak dikenali hingga saatnya tiba.

 “Neelaaa……” triak seorang gadis berambut panjang hitam memanggil dirinya. Neela mengalihkan pandanganya dan menatap gadis yang memanggil namanya tadi. Gadis itu menghampiri Neela dan duduk disebelahnya.

“Sudah kuduga kau ada disini. Aku mencarimu dari tadi” ucap gadis itu penuh semangat dengan senyum mengembang di wajahnya.

“emang ada apa Shau Jin?” Tanya Neela dengan ekspresi tanpa semangat. Shau Jin yang melihat reaksi sahabatnya itu berubah menjadi kesal.

“eya…kau ini. Sudah 3 bulan kau ada di Seoul tapi kenapa kerjaanmu hanya duduk ditaman seharian saja. Apa kau tidak bosan apa. Dan satu lagi kenapa wajahmu terus cemberut emang bila kau tersenyum dunia akan langsung runtuh ha..” jelas Shau Jin panjang lebar. Sedangkan Neela yang sedari tadi di omelinnya hanya tersenyum kecut mendengar omelan sahabatnya itu.

Melihat tidak adanya tangapan dari sahabatnya Shau jin mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.

“Coba tebak apa yang aku bawa” Neela tak merespon “ aku mendapatkan 2 tiket VVIP Super Show 4. Ya ampunnnn….kau tahu betapa penuh perjuangannya aku untuk mendapatkan tiket ini. Aku bahkan hampir putus asa untuk mendapatkanya untung Appa sahabatan ama promotornya jadi aku bisa mendapatkanya” curcol Shau Jin panjang lebar

Melihat sahabatnya asik dengan pikiranya sendiri Shau Jin menjadi kesal

“Yak…Neela kau dengarkan aku tidak sich?” Tanya Shau Jin frustasi

“Aku dengar kok” Jawab Neela santai

“Pokoknya kau harus nemenin aku nonton Shownya Super Junior” Ancam Shau Jin. Neela yang sedari tadi tidak terlalu memperdulikan ucapan sahabatnya itu memutar kepalanya meghadap Shau Jin dengan tatapan aneh dan shock.

“Bukannya kamu biasanya nonton dengan Oppa Bae Jong?” Tanya Neela bingung

“Iya. Tapi hari ini aku maunya kamu yang nemenin aku” jelas Shau jin.

Seharian itu kedua sahabat itu terus saja berdebat mengenai Show, Shau Jin ngotot agar Neela menemaninya nonton sedangkan Neela yang berusaha untuk menolaknya. Dan seperti sudah-sudah Neela selalu kalah bila harus adu debat dengan sahabat baiknya itu.

***

Shau Jin tampak menikmati Show Super Junior yang ditujukan dengan sikapnya sedari tadi meneriaki naman-nama member dan tanpa lupa dengan kata Saranghae sesudahnya. Neela tampak bosan melihatnya dan hanya duduk kaku ditempat duduknya tanpa ada sedikitpun ekspresi yang ditunjukannya. Para member Super Junior asik mempertontonkan keahlian mereka masing-masing dan sekali-sekali melakukan hal-hal konyol dan tidak lupa sang maknae Kyuhyun siap dengan handycamnya merekam kekonyolan hyung-hyungnya.

Super Junior sukses membuat penonton terpukau selama lebih dua setengah jam. Dan hal itu terlihat jelas di wajah para penonton yang tak henti-hentinya membicarakan Show tadi dengan antusiasme yang sangat tinggi tapi hanya satu penonton yang terlihat lain yaitu Neela. Tanpa rasa bersalah dan penyesalan yang mendalam ia hanya memperlihatkan ekspresi biasa dan bosan. Shau Jin yang sedari tadi bercerita betapa hebatnya Show Suju sepanjang perjalanan pulang dengan sukses membuat Neela frustasi dan bosan namun ia tetap diam dan membiarkan sahabatnya itu mengekspresikan kegembiraanya.

“Kau lihat tadi Oppa Sungmin memang cute. Oh Tuhan tadi dia menantap kita tahu rasanya jantungku benar-benar berhenti” curcol Shau Jin Semangat. Tapi tetap di hatiku cuman ada satu nama Oppa Donghae. Aku bahkan tak berkedip ketika ia duet dengan Oppa Eunhyuk”

Setelah sadar bahwa seluruh pernyataan-pernyataan dan cerita-ceritanya yang sedari tadi dikeluarkanya penuh membabi buta tidak sedikitpun didengarkan dan diperhatikan oleh Neela. Shau Jin menjadi kesal dan menjitak kepala sahabatnya itu dengan pukulan mematikan dan sukses membuat Neela kembali ke dunia nyata.

