(Freelance) New Year’s Day with you

New Year’s Day with You

The Main Cast : Siwon (Super Junior), Tiffany (SNSD).

The Other Cast : member Super Junior and SNSD

Rating : PG-15

Genre : Friendship, Romance.

Length : One Shoot

Author : Park Sun Hee

Desclaimer :  Cast punya tuhan, Plot nya punya author J  Don’t Bash + Copy, misalnya yang ngga suka sama Sifany, gausah baca ff ini daripada bash. RCL nya ya, kalau mau baca ff lain author, bisa buka www.parksunhee.wordpress.com Gomawo ^^

Copyrighted ©parksunhee 2011-2012 All Right Reserved.

 

Tiffany Pov

Aku tidur dalam ranjang kamarku di dorm snsd. setelah menghabiskan waktu full 48 jam untuk mengisi acara SBS dan KBS Gayo Daejun kemarin membuatku sangat-sangat lelah. Belum lagi sebentar lagi  akan ada pesta tahun baru. Biasanya ada acara tv yang menghadirkan kami saat tahun baru, tapi. sungguh kali ini aku sangat lelah, bisakah tawaran itu tidak ada?

Sekarang aku sedang free dengan semua member SNSD yang lainnya. dan, hari ini, aku benar benar ingin full istirahat.

“Fanny EONNIEEEE!!” Teriak si shikshin, sooyoung. suaranya yang keras dan cempreng menembus tembok yang memisahkan ruangan. aku dengan lemas menjawabnya “ne~?” dan aku yakin suaraku pasti tidak akan terdengar oleh sooyoung, jadi aku memutuskan untuk keluar kamar, walaupun aku sangat lelah.

aku menghampiri sooyoung yang ada di ruang tengah memegang telepon.

“ne, waeyo sooyoung?” tanyaku padanya. dari raut wajahnya, aku bisa melihat kekesalan dari wajahnya meskipun sekarang dia sedang tersenyum padaku.

“ini, telepon dari siwon oppa~” aku terkaget mendengar perkataannya. bukankah, siwon oppa dikabarkan dekat dengan sooyoung? dan ada beberapa artikel yang menyebutkan bahwa mereka pacaran?

“mwo? siwon oppa? telepon untukku? ah~ mungkin kau salah, itu untuk mu kali.” ucapku lemas sambil terduduk di sofa yang ada di ruang tengah tersebut.

“ani eonnie, ini benar untukkmu.” ucapnya sambil ‘berusaha’ untuk tersenyum. aku tak mengerti ada apa siwon oppa menelponku, bukankah biasanya siwon menelpon untuk menghubungi sooyoung?

“ah. baiklah.” akhirnya aku menyerah dan mengambil telepon dari tangan sooyoung.

“yeoboseyo?” ucapku akhirnya.

“ah, yeoboseyo fany.” ucap siwon oppa. dari nada suaranya, aku bisa tahu kalau dia sedang tersenyum sekarang.

“ada apa oppa?” ucapku langsung, memang kebiasaanku yang tak pernah bisa basa basi.

“ehm, apakah semua kau dan snsd sekarang sedang free?” tanya siwon oppa.

“ne, kami sedang free. ada apa oppa?” jawabku.

“kami member super junior akan berkunjung sebentar lagi.” ucap siwon oppa dan membuatku sepenuhnya bingung. kalau berbicara seperti ini, dia juga bisa berbicara pada sooyoung kan? kenapa denganku? tapi walaupun begitu, aku bersyukur🙂

“ah, baiklah oppa.” ucapku. lalu tak lama kemudian ia mematikan teleponnya. aku menutup telepon dengan lemas. Aku rasa, badanku semakin lemah sekarang. jadi aku memutuskan untuk ke kamar.

dan setelah di kamar aku membaringkan tubuhku pada ranjang dengan nyaman, dan tanpa kusadari, mataku sudah terpejam…

Author Pov

Tok Tok Tok..

pintu dorm snsd terdengar diketuk, taeyeon yang sedang berada di ruang tamu, lekas membukanya.

“ah! leeteuk oppa?” kagetnya ketika melihat leeteuk oppa di depan pintu. dan ketika itu juga, semua member super junior nongol dari belakang tubuh leeteuk oppa.

“hwa..” teriak taeyeon, ia agak terkejut.

“ah, oppa ada apa kesini? mendadak sekali..” ucap taeyeon. siwon yang mendengar itu terlihat bingung.

“kau tidak tahu? tadi, aku sudah menelpon untuk meminta izin kesini.” ucap siwon.

