(Freelance) ♥♥ I Love You, My enemy [Part 4] ♥♥

Author : RhaELF
Main cast :
=> Cho Kyuhyun
=> Sung Jijae
=> Lee Hyuk jae
=> Jung JinYoung
=> Victoria Song *newcast
Rating : PG-13
Genre : Comedy, Romance
Disclaimer : This plot is MINE. Kyuhyun and Eunhyuk is belong to god and themselves. But Donghae and Ryeowook??? They’re MINE.. Heheheheheh
Warning : DON’T BE A PLAGIATOR! I HATE PLAGIATOR…
>>>JiJae POV<<<
“Kyuhyun-ssi.. Bisakah kau agak mundur. Kurasa jarak kita terlalu dekat.”
“Ehm? Apa?”
“Jarak kita terlalu dekat.”
“Benarkah?” Dimulai memegang daguku. Dan mempersempit jarak diantara aku dan dia. ASTAGA! Tuhan aku mohon tolong aku!
“BRAK!”
“Arg! Appo!” Aku meringis kesakitan. Aku terjatuh dari tempat tidurku. Apakah ini berarti semua itu hanya mimpi? Oh Tuhan! Gomawo.. Jeongmal gomawoyo. Aku bisa mati karena kaget kalau itu benar terjadi! Tapi, Ya ampun aku ini benar-benar pabbo! Mana mungkin namja itu berlaku seperti itu? Itu sangat-sangat tidak mungkin!! Bahkan masih lebih mungkin aku menjadi kepala sekolah di sekolah baruku itu dari pada namja sok itu melakukan hal seperti itu! Sebaiknya aku melupakan mimpi itu sebelum otakku menjadi yadong!
Aku menoleh kearah meja belajarku melirik jam beker yang terpajang cantik disana. sudah jam 4. Sebaiknya aku tidak tidur lagi. Kalian tau.. Kalau aku tidur lagi, bisa-bisa aku akan datang kesekolah pukul 9 atau tidak pukul 10!
aku mencoba menahan rasa kantuk yang menderaku dengan mendengarkan lagu. Tak terasa sudah 1 jam terlewat. Aku segera bergegas mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi.
dingin sekali airnya T.T aku hampir saja mati membeku!! Baru kali ini aku mandi pukul 05.00. Tak kusangka kalau airnya akan sedingin ini!
“Tok tok tok”
“Eomma? Masuklah!”
“Tumben sekali kau bangun sepagi ini JiJae” kata-kata eomma seolah ingin mengatakan kalau aku ini seorang pemalas. Come on! Aku selalu bangun terlambat itu bukan karena mauku! Itu karena.. Hm, karena.. Ah! Sudah lupakan!
“Eomma apakah kau sudah memasakan sesuatu untukku?”
“Tentu saja sudah! Sana makanlah dulu”
“Ne!”
Setelah makan aku berjalan-jalan sebentar diluar. Kalian tau, sejak 4 hari yang lalu aku pindah kesini belum pernah aku melihat-lihat keadaan disini. Pada awal aku pindah kesini sebenarnya aku sangat kaget karena di kawasan tempat aku tinggal ini.. Hm.. Bisa dibilang adalah kawasan yang agak elit! Aku bingung, mengapa bisa aku yang sederhana ini bisa tinggal di kawasan ini? Aku pernah menanyakan hal ini pada eomma, dan eomma hanya menjawab “sudahlah tak usah kau pikirkan” anehnya eommaku.
Karena sudah puas berkeliling disini dan memang sudah waktunya pulang aku bergegas kerumah dan menganti bajuku dengan seragam sekolahku.
“Eomma! JiJae berangkat ya”
“Ne. Hati-hati!” Seperti biasa, aku mengambil sepedaku dan bersiap untuk mendayung pedalnya.
“Sunbaenim!!” Eh? Jinyoung? Ada apa dia kesini?
“Sunbaenim kau sudah mau pergi? Bukankah kita sudah janjian untuk pergi bersama?” A.. Ah! Sial aku lupa.
“Aku belum mau pergi kok. Tadi aku ingin mendayung sepedaku kerumahmu” yang aku katakan ini masuk akal bukan?
“Oh.. Yasudah ayo sunbaenim. Aku yang memboncengmu ya” katanya sambil memamerkan deretan giginya yang rapi dan sangat bagus itu.
