JungSoo Lost in Japan [Sequel You’re The One] – [Part 4]

Tittle                     :  JungSoo Lost in Japan [Sequel You’re The One]

                                                [Part 4]

Author                 : Icha / Lee Hyeo Rin

Genre                   : Romantic,comedy (agak nggak jelas juga kadang – kadang)

Rating                   : G

Cast                       : Kim Yoo Jin [Uee] Leeteuk super junior

Super Junior Members

Disclaim : FF ini adalah milik saya seorang >< dan terbukti keasliannya ank e originalannya dari pemikiran saya langsung, FF ini juga ada di blog saya sendiri http://elfplaygirlz.wordpress.com dan di beberapa blog lainnya. Jadi mohon semohon mohonnya (?) jangan plagiat FF ku ini ya >< Super Junior KRY milik saya seorang.  #abaikan.

~             ~             ~

 part1part2part3

‘bip..bip..bip..bip.’

Aku melenguh mendengarkan suara berisik yang mengganggu tidurku, sepertinya itu bunyi alarm jam yang sengaja ku setel semalam.

Dengan meraba – raba, aku meraih jam kecil tersebut dan mematikan alarmnya, aku mengintip jam itu dan melihat waktu masih menunjukkan pukul 5 pagi, aku rasa aku salah menyetelnya, ini masih terlalu pagi. Yah, setidaknya aku bisa tidur untuk beberapa saat lagi.

                ~             ~             ~

“aaarrghhhh…aku kesiangan..eotthokhae..eottokhae!!!” jeritku panik seraya menyambar handuk dan berlari masuk ke kamar mandi, tidur beberapa saat yang ku maksudkan juga bukan seperti ini, sekarang hari telah menunjukkan pukul  11 siang sementara aku juga belum rapih dan makan. Apakah aku semalas itu kalau tidak ada Ryeowook yang membangunkanku?

Untungnya aku sudah janjian dengan supir taxi itu kemarin, hari ini ia akan mengantarku menuju Shibuya, tempat yang katanya hari ini akan di adakan jumpa fans bagi PlayGirlz dan PlayBoyz Jepang. Dan aku pun juga telah mempersiapkan i-pad ku dengan full batre.

Setelah rapih, aku menyambar dompet yang terletak di atas meja kecil dan mulai memeriksanya. Rasanya aku perlu ke tempat penukaran uang lagi untuk menukarkan uangku, tapi yang penting, saat ini aku membutuhkan sarapan. Sedari tadi perutku berbunyi menuntutku untuk memasukkan beberapa makanan ke dalamnya.

Ini adalah hari ke 5 dalam masa liburanku, kalau hari ini aku bisa bertemu YooJin, maka kemungkinan kami masih memiliki waktu untuk bersama selama 2 hari. yah, walaupun singkat, tapi aku rasa 2 hari cukuplah untuk membayar semua rasa rinduku padanya. Pikirku seraya menuruni tangga menuju lantai 2, tempat di mana restaurant berada.

Dan ternyata, supir taxi yang baik hati itu telah menungguku di sana, ia sedang menikmati secangkir kopi. Guerae, aku harus membayar extra untuk kopi yang ia pesan, tidak mungkin kan aku membiarkan ia yang membayar sendiri?

Seperti biasa, kami berbincang menggunakan i-pad ku sambil aku melahap sarapan nasi goreng seafood di hadapanku saat ini. Tidak lupa aku menceritakan bahwa hari ini aku harus menukarkan uangku kembali karna persediaan mata uang Jepangku menipis.

Setelah selesai makan, kami memulai perjalanan menuju ke tempat penukaran uang. Aku tak kuasa menahan senyumanku kalau aku ingat sebentar lagi aku akan bertemu dengan YooJin.

“tuan, tempat penukaran uang ini sedang tutup, kita harus mencari yang lain. Namun lokasinya agak jauh dari sini.” Tulis si supir taxi di i-padku.

“baiklah, cari saja yang lain, saya benar – benar membutuhkan uang karna saya pun harus membeli oleh – oleh untuk adik – adik saya.” Balasku.

Memang tidak mungkin kalau aku kembali ke korea dengan tangan hampa, setidaknya aku harus membelikan sesuatu untuk seluruh member.