“tapi.. tidak ada yang bilang padaku, ah gwenchana. kajja kajja, masuk.” ucap taeyeon mempersilahkan semua member super junior untuk masuk ke dalam dorm snsd.

member snsd yang melihat kedatang member super junior terlihat kaget. dan member super junior bingung melihat keterkejutan mereka. bukankah siwon sudah bilang ia sudah minta izin? sebenarnya pada siapa siwon meminta izin?

“silahkan duduk disini, oppa” ucap taeyeon pada semua member super junior agar duduk di ruang tengah dorm snsd.

“ah oppa kenapa mendadak sekali?” ucap yoona.

“ah, aku sudah bilang kok sebelumnya pada tiffany.” ucap siwon.

“tiffany eonnie?” tanya sooyoung. “dia tak bilang apa-apa daritadi.” ucap sooyoung agak kesal.

“lho, sekarang dia ada dimana?” ucap donghae ketiika menyadari hanya tiffany yang tidak ada di ruang tengah tersebut.

“ah~ tunggu sebentar oppa, mungkin dia ada di kamarnya.” ucap taeyeon, kemudian taeyeon menyusul tiffany ke kamarnya. . semua mata anggota snsd dan super junior mengikuti gerak gerik taeyeon. dan ketika membuka pintu kamar tiffany, benar saja tiffany sedang tertidur pulas.

“fany-ah! fany-ah!” ucap taeyeon sembari memukul mukul tangan tiffany. “omooo… badannya hangat..” ucap taeyeon ketika menyadari bahwa badan tiffany agak panas.

“oh~ taeyeon-ah..” ucap tiffany ketika sadar ada taeyeon disebelahnya, ia mengusap matanya yang agak berair dan ia melihat banyak sekali orang di dorm snsd. ‘apakah itu super junior?’ batinnya.

“kajja, bangunlah, ada super junior didepan, kenapa kau tidak bilang, tiffany?” ucap taeyeon.

“ah, mianhae, tadi aku langsung ketiduran.” ucap tiffany akhirnya. dengan sekuat tenaga ia mencoba berdiri dan berjalan walau tubuhnya masih sangat lemas.

tiffany dan taeyeon keluar dari kamar diikuti dengan tatapan para member.

“ah, mianhae tidak memberitahu, aku ketiduran tadi.” ucap tiffany pada member snsd, mereka hanya mengangguk menanggapinya. ketika itu, kursi yang ada di ruang tengah dorm sudah diisi para member. dan ada beberapa orang juga yang berdiri, namun dengan gentlenya, siwon berdiri dari duduknya, dan memberi tempat pada tiffany untuk duduk.

“aah. gomapta oppa.” ucap tiffany sambil tersenyum. siwon membalasnya dengan anggukan dan senyuman.

di waktu yang sama, sooyoung yang melihat itu hanya mencibir.

“kau terlihat pucat eonni.” ucap seohyun sang maknae.

“ah jinjja?” ucap tiffany sambil memegangi pipinya sendiri, ia baru menyadari bahwa tubuhnya agak hangat.

“mian menganggu kalian, sebenarnya kedatangan kami kesini untuk memberitahu sesuatu~” ucap leeteuk mewakili ke9 member tsb.

“apa itu oppa?” ucap taeyeon juga mewakili member snsd

“tahun baru kali ini kalian free. dan SM akan mengadakan pesta di pulau JEJU bersama artis artisnya.” jelas leeteuk pada semua member SNSD.

“mwo?Jinjja?” terlihat jelas bahwa semua member SNSD merasa sangat senang akan hal ini.

“neee!” ucap leeteuk. tak lama kemudian, semua member snsd berloncatan dan berteriak kegirangan, kecuali tiffany. tiffany hanya tersenyum, dan itu membuat semua member Super Junior heran.

Donghae yang duduk di dekat tiffany, menanyainya.

“yaa! fany-ah, kau tak senang?” tanya donghae pada tiffany.

“aku senang sekali oppa.” ucap tiffany lemah sambil memberi eyes smilenya pada donghae.

“kenapa kau tidak ikut berloncatan seperti mereka?” sambung siwon.

“eh? sepertinya itu tidak terlalu diperlukan.” ucap tiffany lemah sambil cengengesan.

setelah itu, para member Super Junior dan SNSD bermain bersama. seperti Yuri, Yesung, Hyoyeon,dan Eunhyuk yang bermain kartu Uno. Sooyoung dan Shindong yang sedang makan. Sunny dan Sungmin yang sedang mengobrol, Jessica, Donghae, Siwon, Seohyun,Kyuhyun dan yang lainnya sedang menonton TV.

sementara itu, tiffany yang sedang tidak terlalu enak badan, mencoba berbicara dengan taeyeon yang sedang mengobrol dengan leeteuk.

“taengoo?” panggil tiffany pelan pada taeyeon yang sedang duduk dihadapan leeteuk.