“Ne” aku hanya bisa menjawab singkat karena aku benar-benar sangat gugup sekarang! Mengapa aku bisa gugup sih? Diakan hanya ingin memboncengku seperti kemarin!!
Sepanjang perjalanan menuju sekolah kami habiskan dengan bercanda. Dia ternyata orang yang sangat humoris. Dia lucu sekali, aku selalu tertawa mendengar lelucon yang dia ceritakan.
Tak terasa kami sudah sampai disekolah. Ahh.. Aku masih ingin bersamanya!
“Sunbaenim! Sudah sampai”
“Ah ne. Gomawo jinyoung”
“Ne cheon sunbae! ayo kita masuk”
“Jinyoung! Jakkaman.. Bisakah kau memangilku JiJae saja?”
“Baiklah sun.. Eh jinjae” katanya sambil berjalan masuk kedalam sekolah dan aku mengikutinya dari belakang.
“JiJae, aku masuk dulu ya”
“Ne” dia sudah masuk ke dalam kelasnya sedangkan aku masih harus berjalan menuju kelasku.
“Annyeong” sapaku pada teman-teman sekelasku
“Annyeong” sapa mereka balik. Aku rasa sekarang mereka sudah bisa menerimaku.
“Annyeong, hmm.. Jijae-ssi”
“Annyeong” ah siapa yeoja cantik ini? Sepertinya aku belum pernah melihatnya.
“Victoria song imnida. Aku baru masuk hari ini karena sakit. Bagapta Jijae-ssi” ternyata di sekelas denganku ya?
“bagapta Victoria-ssi. Neo gwenchana? Kau sudah tidak sakit lagi kan?”
“Tentu saja. Terima kasih sudah menanyakan keadaanku” dia tersenyum sangat manis, menurutku dia terlihat seperti malaikat.
“Victoria! Kau sudah sembuh?” Tanya Hyukjae yang tiba-tiba sudah berada disamping kami. Sepertinya dia akrab dengan victoria
“Ne, sudah hyukjae. Dimana kyu?” Kyu? Siapa itu kyu? Sepertinya di kelas ini tidak ada yang bernama kyu. Hm, Apakah murid baru? Atau dia juga sakit seperti victoria saat aku masuk kesekolah ini?
“Kyu? Seperti yang kau lihat. Dia belum datang.”
“Mian, tpi kyu itu siapa ya?” Karena penasaran aku pun bertanya pada kedua orang itu.
“Kyu itu Kyuhyun” jawab Hyukjae yang disertain anggukan dari Victoria. Mwo? Kyu itu kyuhyun? apakah namja tak tau sopan itu juga akrab ya dengan Victoria? Buat apa aku memikirkan ini?
Tiba-tiba bel masuk berbunyi dan kami semua duduk di bangku masing-masing.
>>>Jijae POV end<<<
>>>Kyuhyun POV<<<
triittiittiiititiitititititiititititititttitiitit
“Ah.. Jam berapa ini?” Aku mencoba mengambil jam beker yang terletak di atas meja di sebelah kanan tempat tidurku.
“Sudah jam setengah 6 rupanya”
Ah, aku masih sangat mengantuk sekarang! Aku berjalan dengan setengah sadar ke kamar mandi.
“BRUK” “AWH!!!” Aduh! Kakiku!! Argh! Sakit!! Aku mencoba untuk berdiri tetapi tak bisa. Kurasakan badanku melemas dan aku pun hanya bisa pasrah. Setelah setengah jam akhirnya aku bisa berdiri sekarang. Tak ingin membuang waktu aku pun bergegas mandi.
“Sudah jam stngah 7?” Astaga! Apakah aku mandi terlalu lama ya? Sudahlah! Sebaiknya sekarang aku segera bergegas kesekolah.
“Eomma, appa aku berangkat ya”
“Ne. Hati-hati” balas eomma.
Aku memasuki mobilku dan seperti biasanya dan “ARGH! Appo!”
Celaka! Kakiku masih sakit! Bagaimana ini? “Argh!” Sakit sekali!
Terpaksa karena tak bisa menyetir dengan dua kaki (satu di gas, dan satu lagi di rem). Aku berjalan dengan sangat lambat karena hanya mengunakan satu kaki untuk menyetir yang sekarang sedang berada di bagian gas! Bisa kalian bayangkan bagaimana lambannya mobilku berjalan sekarang! Aku yakin sekarang orang-orang yang melihatku akan tertawa. Aku kan menaiki mobil sport! Mana mungkin mobil sport berjalan selamban ini?