~             ~             ~

Setelah berputar – putar mencari tempat penukaran uang sekitar 1 jam, akhirnya kami pun menemukannya. Dan hari mulai memasuki jam makan siang, mungkin aku akan mengajak supir taxi ini makan siang di shibuya saja, supaya tidak terlalu jauh dari lokasi After School akan jumpa fans nanti.

Sekitar pukul 2, kami sampai di pusat perbelanjaan shibuya yang kemarin. Entah mengapa, aku mulai merasa bahwa supir taxi ini adalah satu – satunya temanku di sini, ia juga pemandu wisata yang baik. Walaupun aku hanya mentraktirnya makan siang, setidaknya itu adalah hal kecil yang perlu aku lakukan untuk membalas budi baik orang ini.

“tuan, jumpa fans After School akan di mulai pukul 5 sore”

“benarkah? Kalau begitu saya masih memiliki banyak waktu untuk membeli oleh – oleh untuk adik – adikku.” Aku tersenyum senang, kami mulai berputar – putar di tempat perbelanjaan ini, berbagai macam barang bagus dan unik terdapat di sini, kalau saja aku tidak bisa menahan keinginanku, pasti aku sudah membeli semua barang – barang bagus ini.

‘dan aku tidak akan mau membelikan psp baru untuk Kyuhyun.’ Rutukku dalam hati. Maka, aku hanya membeli beberapa kaset game terbaru untuk magnae kesayanganku yang evil itu aku merasa ini sudah lebih dari cukup mengingat bahwa Kyuhyun baru saja di kirimkan psp terbaru oleh noona nya dari Australia tempat dimana ia bermukim untuk melanjutkan studinya.

“anda membeli banyak sekali barang – barang tuan, berapa jumlah adik anda?” tanya si supir taxi yang pastinya sangat heran melihat begitu banyak jinjingan yang ku bawa. Plus juga aku membawa oleh – oleh untuk ZhouMi dan Henry, bahkan si supir taxi itu pun ikut kerepotan membantu untuk membawa tas belanjaan ku yang entah jumlahnya ada berapa.

Aku hanya terkekeh menanggapinya, bagaimana kalau ia ku beritahu bahwa aku adalah seorang Park Jungsoo, leader dari Super Junior? Dan oleh – oleh yang banyak ini adalah untuk kesemua memberku?

“aku membeli ini juga untuk saudaraku” jawabku berbohong.

Kami pun memutuskan untuk kembali ke tempat parkir dan menaruh semua belanjaan di bagasi. Tidak terasa waktu pun menunjukkan pukul 5 lewat 10 menit. Kami pun memutuskan langsung datang ke lokasi tempat fansmeeting di adakan. Namun saat kami hendak kembali memasuki area lobi, aku di kejutkan oleh banyak sekali orang yang menghalangi pintu masuk menuju lobi. Rata – rata dari mereka adalah gadis – gadis remaja meskipun banyak juga namjanya, mereka membawa poster After School sambil meneriakkan nama seluruh membernya satu per satu.

Aku yang penasaran akhirnya ikut dalam kerumunan orang – orang yang ku cap mereka adalah PlayGirlz dan PlayBoyz.

“kyaaaa!!!!!! Kahi eonni…” teriak seorang yeoja yang tepat berada di sampingku, sontak aku langsung menutup telingaku. Jeritan gadis ini sungguh menusuk gendang telingaku. Tapi, ia meneriakkan nama Kahi? Benarkah After School member telah sampai??

Aku semakin mencoba menerobos ke dalam kerumunan, namun mereka terlalu padat, sampai aku hanya bisa mengintip dari sela – sela, aku melihat Jung-ah ssi sedang berjalan sambil melambaikan tangannya dan melemparkan senyuman pada para fans nya. Dimana YooJin??

Aku pun makin berusaha menerobos kerumunan PlayGirlz dan PlayBoyz itu. Ternyata, seperti ini rasanya menjadi seorang fans, sangat sulit bahkan hanya untuk melihat sang idola. Aku jadi terpikirkan nasib para ELF ku yang harus berjuang mati – matian untuk melihat kami sekedar lewat di bandara atau dimana saja.

Tak mudah menerobos kerumunan orang – orang ini walau pada akhirnya aku pun sampai di posisi yang terdepan dan ternyata sudah di pagari oleh barisan body guard yang sibuk menghalau tangan – tangan para fans yang hendak memegang AS member. Dan itu YooJin, istriku.