“oh? fany-ah? waeyo?” ucap taeyeon.

“kesini sebentar…” ucap tiffany.

kemudian taeyeon memisahkan diri dari leeteuk dan mendekati tiffany.

“ada apa fany-ah?” ucap taeyeon lembut.

“taengoo~ bisa antarkan aku ke rumah sakit?” ucap tiffany memelas pada taeyeon.

“ah! fanny-ah!! sakitmu paraah??” ucap taeyeon khawatir sambil memegang kening tiffany.

“ah aniyo, tapi setidaknya, aku ingin beli obat, tolong antarkan aku ke rumah sakit..” ucap tiffany lemah. sebenarnya taeyeon tidak tega, tapi, bagaimana dengan dorm snsd apabila tidak ada dia?

“ah,mianhae. tapi kau tahu kan aku ini leader, jadi misalnya aku keluar, mungkin dorm ini sudah hancur berantakan, miinta yang lain saja ya fany-ah, mianhae, jeongmal mianhae..” melas taeyeon pada tiffany. tiffany yang mendengar itu hanya mengangguk pasrah, lalu ia duduk lemas di ruang tengah.

Dia sudah pasrah, sepertinya semua orang disini akan bersenang-senang, jadi tiffany memutuuskan untuk ke rumah sakit sendiri, ia mengambil jaket yang ada di belakang pintu dorm. lalu membuka pintu dorm, namun ia merasa ada yang menahan tahannya. ketika ia menoleh, ia terkejut siapa yang mengenggam tangannya lembut..

Tiffany Pov

“fany-ah?” ucap seseorang, aku menoleh ke arah sumber suara, dan ternyata itu Siwon oppa yang sudah menahan tanganku! seketika jantungku hampir berhenti berdetak ketika ia menatapku lembut.

“oh, oppa?” ucapku gugup, sungguh, aku sangat gugup! tanganku masih digenggam oleh tangan kekar milinya. tuhan, tolong jangan buat jantungku berhenti berdetak!

“mau kemana fany?” ucapnya lembut. dia menatapku teduh, aku sangat suka dengan tatapannya itu.

“aku..aku..” apakah aku harus mengatakan yang sebenarnya pada siwon oppa? hm.. sebaiknya aku katakan saja. “aku mau ke rumah sakit oppa.” ucapku pada akhirnya. kulihat ia agak terkejut.

“mwo? rumah sakit? kau sakit?” ucap siwon oppa khawatir dan sekarang ia sudah menggenggam kedua tanganku, padahal tadi ia hanya menggenggam tangan kananku, sekarang tangan kiriku ikut ikutan di pegang olehnya, ini…. membuat jantungku berdetak lebih cepat, aku sangat gugup!

“aku hanya tidak enak badan,oppa.” ucapku lemah. ia memegang keningku, itu membuatku semakin gugup. dan aku yakin sekali wajahku saat ini sudah semerah tomat. >.<

“ah~ tubuhmu hangat, kajja ku antar ke rumah sakit.” ucap siwon oppa sambil menarik tanganku lembut, ia tak membiarkanku untuk menjawab tawarannya. karena mungkin ia sudah tahu aku tidak mau merepotkannya.

<3<3<3

Selama diperjalanan menuju rumah sakit, suasana dalam mobil hening, aku bingung ingin bicara apa pada siwon oppa, karena aku sibuk mengatur detak jantungku yang tak beraturan ini.

“pantas saja tadi kau tidak ikut berloncat-loncatan dengan para member.” ucap siwon oppa kemudian ia agak tertawa kecil. aku hanya tersenyum mendengar perkataannya. aku memang tadi tidak ikut ber-happy ria bersama member snsd karena rasanya badanku lemas sekali.

<3<3<3

“siwon oppa, kau tunggu disini saja ya.” ucap ku pada siwon oppa, sekarang aku sudah sampai di lobby rumah sakit. aku meminta siwon oppa agar menungguku di lobby ini saja, aku tak mau merepotkannya.

“oh baiklah tiffany.” ucapnya sambil memperlihatkan lesung pipi manis miliknya padaku, itu membuatku sedikit bergetar😀

aku berjalan menjauhi siwon oppa dan mulai masuk ke ruang periksa. ketika masuk ke dalam ruangan tersebut, aku melihat seorang dokter wanita muda yang cantik, aku tersenyum ramah padanya.

“oh rupanya tiffany snsd?” ucapnya ramah dengan senyumnya. aku membalas senyumnya “ne.” balasku.

“baiklah apa keluhanmu?” ucapnya masih dengan senyum.

“tidak banyak sepertinya, tubuh ku terasa lemah dan panas. mungkin karena jadwalku yang terlalu padat.” ucapku.