“Kyaaa…Shau Jin. Apa yang kau lakukan” triak Neela sambil memegangi kepalanya

“Kau dengerin aku gak sich. Sedari tadi aku tuh ngomong sama kamu eh kamu malah cuek bebek dan asik sama dunia mu sendiri”

“Aku dengerin kok”

“Kalo kamu memang dengerin. Apa coba yang sedari tadi aku bicarakan” tantang Shau Jin

“Ya. Tentang Super Junior kan”

“Ishhh… kau ini. Aku ajak kamu keluar. Agar kau itu bisa happy bukan bermuram durja seperti ini”

“Aku seneng kok”

“Bohong. Emang kau piker aku gak merhatikan kamu dari tadi apa. Selama konser yang kamu lakukan hanya bengong kayak orang bego tahu”

“Pokoknya aku gak mau tahu selama Super Show diadakan selama 3 hari berturut-turut maka selama itu juga kamu harus nemenin aku nonton SuShow”

“Apa? Aku gak bisa Shau Jin. Aku gak minat sama sekali”

“Pokoknya gak ada alasan. Aku akan terus mengajakmu sampai kau dapat menikmati Shownya”

***

@Super Show

Sudah dua hari Neela menemani Shau Jin menonton SuShow dan hari ini adalah hari terakhirnya. Betapa senangnya hati Neela karena ia kan terbebas dari tuntutan sahabatnya itu untuk menemaninya nonton. Walaupun Neela tahu apa yang dilakukan Shau Jin hanya semata untuk membuatnya betah tinggal dikorea dan menghapus kenangan buruknya. Neela sadar itu semua itu hanya sia-sia belaka karena sampai kapanpun kenangan itu akan seperti bayangan dan mimpi buruk baginya yang tidak akan pernah lepas darinya.

Neela menghela napas mengingat kenangan pahitnya, ia memalingkan mukanya kearah Shau Jin yang sedari tadi berdiri dari kursinya sambil memegang lightstic birunya. Tanpa sadar Neela tersenyum tipis melihat kegembiraan sahabatnya itu dan ada sedikit rasa cemburu melihat kegembiraan diwajah sahabatnya itu.

“Andai aku bisa sepertimu Shau Jin” ucap Neela pelan

“Apa? Kau berbicara padaku Neela?” tanya Shau Jin sambil memalingkan wajahnya kearah Neela. Neela yang berpikir ucapanya tida terdengar langsung tergagap.

“Ti…dak…Aku…hanya ingin pergi ke Toilet” jelas Neela sambil melangkahkan kakinya keluar dari gedung pertunjukan

“Oh. Ok. Cepat yak arena sebentar lagi Donghae Oppa ama Eunhyuk Oppa mau tampil” triak Shau Jin.

Neela mempercepat langkahnya pikiranya saat ini sedang kacau entah kenapa mood nya tiba-tiba turun derastis. Tanpa sadar karena tidak memperhatikan langkahnya Neela bertabarakan dengan seseorang dengan meminta maaf sekilas Neela langsung pergi tanpa memperhatikan orang yang ia tabrak sedari tadi terus mengomel.

Neela telah mencapai tujuan bukan toilet tapi sebuah taman di luar gedung pertujukan. Ia duduk disalah satu bangku taman sambil terus memandangi bintang-bintang tanpa sadar bahwa sedari tadi ada yang mengikutinya dan sedang mengamatinya sedari tadi. Pria itu medekati Neela.

“Apa yang kau lakukan?” ucap pria itu yang sontak membuat Neela terkejut. Neela memalingkan wajahnya kearah suara itu berasal. Terlihat seorang pria sedang berdiri tegak dengan menggunakan baju rapi. Neela memalingkan wajahnya berusah untuk tidak menangapi pria tersebut.

“Yak…apa kau tidak mendengar apa yang aku tanya tadi. Aku Tanya apa yang sedang kau lakukan disini” tanya pria itu terlihat emosi tampak sekali ia paling benci bila dicueki apalagi oleh seorang gadis. Karena tidak mendapat respon sama sekali pria itu memutuskan mengambil tempat duduk disebelah Neela

“Yak…apa yang kau lakukan disini” ujar Neela merasa terusik

“Wah…akhirnya kau bersuara juga. Aku pikir kau tidak mengerti bahasa korea karena kau kelihatan berbeda”

“Bukan urusanmu” ucap Neela sambil melangkahkan kakinya. Tapi sebuah tangan mencegatnya. Neela memalingkan wajahnya kearah orang yang mencegatnya.

