(Freelance) Be Mine part 3

Tittle                    : Be Mine III

Author                 : Arina Indarti

Genre                   : Romance

Main Cast            : Sandara Park (2NE1), Kai (EXO-K), Luhan (EXO-M),Yuri

Support Cast       : BIGBANG, EXO,Park Shinye,Thunder(MBLAQ),2NE1                       &   Jessica SNSD

Rating                  : PG13

Leght                             : Chapter

DARA POV

‘teng tong teng tong’ lonceng-lonceng di gereja pun berdentang riang

“Sandara Park.. apakah kau bersedia menerima Xi Luhan sebagai pendamping hidupmu dan tidak akan mengecewakannya?” tanya seorang pendeta pada ku

“ne, aku bersedia” jawabku

“Xi Luhan.. apakah kau bersedia menerima Sandara Park sebagai pendamping hidupmu dan tidak akan mengecewakannya?”

“ne aku bersedia” Luhan menjawab dan menggenggam tanganku

“kalian sekarang sah sebagai suami..” “TUNGGU!!!” belum selesai sang pendeta mengikrarkan sumpah seorang namja datang dengan mendobrak pintu

“omo??! Kai??!” teriak ku terkejut

“pernikahan ini tak boleh dilangsungkan!!” kata Kai spontan mendapat perhatian seluruh tamu undangan

“dengan alasan apa kau datang kesini anak muda?” tanya pendeta

“aku ingin mengambil gadisku kembali….” Kata Kai sambil berjalan pelan menuju tempat ku berdiri sekarang

“Kai, apa yang kau lakukan?! Aku mau menikahh, sudah pergi sana!” aku memasang muka melasku agar Kai mau pergi

“aku tidak akan pergi sebelum kau memilih… aku atau Luhan?” kata Kai, wajahnya mulai serius

“Dara-ah, lakukan ini dengan cepat agar kita bisa segera menikah..” kata Luhan dengan wajah khawatir

“siapa yang kau pilih nona?” tanya sang pendeta

“emhh.. aku pilih….”

‘tok tok tok’ seseorang mengetuk pintu sampai-sampai aku terbangun

“aigoo.. mimpi apa aku barusan-_-.” Kataku setelah terbangun

‘tok tok tok’ ketukan pintu itu tambah keras, aku berlari menuju pintu dan membukakan nya

“Ni Hao nunna!!” Luhan dengan wajah cerah baknya matahari muncul di depan pintu sambil membawa beberapa croissant

“aigoo aigoo, untuk apa semua croissant ini?” tanyaku bingung

“hehe,untuk nunna sarapan dong^^ karena kemarin nunna terkena masalah gara-gara sarapan sambil memakai piyama jadi… aku bawakan saja ke kamar nunna agar nunna bisa sarapan dengan nyaman” jawab Luhan lembut

“seharusnya kau tidak perlu repot-repot seperti ini Luhan-ah, tapi… gomawoooohhh” kataku sambil mencubit pipi Luhan yang chubby itu

Kami berdua menyantap croissant dengan lahap, Luhan juga membawa 2 gelas susu.. kenapa anak ini sangat baik padaku? Apa mimpiku tadi adalah sebuah tanda bahwa aku berjodoh dengan anak ini? Tapi.. apa artinya Kai dalam mimpiku?! Dia melarangku menikah dengan Luhan dan menyuruhku memilih diantara mereka berdua, tapi.. aku tidak dekat dengan Kai, aku juga tidak mempunyai perasaan apapun padanya. Oh iya?! Aku baru ingat kejadian di amusement park kemarin, dia memelukku dan menangis di bahuku… apa mungkin ini hanya efek dari kejadian kemarin? IYA! Mungkin aku hanya terbawa perasaan sejak kemarin, aku harap Luhan benar-benar jodohku^^

“nunna..” panggil Luhan yang membuyarkan lamnanku

“ne?”

