(Freelance) Bogoshipoe

BOGOSHIPEO

Main cast     : -Yoon Cha Yu a.k.a U (OC)

-Choi Minho SHinee

Other cast  : -Leeteuk    -Heechul      -Taeyeon

-Siwon       -Tiffany       -Other artis

-Kyuhyun    -Seohyun

Rating                   :General

Genre          : Romance, comedy

Dislaimer     : semua cast murni milik Tuhan, dan cerita ini hanyalah fiktif belaka.

Author POV

Hari ini semua artis SM mengadakan latihan besama untuk mempersiapkan penampilan mereka untuk sebuah acara spesial sebentar lagi. Ruang latihan yang cukup luas dan besar itu berubah sempit setelah dipenuhi oleh seluruh artis SM yang jumlahnya tidak sedikit. Mereka benar-benar sibuk dengan urusannya masing-masing. Mulai dari yang benar-benar berlatih, sampai yang menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan tidak penting. Sementara Krystal, Sehun dan U terlihat sedang santai dipinggir ruangan tanpa mempedulikan keadaan sekelilingnya yang terlihat kacau.

 

Introduction

Nama                     : Yoon Cha Yu

Name stage           : U

TTL                       : Busan, 12 oktober 1995

Height                  : 173                     weight         :43

Trainner sejak       : 2005

Debut sejak          : 2011 sebagai Solois

Speciality              : Dance, song writer, acting, fashion designer.

Menguasai 5 bahasa termasuk bahasa Korea, dan bisa memainkan beberapa alat musik seperti gitar, saxophone, dan piano.

 

U POV

Hari ini latihan bersama kami yang ke-3 sebelum acara special tersebut diselenggarakan. Aku meluruskan kakiku dipinggir ruangan setelah selesai berlatih untuk dance performance nanti bersama para lead dancer. Aku menggunakan earphone putih kesayanganku sambil menyanyikan beberapa bait lirik lagu yang sedang kuputar. Sesekali aku berbincang dengan Sehun dan Krystal yang duduk dsampingku. Sekarang aku mulai mengedarkan pandanganku keseluruh ruangan. Aigoo.. Lucu sekali suasana saat ini, brisik dan rame sudah seperti pasar tradisional. Tapi, kemudian pandanganku berhenti pada 3 couple yang jaraknya tidak jauh dariku. Mereka SeoKyu, Sifany, dan HaeSica. Couple KLOP yang tercipta dari fans setia mereka. Tapi tunggu, ternyata ad 1 couple lagi yang sedang duduk manis dibelakang mereka, Uri Lead Couple TaeTeuk. Sungguh moment yang langka melihat 4 couple ini diwaktu yang bersamaan. Eeiiitt.. sedang apa namja-namja itu? Apa yang desembunyikan Eunhyuk oppa, Heechul oppa, dan Shindong oppa dibelakang tubuh mereka? Mencurigakan sekali..

U POV end

 

Author POV

Ke-3 namja iseng itu mulai mendekat kearah 3 couple yang sedang asyik berbicara sambil membawa sesuatu. Dari evil smile yang terukir diwajah mereka sudah pasti sesuatu yang buruk akan terjadi.

“ya! Lihat ini!” ke-3 namja itu memulai aksinya.

“apa itu! Aaaaaaaaa…”

“jauhkan itu dariku..” jerit Tiffany

“yak! Kim Heechul! Saudara kembar macam apa kau ini, mengerjaiku dengan binatang seperti itu. Cepat jauhkan!” Omel Jessica dengan suara cemprengnya.

“andwe, oppa! Bawa pergi binatang itu!” keluh Seohyun

Seketika keriuhan terjadi saat ke-3 namja iseng itu menunjukan sesuatu yang mereka sembunyikan dibelakang tubuh mereka sedari tadi. Kecoa-kecoa yang mereka bawa berhasil membuat ketiga yeoja itu histeris. Entah takut atau geli ketiga yeoja itu spontan memeluk ketiga namja yang ada disamping mereka. Yang tentu saja diterima dengan senang hati oleh Donghae, Siwon, dan Kyuhyun. Bagi mereka itu adalah sebuah anugerah atau mungkin sesuatu yang mereka ‘tunggu-tunggu’.