“oh jadi begitu. baiklah aku periksa dulu.” ucap dokter tersebut sambil memeriksaku.

<3<3<3

Aku sudah menuju lobby sekarang, kata dokter tersebut sakitku tidak terlalu berat, aku hanya kelelahan. aku merasa lega mendengar jawaban dokter itu. kemudian aku diberi resep oleh dokter tersebut, mungkin aku harus membelinya bersama siwon oppa.

“oppa,” panggilku pada siwon oppa yang masih setia menunggu ku di lobby tersebut. ia tersenyum melihat kedatanganku.

“sudah beres? kau sakit apa?” ucapnya.

“sudah, aku hanya kelelahan oppa. maukah kau mengantarku untuk menebus resep ini?” ucapku sambil memberikan eyes smileku padanya. ia mengangguk dan tersenyum. aku sangat senang ia mau mengantarku. siwon oppa.

<3<3<3

setelah menebus resep obat itu, aku dan siwon oppa kembali ke parkiran. sebenarnya aku tak berani berjalan di sampingnya, jadi aku mengikutinya dari belakang.

“ya! fany-ah! kenapa kau berjalan di belakangku seperti itu?” ucap siwon oppa, kelihatannya ia agak marah. aku jadi takut.

“ah mianhae oppa.” aku membungkuk, dan memberanikan untuk berjalan di sampingnya. melihat itu, siwon oppa tersenyum. jadi, dia maunya aku berjalan disampingnya

<3<3<3

aku dan siwon oppa kembali ke dorm snsd, dan dalam perjalanan pulang, suasana tidak canggung lagi ataupun hening, aku dan siwon oppa mengobrol banyak dan kami saling bercanda. membuat kami semakin dekat.

Aku membuka pintu dorm snsd, dan ruangan itu yang tadinya ramai, seketika hening ketika melihat aku dan siwon oppa masuk. kenapa jadi begini?

“tiffany-ah. kau darimana?” ucap jessica. yang lain menatap aku dan siwon oppa penasaran. aku tidak ingin mereka salah paham.

“aku habis dari rumah sakit. aku agak tidak enak badan. sebenarnya sebelumnya aku sudah meminta taeyeon untuk mengantarku, tapi ternyata taeyeon tidak ingin meninggalkan dorm, jadi aku bersama siwon oppa.” jelasku pada mereka semua. dan ketika mendengar jawabanku, mereka langsung ber-OH ria bersama. dan seketika ruangan menjadi ramai kembali.

aku menuju ruang makan untuk mengambil segelas air, dan aku langsung meminum obat yang tadi kubeli.

“tiffany, kau harus beristirahat.” ucap seseorang, aku yang kaget mendengar suara tersebut langsung tersedak. aku terbatuk-batuk akhirnya, dan semua member mengkhawatirkanku. terasa ada yang mengelus pundakku.

“ah~ mianhae fany-ah mengagetkanmu.” ucap orang itu, aku menoleh dan ternyata itu adalah siwon oppa.

“ah. gwencha. uhukkk.. gwenchana oppa..” ucapku setelah batukku sudah berhenti. semua member mengambil nafas lega. kemudian siwon oppa sekali lagi meminta maaf padaku.

setelah itu aku pergi menuju kamar meninggalkan keramaian di ruang tengah dorm snsd, aku sangat lelah.

<3<3<3

Aku ternyata tertidur! dan ketika bangun, sudah pukul 8 malam!  aku tidaak mendengar lagi keramaian dari luar kamarku, mungkin para member super junior sudah pulang ke dormnya.

tok..tok…tok..

terdengar pintu kamarku diketuk.

“siapa?” tanyaku pada orang tersebut.

“sooyoung, eonnie..” ucap nya, ternyata itu sooyoung!

“ahh~ masuklah.” ucapku lemah. aku bangun dari posisi tidurku menjadi duduk di ranjang besarku. sooyoung masuk dengan senyum manis menghiasi wajahnya.

“ah! eonnie sudah baikkan?” ucap sooyoung.

“ne, mungkin begitu.” ucapku sambil tersenyum.

“eonni. aku ingin bicara sesuatu.” ucapnya, terlihat bahwa wajahnya berubah menjadi serius. “katakanlah.” ucapku masih dengan senyum.

dia terlihat menghambil nafas sebentar.

“eonnie tahu kan. kalau aku sangat menyukai siwon oppa.” ucapnya sambil memberi penekanan pada kata kata akhirnya. sepertinya aku tahu arah tujuan dari pembicaraan ini…

“ne.” aku mengangguk pasti.