Ia menggunakan kacamata hitam, jaket cokelat dan celana pendek serta sebuah high heels hitam di kenakan di kakinya.  “YooJin!!!” aku ikut – ikutan teriak. Oke, kali ini aku adalah seorang PlayBoyz. “YOOJIN!!!!” teriakku makin kencang, tanpa sadar aku hendak berlari untuk mengejar YooJin, namun sebuah tangan kekar menahan tubuhku.

Aku tidak memperdulikan tangan kekar sang body guard, aku merasa tubuhku masih lebih besar di bandingkan dengannya -_- aku makin menggila, aku tidak mau kehilangan moment berhargaku untuk bertemu dengan YooJin, aku memaksakan diri untuk tetap maju hingga akhirnya si body guard menghempaskan tubuhku sampai aku terjungkal jatuh kebelakang, menabrak beberapa orang gadis yang berada di belakangku hingga gadis – gadis itu juga sempat terjatuh. Si body guard mengatakan sesuatu yang tidak aku mengerti karena ia menggunakan bahasa Jepang, tapi jika ku lihat dari raut wajahnya, pastilah ia sedang marah.

Aish!!! Body guard ini menyebalkan sekali. Tidak tahukah dia aku adalah suami dari YooJin? Aku adalah seorang Park Jungsoo Super Junior. Ingin sekali rasanya aku berteriak di sini ‘YooJin, aku Jungsoo.’ Namun pikiran itu terpaksa kau telan mentah – mentah dalam hatiku, aku tidak mau jadi acara Park Jungsoo fans meeting dadakan.

YooJin semakin menghilang dari pandanganku, kini yang ada di hadapanku adalah E-Young, si magnae. Dan kerumunan orang yang tadinya sempat membuatku sesak nafas kini mulai lega. Para PlayGirlz dan PlayBoyz itu membuntuti AS member menuju entah kemana, mungkin mereka langsung ke tempat acara fansmeeting berlangsung.

Sambil membalikkan badan, aku mengusap – usap bokongku yang terasa sakit efek dari terjatuh tadi. Aku melihat sang supir taxi masih setia menungguku dengan i-pad ku di tangannya, ia tersenyum ramah padaku. Aku menghampirinya, bersungut kesal dan ia terkekeh.

“anda terlalu bersemangat tuan.” Ketiknya di i-padku.

Aku tersenyum menanggapinya, “antarkan aku sekarang menuju tempat fans meeting tersebut.” Kami pun mulai berlalu dari lobi, sesekali mataku melirik beberapa toko yang belum kami datangi tadi, mungkin aku harus berbelanja lagi. Sebuah sweater berwarna pink yang sangat bagus, aku jadi teringat Sungmin, pasti dia sangat senang jika ku belikan sweater itu.

Sampai, kami pun tiba di toko kaset yang kemarin. Dari depan pintu kaca, aku dapat melihat dengan jelas betapa ramai dan sesaknya keadaan di dalam sana. Mungkin tidak semua fans berkumpul di lobby tadi, sebagian sudah ada yang stand by di sini. Beberapa rak tempat kaset sudah di hilangkan dari toko itu sehingga tempat terlihat lebih lapang.

“tuan, sepertinya kita mendapat sedikit masalah.” Kata si supir taxi.

Aku mengerutkan keningku. “apa itu?” balasku.

“aku baru saja melihat di pamflet itu, bahwa untuk bergabung di acara ini harus memiliki CD terbaru After School. Itu seperti sebuah syarat, mungkin sebagai pengganti sebuah tiket masuk.”

Aku mengerucutkan bibirku, semua CD After School tentu saja ku tinggal di apartement. Untuk apa aku memiliki mp4 player sedangkan aku harus repot – repot membawa sebuah kepingan CD. “kita bisa membeli CD nya di toko ini.” Jawabku dengan di iringi senyuman, aku seperti mendapatkan sebuah ide yang sangat teramat bagus menurutku.

Jadilah kami memasuki toko kaset itu, aku kembali melalui sesaknya lautan PlayGirlz dan PlayBoyz jepang hanya untuk menuju kasir, aku tidak mau repot – repot mencari sendiri CD itu di deretan rak yang masih tersedia beberapa buah itu.