Author POV end

 

U POV

Omo.. berisik..

Aiisshh mereka ini benar-benar. Aku bahkan tidak bisa mendengarkan lagu dengan jelas. Namja-namja itu juga, berani sekali mengerjai eonni-eonniku. Menakut-nakuti mereka agar mendapatkan pelukan. Uugghhh.. dasar! Kekanak-kanakan! Lihat saja akan segera kuhapus senyum penuh kemenangan di wajah kalian itu. Hei, Heechul oppa mulai melihat kearahku, krystral yang sedari tadi berada disampigku sekarang sudah pergi entah kemana. Aku pura-pura tidak menyadari keadaan disekelilingku. Ku pasang ekspresi polosku saat mereka sudah berada didepanku.

“U-ah” Heechul oppa memanggilku. Saat kulihat mereka sudah berdiri berjajar sambil menunjukkan kecoa-kecoa itu didepan wajahku.

“waeyo?” jawabku datar. Seketika ekspresi wajah meraka berubah, heran? Mungkin.

“kalian pikir aku takut?” ucapku membuyarkan kebingungan mereka. Langsung kuambil kecoa-kecoa ditangan mereka dan memasukkannya kedalam kantong plastik. Aku beranjak menghampiri eonni-eonniku membisiki mereka apa yang telah namja-namja itu perbuat pada mereka. Kemudian aku pergi meninggalka mereka.

“ya! Kalian! Berani mengerjai kami! Kuhajar kalian!”

Hahaha.. aku terkekeh melihat mereka saat ini, lucu sekali. Apalagi ekspresi oppadeul yang dikejar, dipukul, dan dicubit-cubit, lucu sekali.

Mereka seperti anak kecil saja.

Saat aku akan meninggalkan ruangan aku melihat uri lead couple masih tetap duduk manis. Teuk oppa memandangku dengan pandanga –jangan-kacaukan-momenku- aku hanya tersenyum sambil berlalu. ‘tenang saja oppa, aku sepenuh hati mendukung kalian’ gumamku dalam hati.

….

Aku berjalan keluar gedung SM untuk melepaskan kecoa-kecoa ini, kasihan menjadi korban keisengan namja-namja itu. Kemudian, aku melepaskan kecoa-kecoa itu didekat semak-semak.

“selesai!” ucapku kemudian berdiri.

Saat akan berbalik tiba-tiba.. ~dug~ aku menabrak seseorang. Saat tubuhku terpental dan akan jatuh kebelakang, dia menahan tubuhku dengan tangannya sehingga posisi kami jadi seperti.. ‘berpelukan’.

~Deg..

‘omo..’batinku.

Tidak tahan dengan posisi ini aku langsung berdiri dan menyingkirkan tangannya yang melingkar dipinggangku, kemudian melayangkan 1 pukulan dilengannya.

“Ya! Appo..” keluhnya

“Ya Choi Minho! Kenapa tiba-tiba berada dibelakangku dan mengagetkanku huh? Bagaimana jika aku jatuh tadi?”

“hehehe.. mianhe akau tidak sengaja. Lagipula aku kan menahan tubuhmu tadi.”

Perkataannya mengingatkanku dengan adegan tadi. Aku mengerucutkan bibirku dan pergi meninggalkannya. Aku rasa wajahku sudah mulai memerah sekarang, kesal sekaligus malu.

U POV end

 

Author Pov

Minho berjalan menyusul U “ U-ah kenapa kau mengacaukan moment tadi?” “aku tidak suka dengan cara mereka yang kekanak-kanakan. Waeyo? Apa kau juga terlibat?”

“hehehe… aku hanya membantu menangkap kecoa.”

Author POV end

 

U POV

Namja cengengesan ini, dasar! Tapi sudah lama aku tidak melihatnya. Bukan hanya dia, tapi semuanya. Terang saja, akhir-akhir ini aku dan artis SM sangat sibuk dengan jadwal masing-masing. Aku yang sibuk dengan promosi album ke-3ku, dan artis lain yang sibuk dengan iklan dan drama mereka. Kalau bukan karena acara spesial yang menampilkan seluruh artis SM ini, aku pasti tidak bisa berkumpul dengan mereka semua. Euuummmbb… tapi sepertinya.. aku perlu mengerjai pria didepanku ini, hehe..

