(FREELANCE) ♥♥ I Love You, My enemy [Part 3] ♥♥

Author : RhaELF
Main cast :
=> Cho Kyuhyun
=> Sung Jijae
=> Lee Hyuk jae
=> Jung JinYoung *newcast
Rating : PG-13
Genre : Comedy, Romance
Disclaimer : This plot is MINE. Kyuhyun and Eunhyuk is belong to god and themselves. But Donghae and Ryeowook??? They’re MINE.. Heheheheheh
Warning : DON’T BE A PLAGIATOR! I HATE PLAGIATOR…
CURCOL :
Mian bnget bwat para readers, soalnya aku post nih FF lma bener…. Jeongmal mianhae..🙂
Part 3 ini sepertinya akan lebih sulit di mengerti dari part 1 dan part 2. Ceritanya juga akan jadi lebih gaje alias gajelas.. Maklum otak saya lagi mumet dan konslet jadi gag bisa bikin alur yang lebih baik…. Jadi sebelumnya mian jika ceritanya kurang berkenan dihati readers sekalian #sokformal🙂
Aku mohon bnget nih bwat para readers, hbis bca FF ini.. Tlong tnggalin coment ya.. Author mw tw apa kekurangan dri FF ini…
Akku tnggu comentnya ya😀
Oh iya, bwt yg mw bca part sblumnya ini akku ksih linknya🙂
Enjoy reading guys😀
>>Author POV<<
”KYA~~ OPPA! KYUHYUN OPPA! SARANGHAE!” Teriak ribuan (?) Fans kyuhyun yang sekarang telah mengerubuni kyuhyun seperti semut yang sedang berebut gula.
“Yak! Ada ribut-ribut apa di sini.” Teriak kim sonsangnim. Refleks semua fans kyuhyun memberhentikan kegiatan ‘berteriak-teriak’ mereka dan pergi meningalkan kyuhyun dan kim sonsangmin berduaan.
“Rupanya kau lagi penyebab keributan ini CHO KYUHYUN. Tak bisakah kau memberi ketenangan di sekolah ini sehari saja, hah?” Tanya kim sonsangnim ketus. ini memang bukan pertama kalinya kyuhyun membuat fans-fansnya berteriak histeris tak karuan seperti tadi. Jadi wajar saja jika kim sonsangnim memarahinya.
“Mian sonsangnim. Ini semua bukan salahku, aku tak pernah meminta pada Tuhan agar memberikan wajah setampan ini dan mempunyai banyak fans seperti ini. Jadi aku mohon songsangnim jangan menyalahkan aku terus” Jawab kyuhyun santai
“Kau ini!” Sebelum kim sonsangnim menyelesaikan kalimatnya yang menurut kyuhyun nantinya akan seperti pidato itu, kyuhyun memotong kalimat kim sonsangmin dan segera meningalkan koridor.
“Mian sonsangnim sepertinya sekarang saya harus kembali kekelas.” Kata kyuhyun sembari berlari menuju kelasnya.
“Yak! Cho kyuhyun! Kurang ajar sekali kau!” Teriak kim sonsangnim.
“Tok tok tok” kyuhyun mengetuk pintu kelasnya dan langsung masuk kedalam.
“Hah! Syukurlah guru kiler itu tak masuk”kata kyuhyun lega pada hyukjae
“…”
“Hyuk” tegur kyuhyun pada hyukjae
“…..” Hyukjae masih tak merespon kyuhyun. Kyuhyun yang jengkel dengan tingkah laku sahabat monyetnya ini langsung saja memukul kepala hyuk.
“AUW! APPO! Yak apa yang kau lakukan?” Protes hyukjae
“Aku hanya memukulmu! Kau ini dari tadi di pangil-pangil tak menyahut.”
“Mian. Habisnya kau terlalu GAIB”
“MWO? MONYET GUNUNG, kau itu yang terlalu sibuk melamun !”
“Hei! Sejak kapan namaku berubah dari monyet menjadi monyet gunung hah?”
“Entahlah, tumben kau melamun siang-siang begini dan…” Kyuhyun menggantungkan kalimatnya.
“Dan apa?”