“aku ingin dekat dengannya. ingin dia mengenggam tanganku seperti yang ia lakukan padamu.” ucapnya datar. aku hanya diam mendengarkan apa yang dia katakan.

“aku hanya ingin mendekatinya dan tidak mau ada yang mengganggu. tidak mau ada parasit.” ucapnya lagi. sekarang nada bicaranya mulai ketus.

“kau mengerti kan eonni?” ucapnya sambil tersenyum, senyum evil menurutku.

aku terdiam sebentar, tak percaya bahwa dongsaengku ini bisa berkata seperti itu. tapi, aku cukup sadar diri bahwa rasa suka sooyoung pada siwon lebih lama dibandingkanku, semestinya aku tak boleh merebutnya begitu saja.

aku hanya mengangguk singkat.

“baiklah, gomawo eonni.” ucap sooyoung sembari memelukku. aku membalas pelukanya sambil tersenyum pahit, jujur hatiku agak sakit.

kemudian sooyoung tersenyum dan keluar dari kamarku. sepertinya takdirku memang tidak baik. aku harus menerima kenyataan pahit ini, lagi-lagi, aku harus merelakan orang yang kucintai demi dongsaengku sendiri.

tak kusadari, perlahan air mataku mulai menetes.

<3<3<3

Matahari menyinari kamarku dan itu membangunkanku dari tidur yang kurasa tidak nyenyak. aku terus berpikir dengan apa yang di katakan sooyoung tadi malam, aku masih tak percaya dan kaget. aku menutupi wajahku dengan kedua telapak tanganku, aku stress.

tok..tok..tok..

“siapaa?” teriakku pada orang diluar sana.

“taengg, fany.” ucap orang tersebut. ternyata taeyeon.

“masuk taeng” ucapku kemudian. taeyeon masuk, dia sudah rapih! berpakaian lengkap dan rambut sudah rapi.

“taeng rapi sekali, mau kemana memangnya?” ucapku lemas sambil mengucek mataku yang berair.

taeyeon hanya menggeleng-geleng melihatku begitu santainya.

“tiffany…..” ucapnya sambil menghela nafas berat.

“satu jam lagi kita berangkat ke pulau jeju!!!” teriakknya. aku langsung kaget! 1 jam lagi berangkat ke pulau jeju?

“MWOOOOOO???!!!” teriakku nyaring. aku langsung berlari ke kamar mandi, dan mandi kilat. kenapa tidak ada yang memberi tahuku sebelumnya! taeyeon hanya menggeleng-geleng kepala melihat tingkahku.

setelah mandi, aku berpakaian. meskipun terburu-buru aku tak mau terlihat tidak stylish, aku tetap memilih baju dengan cermat.

kemudian aku packing, mengambil peralatan yang harus dibawa ke pulau jeju. seperti pakaian, topi, majalah, alat make up, dan sebagainya dengan kecepatan maksimal. dan dipastikan isi tasku pasti berantakan.

setelah beres packing, aku bermake up sebentar. make up ku juga tak terlalu tebal, hanya natural kemudian aku menyisir rambutku yang agak basah. lalu setelah beres aku mengingat ingat kembali apa yang harus dibawa agar tidak ada yang tertinggal, dan setelah berpikir cukup lama, akhirnya aku keluar dari kamar.

terlihat semua member sudah beres di ruang tengah. dan ketika melihat aku keluar dari kamar, mereka langsung tersenyum senang, sepertinya mereka sudah lama menungguku.

“mianhae! aku sudah membuat kalian menunggu.” ucapku pada semua member, kemudian aku membungkuk 90 derajat.

“ah~ gwenchana eonni, kajja kita berangkat.” ucap yoona kemudian.

<3<3<3

kami sekarang sudah berada di mobil van pribadi. kami di bagi dua gelombang. aku berada di gelombang 1, bersama taeyeon, jessica, dan sunny. sementara yang lainnya di mobil van yang kedua.

“aku sangat kagum padamu fany.” ucap jessica memecah keheningan. aku terkejut ketika namaku dipanggil, karena sedari tadi aku hanya melamun memikirkan kejadian tadi malam.

“mwo? waeyo sica?”

“kau hanya bersiap-siap satu jam, tapi dandananmu yang natural ini masih bisa membuatmu tetap cantik. sedaangkan aku? aku berjam-jam untuk mendampatkan penampilan sepperti ini.” ucapnya.

“ani sica, walaupun begitu kau tetap sangat cantik.” ucapku sambil tersenyum.

<3<3<3

untuk sampai ke pulau jeju, kami harus naik kapal pribadi bersama anggota SM TOWN lainnya. dan aku dan para anggota SM TOWN lainnya sudah berada di kapal tersebut.

aku pergi ke bagian luar kapal yang ada kursi panjang untuk bersantai. aku duduk menyendiri disana. menenangkan pikiranku dari kejenuhan yang melandaku saat ini.