“haaahh.. sudah lama sekali tidak bertemu. Aku merindukannya.” Ucapku sambil mendahuluinya. Kulihat dia menyusulku dengan ekspresi yang.. ‘aneh’.

“mwo? Kau merindukan siapa?” aigoo ekpresinya lucu.

J aku hanya menjawab pertanyaannya dengan senyuman yang ‘multitafsir’.

“Ya! Yoon Cha Yu! Kau merindukan siapa? Apa namja?”

Haha.. aku berusaha keras menahan tawa didepannya. Habis ekspresinya benar-benar lucu.

“mmmm..” jawabku dengan nada tak pasti. Kududukan diriku disebuah kursi panjang mengeluarkan sebotol air mineral, dan meneguk isinya.

“nugu?” tanyanya penasaran.

“kenapa kau mau tau?”

“ya.. nugu?” tanyanya lagi, terlihat sekali ekspresi kesal dan penasarannya yang bercampur aduk.

“apa Chansung?” dia mulai menebak-nebak.

“mmm..” jawabku dengan nada tak pasti dan datar.

“G.D?, Daesung?”

“mmm..!” kali ini dengan nada yang sedikit naik dan sedikit ekspresi tidak percaya.

“Dongho?”

“mmm..” kali ini dengan nada yang kembali datar.

“Thunder?”

“mmm!”

Aku beranjak dari kursiku menuju tong sampah yang berada tidak jauh dariku. Lalu membuang botol air mineral yang isinya sudah kuteguk habis.

Saat aku akan berbalik, LAGI-LAGI aku menabraknya dan hampir terjatuh LAGI kalau saja dia tidak menahan tubuhku LAGI. Secepat mungkin aku menyingkirkan tangannya dan melayangkan satu pukulan LAGI kelengannya.

“ Ya! Kenapa kau senang sekali memukulku!” dia terlihat kesal.

“kenapa kau senang sekali mengagetiku? Tidak lucu kan kalau aku jatuh diatas tong sampah tadi” ucapku tak kalah kesal. Bagaimana tidak, dia menyebabkan adegan yang sama terjadi LAGI. Aku merasa seperti dikerjai. Kami kembali duduk dikursi tadi.

“U-ah kau belum menjawab pertanyaanku.”

“ kenapa kau penasaran sekali sih”

“aiiisshh..” dia terlihat benar-benar kesal sekarang.

Sekarang giliranku yang mengerjainya.

“kau benar ingin tau?”

Dia menatapku dengan tatapan –cepat-beritau-aku-. Aku mendekat kearahnya, cukup dekat hingga hanya meninggalkan jarak beberapa centi. Masih dalam jarak yang sangat dekat aku berkata.

“yang aku rindukan adalah…….

rahasia! Hahaha… “

Aku kembali keposisi ku sambil tertawa lepas karena berhasil mengerjainya.

“Yaaa! Isshh..” dia terlihat sangat kesal dan itu lucu sekali.

“kau tau apa yang kurindukan darinya?”

….

Dia tidak menjawabku, mungkin dia marah. Tanpa menunggu jawabannya aku melanjutkan kalimatku.

“aku meridukan tingkah lucunya, senyum cengengesannya, juga…” aku menggantungkan kalomatku, kemudian dia melihat kearahku.

“aku merindukan ekspresi kesalnya seperti saat ini” kataku sambil meninggalkannya yang masih terdiam.

Aku berjalan sambil senyum-senyum sendiri, entah karena aku berhasil mengerjainya atauu karena aku sudah mengungkapkan perasaanku secara tidak langsung. Entahlah. Aku berbalik kebelakang untuk melihatnya. Hah! Dia masih terdiam? Aigoo lama sekali responnya. Dia mengerti atau tidak sih dengan perkataanku? Sudahlah, dia mengerti atau tidak, terserah dia.