“Dari tadi kau selalu memperhatikan Yeoja Gila nan Steres itu. kau naksir padanya ya?”Tanya kyuhyun to the point
“Maybe” jawab hyuk dengan sangat pelan sehingga kyuhyun tak bisa mendengarnya
“Apa yang kau katakan tadi?”
“A? Apa? Aku tak mengatakan apa-apa.
“Dasar aneh” celetuk Kyuhyun
—-PULANG SEKOLAH—-
#Author POV
“Kyu, hari ini kau pulang diluan saja. Aku masih harus mengerjakan sesuatu”
“Ne” jawab Kyuhyun datar sembari berjalan keluar kelas.
“Hah! Kenapa di hari pertamaku masuk sekolah aku harus membersihan kelas yang SSUPER DUPER BESAR ini?” Gerutu JiJae.
“Memangnya kelas ini terlihat begitu besar ya?” Tanya Hyukjae yang mendengar gerutuan JiJae barusan
“Tentu saja! Kelas ini sangat besar! Kelasku dulu mungkin hanya 1/2 dari kelas ini!” Kata Jijae dengan mengebu-gebu
“Hahahahahahah~~ kau memang sangat menarik”
“Hah? Mworago?” Tanya JiJae dengan ekspersi pabonya.
” Sudah ya aku pergi dulu. Pai pai” kata Hyukjae sambil berlalu.
“Yak! Neo! Jakkaman! Bantulah aku!”
“Sudahlah.. Aku harus segera membereskan kelas ini agar bisa cepat pulang.”
~~~KEESOKAN HARINYA~~~
—JiJae POV—
“Aigo! Sudah jam berapa ini? Jam 06.45?”
“Aaargh! Sial! Aku sudah terlambat!!!” Teriakku sambil berlari menuju kamar mandi
“Eomma!”
“Ya?”
“Aku pergi dulu ya. Annyeong~~~”
“Annyeong”
Aku mendayung pedal sepedaku dengan kecepatan penuh. Sangking cepatnya sepedaku melaju, tak sengaja aku menabrak seorang namja tak jauh dari gerbang sekolahku. Aduh! Mati aku!!
“ARGH!” Teriak namja itu. Astaga.. Apakah namja ini baik-baik saja ya?
“OMO! Aah, emh.. Neo gwenchana? Mian aku sangat terburu-buru” kataku penuh penyesalan sambil mengulurkan tangan membantunya untuk berdiri.
“Ah, nan gwenchana” kata namja itu sambil meraih tanganku. Benarkah dia baik-baik saja? Mana ada orng yang tertabrak seperti tadi baik-baik saja? Aduh! Kenapa aku harus memikirkannya? Aku harus cepat minta maaf dan bergegas masuk ke sekolah.
“Jeongmal mianhae! Jeongmal mianhae.. Hm aku harus pergi sekarang. Jeongmal mianhae” kataku sambil membungkuk lalu mengambil sepedaku.
Syukurlah gerbang belum tertutup. How lucky I am! Hahahahhahahah. Sebaiknya aku harus cepat-cepat masuk ke kelas.
#dikelas
“Ann~~ mwo? Kemana semua orng???” Astaga! Nan jeongmal pabo-ya!!! Pelajaran pertama hari ini kan olah raga! Kenapa kau bisa lupa? Bodohnya dirimu JiJae!! Aku harus cepat-cepat menganti baju dan bergegas keruang olahraga.
Aku menganti bajuku yang berada dalam loker dengan cepat. hm, tpi dimana ruang olahraga ya? Aish! Terpaksa aku harus bertanya pada seseorang T-T.
“Hnmm, permisi.” Kataku memulai percakapan pada seorang namja yang baru saja keluar (mungkin) dari kelasnya.
“Ya?” Aigo! Namja ini.. Bukannya namja yang kutabrak tadi ya?
“Kau yang tadi menabrakku kan?” Tanyanya sebelum aku membuka mulutku.
“N,ne” kataku sambil tersenyum paksa. Semoga saja dia tidak marah padaku.
“Tidak perlu merasa bersalah, aku baik-baik saja kok” katanya sambil tersenyum. astaga! Tampannya…
“Oh iya, namamu siapa?”
“JiJae imnida. Kmu?”
“Jinyoung imnida :)” kenapa orng ini suka sekalih tersenyum sih? Aduh.. Manisnya. Ya ampun Jijae! Apa yang kau pikirkan? Harusnya kau menanyakan dimana ruang olahragakan?