“annyeong.” ucap seseorang. aku menoleh ke arah sumber suara dan ternyata itu adalah siwon oppa yang sudah duduk disampingku!

aku langsung berdiri dari kursi tersebut. lalu berjalan agak menjauhi siwon oppa.

“ya! fany-ah!” panggil siwon oppa. aku tetap tidak menghiraukannya. sepertinya siwon oppa mengejarku, jadi aku memutuskan untuk berlari.

tapi apa daya, siwon oppa terlihat atletis.dan sepertinya dia bisa menangkapku kapanpun dia mau. dan itu benar saja, ia menarik tubuhku agar masuk kedalam pelukannya.

aku meronta tapi ia memelukku erat. jadi, apa yang harus aku lakukan? kalau sooyoung melihat ini, dia bisa marah padaku!!

“oppa.. tolong hentikan” ucapku pelan pada siwon oppa. ia menarik nafas, kemudian melepaskan pelukannya, lalu memegang kedua bahuku dengan tangan kekarnya.

“jadi, kenapa kau menghindar?” ucap siwon oppa.

aku mengambil nafas berat. melihat kekanan dan kiri untuk memastikan tidak ada yang melihat kejadian tadi.

“oppa.. ” ucapku pelan. “bisakah kau menjauhiku? aku tak sanggup untuk menjauhimu.” ucapku pelan. aku setengah mati berusaha agar air mataku tidak terlihat sedikitpun.

aku berusaha agar tidak melihat matanya. sungguh, jika aku melihat matanya, maka aku tak bisa menahan airmataku agar tidak turun. sakit rasanya jika berusaha untuk menjauhi siwon oppa.

“apa yang kau katakan? aku tak mengerti.” ucap siwon oppa lembut.

“tinggalkan aku….” gumamku pelan. aku masih tak kuat untuk menatap matanya, rasanya sakit…

“andwe… fany-ah? kau tahu? aku sangat mencintaimu..” ucapnya pelan. aku terkejut dengan apa yang dikatakannya. aku menatap matanya dengan penuh keterkejutan. ia menapatku lembut. aku tak percaya bahwa ia juga mencintaiku..

“tapi.. aku tak bisa..” ucapku pelan sambil menunduk.

“mwo?? waeyo?” tanyanya.

“ada seseorang yang sudah lebih dulu mencintaimu, dan mungkin… ia lebih mencintaimu dibandingkan aku..” gumamku lemah. kemudian siwon oppa mengangkat daguku agar menatapnya.

“nuguya?” ucapnya lembut. aku berpikir keras, apakah aku harus mengatakannya? mungkin aku harus mengatakannya agar siwon dan sooyoung dapat bersama.

“sooyoungie..” ucapku pada akhirnya. awalnya mungkin siwon oppa agak terkejut, namun kemudian tatapan matanya melembut.

“dia sudah kuanggap sebagai dongsaengku, fany..” ucapku sambil mengelus rambutku pelan.

<3<3<3

@thesametime

Sooyoung Pov

aku tak sengaja melihat siwon oppa dan tiffany eonnie sedang berpelukan, hatiku sangat sakit dibuatnya. dan aku sebenarnya tidak mau menguping pembicaraan mereka berdua, tapi… hatiku berkata lain, jadi aku memutuskan untuk mendengarkan apa yang sedang mereka katakan.

“tinggalkan aku…”

“andwe.. fany-ah? kau tahu? aku sangat mencintaimu.” deg! hatiku sangat sakit seperti ditusuk oleh pisau yang sangat tajam. aku tak percaya… tak terasa air mataku sudah jatuh. fany eonni,, apakah kau akan menerimanya?

“tapi… aku tak bisa..” aku tak percaya fany eonni menolaknya! padahal fany eonni sangat mencintai siwon oppa, apakah itu karenaku?

“mwo? waeyo?”

“ada seseorang yang sudah lebih dulu mencintaimu, dan mungkin… ia lebih mencintaimu dibandingkan aku..” apakah yang dimaksud tiffany eonni itu aku? jantungku berdebar debar karena pembicaraaan mereka, aku jadi merasa sangat bersaalah pada tiffany eonni.

“nuguya?”

terdengar hening sebentar, aku takut jika itu aku… kalau itu aku, aku akan merasa sangat bersalah karena sudah mengganggu hubungan kedua pasangan itu..

“sooyoungie” dan yup! itu karenaku! aku terjatuh dari posisi berdiriku menjadi duduk. aku benar benar merasa bersalah pada tiffany eonni. eonni… mianhae..