“kata CEO kita akan shooting besok, jadwalnya dimajukan karena deadline. Tidak apa-apa kan?” tanya Luhan hati-hati

“ne, aku tidak keberatan” jawabku, padahal aku sangat kenapa-kenapa kalau shooting dilaksanakan besok-__-“

“baguslah.. oh iya aku ingin latihan dengan member EXO, kau ikut ya? Akan ku kenalkan kau dengan mereka!” kata Luhan berbinar-binar

“aigoo, Luhan-ah aku tidak terlalu bagus dalam berkenalan dengan seseorang.. aku pemalu>.<” jawabku gugup

“tidak apa-apa, ayolahh, sekaliii sajaa. Mereka juga ingin bertemu denganmuu” Luhan membujukku sambil mengeluarkan agyeo nya yang membuatku deg-degan setengah mati

“o-oke.. aku akan berkenalan dengan mereka” jawabku ragu

“yes yes yess!! Berhasil berhasil berhasil hore!!!! We did it!!!(kenapa Luhan jadi Dora mania gini?-_-)” Luhan jingkrak-jingkrakan di tempat tidur Sandara

“Luhan-ah! Kau harus membereskan semua ini??!!” aku memukul pantat Luhan yang sedari-tadi loncat-loncat di tempat tidurku

“arasseo aku akan membereskan semua… tapi kau harus menemani ku beres-beres ya^^” kata Luhan yang sedang full agyeo sekarang, jantungku ingin  keluar dari tubuhku>.<

Setelah membereskan kamarku Luhan langsung membawaku ke tempat latihan EXO, aku gugup-_-, aku belum pernah punya teman laki-laki sebanyak ini, paling hanya MBLAQ dan BIGBANG itu juga karena Cheondoong adalah salah satu member dari boyband itu.. Ottoke?!

Saat kami sampai didepan pintu ruang latihan aku menahan kaki ku sejenak, aku terlalu gugup-_-

“nunna, kau kenapa?” tanya Luhan

“aku tidak tau, aku gugup Luhan-ah.. ottoke?”

“temanku itu teman nunna juga… nanti kalau ada waktu kau mau mengenalkan ku pada 2NE1 kan? Jadinya kita impas^^” kata Luhan sambil menggenggam tanganku perlahan

“ne..” jawabku singkat

‘krekk’ Luhan membuka pintunya

“annyeongg semuaaa” teriak Luhan begitu masuk ke ruang latihan, otomatis semuanya melihat kea rah kami berdua

“annyeonghaseyo” akupun membungkuk begitu menyadari ada 11pandangan melihat ke arahku

“waaaaahhh Sandara nunna!!” kata Chanyeol begitu melihatku

“aigoo, nunna nomu nomu yeppo!!” kata Baekhyun

Sedangkan aku hanya nyengir kuda-_-

“annyeonghaseyo joneun Dara imnida^^” aku memperkenalkan diri pads semua member EXO

“ciee Luhan, beruntung sekali kau dapat yeoja chingu seorang Sandara” kata Sehun sambil menyenggol Luhan

“aniaa dia bukan yeojachingu ku!!” wajah luhan merah merona, aku pun juga ikut tersipu>.<

“iyaa tapi hyung lagi pedekate kann??? Ngakuuu” sekarang Tao-_-

“kalian semua bagaimanasih?! Dara nunna kesini ingin melihat kita latihan, kalian sekarang malah mengganggunya!” kata Luhan memonyongkan bibirnya sambil mengalihkan pembicaraan

“aigoo, iya aku ingin melihat kemampuan kalian^^ apakah boleh?” kataku

“BOLEH BANGETT!!!” kata Chanyeol berbinar

“baiklah nunna duduk disini” kata Luhan sambil membawa kursi kecil

“gomawo Luhan…” aku duduk di tempat yang disediakan Luhan

Lagupun dimainkan

“Wo men yao zhe yang
bu zai kan bi ci de yan shen ma
Bu zai dui wo jiang hua ma
bu zai shuo ni ai wo ma
Jiu suan shou le shang
yan lei ye ru yu de xia
Gai bian jiu neng jie da
gai bian jiu neng dao da
gao su wo MAMA MAMA”

Semua menari dengan penuh semangat termasuk Luhan^^ wajah Luhan mendadak serius ketika menari.. aigoo sangat berkarisma^^

‘Krekk’ seseorang masuk dari pintu

“jwesonghamnida aku terlambat” teryata itu Kai, aigoo aku lupa bahwa Kai juga member EXO-_-

“eh, kau sedang apa disini?” tanya Kai ketika menyadari keberadaanku

“melihat EXO latihan..” jawabku santai

“memang apa urusanmu dengan EXO” tanyanya lagi

“Luhan yang membawaku  kesini” jawabku

“kalau tidak ada urusan sebaiknya kau keluar, mengganggu latihan saja” katanya ketus