Aku menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pada si supir taxi untuk bertanya pada penjaga kasir karena tidak mungkin aku berbicara dengannya menggunakan i-padku. Mereka tampak berbincang – bincang sebentar dan raut wajah sang supir taxi sedikit berubah.

“kita tidak bisa mengikuti acara ini tuan. Karena mereka kehabisan stock untuk CD After School. Hampir seluruhnya di borong oleh para peserta yang ikut di sini.”

Aku menepuk dahiku. Ya Tuhan, kenapa sih susah banget untuk bertemu dengan istri sendiri. Aku memandang lautan PlayGirlz dan PlayBoyz dengan tatapan nanar, sebenarnya, hanya tinggal beberapa langkah saja untuk bertemu dengan YooJin. Hanya karena sebuah CD. Sebuah CD!!!!

“kita tunggu sampai acara selesai, biasanya para artis akan lewat pintu belakang mall setelah acara selesai.” Kataku pada si supir taxi, pengalaman Super Junior selalu seperti itu, ketika kami masuk melalui pintu depan, maka kami akan keluar melalui pintu belakang untuk mengelabui para ELF, walau sesungguhnya kami tidak bermaksud seperti itu pada mereka.

“lalu apa yang akan kita lakukan sambil menunggu, tuan?”

“aku akan mentraktirmu minum cappuccino dan makan cake. Ayolah.” Ajakku, mungkin secangkir cappuccino dan cake dapat mengembalikan energy kami yang hampir terkuras habis hari ini. Kami menuju ke sebuah coffee shop yang tidak jauh dari pintu keluar belakang mall. Aku sengaja memilih tempat ini, selain nyaman, dekat pula dengan pintu belakang, itulah alasan utamanya.

Sang supir taxi terlihat begitu senang menikmati cappuccino hangat dan sebuah cake keju, sedangkan aku, aku tidak dapat focus, mataku selalu tertuju pada pintu keluar, berharap mereka telah selesai dengan acara mereka. Dan tentu saja tidak akan mungkin, kami baru duduk setengah jam di sini.

Hehehe..kadang pemikiranku suka tidak masuk akal.

~             ~             ~

Hampir 3 jam kami duduk di coffee shop ini namun belum ada tanda – tanda After School akan keluar dari pintu belakang ini. Karena di landa rasa penasaran, akhirnya aku mengajak si supir taxi kembali ke toko kaset untuk melihat keadaan di sana.

Namun apa yang kulihat ketika kami tiba, langsung membuatku lemas seketika. Hampir saja aku tidak bisa menahan berat badanku sendiri dengan kedua kakiku.  Pemandangan saat ini, di toko kaset ini adalah dimana beberapa pegawai toko sibuk menyapu sampah, dan sebagian lainnya menyusun kembali rak kaset yang sempat menghilang, menandakan bahwa acara telah selesai.

Aku melihat si supir taxi berbincang dengan seorang pegawai, sepertinya ia mengambil inisiatif untuk bertanya. “mereka bilang acara sudah berakhir sekitar 15 menit yang lalu tuan.” Ujar si supir taxi, menjawab segala pertanyaan yang ada dalam benakku.

Aku menghela nafas putus asa, kenapa mereka tidak terlihat di pintu belakang? Apakah dugaanku salah? Apa mereka pulang tetap melalui pintu depan? Kalau mereka sudah pulang dari 15 menit yang lalu, itu berarti mereka sudah di jalan pulang, dan aku tidak tahu mereka kemana. Saat aku sedang memperhatikan keadaan di sekitar dengan wajah yang putus asa, tiba – tiba aku seperti melihat seseorang yang ku kenal.

Sambil memastikan lagi penglihatanku, aku berjalan dengan langkah yang lambat menuju orang itu, dan menepuk pundaknya pelan dari arah belakang. “Min Jung- ssi?” sapaku ragu.

TBC~

15 responses

  1. akhirnya publish jg nie ff.mkn seru aja nih.gmn usaha teuky oppa utk bertemu dg yoojin oenni.bnr2 kekuatan cinta bs mengalhkn apapun.kasihan jg teukppa sampe jatuh demi yoojin oenni.dtgu next partnya jgn lma2

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s