“dia sudah kuanggap sebagai dongsaengku fany..” ucap siwon oppa akhirnya. aku harus melakukan sesuatu agar keadaan semakin membaik! biarkanlah mereka bahagia, karena mereka saling mencintai. aku tak bisa memaksakan siwon oppa, karena ia mencintai tiffany eonni, bukan aku.

aku putuskan untuk menghampiri mereka berdua.

“eonni.” panggilku pelan.

kulihat mereka berdua sangat terkejut dengan kedatanganku. mereka saling menghindar satu sama lain. aku tersenyum pahit melihatnya, aku merasa sangat bersalah telah merenggut kebahagiaan orang.

“sooyoungie….” gumam tiffany eonni. aku menatapnya lembut. “mianhe eonni.” ucapku pelan.

aku melihat siwon oppa dan tiffany eonni menatapku bingung.

“mianhae karena aku telah menjadi penghalang untuk hubungan kalian berdua.” ucapku.

mereka tak mengatakan apa-apa. hanya diam menatapku teduh.

“aku tak akan menjadi penghalang lagi. aku sudah merelakan siwon oppa padamu eonni, jadi kau tak perlu menolak siwon oppa demi aku.” ucapku sambil tersenyum. kulihat tiffany eonni sangat terkejut.

“baiklah, aku kedalam dulu, silahkan lanjutkan~” ucapku meninggalkan mereka.

“youngie..” kudengar tiffany eonni memanggilku, tapi tak kuhiraukan.

<3<3<3

Tiffany Pov

aku tak menyangka bahwa sooyoung sedari tadi mendengar pembicaraan kami. aku jadi merasa bersalah padanya. aku takut, jika hubungan kami merenggang karena masalah ini.

dia sudah merelakan siwon oppa padaku, mungkin itu dari mulut saja, tapi.. apakah benar hatinya juga merelakan siwon oppa?

“fany-ah..” aku menoleh ke arah siwon oppa.

“ottokhae?” gumamku pelan. aku jadi takut dan merasa bersalah pada sooyoung.

“keadaan akan baik baik saja. serahkan padaku, aku akan berbicara pada sooyoung. tenang saja.” ucap siwon oppa, lalu ia merengkuh tubuhku agar masuk kedalam pelukannya.

dan dalam kehangatan tubuhnya, aku menangis dalam pelukannya.

<3<3<3

kami semua sampai di pulau jeju. dan kebetulan kamar dibagi menjadi 4, yaitu 2 kamar besar untuk member super junior dan snsd, sedangkan 2 kamar sedang untuk member shinee dan f(x).

aku menyimpan koper di kamar milik member snsd. kamar itu cukup nyaman. kemudian, aku memilih kasur yang berada di dekat jendela.

“fany-ah, boleh aku tidur denganmu?” ucap taeyeon. memaang, ranjang pada kamar ini cukup untuk 2 orang.

“oh, ne. tentu taeng.” ucapku sambil tersenyum.

ketika taeyeon menyimpan kopernya di ranjang kami, aku melihat pintu terbuka dan muncullah sooyoung, sosok yang sedari tadi kucari-cari.

“sooyoung!” panggilku. ia menoleh lalu tersenyum. apakah, ia merasa tidak sakit hati padaku?

aku menghampirinya pelan.

“aku ingin bicara padamu.” ucapku padanya. aku menatap matanya, aku semakin merasa bersalah.

“baiklah, sebaiknya bicara di luar saja eonni.” ucapnya sambil menarik tanganku lembut.

ia membawaku ke halaman belakang villa di pulau jeju tersebut.

“baiklah, apa yang eonni mau katakan?” ucap sooyoung lembut ketika kami sudah sampai di halaman tersebut.

“youngie, mianhae.” ucapku sungguh-sungguh. aku menatap matanya tulus, aku sangat bersalah padanya..

“ah. fany eonnie bicara tentang masalah siwon oppa rupanya?” ucap sooyoung seakan baru menyadari apa yang mau kukatakan, aku tak percaya dia bicara seperti itu, sepertinya dia hanya pura-pura. sooyoung, jangan buat aku semakin merasa bersalah.

“mianhae.. sooyoungie mianhae…” ucapku lemah. benar benar sakit rasanya menyakiti dongsaengku sendiri, air mataku jatuh menetes pada pipiku. sungguh, aku merasa sangat bersalah.

“ah! gwenchana. harusnya aku yang meminta maaf karena telah menghalangi hubungan kalian eonni.” ucapnya sambil tersenyum manis. aku memeluknya erat. aku sangat beruntung mempunyai dongsaeng seperti sooyoung.

“gomawoo sooyoung!!” ucapku dalam pelukannya.

“ah~ sama sama eonni.” ucapnya lembut.