“Apa?” Tanya Neela kasar.

“Aku hanya ingin mengembalikan ini” ujar pria itu sambil memperlihatkan sebuah gelang berwarna biru dan pink yang berkilauan. Neela tersentak melihat gelang tersebut sambil memeriksa pergelangan tangan kirinya. Neela tib-tiba merasa bersalah sekaligus merasa menyesal.

“Siapa namamu?” Tanya pria itu tiba-tiba

“Neela. Neela Maya” jawab Neela memperkenalkan diri. Neela berdiam sejenak menunggu respon pria yang ada dihadapanya. Tapi pria itu hanya diam tanpa merspon sedikitpun seolah-olah sedang memikirkan sesuatu. Melihat situasi yang semakin canggung Neela membuka suara.

“Lalu, siapa namamu?” Tanya Neela polos. Terlihat keterkejutan diwajah pria itu seolah-olah pertanyaan Neela telah memohok dirinya.

“Ka…u…tidak mengenal siapa diriku?” Tanya pria itu tidak percaya. Neela menggeleng. “Kau serius benar-benar tidak mengenal diriku?” Tanya pria itu lagi meyakinkan Neela lebih tepatnya meyakinkan dirinya sendiri.

“Apa-apaan gadis ini, dia menghadiri Showku tapi tidak mengenal diriku sama sekali. Ini tidak mungkin. Gadis ini pasti berpura-pura. Tapi wajahnya sama sekali tidak menunjukan kebohongan sama sekali. Apa karena pesona Hyungdul membuat dia tidak menyadari diriku sama sekali?” pikik pria itu dalam hati

Melihat pria yang dihadapannya yang memasang tampang setengah percaya dan kelihatan bodoh. Neela memberanikan diri untuk bertanya kepadanya

“Apa kau baik-baik saja” Tanya Neela membuyarkan lamunan pria itu

“Iya. Aku baik-baik saja. Ehmm.. apa kau betul-betul tidak mengenalku?” Tanya pria itu sekali lagi yang membuat Neela tampak kesal dan tersingung. Melihat perubahan wajah Neela pria itu mengalihkan pembicaraanya. “Apa kau mengenal orang yang sedang mengadakan konser disana?” Tanya pria itu sambil menunjuk gedung konser.

“Kenal” jawab Neela yang menyebabkan kelegaan diwajah pria itu. “Kalau tidak salah Super Junior kan” lanjut Neela.

“Kalau dia kenal tapi kenapa dia tidak mengenalku. Apa gadis ini berusaha untuk mengelabuiku” ujar pria itu dalam hati. Melihat ekspresi keraguan diwajah pria itu Neela melanjutkan.

“Tapi aku kurang menyukai mereka. Personil-personilnya saja aku kurang kenal” ujar Neela polos tanpa melihat ekspresi keterkejutan pria itu

“Ka….u yakin?”

“Tentu saja. Aku datang kesini karena diajak oleh sahabatku. Sebenarnya rada membosankan, aku sudah 3 kali berturut-turut datang ke konser mereka. Walaupun aku menolak dia terus saja membujukku untuk menemaninya”

“Bagaimana kau bisa tidak mengenal mereka. Mereka itu artis global. Mereka sudah terkenal di seluruh dunia. Dan kau bilang kau tidak mengenal mereka?”

“Aku benar-benar tidak mengenal mereka. Aku baru 3 bulan disini jadi aku kurang tahu menganai artis-artis disini” jelas Neela jujur

“Emang kau berasal dari mana? Bahasa koreamu cukup bagus”

“Aku berasal dari Indonesia. Bahasa korea aku bagus karena aku belajar dari kecil bersama sahabatku itu yang kebetulan orang korea” jelas Neela. “Tapi..kau belum memberitahuku siapa namamu?” Tanya Neela

“Aku Cho Kyuhyun” Kyuhyun memandangi wajah Neela dengan seksama berharap ada segurat keterkejutan disana. Tapi tidak ada sama sekali gurat keterkejutan yang membuatnya semakin frustasi. Ponsel Kyuhyun tiba-tiba berdering yang menandakan dia sudah di tunggu oleh Hyungdulnya. Kyuhyun mengangkatnya sebentar lalu memandang Neela lalu pergi.