Dengan 2 kaki aku bisa sampai di sekolah hanya dalam 15 menit! Tetapi sekarang? Sudah berlalu 25 menit dan aku belum juga sampai di sekolah!
Kalian ingin tau aku sampe sekolah jam berapa? Aku sampai pukul 7.20! Aku sudah terlambat! Dengan langkah pincang aku memasuki sekolahku yang terlihat seperti kuburan ini. Yah ini karena semua muridnya sedang belajar dengan tekun didalam kelas masing-masing. Hm.. Aku bersyukur aku datang terlambat hari ini! Jika aku datang tepat waktu fans-fans kku akan mengerubungiku dan menanyakan mengapa aku bisa pincang seperti ini! Dan lagi.. Namja tampan sepertiku tidak cocok berjalan pincang seperti ini!
“Permisi”
“Mian songsaenim, aku datang terlambat” aku berjalan masuk kedalam kelas.
“Gwencahana kyuhyun?” Sepertinya songsaenim khawatir karena melihatku berjalan dengan pincang seperti ini.
“Nan gwenchana songsaenim”
“Kalau begitu duduklah sekarang”
“Ne, gomawo songsaenim” untuk ke-2 kalinya aku bersyukur karena satu kaki ku terluka!
“Kyu, gwenchana?” Tanya victoria khawatir yang duduk disebelah kiriku. Eh? Jakkaman! Victoria? Dia sudah sembuh ya?
“Gwencana” jawabku dengan senyum yang kupaksakan. Aku memaksakan senyumku bukan karena aku tak suka melihatnya! Hanya saja.. Aku marah padanya! Mengapa di tak bilang kalau sudah sembuh dan masuk hari ini?
“Kau benar-benar tak apa-apa? Istirahat nanti ceritakan padaku apa yang terjadi”
“Ne! Sudah baliklah kedepan!”
————Istirahat————–
“Kyu kau kenapa bisa seperti ini?” Victoria dan hyukjae bertanya secara bersamaan. Bisa kulihat teman-teman sekelasku dan juga dari kelas-kelas lain sedang mencuri dengar.
“Sudahlah jangan di bahas lagi!” Kataku sambil berjalan pergi keluar kelas. Tepatnya aku berjalan menuju atap sekolah. Dengan penuh perjuangan aku hampir berhasil sampai di atap sekolahku. Kalau begini terus aku bisa mati. Mereka ini tak mengerti sekali sih! orang sedang pincang begini malah dikerubuni. Bikin repot saja mereka!
Karena kesal aku membuka pintu menuju atap dengan keras.
“A!!!! APPO!” Teriak seseorang yang berada dibalik pintu.
“Yak! Siapa sih yang membuka pintu sembarangan? Tak tau ada orang disini ya?” Seseorang yang tepatnya adalah Yeoja gila menyebalkan yang sudah menggangu ketenanganku selama 3 hari ini berteriak sambil membalikan badannya.
“Kau ini benar-benar PABBO! Kau tau itu?”
“Yak! Kenapa setiap kali bertemu kau selalu menyebutku pabbo? Kau kira aku suka kau pangil seperti itu?” Yeoja ini tak sadar diri ya? Dia memang pabbo kan?
“PABBO! Kau ini sudah gila ya? Kalau kau ingin bersandar, bersandarlah di tembok sebelah sana! Jangan bersandar di pintu!”
“Aku tak tau kalau ada orang MENYEBALKAN sepertimu akan datang ke sini!” Aku? Menyebalkan? Yang benar saja yeoja ini!
“Kau itu yang menyebalkan! Selalu berteriak-teriak! Dan selalu melakukan hal-hal bodoh!”
“Apa kau bilang?” Yeoja gila itu berjalan kearahku. Karena lantai yang licin yeoja gila itu hampir terjatuh dan dengan refleks aku menariknya.
“A.. Aa, ap apa yang kau kau la lakukan?” Tanya yeoja gila itu gelagapan.
“Tentu saja membantu mu! Kau kira aku mau melakukan apa,hah?”
“An ani.” Katanya sambil berlari pergi. Dia kira aku ingin melakukan apa? Dasar yeoja gila!!