<3<3<3

aku dan para member snsd lainnya berrencana untuk mengunjungi pantai di pulau jeju. lalu kami semua berfoto ria bersama.

<3<3<3

beberapa jam lagi sudah akan beranjak tahun baru, yaitu tahun 2012. semua anggota SM TOWN berkumpul di halaman depan villa yang memiliki pemandangan ke arah pantai. namun karena sudah malam, jadi pantainya sudah gelap.

Aku ber-BBQ-riia bersama para member wanita. yaitu, taeyeon,victoria, luna, sunny, sooyoung, krystal, hyoyeon dan seohyun. sedangkan jessica, amber, sulli, yesung, leeteuk, dan shindong sedang bermain uno di paviliun villaa.

dan banyak member lain yang sedang melakukan kegiatan mereka masing masing.

tak terasa sudah 15 menit lagi menuju tahun 2012.

“ayo semuaa! kita berkumpul disini!! ” teriak leeteuk oppa memecah keramaian di halaman tersebut.

lalu kami semua berkumpul mendekati leeteuk oppa.

“kita akan menyalakan kembang api!” teriak leeteuk oppa lagi. kemudian suasana berubah ramai karena semua orang disitu sangat excited!

yang menyalakan kembang api yaitu siwon oppa, kyuhyun oppa, minho, dan shindong oppa.

“ooppa!! hati hati!!” teriak seohyun sang maknae snsd. semua ‘oppa’ yang sedang menyaalakan kembang api mengangguk patuh.

keempat namja itu menyalakan kembang api dengan hati hati, dan muncullah kembang api berwarna warni yang sangat indah, aku terkagum-kagum melihatnya, ternyata kembang api yang di beli oleh leeteuk oppa bukan kembang api murah, itu sangat indah!

 

setelah sibuk menyaalakan kembang api, tiba tiba leeteuk oppa berteriak lagi.

“yaaa! ayo satu menit lagi akan menuju tahun 2012!!!” aku sangat excited mendengarnya.

di awal tahun 2012, aku ingin snsd tetap rukun dan terkenal begitu juga dengan anggota sment lainnya, dan tentu saja… aku ingin bersama siwon oppa.

“ayooo!!! kita hitung mundur!!!” teriak leeteuk oppa lagi!! kami serempak berhitung mundur.

“sepuluh…sembilan….delappan…tujuh…enam…lima…empat…tiga….dua…” hatiku berdetak sangat kencang. tiba-tiba…

“TIFFANY!!! INI UNTUKMU!!!”

 

Aku tak percaya dengan apa yang aku lihat, kembang api itu sangat indah. tapi suara berat yang meneriakkan namaku tadi… apakah siwon oppa?

“siwon? jinjjayoo? kau dan tiffany?” teriak leeteuk oppa. benar itu siwon oppa! aku tak percaya, dia yang memberikan kembang api itu untukku, itu sungguh anugrah. aku sangat senang akhirnya orang yang kucintai dapat membahagiakanku.

“nee!! saranghaeyo fany-aaah!!” teriaknya lagi. semua anggota sment meneriaki kami, suasana jadi sangat ramai seakarang.

“tiffany!! balas diaaa!” ucap onew.

“nee!!” ucap para anggota lainnya.

“saranghaeyo oppaaa!!” teriakku lagi.

“yeaaaah!!” teriak semua anggota bahagia. aku juga melihat sooyoung ikut tersenyum, dia benar benar tulus merelakan siwon oppa padaku. benar benar dongsaeng yang sangat baik, aku akan sangat menyayanginya.

“kita beri nama apa couple ini yaaaa?” teriak victoria.

“ehmm.. eternal couple?” usul sunny.

“nee! itu cukup bagus.” tambah eunhyuk.

“okaay! welcome eternal couple!!” teriak leeteuk oppa. aku sangat bahagia hari ini, entah jantungku seperti mau copot sangking bahagianya. siwon oppa menghampiriku lalu memelukku erat.

“aah saranghaeyo fany-ah!” aku tersenyum mendengar perkataannya.

“na do sarangha-” ucapaku terputus ketika siwon oppa menutup mulutku dengan bibirnya.

THE END

 

12 responses

  1. annyeong thor, ini ff sifany ke-3 yg prnh kubaca. Sebenerny aku seorg wires (seokyu shipper) #no bash, namun beberapa hari ini aku jg ikt tertarik akan couple satu ini. entahlah apa yg membuat aku merasa klo mereka cocok. tp aku merasa klo sifany ada sesuatu *who’s know ?
    trus utk ff author sendiri menurut aku udh bgus kok, alurnya udh pas gk cpet jg gk bertele2 & Aku jg suka jln ceritanya, seru! keep writing

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s