Sekarang aku sudah kembali keruang latihan. Suasananya? Masih sama, ‘pasar tradisional’. Jadi kuputuskan untuk kembali duduk dipinggir ruangan menggunakan earphone ku dan bernyanyi. Eh, dia kembali. Kenapa dia mendatangi Heechul oppa? Tumben sekali.

U POV end

 

Minho POV

“yang aku rindukan adalah…” aku bersiap-siap menerima kenyataan siapa pria yang dia rindukan, tiba-tiba.. “rahasia! Hahaha”

“isssshhh..” aku kesal sekali. Wajarkan kalau aku kesal? Yeoja yang kusukai merindukan namja lain yang bahkan aku tidak tau siapa orangnya. Dia pasti tau kalau aku kesal, karena dia sudah tau kalau aku menyukainya. Walaupun dia tidak pernah secara resmi menerima atau menolakku, dia hanya bilang bahwa dia senang ada orang yang menyayanginya. Tapi ayolah.. apa dia tidak mengerti bagaimana perasaanku.

Aku terus saja sibuk dengan kekesalanku hingga tidak mendengar apa yang ia katakan. Sampaiii..

“aku merindukan ekspresi kesalnya seperti saat ini”

Apa yang baru saja dia katakan? Saat ini? Apa yang dia maksud aku? Aku terus saja memikirkan perkataannya sampai tidak sadar dia sudah kembali keruang latihan. Aku harus memastikan maksud perkataannya, dan aku tau siapa orang yang bisa membantuku

 

@practice room

Itu dia Heechul hyung, dia kan dekat dengan U. Dia pasti tau maksud dari perkataan salah satu adik kesayangannya itu.

“hyung!”

“ne”

“aku mau tanya”

“tanya apa”

…. aku mulai bercerita panjang lebar dari awal sampai akhir.

“apa kau mengerti apa maksudnya hyung?”

“kau ini! Sudah jelas kan yang dia maksud adalah kau babo!”

Benarkah? Yoon Cha Yu, dia? Merindukanku?

Senyum mengembang langsung terukir diwajahku. Dimana dia? Itu dia sedang duduk dipinggir ruangan. Dengan ‘percaya diri’ aku berjalan mendekatinya. Kemudian mengambil posisi duduk disampingnya.

“Cha Yu-ah”

….. dia tidak meresponku. Apa dia tidak dengar?

“ya!” ucapku sambil menyenggol lengannya.

“waeyo?” jawabnya datar

“hehehe” aku tertawa dengan tampang cengengesanku.

“orang yang kau rindukan itu, aku kan?”

“mwo? Kau? Bukan” dia berusaha mengelak.

“sudahlah, kau tidak usah berpura-pura lagi. Aku sudah memastikan jawabanku ini pada Heechul hyung”

“jadi kau sampai bertanya pada Heechul oppa untuk mengartikan jawabanku? Ya ampun Choi Minho, otak mu itu pentium berapa?”

“m..mwo? kau mengataiku apa? Ya! Yoon Cha Yu, kau! Dasar..!” aku segera mengerjarnya yang sudah berlari menghindariku. Selama aku mengejarnya dia terus saja meledekku.

“Minho-ya, seprtinya kau harus harus pergi ketempat service otak supaya tidak lemot lagi. Hahaha” gadis ini benar-benar. Kupercepat lariku hingga berhasil meraih tangannya. Langsung kutarik dia hingga jarak kami sangat dekat.

“bogoshipeo my cute girl” ucapku dengan penuh senyuman.

“nado, my flaming charisma” jawabnya sambil membalas senyumku, membuat wajahnya terlihat semakin kyeopta. Cukup lama kami terdiam sampai suara sorakkan seisi ruangan menyadarkan kami.

“ccciiiieeeee…”

Ternyata semuanya sudah memperhatikan kami sedari tadi aku hanya bisa menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal.

 

6 responses

  1. aaah~ pangeran gue jadi oon gitu sih thor, mesti nanya ke heechul dulu lagi -___-
    overall bagus kok thor cuma bagian otak minho pentium berapa…

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s