“Baiklah!  MIAN sudah mengganggu mu” aku menghentakan kakiku dan langsung keluar

Saat aku beranjak keluar dari pintu seseorang menahan tanganku.. dan dia Luhan

“nunna jangan pergi..” kata Luhan

“sudah biarkan saja dia pergi, dia hanya mengganggu latihan saja” kata Kai

“dia benar, aku hanya mengganggu” aku pun melepaskan genggamannya dan pergi

Huft, jangan berfikir terlalu jauh Sandara! Kau tidak akan bisa diterima disini, aku harap sekarang ada Bommie unnie yang menghiburku jika aku sedih, CL yang memberikan saran berguna dan Minzy yang menunjukan agyeo nya untuk emnghiburku.. aku kangen kalian semuaaa

Aku memutuskan untuk pergi ke rooftop untuk menenangkan diri sejenak dan menelpon para member 2NE1

aku duduk di bawah pohon dan me.Videocall mereka

“annyeong” aku melambaikan tanganku pada mereka

“Sandaraaaaaa” triak semua member ketika wajah mereka muncul di layar HPku

“Dara nunna bogoshipooo” kata sang maknae Minzy

“bagaimana keadaanmu?” kata CL, dari wajahnya terlihat wanita ini baru bangun tidur wkwkwk

“aku baik-baik saja, semua baik padaku^^” kataku pada mereka

“waah baguslahh” kata Bommie unnie

Tapi tiba-tiba.. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” mereka semua bertriak sambil menunjuk ke arahku

“wae? Kalian kenapa?! Ada setan??? Dimana??” tanyaku panik

“KAIII!!!!!!” Teriak CL di sebrang sana

“hah mana??!” tanyaku

“disinii….” Tiba-tiba seorang namja sudah muncul dibelakangku jarak wajah kami hanya 1 jengkal saja ketika aku menoleh

“CIEEEE” teriakan member yang masih terhubung di videocall mengagetkanku

“eh sudahya nanti kutelpon lagi!!! Annyeong” aku buru-buru langsung mematikan HP

“kau ini mau apasih?!” kataku geram, jujur saja aku muak dengannya! Kadang-kadang dia baik kadang menyebalkan!!!

“mau duduk”  jwabnya singkat

“kenapa harus disini?!” kataku yang masih geram

“terserah padaku, ini kan tempat umum” jawabnya nyolot

“lakukan sesukamu deh…” aku lalu memejamkan mataku sejenak dan tidak mempedulikan Kai yang duduk disebelahku

DARA POV END

KAI POV

‘pluk’ (sumpah gatau lagi mesti nulis suara kaya gimana-_-)

Kepala yeoja yang tertidur itu bertengger manis ni bahuku..

“heh, bangun” kataku sambil menggoyangkan bahuku

Tapi saat aku menatap wajahnya dalam-dalam… mungkin tidak ada salahnya meminjamkan bahuku sejenak, aku kasihan padanya.. selama disini dia mengalami hari-hari yang berat.

Lalu aku mengamati sebuah cincin yang membalut ibu jarinya, ku lepas perlahan cincin itu.. dibagian dalam cincin itu tertulis “Do not pray for an easy life, pray for strength to endure a difficult one”

Kupasangkan lagi cincin itu dengan perlahan.. dan aku berkata..

“kenapa kau begitu cantik, aku ingin menciummu” kataku perlahan..

KAI POV END

DARA POV

“hoaammm” aku terbangun dari tidurku

“kau sudah bangun?”

Aku pun menoleh dan OMOOO>.< wajah kita berdekatan

Kurasakan nafas Kai yang tidak beraturan ketika melihatku dengan jarak 5cm

Kami berdua reflek menjauh

“aigoo kepalaku pusing” aku mengalihkan situasi

“itu karena kau dari tadi tidur di bahuku! Kau kira tidak aku nggak pegel-_-.” Kai protes

“mianhae dan gomawo..” aku lalu membungkuk

Aku lalu pergi.. “tunggu” kata Kai memanggilku

“mianhae tadi sudah mengusirmu..” kata Kai

“itu tidak masalah Kai..” aku tersenyum dan pergi meninggalkannya

Aku memutuskan untuk berbaring di kamarku sejenak..

“nunna!!! Bukaa” Luhan menggedor-gedor pintu kamarku

“wae?” tanyaku

“mian soal yang tadi..” kata Luhan penuh rasa bersalah

“tidak apa-apa, Kai tadi benar.. aku memang mengganggu latihan kalian saja” jelasku

“aniaa.. kalau nunna melihatku aku jadi semangat^^” kata Luhan sambil mengepalkan tangannya

“kau ini pintar sekali membuat seseorang merasa nyaman!” kataku padanya

“nunna, apa yang biasanya dilakukan member 2NE1 pada saat ini?” tanya Luntuk auhan

“hmm, sepertinya mereka hanya sedang santai saja di YGoffice, waeyo?”