***

@Dorm Super Junior

Sudah seminggu ini Kyuhyun menunjukan gejala aneh yang membuat Hyungnya bertanya-tanya. Seorang Cho Kyuhyun yang dulunya usil sekarang berubah menjadi pendiam. Cho Kyuhyun yang dulunya yang tidak bisa lepas dari istri pertamanya PSP sekarang lebih sering melamun dikamar. Seoarang Cho Kyuhyun yang biasanya lahap makan terutama masakan hyungnya Ryeowook kini tidak berselera makan yang menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi Ryeowook yang menganggap tanganya tidak hebat lagi dalam memasak.

“Kenapa sich dengan Kyu hakir-hakir ini?” Tanya sang dancer machine Eunhyuk membuka suara kita mereka semua berkumpul minus Heechul, Hankyung, Kangin, Kibum dan terutama Kyuhyun yang lagi bersemedi di kamar

“Iya. Akhir-akhir ini dia berubah jadi aneh. Gak biasanya dia seperti itu” ujar Sang ikan Donghae

“Entahlah. Apa kau mengetahui sesuatu Sungmin?” Tanya sang Leader kepada Sungmin yang notabene soulmatenya Kyu. Yang ditanya hanya menggeleng lemah.

“Mungkin dia lagi terkena penyakit” jelas Shindong santai sambil terus mamasukan snack kedalam mulutnya

“Penyakit? Itu gak mungkin wong badanya sehat-sehat saja” bantah Si Relijius Siwon

“Iya penyakit. Penyakit SJC”

“SJC” triak member yang lain kompak

“Iya SJC. Sedang Jatuh Cinta” yang langsung mendapatkan tatapan tak percaya dari member yang lain

@Kyuhyun Bedroom

“Aduchhh….ada apa sich denganku ini” pekik Kyu dalam hati sambil mengaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. “Kenapa aku terus mengingat gadis itu sich. Lama-lama kalau begini caranya aku bisa gila. Kan gak lucu seorang Cho Kyuhyun yang tampan dan penuh karisma masuk rumah sakit jiwa hanya karena seorang Yeoja. Ada apa denganku sebenarnya. Aku hanya sebenatar bertemu dengan yeoja itu bahkan aku tidak lebih dari 30 menit berbicara dengannya tapi mengapa sekarang dia seolah-olah menguasai seluruh hidupku. Tidak ini tidak bisa dibiarkan aku harus menemui yeoja itu”

Kyuhyun beranjak dari tempat tidurnya keluar kamar, di ruang tengah dia menjumpai para hyungnya sedang berkumpul “Mereka pasti sedang membicarakan aku” pekik Kyu sambil melanjutkan langkahnya. Para member yang lain yang kaget melihat kemunculan Kyu yang tiba-tiba berubah menjadi salah tingkah.

“Mau kemana Kyu?” Tanya Sungmin

“Keluar hyung” jawab Kyu santai sambil melanjutkan langkahnya, setibanya di pintu. Kyu menghentikan langkahnya lalu kembali memasuki kamarnya yang sontak membuat member yang lain bingung tapi tidak berani bertanya.

“Aduch…dasar Kyu Babo” runtuk Kyu dalam hati “Gimana aku bisa menemu yeoja itu kalu alamat dan no Hpnya saja aku tidak tahu”

@Rumah Shau Jin

“Kau yakin akan kembali ke Indonesia” Tanya Shau Jin. “Tapi kau tidak punya siapapun disana”. Neela berhenti melakukan kegiatan kemas-kemasnya dan menatap sahabatnya itu

“Bagaimanapun disana adalah tempatku, rumahku. Aku juga bisa terus-terusan merepotkan kalian disini”

“Kami tidak merasa repot sama sekali. Kau ingat kita ini sahabat, tidak ada satupun sahabat yang merasa direpotkan oleh sahabatnya sendiri. Toh appa ama omma sama sekali tidak keberatan kamu tinggal disini. Omma ama appa sudah menganggap kamu anaknya sendiri”

“Aku tahu itu. Tapi tetap saja ini bukan tempatku”

“Apa kau yakin? Apa kau sudah melupakan kejadian itu?” Tanya Shau Jin hati-hati. Neela menghela napas

“Tidak. Dan tidak akan pernah. Aku tidak akan pernah melupakan kejadian dimana Ayah dan Mamaku tewas di depan mataku sendiri. Andai saja aku tidak ngotot untuk merayakan kelulusan SMA ku di Bandung. Kami tidak akan kecelakaan sama sekali” tangis Neela pecah seketika.