“Jinyoung-ssi, apakah kau tau dimana ruang olahraga? Aku murid baru disini, jadi aku tak tau dimana letaknya”
“Kamu jalan lurus, lalu belok kanan.”
“Gomawo. Aku pergi dulu ya” beruntungnya aku bertemu dia. Ah! Itu dia ruang olahraga.
“Annyeo”
“MERUNDUK” teriak teman-teman sekelasku. Memangnya ada apa sih?
“PLAK! BRUK”
“JiJae! Jijae-ya!! Ireona!!”
Ah, kepalaku terasa berat dan juga pusing. Aku mencoba untuk membuka mataku dan sosok yang pertama kali kulihat adalah….
OMO!! CHO KYUHYUN! Namja pabbo itu :0
“Yak! Kenapa kau memandangku dengan tampang garang seperti itu?”
“apa yang terjadi tadi? Mengapa aku bisa ada di sini? Lalu ini dimana? Mengapa disini banyak sekali tempat tidur?”
“PABBO! Ini di ruang kesehatan!” Ah! Apa-apaan orang ini! Tidak bisakah dia menjawab dengan sopan? Menjengkelkan sekali orang ini!
“Lalu.. Mengapa aku bisa pingsan?”
“Tadi ketika kau masuk, bola basket yang kulempar mengenaimu. Tepatnya mengenai kepalamu yang pabbo itu!”
“MWORAGO?”
“Kau memang benar-benar bodoh! Kami semua sudah berteriak agar kau menunduk. Tapi kau malah memasang tampang pabbo mu dan tak menunduk!”
“Akukan tak tau apa-apa!”
“Kau memang pabbo!” Katanya sambil berjalan menuju pintu.
“Yak! Neo! Kau tak ingin minta maaf padaku setelah membuatku jatuh pingsan?”
“Cih! Buat apa aku minta maaf padamu? Kau yang salah sendirikan?”
argh! CHO KYUHYUN!!! Awas kau!!!
———-Sepulang sekolah———–
“Ah.. Kepalaku masih terasa pusing T.T” gerutuku sambil berjalan mengambil sepedaku.
“Hei! Jijae Sunbaenim”
“Kau memanggilku?”
“Tentu saja.”
“Ee.. Jakkaman! Jiyoung-ssi mengapa kau memangilku sunbaenim?”
“Kau kan kelas XI, sedngkan aku kelas X. Jadi aku harus memangilmu sunbaenim” Dia kelas X yah? Benarkah? Mengapa dia terlihat seumuran denganku? Ah! Apa peduliku!
“Sunbae.. Kau mau pulang yah?” Tanyanya sambil mengeluarkan senyumnya yang mempesona itu😄
“N,ne” astaga! Mengapa aku gugup?
“Kita pulang bersama yuk”
“Mwo? Pulang bersama? Memangnya rumahmu dimana?”
“Rumahku di jalan XX”
“Jinjja? Rumahku juga di jalan XX”
“Kalau begitu.. Kajja!” Katanya sambil menarikkku.
“Jak..jakkaman! Akku membawa sepeda.. Kita ambil sepedaku dulu ya”
“Ne. Kajja!”
“Ini sepedamu? Bisa buat dua orangkan?”
“Tentu saja” eee.. Jakkaman! Apakah ini berarti.. Dia akan memboncengku? OMO! Akukan baru kenal dengannya! Mengapa bisa begini?
“Ayo naik sunbaenim”
“Eeh?”
“Ayo naik sunbaenim! Aku akan memboncengmu” suruhnya sambil tersenyum. Kenapa anak ini selalu mengeluarkan senyumnya itu? Aku kan jadi tidak bisa menolak!!
“Rumahmu yang mana sunbaenim?”
“Eh? Ah anu.. Di sana! Yang berwarna biru.”
“Yap! Sudah sampe sunbaenim”
“Ah.. Ne.. Gomawo. Rumahmu yang mana?”
“Igo!” Dia menunjuk kearah rumah besar berwarna hijau yang ada di depan rumahku. Tepat dipat didepan rumahku! Ah, Kalian pasti penasarankan kenapa aku bisa tak tau kalau itu rumahnya? Tentu saja karna aku baru saja pindah 3 hari lalu.