>>>Kyuhyun POV END<<<
>>>JiJae POV<<<
“Permisi” suara seseorang ketika Lee songsaenim sedang menjelaskan salah satu materi. Siapa itu? Dia datang sangat terlambat! Inikan sudah lewat 20 menit.
“Mian songsaenim, aku datang terlambat” ternyata namja menyebalkan itu ya. E, jakkaman! Mengapa dia jalan seperti itu? Kakinya terluka ya? Astaga! Lagi-lagi aku memikirkan hal yang tak berguna! Memangnya apa urusanku kalau kakinya terluka?
“Gwencahana kyuhyun?” Tanya Lee songsaenim khawatir karena melihat namja menyebalkan itu berjalan dengan pincang.
“Nan gwenchana songsaenim” berjalan pincang seperti itu mana mungkin baik-baik saja? Namja ini, aku tau dia merasa kesakitan! Lihat saja dari wajahnya itu.
“Kalau begitu duduklah sekarang”
“Ne, gomawo songsaenim”
“Kyu, gwenchana?” Tanya victoria khawatir. Jangan-jangan benar kalau victoria dan namja menyebalkan itu akrab.
“Gwencana” aku mencuri-curi dengar percakapan mereka. Apa-apaan namja ini? Kenapa dia cuma menjawab seperti itu? Setidaknya berterima kasihlah karena victoria menanyakan keadaannya! Sudahlah dari pada mendengarkan percakapan mereka mendingan aku mendengarkan pelajaran yang di berikan Lee songsaenim. Materi inikan sangat susah.
Selama pelajaran sebenarnya aku tak bisa fokus T-T. Melihat namja menyebalkan itu di sampingku membuat aku teringat dengan mimpi burukku semalam! Argh! Aku sebaiknya harus menenangkan diriku. Hm, kira-kira disekolah ini ada tempat yang sepi tidak ya? Oh iya! Di atap sekolah!
Aku segera bergegas menuju atap sekolah. Membuka pintunya dan bersandar dipintu.
Ah.. Menyenangkan sekali bisa melihat awan seperti ini. Seharusnya aku sering-sering datang kesini! Aku menutup mataku mencoba untuk menikmati terpaan angin yang sangat sejuk. Aku seperti berada di tengah padang rumput yang luas.
“Tak!”
“A!!!! APPO!” Kepalaku! Sakit!!! Aaa!! Sepertinya sekarang kepalaku benjol.
“Yak! Siapa sih yang membuka pintu sembarangan? Tak tau ada orang disini ya?” Teriakku sambil membalikan badan menghadap pintu. Siapa sih yang membuka pintu dengan keras seperti itu?
“Kau ini benar-benar PABBO! Kau tau itu?” A, apa? Dia bilang apa aku apa? Pabbo? Yak! Kau itu yang pabbo kau tau! Dasar namja menyebalkan! Sudah membuat kepalaku pusing dan benjol sekarang malah mengatakan aku pabbo!
“Yak! Kenapa setiap kali bertemu kau selalu menyebutku pabbo? Kau kira aku suka kau pangil seperti itu?”
“PABBO! Kau ini sudah gila ya? Kalau kau ingin bersandar, bersandarlah di tembok sebelah sana! Jangan bersandar di pintu!” Iii!! Menyebalkan sekali orang ini!! Rasanya aku ingin memukul kepalanya itu!
“Aku tak tau kalau ada orang MENYEBALKAN sepertimu akan datang ke sini!”!
“Kau itu yang menyebalkan! Selalu berteriak-teriak! Dan selalu melakukan hal-hal bodoh!” Dia pikir karena siapa aku jadi sering berteriak-teriak hah? Tentu saja karena dia sangat menyebalkan! Uh! Akan kupukul kau!
“Apa kau bilang?” Aku berjalan dengan cepat kearahnya. Sangkin cepatnya aku jadi terpeleset. Sial! E? Mengapa aku tak terbanting? Aku membuka mataku. Ternyata namja itu menarik tanganku. A, a, apa? Dia memegang tanganku? Gara-gara kelakuannya aku jadi teringat lagi dengan mimpiku semalam! Gawat!!
“A.. Aa, ap apa yang kau kau la lakukan?” Tanyaku gelagapan. Aku deg-degan melihatnya!
“Tentu saja membantu mu! Kau kira aku mau melakukan apa,hah?”