Shau Jin mendekati sahabatnya itu dan mengambil tempat duduk disebelahnya. “Aku tahu apa yang kau rasakan. Hanya saja aku takut bila terjadi sesuatu padamu disana. Aku takut kehilanganmu”

“Kau tidak akan kehilanganku. Kita akan menjadi sahabat selamanya. Dan… aku ingin mengucapakan terima kasih kepadamu, kepada appa dan omma sudah sudi menerimaku disini”

“Seharusnya aku yang berterima kasih, kalau saja waktu itu kau tidak mengulurkan tanganmu kepadaku ketika aku pertama sekali datang ke Indonesia mungkin aku akan terus merengenk-rengek ama appa untuk dikembalikan ke korea. Kau dengan sabar mengajari aku bahasa Indonesia dan memperkenalkan teman-teman yang lain kepadaku”

“Kau juga dengan sabar mengajariku bahasa korea, terutama tulisan Hangul” ucap Neela terkekeh. Dua sahabat itu kembali membayangkan masa-masa indah mereka, masa dimana mereka masih gadis-gadis kecil berumur 8 tahun yang melakukan segala hal bersama.

@Bandara Incheon

Kyu duduk dengan lesu disalah satu kursi dibandara. Hari ini Super Junior akan melanjutkan konser tour dunia mereka. Member yang lain memilih duduk jauh dari tempat duduk Kyu sambil sekali-sekali melirik kerah Kyu dan mengosipkannya. Kyu sadar akan perubahan sikapnya yang derastis tapi dia juga tidak mampu mengontrol hatinya. Sudah 2 minggu semenjak pertemuanya dengan yeoja itu, Kyu sedetikpun tidak bisa menghilangkan wajah yeoja bermata indah dan besar yang memancarkan pilu dan kesendirian itu. sudah berkali-kali pula ia berusaha mencari yeoja itu, tanpa clue sama sekali, sudah dipastikan hasil pencarianya nihil. Dia juga tidak bisa membicarakan masalah ini dengan Hyungnya, bukan tidak bisa tapi dia malu. Malu karena sudah sangat dipastika bahwa hyungnya akan mentertawainya habis-habisan jika ia mengakui perasaannya tersebut terhadap seorang yeoja yang ia jumpai kurang dari 30 menit tapi mampu mebuatnya seperti ini.

“Neela jangan lupa jaga diri disana ya” ucap omma Shau Jin cemas “Dan jangan lupa menghubungi kami disini” lanjut omma

“Bila terjadi apa-apa jangan segan tuk menghubungi kami” tambah Appa

“Ne. appa, omma. Neela akan ingat nasehat appa dan omma” ujar Neela sambil tersenyum

Kyu yang mendengar suara yang familiar ditelinganya mengadahkan kepalanya yang sedari tadi menunduk dan mencari arah suara yang didengarnya itu. Betapa terkejutnya dia ketika melihat Yeoja yang selama ini menganggu hidupnya sedang berdiri tidak jauh dari dirinya. Tanpa sadar Kyu mendekati yeoja itu. Kedatangan Kyu yang tiba-tiba dan tanpa diundang mengejutkan Neela, Shau Jin dan Juga omma dan appa.

“Saranghae” ucap Kyu ketika sudah dekat dengan Neela. Yang secara otomatis membuat Neela, keluarga Shau Jin dan member Super Junior yang mengekor Kyu dibelakang terkejut setengah mati. Melihat ekspresi keterkejutan dan ketidakpercayaan diwajah Neela Kyu melanjutkan “Jeongmal Saranghae”

“Ka….u siapa?” Tanya Neela terkejut sekaligus bingung. Kyu memuka masker yang sedari tadi menempel diwajahnya dan betapa terkejutnya Shau Jin dan keluarganya akan kemunculan seorang Cho Kyuhyun sedangkan Neela walaupun sedikit terkejut hanya mengenali Kyu sebagai pria yang berada di taman yang ia jumpai. Setelah beberapa menit untuk mencerna semua yang terjadi. Neela tersenyum.

***

@Pesawat Menuju Indonesia

Neela tersenyum sembari memandang awan dari jendela pesawat. Ia tersenyum mengingat kejadian beberapa menit yang lalu, kejadian yang tidak habis-habisnya dipikirkanya yang mampu membuatnya tersenyum sedari tadi. Neela menghela napasnya dan mencoba untuk tidak memikirkanya lagi dan ia pun tertidur dengan lelap

                                                                        THE END

 

 

3 responses

  1. gomawo….
    udh baca dan Koment…
    tapi maaf soalnya nie ff memang ga da Squelnya…
    tapi kalau ada kesempatan pasti dibuat ff yg lebih seru lagi

    bukan cingu aza yg galau
    saya juga galau kalau masalah SS4
    kekekkekeke

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s