“Kita bertetangga sunbaenim. Apakah setiap hari kita bisa pergi sekolah dan pulang sekolah bersama-sama seperti ini?”
“Tentu saja” kataku sambil tersenyum manis.
“Kalau begitu sampai besok sunbaenim! Annyeong” katanya sambil melambaikan tangannya.
“Annyeong”
“EOMMA! Jijae sudah pulang” teriakku ketika aku membuka pintu.
“Ya ampun JiJae! Kau tak perlu berteriak seperti itu! Eommamu ini belum tuli kau tau?”
“Ne, ne JiJae tau eomma. Mianhae, soalnya hari ini JiJae sedang senang” kataku sambil tersenyum gaje.
“Memangnya apa yang membuatmu senang?” Tanya eomma dengan nada penasaran.
“Ada deh! JiJae mandi dulu yah”
“Yak! JiJae!!” Hahahhahahahaha.. Senangnya bisa membuat eomma penasaran!
“Ah.. Segarnya sehabis mandi. Eomma.. Aku lapar!” Kataku sambil memasang tampang memelas
“Makanlah ini”
“Sehabis makan, langsung belajar ya”
“Ne!”
———10menit kemudian———-
“Besok jadwalnya apa ya? Kimia, matematika dan bahasa inggris” aku mulai mengambil buku-buku yang kuperlukan dan mulai membukanya satu-persatu.
“a.. Kalau yang ini aku mengerti” aku mulai mengerjakan semua soal yang ada. Tak butuh waktu lama aku sudah selesai mengerjakan 50soal Matematika.
Aku capek istirahat sebentar ah.. Hmm..
Aku menutup mataku dan tanpa aku bayangkan wajah Jinyoung muncul di benakku.
Wajahnya yang tampan tersenyum padaku. Aku mulai mengigat-ingat pertemuanku dengan Jinyoung. Yah, walaupun bukan pertemuan yang menyenangkan karena aku menabraknya sampai terjatuh. Tapi tetap saja aku senang. Kira-kira apa yang sedang dia lakukan sekarangnya? Hmm..
Sebenarnya apa yang kupikirkan sih? Mengapa aku bisa begini? Jangan-jangan aku jatuh cinta pada Jinyoung! Aa.. Ini tak mungkin! Akukan baru bertemu dengannya tadi pagi. Apakan ini cinta pada pandangan pertama? Aa. Ini sangat-sangat tidak mungkin! Aku sama sekali tak percaya ada yang namanya ‘cinta pada pandangan pertama’. Sudahlah lebih baik sekarang aku tidur! Ini sudah jam 8, kalau aku tak tidur sekarang aku bisa terlambat seperti kemarin!
Aku mengambil selimut dan langsung membaringkan tubuhku kekasur tersayangku yang empuk ini. Nyamannya, aku mulai menutup mataku dan terlelap.
“Annyeong jijae” kata seseorang dibelakangku. Aku membalik tubuhku dan menyapa balik.
“Annyeong, eh?” Apa? Namja ini menyapaku?
“Wae jijae? Kok eksperesimu seperti itu?” Tanya namja itu bingung.
“A, ah ani.. Tidak ada apa-apa kyuhyun-ssi”
“Jangan memanggilku dengan embel-embel ssi! Panggil saja aku kyu” katanya sambil tersenyum. Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa dia jadi begitu baik padaku? Diakan namja menyebalkan yang sudahku benci dari hari pertama aku masuk!
“Kau kenapa lagi jijae” tanyanya sambil mendekat padaku dan memegang rambutku. OMO! Ini terlalu dekat!
“Kyuhyun-ssi.. Bisakah kau agak mundur. Kurasa jarak kita terlalu dekat.”
“Ehm? Apa?”
“Jarak kita terlalu dekat.”
“Benarkah?” Dimulai memegang daguku. Di mempersempit jarak diantara aku dan dia. ASTAGA! Tuhan aku mohon tolong aku!
“BRAK!”
TBC

5 responses

  1. Aish.. >///<
    Kyuu..😀
    Ap yg mw kau lakukan pda Jijae..!

    Ingat2,msi d skolah..😄

    Ceritax Jijae ska amha yg brondong..😄

    Sypa yg dtg?
    Hyukkie kah?

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s