“An ani.” Kataku sambil berlari pergi. Gawat! Aku semakin deg-degan. Jantungku rasanya mau keluar. Aku haru cepat-cepat bersembunyi dikamar mandi. Aku tak mau melihat namja itu lagi!!! Tapi bagaimana caranya? T-T
>>>JiJae POV end<<<
>>>Author POV<<<
Waktu berlalu dengan cepat. Sekarang sudah waktunya pulang sekolah dan Jinyoung sudah menunggu Jijae di tempat mereka memarkirkan sepeda JiJae.
“Jinyoung” teriak Jijae sambil berlari dengan cepat kearah Jinyoung.
“Ya?”
“Ayo kita pulang sekarang! Kajja!”
“Kenapa kau begitu terburu-buru?”
“Ah, ani! Tidak ada apa-apa. Ayo kita pulang! Pali!”
“Tit!!” Hyukjae membunyikan klaksonnya tepat di depan JiJae dan juga Jinyoung.
“Jijae-ssi! Ayo aku antar” tawar Hyukjae sambil mengeluarkan gummy smilenya.
“A, tidak usah. Aku membawa sepeda sendiri dan aku akan pulang bersama dengannya” tolak jijae sambil menunjuk sepeda dan Jinyoung bergantian.
“Ya sudah kalau begitu.hm, Jijae-ssi. Bolehkah aku meminta nomor handphone mu?” Tanya Hyukjae tiba-tiba
“Besok saja aku kasih ya.”
“Ok. Pai pai”
>>>[Ditempat lain]<<<
“Kyu.. Tunggu aku!” Teriak victoria
“Kyu, kau marah ya padaku?” Tanya victoria sambil megaitkan tangannya ke-lengan kyuhyun.
“Aku tak marah padamu. Sudah puas? Sekarang lepaskan tanganku!” Kata kyuhyun sambil mencoba melepaskan tangan victoria dari lengannya.
“Kyu!”
“Sudahlah.. Kita bicarakan besok saja” kyuhyun masih tetap berusaha untuk melepaskan tangan victoria
“Kau ini kenapa sih?”
“Aku tak apa-apa. Sekarang lepaskan aku biar aku bisa pulang!”
“Hm.. Baiklah.” Jawab victoria pasrah.
“Eh! Kyu jakkaman! Kau tak ingin pulang bersamaku?”
“Besok saja ya” semenit kemudian kyu meyambung katanya “annyeong”
“Ya, annyeong!”
“Kyu kau!”
Kyuhyun yang sudah berada dalam mobilnya dengan cepat menyalakan mesin dan bersiap untuk menginjak gas.
“Krrriiieeeeettttttt!” Bunyi suara ban mobil, tepatnya mobil yang sekarang sedang menghadang mobilnya untuk keluar.
“Apa-apaan ini? Itukan mobil victoria” kyuhyun segara turun keluar dan mengetuk jendela mobil victoria.
“Tak, tak!”
“Victoria! Kau ini apa-apaan sih?”
“Tak,tak” kyuhyuh mengetuk lagi jendela mobil victoria. Victoria turun dari mobilnya dan mengengam tangan kyuhyun.
“kau ini apa-apaan sih? Sudahku bilang aku ingin segera pulang sekarang!”
“Tapi kyu! Aku ingin kau menemaniku!”
“Menemani kemana? Kau tak lihat kakiku sedang sakit?”
“Temani aku pulang” kata victoria dengan manja
“Ah! Cukup!” Kyuhyun yang sudah geram memukul piintu mobil victoria.
“Untuk satu kali ini saja. Tolong jangan pancing kesabaranku!” Pinta kyuhyun sambil mengepalkan tangannya, menahan amarah.
“Aku yang seharusnya bilang seperti itu! Kyu! Tidakkah kau kangen padaku? Kau bahkan seperti mengacuhkanku!” Protes victoria
“Argh!!!” Kyuhyun yang sudah sangat geram berjalan meningalkan victoria.
“Plak”
“Kyu!! Dengarkan aku!”
TBC

6 responses

  1. Wew..
    Kyu amha Victoria ad hbungan ap ?!

    Ahh.. Jinyoung,neomu2 kyeopta!!
    Mkin syang.. :*

    Hyukkie minta nopex Jijae!?
    Pasti mw PDKT..😄
    Wkwkwk..,

    Lanjut part 5 .. ^^

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s