“ayoo kita kesana!” ajak Luhan, anak ini aneh-_-

“MWO?! Untuk apa?!” mata ku terbelak ketika Luhan mengajakku bertemu para member

“aku mau kenalann, kau pasti juga kangen mereka kan??”

“iyasih…. Tapi..”

“ahh sudahlah, kajja!” Luhan menarik tanganku

Luhan mempunyai sebuah mobil sport merah yang keren.. tapi mobilnya tak sekren orangnya^^

“silahkan nona cantik” kata Luhan lebay(?) saat membukakan pintu untuku

“ternyata Luhan kaya juga yaa” kataku spontan

“hehehe, ini hadiah dari Sooman saat ulangtahunku kok, bukan apa-apa keke” Luhan tersipu

Luhan pun mengotak-atik soundsystem mobilnya dan memasukan sebuah CD

“I just wanna kiss
I never wanna miss
Deo jjalithagae one more time
Nae soomeul gajyeoga
I’m dying for your kiss
I never wanna miss
Deo mangseolijima
Nae ipsooleul gajyeoga”

‘deg’ saat music dimainkan, lagu ini sangat familiar ditelingaku… KISS!!! Yak ini tidak salah lagi, KISS lagu solo ku!!

“kenapa? Nunna kaget?” tanya Luhan sambil cengar-cengir sendiri

“kau suka lagu ini?” tanyaku

“sangatt…hihi^^” kata Luhan berbinar

“hmm, kenapa?” tanyaku lagi

“hmm… lagu ini bagus berkat suara lembut seseorangg~” kata Luhan sambil melirik jahil ke arahku

“aigoo, kau ini” kataku sambil memukul manja lengan Luhan

Kami pun sampai di YGoffice..

“waah gedung YG sangat artistic yaa” kata Luhan norak-_-

Aku dan Luhan beranjak ke ruang practice 2NE1 di atas.

“annyeonggg” kataku begitu masuk ke ruang latihan

“WAAA SANDARAAA!!!” teriak semua member sambil berbondong-bondong menuju ke arahku

“apa yang kau lakukan disini?!” tanya CL

“aku kangenn kalian” kataku sambil merangkul ketiga member

“oh iya, aku bawa teman loh, Luhan sinii~” aku memanggil Luhan yang masih ada diluar ruangan

“annyeonghaseyo joneun Xi Luhan imnida..”  kata Luhan sambil membungkuk sopan

“kalian berdua sudah jadian nih rupanya??” tanya Bom unnie jahil>.<

“aigoo, apa maksudmu? Hahahaa” kataku pura-pura tidak tahu-_-

“aku Chae Rin, senang bertemu denganmu Luhan-sshi” kata CL dan mereka berjabat tangan

“aku Minzy^^” Minzy pun ikut berjabat tangan

“aku Bommie^^” Bom unnie pun juga cepat akrab dengan Luhan

Kami berlima pun mengobrol sampai larut malam..

“annyeong!! Nanti aku akan kesini lagi^^” kataku sambil melambai kearah mereka ketika hendak masuk ke mobil

Aku dan Luhan pun pulang..

“nunna..” Luhan membuka percakapan sambil menyetir

“ne?”

“kau merasakannya tidak??” tanya Luhan

“merasakan apa??” tanyaku

“kalau semakin lama aku dan nunna semakin dekat saja.. hehe” kata Luhan membuat jantungku berdetak kencang

“m-maksudmu??” aku memastikan

“ahh nunna tidak peka!! Ah lupakan saja, aku akan memberitahumu lain waktu!” kata Luhan terlihat sebel-sebel gitu-_-

“aigoo, maafkan aku. Aku tidak bagus dalam menebak sesuatu-_-.” Kataku

“ahh itu bukan masalah, hmm besok kita bekerja keras ya untuk shooting!” kata Luhan yang kembali bersemangat

“oh iya!! Aku akan berusaha keras!!!!” aku mengepalkan tanganku

“DARA LUHAN FIGTING!!” kami berdua menyerukan itu penuh semangat

Semoga proses shooting besok berjalan dengan lancar^^

TBC

 

14 responses

Comment Please ^^ Don't Be Siders okay ;)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s